Kite Maen Nyok! Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Penjaringan - Jakarta Utara KELAS 1 SDN PENJARINGAN 03 "Permainan Tradisional Betawi"
Penulis Nama Sekolah Tahun Penyusunan 2023 Farida Puspitasari, S.Pd SDN Penjaringan 03 Jl. Raya Pluit Selatan No. 105 Penjaringan - Jakarta Utara
Hal yang perlu diperhatikan PERAN PENDIDIK LOKASI KOLABORASI Pendidik sebagai fasilitator dalam kegiatan projek seperti; memantik diskusi, menyediakan media belajar, LKPD, dan lembar belajar. Pendidik sebagai mentor dalam projek seperti: mendampingi peserta didik dalam praktik, memberikan saran dan masukan. Projek ini harus menyesuaikan dengan karakteristik daerah di satuan pendidikan masingmasing dengan mengeksplorasi permainan tradisional di daerah tersebut. Projek ini memerlukan kolaborasi dari berbagai pihak. Salah satunya, pendidik dapat berkolaborasi dengan orang tua peserta didik sebagai narasumber dan fasilitator projek sesuai arahan pendidik.
Latar Belakang Proyek Kurangnya pengetahuan anak tentang permainan tradisional Tantangan di masa depan yang mengharuskan anak mampu berpikir kritis dalam menghadapi situasi lingkungan yang berbeda-beda Kurangnya interaksi sosial yang memungkinkan anak akan mengalami anti sosial Kurangnya aktifitas fisik anak karena kecenderungan bermain gadget
Peserta didik belajar mengenal kekayaan budaya Betawi, salah satunya berupa keanekaragaman permainan tradisional Betawi. Permainan tradisional Betawi sangat banyak ragamnya dan perlu diperkenalkan kepada peserta didik sejak dini. Permainan tradisional sangat bermanfaat dalam membangun keterampilan fisik motorik peserta didik karena mereka diajak untuk terlibat aktif dalam permainan tersebut. Melalui projek “Kite Maen Nyok!” diharapkan peserta didik akan lebih mengenal macam-macam permainan tradisional Betawi yang ada di sekitarnya dan ke depannya mereka diharapkan memiliki rasa bangga terhadap kebudayaan tersebut. Adanya kerjasama peserta didik selama melakukan permainan tradisional dapat menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai dan pesan moral yang dapat membangun Profil Pelajar Pancasila, di antaranya berkebinekaan global dengan mengenal dan menghargai budaya, membangun kemampuan bernalar kritis dengan mengajukan pertanyaan untuk memperoleh dan memproses informasi. Isu Projek
PROFIL PELAJAR PANCASILA Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia Berkebhinekaan global Gotong royong Bernalar kritis
DIMENSI ELEMEN SUB ELEMEN TUJUAN AKHIR FASE Berkebhinekaan global Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia Akhlak kepada manusia Mengenal dan menghargai budaya Menumbuhkan rasa menghormati terhadap keanekaragaman budaya Mengutamakan persamaan dengan orang lain dan menghargai perbedaan Mendeskripsikan pengalaman dan pemahaman hidup bersama-sama dalam kemajemukan Mengenali hal-hal yang sama dan berbeda yang dimiliki diri dan temannya dalam berbagai hal, serta memberikan respons secara positif Mengidentifikasi dan mendeskripsikan ide-ide tentang dirinya dan beberapa kelompok di lingkungan sekitarnya Mendalami budaya dan identitas budaya Dimensi, Elemen, Sub Elemen
