KWealurtaarga Jalan A. Yani No.3
Edisi : Mei I, No 26/WKC/2022 TMealpd.i(u0n3M51)a4d5i2u2n4l7l6, (3081123134372896)121
.RENUNGAN. [email protected]
Artikel lanjutan dari Warta Keluarga Cornelius edisi yang lalu
MEMAKNAI PERAYAAN EKARISTI
DALAM KELUARGA KATOLIK
Oleh: Petrus Suroto
Keluarga Katolik Sebagai Gereja Kecil
Dalam dokumen Konsili Vatikan II dipaparkan bahwa, masalah
martabat perkawinan dan keluarga menjadi perhatian yang pen-
ting. Keselamatan pribadi maupun masyarakat manusiawi dan kris-
tiani, erat berhubungan dengan kesejahteraan, rukun dalam perka-
winan dan keluarga. Maka umat kristiani senang dan bergembira
jika ada upaya membantu orang-orang untuk makin mengembang-
kan rukun cinta kasih
kan, rukun, cinta kasih dan menghayatinya secara nyata serta me-
nolong para suami isteri menjalankan tugas mereka yang luhur.
Namun demikian tidak semua lembaga perkawinan nampak
berseri-semarak sebab disuramkan oleh poligami, maka petaka
perceraian, percintaan bebas, dsb. Selain itu cinta perkawinan se-
ring di cemarkan oleh cinta diri, gila kenikmatan, masalah ekono-
mi, sosio psikologis, dsb. Walau martabat lembaga perkawinan
masih ada beberapa yang nampak sebagaimana disebut di atas,
Gereja selalu ber upaya bahkan punya obsesi bagaimana agar kelu-
arga katolik menjadi keluarga yang bermartabat dan berkualitas
dalam ma syarakat luas. Cita-cita keluarga katolik menjadi Gereja
kecil dan berdiaspora di mana-mana perlu perjuangan kita sebagai
umat katolik. Beberapa keluarga yang bermasalah bukan menjadi
keprihatinan keluarga yang bermasalah itu saja, namun juga menja
di keprihatinan Gereja. Oleh karena itu dalam perayaan Ekaristi
yang kita perhatikan dalam doa syukur agung, ada ungkapan doa
untuk kita semua termasuk doa untuk semua keluarga katolik:
“Ingatlah Tuhan akan GerejaMu yang tersebar di seluruh bumi, agar
Engkau menyempurnakannya dalam cinta kasih, dalam persatuan
dengan Paus kami ... dan Uskup kami ... serta semua rohaniwan”
Jika mencermati isi doa tersebut, betapa besar perhatian
Gere- ja dalam penggembalaan umat, agar keluarga katolik bisa
semakin sempurna dalam hidup saling mengasihi. Hidup saling
mengasihi terlebih dalam keluarga itu bukan tanpa perjuangan
dan itu bisa ter laksana dengan proses yang terus menerus sampai
akhir hayat. Di paroki Santo Cornelius Madiun, umat katolik itu
sangat dimanjakan kaitannya dengan kesempatan mengikuti
perayaan Ekaristi, karena disamping ada perayaan Ekaristi hari
Minggu 4 kali, juga ada perayaan Ekaristi harian 2 (dua) kali setiap
hari. Pertanyaannya, bagaimana umat katolik termasuk keluarga
katolik menyikapi tawaran Gereja yang memberikan kesempatan
ikut merayakan perayaan ekaristi tersebut? Perlu juga kita sadari
bahwa Sakramen Ekaristi disebut sebagai Sakramen tertinggi,
karena menjadi pusat dan tujuan hidup manusia yaitu bersatu
dengan Tuhan. Saya kira tidak ada keluarga katolik yang hebat dan
sempurna,
sempurna, namun jika kita sering mengikuti perayaan Ekaristi
secara teratur dengan disertai penghayatan yang benar, niscaya
keluarga kita akan terberkati. Dengan demikian keluarga kita akan
menjadi mutiara dalam masyarakat secara luas dan Tuhan dimulia-
kan di mana-mana.
Sejauh Mana Keluarga Katolik Memaknai Perayaan Ekaristi
Perayaan Ekaristi tidak bisa dilepaskan dengan penghayatan
maupun pemahaman tentang masalah perayaan Ekaristi itu sendiri.
