The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Fatkhur Rohim, 2023-07-17 22:28:34

LK 3.1 REFLEKSI AKHIR dan RTL FINAL

LK 3.1 REFLEKSI AKHIR dan RTL FINAL

Refleksi Akhir (komprehensif) dan Rencana Tindak Lanjut MENYUSUN CERITA PRAKTIK BAIK (BEST PRACTICE) MENGGUNAKAN METODE STAR (SITUASI, TANTANGAN, AKSI, REFLEKSI HASIL DAN DAMPAK) TERKAIT PENGALAMAN MENGATASI PERMASALAHAN PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PELAKSANAAN PPG DALAM JABATAN DISUSUN OLEH : FATKHUR ROHIM, S.Si. (A2P222101) KELAS R001 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PROFESI GURU FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JAMBI TAHUN 2023


LK 3.1 Menyusun Best Practices Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode Star (Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak) Terkait Pengalaman Mengatasi Permasalahan Peserta didik Dalam Pembelajaran NAMA : FATKHUR ROHIM, S.Si. NIM : A2P222101 PRODI : PENDIDIKAN PROFESI GURU LPTK : UNIVERSITAS JAMBI KELAS : R001/ KELOMPOK A Lokasi MAS Pesantren Al-Amin Mojokerto Lingkup Pendidikan MA Kelas X MIPA2 Tujuan yang ingin dicapai Meningkatkan keaktifan dan motivasi belajar siswa kelas X IPA 2 pada pembelajaran, melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Penulis Fatkhur Rohim, S.Si. Tanggal Aksi 1 Kamis, 15 Juni 2023 Aksi 2 Senin, 03 Juli 2023 Situasi: Kondisi yang menjadi latar belakang masalah, mengapa praktik ini penting untuk dibagikan, apa yang menjadi peran dan tanggung jawab anda dalam praktik ini. Kondisi yang menjadi latar belakang masalah? Kondisi yang menjadi latar belakang praktik pembelajaran ini, yaitu : 1. Peserta didik belum aktif dalam kegiatan pembelajaran. 2. Peserta didik kurang termotivasi untuk mengikuti pembelajaran 3. Guru belum maksimal dalam menggunakan model pembelajaran inovatif. 4. Pembelajaran masih terpusat pada guru. 5. Media pembelajaran yang digunakan kurang menarik dan masih menggunakan media buatan orang lain. Mengapa praktik ini penting untuk dibagikan? Praktik pembelajaran ini penting untuk dibagikan karena berdasarkan Praktik Pengalaman lapangan (PPL) yang dilakukan banyak terjadi perubahan sikap pada peserta didik yang berdampak positif pada proses pembelajaran sehingga praktik ini diharapkan dapat menginspirasi atau memotivasi diri sendiri serta rekan guru lain agar dapat lebih baik dalam memberikan layanan pendidikan kepada peserta didik. Apa yang menjadi peran dan tanggung jawab anda dalam praktik ini? Peran dan tanggung jawab saya dalam praktik ini adalah tidak hanya sebagai fasilitator namun juga peneliti yang memfasilitasi dan meneliti tentang permasalahan yang terjadi selama proses belajar mengajar di kelas, serta membimbing dan mengarahkan peserta didik untuk dapat menyelesaikan masalah-masalah khusus pembelajaran yang sedang dihadapi. Sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran yang efektif dan efisien dengan menggunakan metode, media dan model pembelajaran yang tepat dan inovatif agar hasil belajar yang dicapai peserta didik sesuai dengan kriteria yang diharapkan.