DIMENSI ELEMEN SUB ELEMEN TUJUAN AKHIR FASE Gotong royong Bernalar kritis Kolaborasi Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan Kerja sama Koordinasi sosial Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan mengolah informasi dan gagasan Mengidentifikasi dan mengolah informasi dan gagasan Menerima dan melaksanakan tugas serta peran yang diberikan kelompok dalam sebuah kegiiatan bersama Melaksanakan aktivitas kelompok sesuai dengan kesepakatan bersama dengan bimbingan dan saling mengingatkan adanya kesepakatan tersebut Dimensi, Elemen, Sub Elemen
Sub Elemen Mulai Berkembang Memerlukan bantuan untuk mengidentifikasi perbedaan dirinya dengan orang lain Sedang Berkembang Memahami adanya perbedaan dirinya dengan orang lain Berkembang Sesuai Harapan Memahami perbedaan dirinya dengan orang lain dan menghargainya Sangat Berkembang Memahami perbedaan dan menghargainya, serta lebih mengutamakan persamaan dengan orang lain Mengutamakan persamaan dengan orang lain dan menghargai perbedaan Rubrik Pencapaian Elemen Akhlak kepada Manusia
Sub Elemen Mulai Berkembang Sedang Berkembang Berkembang Sesuai Harapan Sangat Berkembang Mendalami budaya dan identitas budaya Menumbuhkan rasa menghormati terhadap keanekaragaman budaya Menyebutkan budayabudaya yang ada di sekitar dengan dampingan pendidik Menyebutkan identitas diri Mengenali identitas diri dan kebiasaan-kebiasaan di dalam keluarga Membiasakan menghormati budaya-budaya yang berbeda dari dirinya Mengidentifikasi dan mendeskripsikan ide-ide tentang dirinya dan beberapa kelompok di lingkungan sekitarnya Mendeskripsikan pengalaman dan pemahaman hidup bersama-sama dalam kemajemukan Mengidentifikasi dan mendeskripsikan ide-ide tentang dirinya dan berbagai kemlompok di lingkungan sekitarnya serta cara orang lain berperilaku dan berkomunikasi dengannya Memahami bahwa kemajemukan dapat memberikan kesempatan untuk memperoleh pengalaman dan pemahaman yang baru Rubrik Pencapaian Elemen Mengenal dan Menghargai Budaya
Sub Elemen Mulai Berkembang Sedang Berkembang Berkembang Sesuai Harapan Sangat Berkembang Kerja sama Koordinasi sosial Menerima kesepakatan bersama yang dibuat di kelompok Mulai menyesuiakan diri bekerja bersama dalam melakukan kegiatan dengan kelompok (melibatkan dua atau lebih orang) Membiasakan diri melaksanakan aktivitas kelompok sesuai dengan kesepakatan bersama Terbiasa bekerja bersama dalam melakukan kegiatan dengan kelompok (melibatkan dua atau lebih orang) Menerima dan melaksanakn tugas serta peran yang diberikan kelompok dalam sebuah kegiatan bersama Melaksanakan aktivitas kelompok sesuai dengan kesepakatan bersama dan saling mengingatkan adanya kesepakatan tersebut Menyampikan ide-ide positif di dalam kelompok yang dapat memaksimalkan peran peserta didik di kelompok Memiliki inisiatif mengajak teman di kelompok untuk melaksankaan aktivitas kelompok sesuai dengan kesepakatan bersama Rubrik Pencapaian Elemen Kolaborasi
Sub Elemen Mulai Berkembang Memerlukan bantuan untuk mengidentifikasi informasi, mengolah informasi, dan gagasan sederhana Sedang Berkembang Mengidentifikasi dan mengolah informasi dan gagasan sederhana Berkembang Sesuai Harapan Mengidentifikasi dan mengolah informasi dan gagasan sesuai konteks Sangat Berkembang Mengumpulkan, mengklarifikasikan, membandingkan, dan memilih informasi dan gagasan dari berbagai sumber Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan mengolah informasi dan gagasan Rubrik Pencapaian Elemen Memperoleh dan Memproses Informasi dan Gagasan