Seperti halnya kita bisa memaknai apa yang kita makan sangat
dipengaruhi oleh pemahaman terhadap apa yang kita makan. Tidak
menutup kemungkinan pemahaman orang yang satu berbeda
dengan orang lain dengan demikian memaknainya juga berbeda.
Perayaan Ekaristi intinya adalah pengulangan apa yang pernah
dijalankan Tuhan Yesus dalam perjamuan malam terakhir dan yang
dipesankan agar selalu diulangi sebagai kenangan peristiwa yang
dijalankan oleh Tuhan Yesus. Sebagai orang yang beriman kepada
Tuhan Yesus, merasa diundang oleh Tuhan Yesus untuk mengikuti
perjamuan menyantap bersama apa yang dikorbankan diriNya
untuk semua orang demi pengampunan dosa, maka dari itu setiap
kali kita mengikuti perayaan Ekaristi hendaknya dalam pengha-
yatan dan pemahaman yang benar. Kita mendapat undangan Tuhan
yesus untuk menyantap tubuh Tuhan Yesus dalam rupa roti dan
anggur, sehingga kita merasa bersatu dengan saudara-saudara
seiman serta bersatu dengan Tuhan Yesus. Jika keluarga katolik
pemahaman dan penghayatan terhadap perayaan Ekaristi itu juga
benar, maka rahmat dan berkat dari Tuhan yang dibawa pulang
akan besar manfaatnya pada suasana keluarga itu sendiri. Dengan
demikian suasana sukacita di dalam keluarga katolik juga sedikit
banyak akan berpengaruh pula pada keluarga-keluarga di masya-
rakat sekitar.
Daftar Pustaka:
Suwadji, CM Katekismus Iman Katolik, Malang, 1985: Dokumen Konsili Vatikan II, Penerbit Obor, 1993; Konferensi
Wali Gereja Indonesia, Buku Informasi dan Referensi, Penerbit Obor, 1996; Konferensi Waligereja Regio Nusa
Tenggara, Katekismus Gereja Katolik, Penerbit Nusa Indah, 2014; Konferensi Waligereja Indonesia, Tata Perayaan
Ekaristi, Penerbit Obor, 2020; P. Bernard Boli Ujan. SVD, Mendalami Bagian Bagian Perayaan Ekaristi, Penerbit
Kanisius, Yogyakarta, 1991
.SERBA-SERBI.
MENGENAL PASUTRI IGNASIUS HERRY INDRA
SETYAWAN - IMACULATA WAHYU WIDYAPSARI
Pasutri Ignatius Herry Indra Setyawan-Imaculata Wahyu
Widyapsari, adalah salah satu tim pemandu Pembinaan Pra Nikah
Katolik ( PPNK ) Paroki St. Cornelius Madiun. Mereka tinggal di jln.
Jonggrang I no 1 Kelurahan Patihan, jadi masuk warga lingkungan
St. Antonius Patihan. Orang tua dari Gerardus Axelle Arya Pradipta,
Odillia Austrin Moyna Pramesti dan Marcelinus Avisha Pratista ini
memang cukup sibuk dalam kesehariannya yang bekerja sebagai
profesional muda, tapi tetap setia dalam pelayanan di Gereja.
Perjalanan pernikahan pasutri yang keduanya asli Madiun ini
memang cukup panjang, melewati masa pacaran sejak SMA, hingga
akhirnya tanggal 13/12/2003 meresmikan hubungannya lewat
Sakramen Pernikahan di Gereja St. Cornelius Madiun dan di berkati
oleh Romo Basuki. Sekarang usia pernikahannya sudah berjalan 19
tahun, usia yang cukup matang. Tentunya banyak asam garam
dalam perjalanan berumah tangga yang kemudian bisa dibagikan
kepada para calon pasutri yang mengikuti PPNK.