Tantangan : Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? Siapa saja yang terlibat? Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? Setelah dilakukan identifikasi masalah dengan refleksi diri, maka ada beberapa tantangan yang dihadapi adalah: 1. Kurangnya kreativitas guru dalam memilih model pembelajaran inovatif yang sesuai dengan materi pelajaran dan karakteristik peserta didik. 2. Penggunaan metode pembelajaran yang variatif sehingga peserta didik merasa tertarik dan antusias dalam mengikuti pembelajaran. 3. Guru harus bisa meningkatkan keaktifan dan motivasi peserta didik dalam proses pembelajaran. 4. Guru harus bisa menggunakan media pembelajaran berbasis TPACK. Peserta didik belum terbiasa melaksanakan pembelajaran yang direkam oleh kamera. Dilihat dari tantangan tersebut bisa disimpulkan bahwa tantangan yang dihadapi melibatkan guru dari sisi kompetensi yang harus dimiliki dan ditingkatkan guru yaitu kompetensi pedadogik dan profesional. Sedangkan dari sisi peserta didik adalah rendahnya keaktifan dan motivasi dalam belajar Siapa saja yang terlibat? Berdasarkan uraian di atas dapat Dari uraian tantangan diatas dapat disimpulkan bahwa pihak yang terlibat adalah Dosen dan Guru Pamong sebagai fasilitator dan penilai. Kepala madrasah, dewan guru serta teman sejawat dan peserta didik kelas X IPA2 MAS Pesantren Al-Amin Mojokerto yang mendukung saya dalam kegiatan ini. Aksi : Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut/ strategi apa yang digunakan/ bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat / Apa saja sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini? Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut? Langkah-langkah yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut, yaitu: 1) Melakukan koordinasi dengan pihak Madrasah seperti kepala Madrasah,rekan guru, teman sejawat dan juga pakar. 2) Mencari solusi dari tantangan atau masalah yang akan dihadapi . Melakukan kajian literatur dari berbagai sumber belajar seperti buku dan juga internet terkait solusi dari tantangan yang dihadapi. 3) Merumuskan solusi yang terpilih. 4) Membuat perangkat pembelajaran yang akan digunakan dalam praktik pembelajaran. 5) Melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan perangkat yang telah dibuat. Strategi apa yang digunakan? Strategi yang digunakan untuk mengatasi tantangan tersebut, yaitu: 1. Membuat perencanaan perangkat pembelajaran yang menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL), sehingga peserta didik akan terbiasa pada pola pembelajaran yang menuntut meraka untuk melaporkan hasil dari kegiatan diskusi yang mereka lakukan. 2. Membuat media pembelajaran interaktif berbasis TPACK dengan menggunakan video pembelajaran dan slide PPT 3. Membimbing peserta didik yang belum memahami pengerjaan tugas dan membuat sederhana mungkin lembar kerja peserta didik pada kegiatan diskusi, agar peserta didik dapat aktif dalam kegiatan diskusi yang dilaksanakan. 4. Mengharuskan peserta didik untuk bertanya dan menanggapi petunjuk dan pernyataan yang diberikan dalam proses pembelajaran.


Bagaimana prosesnya? Adapun proses yang dilakukan yaitu : ➢ Guru membuat perencanaan pembelajaran dengan membuat perangkat pembelajaran berupa RPP, LKPD, materi ajar, media pembelajaran dan evaluasi/penilaian. ➢ Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran (praktik) dengan perangkat pembelajaran yang telah dibuat. ➢ Guru menyiapkan media yang akan digunakan dalam proses praktik pembelajaran yaitu gambar dan video pembelajaran. ➢ Guru menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam proses praktik pembelajaran. ➢ Guru melakukan refleksi terhadap kegiatan pembelajaran (praktik) yang telah dilaksanakan. Adapun langkah-langkah dalam praktik pembelajaran yaitu: 1. Mengucapkan salam dan menanyakan kabar peserta didik 2. Mengecek kehadiran peserta didik. 3. Berdoa bersama sebelum belajar. 4. Menyanyikan lagu nasional bersama. 5. Memberikan apersepsi dan menyampaikan tujuan pembelajaran. 6. Guru menerapkan langkah-langkah model PBL, yaitu : a) Orientasi peserta didik pada masalah dengan menampilkan gambar/video masalah pembelajaran dan juga memberikan stimulus. b) Mengoranisasikan peserta didik dengan cara membagi kelompok peserta didik serta memberikan LKPD. Membimbing penyelidikan individu/kelompok dengan memberikan arahan/membimbing kelompok peserta didik untuk berdiskusi secara aktif. d) Menggembangkan dan menyajikan hasil karya dengan mempresentasikan hasil diskusi. e) Menganalisis dan mengevaluasi pemecahan masalah dengan memberikan soal evaluasi dan membahasnya. 7. Melakukan refleksi dan menyimpulkan pembelajaran. 8. Menyampaikan materi pertemuan selanjutnya. 9. Berdoa bersama menutup pembelajaran. Siapa saja yang terlibat? Berdasarkan uraian di atas dapat Dari uraian tantangan diatas dapat disimpulkan bahwa pihak yang terlibat adalah : 1. Guru sebagai perancang, fasilitator dan pelaksana praktik pembelajaran. 2. Dosen dan Guru Pamong sebagai fasilitator dan penilai. 3. Kepala Madrasah sebagai pendukung dan pemberi fasilitas yang dibutuhkan dalam praktik pembelajaran. 4. Rekan guru serta teman sejawat yang membantu dalam mempersiapkan praktik pembelajaran seperti merekam dan memberikan semangat. 5. Peserta didik kelas X IPA2 MAS Pesantren Al-Amin yang mendukung saya dan selalu bersemangat dalam kegiatan praktik ini. Apa saja sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini ? Sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi tersebut. 1. Menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). 2. Membuat bahan ajar melalui power point (PPT) dan juga download dari internet. 3. Membuat media pembelajaran berupa media gambar atau video


