The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Noerbad sagusaku IGI, 2021-02-24 23:36:03

ISI PANDUAN RADIKALISME

ISI PANDUAN RADIKALISME

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Satuan pendidikan merupakan wahana untuk mengembangkan dan mencapai

tujuan pendidikan, melalui proses pendidikan, melalui proses pendidikan yang
menyatukan ranah pengetahuan, keterampilan dan sikap sehingga akan dihasilkan
peserta didik yang unggul dan berkualitas baik secara pengetahuan maupun secara
akhlak.

Dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional telah menegaskan bahwa “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan
kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam
rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi
peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang
Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga
negara yang demokratis serta bertanggung jawab”. Selanjutnya, dalam Peraturan
Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) juga
terpapar secara tersurat berbagai kompetensi yang bersangkutan dengan karakter di
samping intelektualitas.

Kegiatan pembinaan kerohanian yang dilakukan di satuan pendidikan biasanya
berbentuk pembinaan keagamaan yang dilakukan oleh guru pendidikan agama budi
pekerti dalam pelaksanaannya. Kegiatan pembinaan kerohanian diharapkan mampu
menjadi benteng awal dalam menghadapi dekadensi moral peserta didik.

Perkembangan media sosial berperan penting dalam mempengaruhi pola pikir
masyarakat. Pelaksanaan pembinaan kerohanian di satuan pendidikan ini diperlukan
untuk melindungi generasi muda umumnya dan peserta didik pada khususnya dari
pemikiran intoleransi sosial keagamaan dan anti-radikalisme.

Pembinaan kerohanian ini diharapkan mampu memberikan pemahaman bagi
para peserta didik tentang semangat toleransi, gotong royong, kebersamaan, kebhinekaan

1

dan semangat kebangsaan yang dikembangkan dalam berbagai aktivitas ektrakurikuler
di satuan pendidikan.
B. Tujuan
1. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa sesuai

agama yang dianutnya.
2. Memberikan pemahaman terkait suatu tindakan atau tingkah laku seseorang agar

memiliki kepribadian yang sehat, berakhlak mulia, berilmu, cakap, kreatif, mandiri,
dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab dalam
menjalani kehidupan.
3. Memberikan pemahaman kepada para peserta tentang berbagai aktivitas kegiatan
pembelajaran yang berhubungan dengan pembinaan kerohanian anti-radikalisme
yang dikembangkan pada satuan pendidikan masing-masing.
4. Memberikan pemahaman kepada para peserta tentang berbagai aktivitas
ekstrakurikuler yang berhubungan dengan pembinaan kerohanian anti-radikalisme
yang dikembangkan pada satuan pendidikan masing-masing

C. Hasil yang diharapkan
1. Para peserta mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang
Maha Esa sesuai agama yang dianutnya.
2. Para peserta mampu memahami tentang suatu tindakan atau tingkah laku seseorang
agar memiliki kepribadian yang sehat, berakhlak mulia, berilmu, cakap, kreatif,
mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab dalam
menjalani kehidupan.
3. Para peserta mampu memahami tentang berbagai kegiatan pembelajaran yang
berhubungan dengan pembinaan kerohanian antiradikalisme yang dikembangkan
pada satuan pendidikan masing-masing.
4. Para peserta mampu memahami tentang berbagai aktivitas ekstrakurikuler yang
berhubungan dengan pembinaan kerohanian antiradikalisme yang dikembangkan
pada satuan pendidikan masing-masing.

2

BAB II
PELAKSANAAN KEGIATAN

A. Pengorganisasian
Kegiatan Workshop Pembinaan Kerohanian Antiradikalisme di SMA dilaksanakan dan
dikoordinasikan oleh Direktorat Sekolah Menengah Atas, Direktorat Jenderal Pendidikan
Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Kementrian Pendidikan
dan Kebudayaan

B. Waktu dan Tempat
Kegiatan penyusunan panduan pelaksanaan kegiatan workshop Pembinaan Kerohanian
Antiradikalisme di SMA selama 4 (empat ) hari atau setara 32 jam @60 menit dilaksanakan
dengan waktu dan tempat sebagai berikut:

Hari, Tanggal : Senin - Kamis, 22 Maret – 25 Maret 2021

Registrasi : Senin, 22 Maret 2021 pukul 13.00 WIB
Pembukaan : Senin, 22 Maret 2021 – Pukul 16.00 WIB
Penutupan : Kamis, 25 Maret 2021 – Pukul 11.00 WIB

