BAHAN AJAR untuk Kelas XI SMA/MA Sistem Indra Manusia oleh: MURNI KHOLILAH HRP, S.Pd
1 DAFTAR ISI COVER.................................................................................................................................................................... x KATA PENGANTAR...........................................................................................................................................1 Daftar Isi ............................................................................................................................................................. 2 Peta Konsep ........................................................................................................................................................3 Kompetensi Dasar.............................................................................................................................................4 Petunjuk Penggunaan .....................................................................................................................................5 Sistem Indera Mata ..........................................................................................................................................6 Sitem Indera Telinga ........................................................................................................................................8 Sistem Indera Hidung......................................................................................................................................10. Sistem Indera Lidah..........................................................................................................................................13 Sistem Indera Kulit............................................................................................................................................15 Lembar Soal ........................................................................................................................................................16 Lembar Jawaban................................................................................................................................................19 Daftar Pustaka....................................................................................................................................................20
2 Indera Peraba (Kulit) Alat-Alat Indera Gangguan Pada Indera Indera Penglihatan (MATA) Indera Pendengar (Telinga) Indera Pebau (Hidung) Indera Perasa (Lidah) PETA KONSEP
3 Kompetensi Dasar 3.10. Menganalisis hubungan antara struktur jaringan penyusun organ pada sistem koordinasi (saraf, hormone, dan alat indera) dalam kaitannya dengan mekanisme koordinasi dan regulasi serta gangguan fungsi yang dapat terjadi pada sistem koordinasi manusia Indikator Pencapaian Kompetensi 3.10. 1. Menjelaskan definisi dari kelima sistem indera manusia 3.10.2. Menyebutkan bagian-bagian pada kelima sistem indera manusia 3.10.3. Menjelaskan mekanisme kerja dari sistem indera pada manusia. 3.10.4. Memberikan contoh kelainan yang dapat mengganggu kerja dari sistem indera manusia PETUNJUK PENGGUNAAN 1. Pelajariah modul ini dari kegiatan belajar 1 hingga anda bisa kuasai dengan baik. Untuk mengetahui apakah anda telah menguasai pelajaran ini, kerjakan tugas yang disediakan pada akhir kegiatan belajar, kemudian cocokan jawaban anda dengan kunci jawaban anda dengan kunci jawaban yang telah disediakan 2. Pelajari kembali tugas yang belum terjawab dengan benar sehingga anda yakin betul telah menguasai kegiatan belajar. Untuk selanjutnya mempelajari kegiatan berikutnya 3. Untuk mempelajari modul ini disediakan waktu 2x 45 menit 1 kali pertemuan tidak termasuk waktu untuk mengerjakan tes akhir modul, dikerjakan dirumh 4. Sehubungan dengan pentingnya modul ini maka anda harus mepelajari dengan tekun dari teliti. Bila perlu baca berulang untuk yang sulit