Alur Proyek BAGIKAN TEMUKAN LAKUKAN REFLEKSIKAN Mengenali dan menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap budaya permainan tradisional Betawi Bekerjasama, berkreasi dan melakukan presentasi dalam kegiatan pekan permainan tradisional Betawi Melakukan refleksi kegiatan yang telah dilakukan. Melakukan dan menghubungkan pengalaman tentang permainan tradisional Betawi
KENALI PERMAINAN TRADISIONAL BETAWI GAMES PERMAINAN TRADISIONAL BETAWI WAWANCARA PERMAINAN FAVORIT TEMAN YUK TEMUKAN PERMAINAN TRADISIONAL BETAWI TEMUKAN Waktu : 6 JP Waktu : 6 JP Waktu : 6 JP Waktu : 6 JP Waktu : 6 JP NONTON VIDEO PERMAINAN TRADISIONAL BETAWI 1 4 2 5 3
MENGENAL PERMAINAN TRADISIONAL TEPUK NYAMUK MENYUSUN JADWAL PRAKTIK PERMAINAN PERMAINAN TRADISIONAL PONG PONG BALONG MENGENAL PERMAINAN TRADISIONAL WAK WAK GUNG LAKUKAN Waktu : 6 JP Waktu : 6 JP Waktu : 6 JP Waktu : 6 JP 3 1 2 4
MENGENAL PERMAINAN TRADISIONAL GOBAK SODOR MENGENAL PERMAINAN TRADISIONAL BOLA GEBOK MENGENAL PERMAINAN TRADISIONAL ULAR NAGA DISKUSI HASIL KEGIATAN PRAKTIK PERMAINAN Waktu : 6 JP Waktu : 6 JP Waktu : 6 JP Waktu : 6 JP Waktu : 6 JP MENGENAL PERMAINAN TRADISIONAL BAKIAK 5 8 6 9 7 LAKUKAN
MEMBUAT INFOGRAFIS PERMAINAN TRADISIONAL MENENTUKAN TIM PEMAIN PERMAINAN TRADISIONA L LATIHAN PERMAINAN TRADISIONAL PEKAN RAYA PERMAINAN TRADISIONAL BETAWI MEMBUAT KOSTUM PERMAINAN BAGIKAN Waktu : 6 JP Waktu : 6 JP Waktu : 6 JP Waktu : 6 JP Waktu : 6 JP 1 4 2 5 3
REFLEKSI KEGIATAN PROYEK REFLEKSIKAN Waktu : 6 JP 1
Asesmen Awal
Pendidik menyiapkan pertanyaan pemantik untuk diskusi tentang permainan tradisional Betawi. Pendidik menceritakan salah satu permainan. Pendidik mengajak peserta didik untuk mendeskripsikan cara bermain permainan tersebut. Peserta didik diminta menyebutkan permainan tradisional lain yang diketahui. Pendidik membagi kelas menjadi 3-6 kelompok. Setiap kelompok akan membuat 1 mindmap permainan tradisional Betawi dan mengisi lembar kerja yang disediakan. Setiap kelompok menceritakan permainan yang dibahas dalam kelompoknya. Peserta didik melakukan refleksi kegiatan yang telah dilakukan. KENALI PERMAINAN TRADISIONAL BETAWI Pendidik menuliskan tema dan topik proyek di papan tulis lalu memperlihatkan poster atau gambar berbagai permainan tradisional Betawi. PERSIAPAN PELAKSANAAN Tujuan: Mengenal berbagai permainan tradisional dari Betawi Waktu : 6 JP Alat dan bahan: Poster atau gambar beragam permainan tradisional Betawi
Lembar Kerja
Pendidik memberikan pertanyaan pemantik; apa permainan tradisional yang biasa dimainkan? Apa contoh permainan modern yang biasa kamu mainkan? Peralatan apa saja yang dibutuhkan untuk memainkannya? Pendidik menunjukkan gambar gasing tradisional dan gasing modern lalu menjelaskan perbedaan keduanya. Peserta didik menceritakan pengalaman tentang permainan tradisional dan modern yang pernah dilakukannya. Pendidik menbagikan kartu gambar permainan secara acak. Peserta didik menempelkan kartu gambar permainan pada karton di depan kelas sesuai kategorinya. Peserta didik melakukan presentasi kelompok sesuai tugas yang telah diselesaikannya. YUK TEMUKAN PERMAINAN TRADISIONAL BETAWI Pendidik menyiapkan gambar ciri permainan tradisional dan modern, kartu gambar permainan tradisional dan modern, kartu gambar alat yang digunakan pada permainan tradisional dan modern, serta karton dan tabel. PERSIAPAN PELAKSANAAN Tujuan: Mengenal permainan tradisional dan modern beserta alat yang digunakan. Waktu : 6 JP Alat dan bahan: Kartu bergambar Karton Perekat kertas