Tempat : Hotel Royal Bogor

Jalan Ir. H. Djuanda Nomor 16 Paledang, Kota Bogor Jawa Barat 16127

3

C. Jadwal Kegiatan

Jadwal Kegiatan
Workshop Pembinaan Kerohanian Antiradikalisme

Bogor 22 s.d. 25 Maret 2021

Waktu Acara/Kegiatan Narasumber/Penyaji Pembahas Notulen

Senin, 22 Maret 2021

13.00 – 14.30 Registrasi Peserta Panitia Panitia Panitia
14.30 – 15.30 Pretest Panitia
15.30 – 16.00 Panitia Panitia
16.00 – 17.00 PLENO: MC
Pembukaan dan ISHOMA Tim Bidang
17.00 – 18.00 Pengarahan Peserta Didik
Kebijakan Umum Direktur SMA Pendamping:
18.00 – 19.30 Dit. SMA Tim Bidang
19.30 – 21.30 Program Koordinator dan Peserta Didik
Direktorat SMA
Bidang Peserta Sub Koordinator Tim Bidang
Didik Tahun 2021 Peserta Didik
Dit. SMA
Konsep Pembinaan
Kerohanian Koordinator Bidang Tim Bidang
PD. Direktorat SMA Peserta Didik

ISHOMA

Rahmat Hidayat, Erik Pratama,

M.Pd S.Pd.,M.T.

Selasa, 23 Maret 2021

07.00 – 09.00 Konsep Pembinaan Rahmat Hidayat, Erik Pratama, Tim Bidang
Peserta Didik
Kerohanian M.Pd S.Pd.,M.T.

09.00 -10.00 Radikalisme , Letkol. Setyo Yanti Tim Bidang
Terorisme di Pranowo Widyastuti, S.Si. Peserta Didik
10.00 – 10.15 Indonesia dan Strategi
10.15 -11.15 Penanggulangannya Coffee Break Tim Bidang
Peserta Didik
11.15 – 12.15 Radikalisme , Letkol. Setyo Yanti
Terorisme di Tim Bidang
Indonesia dan Strategi Pranowo Widyastuti, S.Si. Peserta Didik
Penanggulangannya
Sunaryo, S.IP, M.Si. Rani Haerani,
Penanggulangan S.Pd
Radikalisme ,
Terorisme dengan

4

Strategi Soft Approach

12.15 – 13.00 Penanggulangan ISHOMA Tim Bidang
13.00 – 14.00 Radikalisme , Sunaryo, S.IP, M.Si. Rani Haerani, Peserta Didik
Terorisme dengan
Strategi Soft Approach S.Pd Tim Bidang
Peserta Didik
14.00 – 15.00 Implementasi Kemenag Guslaini,
Penyusunan S.Si,M.Pd.
program
pembelajaran dan
kegiatan
kesiswaan Terkait
Antiradikalisme

15.00 – 15.15 Implementasi Kemenag Coffee Break Tim Bidang
15.15 – 16.15 Penyusunan Guslaini, Peserta Didik
program S.Si,M.Pd.
pembelajaran dan
kegiatan
kesiswaan Terkait
Antiradikalisme

16.15 – 17.15 Penguatan Rani Haerani, S.Pd. Teddy Handika , Tim Bidang
Pembinaan
17.15 – 19.30 program S. Pd.M.T Peserta Didik
19.30 – 21.30 pembelajaran dan
kegiatan ISHOMA
Hari Ketiga kesiswaan terkait
07.00 – 10.00 Antiradikalisme Rani Haerani, S.Pd. Teddy Handika , Tim Bidang

Penguatan S. Pd.M.T Peserta Didik
Pembinaan
program Rabu, 24 Maret 2021 Tim Bidang
pembelajaran dan Firman Danny, S.Pd Heni Peserta Didik
kegiatan
kesiswaan terkait Purwaningsih,
Antiradikalisme M.Pd

Pengawasan
Pembinaan
program kegiatan
kesiswaan terkait
Antiradikalisme

5

10.00 – 10.15 Penyusunan Coffee Break Tim Bidang
10.15-12.15 Rencana Tindak Nurbadriyah, M.Pd. Angga Peserta Didik
Lanjut
12.15 – 13.00 Dwijayanto, S.S. Tim Bidang
13.00 – 15.00 Penyusunan Peserta Didik
Rencana Tindak ISHOMA
15.00 – 15.15 Lanjut Nurbadriyah, M.Pd. Angga Tim Bidang
15.15 – 17.15 Peserta Didik
Penyusunan Dwijayanto, S.S.
17.15 – 19.00 Rencana Tindak Tim Bidang
19.00 – 22.00 Lanjut Coffee Break Peserta Didik
Nurbadriyah, M.Pd. Angga
Diskusi kelompok
Dwijayanto, S.S.

