manusia) OLEH: MARIA ULFA PEMERINTAH KOTA CIREBON UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI Jl. Pemuda No.32 Sunyaragi, Kota Cirebon, Jawa Barat KONSEP DASAR EKONOMI kelangkaan (hubungan antara sumber daya dengan kebutuhan manusia) KELANGKAAN (hubungan antara sumber daya dengan kebutuhan) manusia)
kelangkaan (hubungan antara sumber daya dengan kebutuhan manusia) IDENTITAS MODUL Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas : VII Semester : Genap Alokasi Waktu : 2 x 45 Menit (1 Pertemuan) Penyusun : Maria Ulfa, S.E Modul Pembelajaran Berbasis PBL SMP Negeri 2 Gondanglegi Sukorejo-Gondanglegi
iii kelangkaan (hubungan antara sumber daya dengan kebutuhan manusia) Segala puji Syukur kami panjatkan kehadirat Allah Swt, Tuhan Yang Maha Esa karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan modul bahan ajar berbasis masalah (Problem Based learning). Materi ajar tersebut berisikan materi dan kegiatan pembelajaran yang ditempuh dalam pembelajaran dan analisis permasalahan pembelajaran yang telah dilakukan baik berupa deficit kompetensi maupun miskonsepsi. Materi ajar dikembangkan dengan mendepankan pendekatan higher order thinking skill (HOTS) dan mengintegrasikan kerangka berpikir technological, pedagogical. Materi ajar yang disusun menggambarkan konsep keilmuan yang terurai dalam modul-modul sesuai dengan bidang studi untuk menuju capaian pembelajaran mata pelajaran atau Kompetensi Dasar (KD). Modul ini memuat Pengertian Kelangkaan, factor-faktor yang menyebabkan kelangkaan dan solusi mengatasi kelangkaan. pembahasan dimulai dengan menjelaskan capaian pembelajaran mata kegiatan dan pokok-pokok materi dan disertai dengan soal yang mengukur tingkat penguasaan materi setiap KB dan diakhir modul dibuatkan tes formatif, sehingga pengguna modul ini secara mandiri dapat mengukur tingkat ketuntasan yang dicapainya. Modul ini disusun dengan tujuan agar siswa mengidentifikasi permasalahan pembelajaran yang dialami berupa defisit kompetensi maupun miskonsepsi. Serta memberi ruang atau kesempatan kepada guru untuk memperbaiki kekurangan dalam modul ini. Penulis mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu proses penyelesain modul ini, terutama kepada Bapak Enceng Yana, S.Pd., M.Pd - selaku pembimbing dan Ibu Yayah Rochayah, M.Pd selaku guru pamong dalam pembuatan bahan ajar ini sehingga modul ini dapat terwujud dengan baik sesuai dengan yang diharapkan. Demikian juga terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh panitia yang terlibat dalam proses penulisan modul ini mulai dari tahap awal sampai berkhirnya kegiatan penulisan modul ini. Penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan modul ini. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan kritik dan saran demi perbaikan dan kesempurnaan modul ini dimasa mendatang. KATA PENGANTAR
iv kelangkaan (hubungan antara sumber daya dengan kebutuhan manusia) Akhirnya kepada Allah Swt penulis bermohon semoga semua ini menjadi bermanfaat bagi penulis dan bagi pembaca. Malang, 14 Juni 2023 Penulis
v kelangkaan (hubungan antara sumber daya dengan kebutuhan manusia) Kata pengantar ...............................................................................................................iii Daftar isi.........................................................................................................................v Daftar Gambar................................................................................................................vi A. Pendahuluan 1. Deskripsi singkat ................................................................................................1 2. Relevansi ............................................................................................................2 3. Petunjuk belajar..................................................................................................3 B. Inti 1. Capaian pembelajaran. .......................................................................................4 2. Sub capaian pembelajaran..................................................................................4 3. Uraian materi......................................................................................................5 4. Rangkuman.........................................................................................................14 5. Forum Diskusi ....................................................................................................15 C. PENUTUP 1. Tes Formatif. .......................................................................................................18 2. Kunci Jawaban tes formatif.................................................................................19 D. DAFTAR PUSTAKA ...............................................................................................21 DAFTAR ISI
