Jawaban: Dinamika penduduk adalah kondisi berkurang/bertambahnya penduduk disuatu daerah Faktor-faktor 1. Kelahiran (natalitas) 2. Kematian (mortalitas) 3. Perpindahan (migrasi dan imigrasi)
a. Pertumbuhan penduduk alami Jawab: Pertumbuhan penduduk alami, yaitu selisih jumlah kelahiran dengan jumlah kematian.
Diketahui angka kelahiran di Wakanda pada tahun 2010 adalah sebesar 30.000 jiwa. Jika jumlah angka kematiannya adalah 65.000 jiwa, berapakah pertumbuhan penduduk alami di Wakanda? Pembahasan: Dik:L = 300.000 M = 65.000 Ditanya: Pa Jawab: Pa = L – M Pa = 300.000 – 65.000 Pa = 235.000 Jumlah penduduk di Negara A pada pertengahan tahun 2007 sebesar 3.000 jiwa. Pada pertengahan tahun 2017 terdapat kelahiran 1.500 jiwa dan kematian 700 jiwa. Jumlah migrasi masuk (imigrasi) pada tahun tersebut sebesar 25.000 jiwa dan migrasi keluar (emigrasi) sebesar 20.000 jiwa. Berdasarkan data yang sudah dijelaskan tersebut, hitunglah pertumbuhan penduduk alaminya! Penyelesaian: Dik: L=1.500 M= 700 Dit:Pa ? Jawab: Pa= L – M = 1.500 – 700 Pa= 800
b. Pertumbuhan penduduk total Jawab: Pertumbuhan penduduk total, yaitu selisih jumlah kelahiran dengan jumlah kematian ditambah selisih jumlah imigrasi dengan jumlah emigrasi.
Pada tahun 1983, angka kelahiran di Hawkins sebesar 20.000 jiwa, angka kematiannya sebesar 250 jiwa, angka imigrasinya 14 jiwa dan angka emigrasinya 5.000 jiwa. Berapa pertumbuhan penduduk total di Hawkins? Pembahasan Dik: L = 20.000 M = 250 I = 14 O = 5.000 Dit: Pt = ? Jawab: Pt= (L – M) + (I – O) Pt= (20.000 – 250) + (14 – 5.000) Pt= 19.750 + (–4.986) Pt= 19.750 – 4.986 Pt= 14.764 Pada tahun 1989, angka kelahiran di Hawkins sebesar 50.000 jiwa, angka kematiannya sebesar 140 jiwa, angka imigrasinya 80 jiwa dan angka emigrasinya 60 jiwa. Berapa pertumbuhan penduduk total di Hawkins? Pembahasan Dik:L = 50.000 M = 140 I = 80 O = 60 Ditanya: Pt = ? Jawab: Pt= (L – M) + (I – O) Pt= (50.000 – 140) + (80 – 60) Pt= 49.860 + 20 Pt= 49.880
d. Fertilitas Jawab: kemampuan menghasilkan keturunan yang dikaitkan dengan kesuburan wanita atau disebut juga fekunditas. e. Angka kelahiran kasar Jawab: Menunjukkan jumlah kelahiran per 1000 penduduk dalam suatu periode tertentu - biasanya satu tahun.Angka ini diperoleh dengan membagi jumlah kelahiran yang terjadi dengan jumlah penduduk pada pertengahan tahun. c. Natalitas Jawab: penambahan populasi dalam suatu lingkungan dengan bentuk kelahiran bayi.
