The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Modul Produk Kreatif dan Kewirausahaan Oleh Kelompok 5 Kelas 2021A Prodi S1 Pendidikan Tata Boga Untuk Memenuhi Nilai Mata Kuliah Pengembangan Bahan Ajar.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by aliyateraa., 2022-12-15 12:30:53

MODUL PRODUK KREATIF DAN KEWIRAUSAHAAN KELOMPOK 5A

Modul Produk Kreatif dan Kewirausahaan Oleh Kelompok 5 Kelas 2021A Prodi S1 Pendidikan Tata Boga Untuk Memenuhi Nilai Mata Kuliah Pengembangan Bahan Ajar.

Keywords: Modul,Produk Kreatif dan Kewirausahaan,Modul Produk Kreatif dan Kewirausahaan SMK Kelas XI Semester 1

OLEH KELOMPOK 5A

MODUL PRODUK KELAS
KREATIF DAN
KEWIRAUSAHAAN 11

UNTUK SMA/SMK SEDERAJAT SEMESTER 1



Modul Produk Kreatif dan
Kewirausahaan untuk SMA/SMK Sederajat

Kelas XI Semester 1

TIM PENYUSUN

Tanti Wulandari 21050394010

Rianti NadilaI 21050394019

Dhavina Phasya N 21050394020

Atim khoirul F 21050394024

Aliya Tera P 21050394029

Grace Rodo S 21050394037

Petujuk Penggunaan Modul

1. Bagi Siswa

Demi mecapai keberhasilan dalam belajar dalam modul ini, maka berikut
langkah-langkah yang perlu dilaksanakan, yakni:

1. Bacalah doa sebelum belajar.
2. Posisikan diri agar siap untuk menerima materi pelajaran.
3. Bacalah materi yang ada di dalam modul sesuai dengan waktu kegiatan

pembelajaran.
4. Pahami materi yang ada di dalam modul sesuai dengan waktu kegiatan

pembelajaran.
5. Apabila terdapat materi yang tidak jelas atau dipahami, siswa dapat

menanyakannya kepada guru mata pelajaran.
6. Kerjakan setiap tugas yang ada pada materi ini sesuai dengan perintah

yang ada.
7. Apabila siswa masih belum memahami materi ini, siswa dapat

mengulangi lagi kegiatan pembelajaran secara mandiri atau bertanya

kepada guru mata pelajaran yang berkaitan hingga memahami materi
ini.

2. Bagi Guru

Bentuk peranan yang dapat dilakukan oleh guru selama kegiatan belajar
mengajar sebagai instruksi modul:

1. Berdoa sebelum memulai pembelajaran.
2. Guru menginformasikan petunjuk penggunaan modul kepada peserta

didik.
3. Guru menyempaikan capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran,

beserta deskripsi materi.
4. Guru membimbing peserta didik dalam proses pemahaman materi

dalam modul.
5. Guru membimbing peserta didik dalam pengerjaan latihan.

guru melaksanakan penilaian dalam pembelajaran.

Peta Modul

Manfaat

Tujuan Sikap & Perilaku Karakteristik

Pengertian Kewirausahaan Karakter

HAKI Wirausaha Peluang usaha Unsur Analisis
PRINSIP
Produk Desain Produk Jenis

Prototype Langkah- Kemasan Standart
Langkah Produk

Bentuk

Lembaran
Rencana Kerja

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan atas kehadirat Allah SWT.
yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga
kami dapat menyelesaikan modul yang berjudul “MODUL
PRODUK KREATIF DAN KEWIRAUSAHAAN” tepat pada
waktunya. Modul ini disusun dalam rangka pemenuhan
tugas akhir Kata Kuliah Pengembangan Bahan Ajar.

Walaupun dalam penyusunan modul ini kami selaku
penulis telah mengalami banyak rintangan yang beragam,
namun dengan kesabaran dan ketekunan, Alhamdulilah
akhirnya modul ini dapat diselesaikan tepat waktu.

Kami mengucapkan terima kasih kepada dosen yang telah
membimbing kami, yang memberikan kritik dan juga saran
dalam penyusunan modul ini sehingga kami dapat
mengerjakan dengan baik dan juga berjalan dengan lancar.
Kami sangat menyadari bahwa masih terdapat banyak
kekurangan dalam penyusunan modul ini. Kami sebagai
penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat
membangun demi kesempurnaan modul ini yang di masa
akan datang.

Surabaya Desember 2022

Tim Penyusun

I

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR I
DAFTAR ISI II
DAFTAR GAMBAR V

BAB 1 1
2
A. Pendahuluan 3
B. Pengertian Wirausaha 4
C. Pengertian Kewirausahaan 5
D. Tujuan Wirausaha 5
E. Manfaat Wirausaha 6
F. Asas Pokok Kewirausahaan 6
G. Sikap dan Perilaku Wirausaha Sukses 6
7
1. Sikap Wirausaha 8
2.Perilaku Wirausaha 10
H. Karakteristik Wirausaha 12
J. Karakter Seorang Wirausaha
Uji Kompetensi

BAB 2 19
20
A. Pengertian Peluang Usaha 20
B. Sumber Peluang Usaha 22
C. Unsur-Unsur Peluang Usaha 23
D. Karakteristik Peluang Usaha 25
E. Pemanfaatan Peluang Bisnis Secara Kreatif dan Inovatif 26
F. Analisis Bisnis Peluang 28
Uji Kompetensi

BAB 3 33
33
A. Pengertian HAKI 35
B. Prinsip-Prinsip HAKI 37
Uji Kompetensi



II

DAFTAR ISI 43
44
BAB 4 45
46
A. Prototype 47
1. Langkah-Langkah Prototype 48
2.Tujuan dan Manfaat Prototype 48
48
B. Desain Produk 48
1. Tujuan Desain Produk 49
2.Jenis-Jenis Desain Produk 50
3. Jenis-Jenis Desain Produk Berdasarkan Teknik 50
4. Jenis-Jenis Desain Produk Berdasarkan Fungsi 50
5. Desain Produk Kemasan 51
6.Contoh Bentuk Desain Produk 51
52
C. Kemasan Produk 54
1. Tujuan Kemasan Produk
2.Jenis-Jenis Kemasan Produk 59
3. Bentuk Kemasan Produk 60
4. Standart Kemasan Produk


Uji Kompetensi 60
61
BAB 5 61
61
A. Tahapan Proses Produksi Barang atau Jasa Sampel 62
(PROTOTYPE) 63
64
1. Tahapan Prototyping
B. Manfaat dan Kelemahan

1. Manfaat Metode Prototipe
2.Kelemahan Metode Prototipe
C. Skema Alur Kerja
D. Lembar Rencana/Gambar Kerja
Uji Kompetensi

