The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

PERJALANAN HIDUP WANITA

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Nurul Laila, 2023-03-15 23:31:00

biografi

PERJALANAN HIDUP WANITA

PERJALANAN HIDUP WANITA MANDIRI


KATA PENGANTAR Puji syukur atas kehadiran Tuhan Yang Maha Esa, yan telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada saya sehingga saya boleh menyelesaikan E-book yang berjudul “Perjalanan hidup wanita mandiri“ ini bisa tepat pada waktunya . Dalam penyusunan E-book ini dituliskan berdasarkan fakta tentang perjalanan hidup yang di alami oleh Afneliawati dari Masa kecil hingga sekarang.Diharapkan E-book ini dapat memberi informasi kepada kita semua tentang perjalanan hidup wanita yang mandiri. Saya yakin bahwa E-book ini masih jauh dari kata sempurna, oleh karena itu kritik dan saran yang bersifat membangun selalu saya harapkan demi kesempurnaan makalah ini. Akhir kata, saya sampaikan terima kasih dan semoga Tuhan Yang Maha Esa membawa berkah seala usaha kita Aamiin. Jakartaa, 16 Maret 2023 Nurul Laila R.


Afneliawati adalah anak kedua dari 5 bersaudari, ia seorang guru yang mengajar di Madrasah Islam. Ia seorang guru berkelahiran di Jakarta, 11 November 1978. Ayahnya bernama Arif dan ibunya bernama Wati. Ia dibesarkan dari keluarga sederhana yang hanya mencari nafkah di bidang perdagangan, seperti baju anak, baju sekolah hingga ke hiasan untuk rumah. Saat menginjak usia 6 Tahun, Afneliawati memasuki Sekolah Dasar di SDN 04. Sejak duduk di bangku SD, ia membantu orang tuanya untuk berjualan. Ia sangat rajin membantu orang tuanya berjualan bersama ke-4 saudarinya. Selain rajin membantu orang tua, ia setiap malam tidak lupa selalu belajar agar mendapatkan juara di kelasnya, dan akhirnya usahanya tercapai, ia selalu mendapatkan peringkat kelas 5 besar. Dari kecil ia di ajarkan mandiri oleh orang tuanya. Di mulai dari belajar merawat adik-adiknya, menyuci pakaian sendiri, memasak, dan hal-hal pekerjaan di rumah yang lainnya. Penerapan ini tidak hanya berlaku untuk Afneliawati saja, tetapi juga ke kakak dan adik-adiknya. Pada usia 11 Tahun, ia lulus Sekolah Dasar dan melanjutkan perjalanannya di Sekolah Menengah Pertama yaitu di SMP Negeri 231 Jakarta. Ia sangat senang karena dapat memasuki Sekolah Negeri. Selama memasuki bangku SMP, ia menjadi murid aktif yang mengikuti organisasi dan lomba-lomba di sekolahnya. Ia sangat pandai dan selalu mendapat nilai tertinggi dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Ia murid cukup di kenal oleh guru-guru di sekolahnya, karena memiliki kepribadian yang ceria dan aktif di kelas. Saat Tahun 1992 tiba, ia memasuki bangku Sekolah Menengah Atas di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Jakarta. Masa-masa paling indah bermain dengan temanteman sekolah, namun tidak berlaku dengan Afneliawati. Ia sibuk membantu orang tuanya berdagang di kaki lima untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Ia


membantu dengan ikhlas dan selalu berdo'a agar dapat rezeki yang cukup. Tidak disangka mukjizat Allah pun datang. Dagangan orang tua ia ramai dengan pembeli, hingga mempunyai banyak pelanggan dan bisa membeli toko untuk berjualan. Namun, dibalik usaha yang berada di puncak kejayaan, orang tuanya mengalami suatu masalah sampai terjadi pertengkaran. Hal ini membuat harihari di sekolah dan semua impian-impiannya berantakan. Kakak dan adiknya juga terkena dampak seperti yang di alami oleh Afneliawati.Ia sangat bingung untuk melanjutkan impian-impian yang sudah dirancang namun seketika hancur. Ia setiap malam merenung dan meminta petunjuk untuk jalan keluarnya. Setelah 3 bulan berlalu ia sudah kembali yakin bahwa tidak boleh berlarutlarut memikirkan masalah itu. impianimpian yang sudah dirancang tidak boleh hancur, ia yakin bahwa ia bisa melewati masalah ini walaupun tanpa di dampingi oleh orang tuanya. Selama berjalannya waktu, tiba di hari kelulusan Sekolah Menengah Atas. Ia sangat senang bisa berada sampai di titik ini, mencapai impian-impian yang dirancang sejak dulu dan keluarganya juga mulai membaik. Setelah kelulusan SMA, ia melanjutkan pendidikan kuliah di Sekolah Tinggi Agama Islam Shalahuddin Al Ayyubi. Ia mengambil jurusan pendidikan selama 3,5 Tahun. Setelah berhasil menyelesaikan pendidikannya, ia mengajar di salah satu Madrasah Islam Jakarta Utara selama 5 Tahun. Lalu pindah mengajar di Bogor Jawa Barat hingga saat ini. Selain mengajar, ia mempunyai kegiatan sampingan seperti mengikuti ta'lim setiap Sabtu dan Minggu, mendatangkan panti-panti asuhan yang berada di wilayah Jakarta.


Click to View FlipBook Version