Lembar Kerja
"Kelompok Penanya" bertugas untuk bertanya menggunakan lembar pertanyaan yang sudah disiapkan. Setiap peserta didik dalam "Kelompok Penanya" hanya diperbolehkan bertanya kepada 3 peserta didik. Setiap peserta didik di "Kelompok Penjawab" yang sudah menjawab pertanyaan tidak boleh menjawab pertanyaan dari peserta didik lain. Permainan berlangsung 15 menit kemudian bertukar peran. Pendidik memastikan seluruh peserta didik sudah mendapat giliran untuk bertanya dan menjawab. Peserta didik menempelkan hasil wawancara di kertas karton yang telah disediakan dan diberi kesempatan untuk mengelompokkan jawaban permainan favorit yang sama. Tiap kelompok menceritakan hasil kerjanya. WAWANCARA PERMAINAN FAVORIT TEMAN Pendidik menyiapkan daftar pertanyaan wawancara permainan favorit, mengatur tempat untuk permainan wawancara, membagi peserta didik menjadi 2 kelompok "Kelompok Penanya" dan "Kelompok Penjawab" , serta menjelaskan cara permainan. PERSIAPAN PELAKSANAAN Tujuan: Mengeksplorasi permainan favorit peserta didik serta meghargai perbedaan Waktu : 6 JP Alat dan bahan: Daftar pertanyaan Kertas karton
NONTON VIDEO PERMAINAN TRADISIONAL BETAWI Pendidik mempersiapkan video permainan tradisional yang sering ditemui dan mengatur denah duduk peserta didik sebelum menonton. Pendidik memberikan pertanyaan pemantik tentang permainan tradisional kepada peserta didik. Pendidik memberikan kesempatan kepada 2-3 peserta didik ke depan kelas untuk menceritakan pengalaman ketika melakukan permainan tradisional Betawi. Peserta didik menonton video tentang jenis-jenis permainan tradisional Betawi. Pendidik bertanya jawab kepada peserta didik tentang video yang telah ditonton dan menceritakan kembali dengan bahasanya sendiri. Peserta didik mengerjakan lembar kerja yang telah dipersiapkan. PERSIAPAN PELAKSANAAN Tujuan: Mengeksplorasi permainan tradisional Betawi yang pernah dilakukan peserta didik Waktu : 6 JP Alat dan bahan: Proyektor Speaker Lembar Kerja
Lembar Kerja
GAMES PERMAINAN TRADISIONAL BETAWI Pendidik mempersiapkan puzzle berbagai macam permainan tradisional Betawi, sumber bacaan tentang permainan tradisional Betawi, dan lembar kerja peserta didik. Pendidik memberikan pertanyaan pemantik tentang berbagai macam permainan tradisional Betawi kepada peserta didik. Pendidik membagi kelas menjadi 5-7 kelompok. Tiap kelompok diberi puzzle acak dan mereka harus menyusunnya menjadi gambar suatu permainan tradisional Betawi. Kelompok yang telah menyusun puzzle, kemudian mengambil sumber bacaan yang telah disediakan guru lalu mempelajarinya bersama-sama. Tiap kelompok mengerjakan lembar kerja kelompok tentang permainan tradisional Betawi berdasarkan bacaan yang telah dipelajari. Kelompok pertama yang selesai menjadi kelompok terbaik. PERSIAPAN PELAKSANAAN Tujuan: Mendeskripsikan berbagai macam permainan tradisional Betawi Waktu : 6 JP Alat dan bahan: Puzzle Sumber bacaan Lembar Kerja