vi kelangkaan (hubungan antara sumber daya dengan kebutuhan manusia) Gambar 1 Peta Konsep Kelangkaan..............................................................................................8 Gambar 2.1 Kelangkaan gas LPG.................................................................................................5 Gambar 2.2 Contoh kelangkaan minyak bumi..............................................................................8 Gambar 2.3 Contoh kelangkaan lapangan kerja............................................................................8 Gambar 2.4 Contoh kelangkaan cabe............................................................................................8 Gambar 2.5 Contoh kelangkaan air bersih....................................................................................8 Gambar 2.6 Contoh kelangkaan batu bara ....................................................................................9 Gambar 2.7 Air laut yang tercemar oleh sampah..........................................................................9 Gambar 2.8 Gagal panen akibat bencana......................................................................................9 Gambar 2.9 Contoh kelangkaan solar...........................................................................................9 Gambar 2.10 Hewan semakin punah akibat cuaca ekstrim...........................................................10 Gambar 2.11 Penebangan liar .......................................................................................................10 Gambar 2.12 Penangkapan ikan yang berlebihan .........................................................................10 Gambar 4 Kelangkaan minyak tanah ............................................................................................14 DAFTAR GAMBAR
1 kelangkaan (hubungan antara sumber daya dengan kebutuhan manusia) 1. Deskripsi Singkat Gambar 1 Peta Konsep Kelangkaan Dari Bagan di atas dapat kita lihat apa yang akan kita pelajari pada modul ini. Kita akan menguraikan tentang kelangkaan (hubungan antara sumber daya dengan kebutuhan manusia). kelangkaan adalah salah satu masalah ekonomi yang paling mendasar yang dihadapi oleh manusia setiap hari, yang umumnya banyak digunakan dalam bisnis untuk bisa mengartikan adanya kesenjangan antara tingkat penawaran dan juga permintaan. Di masa pandemi saat ini, ada banyak sekali sektor yang mengalami kelangkaan. Hal tersebut berakibat pada merebaknya virus Covid-19 yang menyebar sangat cepat. Masyarakat di seluruh dunia diminta untuk menjaga jarak, menghindari kerumunan, menggunakan masker, dan mencuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir. . Menurut Vickin Lukmanto (2017) kelangkaan adalah sebuah permasalahan yang kompleks dan dinamis yang dapat menimbulkan dampak negatif bagi kehidupan manusia. Kelangkaan merupakan kondisi di mana kita tidak mempunyai cukup sumber daya untuk memuaskan semua kebutuhan kita. Masalah yang perlu dibahas dalam modul ini adalah mengidentifikasi masalah-masalah ekonomi, menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan kelangkaan dan menganalisis strategi-strategi yang bias dilakukan dalam mengatasi masalah-masalah ekonomi. Terlebih di masa pandemi seperti sekarang ini, kita harus bisa lebih bijak menyikapi fenomena-fenomena A. PENDAHULUAN
2 kelangkaan (hubungan antara sumber daya dengan kebutuhan manusia) 2. Relevansi ekonomi yang muncul di sekitar kita. Kita diajak untuk lebih kreatif dan inovatif merespon kondisi ini. Mulai dari melihat diri sendiri, potensi apa yang kalian miliki sebagai individu yang memiliki, sumber daya pribadi apa yang dapat dihasilkan, sehingga berguna bagi orang lain. Pentingnya kepedulian melihat sekitar, yang merupakan faktor pendukung tersedianya alat pemenuhan kebutuhan manusia. Jika hal ini dapat dilakukan, maka diharapkan, kelangkaan tidak akan terjadi, minimal jika terjadi, jangan sampai memunculkan dampak negatif dalam perputaran roda perekonomian Dengan adanya modul ini diharapkan peserta didik dapat: 1. Menjelaskan pengertian kelangkaan 2. Menjelaskan factor-faktor penyebab kelangkaan 3. Memberikan strategi solusi mengatasi kelangkaan
3 kelangkaan (hubungan antara sumber daya dengan kebutuhan manusia) Untuk membantu Saudara memahami modul ini perlu diperhatikan beberapa petunjuk belajar berikut: Bacalah dengan cermat mulai dari uraian singkat yang berisikan permasalahan pada modul ini! Pahamilah pengertian – pengertian yang terdapat pada uraian materi serta diskusikanlah dengan mahasiswa atau dosen pembimbing Saudara! Catatlah hal-hal penting yang terdapat pada uraian materi di modul ini! Bacalah dan pelajarilah sumber-sumber lain yang relevan. Saudara dapat menemukan bacaan dari berbagai sumber, termasuk internet! Mantapkanlah pemahaman Saudara melalui tes sumatif yang tersedia dalam modul ini dengan baik Diskusikanlah apa yang telah dipelajari, termasuk hal-hal yang dianggap masih sulit, dengan teman-teman Saudara! Bacalah dengan cermat mulai dari uraian singkat yang berisikan permasalahan pada modul ini! 3. Petunjuk Belajar
