The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MERANCANG VARIASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Noerbad sagusaku IGI, 2021-11-21 17:09:52

PANDUAN IHT

PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MERANCANG VARIASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL

Keywords: IHT,KOMPETENSI GURU,PANDUAN

BUKU PANDUAN
IN HOUSE TRAINING
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MERANCANG
VARIASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL

Oleh: Nurbadriyah,M.Pd.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Provinsi Banten
2021

BUKU PANDUAN
IN HOUSE TRAINING
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MERANCANG
VARIASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL

24 s.d. 26 November 2021
SMA Negeri 5 Cilegon

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Provinsi Banten
2021

PENGANTAR

Implikasi dari Industrial Revolution 4.0 adalah Education 4.0. Inovasi dalam dunia pendidikan
di era Industrial ini dapat dilihat sebagai sebuah respons kreatif. Dalam hal ini manusia
diharapkan dapat memanfaatkan teknologi digital, open sources contents, dan global classroom
dalam penerapan pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning), flexible education system,
dan personalized learning. Sementara, sumber daya yang ada belum mampu mendampingi era
digitalisasi. Dibutuhkan upaya yang keras untuk mengejar ketertinggalan dalam dunia
Pendidikan agar dapat sejajar dengan negara maju lainnya.

Pembelajaran tatap muka yang sekarang sedang berlangsung, memaksa kita sebagai pendidik
untuk selalu berbenah. Pendidik bukan hanya harus mampu mentransfer ilmu, tetapi juga harus
terampil merancang model pembelajaran. Sebagai pendidik, kita juga harus menjadi seorang
yang inovatif guna menemukan strategi atau metode yang efektif. “Yang terpenting adalah
setiap proses atau produk inovatif yang dilakukan harus mengacu kepada kebutuhan siswa.
Hingga akhirnya wellbeing student akan tercipta.

Cilegon, 17 November 2021
Penyusun,

Nurbadriyah, M.Pd.
NIP 197402172006042002

DAFTAR ISI

PENGANTAR…………………………………………………………………………………..i
DAFTAR ISI…………………………………………………………………………………….ii
BAB I PENDAHULUAN ……………………………………………………………………..1

A. Latar Belakang………………………………………………………………………....1
B. Tujuan ………………………………………………………………………………….2
C. Hasil yang diharapkan………………………………………………………………..2

BAB II PELAKSANAAN KEGIATAN
A. Pengorganisasian ……………………………………………………………………..3
B. Waktu dan Tempat……………………………………………………………………3
C. Jadwal Kegiatan………………………………………………………………………..3
D. Peserta …………………………………………………………………………………..6
E. Pengarah, Narasumber, dan Pendamping………………………………………......6
F. Struktur Program ………………………………………………………………………6
G. Alur Kegiatan…………………………………………………….…………………….8
H. Susunan Kepanitiaan …………………………………………………………………10
I. Tata Tertib Peserta …………………………………………………………………….11
J. Tata Tertib Akomodasi ……………………………………………………………….11

BAB III PENUTUP …………………………………………………………………………… 13

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Proses pembelajaran merupakan sebuah sistem. Dengan demikian, pencapaian standar
proses untuk meningkatkan kualitas pendidikan dapat dimulai dari menganalisis setiap
komponen yang dapat membentuk dan memengaruhi proses pembelajaran. Komponen
yang dianggap sangat memengaruhi proses pendidikan adalah komponen guru.
Meyakinkan setiap orang khususnya pada setiap guru bahwa profesi yang diembannya
adalah pekerjaan professional, terutama dalam pencapaian standar proses pendidikan
sesuai dengan harapan. Dalam hal ini guru memerlukan ketrampilan dasar mengajar
berupa adanya variasi mengajar siswa dan kemampuan merancang, serta
mengimplementasikan berbagai strategi dan model pembelajaran yang dianggap cocok
dengan minat dan bakat serta sesuai dengan taraf perkembangan siswa. Agar siswa tidak
merasa bosan, perhatiannya bertambah, dan pembelajaran yang dilaksanakan dapat
tercapai.