MENYUSUN JADWAL PRAKTIK PERMAINAN Pendidik mempersiapkan karton, sticky note, dan namanama permainan tradisional Betawi. Pendidik membagi kelas menjadi 3-5 kelompok. Tiap kelompok diberi karton, sticky note, dan nama-nama permainan tradisional Betawi. Setiap kelompok membuat susunan jadwal permainan tradisional Betawi yang akan dipraktikan. Kelompok yang sudah selesai menyusun jadwal kemudian mempresentasikan hasilnya di depan kelas. Semua peserta didik melakukan diskusi kelas untuk menentukan jadwal praktik dengan bimbingan pendidik. Hasil diskusi disusun pada karton dan disepakati oleh seluruh peserta didik. PERSIAPAN Tujuan: PELAKSANAAN Menyusun jadwal praktik berbagai macam permainan tradisional Betawi Waktu : 6 JP Alat dan bahan: Karton Sticky note
Contoh Jadwal Praktik
MENGENAL PERMAINAN TRADISIONAL WAK WAK GUNG Pendidik mempersiapkan buku panduan permainan dan arena permainan di lapangan. Permainan Wak Wak Gung pada umumnya dilakukan oleh anak-anak yang berusia 6 hingga 12 tahun, baik laki-laki maupun perempuan. Jumlah pemainnya mulai dari 8 orang hingga mencapai 20 orang. Dua orang menjadi induk ayam atau ulung (bulan atau bintang), sedangkan sisanya akan dibagi dua grup setelah dalam permainan terjaring dan memilik salah satu induk ayam. Proses permainan dimulai dengan penentuan pemain (dengan cara aklamasi) yang akan menjadi ulung atau induk ayam (bulan atau matahari). Di tengah-tengah arena akan dibuat sebuah garis batas yang nantinya akan dipergunakan sebagai batas kalah atau menang saat kedua regu saling tarikmenarik. PERSIAPAN PELAKSANAAN Tujuan: Memahami dan mempraktikan permainan tradisional Wak Wak Gung Waktu : 6 JP Alat dan bahan: Panduan permainan Lapangan
Wak wak kung nasinye nasi jagung Lalapnye daon utan Sarang gaok dipohon jagung Gang…ging…gung Tam-tambuku Seleret daon delime Pato klembing pate paku Tarik belimbing Tangkep satu Pit ala’ipit Kuda lari kejepit-sipit MENGENAL PERMAINAN TRADISIONAL WAK WAK GUNG Tujuan: Memahami dan mempraktikan permainan tradisional Wak Wak Gung Waktu : 6 JP Alat dan bahan: Panduan Permainan Lapangan SYAIR LAGU WAK WAK GUNG
.Permainan Tepuk Nyamuk dilakukan paling sedikit 3 orang. Pemain melakukan hompimpa. Yang menang disebut sebagai "Nyamuk"nya, sedangkan 2 orang yang kalah menjadi penjaga/penepok. Para penjaga/penepok berhadapan dengan jarak kurang lebih satu meter. Para penjaga dalam posisi duduk/jongkok dan melihat ke arah depan. Kemudian sang "Nyamuk" sudah bersiap siap diantara dua penjaga tersebut dan akan berusaha melewati dua penjaga dengan mengecoh melalui gerakan-gerakannya. Pemain yang berperan sebagai "Nyamuk" akan berusaha agar bisa menerobos kedua penjaga, sedangkan sang penjaga harus fokus agar tidak terkecoh. Pemain yang terkena tepokan sang penjaga maka dinyatakan kalah dan bergantian nantinya MENGENAL PERMAINAN TRADISIONAL TEPUK NYAMUK Pendidik mempersiapkan buku panduan permainan dan arena permainan di dalam/luar kelas PERSIAPAN PELAKSANAAN Tujuan: Memahami dan mempraktikan permainan tradisional Tepuk Nyamuk Waktu : 6 JP Alat dan bahan: Panduan Permainan