ISHOMA

Rahmat Hidayat, Nurbadriyah,

M.Pd M.Pd

Kamis, 25 Maret 2021

07.00 – 10.00 Presentasi Rahmat Hidayat, Nurbadriyah, Tim Bidang
Peserta Didik
M.Pd M.Pd

10.00 -10.15 Coffee Break

10.15 – 11.15 Postest Panitia Panitia Panitia
11.00 – 12.00 Penutupan Koordinator Bidang Tim Bidang Tim Bidang
Peserta Didik atau Peserta Didik Peserta Didik
Yang Mewakili

D. Peserta
Peserta berasal dari
1. Dinas Pendidikan
2. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan atau Guru mata pelajaran PABP, dan
Bimbingan Karir.
*Data terlampir

E. Pengarah , Narasumber, Pembahas, dan Panitia
1. Pengarah sebanyak Lima orang berasal dari Direktorat Sekolah Menengah Atas;
2. Narasumber sebanyak delapan orang, terdiri dari unsur Praktisi/Akademisi, BNPT,
Kementerian Agama, dan TNI.
3. Pembahas sebanyak delapan dari unsur Praktisi/Akademisi
4. Panitia dari unsur Direktorat SMA.

6

F. Struktur Program
Struktur program kegiatan panduan pelaksanaan kegiatan Workshop Pembinaan
Kerohanian Antiradikalisme di SMA sebagai berikut:

No Materi JP Narasumber Pembahas

1 Pembukaan 1 Direktur SMA

2 Program Direktorat SMA Bidang 1 Koordinator Peserta
Peserta Didik tahun 2021 Didik

3 Konsep Pembinaan Kerohanian 4 Rahmat Hidayat, Erik Pratama, S.Pd.M.T
M.Pd.

4 Radikalisme Terorisme di Indonesia 2 Letkol. Setyo Yanti Widyastuti, S.Si
dan strategi penanggulangannya Pranowo

5 Penanggulangan Radikalisme 2 Sunaryo,S.IP.M.Si Rani Haerani, S.Pd
Terorisme dengan strategi soft
approach

6 Implementasi Kegiatan kesiswaan 2 Krido (Staff Guslaini, S.Si.,M.Pd.

terkait Antiradikalisme kepresidenan)

7 Penguatan Pembinaan Kerohanian 3 Rani Haerani, S.Pd. Teddy Handika , S. Pd.,MT

8 Pengawasan Pembinaan Kerohanian 3 Firman Danny, S.Pd Heni Purwaningsih, M.Pd

9 Penyusunan Rencana Tindak Lanjut 6 Nurbadriyah, M.Pd. Angga Dwijayanto, S.S

10 Diskusi dan Presentasi 6 Rahmat Hidayat, Nurbadriyah, M.Pd.
M.Pd.

11 Pretest dan Postest 2 Panitia Panitia

Jumlah JP 32

7

G. Alur Kegiatan
Alur kegiatan penyusunan panduan pelaksanaan Workshop pembinaan kerohanian
antiradikalisme di satuan pendidikan.

PLENO

Pembukaan dan Pengarahan
Kebijakan Umum Direktorat

Pembinaan SMA

Program Bidang Peserta Konsep dan Strategi
Didik Tahun 2021 Pengembangan

Kerohanian di SMA

HK.onsep dan strategi Implementasi Penyusunan Penguatan Pembinaan
penanganan radikalisme Program Kegiatan Kesiswaan Program Kegiatan kesiswaan

I. di SMA Antiradikalisme di SMA Antiradikalisme di SMA
an Yang Maha Esa di
J. Pengawasan Pembinaan
SMA Rencana TinKd.ak Lanjut Program pembelajaran