Pasutri Heri-Ari yang biasa dipanggil sehari-hari ini masuk
sebagai Tim Pemandu PPNK, selain punya kompetensi, juga back-
ground nya dari Psychology yang bisa memberi wawasan pada
materi “Relasi & Komunikasi dalam Keluarga”, serta didukung
mereka berdua telah mengikuti Weekend Marriage Encounter
(ME) yang merupakan program Gereja Katolik seluruh dunia
untuk membina relasi rumah tangga Katolik. Materi yang sangat
penting bagi calon pasutri ini dibawakan berdua dengan kompak
menarik diselingi kesaksian-kesaksian hidupnya membuat
suasana PPNK hidup dan tidak membosankan.
Memang demikian metode pengajaran dalam Pembinaan Pra
Nikah yang ditetapkan oleh keuskupan mengarah pada konsep
“Pembinaan” sehingga metode yang dipilih lewat refleksi, dan
diskusi kelompok. Mereka berdua memberikan pengalaman-
pengalaman hidup yang riil saat awal berumah tangga, seperti
harus hidup ngekost, menjalani LDR karena tuntutan pekerjaan
dll. Semuanya ini memperkaya pengetahuan dalm berrelasi &
berkomunikasi yang bisa dibawa para calon pasutri untuk
menatap masa depan keluarganya.
Terimakasih pasutri Ignatius Herry Indra Setyawan-Imaculata
Wahyu Widyapsari atas pelayanannnya di PPNK St Cornelius.
Berkat melimpah bagi keluarga pasutri ini, Amin
49 TAHUN PERJALANAN PASUTRI PETRUS SUROTO-
MARIA ASUMTA WISNU DARWATI
Siapa tidak kenal dengan pasutri ini? Beliau adalah Pasutri
Senior Petrus Suroto – Maria Asumta Wisnu Darwati yang pada
bulan maret yang lalu telah merayakan HUP yang 49 dan tahun
depan genap memasuki “Pesta Emas” pernikahannya. Beliau tinggal
di jalan Bali No.77 Madiun yang merupakan salah satu sesepuh
lingkungan St. Albertus Madiun. Tentang perjalanan melayani di
gereja nggak perlu ditanya lagi. “Mbah Roto” biasa umat memanggil
beliau, telah melayani sebagai Asisten Iman dan pemandu PPNK
Paroki St. Cornelus sampai saat ini.
Foto ini diambil pada tanggal 27 Maret yang lalu saat pasutri
Suroto-Maria ini bersama 7 pasangan lainnya mengikuti Misa HUP
(Peringatan Ulang Tahun Pernikahan) bulan Maret. Beliau berdua
merasa senang dan bersuka cita bisa ikut dan mengenang saat cinta
mula-mula, 49 tahun yang lalu diberkati di gereja. Sekarang momen
tersebut diabadikan kembali dalam Misa HUP, didoakan dan
pemercikan air suci oleh romo, dengan doa: “Semoga cintanya tetap
langgeng sampai selamanya.”
Dari data paroki tercatat pasutri Suroto-Maria ini menikah
pada tanggal 22/03/1973. Di Gereja St. Cornelius Madiun, di
berkati oleh Romo Rolando Siveri, CM. Dari pernikahannya dikaru-
vnia putra putri yang sekarang tinggal diluar kota. Dimasa pensiun
ini, beliau berdua tetap berkarya, mengisi waktu dengan membuka
toko dan dari usaha tambahan ini bisa memberikan wawasan
materi “Ekonomi Keluarga” kepada para calon pasutri yang ikut
Kursus Persiapan Perkawinan ( KPP).
Tentang hidup doanya, beliau berdua masih sering ikut misa
pagi dengan berjalan kaki, karena rumahnya dekat dengan ke
gereja. Kepeduliannya pada kegiatan di lingkungan sangat kuat,
sebagai tim pewarta di lingkungan St Albertus. Di waktu senggang-
nya juga memberikan sumbangan tulisan kepada Warta Keluarga.
Pelayanannya di lingkungan dan geraja tentunya bisa menjadi
contoh para keluarga muda. ”Disaat masih diberi kesempatan maka
bergeraklah untuk melayani” pesannya. Demikianlah karya pelaya-
nan pasutri Petrus Suroto–Maria Asumta Wisnu Darwati yang
selalu murah senyum . Terimakasih . Berkah Dalem
.WAWANCARA.
