The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by lontongopor2, 2023-01-09 18:56:08

pdf_20230110_064934_0000

pdf_20230110_064934_0000

LEMBAGA
AGAMA

KELOMPOK 5 :

Dani Rahmasari (05)
Layung Adila A (11)
Marcello C.H (14)
Muhammad Firli D (17)
Naela Winandita P (21)
Nayla Hanum (23)

PENGERTIAN
LEMBAGA AGAMA

Agama merupakan suatu kepercayaan tertentu yang dianut
sebagaian besar masyarakat yang merupakan tuntunan hidup.
Agama, yang menyangkut kepercayaan kepercayaan serta berbagai
prakteknya, benar-benar merupakan masalah sosial dan pada saat
ini senantiasa ditemukan dalam setiap masyarakat manusia.

Agama menurut kamus besar bahasa indonesia adalah sistem yang
mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada
tuhan yang mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan
pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya.

Menurut William Kornblum, agama adalah sebagai jawaban logis
terhadap permasalahan dari keberadaan manusia yang membuat
dunia menjadi berarti. Menurut Horton dan Hunt, agama adalah
sebuah sistem keyakinan dan sarana bagi sekelompok orang untuk
menafsirkan juga menanggapi terhadap hal yang mereka rasakan
sebagai suprantaural dan kudus (suci). Menurut Emile Durkheim,
agama adalah suatu sistem kepercayaan beserta praktiknya dalam
suatu komunitas moral.

Sebagai sebuah lembaga sosial, agama berarti sistem keyakinan dan
praktik keagamaan yang penting dari masyarakat, serta telah
dibakukan dan dirumuskan, sehingga dianut secara luas, dan
dipandang sebagai sesuatu yang diperlukan dan benar. Asosiasi
agama merupakan kelompok orang yang terorganisasi, yang secara
bersama-sama menganut keyakinan dan menjalankan praktik suatu
agama.

Lembaga keagamaan adalah organisasi yang dibentuk oleh umat
beragama dengan maksud untuk memajukan kepentingan
keagamaan umat yang bersangkutan di dalam kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Tujuannya adalah untuk
meningkatkan kualitas hidup keagamaan masing-masing umat
beragama.

UNSUR-UNSUR
AGAMA

Beberapa ilmuwan seperti Light, Killer, dan Calhoun
(1989), memusatkan perhatian pada unsur-unsur
dasar suatu agama, yaitu sebagai berikut.

Kepercayaan : Setiap agama pasti memiliki
kepecayaan seperti percaya kepada Tuhan, Nabi,
dan kitab.

Simbol : Setiap agama mengenal berbagai lambang
atau simbol, baik itu berupa pakaian, ucapan,
tulisan maupun tindakan.

Praktek : Setiap ajaran agama yang ada memiliki
praktek keagamaan seperti sholat, kebaktian,
puasa, semedi, dan lain sebagainya.

Pemeluk : Agama memiliki sejumlah pemeluk/
pengikut.

Pengalaman keagamaan : Setiap pemeluk agama
memiliki beberapa bentuk pengalaman
keagamaan

FUNGSI LEMBAGA
AGAMA

Lembaga keagamaan yang ada di Indonesia pada
umumnya berfungsi sebagai berikut:

(a) Tempat untuk membahas dan menyelesaikan
segala masalah yang menyangkut keagamaan.

(b) Memelihara dan meningkatkan kualitas kehidupan
beragama umat yang bersangkutan.

(c) Memelihara dan meningkatkan kerukunan hidup
antar umat yang bersangkutan.

(d) Mewakili umat dalam berdialog dan
mengembangkan sikap saling

menghormati serta kerjasama dengan umat
beragama lain.

(e) Menyalurkan aspirasi umat kepada pemerintah
dan menyebarluaskan kebijakan pemerintah kepada
umat.

(f) Wahana silaturrahmi yang dapat menumbuhkan
rasa persaudaraan dan kekeluargaan.

FUNGSI LEMBAGA
AGAMA

Adapun menurut Bruce J. Choen, fungsi lembaga
keagamaan, yaitu :

(a) Bantuan terhadap pencarian identitas moral.

(b) Memberikan penafsiran-penafsiran untuk
membantu memperjelas keadaan lingkungan fisik dan
sosial seseorang.

(c) Peningkatan kadar keramahan bergaul, kohesi
sosial, dan solidaritas kelompok

MACAM-MACAM LEMBAGA
KEAGAMAAN

2.4 Macam-macam Lembaga Keagamaan

Di Indonesia terdapat 6 agama yang diakui, dan
masing-masing telah memiliki lembaga keagamaan.
Diantaranya:

1. Islam
: Majelis Ulama Indonesia (MUI)

2. Kristen
: Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI)

3. Katolik
: Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI)

4. Hindu
: Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI)

5. Buddha
: Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi)

6. Khonghucu
: Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia
(Matakin)

MACAM-MACAM LEMBAGA
KEAGAMAAN

LAMBANG/IKON AGAMA
AGAMA DI INDONESIA


Click to View FlipBook Version