pembelajaran. 4. Menyusun lembar kerja perserta didik (LKPD). 5. Menyusun kisi-kisi dan instrumen penilaian. 6. Menyiapkan alat-alat pembelajaran seperti laptop dan proyektor/infocus untuk proses pembelajaran. Menyiapkan 2 buah Handphone yang dipergunakan untuk merekam dan zoom. Refleksi Hasil dan dampak Bagaimana dampak dari aksi dari Langkahlangkah yang dilakukan? Apakah hasilnya efektif? Atau tidak efektif? Mengapa? Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan, Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan? Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut Bagaimana dampak dari aksi dari Langkah-langkah yang dilakukan? Dampak dari aksi dan langkah-langkah yang dilakukan dirasa hasilnya efektif dapat dilihat dari : a. Seluruh peserta didik senang dan aktif melakukan diskusi bersama rekan kelompoknya. b. Peserta didik mampu menyajikan hasil diskusi mereka bersama rekan kelompoknya. c. Pemilihan model PBL dapat membuat peserta didik terlibat aktif dalam proses belajar. d. Pembelajaran menjadi terpusat pada peserta didik. Apakah hasilnya efektif? Atau tidak efektif? Mengapa? Dari hasil analisis yang dilaksanakan hasilnya efektif karena guru telah melakukan refleksi dan analisis, yaitu: 1. Tercapainya Tujuan pembelajaran 2. Pembelajaran menjadi tepusat pada peserta didik. 3. Adanya peningkatan hasil belajar peserta didik dari setiap aksi yang telah dilaksanakan seperti : ❖ Pada PPL 1 dari 20 peserta didik yang hadir, 20 peserta didik tuntas KKM, namun 1 peserta didik tidak hadir karena sakit. ❖ Pada PPL 2 dari 21 peserta didik yang hadir, semua peserta didik tuntas KKM. Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan? Respon Dosen dan Guru Pamong Respon Dosen dan Guru pamong terhadap kegiatan ini sudah sangat baik, bisa dilihat saat dosen dan guru pamong yang memberikan pengarahan, mengoreksi hal-hal baik yang akan dilakukan PPL dan juga memberikan refleksi atau masukan agar dapat memperbaiki kegiatan pembelajaran ini. Respon peserta didik Respon peserta didik terhadap kegiatan pembelajaran ini adalah sangat senang, bisa dilihat saat kegiatan refleksi akhir pembelajaran, peserta didik memberikan refleksi bahwa pembelajaran sangat menyenangkan dan menimbulkan rasa ingin tahu peserta didik serta media pembelajaran sangat menarik dan mudah di pahami meskipun masih sulit dalam menyampaikan buah pikiran mereka. Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan? Faktor keberhasilan KBM ini terjadi karena adanya dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak, seperti kepala Madrasah, dewan guru, teman sejawat, pakar dan tentu saja saya (guru) juga peserta didik kelas x mipa. Selain itu, berkat bimbingan dan arahan dari dosen juga guru pamong yang selalu mensupport kegiatan yang saya lakukan.


Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut? Untuk berkelanjutannya dalam meningkatan hasil belajar peserta didik dalam materi pembelajaran tertentu ke depannya guru akan lebih kreatif dan inovatif dalam proses pembelajaran, salah satunya dengan memilih media dan metode yang tepat serta menerapkan model-model pembelajaran inovatif. 3.2 Refleksi Akhir Kegiatan PPL aksi 2 dilaksanakan pada Senin, 03 Juli 2023. Seluruh rangkaian kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik mulai dari kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup dengan didokumentasikan dalam bentuk rekaman video. Setelah melaksanakan seluruh kegiatan PPL, dampak yang bisa dirasakan adalah: 1. Terciptanya suasana belajar yang lebih aktif. Pembelajaran berpusat kepada peserta didik sehingga suasana kelas terasa tidak membosankan karena penerapan model PBL dalam pembelajaran. Hal ini dirasa sangat membantu dalam proses belajar. Pembelajaran terasa sangat berbeda karena sebelumnya masih didominasi metode ceramah dalam pembelajaran 2. Mengembangkan perangkat pembelajaran abad 21 yang memuat 4C dan, 3. Penerapan TPACK sudah terlaksana dengan baik. Sebagai seorang guru yang mengikuti perkembangan zaman, kita harus bisa memanfaatkan teknologi yang ada saat ini dan akan datang. 3.3 Rencana Tindak Lanjut Berdasarkan hasil refleksi LK 3.1 serta saran dan masukan dari Dosen Pembimbing , guru pamong dan rekan-rekan peserta PPG, Rencana tindak lanjut setelah kegiatan ini saya jabarkan dalam tabel berikut: No Rencana Tindak Lanjut (RTL) Waktu / Tempat Pihak yang terlibat 1 Akan tetap membuat rancangan pembelajaran yang sesuai dengan konten materi lengkap dengan perangkatnya baik media, LKPD, rubrik penilaian, model dan tetap memperhatikan sintaks dari model yang saya gunakan Sebelum kegiatan pembelajaran mulai, Juli 2023/di rumah atau di madrasah Kepala Madrasah, Rekan sejawat 2 Membagikan pengalaman selama melaksanakan aksi kepada teman sejawat di madrasah yang mungkin dapat menginspirasi mereka dalam mengajar dan agar memperoleh kritik serta masukan yang membangun. Sebelum dan sesudah melakukan pembelajaran Kepala Madrasah, rekan sejwat 3 Melakukan refleksi pembelajaran berkelanjutan untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan pembelajaran yang telah dilaksanakan. Setelah melakukan pembelajran pada ajaran baru tahun depan. Kepala Madrasah, peserta didik 4 Mengembangkan pembelajaran yang terintegrasi dengan TPACK dan penggunaan aplikasi untuk menunjang aktivitas belajar peserta Sebelum ajaran baru dimulai dibuat media pembelajaran yang terintegrasi TPACK Kepala Madrasah, rekan sejawat


didik. 5 Konsisten dalam melakukan evaluasi yang melibatkan soal-soal berbasis HOTs. Di awal semester dan akhir semester Kepala Madrasah, rekan sejawat dan peseerta didik 6 Mencoba hal-hal lain yang mungkin dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik seperti penggunaan yel-yel, ice breaking atau sejenisnya. Di setiap pembelajaran berlangsung Rekan sejawat, peserta didik 7 Mencari referensi tentang modelmodel pembelajaran lain yang relevan untuk diterapkan dalam pembelajaran dengan memperhatikan karakteristik peserta didik dan perkembangan zaman. Kapan saja untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan dalam pengajaran Kepala madrasah, rekan sejawat 8 Berkoordinasi dengan kepala madrasah dan teman sejawat serta meminta masukan dalam pembuatan rancangan pembelajaran sebelum melaksanakannya Sebelum kegiatan pembelajaran mulai, Juli 2023/di rumah atau di madrasah Kepala Madrasah, Rekan sejawat 9 Membagikan di blog pribadi atau di forum tentang kegiatan yang saya lakukan tentang perancangan dan pelaksanaan pembelajaran Januari 2024 atau Setelah kegiatan Selesai Group MGMP, Group pendidikan, Media Sosial 10 Mengikuti workshop, pelatihan atau bimtek pengembangan kompetensi guru baik Daring atau Luring Januari 2024 atau minimal sekali dalam 2 bulan Komunitas workshop, Platform Merdeka Mengajar Lampiran-lampiran 1. Foto Madrasah tempat praktik PPL Gambar 1. 1 Gerbang MAS Pesantren Al-Amin Gambar 1.2 Gedung Madrasah


2. Foto-foto kegiatan Praktik Pembelajaran Gambar 2.1 Kegiatan PPL Aksi 1 Gambar 2.2 Kegiatan PPL Aksi 2 Pendahuluan Pendahuluan Kegiatan Inti Kegiatan Inti Diskusi dan Presentasi Diskusi dan Presentasi Diskusi dan Presentasi Diskusi dan Presentasi 3. Link Video Kegiatan PPL Video PPL Aksi 1 (Kamis, 15 Juni 2023) : https://youtu.be/oQRYA9gWYoo Video PPL Aksi 2 (Senin, 03 Juli 2023) : http://youtu.be/US42f181a3I Mojokerto, 17 Juli 2023 nnn Penyusun nnnnnnnnnn Fatkhur Rohim


Click to View FlipBook Version