LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK ELEKTRONIK
TARI KIAMAT
KERATUAN DARAH PUTIH
PENYUSUN X
Edo Yogga Saputra, S.Pd SMA
Dr. I Wayan Mustika, M.Hum. SEDERAJAT
Dr. Farida Ariyani, M.Hum.
IDENTITAS BAHAN AJAR
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK ELEKTRONIK
TARI KIAMAT
KERATUAN DARAH PUTIH
Disusun oleh:
Edo Yogga Saputra, S.Pd.
Dr. I Wayan Mustika, M.Hum.
Dr. Farida Ariyani, M.Pd.
Pembahas: Dr. Dwiyana Habsary, M.Hum.
Validator Materi: Dr. Fitri Daryanti, M.Sn.
Validator Media: Dr. Dina Maulina, M.Si.
Validator Praktisi: Martliendha Syahyana Putra, S.Pd.
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kehdairat Tuhan Yang
Maha Esa, berkat rahmat-Nya, Lembar Kerja Peserta Didik
Elektronik (E-LKPD) yang penulis beri judul Tari Kiamat
Keratuan Darah Putih untuk siswa kelas X SMA/Sederajat
ini dapat selesai dengan baik.
E-LKPD ini ditulis untuk memenuhi kebutuhan peserta didik
pada jenjnag SMA mata pelajaran Seni Budaya dalam
mempelajari tari tradisional Lampung. Selain itu, E-LKPD
ini memuat materi mengenai sejarah, unsur, makna dan nilai
yang terkandung pada ttari kiamat keratuan darah putih.
E-LKPD ini diharapkan mampu memberikan pengetahuan
kepada peserta didik agar memahami mengenai sejarah,
unsur tari, makna dan nilai yang ada pada tari kiamat.
sehingga peserta didik dapat mengoptimalkan
pengetahuannya.
Bandar Lampung, 2022
Edo Yogga Saputra, S.Pd.
PETUNJUK PENGGUNAAN E-LKPD
Bagi Peserta Didik:
sebelum mempelajari E-LKPD ini, bacalah petunjuk berikut!
1.Bacalah E-LKPD ini secara runtut, cermat, dan teliti.
2.Persiapkan alat tulis yang diperlukan sesuai dengan kegiatan belajar yang
dilaksanakan.
3.Ikuti langkah-langkah yang tertera pada setiap bagian E-LKPD
4.Pahamilah materi yang disajikan dengan seksama, apabila ada materi tari
kiamat keratuan darah putih yang sulit dipahami, jangan ragu untuk
mengajukan pertanyaan kepada guru.
5. Kerjaanlah evaluasi dan cocokkan hasil jawaban dengan kunci jawaban
6.Bersikaplah jujur kepada diri sendiri terutama dalam tahap refleksi. hal
tersebut berguna untuk menguji pemahaman anda terhadap materi yang
dipelajari.
Bagi Pendidik:
1.Pendidik memotivasi peserta didik dalam mengerjakan soal-soal
untuk melatih kemampuan penguasaan pengetahuan konseptual.
2.Pendidik membimbing peserta didik yang kesulitan dalam memahami
materi dan menyelesaikan tugas.
3.Pendidk selalu mengarahkan peserta didik untuk menemukan konsep
melalui kegiatan diskusi.
KOMPETENSI DASAR
3.1 Memahami Konsep, Teknik, dan Prosedur dalam
Ragam Gerak Tari Tradisi
INDIKATOR
1.Memahami konsep tari kiamat Keratuan Darah Putih.
2.Mengidentifikasi unsur-unsur tari kiamat Keratuan
Darah Putih.
3.Memahami makna tari kiamat Keratuan Darah Putih.
4.Menganalisis nilai-nilai kearifan lokal tari kiamat
Keratuan Darah Putih.
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu
Memahami konsep tari kiamat Keratuan Darah Putih,
Mengidentifikasi unsur-unsur tari kiamat Keratuan Darah
Putih, Memahami makna tari kiamat Keratuan Darah
Putih.,Menganalisis nilai-nilai kearifan lokal tari kiamat
Keratuan Darah Putih.
DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL
IDENTITAS BAHAN AJAR (E-LKPD)
PENGANTAR
PETUNJUK PENGGUNAAN (E-LKPD)
KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN
DAFTAR ISI
PETA KONSEP PEMBELAJARAN
SEJARAH TARI KIAMAT KERATUAN DARAH PUTIH
A. SEJARAH TARI KIAMAT.......................................................1
B. FUNGSI TARI KIAMAT...........................................................2
C. BENTUK PERTUNJUKAN TARI KIAMAT.........................2
TUGAS INDIVIDU.........................................................................3
UNSUR-UNSUR TARI KIAMAT KERATUAN DARAH PUTIH
A. GERAK TARI KIAMAT...........................................................4
B. MUSIK PENGIRING TARI KIAMAT....................................7
C. TATA BUSANA TARI KIAMAT............................................8
D. POLA LANTAI TARI KIAMAT.............................................10
E. PROPERTI TARI KIAMAT.....................................................11
TUGAS INDIVIDU........................................................................12
.....
MAKNA SIMBOLIS TARI KIAMAT KERATUAN DARAH PUTIH
A. MAKNA GERAK TARI KIAMAT...........................................13
B. MAKNA MUSIK PENGIRING TARI KIAMAT....................14
C. MAKNA TATA BUSANA TARI KIAMAT............................15
D. MAKNA POLA LANTAI TARI KIAMAT..............................16
E. MAKNA PROPERTI TARI KIAMAT.....................................17
TUGAS KELOMPOK.....................................................................18
PENILAIAN.....................................................................................19
NILAI KEARIFAN LOKAL TARI KIAMAT KERATUAN DARAH PUTIH
A. NILAI KEARIFAN LOKAL............................................. ........21
B. NILAI KEARIFAN LOKAL TARI KIAMAT..........................22
TUGAS INDIVIDU.........................................................................27
TUGAS KELOMPOK....................................................................28
PENILAIAN....................................................................................29
RANGKUMAN...............................................................................30
EVALUASI......................................................................................33
DAFTAR PUSTAKA.....................................................................34
PETA KONSEP
E-LKPD TARI KIAMAT KERATUAN
DARAH PUTIH
SEJARAH TARI KIAMAT
KERATUAN DARAH PUTIH
UNSUR-UNSUR TARI KIAMAT
KERATUAN DARAH PUTIH
MAKNA TARI KIAMAT KERATUAN
DARAH PUTIH
NILAI KEARIFAN LOKAL TARI
KIAMAT KERATUAN DARAH PUTIH
MEMERAGAKAN TARI KIAMAT
KERATUAN DARAH PUTIH
SEJARAH
TARI KIAMAT KERATUAN DARAH PUTIH
A. PENGERTIAN TARI KIAMAT
Tari Kiamat merupakan tari tradisional Lampung
yang lahir dan berkembang di Desa Kuripan
Lampung Selatan tepatnya di ruang lingkup
Keratuan Darah Putih.
Tari Kiamat diperkirakan diciptakan pada tahun
1938 dan tarian ini ditarikan minimal 30 tahun
sekali. Tari kiamat adalah tari penutup yang hadir
di acara ruwah atau sykuran yang dilaksanakan
selama tujuh hari tujuh malam. Menurut Yaqub
tari kiamat dipentaskan pada dini hari sebelum
matahari terbit yakni sekitar pukul 04.00 WIB dini
hari, sehingga setelah tari kiamat dipentaskan maka
acara ruwah juga selesai.
Kata kiamat pada tari kiamat memiliki makna
penutup atau akhir yang merupakan pemaknaan
selesainya segala rangkaian acara adat pernikahan
di Keratuan Darah Putih yang telah berlangsung.
Tari kiamat menjadi sebuah simbol kebesaran
keratuan darah putih. hal tersebut terlihat dari
unsur-unsur pada tari kiamat seperti gerak,
musik,busana, pola lantai dan properti yang
digunakan.
1
B. FUNGSI TARI KIAMAT
Tari kiamat sebagai tari penutup memiliki fungsi
sebagai tari Upacara. Hal tersebut terlihat dari
pelaksanaan tari kiamat yang hadir sebagai tarian
penutup dari segala rangkaian acara ruwah di
Keratuan Darah Putih.
