The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by net, 2024-05-27 20:37:27

PPKN KBBI - NETHA X4

PPKN KBBI - NETHA X4

NETHA ARIELLA THAMRIN / X-4/ 23


Kata Pengantar Puji syukur kepada kehadirat Tuhan yang Maha Esa atas segala rahmat-Nya sehingga kamus ini dapat tersusun dengan baik sampai selesai. Tidak lupa saya ucapkan terima kasih terhadap bantuan dari pihak guru yang telah berkontribusi dengan memberikan bantuan kepada saya. Penulis sangat berharap semoga makalah ini dapat nenambah pengetahuan kepada pembaca. Bahkan penulis berharap lebih agar kamus ini dapat menjadi manfaat kepada pembaca dalam kehidupan seharihari. Saya sebagai penulis merasa masih banyak kekurangan dalam penyusunan kamus ini karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman kami. Untuk itu saya sebagai penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan kamus ini. Tanggerang Selatan, 5 Maret 2024 Penulis


BAB 1 6. etat national : negara kebangsaan 7. feodalisme: sistem sosial atau politik yang memberikan kekuasaan yang besar kepada golongan bangsawan 8. grundnorm: standar dasar; norma dasar 9. humanisme: aliran yang bertujuan menghidupkan rasa perikemanusiaan dan mencita-citakan pergaulan hidup yang lebih baik 10. ideologi: kumpulan konsep bersistem yang dijadikan asas pendapat (kejadian) yang memberikan arah dan tujuan untuk kelangsungan hidup anarki: hal tidak adanya pemerintahan, undangundang, peraturan, atau ketertiban 1. despotisme: sistem pemerintahan dengan kekuasaan tidak terbatas dan sewenang-wenang 2. dinamis: penuh semangat dan tenaga sehingga cepat bergerak dan mudah menyesuaikan diri dengan keadaan dan sebagainya 3. dokuritsu junbi coosakai : badan penyelidik usaha persiapan kemerdekaan / BPUPKI 4. egoisme: tingkah laku yang didasarkan atas dorongan untuk keuntungan diri sendiri daripada untuk kesejahteraan orang lain 5. 1


11. imperialisme : sistem politik yang bertujuan menjajah negara lain untuk mendapatkan kekuasaan dan keuntungan yang lebih besar 12. individualisme: paham yang menganggap manusia secara pribadi perlu diperhatikan (kesanggupan dan kebutuhannya tidak boleh disamaratakan) 13. integralistik: bersifat integral; merupakan satu keseluruhan 14. internasionalisme: kesadaran untuk melakukan segala tindakan yang berkaitan dengan kepentingan nasional dan bersama. 15. kolonialisme : paham tentang penguasaan oleh suatu negara atas daerah atau bangsa lain dengan maksud untuk memperluas negara itu 16. le desir d’etre ensemble: kehendak akan bersatu 17. liberalisme: aliran ketatanegaraan dan ekonomi yang menghendaki demokrasi dan kebebasan pribadi untuk berusaha dan berniaga (pemerintah tidak boleh turut campur) 18. logos: sabda atau pikiran yang diungkapkan oleh perkataan dan pertimbangan 19. mondial: berkaitan dengan seluruh dunia 20. nasionalisme : paham untuk mencintai bangsa dan negara sendiri; sifat kenasionalan 2


3 26. pragmatis: bersifat praktis dan berguna bagi umum; bersifat mengutamakan segi kepraktisan dan kegunaan (kemanfaatan) 27. sauvinisme: ajaran atau paham mengenai cinta tanah air dan bangsa yang berlebihan 28. statis: dalam keadaan diam (tidak bergerak, tidak aktif, tidak berubah keadaannya) 29. unifikasi: hal menyatukan; penyatuan; hal menjadikan seragam 30. universalisme: aliran yang meliputi segala-galanya 21. national character : karakter suatu bangsa 22. nationale staat : sistem kebangsaan yang terikat pada tanah air Indonesia 23. oligarkis: pemerintahan oleh segelintir orang 24. patriotisme : sikap seseorang yang bersedia mengorbankan segala-galanya untuk kejayaan dan kemakmuran tanah airnya 25. philosophische grondslag : dasar filosofis yang diatasnya itu didirikan bangunan negara yang berdaulat


BAB 2 1. absolut: tidak terbatas; mutlak 2.anarkitis: bersifat anarki; tidak ada pemerintahan atau kekacauan 3.constituere: mendirikan; untuk membangun demokratisasi: perubahan sistem politik dari bentuk non demokratis ke bentuk yang lebih demokratis 4. 5.demonstrasi: pernyataan protes yang dikemukakan secara massal; unjuk rasa 6.diskriminatif: bersifat diskriminasi (membeda-bedakan) 7.freedom : kebebasan dan kemerdekaan 8.grond: dasar atau tanah 9.instrumental: dibawakan dengan memakai alat-alat musik, tidak dinyanyikan 10.justice: prinsip perlakuan yang adil 4


5 11. legalitas: perihal keadaan sah atau keabsahan 12. machstaat: tidak berdasarkan atas kekuasaan 13. materiel: peralatan; perlengkapan; dan perlengkapan yang digunakan oleh suatu organisasi atau lembaga. 14. meratifikasi: menandatangani dan mengesahkan (perjanjian) 15. order: pesan atau permintaan 16. praksis: praktik (bidang kehidupan dan kegiatan praktis manusia) 17. preventif: bersifat mencegah (supaya jangan terjadi apa-apa) 18. procedural judicial review : peninjauan yudisial secara prosedural 19. prosperity and welfare: menjadi makmur; kemakmuran; kesejahteraan 20. proporsionalitas: prinsip panduan untuk semua litigasi setelah diperkenalkannya UU tersebut Aturan Acara Perdata (CPR)