Perubahan dalam gaya mengajar, terjadinya interaksi dua arah, pembelajaran yang
interaktif dan menyenangkan, semua tak kan lepas dari inovasi dan kreasi guru dalam
mengelola kelas dan merancang variasi model pembelajaran. Terlebih lagi di zaman
digitalisasi seperti sekarang ini, guru dituntut melek teknologi dan mengimplementasikan
pembelajaran digital. Pembelajaran digital pada hakikatnya adalah pembelajaran yang
melibatkan penggunaan alat teknologi digital secara inovatif selama proses belajar
mengajar, dan sering juga disebut e-Learning. Kelebihan pembelajaran digital adalah
media yang menyenangkan, sehingga menimbulkan ketertarikan pembelajar.. Meskipun,
terkadang terkendala dengan pemadaman listrik, ketidakadaan kuota, atau bahkan
kurangnya pengetahuan tentang iptek.

Menyikapi itu semua, Guru juga harus pandai mengelola kelas, mengakomodir kebutuhan
peserta didik dengan segala keheterogenan dan keterbatasan yang kemungkinan dihadapi.
Melalui In House Training ini, guru akan mendapatkan bimbingan dan latihan dalam
merancang variasi model pembelajaran berbasis digital yang dapat digunakan pada
pembelajaran daring dan luring.

B. Tujuan
1. Meningkatkan pengetahuan peserta IHT dalam merancang variasi model
pembelajaran
2. Meningkatkan keterampilan peserta IHT dalam merancang variasi model
pembelajaran berbasis digital.

C. Hasil yang diharapkan
1. Para peserta mampu merancang variasi model pembelajaran
2. Para peserta terampil dalam merancang variasi model pembelajaran berbasis digital.

BAB II
PELAKSANAAN KEGIATAN

A. Pengorganisasian
Kegiatan In House Training ini dilaksanakan dalam kegiatan diklat calon pengawas
SMA Provinsi Banten 2021 pada kegiatan On Job Training 2 di sekolah magang 1
selama satu bulan.

B. Waktu dan Tempat
Kegiatan In House Training “Peningkatan Kompetensi Guru dalam Merancang
Variasi Model Pembelajaran Berbasis Digital” ini berlangsung selama 3 (tiga ) hari atau
setara 32 jam @60 menit dilaksanakan dengan waktu dan tempat sebagai berikut:

Hari, Tanggal : Rabu - Jumat, 24 – 26 November 2021

Registrasi : Rabu, 24 November 2021 pukul 07.30 WIB

Pembukaan : Rabu, 24 November 2021 pukul 08.00 WIB
Penutupan : Jumat, 26 November 2021 – Pukul 16.00 WIB

Tempat : SMA Negeri 5 Cilegon

Jalan Sunan Bonang Kp Dukuh Kec. Ciwandan, Cilegon-Banten

C. Jadwal Kegiatan

Jadwal Kegiatan In House Training
“Peningkatan Kompetensi Guru dalam
Merancang Variasi Model Pembelajaran Berbasis Digital”

Cilegon 24 – 26 November 2021

Waktu Acara/Kegiatan Narasumber/Penyaji Pembahas Notulen

Hari ke-1 Rabu, 24 November 2021 Panitia
07.30 – 08.00 Panitia
08.00 – 08.30 Registrasi Peserta Panitia Panitia Panitia
08.30 – 09.00 Pretest
Pembukaan dan Panitia Panitia
Sambutan
Kepala Sekolah Pendamping:

Wakil bagian

Humas

09.00 – 09.30 Arahan dan Kepala KCD Seragon Pendamping: Panitia
membuka Narasumber Panitia
09.30 – 10.00 kegiatan
10.00 – 12.00 Panitia
Cofee Break Panitia

Pengenalan Nurbadriyah Pendamping: Panitia
Variasi Model
Pembelajaran Enir Karmila Panitia

02.00 – 13.00 Ishoma Sati
Fachtani,S.Pd.
13.00 – 16.00 Macam-Macam Nurbadriyah Pendamping:
Model Enir Karmila
Pembelajaran

16.00 – 17.00 Refleksi Nurbadriyah Pendamping:
Nilamsari
(INFORMAL

KOLABORASI)

Hari ke-2 Kamis, 25 November 2021
08.00 – 10.00
Pengenalan Nurbadriyah Pendamping:
Pembelajaran
Berbasis Digital Ani

Inayati,M.Pd.

10.00 – 10.15 Coffee Break
10.15 -11.15
Perancangan Nurbadriyah Pendamping:
variasi Model
Pembelajaran Ani
Berbasis Digital
Inayati,M.Pd.