Namun, menurut Yaqub mengatakan bahwa saat ini
fungsi tari kiamat telah berubah menjadi tari
hiburan. Hal tersebut dilakukan karena pelaksanan
tari kiamat yang cukup lama yakni 30 tahun sekali
jika mengikuti prosesi acara pernikahan. Maka dari
itu untuk menjaga eksistensi dari tari kiamat sudah
dapat dibawakan di luar acara pernikahan keratuan,
misalnya dalam menyambut tamu agung,
memperingati hari-hari besar, bahkan perkawinan
diluar keturunan keratuan darah putih.
C. BENTUK PERTUNJUKAN TARI
KIAMAT
Tari kiamat dibawakan oleh lima orang penari
perempuan yang merupakan keturunan dari
Keratuan Darah Putih. Tari ini dibawakan di hari
terakhir pada pelaksanaan ruwah yang berlangsung
selama tujuh hari tujuh malam. Tari kiamat akan
dipentaskan sebelum matahari terbit, tepatnya saat
dini hari sehingga saat tari kiamat selesai
dibawakan maka selesai pula rangkaian prosesi
ruwah. Durasi pementasan tari kiamat tidak
dibatasi hal tersebut disesuaikan dengan naluri dan
keinginan dari para penari.
2
TUGAS INDIVIDU 1
Setelah menyimak materi sejarah tari Kiamat,
maka jawablah pertanyaan dibawah ini.
1.Berasal dari daerah manakah tari Kiamat?
dan jelaskan sejarah singkat tari Kiamat?
.....................................................................
.....................................................................
.....................................................................
2.Bagaimanakah fungsi tari Kiamat?
.....................................................................
.....................................................................
.....................................................................
3.Bagaimanakah bentuk pertunjukan tari
Kiamat?
.....................................................................
.....................................................................
.....................................................................
Selamat Mengerjakan!
3
UNSUR
UNSUR
TARI KIAMAT
KERATUAN DARAH PUTIH
Unsur-unsur pada tari Kiamat Keratuan
Darah Putih, diantaranya:
A. Gerak Tari Kiamat
Gerak tari Kiamat merupakan gerak yang
mencirikan masyarakat keratuan itu sendiri.
Gerak tari Kiamat sangatlah sederhana, hal
tersebut terlihat dari jumlah gerak tari Kiamat
yang hanya dua ragam saja. Gerak tersebut
ialah gerak sembah dan gerak kenui melayang.
1.Gerak Sembah
Gambar. 1 Gerak Sembah
Gerak sembah merupakan gerak awalan pada
tari Kiamat. Gerak ini dilakukan saat penari
tiba di tempat pertunjukan dan sebagai tanda
akan dimulainya tari Kiamat.
4
Pemberian nama gerak sembah didasari oleh
maksud dan tujuan dari gerakan tersebut yakni
ucapan terima kasih, rasa syukur serta tanda
hormat kepada Tuhan Yang Maha Esa, tokoh
adat dan masyarakat yang telah membantu
dalam acara ruwah.
2. Gerak Kenui Melayang
Gambar. 2 Gerak Kenui Melayang
Gerakan kedua pada tari Kiamat yakni
gerakan kenui melayang. Gerakan kenui
melayang dilakukan dengan dua motif, yakni
posisi berdiri dan dengan posisi duduk.
Gerakan ini dilakukan dengan sikap tubuh
penari yang berdiri dengan tegap menghadap
kedepan dan dilakukan dengan bersama-sama
atau serempak. Posisi penari yang tegap
memberikan kesan anggun pada penari itu
sendiri.
5
B. Musik Pengiring Tari Kiamat
Gambar. 3 Musik Pengiring Tari KIamat
Alat musik pengiring pada tari Kiamat memiliki
kesamaan seperti tari Lampung lainnya. Alat
musik tersebut merupakan alat musik yang
terbuat dari kuningan dan merupakan alat musik
tradisional dari provinsi Lampung, seperti
Kekhumung khua belas, petuk, canang, gujih,
dan gong.