Pongpong Balong dimainkan di tempat yang teduh ataupun tertutup, permainan ini biasanya dimainkan lebih dari tiga orang pemain. Pertama, para pemain duduk membentuk lingkaran. Masing-masing pemain mengepalkan kedua tangannya. Kepalan tangan disusun bertumpuk selang-seling dengam pemain lainnya. Setelah itu, semuanya bernyanyi: "Pong-pong balong biji merak biji sampi pecah sebiji . . . pyaaaar" Setelah bernyanyi bersama, kepalan tangan dari tumpukan tangan terbawah dibuka. Pemain kembali bernyanyi lagi. Setiap selesai satu lagi, satu tangan paling bawah dibuka. Permainan terus dilakukan sampai semua kepalan terbuka. MENGENAL PERMAINAN TRADISIONAL PONG PONG BALONG Pendidik mempersiapkan buku panduan permainan dan arena permainan di dalam/luar kelas PERSIAPAN PELAKSANAAN Tujuan: Memahami dan mempraktikan permainan tradisional Pong Pong Balong Waktu : 6 JP Alat dan bahan: Panduan Permainan
Selanjutnya, semua bernyanyi "Mbit Mbit Kucing Kucingnya meong .meong burung dara burung pipit terbang di atas genting” Para pemain bernyanyi sambil mencubit tangan pemain di bawahnya. Permainan ini dinyatakan selesai, bila ada pemain yang mengaduh kesakitan (menyerah) . Pemain yang kalah akan mendapat hukuman sesuai dengan kesepakatan pemain lainnya. Ada beberapa jenis hukuman. Ada yang diminta untuk menari,menyanyi,ataupun lainnya, tergantung kesepakatan pemain. MENGENAL PERMAINAN TRADISIONAL PONG PONG BALONG Pendidik mempersiapkan buku panduan permainan dan arena permainan di dalam/luar kelas PERSIAPAN PELAKSANAAN Tujuan: Memahami dan mempraktikan permainan tradisional Pong Pong Balong Waktu : 6 JP Alat dan bahan: Panduan Permainan
Permainan Gobak Sodor terdiri dari dua grup, di mana masingmasing tim terdiri dari 3- 8 orang. Inti permainannya adalah menghadang lawan agar tidak bisa lolos melewati garis ke baris terakhir secara bolak- balik, dan untuk meraih kemenangan seluruh anggota grup harus secara lengkap melakukan proses bolak-balik dalam area lapangan yang telah ditentukan. Permainan ini biasanya dimainkan di lapangan bulu tangkis dengan acuan garis-garis yang ada atau bisa juga dengan menggunakan lapangan segiempat dengan ukuran 9 x 4 meter atau menyesuaikan yang dibagi menjadi 6 bagian. Garis batas dari setiap bagian biasanya diberi tanda dengan kapur. MENGENAL PERMAINAN TRADISIONAL GOBAK SODOR Pendidik mempersiapkan buku panduan permainan dan arena permainan di lapangan PERSIAPAN Tujuan: PELAKSANAAN Memahami dan mempraktikan permainan tradisional Gobak Sodor Waktu : 6 JP Alat dan bahan: Panduan Permainan Kapur Lapangan
MENGENAL PERMAINAN TRADISIONAL GOBAK SODOR Tujuan: Memahami dan mempraktikan permainan tradisional Gobak Sodor Waktu : 6 JP Alat dan bahan: Panduan Permainan Kapur Lapangan ARENA PERMAINAN GOBAK SODOR
Permainan ini dimainkan paling sedikit 4 orang. Dipilih tiga orang pemain dengan tugas: dua orang menjadi gerbang dengan posisi berhadapan serta kedua tangan di atas saling menggenggam, akan terlihat seperti membentuk terowongan. Satu orang menjadi induk untuk barisan anak-anak lain yang mengular di belakangnya. Barisan anak-anak tersebut mengikuti induk dengan memegangi buntut yang dapat berupa baju atau pinggangnya. Barisan anak-anak berjalan melewati “gerbang” yang berdiri di tengah- tengah halaman dengan iringan lagu yang dinyanyikan bersama dengan gerakan melingkar. Saat dendang lagu habis, anak yang berada di barisan paling belakang ditangkap oleh dua orang yang membentuk terowongan. MENGENAL PERMAINAN TRADISIONAL ULAR NAGA Pendidik mempersiapkan buku panduan permainan dan lapangan PERSIAPAN PELAKSANAAN Tujuan: Memahami dan mempraktikan permainan tradisional Ular Naga Waktu : 6 JP Alat dan bahan: Panduan Permainan Lapangan