III

DAFTAR ISI 69
71
GLOSARIUM
DAFTAR PUSTAKA

IV

DAFTAR GAMBAR

2
Gambar 1.1 Kewirausahaan 3
Gambar 1.2 Wirausaha 5
Gambar 1.3 Manfaat Wirausaha 6
Gambar 1.4 Sikap Wirausaha 7
Gambar 1.5 Perilaku Wirausaha 8
Gambar 1.6 Karakteristik Wirausaha 44
Gambar 1.7 Prototype 44
Gambar 1.8 Pertimbangan Prototype 45
Gambar 1.9 Langkah-Langkah Prototype 47
Gambar 1.10 Desain Kemasan Produk 50
Gambar 1.11 Kemasan Produk 62
Gambar 1.12 Skema Alur Kerja

V

BAB 1

KEWIRAUSAHAAN

Deskripsi Materi

Wirausaha merupakan istilah yang cukup sering kita dengar di
masa sekarang. Di masa yang sulit untuk mendapatkan pekerjaan,
banyak orang memutuskan untuk membuat usahanya sendiri
sehingga tidak perlu mencari kerja. Namun, sebelum membuat
usaha, tentunya seseorang perlu mengetahui dasar-dasar untuk
menjadi seorang wirausahawan. Pada BAB 1 dalam buku ini, Anda
akan mempelajari konsep dasar wirausaha.

Tujuan Petunjuk
Pembelajaran Penggunaan

Memahami pengertian Bacalah doa sebelum belajar.
Posisikan diri agar siap untuk
wirausaha. menerima materi pelajaran.
Bacalah materi yang ada di dalam
Memahami pengertian modul sesuai dengan waktu
kegiatan pembelajaran.
kewirausahaan. Pahami materi yang ada di dalam
modul sesuai dengan waktu
Memahami manfaat kegiatan pembelajaran.
Apabila terdapat materi yang tidak
seseorang menjadi jelas atau dipahami, siswa dapat
menanyakannya kepada guru.
kewirausahaan. Kerjakan setiap tugas yang ada
pada materi ini sesuai dengan
Memahami asas pokok perintah yang ada.
Apabila siswa masih belum
kewirausahaan. memahami materi ini, siswa dapat
mengulangi lagi kegiatan
Memahami sikap dan pembelajaran secara mandiri atau
bertanya kepada guru mata
perilaku yang dimiliki pelajaran yang berkaitan hingga
memahami materi ini.
wirausaha sukses.

Memahami karakteristik

wirausaha.

Memahami karakter yang

harus dimiliki seorang

wirausaha.

Mengelompokan sikap

dan perilaku wirausaha

yang sukses.

Mengelompokkan

karakter wirausaha.

1

A. Pendahuluan

Gambar 1.1 Kewirausahaan
Sumber: stieykpn.ac.id

Kata enterpreneur atau wirausaha tentu sudah sangat umum kita dengar
terutama dalam pembicaraan masyarakat dari berbagai kalangan dan rentang
usia. Richard Castillon adalah orang pertama yang mengenalkan istilah
wirausaha pada 1755 ke khalayak umum. Istilah wirausaha ini sudah dikenal pada
abad ke-16, sementara di Indonesia istilah wirausaha baru populer di penghujung
abad ke-20.

Pendidikan kewirausahaan atau enterpreneur telah diajarkan sekitar tahun
1950-an di sejumlah negara yang sudah maju seperti negara Amerika, Kanada,
dan Eropa. Tidak hanya itu, di Amerika, pada tahun 1980, sudah ada hampir 500
sekolah yang mengajarkan pendidikan kewirausahaan. Istilah kewirausahaan
sendiri baru muncul di Indonesia pada penghujung abad ke-20 dan pendidikan
kewirausahaan masih terbatas di beberapa perguruan tinggi dan sekolah saja.

Sehubungan dengan pertumbuhan dan tantangan ekonomi di Indonesia,
sekarang ini pendidikan kewirausahaan di Indonesia sudah mulai bermunculan di
kota-kota besar, bahkan dijadikan sebagai mata pelajaran serta mata kuliah yang
sifatnya wajib diadakan di sekolah maupun perguruan tinggi sebagai solusi
banyaknya pengangguran di Indonesia dengan harapan setelah lulus SMA/SMK
atau Kuliah, peserta didik mampu memanfaatkan peluang usaha yang ada. Selain
dalam pendidikan formal, pendidikan kewirausahaan sudah mulai bermunculan
dalam pendidikan non-formal dalam bentuk pelatihan, kursus, atau bahkan dari
internet.

2

B. Pengertian Wirausaha

Wirausaha bersumber dari

kata “wira” dimana wira

sendiri memiliki arti

manusia yang unggul,

gagah, pejuang, suri

tauladan, pahlawan,

berbudi pekerti luhur; serta

Gambar 1.2 Wirausaha kata “usaha” yang memiliki
Sumber: majoo id
arti tindakan untuk

mencapai tujuan.

Wirausaha adalah seorang pelaksana utama pembangunan ekonomi bangsa
yang melakukan creative destruction dengan melakukan inovasi atau
menggabungkan hal-hal yang sudah ada hingga menjadi inovasi guna
menghasilkan nilai tambah dari inovasi tersebut. Adapun pengertian wirausaha
menurut beberapa sumber yakni,

1.Richard Castillon (1775), wirausaha merupakan sebuah individu yang merupakan
inovator yang mampu mengembangkan suatu hal yang sekiranya bersifat unik
dan baru.

2.Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), wirausaha atau wiraswasta
merupakan seseorang yang mahir mengidentifikasi produk dan ide usaha baru,
teknik produksi baru, menyusun rencana penyediaan produk baru,
mendistribusikan produk baru, dan menyusun modal operasinya.

3.Mahmud Machfoedz dan Mas’ud Machfoedz (2004), wirausaha merupakan
seseorang yang dapat mempionir dan dapat mengubah peluang menjadi
gagasan yang bisa diuangkan dan menambah nilai gagasan tersebut dengan
menempuh keahlian, usaha, biaya, dan waktu untuk mendapat keuntungan.

4.Prawirokusumo, wirausaha merupakan seseorang yang terlibat dalam upaya
inovatif dan kreatif dengan cara memperluas gagasan serta mengolah sumber
daya.

5.Schumpeter dalam Bygrave (2010), wirausaha merupakan seseorang yang
mampu mendapatkan peluang dan mampu mendirikan organisasi untuk
mencapai peluang tersebut (Bygrave and Zacharakis, 2010).

3

C. Pengertian Kewirausahaan

Sedangkan kewirausahaan merupakan proses melakukan sesuatu yang baru,
unik, atau inovatif untuk memberikan nilai lebih pada jasa maupun produk. Ada
beberapa pengertian kewirausahaan menurut beberapa sumber yaitu,

1.Richard Castillon (1775), kewirausahaan merupakan pekerjaan itu sendiri
(wirausaha).