Tabuhan yang digunakan atau yang dimainkan
pada tari Kiamat adalah tabuhan ganjor dan
tabuhan arus. Tabuhan tersebut digunakan
sebagai penanda bagi penari saat akan memulai
gerak tarian dan untuk melakukan transisi ke
gerak selanjutnya. Sedangkan untuk pemusik
tabuhan tersebut digunakan sebagai tanda
transisi atau masuknya gerak tari Kiamat.
6
C. Tata Busana Tari Kiamat
Busana tari Kiamat pada umumnya menyerupai
busana yang dikenakan oleh pengantin wanita
Keratuan Darah Putih. Busana tersebut meliputi
penggunaan baju kurung, kain sarung tapis dan
juga selendang putih. Busana yang dikenakan
memang menyerupai busana ypengantin wanita
keratuan. Hal tersebut dikarenakan para penari
Kiamat tersebut mewakili marga atau pihak
keturunan keratuan. Pada acara tersebut setiap
wanita perwakilan marga atau keturunan
biasanya menggunakan baju adat atau busana
pengantin. Sehingga busana tersebut juga
diterapkan pada tari Kiamat.
Gambar. 4 Tata Busana Tari KIamat
7
Busana pada tari Kiamat juga menggunakan
siger sebagai hiasan kepala seperti tari Lampung
lainnya. Akan tetapi, siger yang digunakan
merupakan siger pesisir sesuai dengan adat
keratuan. Namun, siger tari Kiamat memiliki
rumbai didepan yang menyerupai siger
melinting. Hal tersebut dikarenakan Keratuan
Darah Putih yang memiliki garis keturunan
dengan Keratuan Melinting. Adanya hubungan
persaudaraan antara Keratuan Darah Putih
dengan Keratuan Melinting membuat kebudayan
keduanya memiliki persamaan.
Gambar. 4 SIger Tari KIamat
8
D. Pola Lantai Tari Kiamat
Gambar. 5 Pola Lantai Tari KIamat
Pola lantai pada tari Kiamat ialah berpola lima
dan membentuk pola V. Pola lantai tersebut
tidak berubah dari dimulainya tarian sampai
dengan berakhirnya tarian. Pola lantai pada
tari Kiamat dari dahulunya memang berpola
lima dan sampai sekarang. Pola lantai pada
tari Kiamat menunjukan posisi marga yang
ada di Keratuan Darah Putih.
10
E. Properti Tari Kiamat
Tari Kiamat menggunakan hand property
dalam tariannya. Properti pada tari Kiamat
yakni kipas berwarna putih dan juga talam
berkaki.
Gambar. 6. Properti Tari KIamat
11
TUGAS INDIVIDU 2
Setelah memahami materi
diatas, maka jawablah
pertanyaan berikut ini!
1.Jelaskan apa saja gerak tari KIamat?
2. Jelaskan alat musik dan tabuhan yang
digunakan pada tari Kiamat?
3. Jelaskan tata busana pada tari KIamat?
4.Bagaimanakah pola lantai pada tari
KIamat?
5. Jelaskan properti yang digunakan pada
tari KIamat?
SELAMAT MENGERJAKAN!
12
MAKNA
SIMBOLIS
Tari Kiamat Keratuan Darah Putih
MAKNA SIMBOLIS
Tari Kiamat Keratuan Darah Putih
A. Makna Gerak Tari Kiamat
gerak sembah pada tari Kiamat bermakna
sebagai sebuah ungkapan rasa syukur dan
terima kasih pihak Keratuan Darah Putih
terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan
masyarakat atas segala bantuan dan
kelancaran pada acara ruwah yang
dilaksanakan selama tujuh hari tujuh malam
tersebut. Serta sebagai ungkapan rasa
hormat terhadap tamu yang hadir pada acara
ruwah tersebut.
Gerakan kenui melayang melambangkan
keterbukaan dan keseimbangan pada
Keratuan Darah Putih. Gerak kenui
melayang pada tari Kiamat juga
menggambarkan pihak Keratuan Darah
Putih yang kokoh dan kuat yang sama
seperti karakter burung elang sesuai dengan
penamaan gerak kenui melayang.
