PROPOSAL USAHA KECIL MENENGAH
USAHA BISNIS
SABUN CAIR CUCI PIRING
Disusun Oleh :
Fitrahwanti (220016301005)
PROGRAM PASCASARJANA
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
2022
KATA PENGANTAR
Tak ada kata yang patut terucap selain puji syukur kepada Allah SWT, karena atas rahmat
dan hidayah-Nyalah sehingga makalah ini dapat diselesaikan dengan baik. Shalawat dan salam agar
tercurah kepada Rasulullah SAW yang telah membimbing kita dari alam kegelapan ke alam yang
terang benderang.
Proposal ini di susun dengan menghadapi berbagai rintangan, namun dengan penuh
kesabaran penyusun mencoba untuk menyelesaikan proposal wirausaha sabun cair cuci piring ini
dengan baik. Di dalam proposal ini dipaparkan semua yang berhubungan dengan sabun cair cuci
piring.
Tak lupa disampaikan ucapkan terima kasih pada pihak-pihak yang telah membantu kami
menyelesaikan proposal ini yaitu bantuan rekan-rekan dan arahan dari Ibu dosen di kampus. Saya
selaku penyusun proposal mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya, mudah-
mudahan Allah SWT membalasnya melebihi bantuannya, Amin
Dengan ini penyusun mempersembahkan sebuah proposal dengan judul : USAHA BISNIS
SABUN CAIR CUCI PIRING. Penyusunan proposal ini telah diusahakan sebaik mungkin, namun
jika terdapat banyak kesalahan dalam penyusunannya, penyusun sampaikan mohon maaf serta
sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun. Dengan harapan, semoga proposal ini
bermanfaat bagi kita semua. Amin ya Rabbal alamin.
Makassar, 10 November 2022
Penyusun
BAB 1
LATAR BELAKANG USAHA
Sabun merupakan produk kimia yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.
Pembuatan sabun telah dilakukan sejak ribuan tahun yang lalu. Metode pembuatan sabun pada
zaman dahulu tidak berbeda jauh dengan metode yang digunakan saat ini, walaupun tentunya
kwalitas produk yang dihasilkan saat ini jauh lebih baik. Sabun dibuat dengan metode saponifikasi
yaitu mereaksikan trigliserida dengan NaOH sehingga menghasilkan sabun dan produk samping
berupa gliserin. Bahan baku pembuatan sabun dapat berupa lemak nabati ataupun lemak hewani.
Pada perkembangannya bentuk sabun menjadi bermacam-macam, yaitu sabun padat, sabun
lunak, sabun cair, dan sabun bubuk. Jika basa yang digunakan adalah NaOH, maka produk reaksi
berupa sabun keras (padat), sedangkanbila basa yang digunakan berupa KOH, maka produk reaksi
berupa sabun cair.
Sabun merupakan salah satu produk yang sudah menjadi kebutuhan pokok dalam kehidupan
manusia. Karena itu, sejalan dengan meningkatnya pertumbuhan jumlah penduduk, maka
kebutuhan akan sabun juga meningkat. Hal ini disebabkan karena distribusi pemakaian sabun
sudah cukup merata, yang tidak hanya terbatas pada golongan ekonomi tertentu saja tetapi hampir
seluruh masyarakat sudah menggunakannya sebagai kebutuhan sehari-hari. Selain itu,
membaiknya tingkat kesejahteraan masyarakat akan mempengaruhi pola pembelanjaan
masyarakat, seperti peralihan merek sabun yang digunakan serta pemilihan tempat pembelian.
Penggunaan sabun sudah tidak asing lagi dalam kehidupan sehari-hari. Pada
perkembangannya seperti sekarang, semakin banyak jenis sabun yang beredar di pasaran, mulaidari
yang bersifat khusus untuk kecantikan maupun umum untuk membersihkan kotoran salahsatunya
adalah sabun cuci piring.
Sabun cuci piring mempunyai dua bentuk, yaitu sabun cuci piring cream dan sabun cuci piring
cair. Faktor kepraktisan dan kecepatan larut sabun dalam air pada sabun cair menyebabkan banyak
orang lebih memilih menggunakannya daripada sabun cream cuci piring. Selain itu pula
disebabkan aroma sabun cream baunya lebih menempel pada peralatan dapur serta kurang lembut
di tangan. Oleh karena itu dalam proses ini, kami mempelajari proses pembuatan sabun cair cuci
piring.
Berdasarkan latar belakang tersebut penyusun memilih Sabun Cair Cuci Piring sebagai
pilihannya untuk memulai bisnis atau usaha. Penulis melihat besarnya prospek bisnis sabun cair
cuci piring di masa mendatang.
BAB II
PROFIL USAHA
A. Jenis Usaha
Jenis usaha adalah: sabun cair cuci piring
B. Nama Usaha
Nama usaha kami adalah SUN CLEAN
C. Lokasi Usaha
Letak usaha berada di Perumahan Pesona Alam Mas Blok B no. 3 Sudiang Makassar
BAB III
PRODUK USAHA
A. Jenis Produk
Jenis produk kelompok kami adalah produk kimia tepatnya sabun cuci piring.