kelangkaan (hubungan antara sumber daya dengan kebutuhan manusia) Sesuai isi Dinas Pendidikan Kabupaten Malang adalah menguasai materi kelangkaan (hubungan antara sumber daya dengan kebutuhan manusia) Pada bagian inti modul ini, akan diuraikan hal-hal yang terkait dengan (1) capaian pembelajaran, (2) subcapaian pembelajaran, (3) uraian materi, dan (4) forum diskusi. 1. Capaian Pembelajaran 2. Subcapaian Pembelajaran Berdasarkan capaian pembelajaran di atas, dijabarkan subcapaian pembelajaran adalah: 4 1. Menjelaskan pengertian kelangkaan 2. Menjelaskan factor-faktor penyebab kelangkaan 3. Memberikan strategi solusi mengatasi kelangkaan B. INTI
WARTA EKONOMI 3. Uraian Materi Sebelum kalian masuk ke dalam materi tentang kelangkaan, coba bacalah berita berikut ini! A. PENGERTIAN KELANGKAAN Kelangkaan gas elpiji 3 kg di Tasikmalaya Sejumlah warga mengantre saat membeli gas elpiji 3 kilogram bersubsidi di Kampung Pasar Kulon, Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (8/1/2021). Warga setempat kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kilogram sejak dua pekan terakhir akibat keterlambatan pasokan, sehingga harga di tingkat pengecer naik menjadi Rp23 ribu Gambar 2.1 Kelangkaan Gas LPG sedangkan di pangkalan mencapai Rp18 ribu per tabung. Adeng Bustomi/aww. Gambar 1 Peta konsep Kelangkaan Kelangkaan pada dasarnya timbul sebagai akibat dari ketidakseimbangan antara keinginan manusia untuk mendapatkan barang dan jasa dengan kemampuan faktor-faktor produksi untuk menghasilkan barang dan jasa. Kita sering mengeluhkan hidup kita dan merasa memiliki banyak sekali masalah. Tidak seorang pun yang hidup di dunia ini yang tidak memiliki masalah baik masalah kecil maupun masalah yang besar yang dapat mengancam kehidupan. Apakah yang kelangkaan (hubungan antara sumber daya dengan kebutuhan manusia) 5
menyebabkan permasalahan itu timbul? Bagaimana cara mengatasinya? Untuk dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut kita harus mengetahui apa yang dimaksud dengan kelangkaan. kelangkaan adalah keterbatasan sumber daya, hingga menyebabkan keperluan masyarakat tidak bisa tercukupi. Selain itu, pengertian lainnya dari kelangkaan adalah ketika manusia memerlukan sesuatu, namun tidak langsung bisa memperoleh apa yang dibutuhkannya. Sedangkan dalam ilmu ekonomi, kelangkaan adalah salah satu masalah ekonomi yang paling mendasar yang dihadapi oleh manusia setiap hari, yang umumnya banyak digunakan dalam bisnis untuk bisa mengartikan adanya kesenjangan antara tingkat penawaran dan juga permintaan. Di masa pandemi saat ini, ada banyak sekali sektor yang mengalami kelangkaan. Hal tersebut berakibat pada merebaknya virus Covid-19 yang menyebar sangat cepat. Masyarakat di seluruh dunia diminta untuk menjaga jarak, menghindari kerumunan, menggunakan masker, dan mencuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir. Ciri-ciri Kelangkaan Beberapa ciri-ciri terjadinya kelangkaan adalah sebagai berikut. Jarang bisa diperoleh sumber daya, atau tidak mencukupi. Sehingga alat pemuas barang dan jasa akan menjadi sangat terbatas. Keinginan ataupun keperluan manusia sangatlah tinggi. Bisa kita katakan bahwa kebutuhan manusia sangatlah tidak terbatas. Jumlah alat yang mampu memenuhi keperluan manusia juga sangatlah terbatas, sudah tidak diproduksi lagi, sehingga akan mengakibatkan kesulitan untuk bisa diperoleh. Melambungnya harga permintaan daripada harga pada umumnya. Hal tersebut dikarenakan jumlahnya yang terbatas, sedangkan permintaan dari konsumen sangatlah tinggi. Setiap konsumen harus bisa berkorban lebih banyak agar bisa mendapatkan alat pemuas yang berbentuk barang ataupun jasa, bahkan hingga bisa mengorbankan keperluan banyak orang agar bisa memenuhi keperluan lainnya yang lebih penting. B. Penyebab Kelangkaan Hal-hal yang menyebabkan terjadinya kelangkaan adalah berikut ini! 6 kelangkaan (hubungan antara sumber daya dengan kebutuhan manusia)
1. Pertumbuhan Penduduk Pertumbuhan penduduk merupakan hal yang perlu mendapat perhatian. Pertumbuhan penduduk yang semakin cepat, tanpa disertai proses produksi suatu alat pemuas kebutuhan yang memadai, akan menyebabkan terhambatnya proses pemenuhan kebutuhan hidup manusia. Angka pertumbuhan penduduk yang tinggi akan mengakibatkan kebutuhan hidup yang harus dipenuhi, semakin tidak terkendali. 2. Kemampuan Produksi Kemampuan produksi ditentukan oleh faktor produksi yang berupa tenaga kerja, modal, sumber daya alam, dan kewirausahaan.Faktor-faktor pendukung tersebut jumlahnya terbatas, sehingga otomatis akan berdampak pada terjadi atau tidaknya kelangkaan. 