KUNCI SUKSES PERAYAAN PASKAH 2022 ADALAH
TIM YANG SOLID
Bisa dibayangkan jadi Panitia Paskah mulai dari minggu sam-
pai minggu lagi, pulangnya malem-malem. Ada yang bilang “waktu-
mu akan habis sia-sia” Benarkah begitu? Kali ini tim WKC akan
mewawancari salah satu panitia Paskah yaitu pasutri Martinus
Donny Kurniawan Notowidjojo-Yohana Apprillia Ekowati Wibowo,
pengusaha yang sibuk, mau terlibat dalam kepanitiaan Paskah
2022, menjadi Ketua Lingkungan Carollus Borromeus Josenan dua
periode, juga masuk tim BGKP Paroki. Bisa dibayangkan bagaimana
ngaturnya. “Nggak2 kalau waktumu itu habis sia-sia, justru kamu
akan diberi dan diganti lebih-lebih”, katanya. Kalau difikir
waktunya akan habis, ternyata nggak, dengan perjalanan waktu,
semua selesai. Bagaimana pengalamannya, mari kita simak
wawancara berikut ini:
Pak Donny masih muda, sibuk, masih mau melayani, kenapa?
Ndak ada motivasi lain hanya selain ingin membantu gereja saja.
Jadi artinya apa, kalau menjadi Kaling, kegiatan gereja, nggak2 ka-
lau waktumu itu habis sia-sia, justru kamu akan diberi dan diganti
lebih-lebih. Dan memang terjadi, termasuk saya menjadi panitia
Paskah. Itukan yo waktunya seolah-olah habis, engko bengkele gak
diurusi piye yo..piye yo..Tapi ternyata yo jalan saja, mengalir saja,
padahal waktu itu kan sejak hari minggu sampai minggu lagi kan
ndak ada lerene sama sekali. Pulangnya malem-malem, tapi
untunge yo sehat. Padahal nek dipikir dari pagi sampai malem,
pagi sampe malem.
Kuncinya apa, kesuksesan perayaan Paskah tahun 2022 ini ?
Nomer satu kuncinya, tim harus solid. Yang kedua jangan sampai
omongan orang lain itu ngacokan tim ini. Maka timnya harus solid.
Mungkin Romo tahu bagaimana dinamikanya di grop WA Panitia
Paskah. Serangannya luar biasa. Keluarga juga pernah bilang, jadi
wakil ketua atau ketua banyak yang nggak suka, wis nggak po2,
dibenci wong sing penting jujur jalane. Jadi seranganne luar biasa
pak yang japri ke saya, “panitia pilih kasih seprti ini-ini”. Mereka
nggak mengerti permasalahan. Dalam hati tak anggep oh kamu
nggak tahu. Jawaban saya, “ok terimakasih, mohon maaf ya”, udah
gitu saja. Nanti kalau tak tanggepi melebar. Jadi gitu, akhirnya sa-
ya curhat sama Romo Udit: “Romo saya di gini-gini” Romo
menjawab: “dah santai aja” Jadi dinamika grop itu seperti itu.
Makanya menurut saya timnya harus solid. Kalau timnya solid,
satu digempur yang satu akan menguatkan dan begitu seterusnya.
Apakah Ketua dan Wakil mesti kokoh?
Yang pasti begitu. Tentunya mesti sesuai dengan himbuan Romo
Kepala Paroki, “jalankan seperti ini, seperti ini”. Saya jalan sesuai
rel yang telah ditetapkan dan saya jalanni pesan Romo. Entah
nanti sama Romo relnya dibelokan sedikit ya sudah ngikut aja.
Jadi kita yang sebagai masinisnya harus kenceng.
Bapak sibuk, terus bagaimana dengan keluarga?
Yang jelas, kadang-kadang yo diprotes, aku yo kesel, aku iku yo
kesel, semua pasti capek. Bu Yohana bilang saat waktu Paskah
kemarin. “Akhirnya nggak kuat, kaki saya saya capek, akhirnya ya
semua bisa terlewati “. Melihat dari pengalaman akhirnya masing-
masing lingkungan gantian. Ini pengalaman panitia Paskah yang
pertama, memang yang berat dibanding Natal
(Romo Leo) Tentang dinamika di Paroki, jarang yang mau me-
layani? Karena kemarin mencari calon Kaling dan Asim itu
agak sulit. Ya alasannya macem-macem, merasa belum layak
lah, belum pantas lah.