11.15 – 12.15 FACE TO Peserta Pendamping:
FACE Nurbadriyah

Berdiskusi
tentang cara
merancang
variasi Model
Pembelajaran
Berbasis Digital

12.15 – 13.00 ISHOMA

13.00 – 14.00 TANYA Peserta Pendamping: Apriyani Dewi
JAWAB Nurbadriyah Maya,M.Pd.

Tentang cara Pendamping: Panitia
merancang Nurbadriyah Panitia
variasi Model Panitia
Pembelajaran Coffee Break Panitia
Berbasis Digital Pendamping:
Nurbadriyah Panitia
14.00 – 15.00 DEMONSTRASI Peserta
merancang Pendamping: Panitia
variasi Model Ragil
Pembelajaran Widyaningsih
Berbasis Digital

15.00 – 15.15
15.15 – 16.15 DEMONSTRASI Peserta

merancang
variasi Model
Pembelajaran
Berbasis Digital

16.15 – 17.00 Refleksi Panitia

Hari ke-3 Jumat, 26 November 2021
08.00 – 10.00
DEMONSTRASI Peserta Pendamping:
10.00 – 10.15
10.15-12.15 mengajar dengan Nurbadriyah
menggunakan
12.15 – 13.30 variasi Model Peserta Coffee Break
13.30 – 15.00 Pembelajaran Pendamping:
Berbasis Digital Nurbadriyah

DEMONSTRASI Peserta ISHOMA
Pendamping:
mengajar dengan Nurbadriyah
menggunakan
variasi Model
Pembelajaran
Berbasis Digital

DEMONSTRASI

mengajar dengan
menggunakan
variasi Model

15.00 – 15.15 Pembelajaran Peserta Coffee Break Panitia
15.15 – 16.15 Berbasis Digital Panitia Panitia

16.15 – 17.00 LITERASI Pendamping: Panitia
Pengumpulan Ragil Panitia
tagihan variasi Widyaningsih
Model
Pembelajaran Panitia
Berbasis Digital
untuk dijadikan
e-book dan buku
cetak ber-ISBN
Refleksi

17.00 – 17.30 Posttest dan Panitia
penutupan

D. Peserta
Seluruh guru SMA Negeri 5 Cilegon

E. Pengarah , Narasumber, Pembahas, dan Panitia
1. Pengarah adalah Kepala KCD Seragon
2. Penanggung Jawab kegiatan adalah Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Cilegon
3. Narasumber adalah calon pengawas Provinsi Banten
4. Panitia adalah guru SMA Negeri 5 Cilegon

F. Struktur Program
Struktur program kegiatan panduan pelaksanaan kegiatan Workshop Pembinaan
Kerohanian Antiradikalisme di SMA sebagai berikut:

No Materi JP Narasumber Pendamping

1 Sambutan dan motivasi 1 Kepala Sekolah Waka Bid Humas (Hulatul

(Elly Jannah, S.Ag. M.Pd)

Herlina,S.Pd.,M.Pd.)

2 Arahan dan membuka kegiatan 1 Kepala KCD Kepala Sekolah

Seragon (H. Holil

Badawi,S.Ag. M.M)

3 Pengenalan Variasi Model 4 Nurbadriyah Enir Karmila, S.Pd.
Pembelajaran

4 Refleksi 2 Panitia Nilamsari,M.Pd.

(INFORMAL KOLABORASI)

Macam-Macam Model
Pembelajaran

5 Pengenalan Pembelajaran 2 Nurbadriyah Ani Inayati, M.Pd.
Berbasis Digital

6 Perancangan variasi Model 2 Nurbadriyah Ani Inayati, M.Pd.
Sati Fachtani,s.Pd.
Pembelajaran Berbasis

Digital

7 FACE TO FACE 3 Nurbadriyah

Berdiskusi tentang cara
merancang variasi Model
Pembelajaran Berbasis Digital

8 TANYA JAWAB 3 Nurbadriyah Apriyani Dewi Maya,M.Pd.

Tentang cara merancang variasi
Model Pembelajaran Berbasis
Digital

9 DEMONSTRASI merancang 6 Panitia Panitia
variasi Model Pembelajaran
Berbasis Digital

10 LITERASI 4 Panitia Panitia
Pengumpulan tagihan variasi
Model Pembelajaran Berbasis
Digital untuk dijadikan e-book
dan buku cetak ber-ISBN

11 Refleksi 2 Ragil Widyaningsih,
S.Si, M.Pd.

12 Postest dan Pretest 2 Panitia Panitia

Jumlah JP 32

G. Alur Kegiatan
Alur kegiatan penyusunan panduan pelaksanaan Workshop pembinaan kerohanian
antiradikalisme di satuan pendidikan.