13
B. Makna Musik Pengiring
Tari Kiamat
Penamaan ganjor dan arus berasal dari
bahasa Lampung dialek A pesisir. Ganjor
yang berarti pelan atau lambat dan arus
yang berarti cepat merupakan penandaan
yang diberikan oleh pemusik itu sendiri.
Penamaan ganjor dan arus diberikan untuk
memudahkan pemusik saat akan memulai
dan melakukan perpindahan ke tabuhan
selanjutnya.
Musik pengiring tari Kiamat memiliki
makna keagungan. Bagi masyarakat
keratuan keagungan adalah sesuatu yang
dimuliakan. Keagungan yang dimaksud
adalah seseorang atau suatu hal yang
berdampak dan berperan sehingga
dimuliakan. Sebagai contoh seperti
masyarakat yang sangat mengagungkan raja
atau pimpinan mereka. Masyarakat
keratuan, sangat hormat dengan raja atau
pimpinan mereka. Hal tersebut dikarenakan
peran dari raja tersebut terhadap kehidupan
mereka.
14
C. Makna Tata Busana
Pengiring Tari Kiamat
busana yang dikenakan pada tari Kiamat
didominasi oleh warna putih. pemaknaan
warna putih pada tari Kiamat
melambangkan kesucian dan keagungan.
Jika dilihat dari makna kesucian, tari
Kiamat memanglah bukan tari kerakyatan
atau ditarikan oleh sembarang orang. Tari
ini memang dikhususkan untuk pihak
Keratuan Darah Putih saja.
Selain itu, penari tari Kiamat asebelum
menari da ritual khsusus yang
dilaksanakan yaitu meliputi puasa tiga
hari sdan bebas dari masa mentruasi.
Ritual tersebut dilakukan untuk menjaga
nilai kesucian dari tari Kiamat itu sendiri.
Warna putih juga melambangkan
keagungan pada kedudukan dan status
Keratuan Darah Putih dimata masyarakat.
15
D. Makna Pola Lantai Tari
Kiamat
Gambar 7. Pola Lantai Tari KIamat
Gambar tersebut juga memperlihatkan
keadaan strata sosial atau tingkatan marga
yang ada di keratuan. Keratuan Darah
Putih yang dipimpin oleh raja tentu
memiliki strata satu tingkat dibandingkan
lainnya. Sehingga posisinya berbeda dan
berada di paling depan. Posisi paling
tinggi pada tari Kiamat juga terlihat dari
posisi penari paling depan yang menari
diatas talam berkaki.
16
D. Makna Properti Tari
Kiamat
Kipas berwarna putih pada tari Kiamat
merupakan sebuah perlambangan
keanggunan. Kipas bagi masyarakat
merupakan sebuah identitas feminim yang
sangat melekat pada sosok perempuan.
Kipas juga dianggap sesuatu yang lebih
menekankan pada unsur lembut dan juga
bersahaja.
kipas berwarna putih pada tari Kiamat
merupakan sebuah perwujudan yang
anggun dan lemah gemulai. Menurutnya
penari Kiamat terlihat anggun dan lembut
saat menggerakan kipas ditangannya.
Kipas pada tari Kiamat merupakan suatu
identitas yang sangat melekat pada tari
Kiamat.
Talam berkaki pada tari Kiamat berfungsi 17
sebagai tempat menari dari penari yang
berada diposisi paling depanPenari
tersebut akan menari diatas talam berkaki
dari dimulainnya tarian tersebut sampai
berakhir. Talam berkaki tersebut hanya
ditujukan pada pihak keturunan keratuan
saja, sehingga keempat lainnya menari
menginjak tanah.
TUGAS KELOMPOK
Silahkan anda membuat kelompok terdiri
atas 3-4 orang. Lalu perhatikan video
melaui link dibawah ini!
Setelah menyimak video tersebut, silahkan
anda berdiskusi dan membuat tulisan
ringkas mengenai makna yang terdapat
pada tari Kiamat.
Silahkan sajikan dalam bentuk presentasi
kelompok.
SELAMAT MENGERJAKAN
18
PENILAIAN OLEH GURU
Keterangan:
Guru memberikan penilaian
berdasarkan penampila presentas
peserta didik dan pemahaman
mengenai makna tari kiamat.