Nek dibilang pantes ya saya ya ndak pantes , tapi yo wis gak po2.
(Romo Leo ) Yang penting mau dulu nanti kan belajar, dalam
perjalanan waktu bisa digunakan untuk belajar.
Inilah pengalaman dan kisah sukses pelayanan panitia Paskah
2022 yang melelahkan. Kuncinya adalah tim yang solid, harus kom-
pak dan saling menguatkan ditengah dinamika umat. Selamat dan
sukses untuk Pak Donny dan keluarga, perayaan Paskah 2022
berjalan lancar dan sukses. Tuhan Yesus memberkati.
SEPUTAR KEGIATAN PAROKI ST. CORNELIUS
Foto kegiatan paroki bisa dikirim ke redaksi WKC No WA (081334372896) & (081556439468)
SEKSI LITURGI PAROKI ST. CORNELIUS
SUKSES, BUAH DARI PERSIAPAN MATANG
Sejak 13 Maret 2022, seksi Liturgi Paroki telah mempersiap-
kan gawe besar Pekan Suci Paskah 2022. Dimulai dari membuat
WA grop untuk sarana komunikasi petugas Pekan Suci yang terus
ramai di WA grop. Mengkoordinir begitu banyak orang untuk tu-
gas penting tidaklah mudah. Kedua pelayan Liturgi Paroki kita Bu
Rina dan Mas Lius telah menyiapkan sebuah konsep yang taktis da
lam berkomunikasi yang efektif di masa kini. Bahan bacaan dan
lagu semua telah disiapkan dengan rapi serta jadwal latihan terus
diingatkan tiada henti. Kuncinya “ Persiapan & Berlatih”. Maka tak
diragukan di sepanjang Pekan Suci semua berjalan lancar. Rasa
plong dan bahagia tentunya, seperti senyumnya berfoto bersama
dengan petugas. Selamat dan sukses atas karya pelayanannya.
SEKSI KOMSOS PAROKI ST. CORNELIUS
KERJA SENYAP YANG MEMBANGGAKAN
Hasil liputan tim Komsos luar biasa. Foto-foto dibawah ini
adalah hasil kerja mereka dibalik layar, meliput kegiatan selama
Pekan Suci yang melelahkan. Sukses menyertai karyamu...
MISA KAMIS PUTIH
Kamis 15 April 2022
IBADAT JUMAT AGUNG
MALAM VIGILLI PASKAH
PANITIA PASKAH PAROKI ST. CORNELIUS, 2022
TIM YANG KOMPAK MEMBAWA SUKSES
Inilah yang terjadi dengan Panitia Paskah Paroki St. Cornelius
tahun 2022 dari Wilayah III. Foto diatas adalah acara foto bersama
di dalam gereja , yang tampak ceria setelah gawe besar Pekan Suci
dirampungkan. Foto bawah adalah suasana kekompakan tim ber-
siap melakukan tugas digarda depan menjaga perayaan Paskah
berlangsung aman, dan sesuai protokol kesehatan.
Selamat dan Sukses untuk Wilayah III.
KOMUNITAS KERAHIMAN ILAHI
BAKSOS PAGUYUBAN DEVOSAN KERAHIMAN
ILAHI (PDKI) ST. CORNELIUS
Pada hari Minggu tanggal 24 April 2022, gereja memperingati
Hari Kerahiman Ilahi. Dalam misa Imam mengajak kita untuk
merenungkan Kerahiman Ilahi, yang berasal dari kata “Rahim”,
yang berarti merasakan bahwa Allah sungguh-sungguh menjadi
pribadi yang memberikan perlindungan, memberi rasa nyaman
dan memberi daya kehidupan. Yesus datang lewat sapaan: ”Damai
sejahtera bagi kamu”. Foto bawah ini adalah paduan suara dari
PDKI yang mengirinmgi Misa Kerahiman Ilahi.