Diskusi dan PLENO kegiatan kesiswaan
Presentasi Penutupan Antiradikalisme di SMA

8

Penjelasan alur kegiatan:
1. Pembukaan dan Pengarahan
Pembukaan Workshop pembinaan kerohanian Antiradikalisme di Satuan
Pendidikan oleh Direktur SMA, Direktorat Sekolah Menengah Atas, Direktorat
Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah,
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, diawali dengan pengarahan kebijakan
umum Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tentang Kebijakan Umum
Kemendikbud tentang Pendidikan di masa pandemi Covid 19.
3. Pemaparan materi oleh narasumber
4. Diskusi Membahas tentang berbagai macam masalah yang dihadapi di satuan
Pendidikan dalam penanganan pembinaan kerohanian Antiradikalisme di satuan
pendidikan
5. Paparan Hasil Diskusi
Pada sesi ini mendiskusikan hasil seluruh rangkaian diskusi dan menjadi bahan
penyempurnaan panduan pelaksanaan kegiatan workshop Pembinaan Kerohanian
Antiradikalisme di satuan pendidikan
6. Penutupan
Kegiatan Penyusunan panduan pelaksanaan kegiatan workshop Pembinaan
Kerohanian Antiradikalisme di satuan pendidikan ini akan ditutup oleh
Koordinator Bidang Peserta Didik atau pejabat yang mewakili, yang akan
menyampaikan kesimpulan secara keseluruhan dari kegiatan ini.

Konsep Kegiatan

Workshop pembinaan kerohanian Antiradikalisme di satuan pendidikan disusun untuk
dapat memberikan bekal terbaik bagi para peserta didik agar mereka lebih memiliki
pemahaman dan konsep tentang pentingnya beragama, perdamaian, dan Antiradikalisme.
Adapun hasil yang diharapkan dari kegiatan workshop kerohanian yang bisa dipakai bagi
peserta didik tingkat Sekolah Menengah Atas yang bisa di terapkan dalam kegiatan di
lingkungan sekolah, lingkungan masyarakat dan di lingkungan keluarga.

9

BAB III
TATA TERTIB

A. TATA TERTIB PESERTA
Tata tertib yang harus diikuti oleh peserta selama kegiatan ini adalah sebagai berikut:
1. Pada saat datang, peserta diharuskan segera mendaftarkan diri (Check-in) kepada petugas
pendaftaran (panitia )
2. Mengisi registrasi kedatangan
3. Mengisi formulir biodata peserta yang sudah disediakan
4. Menyerahkan kelengkapan administrasi kepada panitia, seperti: surat tugas dari instansi
asal, SPPD, hasil rapid tes, tiket perjalanan darat, udara, dan boarding pass atas nama
pribadi
5. Menempati kamar yang telah disediakan oleh panitia
6. Mematuhi segala tata tertib serta ikut memelihara keamanan dan kenyamanan selama
kegiatan berlangsung
7. Selama mengikuti kegiatan peserta diwajibkan :
a. Mengikuti semua rangkaian kegiatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku
b. Hadir di ruang kegiatan sepuluh menit sebelum kegiatan dimulai
c. Mengisi daftar hadir (pagi, siang, dan sore ) sebelum kegiatan dimulai
d. Tidak meninggalkan tempat kegiatan, kecuali dalam hal yang sangat mendesak /
sangat penting, setelah mendapat izin/ persetujuan dari panitia.
e. Memakai tanda pengenal yang telah dibagikan oleh panitia
f. Selama mengikuti kegiatan belajar, semua gawai dinonaktifkan / digetarkan
g. Peserta memakai pakaian sopan dan rapi , tidak diperbolehkan memakai kaos dan
sandal.

10

B. TATA TERTIB AKOMODASI
Kewajiban Penyelenggara dan Peserta Pembinaan
Kewajiban penyelenggara
1. Membersihkan tempat kegiatan dengan disinfektan.
2. Menata tempat duduk dengan jarak minimal satu meter.
3. Melakukan skrining awal berupa pengukuran suhu tubuh terhadap semua peserta dan
narasumber yang datang ke tempat kegiatan.
4. Menyediakan sarana cuci tangan menggunakan air dan sabun atau hand sanitizer di
berbagai lokasi strategis di tempat kegiatan
5. Menyiapkan fasilitas ibadah sesuai protokol kesehatan
Kewajiban Peserta:
1. Memastikan diri dalam kondisi sehat.
2. Mematuhi protocol kesehatan dan menerapkan 3 M (Menjaga kebersihan dengan sering
mencuci tangan, menjaga jarak, dan menggunakan masker selama kegiatan).
3. Menghindari penggunaan peralatan makan secara bersamaan.
4. Menghindari kontak fisik, seperti bersalaman, berpelukan, bercium pipi dan lain-lain.
5. Membawa peralatan ibadah sendiri

11


Click to View FlipBook Version