PLENO

Pembukaan dan Pengarahan
Kepala KCD dan Kepala
Sekolah

Pengenalan Variasi Refleksi INFORMAL
Model Pembelajaran KOLABORASI (Variasi
Model Pembelajaran)

H. Pengenalan PerancanganVariasi Model Refleksi
Pembelajaran Berbasis Pembelajaran Berbasis PerancanganVariasi
Digital Model Pembelajaran
I. Digital
Berbasis Digital
LITERASI J.
DEMONSTRKA.SI merancang TANYA JAWAB
Pengumpulan variasi Model Pembelajaran Tentang cara
tagihan variasi
Berbasis Digital merancang variasi
Model Model Pembelajaran
Pembelajaran PLENO
Berbasis Digital Berbasis Digital
untuk dijadikan Penutupan
e-book dan buku
cetak ber-ISBN

Penjelasan alur kegiatan:
1. Pembukaan dan Pengarahan
Pembukaan IHT, sambutan, dan arahan dari Kepala KCD Sragon dan Kepala
Sekolah SMA Negeri 5 Cilegon selaku pemangku kebijakan dan penasihat
kegiatan peningkatan mutu Pendidikan di lingkungan sekolah dan dinas
Pendidikan di Provinsi Banten
2. Pemaparan materi oleh narasumber
3. INVESTASI LITERASI adalah bentuk inovasi Calon Pengawas dalam
meningkatkan kompetensi guru di Banten pada khususnya dan Indonesia pada
umumnya. Investasi Literasi adalah kepanjangan dari bentuk kegiatan bimbingan
dan latihan yang berbasis HUMANI, yaitu pendekatan secara social dan
kemanusiaan dengan menyentuh pribadi guru secara informal, tanpa mengurangi
esensi dari kegiatan IHT tersebut. Meskipun bimlat secara humani, tetapi tujuan
kegiatan tercapai dengan maksimal yaitu terciptanya WELLBEING STUDENT
karena guru dapat merancang model pembelajaran berbasis digital yang inovatif,
menarik, dan menyenangkan.
4. INformal Kolaborasi : Pengawas menganggap guru adalah mitra, bukan bawahan
atau pegawai -> terjadi komunikasi yang asyik diantara keduanya.
5. Face to Face
Pada sesi ini peserta mendapat kesempatan dibimbing dengan lebih dekat dan
dilayani secara individu oleh pengawas.
6. Tanya Jawab
Pada sesi ini peserta dapat berdiskusi langsung dengan pengawas dan peserta
lainnya.
7. Demonstrasi
Pada sesi ini setiap peserta mensimulasikan pembelajaran di dalam kelas dengan
menggunalan variasi model berbasis digital.
8. Literasi : Semua model pembelajaran hasil IHT dibukukan secara digital dan cetak
ber-ISBN.

H. Susunan Panitia : H. Holil Badawi, S.Ag.,M.M.
Penasihat : Hargio Santoso, S.Pd., M.Pd.
Pengarah 1 : Hj. Ela Nurlaela, M.Pd.
Pengarah 2 : Elly Herlina, S.Pd, M.Pd
Penanggung Jawab : Enir Karmila, S.Pd.
Ketua : Apriyani Maya Dewi,M.Pd.
Sekretaris : Hj. Ani Inayati, M.Pd.
Bendahara
Seksi-Seksi : Ragil Widyaningsih, M.Pd.
1. Seksi Acara : Irfan Nugraha, S.Pd
2. Seksi Perlengkapan : Hj. Hulatul Jannah,M.Pd.
3. Seksi Humas : Dewi Pitaloka, S.Pd.
4. Seksi Arsip Tugas : Devi Eka Indriyani, S.Pd
: Tanti Rosmawati,S.Pd.
5. Seksi Dokumentasi : Farida Kustyarini,S.Si
: Sati Fachtani, S.Pd.
6. Seksi Konsumsi : Marisa Prishastio, M.Pd
: Mafrahah