B. Proses Pembuatan Produk
Alat :
1. Baskom
2. Pengaduk stanlis
3. Gelas ukur
4. Botol kemasan
Bahan :
1. 120 gram Texapon
2. 35 gram NaSO4
3. 20 mL Camperlan
4. 10 mL Foam Booster
5. 20 gram NaCl
6. 1,1 gram EDTA
7. 1 mL Gliserin
8. 3 mL parfum beraroma jeruk nipis
9. Zat pewarna makanan (Fast Green FCF)
10. 1 L air
Cara Membuat :
1. Dimasukkan 120 gram texapon kedalam baskom.
2. Dicampurkan natrium sulfat sebanyak 2/3 bahan.
3. Diaduk hingga berwarna putih.
4. Ditambahkan 600 mL air sedikit demi sedikit sambil diaduk.
5. Tuangkan 20 mL camperlan ambil diaduk.
6. Ditambahkan 200 mL air.
7. Ditambahkan sisa natrium sulfat (1/3 bahan).
8. Ditambahkan 20 gram NaCl sedikit demi sedikit.
9. Dimasukkan 10 mL foam booster.
10. Dilarutkan EDTA dalam 20 mL air, lalu dimasukkan dalam campuran bahan.
11. Ditambahkan sisa air.
12. Dimasukkan pewarna.
13. Dicampurkan gliserin dan parfum lalu dimasukkan dalam campuran bahan.
C. Keunggulan Produk
Keunggulan produk kami diantaranya sabun cuci piring yang dapat membersihkan kotoran
dalam piring sekali usap. Produk ini memiliki kelebihan yaitu aroma yang lebih segar, busa lebih
banyak, harga lebih murah dari produk lain, serta mengusap kotoran dengan cepat sehingga waktu
pencucian dapat diefisiensi
BAB IV
TARGET PASAR
A. Segmentasi Pasar Produk
Segmentasi pasar kami untuk semua kalangan dari kalangan bawah, kalangan
menengah, kalangan atas.
B. Target Pemasaran Produk
Target pemasaran produk akan kami targetkan untuk umum terutama sabun cuci piring
untuk ibu rumah tangga, pengusaha makanan, hotel berbintang 3-4 dsb.
BAB V
PROMOSI DAN PEMASARAN
Strategi Promosi dan Pemasaran
Sebagai langkah promosi dan pemasaran, berdasarkan target pasar yang telah dipilih
produk akan ditawarkan ke keluarga, teman kantor, tetangga dan komunitas-komunitas ibu–ibu
lainnya di daerah tempat tinggal. Selain itu produk akan ditawarkan pada rumah makan dan hotel
dsk.
Produk juga akan dipromosikan melalui media sosial seperti WA, Instragam, facebook,
dan media sosial lainnya untuk mempromosikan sabun cair cuci piring kami.
BAB VI
LAPORAN KEUANGAN
A. Alokasi Dana
Awal modal sebesar Rp. 500.000
B. Perhitungan Dana Jumah Uang
Bahan yang dibutuhkan Rp. 50.000
Rp. 80.000
Texapon Rp. 60.000
NaSO4 Rp. 40.000
Camperlan Rp. 40.000
Foam Booster Rp. 70.000
NaCl Rp. 50.000
EDTA Rp. 60.000
Gliserin Rp. 30.000
Parfum beraroma terapi Rp. 78.000
Zat pewarna makanan (Fast Green FCF)
Botol kemasan 1 bal
BAB VII.
ANALISIS SWOT
A. Strenght (kekuatan)
Adalah kekuatan dari usaha tersebut dalam menghadapi persaingan dalam memasarkan
produk. Kekuatan dalam usaha ini adalah:
1. Kualitas bahan yang baik dan aman.
2. Harga terjangkau.
B. Weakness (kelemahan)
Adalah kelemahan yang ada pada organisasi/usaha tersebut. Kelemahan dalam usaha
ini adalah:
1. Hanya menjual 1 macam produk.
2. Anggota tidak ada, sehingga jika sedang ramai pelanggan serta pembelian dalam
jumlahbanyak memakan waktu produksi yang cukup lama.
3. Produk belum dikenal dimana-mana karena masih berupa produk baru
C. Opportunity (kesempatan/peluang)
Peluang usaha ini antara lain :
1. Ibu rumah tangga, h o t e l d a n warung makan yang selalu membutuhkan sabun
cucipiring untuk mencuci piring dan gelas.
2. Menggunakan media sosial untuk media promosi sehingga jangkauannya lebih luas.
D. Threats (ancaman)
Merupakan ancaman dari luar instansi/usaha. Ancaman yang dapat
mengakibatkankerugian usaha ini adalah :
1. Banyak saingan usaha dengan produk yang sama.
2. Kurangnya minat terhadap produk sabun cuci piring kami. Untuk mengatasi masalah
inikami memberikan tester kepada pembeli terlebih dahulu untuk awal penjualan agar
konsumen mengetahui hasil dari produk kita dan memberi beberapa informasi
kepadakonsumen keunggulan sabun cuci piring kami dari produk lain.
BAB IX
PENUTUP
Dari analisis di atas, dapat disimpulkan bahwa antara kelebihan dan kekurangan
usaha cukup berimbang. Sehingga usaha ini tergolong sebagai bisnis spekulatif. Namun
demikian, bisnis ini dapat berkembang menjadi bisnis ideal ke depannya karena
keunggulan serta keuntungan usaha ini relatif dapat berkembang lebih pesat dan lebih
besar dibandingkan kelemahan serta ancamannya dengan melakukan berbagai usaha dan
inovasi. Bahkan kelemahan serta ancaman relatif dapat dihilangkan beberapa diantaranya.
Berwirausaha dibidang jual beli sabun cuci cair cuci piring merupakan sebuah
peluang usaha yang tidak boleh dilewatkan begitu saja. Yang penting kita harus ingat
untuk selalu berusaha, percaya diri, berani, jujur, dan tekun.
Demikian proposal ini dibuat, semoga dapat menjadi acuan dan bahan
pertimbangan dalam mendirikan suatu usaha. Untuk itu kami mengharapkan dukungan
serta peran semua pihak dalam pembentukan usaha ini. Sekian dan terima kasih.