4 MACAM-MACAM ALAT INDERA A. MATA Mata merupakan salah satu organ tubuh yang sangat penting dan merupakan bagian dari lima panca indera kita. Tanpa mata, orang tidak pernah menikmati keindahan dunia ini. Jadi, sudah sewajarnya kita patut bersyukur pada tuhan yang telah memberi anugerah yang luar biasa ini. Dengan bantuan mata kita dapat membedakan benda berdasarkan tingkat kecerahan, bentuk, tekstur, kedalaman, tingkat tembus pandang, gerakan dan ukuran benda. Mata mempunyai bagian bagian seperti gambar dibawah ini! a) Sklera atau selaput putih merupakan bagian luar yang melindungi susunan atau bagian dalam yang lembut b) Retina adalah bagian syaraf yang sangat sensitif terhadap cahaya c) Lensa mata (Lensa cembung) berfungsi untuk memusatkan cahaya yang masuk kedalam mata. d) Iris merupakan bagian otot yang dapat mengatur sinar yang masuk ke mata menambah atau mengurangi cahaya yang massuk ke mata e) Pupil yaitu lubang yang memungkinkan cahay masuk f) Syaraf Optik syaraf penglihatan berfungsi untuk mengahtarkan sinyal-sinyal (isyarat-isyarat) litrik ke otak. Di otak sinyal tersebut di olah, kemudian timbul pesan informasi dari apa yang di lihat. Proses Melihat Mata bisa melihat benda karena adanya cahaya yang dipantulkan oleh benda tersebut ke mata. Jika tidak ada cahaya yang dipnatulkan benda, maka mata tidak bisa melihat benda tersebut. Proses mata melihat benda adalah sebagai berikut: ➢ Cahaya yang dipantulkan oleh benda ditangkap oleh mata, menembus kornea dan diteruskan melalui pupil
5 ➢ Intensitas cahaya yang telah diatur oleh pupil diteruskan menembus lensa mata ➢ Daya akomodasi pada lensa mata mengatur cahaya supaya jauh tepat dibintik kuning ➢ Pada bintik kuning, cahaya diterima oleh sel kerucut ke sel batang, kemudian disampaikan ke otak ➢ Cahaya yang disampaikan ke otak akan diterjemahkan oleh otak sehingga manusia bisa mengetahui apa yang mereka lihat Kelainan atau penyakit yang menyerang mata, antara lain: a) Miopi (Rabun Jauh), yaitu ketidakmampuan mata untuk melihat benda yang jauh jaraknya dengan jelas. Kelainan atau penyakit ini bisa diatasi dengan menggunakan kacamata minus atau lensa cekung b) Hipermetroopi (Rabun Dekat), yaitu ketidakmampuan mata untuk melihat benda dengan jarak dekat secara jelas. Kelainan mata ini dapat diatasi dengan menggunakan kacamata plus atau lensa cembung c) Preispiobi (Mata Tua), yaitu ketidakmampuan mata dalam melihat benda yang dekat dan benda yang jauh secara jelas. Kelainan ini bisa diatasi dengan menggunakan kacamata berlensa ganda yaitu minus dan plus d) Rabun Senja, merupakan kelainan mata yang berupa ketidakmampuan mata untuk melihat di senja hari yang disebabkan karena kekurangan vitamin A. Dan biasanya bersifat sementara e) Buta Warna, merupakan kelainan mata yang berupa ketidakmampuan mata untuk melihat warna-warna tertentu. Contohnya, buta warna ungu berarti tidak bisa melihat warna ungu, buta warna orange berarti tidak bisa melihat warna orange. Ada juga buta warna total, meskipun jarang sekali ditemukan. Pada buta warna total mata hanya mampu melihat warna hitam dan putih saja. f) Mata Merah, terjadi karena kemasukan benda asing, sehingga menyebabkan mata perih dan gatal. Mata merah yang tidak segera diobati akan mengakibatkan kotoraan yang menumpuk di sudut mata, dalam kondisiyang lebih parah, kelopak mata akan menjadi bengkak g) Katarak, biasanya penyakit ini menyerang orang yang sudah lanjut usia. Pada mata yang katarak tampak di selimuti lapisan putih. Sehingga si penderita kesulitan untuk melihat. Penderita katarak ini bisa disembuhkan dengan cara operassi pengangkatan lensa yang buram dan menggantinya dengan lensa buatan. h) Glukoma, yakni kelainan pada mata yang dapat dicirikan dengan rusaknya saraf optik. Dimana fungsinya untuk membawa cahaya dari mata ke otak. Penyebab kerusakan ini ialah karena kelebihan cairan yang mengisi bola mata i) Kebutaan merupakan kelainan atau penyakit mata yang menyebabkan mata tidak bisa melihat sama sekali. Penyebab terjadinya kebutaan salah satunya adalah karena glukoma dan katark atau kelalinan dari fisik manusia itusendiri j) Astigmatisma, Yang dikenal dengan dengan mata silinder, Yakni gangguan pada mata yang mengakibatkan penglihatan menjadi kabur, tidak jelas dan samar-samar. Silindris ini di sebabkan karena kornea mata tidak rata. Penyakit ini dapat diatasi dengan kacamata silinder