3. Perbedaan Letak Geografis Kondisi alam di setiap belahan bumi ini tidaklah sama, setiap wilayah memiliki karakteristik masing-masing. Dari karakteristik ini akan melahirkan keberagaman sumber daya, sesuai dengan potensi masing-masing wilayah. Persebaran kondisi geografis inilah yang menjadi penyebab dari kelangkaan sumber daya. 4. Bencana Alam Bencana alam, seperti banjir, gempa bumi, tanah longsor, gunung meletus, serta bencana alam yang lain merupakan salah satu faktor penyebab kelangkaan yang tidak dapat diprediksi oleh manusia. Bencana alam selalu menyisakan kerusakan bangunan, infrastruktur, sumber daya alam yang lain rusak, bahkan menimbulkan korban jiwa. 5. Pandemi Pandemi yang terjadi selama satu tahun di belahan bumi ini menjadi penyebab kelangkaan yang tidak dapat diprediksi pula. Pembatasan sosial berskala besar mengakibatkan terhentinya proses produksi barang, penggunaan jasa juga terbatas, sumber daya manusia juga sangat terbatas, karena banyak orang meninggal akibat pandemi ini. Jadi dapat dibayangkan, pandemi menyebabkan kelangkaan besar-besaran di banyak sektor ekonomi. kelangkaan (hubungan antara sumber daya dengan kebutuhan manusia) 7
Contoh-contoh Kelangkaan 1. Kelangkaan minyak bumi yang disebabkan oleh meningkatnya jumlah penggunaan bahan bakar dalam kebutuhan sehari-hari. Adapun cara untuk mengatasi kelangkaan tersebut adalah dengan cara menjadirkan sumber daya alam lainnya seperti minyak Gambar 2.2 Contoh kelangkaan minyak bumi yang berasal dari tumbuhan Jarak untuk bahan bakar mesin. 2. Langkanya lapangan pekerjaan akibat sumber daya manusia yang tidak dapat mengikuti arus modernisasi dan banyaknya kompetisi di lingkungan kerja. Cara mengatasi hal tersebut adalah mengikuti pelatihan-pelatihan yang telah di fasilitasi Gambar 2.3 Contoh kelangkaan lapangan kerja oleh Balai Pelatihan Ketenagakerjaan agar kita memiliki bekal untuk turut dalam kompetisi di lapangan pekerjaan. 3. Naiknya harga cabai di pasaran akibat gagal panen yang mengakibatkan kelangkaan. Solusi untuk mengatasi kelangkaan tersebut adalah menggunakan merica sebagai pengganti rasa pedas dari cabai tersebut. 4. Terjadinya kelangkaan air bersih di dataran tinggi akibat musim kemarau dan ketidakmerataan aliran sumber air bersih. Cara mengatasi adanya kelangkaan tersebut adalah dengan cara membangun sebuah penampungan air yang dapat menunjang kebutuhan Gambar 2.4 Contoh kelangkaan cabe Gambar 2.5 Contoh kelangkaan air bersih masyarakat selama musim kemarau dan menghemat penggunaan air sesuai dengan kebutuhan. 8 kelangkaan (hubungan antara sumber daya dengan kebutuhan manusia)
5. Penggunaan batu bara sebagai bahan bakar pembangkit listrik yang saat ini kian langka. Untuk mengantisipasi terjadinya keberadaan batu bara semakin langka dan pencemaran 6. lingkungan, penggunaan bahan bakar untuk pembangkit listrik dapat digantikan dengan tenaga angin maupun tenaga air yang lebih Gambar 2.6 Contoh kelangkaan batu bara ramah lingkungan dan keberadaannya dapat diperbarui. 7. Pencemaran air di lautan yang menyebabkan ikan-ikan beserta bibitnya mati akibat zat-zat yang berbahaya yang terkandung dalam pencemaran tersebut yang kemudian mengakibatkan persediaan ikan di pasaran menjadi langka. Hal tersebut dapat diatasi dengan cara menindak tegas oknum-oknum yang membuang limbah ke lautan dan menyediakan pengawasan wilayah laut agar tidak terjadi hal demikian. 8. Akibat musim kemarau yang berkepanjangan menyebabkan gagal panen pada sektor pertanian yang mengakibatkan kelangkaan stok beras. Hal tersebut dapat diatasi dengan mengganti bahan pangan pokok beras ke konsumsi umbi-umbian sebagai pengganti beras. 9. Kelangkaan bahan bakar seperti bensin mengakibatkan antrian panjang di setiap SPBU, dan masyarakat berbondong-bondong untuk menimbun bahan bakar tersebut untuk menghindari lonjakan harga pada bahan bakar bensin. Cara mengantisipasi agar hal Gambar 2.7 Air laut yang tercemar oleh sampah Gambar 2.8Gagal panen akibat bencana Gambar 2.9 Contoh kelangkaan solar 9 kelangkaan (hubungan antara sumber daya dengan kebutuhan manusia)
tersebut tidak dapat terjadi adalah dengan menganti bahan bakar bensin ke penggunaan kendaraan yang ramah lingkungan seperti sepeda dan kendaraan motor yang menggunakan tenaga listrik. 10. Memburu hewan secara berlebihan menyebabkan kelangkaan. Untuk mengatasinya, perlu dibentuk suatu peraturan yang mengatur pembatasan untuk melakukan pemburuan hewan. 11. Menipisnya area hutan yang disebabkan oleh adanya penebangan liar yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Untuk mengatasinya, dibutuhkan tindakan tegas dari pemerintah untuk menindak para pelaku penebangan liar tersebut dan melakukan gerakan Gambar 2.10 Hewan semakin punah akibat cuaca ekstrim menanam pohon agar kelestarian hutan dapat terjaga. 12. Penangkapan ikan berlebihan menyebabkan kelangkaan sumber daya laut, agar hal tersebut tidak dapat terjadi, pemerintah dapat mengambil tindakan seperti membentuk aturan untuk para pengusaha perikanan agar membatasi jumlah penangkapan ikan di setiap harinya. Gambar 2.11 Penebangan liar Gambar 2.12 Penangkapan ikan yang berlebihan 13. Kurangnya minat masyarakat terhadap sektor peternakan yang mengakibatkan langkanya persediaan pasokan daging di pasaran. Untuk mengatasi hal tersebut, dibutuhkan gerakan untuk mengurangi penggunaan daging dan beralih untuk mengonsumsi sayur-sayuran. 14. Akibat lonjakan permintaan pasar terhadap persediaan telur mengakibatkan produksi ayam petelur terhambat. Akibatnya, persediaan telur di pasaran menjadi langka dan harga yang melonjak naik. Solusi untuk menanggulangi hal tersebut adalah mengurangi jumlah penggunaan telur untuk bahan makanan. 10 kelangkaan (hubungan antara sumber daya dengan kebutuhan manusia)
