SAIFUDIN, SE. Penyuluh Sosial Madya Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial (PP 39 Tahun 2012) berupa: 1. Rehabilitasi Sosial; 2. Pemberdayaan Sosial; 3. Jaminan Sosial; dan 4. Perlindungan Sosial. topik 49 :BARANG BEKAS DIMATA PEMULUNG
Pemulung adalah orang-orang yang melakukan pekerjaan dengan cara memungut dan mengumpulkan barangbarang bekas yang berada di berbagai tempat pemukiman pendudukan, pertokoan dan/atau pasar-pasar yang bermaksud untuk didaur ulang atau dijual kembali, sehingga memiliki nilai ekonomis SAIFUDIN, SE. Penyuluh Sosial Madya
Kehidupan memang membutuhkan suatu pengorbanan dan bekerja keras agar semua yang menjadi cita-citanya terutama memenuhi kebutuhan sehar-sehari bisa terpenuhi. Namun demikian modal kerja keras juga harus diserta keuletan tanpa memiliki rasa gengsi. Banyak orangorang kreatif, mereka suksus secara ekonomi. Merubah suatu keadaan sebuah benda menjadi memiliki nilai ekonomi yang tinggi, sehingga dengan diasah secara terus menerus pekerjaan tersebut yang pada akhirnya memunculkan ide kreatif. SAIFUDIN, SE. Penyuluh Sosial Madya
Setelah melihat sekliling kita orang bekerja keras tanpa gengsi dengan jenis yang dikerjakan, terkadang menjadi inspirasi orang yang melihatnya. Inspirasi yang muncul tumbuh dari mereka seperti pemulung. Pemulung ternyata telah membantu menumbuhkan gairah ekonomi tidak sekedar tinggi bahkan sangat tinggi. Artinya walau seorang pemulung jasa kepada kita semua sangat luar biasa. SAIFUDIN, SE. Penyuluh Sosial Madya
Sebagai seorang pemulung tidak hanya bekerja mencari nafkah dengan memulung barang bekas, ternyata barang yang dikumpulkan sudah membantu orang lain juga. Oleh karena hanya batas memulung barang bekas yang memiliki nilai ekonomi agar kebutuhan hidupnya terpenuhi. Barang bekas dimata pemulung adalah sebuah harapan hidup dalam mengarungi kehidupannya. Baik, sampai disini jumpa kita di topik 49 : BARANG BEKAS DIMATA PEMULUNG Terima kasih Salam Kesetiakawanan Sosial, Wassalam Wrwb. SAIFUDIN, SE. Penyuluh Sosial Madya