2.Sanusi (1994), kewirausahaan merupakan sesuatu yang dianggap memiliki nilai
serta direalisasikan melalui tindakan dan digunakan sebagai sumber daya,
tujuan, tenaga, strategi, proses serta hasil bisnis.

3.Inpres RI No. 4 Tahun 1995, kewirausahaan adalah semangat, sikap, perilaku, dan
kemampuan seseorang dalam menangani usaha dan atau kegiatan yang
mengarah pada upaya mencari, menciptakan, menerapkan cara kerja, teknologi
dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan
pelayanan yang lebih baik dan atau memperoleh keuntungan yang lebih besar.

4.Robert D. Hisrich (2005), kewirausahaan merupakan sebuah proses yang
mengandung dinamika guna mencetak kekayaan tambahan serta dilakukan
oleh seseorang yang memiliki sifat berani menanggung resiko utama yaitu
komitmen, modal, dan waktu untuk memberi nilai pada produk maupun jasa
dimana walaupun produk ataupun jasa tersebut tidak bersifat baru atau unik tapi
nilai tersebut perlu ditanamkan dalam diri pengusaha tersebut dengan cara
menerima (acceptable) dan juga memposisikan sumber daya serta keahlian
yang diperlukan.

5.J. Leach Ronald Melicher (2009), kewirausahaan ialah proses dari perubahan ide
menjadi peluang dan menciptakan komersil.

6.Joko Untoro (2012), kewirausahaan merupakan sebuah keberanian dari
seseorang guna memenuhi kebutuhan hidup melalui pemanfaatan kemampuan
dan potensi yang dimiliki oleh diri sendiri guna menciptakan sesuatu yang
berguna untuk dirinya sendiri maupun orang lain.

TUGAS 1!

Setelah membaca dan memahami pengertian wirausaha dan kewirausahaan, coba
kalian jelaskan apa itu wirausaha dan kewirausahaan menggunakan bahasa kalian
sendiri!

4

D. Tujuan Wirausaha

1.Meningkatkan total wirausaha yang memiliki kualitas.
2.Meningkatkan pengetahuan dan juga pandangan terhadap kewirausahaan

yang bersifat tangguh dan kuat terhadap masyarakat.
3.Mewujudkan keinginan berwirausaha guna menciptakan perkembangan dan

kemakmuran rakyat.
4.Membudayakan sikap, antusiasme, karakter, dan kecakapan kewirausahaan.

E. Manfaat Wirausaha

Wirausaha merupakan mata

pencaharian yang menjanjikan akibat

kurangnya lapangan pekerjaan. Dengan

menjadi seorang wirausaha, seseorang

bisa menambah lapangan kerja baru

dengan persyaratan dan kompetensi yang

disesuaikan dengan dirinya sendiri

ataupun orang lain. Beberapa manfaat

Gambar 1.3 Manfaat Wirausaha menjadi wirausaha di antaranya adalah:
Sumber: news.unair.ac.id

1.Menjadi peluang untuk menentukan nasib sendiri dan melakukan perubahan

tanpa harus menunggu dan bergantung pada orang lain.

2.Membantu pertumbuhan ekonomi dengan menambah lapangan pekerjaan bagi

orang lain sehingga pengangguran dapat berkurang.

3.Sebagai sarana untuk melatih, mengembangkan, dan menampilkan potensi dan

kecakapan diri mereka sendiri tanpa takut merugikan orang lain.

4.Bebas menentukan penghasilan dan profit atas investasi dari bisnisnya sesuai

dengan usaha yang dilakukannya.

5.Ikut serta dalam perkembangan berbagai bidang dalam kehidupan karena

seorang wirausaha harus mampu untuk melihat peluang yang ada.

6.Sebagai penggerak berbagai aspek seperti lingkungan, individu, dan

pemeliharaan lingkungan serta kesejahteraan.

7.Memberi contoh kepada masyarakat atau pekerjanya agar mampu menjadi

individu yang memiliki sikap pekerja keras, tekun, disiplin, mandiri, jujur, ulet

dalam melakukan pekerjaannya, dan berbagai karakter unggul lainnya untuk

diteladani.

5

F. Asas Pokok Kewirausahaan

Sesuai aturan yang tertulis dalam instruksi presiden RI No. 4 Tahun 1995
asas pokok kewirausahaan adalah sbb,

1.Keinginan yang kuat untuk berkarya dengan semangat kemandirian.
2.Keinginan dan kemahiran dalam menyelesaikan masalah, membuat

keputusan secara sistematik, dan keberanian mengambil risiko.
3.Kecakapan berpikir dan bertindak secara inventif dan kreatif.
4.Keahlian dalam bekerja secara cermat, tekun, dan produktif
5.Keinginan dan kemahiran dalam berkarya bersama sesuai dengan etika

bisnis yang sehat

G. Sikap & Perilaku Wirausaha Sukses

Dalam merintis usahanya, seorang wirausaha tentu saja menghadapi banyak
rintangan seperti produk tidak terjual, hanya sedikit mendapat konsumen, atau
bahkan kerugian. Untuk menghadapi rintangan seperti ini tentu saja seorang
wirausaha harus memiliki sikap dan mental yang kuat agar siap di setiap
keadaan, baik rugi maupun untung besar. Sikap dan perilaku yang perlu dimiliki
seorang wirausaha agar menjadi seorang pengusaha sukses adalah,

1. Sikap Wirausaha

1.Seorang wirausaha harus mampu
menggagaskan ide dan melakukan
tindakan yang inovatif dan kreatif.

2.Seorang wirausaha harus mampu
bekerja secara jeli, giat, dan
produktif.

Gambar 1.4 Sikap Wirausaha

1.Seorang wirausaha harus mampu menggagaskan ide dan melakukan tindakan yang inovatif dan kreatif. Sumber: stockvault.net
2.Seorang wirausaha harus mampu bekerja secara jeli, giat, dan produktif.

3.Seorang wirausaha harus mampu menciptakan produk/jasa sesuai

dengan etika bisnis yang baik dan semangat kemandirian.

4.Seorang wirausaha harus mampu menyelesaikan masalah, pengambilan

keputusan dengan sistematis, serta berani untuk mengambil risiko.

6

2. Perilaku Wirausaha

a. Mempunyai rasa percaya terhadap diri

sendiri

1.Memiliki pendirian yang teguh.

2.Enggan bergantung/bertumpu pada

orang lain.

3.Memiliki watak yang baik.

4.Optimis kepada pekerjaan yang telah

Gambar 1.5 Perilaku Wirausaha atau hendak dilakukan.
Sumber: 123rf.com

b. Memiliki orientasi pada tugas dan hasil

1.Berusaha dan berjuang untuk mencapai prestasi.