6 B. TELINGA Telinga merupakan alat penerima gelombang suara atau gelombang udara kemudian gelombang mekanik ini diubah menjadi impuls pulsa listrik dan diturunkan ke korteks pendengaran melaui saraf pendengaran. Telinga merupakan organ pendengaran dan keseimbnagna. Telinga manusia menerima dan mentransimikan gelombnag bunyi ke otak dimana bunyi tersebut akan dianalisa dan di intrepretasikan. Dalam menjalankan fungsinya sebagai alat pendengaran dan keseimbangan tubuh. Tuhan menciptakan telinga dengan susunan yang sangat menakjubkan. Telinga terdiri dari tiga bagian yakni bagian luar, tengah, dan bagian dalam. Ketiga bagian itu bekerja sama menangkapi gelombang suara dan menjadikannya bunyi yang nyata. Mulanya gelombang suara diterima telinga luar yang terdiri dari daun telinga dan liang (lubang) telinga. Daun telinga menampung suara yang kemudian menyalurkannya ke liang telinga. Dari liang telinga, suara masuk ke telinga tengah melalui gendang telinga. Di belkang gendang telinga terdapat tulang pendengaran yang bentuknya menyerupai lantai. Tulang-tulang ini saling berhubungan dengan sendi dan berfungsi mengantarkan gelombang suara, sehingga mengantarkan gelombang suara, sehingga menggetarkan gendang samapia ketelinga dalam Bagian-Bagian Telinga Telinga tersusun atas telinga bagian luar, bagian tengah, dan bagian dalam. Telinga bagian luar teridri atas Daun telinga, saluran telinga, dan selaput gendang atau membran timpani. Daun teilnga berfungi membantu memusatkan gelombang suara yang massuk ke saluran pendengaran. Selaput gendang atau membran timpani berfungsi menangkap gelombang suara. Pada bagian tengah terdapat 3 macam tulang, yaitu tulang martil (malleus), tulang landasan (incus) dan tulang sanggurdi (stapes). Ketiga tulang tersebut berfungsi meneruskan dan menerima gelombang suara dari gendang telinga atau selaput gendang ke bagian dalam telinga. Dibagian telinga tengah juga terdapat suatu saluran yang berhubungan dengan pangkal tenggorokan. Saluran ini disebut saluran eustachius. Saluran ini berfungsi menyeimbangkan tekanna udara di telinga bagian luar dan tengah.
7 Telinga bagian dalam terdiri atas bagian rumah siput (koklea) dan tiga saluran setengah lingkaran. Koklea ini berfungsi sebagai reseptor karena di dalam nya terdapat sel ssaraf sensoris yang berhubungan dengan otak. Gangguan-Gangguan Pada Telinga Jenis Gangguan pada telinga dianataranya : ➢ Tinitus, adalah gangguan pendengaran dengan keluhan perasaan mendengar bunyi tanpa ada rangsangan bunyi dari luar. Keluhan ini bisa berupa bunyi mendengung, mendenging, menderu, atau mendesis.Frekuensi tinitus bisa berlangsung secara terus menerus atau hilang timbul. Tinitus tidak membuat penderita menjadi sakit secara langsung, tetapi sangat menganggu dan tidak menyenangkan. ➢ Radang kronis atau Jronis Suoratif Telinga Tengah (RKSTT), adalah suatu pendengaran atau infeksi telinga tengah yang ditandai edngan terdapatnya lubang pada gendang telinga yang disertai dengan keluarnya cairan kental seperti lendir atau nanah secara terus menerus atau hilang timbul dan telah berlangsung lebih dari dua bulan. Jika terjadi superinfeksi, cairan itu akan meleleh keluar, berbau busuk, dan berwarna kehijauan atau kekuningan sesuai dengan kuman yang menginfeksi. Gejala lain yang dikeluhkan leh penderita adalah berkurangnya pendengaran ➢ Tuli Akibat Bising (TAB) adalah suatu kelainan penurunan fungsi indera pendengaran akibat terpapar oleh bising dengan intensitas berlebih, secara terus- menerus, dan dalam waktu yang lama. TAB sering menimpa para pekerja yang selalu berhadapan dengan alat-alat penimbul kebisingan. Penyebab TAB adalah bisingnya yang dihasilkan dari kegiatan di lingkungan kerja, seperti mesin industri atau mesin kendaraan yang dikemudikan ➢ Tuli Bawaan atau Genetik disebabkan oleh faktor keturunan. Gejala kelainan ini biasanya sudah ada sejak bayi dilahirkan atau sejak masa kanak-kanak.