Berdasarkan data monografi desa, pada tahun 2019 di Desa Sukatani, terjadi kelahiran sebanyak 98 bayi. Jumlah penduduk di Desa Sukatani pada tahun yang sama adalah 5.200 jiwa. Angka kelahiran kasar Desa Sukatani tahun 2019 adalah Pembahasan Dik: B = 98 P = 5.200 Dit: CBR = ….? Jawab: CBR= B/P × K CBR= 98/5.200 × 1000 CBR = 0,018 × 1000 CBR = 18 Di suatu daerah, diketahui bahwa jumlah penduduk pada pertengahan tahun 2020 adalah 72.400. Diketahui pula jumlah kelahirannya adalah 9.650 jiwa. Hitunglah angka kelahiran kasarnya! Pembahasan: Dik: B = 9.650 P = 72.400 Dit: CB=...? CBR = B/P x K CBR = 9.650/72.400 x 1000 CBR = 0,133 × 1000 CBR = 133
f. Angka kematian kasar =Menunjukkan jumlah kematian per 1000 penduduk dalam periode tertentu. Berdasarkan data monografi desa, pada tahun 2019 di Desa Sukatani, terjadi kematian sebanyak 87 orang. Jumlah penduduk di Desa Sukatani pada tahun yang sama adalah 5.216 jiwa. Angka kematian kasar Desa Sukatani tahun 2019 adalah Pembahasan: Dik: D = 87 jiwa P = 5.216 Jiwa Dit: CDR Desa Sukatani tahun 2019 adalah? Jawab: CDR = D/P × K CDR = 87/5.216 × 1000 CDR = 0,016 × 1000 CDR = 16
Pada tahun 2015, jumlah penduduk di suatu wilayah adalah 500.000 jiwa. Setelah setahun berlalu diketahui terdapat kematian sejumlah 1.000 orang. Berapakah angka kematian kasarnya? Pembahasan: Dik: D = 1.000 orang P = 500.000 orang Dit: CDR= ? Jawab: CDR = 1.000/500.000 X 1000 CDR= 0,002 × 1000 CDR = 2 g. Angka kelahiran umum =Angka ini menunjukkan jumlah kelahiran per 1000 perempuan dalam usia reproduksi (15—44 atau 15—49 tahun) dalam suatu periode tertentu.
Berdasarkan data monografi desa, pada tahun 2019 di Desa Sukatani, wanita berumur 15-49 tahun pertengahan tahun 2019 sebanyak 2670 jiwa. Terjadi kelahiran sebanyak 93 bayi. Jumlah penduduk di Desa Sukatani pada tahun yang sama adalah 5.216 jiwa. Angka fertilitas umum Desa Sukatani tahun 2019 adalah Pembahasan: Dik: B = 93 W (15−4 ) = 2670 Dit: GFR= ? Jawab: GFR= B/W (15 - 49) × 1000 GFR= 93/2670 × 1000 GFR= 0,034 × 1000 GFR= 34 Di kecamatan Gambiran banyaknya wanita berumur 15-49 tahun pertengahan tahun 2022 ada 6000 jiwa sedangkan jumlah bayi yang lahir adalah 600 jiwa berapa GFR nya ? Pembahasan: Dik: B = 600 W = 6000 Dit: GFR= ? Jawab: GFR= B/W (15 - 49) × 1000 GFR= 600/6000 × 1000 GFR= 0,1 × 1000 GFR= 100
h. Angka kelahiran menurut kelompok umur =banyaknya kelahiran selama setahun per 1000 wanita pada kelompok umur tertentu. Berdasarkan data monografi desa, pada tahun 2019 di Desa Sukatani, wanita berumur 45-49 tahun pertengahan tahun 2019 sebanyak 650 jiwa. Terjadi kelahiran sebanyak 12 bayi, pada kelompok wanita usia tersebut. Jumlah penduduk di Desa Sukatani pada tahun yang sama adalah. Pembahasan: Dik: Bx = 12 jiwa Px = 650 Jiwa Dit: berapa ASBR nya ? Jawab: ASBR= Bx/Px × K ASBR = 12/650 X 1000 ASBR= 0,018 × 1000 ASBR= 18
Penduduk wanita umur 25-30 tahun di Kabupaten Y berjumlah 20.000 jiwa pada tahun 2019. Jumlah kelahiran tersebut sebanyak 60 bayi. Hitung angka kelahiran dari wanita kelompok umur tersebut di tahun 2019 Pembahasan: Dik: Bx= 60 Px= 20.000 Dit: ASBR= ? jawab: ASBR= Bx/Px × K ASBR= 60/20.000 × 1000 ASBR= 0,003 × 1000 ASBR= 3