2.Memiliki pandangan pada hasil atau laba.

3.Tekun dan juga tabah.

4.Mempunyai motivasi yang kuat, antusiasme tinggi, serta mau bekerja keras.

c. Berani mengambil resiko

1.Energik dan memiliki inisiatif.

2.Kemampuan dalam mengambil risiko.

3.Menyukai dan siap menghadapi tantangan.

d. Kepemimpinan

1.Bersikap seperti pemimpin.

2.Baik dalam menghadapi saran maupun kritik.

3.Mampu beradaptasi serta bersahabat dengan orang lain.

e. Orisinalitas

1.Inventif, kreatif, dan juga fleksibel.

2.Multi-talenta dan tahu banyak hal.

3.Memiliki segala kemampuan.

f. Berorientasi ke masa depan

1.Memiliki pandangan jauh ke masa depan.

2.Optimis dalam memandang masa depan.

7

H. Karakteristik Wirausaha

Gambar 1.6 Karakteristik Wirausaha
Sumber: indiatoday.in

Karakteristik adalah suatu kualitas atau ciri-ciri yang secara khusus dimiliki oleh
seseorang. Maka bisa disimpulkan bahwa karakteristik wirausahawan adalah suatu
kualitas atau ciri khusus yang dimiliki oleh seorang wirausahawan dan
membedakannya dari wirausahawan lainnya. Ada beberapa pendapat terkait
dengan karakteristik seorang wirausaha menurut beberapa ahli yaitu,

1. Bygrave

1.Dream, seseorang yang menjadi wirausaha harus mempunyai suatu visi akan
masa depan yang digunakan untuk pribadi maupun bisnisnya serta mempunyai
keinginan dan kemampuan dalam mewujudkan visi dan impiannya.

2.Decisiveness, wirausaha tidak menunda-nunda, membuat keputusan dengan
cepat dan penuh pertimbangan. kecepatan inilah yang menjadi salah satu kunci
kesuksesan seorang wirausaha.

3.Doers, setelah mengambil keputusan, seorang wirausaha langsung
mengimplementasikannya sesegera mungkin.

4.Determination, dalam melaksanakan implementasi dari keputusan yang sudah
dibuat, seorang wirausaha akan berkomitmen penuh dan pantang menyerah
walaupun dihadapi rintangan yang sulit untuk diatasi.

5.Dedication, wirausaha sangat berdedikasi tinggi dalam merintis usahanya.
Mereka bekerja keras setiap waktu dan setiap hari, bahkan terkadang
mengorbankan hubungannya dengan keluarga atau teman.

8

1.

2.

3.

4.

5.


6.Devotion, wirausaha sangat mencintai apa yang mereka lakukan. kecintaan
itulah yang membuat mereka bertahan ketika keadaan menjadi sulit dan
membuat penjualan mereka menjadi efektif. kecintaan mereka terhadap produk
atau lain yang mereka juallah yang membuat mereka efektif dalam menjualnya.
sehingga mereka tak akan mengenal lelah serta lebih berfokus dalam
mempertahankan bisnisnya sendiri.

7.Details, wirausaha mampu menganalisis secara rinci sampai ke hal-hal kecil.
8.Destiny, wirausaha ingin bertanggung jawab atas nasibnya sendiri daripada

harus bergantung pada orang lain.
9.Dollars, terkadang motivasi seorang wirausaha membuat usaha bukanlah untuk

menjadi kaya, tetapi uanglah yang menjadi daya ukur kesuksesan mereka.
Mereka berasumsi bahwa jika mereka berhasil mereka akan dihargai. Sehingga
mereka berpikir bahwasannya uang bukan menjadi satu-satunya tujuan yang
akan dicapai.
10.Distribute, wirausaha dapat mendistribusikan maupun membagi kepemilikan
mereka atas usaha mereka kepada karyawan kunci yang penting dalam
kesuksesan usaha mereka.

2. Fadel Muhammad

1.Kemampuan memimpin.
2. Inovatif.
3.Cara dan kemampuan mengambil keputusan.
4.Sikap dan respons akan perubahan.
5.Cara kerja (ekonomis dan efektif).
6.Pandangan akan masa depan.
7.Sikap dan respons akan resiko.

9

I. Karakter Seorang Wirausaha

Apabila seseorang ingin menjadi wirausaha, tentunya seseorang tersebut harus
memenuhi sebuah karakter tertentu agar dapat menjadi seorang wirausaha yang
sukses. Sehingga karakter seorang wirausaha yang dinilai baik adalah:

1.Mampu bersikap berani dan memiliki daya kreasi. Seorang wirausaha perlu
mempunyai sikap keberanian dan mempunyai daya kreasi mereka atau tidak
pernah gentar dalam bermimpi serta berencana. Sikap takut dan gentar akan
membuat mimpi dan rencana sia-sia sehingga sikap tersebut perlu dihilangkan.
Paling tidak, para wirausaha harus mengingat STOP yaitu, Stop (berhenti), Think
(berpikir), Observation (Observasi), dan Plan (rencana) ketika sewaktu-waktu
terjadi hal-hal yang membuat mimpi, ide, dan rencana tersebut tertunda.

2.Keberanian mengambil resiko. Seseorang bisa disebut sebagai seorang
wirausaha adalah jika seseorang tersebut berani mengambil risiko yang sejalan
dengan mimpi, ide, dan rencana yang sebelumnya telah dibuat dan diamati
dengan baik.

3.Bersemangat dan berkemauan keras. Seorang wirausaha yang baik juga harus
mempunyai semangat dan memiliki kemauan yang kuat untuk melawan semua
rintangan guna menuju kesuksesan.

4.Mempunyai pandangan serta analisis secara tepat. Seorang wirausaha haruslah
memiliki pengetahuan secara tepat dan luas untuk membuat analisis bisnis yang
tepat, yang mendekati tujuan bisnis yang diinginkan.

5.Tidak boros. Seorang wirausaha baiknya tidak boros atau minimal tingkat
konsumsinya jauh lebih rendah dari penghasilan yang didapatkannya.

6.Mempunyai jiwa kepemimpinan. Seorang wirausaha harus memiliki jiwa
pemimpin agar seorang wirausaha mampu untuk memimpin bawahannya dan
mengembangkan usahanya untuk mencapai suatu kemajuan.

7.Berpandangan pada masa depan. Selain harus inovatif dan juga kreatif, seorang
wirausaha harus mempunyai pandangan dan wawasan ke depan dalam rangka
mendapatkan peluang ketika melakukan suatu usaha.

10

TUGAS 2!

Setelah membaca materi sikap, perilaku, karakteristik, dan karakter dari seorang
wirausaha, analisislah sikap, perilaku, karakteristik, atau karakter Anda yang sudah
mencerminkan seorang wirausaha dan jangan lupa berikan alasannya!