19
NILAI KEARIFAN
LOKAL
Tari Kiamat Keratuan Darah Putih
NILAI KEARIFAN
LOKAL
Kearifan lokal atau yang lebih dikenal dengan
istilah local genius merupakan suatu kekayaan
budaya lokal yang mengandung falsafah hidup
atau pandangan hidup (way of life) (Nerosti,
2019: 36). Selaras dengan pernyataan tersebut
masyarakat Lampung mengenai piil pesenggiri
sebagai falsafah masyarakat Lampung.
Menurut Ariyani (2020) menyatakan bahwa
piil pesenggiri merupakan harga dirinya
masyarakat Lampung. Sejalan dengan hal
tersebut, tari kiamat sebagai bagian dari
kebudayaan memiliki nilai kearifan lokal yang
terintegrasi dengan falsafah masyarakat
Lampung yaitu piil pesenggiri.
21
NILAI KEARIFAN LOKAL
PADA TARI KIAMAT
A. NILAI RELIGIUS
pada tari Kiamat menyimpan salah satu makna
sebagai rasa syukur terhadap Tuhan Yang
Maha Esa. Dari makna tersebutlah
didapatkannya nilai religius pada tari Kiamat.
Nilai religius pada tari Kiamat mengajarkan
bahwa segala sesuatu yang telah kita raih
semua berkat adanya bantuan dari Tuhan.
Maka dari itu selalu bersyukur dan ingat Tuhan
agar apa yang dilakukan dapat berjalan dengan
lancar.
Nilai-nilai pada tari Kiamat memberikan
pengalaman religius untuk mengedepankan
Tuhan sebagai pusat bantuan.
Hal tersebut tergambar pada gerak sembah
pada tari Kiamat yang disimbolkan sebagai
bentuk penghormatan dan rasa syukur oleh
masyarakat. Gerak sembah yang syarat akan
pemaknaan hubungan manusia dengan tuhan
menjadikan nilai religius terdapat didalamnya.
22
B. NILAI TANGGUNG JAWAB
Nilai tanggung jawab dapat dilihat dari tugas
dari penari tari Kiamat itu sendiri. Penari yang
merupakan pilihan dari masing-masing
keturunan di Keratuan Darah Putih menjadikan
mereka memiliki tugas dan tanggung jawab
untuk dapat menarikan tari Kiamat dengan
baik. Tanggung jawab tersebut terlihat dari
bagaiamana penari melakukan gerak tari
dengan baik.
Gerak tari pada tari Kiamat terdiri dari 2 ragam
dan gerakan tersebut dibuat dengan susunan
yang mengikuti musik iringan. Jika dilihat dari
hal tersebut maka, penari harus benar-benar
melakukan gerak tersebut dengan baik dan
tidak melakukan perpindahan gerak yang
diikuti juga oleh musik iringan.
Selain itu, nilai tanggung jawab juga terlihat
dari pola lantai yang dibentuk oleh penari. Saat
pementasan, para penari pun bertanggung
jawab untuk mempertahankan pola lantai yang
sudah terbentuk sejak awal. Tidak melakukan
perpindahan sebelum tarian tersebut selesai
dipentaskan.
23
C. NILAI KERJA KERAS
Sebelum menarikan tari Kiamat tentu saja para
penari yang mewakili masing-masing pihak
keratuan melaksanakan latihan terlebih dahulu.
Hal tersebut agar para penari tersebut memiliki
rasa dan gerak yang saling menyatu. Selain itu,
kerja keras dari penari pun terlihat saat waktu
pementasan tari Kiamat berlangsung.
Pementasan yang dilaksanakan pada dini hari
sampai matahari terbit dengan durasi tari yang
tidak ditentukan.
Dengan demikian penari tari Kiamat harus
bersedia dan siap menari dengan baik serta
prima, meskipun pada waktu tersebut biasanya
digunakan untuk istirahat. Bahkan sebelum
pementasan dimulai para penari melakukan
persiapan sebelum pementasan. Persiapan
tersebut terdiri dari menyiapkan busana, tata
rias, dan properti yang akan digunakan oleh
penari. Maka saat akan dilaksanakan tari
Kiamat para penari bekerja keras untuk
mempersiapkan dan menampilkan tari Kiamat
agar terlihat baik. Dari nilai kerja keras
tersebut dapat diterapkan dengan melakukan
usaha dan kerja keras untuk mendapatkan hasil
yang baik.