8 C. HIDUNG Indera penciuman atau hidung yang kita gunakan untuk mengenali lingkungan sekitar atau sesuatu daria aroma yang dihasilkan. Kita dengan mudah membedakan makanan yang sudah busuk dengan dengan yang masih segar dengan mudahnya hanya dengan mmencium aroma makanan tersebut. Bagian-Bagian Hidung Berikut bagan-bagian pada hidung ➢ Rongga hidung, sebuah tempat dimana beragam organ hidung berada dan menjalankan fungsinya. Rongga hidung manusai dilengkapi dengan bulu hidung yang berfungsi menyaring kotoran yang masuk melalui pernafasan. Bulu hiudng tersebut menghasilkan suatu benda padat yang sering disebut dengan kotoran hidung. Bulu hidung memiliki peran penting bagi kesehatan sistem pernafasan ➢ Tulang rawan dan tulang nasal, hidung dilindungi oleh dua tulang terpisah. Tulang rawan letaknya berada di ujung hidung. Teksturnya lunak dan bisa bergerak dengan fleksibel. Sementara tulang nasal letaknya berada diantara tulang rawan dan dahI ➢ Rongga sinus, hidung memiliki empat rongga sinus yang letaknya terpisah, yaitu sinus maksilaris di pipi, sinus frontalis di dahi, sinus etmoidalis diantara kedua mata, dan sinus stefondalis dibelakang dahi. Rongga sinus memiliki fungsi, diantaranya: a) Memproduksi lendir yang mengalir ke dalam dan melembabkan hidung dan menguras lendir hidung b) Untuk menjaga kelembapan hidung dan udara saat bernafas c) Menjaga pertukaran udara di daerah hidung d) Meringankan kepala yang terasa berat Untuk menjalankan fungsinya hidung ditunjang bagian bulbus olfactorius. Bagian ini memiliki fungsi: Tonjolan olfactor berperan dalam menerima smua impuls yang dikirim akson menuju otak. Dengan inilah hidung bisa langsung menerjemahkan suatu bau, Akson atau neutrit meupakan saraf penghubung yang mengangkut impuls hasil kerja saraf pembau. Impuls diterima sarap pembau berupa informasi tentang aroma. Ukuran akson di hidung sekitar 1 mikrometer. ➢ Saraf pembau, reseptor yang menerima stimulus dari gas yang dihirup. Bagian ini terdiri dari tujuh macam sel reseptor yang bisa mengenali lebih dari 400 macam aroma. ➢ Nasofaring, bagian sistem pernafasan yang menghubungkan hidung dan tenggorokan. Saat tersedak, nasofaring menstimulus rasa sakit pada hidung
9 Gangguan pada hidung ➢ Mimisan, adalah pendarahan yang terjadi dari dalam dinding saluran hidung. . Pendarahan pada hidung terjadi ketika pembuluh-pembuluh darah keci (kapiler) yang terdapat di dinding saluran hidung mengalami kerusakan. Kerusakan tersebut biasanya disebabkan oleh udara kering, kebiasaan mengupil, pilek, serta meniup ingusdengan keras ➢ Rhintis, penyakit pada hidung yang ditandai dengan hidung meler, bersin, hidung tersumbat, serta kelelahan. ➢ Pilek, meupakan penyakit hidung yang mana hampir semua orang pasti pernah mengalaminya. Pilek biasanya disebabkan oleh infeksi virus rhinovirus. Gejala oilek biasanya muncul ketika 1-3 hari setelah terpapar virus tersebut. Virus ini bisa menyebar melalui tetesan air liur yang menyembur diudara saat seseoang batuk, berbicara, atau bersin. Kemudian rhinovirus masuk kedalam tubub orang sehat melalui mulut, mata atau hidungnya ➢ Deviasi Septum, adalah gangguan dimana dinding tipis (septum) pemisah bagian kiri dan kana hidung mengalami kelainan struktur, seperti terlalu bengkok. Kondisi ini dapat mnyebabkan salsh satu saluran hiduing lebih sempit sehingga