No. Sikap/Perilaku/ Alasan
Karakteristik/Karakter



















































11

Uji Kompetensi

I. PILIHAN GANDA

Pilihlah jawaban di bawah ini dan berilah tanda silang (x) pada jawaban
yang menurut anda benar!

1. Pengertian wirausaha menurut Mahmud dan Mas’ud Machfoedz (2004) adalah...
a. Seseorang yang mahir mengidentifikasi produk dan ide usaha baru, teknik
produksi baru, menyusun rencana penyediaan produk baru, mendistribusikan
produk baru, dan menyusun modal operasinya.
b. Seseorang yang dapat mempionir dan dapat mengubah peluang menjadi
gagasan yang bisa diuangkan dan menambah nilai gagasan tersebut dengan
menempuh keahlian, usaha, biaya, dan waktu untuk mendapat keuntungan.
c. Individu yang merupakan inovator yang mampu mengembangkan suatu hal
yang sekiranya bersifat unik dan baru.
d. Seseorang yang terlibat dalam upaya inovatif dan kreatif dengan cara
memperluas gagasan serta mengolah sumber daya.
e. Seseorang yang mampu mendapatkan peluang dan mampu mendirikan
organisasi untuk mencapai peluang tersebut.

2. Kewirausahaan menurut Richard Castillon (1775) merupakan...
a. Sebuah nilai serta direalisasikan melalui tindakan dan digunakan sebagai
sumber daya, tujuan, tenaga, strategi, proses serta hasil bisnis.
b. Semangat, sikap, perilaku, dan kemampuan seseorang dalam menangani
usaha dan atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan,
menerapkan cara kerja, teknologi dan produk baru.
c. Pekerjaan itu sendiri.
d. Sebuah proses yang mengandung dinamika guna mencetak kekayaan
tambahan serta dilakukan oleh seseorang yang memiliki sifat berani
menanggung resiko utama yaitu komitmen, modal, dan waktu untuk memberi
nilai pada produk maupun jasa.
e. Sebuah keberanian dari seseorang guna memenuhi kebutuhan hidup melalui
pemanfaatan kemampuan dan potensi yang dimiliki oleh diri sendiri guna
menciptakan sesuatu yang berguna untuk dirinya sendiri maupun orang lain.

12

3. Joko Untoro (2012) berpendapat bahwa kewirausahaan adalah...
a. Sebuah nilai serta direalisasikan melalui tindakan dan digunakan sebagai
sumber daya, tujuan, tenaga,strategi, proses serta hasil bisnis.
b. Semangat, sikap, perilaku, dan kemampuan seseorang dalam menangani
usaha dan atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan,
menerapkan cara kerja, teknologi dan produk baru.
c. Sebuah proses dinamis untuk menciptakan kekayaan tambahan yang
dilakukan oleh seseorang yang berani menanggung resiko utama yaitu
komitmen, modal, dan waktu untuk memberi nilai pada produk atau jasa.
d. Proses dari perubahan ide menjadi peluang dan menciptakan komersil.
Seseorang yang mampu mendapatkan peluang dan mampu mendirikan
organisasi untuk mencapai peluang tersebut.
e. Sebuah keberanian dari seseorang guna memenuhi kebutuhan hidup melalui
pemanfaatan kemampuan dan potensi yang dimiliki oleh diri sendiri guna
menciptakan sesuatu yang berguna untuk dirinya sendiri maupun orang lain.

4. Berikut yang merupakan manfaat menjadi wirausaha adalah, kecuali...
a. Meningkatkan total wirausaha berkualitas.
b. Meningkatkan pengetahuan dan pandangan kewirausahaan yang tangguh dan
kuat terhadap masyarakat.
c. Meningkatkan kekayaan pribadi untuk membeli segala sesuatu yang
diinginkan.
d. Membudayakan sikap, antusiasme, karakter, dan kecakapan kewirausahaan.
e. Menciptakan sesuatu yang baru atau menginovasikan sesuatu yang sudah ada.

5. Asas pokok kewirausahaan tercantum pada Instruksi Presiden RI Nomor...
a. 5 Tahun 1995.
b. 7 Tahun 1876.
c. 4 Tahun 1985.
d. 4 Tahun 1995.
e. 5 Tahun 1985.

13

1.Bebas menentukan nasib sendiri.
2.Ikut serta sebagai penggerak aspek ekonomi di masyarakat.
3.Membantu masyarakat sekitar untuk mendapatkan sesuatu.
4.Membuka peluang kerja bagi lainnya.
5.Mendapatkan untung sebanyak-banyaknya tanpa harus

membaginya ke hal lain.

6. Dari hal-hal yang disebutkan di atas, manakah yang termasuk kentungan menjadi
wirausaha…
a. 1, 2, 3.
b. 1, 2, 4.
c. 2, 4, 5.
d. 2, 3, 4, 5.
e. 1, 2, 4, 5.

7. Yang bukan merupakan karakteristik wirausaha menurut Bygrave adalah…
a. Decision dan Dollar
b. Decisiveness dan Doers
c. Details dan Devotion
d. Dedication dan Distribute
e. Destiny dan Dollar

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.


8.Baji adalah seorang lulusan SMA jurusan IPS. Karena tidak mampu meneruskan
pendidikan, Baji memutuskan untuk memulai usahanya sendiri. Sebelum
membuka usahanya, Baji mengikuti beberapa kelas daring dan pelatihan untuk
menjadi wirausaha. Selama belajar, Baji selalu membawa buku catatan dan dalam
waktu 6 bulan buku tersebut sudah penuh dengan ilmu-ilmu, catatan tambahan,
dan beberapa rencana usaha yang akan ia jalankan. Dari penjabaran tadi, sikap
apa yang ditunjukkan oleh Baji?
a. Siap menghadapi tantangan.
b. Memiliki etika bisnis yang baik.
c. Konsisten dan antusias.
d. Mandiri dan berani mengambil resiko.
e. Tidak takut pada tantangan.

14

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.


9.Dalam menjalankan bisnisnya, Denji mengalami penurunan konsumen. Setelah
melakukan pengamatan dan berdiskusi dengan teman-temannya, Denji
menemukan masalah yang mungkin menyebabkan penurunan konsumen
bisnisnya yaitu selama 1,5 tahun menjalankan bisnisnya, Denji belum sama sekali
menambahkan dan menginovasikan barang yang ditawarkannya. Apa yang harus
Denji lakukan untuk mengatasi masalah penurunan konsumen bisnisnya?
a. Menutup sementara bisnisnya sampai Denji menemukan ide bisnis baru.
b. Menambah variasi produk yang ditawarkannya dengan mengikuti tren yang ada.
c. Melakukan re-opening dalam rangka mempromosikan bisnisnya.
d. Mengadakan diskon besar-besaaran dalam rangka menarik konsumen baru.
e. Membuat toko daring dengan bergabung di marketplace.