Jawab: • Faktor - Pernikahan pada usia muda - Adanya seks bebas yang dilakukan masyarakat - Anggapan tentang banyak anak banyak rezeki • Dampak - Gangguan kesehatan fisik, seperti komplikasi pada kehamilan dan melahirkan. - Tingginya tingkat kematian ibu/anak - Tingginya resiko infeksi menular seksual - biaya semakin banyak • Upaya Pemerintah - Pembatasan usia pernikahan, yang terdapat di undang-undang perkawinan no.1 Tahun 1974 Passal 7 - Memberikan pendidikan/penjelasan tentang Keluarga Berencana (KB) kepada para remaja - Memperbanyak lapangan pekerjaan • Persaingan - Persaingan terhadap pendidikan - Persaingan SDA - Persaingan ekonomi • Upaya - Pembatasan usia pernikahan, yang terdapat di undang-undang perkawinan no.1 Tahun 1974 Passal 7 - Memberikan pendidikan/penjelasan tentang Keluarga Berencana (KB) kepada para remaja - Memperbanyak lapangan pekerjaan
DINAMIKA KEPENDUDUKAN INDONESIA LKPD 2
JELASKAN YANGDIMAKSUD DENGAN : Sensus Jawaban: Sensus atau cacah jiwa adalah cara terstruktur untuk mendapatkan informasi deskriptif tentang jumlah dari sebuah populasi. Survei Jawaban: Survei (survey) adalah metode pengumpulan data primer dengan memberikan pertanyaanpertanyaan kepada responden individu. Registrasi Jawaban: registrasi merupakan sebuah pencatatan atau pendaftaran. Dari dua definisi di atas, dapat diartikan bahwa sistem registrasi merupakan suatu jaringan kerja atau prosedur yang saling berinteraksi untuk dapat melakukan pencatatan atau pendaftaran.
SEBUT DAN JELASKAN SECARA SINGKAT : a. Syarat-syarat sensus Jawaban: Sensus atau cacah jiwa adalah cara terstruktur untuk mendapatkan informasi deskriptif tentang jumlah dari sebuah populasi. • penduduk yg menetap didaerah itu • mempunyai Kartu Keluarga dan KTP • penduduk itu adalah asli WNI • mempunyai surat keterangan sebagai WNI •mempunyai anggota keluarga yg banyak
b. macam-macam sensus sertai dengan contoh! Jawaban : •De Facto Metode de facto berarti menghitung setiap orang yang berada di dalam wilayah sensus. contoh Ani. Ketika daerah Jakarta sedang mengadakan sensus menggunakan metode de facto, maka Ani akan masuk perhitungan, meskipun ia bukan asli Jakarta. •De Jure Metode de jure berarti menghitung penduduk yang benar-benar bertempat tinggal di dalam wilayah sensus (dibuktikan dengan domisili pada Kartu Tanda Penduduk). Jadi, kalau bukan penduduk asli (dilihat dari KTP-nya), maka si A gak akan masuk perhitungan sensus di daerah yang sedang mengadakan sensus dengan cara ini. Contohnya Ani. Ketika Jakarta sedang mengadakan sensus penduduk menggunakan metode de jure, maka Ani gak akan masuk perhitungan, karena ia bukan penduduk asli Jakarta.
c. metode yang digunakan dalam sensus dan sertai dengan contoh masing-masing metode! Jawaban:• Canvasser Metode yang pertama adalah canvasser. Ini merupakan metode lama atau kuno, di mana pengisiannya dilakukan oleh petugas sensus. Jadi, petugas sensus akan datang ke rumah-rumah penduduk dan melakukan wawancara. contohnya adalah, sensus penduduk, pewawancara langsung mendatangai ke rumah penduduk untuk melakukan pendataan. • Householder Metode yang kedua adalah householder. Metode ini dilakukan dengan cara mengisi mandiri atau diisi oleh kepala keluarga. Metode ini digunakan juga dalam sensus 2020 yang dilakukan secara daring (online). contohnya adalah dalam pengisian form KK dalam pengajuan KTP, pengisian form untuk pengajuan pembuatan SIM, dan sebagainya
d. Tipe survei Jawaban: 1. Private Survey Survei yang dilakukan untuk orang tertentu (klien) dan tidak dipublikasikan. 2. Omnibus Survey Beberapa survei pendek digabungkan ke dalam sebuah kuesioner dan umumnya dilaksanakan secara reguler. 3. Advocacy Survey Survei untuk memperjuangkan suatu masalah.