mengatasi masalah ekonomi 11 kelangkaan (hubungan antara sumber daya dengan kebutuhan manusia) 15. Adanya pencemaran air di sebuah wilayah yang menyebabkan krisis air bersih di daerah tersebut. Solusi untuk menganggulangi hal terebut adalah adanya kesadaran dari masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan demi kelangsungan hidup bersama. 16. Keberadaan minyak tanah yang digunakan sebagai bahan bakar kompor minyak dalam sektor rumah tangga. Untuk mengantisipasi hal tersebut dibutuhkan penglihan penggunaan nahan bakar lain untuk menggantikan penggunaan minyak tanah di sektor rumah tangga seperti menggunakan gas elpiji, kayu bakar, dan lain sebagainya. 17. Kelangkaan bahan pokok makanan di daerah terpencil. Solusi dari permasalahan tersebut adalah membangun infrastruktur yang mendukung jalannya distribusi bahan pokok makanan ke daerah-daerah terpencil. 18. Semakin langka keberadaan sea food seperti kepiting, lobster, dan lain-lain akibat adanya eksploitasi. Untuk mengatasi hal terebut dibutuhkan gerakan pembudidayaan bibit-bibit agar keberadaannya tidak semakin punah. 19. Meningkatnya populasi penduduk yang menyebabkan kelangkaan dalam sektor lapangan kerja dan pendidikan yang kemudian berpengaruh pada kualitas sumber daya SDM. Solusi dari hal tersebut adalha menggalakkan kembali program KB untuk menekan adanya ledakan penduduk di suatu wilayah. 20. Kurangnya tingkat kesadaran terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi. Cara mengatasi hal tersebut adalah menyiratkan pendidikan teknologi di berbagai pembelajaran di sekolah formal agar sumber daya manusia yang dihasilkan tidak gagap teknologi. 21. Kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan. Untuk mengatasi hal demikian, perlu diadakan program beasiswa tepat guna bagi masyarakat yang tidak mampu untuk tetap menomor satukan pendidikan C. Solusi Cara Mengatasi Kelangkaan Keterbatasan sumber daya, mendorong manusia agar berdaya upaya untuk memenuhi segala kebutuhannya. Upaya tersebut akan disertai dengan pengorbanan berupa sumber daya finansial, tenaga, dan juga pikiran yang tidak terbatas, hal ini dilakukan agar dapat memenuhi kebutuhan hidup. Agar upaya tersebut dapat berhasil secara maksimal, maka dibutuhkan rencana serta cara
12 kelangkaan (hubungan antara sumber daya dengan kebutuhan manusia) 1. Menyusun skala prioritas Dalam memenuhi kebutuhan hidup, manusia perlu membuat memiliki perencanaan. Perencanaan ini disusun berdasar prioritas dari mulai yang penting, hingga yang tidak penting. Penyusunan skala perencanaan ini merupakan salah satu cara untuk mengatasi kelangkaan, karena menggunakan alat pemuas kebutuhan berdasar sifat mendesak atau tidaknya alat pemuas ini harus dipenuhi. Kita harus bisa membedakan perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. Kebutuhan merupakan sesuatu yang mendesak dan harus kita penuhi. Sementara keinginan adalah segala kebutuhan berlebih terhadap sesuatu yang dianggap kurang. Jadi sifatnya masih belum mendesak dan masih bias diundur untuk memenuhinya. 2. Menghemat penggunaan sumber daya alam. Meski hasil alam ini berlimpah, namun jika pemanfaatannya tidak dibatasi, maka lambat laun akan menipis dan kemudian habis. Manusia diharapkan bijak dalam memanfaatkan sumber daya alam ini, bukan mengeksploitasi secara berlebih. Kita perlu mengingat, bahwa bumi dan seluruh kekayaan alam di dalamnya, bukan warisan dari leluhur, melainkan merupakan pinjaman dari anak, cucu, dan cicit kita. 3. Memelihara kelestarian alam Setiap hari, ribuan pohon ditebang, untuk memenuhi kebutuhan produksi kertas. Bukan hanya itu saja, kayu-kayu keras juga banyak ditebang, kemudian diekspor sebagai barang mentah, penebangan hutan secara besar-besaran akan membuat yang menjadi habitat hidup pohon ini akan menjadi gundul dan gersang, dampak yang terjadi dari kondisi ini adalah, bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan kurangnya kandungan air dalam tanah. Maka diperlukan kesadaran manusia untuk melestarikan kekayaan sumber daya alam ini dengan menanami atau meremajakan hutan kembali. 4. Memanfaatkan sumber daya pengganti Ada dua jenis sumber daya alam di bumi ini, yaitu sumber daya alam yang dapat terbarukan, dan sumber daya alam tidak terbarukan. Sumber daya alam tidak terbarukan, persediaannya terbatas, sementara kebutuhan manusia tidak terbatas, maka diperlukan sumber daya alternatif sebagai pengganti sumber daya ini.