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.


10.Ketika hendak memulai bisnisnya, segmentasi pasar dari bisnis Baji mengalami
perubahan. Apa yang harus ia lakukan?
a. Mengganti target pasar.
b. Mengganti produk sesuai dengan kebutuhan konsumen awal.
c. Menaikkan biaya produksi dan operasional.
d. Memberikan diskon besar-besaran.
e. Menghentikan bisnis sementara hingga segmentasi pasar kembali sesuai dengan
segmentasi pasar awal.

II. ESAI

Jawablah pertanyaan berikut dengan jawaban yang tepat!

1.Apakah dengan seseorang menjadi wirausaha ia akan selalu dapat membuka
peluang kerja bagi orang lain? Sertakan alasanmu!

15

1.


2.Menurut kalian, sikap apa saja yang harus dimiliki seseorang sebelum ia mulai
belajar untuk menjadi seorang wirausaha dan membuka bisnisnya sendiri?

1.

2.


3.Bu Robin merupakan seorang pelaku UMKM yang berhasil di daerahnya.
Selama ini Bu Robin mendapatkan konsumen barunya dari promosi mulut ke
mulut dari konsumen lamanya. Bu Robin ingin sekali mengembangkan
bisnisnya apalagi di tengah era digital ini, namun Bu Robin ini sangat awam atas
teknologi terbaru. Menurut kalian, apa yang harus Bu Robin lakukan untuk
mengembangkan bisnisnya guna mendapatkan konsumen baru?

1.

2.

3.


16

1.

2.

3.


4.Harry adalah lulusan SMK boga yang sebelumnya bekerja di bagian gudang
sebuah supermarket namun harus berhenti karena alasan kesehatan. Ibu
Harry menyuruhnya untuk mencari pekerjaan di daerah sekitarnya yang tidak
memberatkan kesehatannya. Namun Harry sangat ingin memulai bisnisnya
sendiri dari awal dengan modal yang berasal dari tabungan pribadinya dan
sedikit modal dari keluarganya. Buatlah rencana bisnis untuk Harry dan buatlah
prototype produk dan kemasannya apabila diperlukan!

17

1.

2.

3.

4.


5.Menurut Anda, seberapa penting kehadiran wirausaha pada lingkungan
masyarakat? Jabarkan pendapat Anda!

18

BAB 2

PELUANG USAHA

Deskripsi Materi

Peluang usaha terdiri dari dua kata, peluang dan usaha. Secara
sederhananya, peluang usaha dapat diartikan sebagai sebuah
peluang yang dimiliki seseorang untuk menggapai suatu visi yang
hendak dicapai dengan kemampuan dan kreatifitas yang dimilikinya
guna meningkatkan sumber daya manusia. Pada BAB 2 dalam buku
ini, Anda akan mempelajari konsep peluang usaha.

Tujuan Petunjuk
Pembelajaran Penggunaan

Memahami pengertian Bacalah doa sebelum belajar.
Posisikan diri agar siap untuk
produksi massal. menerima materi pelajaran.
Bacalah materi yang ada di dalam
Memahami fungsi modul sesuai dengan waktu
kegiatan pembelajaran.
produksi massal. Pahami materi yang ada di dalam
modul sesuai dengan waktu
Memahami macam- kegiatan pembelajaran.
Apabila terdapat materi yang tidak
macam produksi massal. jelas atau dipahami, siswa dapat
menanyakannya kepada guru.
Memahami bahan dan Kerjakan setiap tugas yang ada
pada materi ini sesuai dengan
alat untuk membuat perintah yang ada.
Apabila siswa masih belum
produksi massal. memahami materi ini, siswa dapat
mengulangi lagi kegiatan
Melakukan penerapan pembelajaran secara mandiri atau
bertanya kepada guru mata
produksi massal. pelajaran yang berkaitan hingga
memahami materi ini.
Memahami penerapan

dan pengaplikasian

produksi massal.

Memahami kelebihan

dan kekurangan produksi

massal.

19

A. Pengertian Peluang Usaha

Peluang usaha terdiri 2 kata yang mana adalah opportunity memiliki arti
peluang kemudian effort yang berarti usaha dengan beberapa sumberdaya lalu
mencapai sebuah tujuan dan yang diinginkan. Namun jika diartikan singkat, arti
peluang bisnis yaitu peluang yang di miliki oleh seseorang atau setiap orang
mendapatkan suatu tujuan (untung, duit, harta) lalu adanya berbisnis maka
bermanfaat bagi berbagai SDM yang dimiliki. Peluang usaha adalah sebuah
peluang yang dipunyai oleh seseorang untuk menggapai suatu tujuan
menggunakan sumber daya mereka sendiri. Ketercapaian memiliki suatu tujuan
berupa untung, duit, harta, kebahagiaan. Sumber daya khusus mencakup apa pun
yang dapat digunakan untuk mendukung bisnis, modal, ilmu, ketrampilan, teman
yang banyak serta pengalaman.

B. Sumber Peluang Usaha

Peluang bisnis dimulai berdasarkan ide yang berasal faktor internal &
eksternal.

1. Faktor Internal

1.Ilmu yang dimiliki.
2.Pengalaman pada diri sendiri atau orang lain Intuisi (pikiran pada diri).

3.


2. Faktor Eksternal

1.Sebuah kendala yang belum selesai.
2.Sebuah kendala yang di hadapi setiap harinya.
3.Sebuah kebutuhan yang tidak terpenuhi.

Selain faktor internal dan eksternal, terdapat sumber peluang usaha lainnya seperti:
1.Impian. Peluang dapat muncul dari cita-cita seorang individu. Jika seseorang
memiliki keinginan yang kuat untuk menjadi pengusaha, maka seseorang
tersebut akan mampu melihat peluang dari berbagai bidang. Hampir semua hasl
bisa dijasikan sebagai peluang dalam beberapa jenis bisnis.
2.Dorongan. Ketika seseorang menghadapi tekanan, akan banyak ide muncul.
Tekanan ini bisa didapat dari luar maupun diciptakan oleh individu itu sendiri.
Ketika seseorang berada dalam tekanan untuk hidup dan menghidupi
keluarganya, mereka akan mampu memikirnya banyak hal untuk bertahan.

20

1. Impian.
2. Dorongan.

3.Tren Pasar. Mempertimbangkan apa yang dibutuhkan oeh konsumen pada pasar
dapat mengarah pada peluang bisnis. Misalnya tren masyarakat membeli dari
pabrik langsung karena mendapatkan harga yang murah. Jadi toko pabrik
bermunculan di mana-mana. Barang ditaawarkan oleh FO dengan promo dan
kualitas yang bagus.