24
D. NILAI DISIPLIN
Nilai disiplin pada tari Kiamat, terlihat dari
penari yang tidak melakukan perpindahan
gerak sebelum musik iringan tersebut
berganti. Para penari terus melakukan gerak
tersebut dengan menyesuaikan tabuhan pada
musik iringan yang dimainkan. Jika tabuhan
yang dimainkan telah berganti, maka penari
pun melakukan gerakan selanjutnya.
Nilai disiplin pun terlihat dari posisi tubuh
penari yang harus tegap selama tari tersebut
dipentaskan. Tidak semua orang dalam
melakukan posisi tersebut dengan durasi
waktu yang lama. Tentu saja dibutuhkan
kedisiplinan dari seorang penari untuk dapat
melakukan posisi tersebut. Kedisiplinan
selanjutnya terlihat dari posisi penari juga
yang tetap berada pada pola yang telah
dibentuk dari awal. Pola tersebut berbentuk
V dan tidak mengalami perpidahan dari
awal sampai tarian tersebut selesai. Penari
pada tari Kiamat memang dibutukan
kedisiplinan dalam menari untuk menjaga
stamina dan kualitas dari tari tersebut.
25
E. NILAI KOMUNIKATIF
Tari Kiamat merupakan tari kelompok yang
membutuhkan kerjasama antara penari
untuk menciptakan hubungan emosional
yang baik. Maka diperlukan jalinan
komunikasi yang baik antar penari untuk
menciptakan hal tersebut. Selain itu,
kekompakan dalam melakukan gerak tari
antar sesama penari dan adanya kesesuaian
dengan musik pun perlu adanya komukasi.
Penari satu dengan yang lainnya tentu harus
memiliki komunikasi yang baik, agar saat
pementasan tari Kiamat terlihat rapih baik
dari segi gerak maupun penggunaan kostum
dan tata rias.
Selain itu, penari dengan pemusik pun
memiliki komunikasi yang baik agar antara
gerak dan musik dapat harmonis dan
selaras. Nilai komunikatif ini dapat dilihat
dari penari tari Kiamat dan pemusik yang
melakukan gerak dengan harmonis dan
selaras.
26
TUGAS INDIVIDU
Setelah memahami nilai-nilai kearifan
lokal pada tari Kiamat. Silahkan anda
merefleksikan nilai-nilai tersebut
kedalam kehidupan sehari-hari dan
berikan contoh.
Silahkan tulis dan dipresentasikan di
depan kelas!
27
TUGAS KELOMPOK
Silahkan anda membuat kelompok
yang terdiri dari 5 orang, lalu
perhatikan gerak tari KIamat melalui
link video dibawah ini.
Lalu, demonstrasikan didepan kelas!
SELAMAT BERLATIH!
28
PENILAIAN GURU
KETERANGAN:
point 3: jika sangat sesuai dengan
struktur tari kiamat
point 2: Jika cukup sesuai dengan
struktur tari kiamat
point 1: jika tidak sesuai dengan
struktur tari kiamat
29
RANGKUMAN
1. Tari Kiamat merupakan tari
tradisional Lampung yang lahir dan
berkembang di Desa Kuripan
Lampung Selatan tepatnya di ruang
lingkup Keratuan Darah Putih. Tari
Kiamat diperkirakan diciptakan pada
tahun 1938 dan tarian ini ditarikan
minimal 30 tahun sekali. Tari kiamat
adalah tari penutup yang hadir di
acara ruwah atau sykuran yang
dilaksanakan selama tujuh hari tujuh
malam.
2. Tari kiamat sebagai tari penutup
memiliki fungsi sebagai tari
Upacara. Hal tersebut terlihat dari
pelaksanaan tari kiamat yang hadir
sebagai tarian penutup dari segala
rangkaian acara ruwah di Keratuan
Darah Putih.