Pada tanggal 21 April 2022 mulai pukul 16.30 tim kategorial PDKI
St. Cornelius mengadakan Baksos dengan memberikan makanan
siap saji untuk buka bersama bagi para pejalan raya, berlokasi di
jln. Pahlawan Madiun ( Foto kiri atas)
Selanjutnya tim PDKI St. Cornelius juga mengadakan Baksos, lokasi
di Pasar Burung Njoyo dengan memberi makanan siap saji untuk
para pedagang dan pengunjung pasar. Terlihat banyak orang yang
ingin mendapat nasi box guna persiapan berbuka puasa. Mereka
senang dengan kegiatan ini karena bisa meringankan beban hidup
nya. PDKI berbagi suka cita kepada sesama. (Foto kanan)
Baksos dilanjutkan dengan memberikan nasi siap saji kepada
anak-anak asrama SMK Bona 2 yang membutuhkan makanan
bergizi. Mereka rata-rata anak rantau dari NTT yang sekolah seka-
ligus asrama. Banyak keluhan makanan untuk anak-anak kurang
teratur maka PDKI berbagi bersama ke sana. Semoga bermanfaat
dan anak-anak sehat. ( Foto kiri bawah )
DEWAN PENGURUS CABANG WKRI ST. CORNELIUS
MEMPERINGATI HARI KARTINI, WKRI - DPC
ST. CORNELIUS MENGGELAR BAZAR SEMBAKO
Dalam menanggapi tingginya harga sembako sekarang ini,
maka WKRI DPC St. Cornelius Madiun tergerak mengadakan Bazar
Sembako. Hal ini sebagai wujud kepedulian pada umat, yang dilak-
sanakan pada hari Minggu, 24 April 2022 di halaman Balai Paroki
St. Cornelius Madiun.
Sebagai langkah persiapan pengurus mengadakan rapat tera-
khir pada tanggal 23 April, yang sebelumnya telah diadakan 2x ra-
pat. Dari hasil rapat disepakati yang di jual untuk acara Bazar kali
ini adalah barang-barang kebutuhan pokok meliputi : beras, gula,
minyak goreng, telor dan masakan hasil olah para anggota WKRI.
Semuanya disubsidi oleh WKRI sehingga umat bisa mendapatkan
harga dibawah harga pasar.
Selain itu WKRI juga menggandeng umat dari Stasi Jenangan,
yang berpartisipasi membawa brambang sebagai hasil bumi me-
reka. Bazar Sembako yang diadakan WKRI PDC St. Cornelius mem-
peringati Hari Kartini, berjalan dengan sukses, terlihat antusias
umat dalam berbelanja kebutuhan pokok. Salam Sukses WKRI.
SEKILAS INFO Walikota Mengucapkan
Selamat Paskah
Madiun, 16 April 2022
Bpk. Drs H Maidi, Walikota
Madiun datang ke Gereja St.
Cornelius, di Malam Vigilli
Paskah, dan mengucapkan
selamat menjalankan Tri Ha-
ri Suci dan mengucapkan
Selamat Paskah kepada
umat Katolik di Madiun.
Baptisan Baru Paskah
2022
Madiun, 16 April 2022
Enam baptisan baru dewasa
sedang berfoto bersama sete
lah Misa Malam Vigilli Pas
kah bersama Romo dan para
pendamping. Selamat atas su
ka cita Baptis.
Vaksin Booster
Madiun, 21 April 2022
Pengurus DPP St Cornelius
menyelenggarakan pelayan-
an Vaksin Boster, kepada
umat yang belum mendapat-
kan Vaksin Boster. Tempat
di Gedung Kevikepan.
Pengurus BIAK Paroki
Madiun, 24 April 2022
Para pengurus BIAK Paroki
St Cornelius sedang mengha
diri pertemua pengurus
BIAK seKevikepan Madiun di
Ngawi. Mereka bertemu
untuk sharing dan persiapan
BIAK setelah Pandemi.
Pertemuan OMK, Rekat
St. Antonius
Madiun, 24 April 2022
Inilah pertama kali OMK dan
Rekat Lingkungan St Antoni
us Patihan bisa berkumpul
bersama. Acara pemilihan
pengurus dan makan bakso
bersama. Selamat dan suk-
ses OMK/Rekat St Antonius.