4.Pemikiran Baru. Ide membuat dagangan baru muncul apa yang dibutuhkn
masyarakat ketika produk tersebut dipasaran belum terjual atau belum ada. Jika
barang produksi berhasil dikembangkan konsumen yang membutuhkan, kita
adalah yang pertama untuk mengelola bisnis.

5.Melengkapi Produksi. Suatu bisnis dapat menghasilkan produk pelengkap,
biasanya berupa aksesoris. Mobil, seperti halnya mobil, biasanya dilengkapi
dengan asesoris. Seperti yang Anda ketahui, aksesori semacam itu bisa menjadi
peluang bagi produsen dan perusahaan produk.

6.Acara Populer atau Penampilan Karakter. Acara ini dapat membuka
kemungkinan baru. Misalnya, musim sepak bola akan melihat produk seperti
bergambar sesuai kegemaran mereka.

7.Perspective. Sociable, sociable, thinking people will find business opportunity.
Misalnya seseorang sering mengamati bisnis dari luar negeri (melalui media
sosial atau berkunjung) yang perusahaannya belum ada di negaranya.

8.Bacaan. Selain untuk menambah pemahaman pengetahuan baca dapat
mendapatkan ide terkait peluang usaha. Bahan baca dapat dari berbagai media.
Apabila mencari peluang dapat dengan membaca suatu iklan produk atau jasa.

9.Ide Mendadak. Terkadang ide dimana saja dapat muncul, semua orang bahkan
pernah mengalaminya. Ide bisnis tidak semua orang bisa mendapatkannya, yang
benar-benar menguntungkan. Banyak orang lupa akan sebuah ide muncul
secara tiba- tiba, dia tidak bisa melihat bahwa ide tersebut merupakan suatu
peluang dalam usaha

10.Opportunities, yaitu kesempatan atau peluang untuk mengembangkan usaha.
Contoh: akhir-akhir ini banyak bisnis bermunculan dan membutuhkan media
promosi, seperti poster, brosur dan logo bisnis Ancaman, yaitu ancaman atau
hambatan. Contoh: banyaknya usaha sejenis sehingga persaingan semakin
ketat.

21

C. Unsur-Unsur Peluang Usaha

Sebelum memulai bisnis, seorang pengusaha harus mempertimbangkan
beberapa poin. Ini berisi:

1.Lihatlah karakter perusahaan sesuai tidak dengan kepribadian sifat industri
Anda. Memiliki suatu tujuan melihat dasar apakah sesuai dengan karakter
perusahaan yang ada.

2.Terkait kesukaan terhadap suatu perusahaan tersebut merupakan alasan tetap
usaha itu disukai pada saat dilakukan. Sebuah fakta mengatakan bahwa jika suka
dengan bisnis yang dilakukan dapat membuat seseorang lebih tekun dan
pantang menyerah dan giat dalan berbisnis sehingga dapat menghasilkan hasil
yang baik dan memuaskan.

3.Merintis bisnis penting untuk menakar kemampuan pribadi untuk melihat
apakah ia mampu menjalankan bisnis tersebut. Kemampuan pribadi bisa diukur
dengan melakukan analisis atau riset sederhana terhadap bisnis tersebut,
kemudian hasilnya dibandingkan dengan kemampuan kita. Selaim elemen
diatas, terdapat juga beberapa elemen peuang bisnis baru.

4.Penemuan Kebutuhan. Sebelum memulai usaha, sebaiknya melakukan observasi
tentang kebutuhan pasar terhadap produk yang akan kita garap. Pengalaman ini
sangat berguna untuk bertahan atau tidaknya bisnis yang akan kita jalani.

5.Buat Konsep Baru. Hal yang selalu perlu dilakukan oleh seorang wirausaha
adalah melakukan inovasi untuk sebuah produk yang akan dijalani.

6.Tergantung Ahli. Seorang pengusaha lebih menyukai perusahaan yang dikelola
oleh keahliannya sendiri.

7.Sesuaikan Dengan Kebutuhan Lingkungan. Penyesuaian term and condition yang
diterapkan dengan kebutuhan lingkungan mempengaruhi pasar, terutaa pasar
yang tak jauh jangkauannya.

8.Memanfaatkan Relasi dan Kenalan. Koneksi dan teman sangat membantu dalam
hal periklanan atau perkembangan bisnis.

9.Peningkatan Tren. Mengamati tren pasar juga banyak membantu dalam
meningkatkan bisnis yang baru dimulai.

22

1. Impian.
2. Dorongan.
3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.


10.Mengidentifikasi Kesenjangan dalam Produksi Layanan. Mengamati produk atau
jasa merupakan hal penting yang wajib dilakukan pengusaha agar kekurangan
produk atau jasa yang dihasikan bisa diperbaiki sehingga dapat menghasilkan
hasil yang memuaskan.

11.Penggunaan Produksi Lain Perusahaan. Penggunaan produksi lain perusahaan
dapat juga digunakan sebagai bahan tambahan pada jasa produk yang
diproduksi.

12.Bisnis Warisan. Bisnis bisa menjadi bisnis yang telah diwariskan dari generasi ke
generasi.

13.Ikut-Ikutan. Perusahaan pengusaha juga bisa menjadi perusahaan patungan
dengan mitra. Atau perusahaan yang diundang mitra lain untuk bekerja sama.

14.Mencoba-Coba. Perusahaan awalnya juga dapat ditemukan dengan coba-coba.

D. Karakteristik Peluang Usaha

Karakteristik peluang usaha sesuai dengan poin-poin di bawah ini.

a. Karakteristik Peluang Bisnis Potensial

Pada sekitar kita pun terdapat banyaknya peluang, namun tak semua nya
berpotensi menguntungkan pada waktu lama. Dibawah ini adalah ciri bisnis
potensial:

1.Punya nilai baik.
2.Bukan hanya simulasi, tapi alam nyata.
3.Dapat bertahan lama dan digunakan terus-menerus.
4.·Tidak ada aktivitas musiman.
5.·Cakupan bisnis dapat diperluas.
6.·Modal awal tidak besar.
7.Bisnis ini menguntungkan.

b. Analisis Parsial

Analisis ini disebut juga analisis penganggaran parsial yang digunakan untuk
mengukur perubahan dunia bisnis. Biasanya hanya ada variabel yang dipelajari
yang memiliki kemungkinan besar untuk berubah, seperti biaya produksi,
pendapatan, dan laba.