PELAKSANAAN Anak yang ditangkap harus memilih satu diantara dua nama samaran (dapat berupa nama orang, buah, hewan, dll). Nama samaran tersebut merepresentasikan masing-masing nama pemain yang bertugas menjadi terowongan. Dari sini, pemain yang ditangkap akan dimasukkan ke dalam salah satu kelompok dari dua pemain yang membentuk terowongan. Permainan dilanjutkan dengan mengulang lagu dan barisan berputar ke sana kemari sampai semua anak ditempatkan ke masing-masing kelompok yang dikepalai penjaga terowongan. Setelah itu, dua kelompok yang dikepalai masing-masing dua orang penjaga terowongan berdiri berhadapan. Anak-anak yang sudah ditangkap berbaris membuntuti induk mereka tersebut. Sang induk harus berusaha merebut anak-anak yang berada di kelompok lawannya, dimulai dari yang paling belakang. Induk dan anak-anak lainnya berusaha untuk melindungi anak yang berada di paling belakang. Pada bagian ini dibutuhkan strategi agar dapat menjaga anak-anak di barisan sekaligus merebut anak-anak di kelompok main lawan. Yang menang adalah kelompok yang dapat bertahan sampai akhir. MENGENAL PERMAINAN TRADISIONAL ULAR NAGA Tujuan: Memahami dan mempraktikan permainan tradisional Ular Naga Waktu : 6 JP Alat dan bahan: Panduan Permainan Lapangan
Ular naga panjangnya bukan kepalang Menjalar-jalar selalu kian kemari Umpan yang lezat, itu yang dicari Kini dianya yang terbelakang Kosong ... kosong ... kosong Isi ... isi ... isi MENGENAL PERMAINAN TRADISIONAL ULAR NAGA Tujuan: Memahami dan mempraktikan permainan tradisional Ular Naga Waktu : 6 JP Alat dan bahan: Panduan Permainan Lapangan SYAIR LAGU PERMAINAN ULAR NAGA
Permainan ini terdiri dari 2 tim. Masing-masing tim terdiri dari 6-14 pemain. Tim disini memiliki tugas yang berbeda. Ada yang bertugas sebagai penjaga dan ada juga yang bertugas sebagai penata. Alat-alat yang dibutuhkan untuk permainan ini tergolong sederhana dan mudah didapatkan. Seperti pecahan genting, bata, asbes ataupun balokan kayu. Dan juga benda yang paling penting di permainan ini adalah bola. Bola disini bisa didapat dari berbagai bahan. Mulai dari bola kasti, sampai kertas-kertas bekas yang dibuat bulat lalu di bungkus plastik. MENGENAL PERMAINAN TRADISIONAL BOLA GEBOK Pendidik mempersiapkan buku panduan permainan, pecahan genting/asbes/balok kayu, bola kasti, dan lapangan PERSIAPAN PELAKSANAAN Tujuan: Memahami dan mempraktikan permainan tradisional Bola Gebok Waktu : 6 JP Alat dan bahan: Panduan Permainan Pecahan genting/asbes/ balok kayu Bola kasti