621. ratifikasi: pengesahan suatu dokumen negara oleh parlemen, khususnya pengesahan undang-undang, perjanjian antarnegara, dan persetujuan hukum internasional 22. rechtsstaat: konsep penyelenggaraan negara yang didasarkan atas hukum 23. restitusi: ganti kerugian; pembayaran kembali 24. represif: bersifat represi (menekan, mengekang, menahan, atau menindas 25. rule of law: prinsip hukum yang berarti hukum memegang kedudukan tertinggi 26. substantive judicial review : kewenangan yang dimiliki oleh lembaga peradilan untuk memeriksa26. 27. swadaya: kekuatan (tenaga) sendiri 28. terorisme: penggunaan kekerasan untuk menimbulkan ketakutan dalam usaha mencapai tujuan (terutama tujuan politik) 29. unitaris: penganut ajaran (paham) unitarisme 30. wet: undang-undang


1.amalgamasi: pengamalgaman 2.animisme: kepercayaan kepada roh yang mendiami semua benda 3.berdiplomasi: alat yang membawa kepentingan negara dalam level tertentu 4.berkecimpung: bergerak; berurusan 5.bhinna: berbeda beda 6.buddhi: budi atau akal 7.cendekiawan: orang cerdik pandai; orang intelek 8.colere: mengerjakan, mengelola, memelihara 9.cultuur: budaya, adat istiadat, suatu kebudayaan yang sudah berkembang dinamisme: kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yang dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan 10. BAB 3 7


816. khazanah: harta benda, kekayaan, perbendaharaan, atau tempat menyimpan harta benda 17. kodrati: berhubungan dengan kodrat; mengenai kekuasaan 18. kolektif: secara bersama; gabungan 19. kontinuitas: kesinambungan, kelangsungan, kelanjutan 20. krusial: gawat; genting 11. esensi: hakikat; inti; hal yang pokok 12. fanatisme: keyakinan yang terlalu kuat terhadap ajaran 13. harkat: derajat (kemuliaan); mutu; taraf; nilai harga 14. ika: satu; bersatu 15. intervensi: mengenai bagian wilayah (daerah hukum) suatu negara


21. matrilineal: mengenai hubungan keturunan melalui garis kerabat wanita 22. mutualisme: hubungan timbal balik yang saling menguntungkan antara dua organisme 23. patrilineal: hubungan keturunan melalui garis kerabat pria 24. psikis: berkaitan dengan jiwa atau pikiran manusia; mental 25. sentimen: pendapat atau pandangan yang didasarkan pada perasaan yang berlebih-lebihan terhadap sesuatu (bertentangan dengan pertimbangan pikiran) 26. skematis: menurut bagan (rencana) 27. tan hana dharma mangrwa: tiada kebenaran bermuka dua 28. teknos: teknik atau alat 29. teritorial: mengenai bagian wilayah (daerah hukum) suatu negara 30. universal: umum (berlaku untuk semua orang atau untuk seluruh dunia); bersifat (melingkupi) seluruh dunia 9


BAB 4 1. apatride: orang tidak memiliki kewarganegaraan bipatride: seseorang yang memiliki dua kewarganegaraan sekaligus atau kewarganegaraan rangkap 2. 3. citizenship : kewarganegaraan 4.civics: warga negara 5. direct democracy : demokrasi langsung 106. etimologis: bersangkutan dengan etimologi atau dipandang dari sudut etimologi 7. fakir: orang yang sangat berkekurangan 8. ideal: sangat sesuai dengan yang dicita-citakan atau diangan-angankan atau dikehendaki 9. ihwal: hal; perihal 10. implementasi: pelaksanaan; penerapan


11 11. intelektual: cerdas; berakal; dan berpikiran jernih berdasarkan ilmu pengetahuan 12. indische staatsregeling : undang-undang dasar; peraturan yang menggantikan R.R 13. ius sanguinis: asas yang menentukan kewarganegaraan berdasarkan keturunan 14. ius soli: asas yang menentukan kewarganegaraan seseorang berdasarkan tempat kelahiran 15. kredibel: dapat dipercaya 16. konstitusional: bersangkutan dengan, sesuai dengan, atau diatur oleh konstitusi suatu negara 17. mekanisme: penggunaan mesin; alat-alat dari mesin 18. multipatride: status bagi seseorang yang mempunyai kewarganegaraan lebih dari dua 19. naturalisasi: pemerolehan kewarganegaraan bagi penduduk asing 20. nondiskriminasi: individu atau kelompok individu yang berada dalam situasi serupa tidak boleh diperlakukan secara kurang baik


21. operasional: secara (bersifat) operasi; berhubungan dengan operasi 22. polis: surat perjanjian antara orang 23. political equality: kesetaraan politik 24. provokasi : perbuatan untuk membangkitkan kemarahan 25. publisitas: penyiaran tentang sesuatu atau seseorang kepada masyarakat luas 26. resimen: pasukan tentara yang terdiri atas beberapa batalion yang biasanya dikepalai oleh seorang perwira menengah 27. stelsel: sistem; perangkat unsur yang secara teratur saling berkaitan sehingga membentuk suatu totalitas 28. substantif: suatu nama yang dapat berdiri sendiri 29. surut: mundur; kembali, balik 30. teoretis: berdasar pada teori; menurut teori 12


https://bmc.baliprov.go.id/news/title/hari-lahirpancasila#:~:text=Pemilihan%20tanggal%201%20Juni%20se bagai,merumuskan%20Dasar%20Negara%20Republik%20In donesia. https://kbbi.web.id/unifikasi https://id.wiktionary.org/wiki/skematis Daftar Pustaka


TERIMA KASIH


Click to View FlipBook Version