mempengaruhi aliran udara yang masuk dan keluar ➢ Polip hidung, adallah pertumbuhan jarungan yang terjadi di dinding saluran hidung atau sinus. Pertumbuhan jaringan tersebu terkadang tidak berbahaya, namum beresiko menimbulkan berbagai penyakit pada hidung. Seperti infeksi berulang, alergi bahkan sinustis ➢ Sinustis, adalah penyakit hidung yang terjadi akibat peradangan pada rongga sinus yaitu rongga disekitar saluran hidung di belakang ajah yang berisi udara. Gejala ini dapat terjadi dengan tiba-tiba dan berlangsung hanya dalam waktu (biasanya 4 minggu). Sinustis ini biasanya disebut dengan sinustis akut, namum jika gejalanya terjadi dalam waktu yang lebih lama, sekitar 3 bulan lebih dan sering kambuh, ini disebut sinus kronis
10 D. LIDAH Indera pengecap dapat dijumpai pada lidah. Indera pengeca dapat menerima rangsangan yang berupa zat kimia sehingga disebut khemoreseptor. Indera pengecap manusai dapat mengecap 4 macam rasa yaitu : asam, manis, asin, pahit. Rasa asin dapat dikecap pada bagian tengah depan ; dan rasa manis dikecap pada bagian depan samping. Sedangkan rasa asam dapat dikecap pada bagian samping dan pahit terdapat pada bagian belakang. Bagian-Bagian Lidah Lidah mempunyai tiga macam papila, yaitu Papila filiformis, papila sirkumvalata, dan papilamartil (foliata ) 1) Papila filiformis (fungi formis) Papila in bentuknya bennag yang terdapat pada seluruh permukaan lidah yang berfungsi sebagai papila peraba 2) Papila Sirkumvata Papila ini bentuknya V yang berjumlah 7-9 buah, terdapat pada lidah yang merupakan papila pengecap 3) Papila Martil (foliata) Papila ini bentuknya seperti martil yang terdapat pada tepi lidah yang berfungsi sebagai papila pengecap Kelainan pada Lidah Gangguan pada lidah bisa disebabkan oleh berbagai penyakit yang endasarinya mulai dari penyalit yang tidak serius sampai penyakit yang serius. Berikut adalah beberapa penyakit lidah yang perlu diketahui : a) Coated adalah keadaan ketika permukaan lidah tertutup dengan selapit putih Selaput ini merupkan hasi dari penumpukan bakteri, jamur, serta sel-sel mati yang terjebak dalam tonjolan papila lidah
11 b) Kanker lidah biasanya diawali dengan terbentuknya benjolan kecil berwarna putih atau seperti luka sariawan. Jika tidak segera ditangani, benjolan yang merupakan sel kanker tersebut akan menyebar ke bawah lidah dan rahang. Penyakit ini diduga terjadi disebabka oleh : konsumsi alkohol berlebihan, paparan tembakau, kebiasaan merokokdll. c) Glostissi adalah kondisi pembengkakan pada lidah. Penyakit lidah ini membuat papil atau bintik-bintik kecil di lidah semakin tidak terlihat, licin halus dan kemerahan. Kasus ringan seperti sariawan di lidah bisa menimbulkan glostisis pada bagian yang terkena. Selain itu penyakit lain seperti alergi juga bisa menimbulkan pembengkakanpada lidah. d) Burning Tongoe atau biasa dikenal sebagai sindrom mulut terbakar adalah salah satu penyakit lidah yang sering terjadi pada wanita yang telah menopause. Sindrom mulut terbakar bisa membuat penderitanya seperti mati rasa, tebakar dan kesemutan. Rasa kesemutan pada seluruh bagian dapat terjadi baik secara sementara maupun terus menerus e) Kandidiasis Mulut adalah penyakut yang disebabkan infeksi jamur Candida. Bentuknya seperti sariawan, tetapi dilapisi oleh bintik putih, berwarna kemerahan, dan menyebabkan rasa nyeri.