3. Tari kiamat dibawakan oleh lima
orang penari perempuan yang
merupakan keturunan dari Keratuan
Darah Putih. Tari ini dibawakan di
hari terakhir pada pelaksanaan
ruwah yang berlangsung selama
tujuh hari tujuh malam.
30
Gerak tari Kiamat merupakan gerak
yang mencirikan masyarakat
keratuan itu sendiri. Gerak tari
Kiamat sangatlah sederhana, hal
tersebut terlihat dari jumlah gerak
tari Kiamat yang hanya dua ragam
saja. Gerak tersebut ialah gerak
sembah dan gerak kenui melayang.
Alat musik pengiring pada tari
Kiamat memiliki kesamaan seperti
tari Lampung lainnya. Alat musik
tersebut merupakan alat musik yang
terbuat dari kuningan dan
merupakan alat musik tradisional
dari provinsi Lampung, seperti
Kekhumung khua belas, petuk,
canang, gujih, dan gong.
Busana tari Kiamat pada umumnya
menyerupai busana yang dikenakan
oleh pengantin wanita Keratuan
Darah Putih. Busana tersebut
meliputi penggunaan baju kurung,
kain sarung tapis dan juga selendang
putih
31
Pola lantai pada tari Kiamat ialah
berpola lima dan membentuk pola V.
Pola lantai tersebut tidak berubah
dari dimulainya tarian sampai
dengan berakhirnya tarian
Tari Kiamat menggunakan hand
property dalam tariannya. Properti
pada tari Kiamat yakni kipas
berwarna putih dan juga talam
berkaki.
Tari Kiamat memiliki makna
kebesaran dan keagungan dari
Keratuan Darah Putih
Nilai kearifan lokal pada tari kiamat
diantaranya Nilai religius, nilai
tanggung jawab, nilai kerja keras,
disiplin dan nilai komunikatif yang
juga relevan dengan falsafah
masyarakat Lampung yaitu piil
pesenggiri.
32
EVALUASI
1. Jelaskan sejarah tari
kiamat?
2. Jelaskan fungsi dan bentuk
tari kiamat?
3. Jelaskan unsur-unsur yang
terdapat pada tari kiamat?
4. Jelaskan Makna yang
terdapat pada setiap unsur
pada tari kiamat?
5. Jelaskan nilai-nilai
keraifan lokal apa saja
yang terdapat di dalam tari
kiamat?
33
DAFTAR PUSTAKA
Ariyani, Farida. 2021. Internalisasi Piil
Pesenggiri Sebagai Penguat Pendidikan
Karakter dalam Pembelajaran Bahasa
Lampung.
Edo, Yogga. 2020. Makna Simbolis
Tari Kiamat Keratuan Darah Putih.
Skripsi. Universitas Lampung.
Hidayat, Robby. 2006. Wawasan Seni
Tari: Pengetahuan Praktisi Bagi Guru
Seni Tari. Yogyakarta: Manthili.
Mustika. 2013. Teknik Dasar Gerak
Tari Lampung. Lampung: Anugrah
Utama Raharja
Nerosti. 2019. Nilai-nilai Kearifan
Lokal Melalui Tari Galombang Gaya
Sasaran: Studi Sasaran Sebagai Sarana
Pendidikan Kultural. Jurnal Tari, teater
dan Wayang.
34
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK ELEKTRONIK
TARI KIAMAT
KERATUAN DARAH PUTIH
Tari KIamat Keratuan Darah Putih
merupakan salah satu tari tradisional Lampung
yang hidup dan berkembang di Desa Kuripan
Lampung Selatan. Tarian ini dibawakan
kurang lebih 30 tahun sekali, sehingga banyak
masyarakat belum mengetahui keberadannya.
Melalui pembelajaran seni budaya dengan
materi tari kiamat maka menjadi salah satu
upaya yang dapat dilakukan dalam
pemertabkan budaya Lampung sebagaimana
tertuang pada Peraturan daerah Provinsi
Lampung nomor 2 tahun 2008 pasal 9. Dengan
adanya pengembangan tari kiamat dalam
bentuk E-LKPD diharapkan mampu
memberikan pemahaman peserta didik
mengenai tari kiamat dan mampu melestarikan
kebudayaan Lampung.