Permainan dimainkan oleh dua regu maupun lebih, yang dalam satu regu nya terdiri dari 3-5 orang. Pilihlah seseorang untuk menjadi juri/wasit dalam permainan, tugas nya adalah untuk memberi aba-aba (siap ,sedia, mulai) serta menjadi pengawas agar tidak terjadi kecurangan selama permainan dilaksanakan. Tentukan garis mulai dan garis finish. Seluruh tim bersiap di posisi masing-masing dengan keadaan sudah mengenakan bakiak. Saat wasit sudah memberi aba-aba untuk mulai, setiap tim berusaha berjalan secepat yang mereka bisa. Kemenangan ditentukan oleh tim mana yang paling dulu sampai garis finish. MENGENAL PERMAINAN TRADISIONAL BAKIAK Pendidik mempersiapkan buku panduan permainan dan bakiak PERSIAPAN PELAKSANAAN Tujuan: Memahami dan mempraktikan permainan tradisional Bakiak Waktu : 6 JP Alat dan bahan: Panduan Permainan Bakiak kayu
Pendidik membagikan lembar quesioner yang harus diisi oleh peserta didik. Setiap peserta didik mengisi lembar quesioner sesuai dengan yang dirasakannya. Beberapa peserta didik membacakan lembar quesionernya dan bersama guru mendiskusikannya dengan peserta didik lain. Semua peserta didik melakukan diskusi kelas untuk mengevaluasi hasil kegiatan praktik permainan tradisional Betawi yang sudah dilaksanakan. Guru memberitahukan permainan yang akan ditampilkan pada pekan perayaan P5 nanti dan bersama-sama mendiskusikan praktik permainannya. DISKUSI HASIL KEGIATAN PRAKTIK PERMAINAN Pendidik mempersiapkan lembar quesioner sebagai bahan diskusi. PERSIAPAN PELAKSANAAN Tujuan: Mendiskusikan hasil kegiatan praktik berbagai macam permainan tradisional Betawi Waktu : 6 JP Alat dan bahan: Lembar quesioner
BAGIKAN Peserta didik bersama guru membuat/mempersiapkan kostum yang akan digunakan saat pekan perayaan. Peserta didik dan guru menentukan tim yang akan bermain dalam pekan perayaan dan menentukan berbagai tugasnya. Peserta didik bersama guru bersama-sama berlatih praktik permainan yang akan ditampilkan pada pekan perayaan. LATIHAN PERMAINAN MENENTUKAN TIM PERMAINAN MEMBUAT/MEMPERSIAPKAN KOSTUM
Pendidik memberikan contoh infografis sederhana di papan tulis yang menggambarkan fakta, keistimewaan, dan keunikan permainan tradisional serta menggali asal-usul permainan tradisional tersebut. Pendidik membagikan Lembar Kerja Infografis yang sudah disiapkan kepada tiap-tiap kelompok. Pendidik membimbing peserta didik membuat infografis permainan tradisional. Pendidik melakukan asesmen formatif kinerja individu peserta didik dalam kelompok. Peserta didik mempresentasikan hasil poster infografis di depan kelas. Kelompok lain memberikan feedback (umpan balik) atas kelompok yang berpresentasi. Feedback ditulis dalam sticky note. BAGIKAN MEMBUAT INDOGRAFIS PERMAINAN
Alat permainan ........ Cara bermain .......... .......... .......... .......... .......... CONTOH INDOGRAFIS PERMAINAN BOLA Bola GEBOK gebok dimainkan ... orang
Pekan Raya Dilaksanakan bersama kelas yang lain dalam satu waktu. Setiap kelas menampilkan permainan tradisional sesuai kesepakatan dan juga memajang info indografis yang telah dibuat sebelumnya.
Peserta didik mengisi lembar refleksi akhir projek. Peserta didik mengumpulkan semua dokumen hasil selama pembelajaran projek ke dalam folder yang disiapkan. Pendidik mengecek kelengkapan dokumen. Peserta didik akan dinilai secara individu meskipun selama projek melaksanakan kegiatan kelompok. Pendidik membimbing peserta didik selama kegiatan refleksi. Merangkum kegiatan refleksi dan mengambil pelajaran berharga untuk bekal merancang pembelajaran projek selanjutnya. Refleksi
Lembar Refleksi
Terima Kasih PERMAINAN ANAK ITULAH PENDIDIKAN - KI HAJAR DEWANTARA -