I. Tata Tertib Peserta
Tata tertib yang harus diikuti oleh peserta selama kegiatan ini adalah sebagai berikut:
1. Pada saat datang, peserta diharuskan segera mendaftarkan diri kepada petugas

pendaftaran (panitia )
2. Mengisi registrasi kedatangan
3. Mengisi formulir biodata peserta yang sudah disediakan
4. Mematuhi segala tata tertib serta ikut memelihara keamanan dan kenyamanan selama

kegiatan berlangsung
5. Selama mengikuti kegiatan peserta diwajibkan :

a. Mengikuti semua rangkaian kegiatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku
b. Hadir di ruang kegiatan sepuluh menit sebelum kegiatan dimulai
c. Mengisi daftar hadir (pagi, siang, dan sore ) sebelum kegiatan dimulai
d. Selama mengikuti kegiatan belajar, semua gawai dinonaktifkan / digetarkan
e. Peserta memakai pakaian sopan dan rapi , tidak diperbolehkan memakai kaos dan

sandal.

J. Tata Tertib Akomodasi

Kewajiban Penyelenggara dan Peserta Pembinaan
Kewajiban penyelenggara
1. Membersihkan tempat kegiatan dengan disinfektan.
2. Menata tempat duduk dengan jarak minimal satu meter.
3. Melakukan skrining awal berupa pengukuran suhu tubuh terhadap semua peserta

dan narasumber yang datang ke tempat kegiatan.
4. Menyediakan sarana cuci tangan menggunakan air dan sabun atau hand sanitizer di

berbagai lokasi strategis di tempat kegiatan
5. Menyiapkan fasilitas ibadah sesuai protokol kesehatan

Kewajiban Peserta:
1. Memastikan diri dalam kondisi sehat.
2. Mematuhi protocol kesehatan dan menerapkan 3 M (Menjaga kebersihan dengan

sering mencuci tangan, menjaga jarak, dan menggunakan masker selama kegiatan).
3. Menghindari penggunaan peralatan makan secara bersamaan.
4. Menghindari kontak fisik, seperti bersalaman, berpelukan, bercium pipi dan lain-

lain.
5. Membawa peralatan ibadah sendiri
6. Membuang sampah pada tempatnya.
7. Membersihkan barang bawaan, mandi, dan berganti pakaian saat tiba di rumah.

BAB III
PENUTUP

Keberhasilan penyelenggaraan Pembimbingan dan Pelatihan In House Training di
Linkungan SMA Negeri 5 Cilegon ini sangat bergantung pada kesungguhan dan
partisipasi aktif seluruh komponen yang terlibat dalam kegiatan ini. Melalui INVESTASI
LITERASI. Calon pengawas menghadirkan suasana dan pelayanan yang berbeda.
Bimbingan dan latihan secara terus menerus dan berkelanjutan dilakukan setelah kegiatan
IHT sampai peserta paham dan mengimplementaskannya dalam KBM.

Apa yang berbeda? INVESTASI LITERASI adalah kepanjangan dari Informal kolaborasi,
Face to Face, Tanya jawab, dan demonstrasi, yang berujung pada Literasi. Selain itu,
variasi model pembelajaran dapat dikuasai, dirancang, dan diimplementasikan dalam
KBM. Semua kegiatan akan dibukukan dan dijadukan sumber belajar seluruh stakeholder
Pendidikan. LITERASI sebagai hasilnya dan buku sebagai outputnya.

Selain itu, kemampuan peserta dalam memahami kompetensi di bidangnya akan
memberikan pengaruh terhadap agenda, materi, dan strategi penerapan yang dilakukan
oleh guru dalam Kegiatan Belajar Mengajar. Kondisi seperti ini harapannya dapat
meningkatkan keberhasilan kompetensi secara keseluruhan menuju peningkatan mutu
pendidikan di Provinsi Banten.

Panduan penyelenggaraan pembimbingan dan pelatihan ini diharapkan dapat menjadi
acuan dalam pelaksanaan In House Training di lingkungan SMA Negeri 5 Cilegon.
Semoga panduan ini dapat memudahkan petugas, panitia, peserta dalam mengikuti
rangkaian kegiatan In House Training hingga selesai. Selain itu dengan panduan ini
diharapkan tujuan dan target yang telah ditetapkan dapat tercapai secara optimal.


Click to View FlipBook Version