a.kelebihan dan kekurangan sensus Jawaban: Keunggulan metode ini, data yang diperoleh lebih terjamin kelengkapannya dan penduduk sulit untuk memalsukan data. Kekurangannya adalah waktu yang diperlukan lebih lama karena jumlah petugas yang terbatas b.kelebihan dan kekurangan survey Jawaban: Kelebihan survei adalah dapat dilakukan kapan saja, dapat disesuaikan sesuai kebutuhan, data lebih rinci, serta menghemat waktu. Kekurangan survei adalah data tidak dapat mewakili semua komposisi penduduk. c.kelebihan dan kekeurangan registrasi Jawaban: Kelebihan registrasi adalah lebih lengkap, karena registrasi mencakup seluruh populasi penduduk tanpa adanya batasan atau kriteria tertentu. Kekurangan registrasi adalah informasi yang disajikan sedikit. SEBUTKAN:
Jawaban: komposisi penduduk dianggap sebagai sebuah susunan atau pengelompokan penduduk berdasarkan kriteria tertentu. - Komposisi Biologis - Komposisi Budaya - Komposisi Ekonomi SEBUTKAN DAN JELASKAN KLASIFIKASI KOMPOSISI PENDUDUK BERDASARKAN CIRI-CIRI TERTENTU!
JELASKAN DAN KERJAKAN SOAL DIBAWAH INI SECARA MATEMATIKA: Rasio Jenis Kelamin (Sex Ratio). soal : Pada tahun 2013, penduduk Kabupaten Mamuju adalah 336.973 Jiwa, Yang terdiri dari atas 173.413 penduduk laki-laki dan 163.560 penduduk perempuan. hitunglah Sex Rationya! Jawaban: Dik: Jumlah penduduk pria=173.413 Jumlah penduduk perempuan= 163.560 Dit: Sex Ratio Jawab:(Jumlah penduduk pria/Jumlah penduduk perempuan)×100 = (173.413/ 163.560)×100 = 106,02408901932 A
B Angka beban ketergantungan (Dependency Rattio) soal : Pada tahun 2013, penduduk Propinsi Papua Barat yang berumur 0-14 tahun adalah 221.000 jiwa , sedangkan penduduk yang berumur15-64 tahun adalah 300.000 jiwa, dan penduduk usia 65 tahun keatas adalah 6000 jiwa hitungalah Depency Rationya! Jawab: Dik: Jumlah penduduk yang tidak produktif (usia 0-14 tahun dan usia 65 tahun ke atas) pada tahun 2013 di Propinsi Papua Barat adalah 221.000 + 6.000 227.000 jiwa jumlah penduduk yang produktif (usia 15-64 tahun) pada tahun yang sama adalah300.000 jiwa1. Oleh karena itu, Depency Ratio Propinsi Papua Barat pada tahun 2013 adalah: 227.000/300.000 ×100=75,67
sebutkan dan jelaskan serta tuliskan rumus kepadatan penduduk! Jawab: Kepadatan penduduk adalah perbandingan jumlah penduduk dengan luas lahan 1.Kepadatan Penduduk Berdasarkan Lahan Pertanian Kepadatan penduduk agraris adalah perbandingan antara jumlah penduduk yang bekerja di sektor pertanian dengan luas lahan pertanian. 2. Kepadatan Penduduk Umum (Aritmatik) Kepadatan penduduk aritmatik adalah jumlah penduduk rata-rata yang menempati wilayah per kilometer persegi. 3. Kepadatan Penduduk Ekonomi Kepadatan penduduk ekonomi adalah jumlah penduduk pada suatu wilayah berdasarkan kemampuan wilayah C