13 kelangkaan (hubungan antara sumber daya dengan kebutuhan manusia) Sebagai contoh, minyak bumi berasal dari pelapukan fosil binatang purba yang terkubur berjuta-juta tahun lalu. Setelah bertahun-tahun dimanfaatkan, persediaannya akan menipis. Demi memenuhi kebutuhan masyarakat atas ketersediaan minyak bumi sebagai sumber energi, maka dibuatlah sumber energi alternatif seperti biogas, biodiesel, dan lain sebagai pengganti minyak bumi. Sebagai contoh yang lain, melambungnya harga masker dan langkanya masker di pasaran, membuat banyak orang menjadi kreatif dalam membuat masker sendiri yang dapat dipakai dan dicuci berulang kali. 5. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kelangkaan sumber daya manusia yang berkualitas menyebabkan minimnya serapan bagi sumber daya manusia produktif. Hal ini berdampak pada meningkatnya angka pengangguran. Untuk merespon kondisi ini, perlu diselenggarakan pelatihan tenaga kerja, agar kemampuan yang dimiliki oleh seseorang menjadi maksimal, sehingga dapat meningkatkan kualitas diri. 6. Mengelola sumber daya modal dengan tepat guna Mengelola sumber daya modal, berhubungan dengan kemampuan seseorang mengatur skala prioritas dalam pemenuhan kebutuhan. Ketika pengelolaan sumber daya modal berjalan beriringan dengan pengaturan skala prioritas, maka hal ini sangat membantu seseorang mengatur pengeluarannya dengan baik dan benar. Bagi seorang wirausahawan, hal ini dapat mengefisienkan biaya operasional, harapannya dengan modal yang seminimal mungkin, bisa memperoleh keuntungan yang maksimal. Inilah yang disebut dengan mengelola sumber daya modal dengan tepat guna. .
14 kelangkaan (hubungan antara sumber daya dengan kebutuhan manusia) RANGKUMAN 1. Pengertian kelangkaan yaitu ketidakseimbangan antara keinginan manusia untuk mendapatkan barang dan jasa dengan kemampuan faktor-faktor produksi untuk menghasilkan barang dan jasa. 2. Faktor Penyebab kelangkaan: a. Pertumbuhan Penduduk b. Kemampuan Produksi c. Perbedaan Letak Geografis d. Bencana Alam e. Pandemi 3. Contoh-contoh kelangkaan a. Kelangkaan minyak bumi b. Langkanya lapangan pekerjaan c. Naiknya harga cabai di pasaran akibat gagal panen d. Kelangkaan air bersih e. Penggunaan batu bara sebagai bahan bakar pembangkit listrik f. Pencemaran air di lautan g. Akibat musim kemarau yang berkepanjangan menyebabkan gagal panen pada sektor pertanian yang mengakibatkan kelangkaan stok beras. h. Kelangkaan bahan bakar seperti bensin mengakibatkan antrian panjang di setiap SPBU,. i. Memburu hewan secara berlebihan menyebabkan kelangkaan. j. Menipisnya area hutan yang disebabkan oleh adanya penebangan liar yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab k. Penangkapan ikan berlebihan l. Kurangnya minat masyarakat terhadap sektor peternakan yang mengakibatkan langkanya persediaan pasokan daging di pasaran 4. Dampak kelangkaan
15 kelangkaan (hubungan antara sumber daya dengan kebutuhan manusia) a. Kenaikan harga b. Pengangguran meningkat c. Kriminalitas meningkat d. Angka Kemiskinan Bertambah e. Kenaikan harga f. Pengangguran meningkat g. Kriminalitas meningkat h. Angka Kemiskinan Bertambah 5. Cara Mengatasi Kelangkaan a. Menyusun skala prioritas b. Menghemat penggunaan sumber daya alam. c. Memelihara kelestarian alam d. Memanfaatkan sumber daya pengganti e. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia f. Mengelola sumber daya modal dengan tepat guna Silahkan membentuk 4-5 orang dalam satu kelompok, diskusikan soal berikut ini dan presentasikan di depan kelas. SOAL DISKUSI 1 KELANGKAAN MINYAK TANAH Minyak Tanah Semakin Langka Minyak tanah di Solo kini semakin langka. Harga di tingkat eceran sudah tembus diangka Rp2.800,00 per liter. Hingga saat ini Pemkot Solo belum ada rencana mengajukan operasi pasar, namun ada kemungkinan akan mengajukan tambahan kuota sebanyak 10 hingga 20 persen kepada Pertamina. Diduga kelangkaan minyak tanah akhir-akhir ini selain disebabkan karena Gambar 3 Kelangkaan minyak tanah Sumber: Jawa Pos, 16 Agustus 2006