12 E. KULIT Kulit adalah indera kita yang mampu menerima rangsangan temperatur suhu, sentuhan, rasa sakit, tekanan, tekstur, dan lain sebagainya. Pada kulit terdapat reseptor yang merupakan percabangan dendrit dari neuron sensorik. Bagian-Bagian Kulit Kulit merupakan lapisan tipis yang menutupi dan melindungi permukaan tubuh. Selain itu kulit juga berfungsi sebagai alat pengeluaran Zat sisa yang dikeluarkan leh kulit yaitu berupa air dan garam-garaman. Kulit terdiri dari tiga lapisan yaitu lapisan ari (epidermis), lapisan kulit jangat (dermis), dan lapisan jaringan bawah kulit 1) Epidermis, terdiri dari dua lapisan yaitu lapisan tanduk dan lapisan malphigi • Lapisan Tanduk merupkan lapisan yang terletak paling luar dan terdiri darisel-sel mati • Lapisan Malphigi merupakan lapisan terletak dibawah lapisan tanduk dan terdiri dari selsel yang hidup. Pada lapisan ini terkandung pigmen melanin yang berfungsi memberi warna kulit. Lapisan malphigi juga berfungsi untuk melindungi tubuh kita dari sengatan matahari 2) Dermis, merupakan lapisan kulit yang terletak dibawah lapisan kulit ari. Di dalam lapisan dermis ini terdapat kelenjar keringat, kelenjar minyak, pembuluh darah, ujung-ujung saraf, dan kantong rambut. Yang mana kelenjar minya ini berfungsi menghasilkan keringat menuju poripori dipermukaan kulit. Dan kelenjar minyak berfungsi mengeluarkan minyak agar rambut dan kulit tidak kering. Pembuluh darah kapiler berfungsi untuk memberi zat-zat makanan pada akar rambut dan sel kulit sehingga sel-sel tersebut tetap hidup. Juga ada kantong rambut yang terdiri dari akarrambut dan batang rambut 3) Jaringan ikat bawah kulit pada jaringan ini terdapat cadangan makanan dan menjaga suhu tubuh agar tetap hangat Gangguan pada kulit Dibawah ini terdapat beberapa gangguan-gngguan pada kulit, diantaranya a) Jerawat yang mana jerawat ini disebabkan oleh aktivitas kelenjar lemak yang berlebihan, adanya gangguan pada proses pengelupasan kulit, serta adanya bakteri dipermukaan kulit b) Eksim atauu Dermatitis adalah gangguan kulit yang disebabkan oleh alergi, stress bawaan, ataupun kontak dengan penyebab iritasi c) Panu dan Kurap, gangguan yng disebabkan oleh jamur d) Kusta, gangguan pada kulit yang disebaban oleh Micobacterium leprae