.. SELAMAT ULANG TAHUN PERNIKAHAN ..
Periode : Tanggal 1-15 Mei, bagi Pasutri :
Lingkungan PASUTRI HUP
St. Angela Merici, Prajuritan AGUSTINUS BAMBANG SURYADI - VINSENSIA NUNIK SARTANTI 15/05/2014
12/5/2007
St. Antonius, Patihan CHRISTIANUS RONY MAELISSA - VERONIKA RATMIASIH
St. Antonius, Patihan TRISILO JATMIKO - MONIKA YANIK WAHYU PRANOTO 04/05/0213
9/5/1994
Salvatore, Kletak-Surabayan YOHANES PEMBAPTIS SOEJANTO - CHATARINA TUKIYEM 10/5/1985
St. Anna, Sukosari IGNASIUS SARDJIYO - LUSIANA ENDANG SRI WIDAYATI
St. Thomas, Kartoharjo LAMBERTUS ERIK KRISTIAWAN - MONICA SILVIA CHANDRA BUANA 11/5/2014
St. Thomas, Kartoharjo FLORIBERTUS SAMUDJI - MARIA SUNARIYATI 9/5/1983
St. Thomas, Kartoharjo FLIUPUS SUBAGIO SINGAWIJAYA - MARIA LILIANA HANDONO 5/5/1979
St. Carolus Boromeus Josenan VINCENCIUS BUDI SANTOSO - YOVITA YELLY TRIANA ROXIEL 12/5/2001
St. Carolus Boromeus Josenan JOSEP TAN TJIE SIEN (ROBBY CAHYONO TANDRA0 - MARIA ISWANIATI 10/5/2004
St. Carolus Boromeus Josenan FRANSISKUS XAVERIUS SUTRISNO - MARIA HELENA SUHARTININGSIH 5/5/1985
St. Paulus Nambangan Lor KHRISTOFORUS LO NI KHONG - YUVINALIS ANTONIA YOSSYRAWATI SETYO RAHAYU 10/5/1981
St. Agatha, Kejuron ANTONIUS HARTONO - MARCELLINA SUSWATI 12/5/2008
St. Caecilia, Taman FRANSISCA INDRA SULISTIAWATI 6/5/1997
St. Caecilia, Taman FRANCISCUS XAVERIUS IBNU MARYAKUM - MARIA SRI SIHATI 5/5/1985
St. Caecilia, Taman GILANG LESANTANA - LUCIANA DIAN ANGGRAINI 12/5/2008
St. Caecilia, Taman DWI CAHYONO - MARIA SISILIA ERVINA DIANAWATI 8/5/2010
St. Maria, Kejuron ROSBANTORO - GLORIA IRMA NABABAN 11/5/1993
St. Fransiskus Asisi Winongo ALEXIUS SUSIYONO - DWI NOVANDARI CHATARINA 15/05/1994
St. Fransiskus Asisi Winongo FRANSISCUS XAVERIUS EKO YOES PRASETYO - CHATARINA SURTENI 11/5/1980
St. Lukas - Jiwan IGNATIUS CAHYO WIBOWO 7/5/1995
St. Lukas - Jiwan FATHUR ALI M. - FRANSISKA LOLITA KRISTIANA 12/5/2013
St. Lukas - Jiwan ANANTASIA WIWIK WIDIARTI 5/5/2003
St. Margaretha, Winongo BERNARDUS RIWIMAHATMA KRISTI - MAGDALENA OKTA AYU DIANING TYAS 9/5/2010
St. Yusuf, Jenangan YOSEF DWI SUPARMOKO - KATARINA NURENY KARYAWATI 13/05/1990
St. Yohanes, Jenangan YUSUP SUWIGNYO - FERDINANDA DULITA 7/5/1986
St. Petrus, Caruban ROBERTUS MULJANTO - MARIA SAROKHIN 15/05/1985
St. Yohanes Gabriel ANTONIUS WITOYO - YOSEPHINE DYAH RAHAJENG INDRIATI 6/5/1985
St. Yohanes Gabriel ROBERTUS ADE - STEFANI UMUL ROHMATIN` 14/05/2010