Gambar Piramida Nama Piramida Ciri-ciri Negara Upaya Pemerintah Piramida Expansive 1. Angka kelahiran lebih tinggi dibandingkan dengan angka kematian 2. Jumlah usia muda lebih banyak ketimbang jumlah penduduk usia tua 3. Pertumbuhan penduduk berjalan secara pesat Indonesia, China, India 1. Program Keluarga Bencana 2. Pemberdayaan Perempuan 3.Kebijakan Populasi Piramida Stasioner 1. Pertumbuhan penduduk stabil 2. Tingkat kelahiran dan kemation cenderung seimbang atau nyaris sama. 3. Usia produktif lebih banyak. Jerman, Prancis, Inggris, dan Amerika Serikat 1. Pengembangan Kebijakan Demografi Jangka Panjang 2. Kebijakan Pemeliharaan Keseimbangan Populasi Piramida Konstruktif 1. Jumlah kematian yang tinggi sedangkan kelahiran rendah. 2. Jumlah kelompok umur usia sedikit, sedangkan usia tua lebih banyak 3. Pertumbuhan penduduk lambet Jepang, Belgia, dan Singapura 1.Promosi Kesehatan. dan Gaya Hidup Sehat 2. Pengembangan Infrastruktur Kesehatan.
Jawaban: Proyeksi penduduk geometris adalah metode proyeksi penduduk yang didasarkan pada asumsi bahwa pertumbuhan penduduk dalam suatu wilayah akan terus berlangsung dengan laju yang tetap. SEBUTKAN DAN JELASKAN KLASIFIKASI KOMPOSISI PENDUDUK BERDASARKAN CIRI-CIRI TERTENTU! JELASKAN YANG DIMAKSUD DENGAN PROYEKSI PENDUDUK (GEOMETRIS) DAN TULISKAN RUMUSNYA ! Pn= P0 {1 + (r . n)} Keterangan: Pn: Jumlah penduduk setelah n tahun ke depan P0: Jumlah penduduk pada tahun awalr: Angka pertumbuhan penduduk n: Jangka waktu dalam tahun
Dinamika kependudukan Indonesia LKPD 3
Kualitas penduduk adalah suatu konsep yang menggambarkan kemampuan sumber daya manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, baik secara fisik, mental, maupun sosial. 1. Jelaskan yang dimaksud dengan kualitas penduduk dan sebutkan serta jelaskan beberapa spek yang dijadikan tolak ukur kualitas penduduk di Indonesia! Beberapa spek yang dijadikan tolak ukur kualitas penduduk di Indonesia antara lain: 1. Pendidikan: Tingkat pendidikan yang dicapai oleh penduduk Indonesia menjadi salah satu tolak ukur kualitas penduduk. 2. Kesehatan: Kesehatan menjadi faktor penting dalam menentukan kualitas penduduk. 3. Pendapatan: Pendapatan per kapita juga menjadi salah satu tolak ukur kualitas penduduk.
2. Salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk adalah perpindahan penduduk. maka oleh sebab itu jelaskan yang dimaksud dengan: mobilitas penduduk Jawab: Mobilitas penduduk adalah perpindahan penduduk dari satu tempat ke tempat lainnya. Mobilitas penduduk ada yang bersifat sementara dan permanen. Adapun mobilitas penduduk yang bersifat sementara yaitu komutasi dan sirkulasi. Sedangkan mobilitas penduduk yang bersifat permanen disebut migrasi. a b mobilitas permanen dan sebutkan yang termasuk mobilitas permanen serta jelaskan contohnya dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan tempat tinggal kalian Jawab: Mobilitas permanen adalah pergerakan penduduk dari satu wilayah ke wilayah lain yang bersifat menetap dalam jangka waktu yang lama. Mobilitas permanen atau migrasi terbagi menjadi dua jenis yaitu migrasi internasional dan migrasi internal
b Contoh dari mobilitas permanen: Dewi pindah dari negara Indonesia ke negara Arab dan menikah dengan warga negara Arab Mobilitas nonpermanen adalah perpindahan penduduk untuk sementara waktu dari suatu tempat ke tempat lain. Mobilitas nonpermanen terbagi menjadi dua jenis yaitu komutasi dan sirkulasi. Contoh dari mobilitas nonpermanen (komutasi): Deni yang tinggal di Jakarta barat namun memiliki pekerjaan di bekasi Deni setiap hari kerja akan melakukan perjalanan menggunakan KRL untuk bekerja di Bekasi c Mobilitas tenaga kerja dan sebutkan dan jelaskan polanya serta berikan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari Jawab: Mobilitas tenaga kerja merujuk pada pergerakan atau peralihan geografis serta pekerjaan tenaga kerja. Terdapat 2 jenis mobilitas atau peralihan tenaga kerja, yaitu geografis dan pekerjaan. Contoh dari mobilitas tenaga kerja jenis pekerjaan: Aska adalah seorang wakil dari manager sebuah cabang perusahaan dan dia naik pangkat menjadi manager di sebuah cabang perusahaan tersebut
Yang dituju 3. Sebutkan dampak positif dan dampak negatif mobilitas penduduk bagi daerah a Dampak Positif: • Tersedianya tenaga kerja di daerah tujuan. • Peningkatan perekonomian di daerah tujuan. • Peluang membuka usaha semakin besar di daerah tujuan. Dampak Negatif: • Kepadatan penduduk di daerah tujuan. • Pengangguran di daerah yang ditinggalkan. • Kriminalitas di daerah tujuan. • Daerah kumuh di daerah tujuan.Yang ditinggalkan Dampak Negatif: • Kepadatan penduduk di daerahtujuan. • Pengangguran di daerah yang ditinggalkan. • Kriminalitas di daerah tujuan. • Daerah kumuh di daerah tujuan. Dampak Positif: • Tersedianya tenaga kerja di daerah tujuan. • Peningkatan perekonomian di daerah tujuan. • Peluang membuka usaha semakin besar di daerah tujuan. a
• Bonus Demografi adalah keuntungan ekonomi yang didapat suatu negara karena jumlah penduduk usia produktifnya banyak. • Indonesia mengalami puncak Bonus Demografi pada tahun 20351. Pada saat itu, sekitar 70% penduduk Indonesia berusia antara 15 - 64 tahun. 4. Jelaskan yang dimaksud dengan Bonus Demografi serta kapan Indonesia mengalami puncak Bonus demografi tersebut dan apa dampaknya terhadap pembangunan yang ada di Indonesia ! • Bonus Demografi dapat memberi dampak positif terhadap pembangunan, seperti meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi, serta mengurangi tingkat kemiskinan. • Namun, Bonus Demografi dapat menjadi bencana jika tidak dikelola dengan baik, seperti meningkatnya pengangguran dan kemiskinan.
5. Upaya apa sajakah yang dilakukan pemerintah menekan mobilitas penduduk pada saat ini di mana dunia terkhusus Indonesia sedang mengalami pandemi COVID-19! Pemerintah Indonesia telah melakukan beberapa upaya untuk menekan mobilitas penduduk selamapandemi COVID-19, di antaranya: 1. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM): PPKM adalah kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah Indonesia untuk membatasi mobilitas penduduk dan aktivitas masyarakat selama pandemi COVID-19. 2. Percepatan Vaksinasi: Pemerintah Indonesia telah mempercepat program vaksinasi COVID-19 untuk mencapai kekebalan kelompok. 3. Penerapan 3T (Testing, Trecking, dan Treatment): Pemerintah Indonesia terus mendorong penerapan 3T untuk mempercepat deteksi, pelacakan, dan penanganan kasus COVID-19
4. Imbauan untuk Mengurangi Mobilitas: Pemerintah Indonesia juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi mobilitas terutama menjelang dan saat libur Natal dan Tahun Baru. 5. Program Transmigrasi: Salah satu upaya pemerataan penduduk yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia adalah dengan program transmigrasi.
Terima Kasih