banyak petani yang memakai minyak tanah untuk menghidupkan mesin penyedot air, juga ada indikasi pengusaha dari luar Solo melakukan pembelian minyak tanah untuk keperluan industrinya. Mengingat selisih harga antara BBM minyak industri dengan rumah tangga terpaut cukup banyak. Untuk saat ini harga BBM minyak industri mencapai Rp6.500,00 per liter, sementara minyak tanah untuk rumah tangga di tingkat eceran hanya sekitar Rp2.500,00 per liter. Karena itu Disperindag akan meningkatkan pengawasan. Jika diketahui ada pangkalan yang melakukan pelanggaran, maka Pemkot bersama Hiswanamiga akan menghentikan suplai minyak tanah terhadap pangkalan tersebut. (Sumber: Jawa Pos, 16 Agustus 2006) Pertanyaan: Berdasarkan artikel di atas, jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini! 1. Menurut pendapat kalian, tepatkah tindakan pilihan yang dilakukan para pengusaha industri dari luar Solo untuk membeli minyak tanah di Solo tersebut jika dikaitkan dengan konsep pilihan dan biaya peluang? 2. Apa yang menyebabkan harga minyak industri dengan rumah tangga berbeda dan terpaut jauh? 3. Bila diasumsikan ada banyak pangkalan yang melakukan pelanggaran sehubungan dengan suplai minyak tanah dan Pemkot bersama Hiswanamiga menghentikan suplai minyak tanah tersebut, apa yang terjadi dengan masyarakat dan pengguna minyak tanah yang lain? SOAL DISKUSI 2 KELANGKAAN MASKER PURWOREJO, Dinas Kesehatan diperintahkan segera melakukan koordinasi dengan distributor untuk menjamin ketersediaan masker, baik untuk keperluan rumah sakit maupun masyarakat umum. Masyarakat juga diminta tidak panik menghadapi merebaknya kasus virus Corona. “Jangan sampai ada yang memanfaatkan kesempatan (kelangkaan) ini untuk kepentingan pribadi dengan cara menimbun,” tegas Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo, Drs Said Romadhon, M.Si saat memimpin rapat koordinasi antisipasi Corona, di ruang Sekda, Rabu (4/3). Rapat diikuti oleh Direktur RSUD Dr Tjitrowardojo Drg Gustanul Arifin, M.Kes, Plt Kepala Dinas 16 kelangkaan (hubungan antara sumber daya dengan kebutuhan manusia)
17 kelangkaan (hubungan antara sumber daya dengan kebutuhan manusia) Kesehatan Ekaningtyas, S.Kep, Kepala Dinas KUKMP, Bambang Susilo, dan para kepala bagian Setda terkait. Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Purworejo, Rita Purnama, SSTP yang mengikuti rapat mengungkapkan, merebaknya virus Corona (Covid-19) di berbagai negara termasuk Indonesia, perlu diwaspadai dan diantisipasi sedini mungkin. Masyarakat diminta untuk selalu menjaga kesehatan dan tidak panik secara berlebihan. Sekda seperti dikutip Rita Purnama menegaskan, Pemkab Purworejo sudah melakukan berbagai langkah antisipasi. Antara lain menyiapkan RSUD Dr Tjitrowardojo dan 27 Puskesmas untuk menangani warga yang merasakan gejala seperti orang yang terpapar virus Corona (suspect Corona). Selain itu, apabila ada warga masyarakat yang merasakan gejala virus corona, bisa menghubungi nomor telepon RSUD dr Tjitrowardojo yaitu (0275) 321118 atau ke nomer dr Ika Endah Lestariningsih, Sp.KJ, Mkes di nomor 081328121293. “Nanti pihak rumahsakit yang akan melakukan jemput bola, dengan mendatangi rumah tinggal pasien. Biaya perawatan gratis karena akan ditanggung pemerintah daerah,” katanya. Pertanyaan: 1. Berdasarkan berita mengenai kelangkaan masker di saat pandemic tersebut, kemukakan pendapatmu jika ada yang bertindak seperti peristiwa di atas! 2. Bagaimana masyarakat seharusnya bersikap di saat masa pandemic seperti ini?
kelangkaan (hubungan antara sumber daya dengan kebutuhan manusia) SOAL FORMATIF 1. Dalam sepuluh tahun terakhir, persediaan kayu ulin untuk diolah para produsen semakin berkurang. Beberapa penyebab seperti berkurangnya lahan, pasokan kayu dari daerah-daerah penghasil kayu merosot tajam, dan kapal-kapal pengangkut kayu antar pulau yang juga semakin berkurang. Sementara dilain pihak, permintaan untuk kebutuhan furniture terus meningkat seiring berbagai proyek properti yang gencar dilaksanakan. Berdasarkan ilustrasi di atas, dampak kelangkaan kayu ulin terhadap pengrajin kayu adalah …. a. Merasa perlu mengundang para investor untuk membuka lahan baru sebagai sarana menanam kayu b. Terpaksa mengganti kayu untuk bangunan dengan bahan yang kurang tahan lama seperti bahan plastik c. Berkreasi mengolah dan menggunakan kayu sejenis atau kayu daur ulang dari sisa bahan bangunan d. Perlu menggunakan kayu impor yang didatangkan dari luar negeri walaupun dengan harga mahal e. Terpaksa berhenti berprofesi sebagai pengrajin kayu dan beralih profesi ke yang lain 2. Dari waktu ke waktu permasalahan ekonomi selalu muncul seiring dengan perkembangan kehidupan manusia. Semakin lama persoalan tersebut semakin komplek, hal ini disebabkan oleh …. a. Meningkatnya perkembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi b. Tersedianya sumber daya alam yang sangat melimpah c. Pemenuhan kebutuhan yang dapat memuaskan manusia d. Pertambahan penduduk dan meningkatnya pertumbuhan produksi e. Terbatasnya sumber daya alam dan tidak terbatasnya kebutuhan 3. Pada tahun 2009 di Provinsi "X" terjadi gempa. Akibatnya masyarakat di pengungsian mengalami kesulitan untuk memperoleh air bersih sehingga banyak terjangkit penyakit. Cara mengatasi kelangkaan air bersih yang paling tepat di tempat pengungsian adalah .... 18 a. memberi penyuluhan kepada pengungsj agar jangan minum air yang tercemar
19 kelangkaan (hubungan antara sumber daya dengan kebutuhan manusia) b. memberikan obat di tempat pengungsian agar tidak terkena penyakit c. membatasi penggunaan air bersih untuk memasak d. merelokasi pengungsi ketempat yang lebih aman e. membuat tempat penampungan air bersih 4. Akhir-akhir ini bangsa Indonesia banyak dilanda bencana mulai dari banjir, gempa, tanah longsor, Lahar dingin dsb. Keadaaan ini menyebabkan semakin langkanya sarana pemuas kebutuhan. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kelangkaan di antaranya .... a. Memanfaatkan sarana pemuas kebutuhan yang terbatas untuk menghasilkan barang dan jasa, agar dapat memenuhi kebutuhan manusia yang tidak terbatas b. Menggunakan sarana pemuas kebutuhan yang tidak terbatas untuk menghasilkan barang dan jasa agar dapat memenuhi kebutuhan manusia yang terbatas c. Mengunakan sarana pemuas kebutuhan yang tidak terbatas, untuk menghasilkan barang dan jasa agar dapat memenuhi kebutuhan manusia yang tidak terbatas d. Mengurangi sarana pemuas kebutuhan yang tidak terbatas untuk memenuhi kebutuhan manusia yang tidak terbatas e. Manambah kebutuhan manusia agar dapat mengoptimalkan sarana pemuas 5. Beberapa waktu yang lalu gunung Merapi di wilayah Jawa Tengah dan DIY meletus, sehingga kedua daerah tersebut terjadi kelangkaan berbagai macam sayur-sayuran. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kelangkaan tersebut yang paling tepat adalah .... a. mengurangi konsumsi sayuran b. membuka lahan Pertanian baru c. mendatangkan sayuran dari daerah lain d. memberikan subsidi kepada petani sayuran e. memotivasi petani sayur untuk menanam sayuran Kunci Jawaban tes formatif 1. C 2. E 3. E 4. A
20 kelangkaan (hubungan antara sumber daya dengan kebutuhan manusia) 5. D RUBRIK PENILAIAN : NILAI = Jumlah jawaban benar x 100 5 Setelah anda mengerjakan tes formatif di atas ,silahkan mengukur kemampuan anda dengan cara mencocokkan jawaban anda dengan kunci jawaban tes formatif yang terdapat pada bagian akhir soal. Untuk memudahkan pengukuran Anda, cocokkan hasil perhitungan nilaimu dengan rubrik di bawah ini : Rentang nilai Predikat 90-100 Sangat baik 80-89 Baik 70-79 Cukup <70 Kurang
21 kelangkaan (hubungan antara sumber daya dengan kebutuhan manusia) DAFTAR PUSTAKA Lukmanto,Vickin (2017). Ekonomi Bisnis. Yogyakarta: Kitto Book Sukardi (2009). EKONOMI 1 untuk SMA/MA kelas x. Surakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Indriayu, Mintasih (2009). EKONOMI untuk SMA/MA kelas x. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Mulyani, Sri Nur (2009). EKONOMI untuk SMA/MA kelas x. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Sudirman, Ari. 1999. Teori Ekonomi Mikro I. Yogyakarta: Universitas Terbuka. Sukirno, Sadono. 2004. Makro Ekonomi Teori Pengantar Edisi Ketiga. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Sania, Mashabi.2020. Kelangkaan Barang-barang Impor Akibat Pandemi. https://nasional.kompas.com Harian Umum Koran Tempo, 18 Februari 2005. https://id.wikipedia.org/wiki/Kelangkaan Ahmad, 2021. Kelangkaan. Jakarta:https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-kelangkaan/ https://dosensosiologi.com/contoh-kelangkaan-ekonomi/