23

c. Analisis Komprehensif

Adapun usaha peluang, diperlukan analisa yang comprehensive. Analisa ini
serentak untuk setiap kegiatan. Langkah langkahnya yaitu dibawah ini :

1.Kualifikasi Barang. Barang harus memastikan bahwa mereka memenuhi standar
pasar. Sebagai contoh, apabila ingin menjual pecel dalam kemasan, umur
simpan pecel, rasa setelah penyimpanan suatu kemasan sama pentingnya.
Analisa manfaat barang penting jika kia menginginkan mengetahui keinginan
calon pelanggaan. Ini sebagai bahan referensi juga dapat digunakan untuk
mengetahui sumber produksi untuk tujuan.

2.Kelayakan Industri. Ini adalah ciri menarik industri,
1.Bisa berkembang dan tumbuh.
2.Kebutuhan konsumen.
3.Bidangnya masih baru.
4.Margin besar.
5.Masih sedikit pesaing

1.

2.


3.Kelayakan Lapangan. Keterampian organisasi, keterampilan manajeen dari
karyawan ke manajer dan SDM yang memadai sangat penting dan perlu
dipikirkan kembali.

4.Keuangan. Tentu saja, analisis keuangan diperlukan untuk mengidentifikasi
peluang bisnis yang tepat. Apakah anda membutuhkan banyak uang kredit?
Apa hasil keuangannya? Apakah mungkin untuk meningkatkan keuntungan
dengan bisnis ini?

d. Bersifat Asli

Peluang tersebut muncul dari pemikiran dan pertimbangan pribadi dan bukan dari
hasil meniru ide bisnis orang lain.

e. Anda harus mampu mengatasi perubahan, persaingan dan tuntutan pasar.
Setiap kesempatan harus tahan terhadap peprubahan zaman dan tidak hanya
terikat pada tren.

f. Sesuai Dengan Minat

Selain kesenjangan pengetahuan, bisnis harus sesuai dengan minat sehingga
dilakukan dengan senang hati.

24

g. Tingkat Visibility (Kelangsungan Komersial) Diuji

Bisnis yang dikelola menawarkan layanan yang sejalan dengan pasar dan telah
diverivikasi untuk keberlanjutannya. Oleh karena itu, pengusaha harus memiliki
pemahaman menyeluruh tentang persyaratan, risiko, dan distribusi bisnis yang
mereka jalankan.

h. Adanya keyakinan dalam implementasi.
i. Menjalankannya dengan senang.

E. Pemanfaatan Peluang Bisnis Secara
Kreatif dan Inovatif

Enterpreneur dikatakan berhasil jika mampu kreatif dan inovatif suatu
peluang.

a. Berdasarkan penelitian, kreativitas dapat diidentifikasi sebagai berikut:

1.Membuat (to create) mencari dan membuat segala sesuatu yang awal mulanya
tak ada menjadi ada.

2.Memodifikasi (to modify) mengubah suatu dengan membuat fungsi baru dan
membuat sesuatu yang berbeda untuk bisa digunakan seseorang lainnya.

3.Penggabungkan (to combine) menggabungkan lebih dari hal yang belum tidak
ada hubungannya.

b. Sedangkan menurut Kuratko, jenis inovasi adalah sebagai berikut:

1.Invensi (penemuan baru).
2.Duplikasi (menggandakan, melipat gandakan produk yang sudah ada dan

terkenal).
3.Ekstensi (perkembangan yang ada).
4.Sintetis (menggabungkan inovasi dan rumus yang akan dijadikan rumus baru).

Produk yang dipersyaratkan harus memenuhi kriteria yaitu bermanfaat, mudah
dipahami dan inovatif.

TES FORMATIF

1.Pengertian produksi adalah?
2.Sebutkan dan jelaskan proses produksi massal!
3. Sebutkan dan jelaskan indicator keberhasilan produksi massal!
4.Ciri ciri produksi terputus putus apa saja?
5.Ciri ciri produksi terus menerus?
6.Gambarkan sistematika proses produksi massal untuk pembuatan roti!

25

F. Analisis Bisnis Peluang

Analisis bisnis peluang adalah analisa yang mengkaji berbagai kelayakan
peluang bisnis yang berbeda yang dapat memberikan keuntungan pada tingkat
risiko yang berbeda.

Tujuan Analisis Bisnis Peluang

Tujuan umum dari bisnis peluang yaitu menganalisis peluang bisnis adalah untuk
menentukan apakah layak atau tidak. Berikut ini adalah tujuan lain dari analisis
peluang bisnis.

1.Carilah peluang bisnis.
2.Mengetahui potensi perusahaan.
3.Penentuan besarnya suatu komersial yang ada.
4.Agar tahu lamanya perusahaan akan berdiri.

Sebuah Pendekatan Untuk Analisis Peluang Bisnis

Berbagai pendekatan digunakan untuk menganalisis peluang bisnis, antara lain
sebagai berikut:

a. Analisis SWOT

Melakukan analisis untuk penentu dari 2 faktor internal dan eksternal sehingga
pengusaha dapat menerapkan strategi yang tepat.

1.Strength, yaitu atau keunggulan usaha yang dimanfaatkan untuk mendukung
usaha. Sebagai contoh: perusahaan memiliki barang kualitas tinggi yang
dikenal seorang, SDM yang telaten dan peduli serta modal yang cukup.
Contoh: pekerja yang tidak terampil.

2.Opportunities, yaitu kesempatan atau peluang untuk mengembangkan usaha.
Contoh: akhir akhir ini banyak bisnis bermunculan dan membutuhkan media
promosi, seperti poster, brosur dan logo bisnis. Ancaman yaitu ancaman atau
hambatan. Contoh banyaknya usaha sejenis sehingga persaingan semakian
ketat.

b. Analisis 5W + 1H

Analisis ini untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut,
What (Apa).
Where (Di mana).
When (Kapan).
Why (Kenapa).
Who (Siapa).
How (Bagaimana).

26

c. Studi Profibilitas Bisnis

Merupakan analisis usaha untuk penentu apakah suatu rencana usaha harus
dilakukan, tidak dilakukan atau dipending, kelayakan perkembangan usaha juga
dapat dinilai. Kaidah layak tidaknya usaha antara lain digunakan untuk:

·Penciptaan bisnis baru.
·Perkembangan suatu bisnis yang telah ada.
Memilih investasi ataupun bisnis yang untung.
Dibawah ini merupakan langkah yang dapat dilakukan untuk melakukan studi
kelayakan bisnis.
·Analisis kelayakan teknis, misalnya memperhatikan kelengkapan keterampilan
yang dimiliki karyawannya.
·Analisis peluang pasar, melakukan analisis pasar yang memiliki tujuan mencari
keinginan pasar dan aspek demografi konsumen yang tertarik dengan produk
usaha.
·Penentuan segmen pasar, bertujuan untuk mengetahui jenis konsumen
seperti apa produk yang di produksi oleh perusahaan.
·Sumber intelejen pasar, bertujuan untuk mengevaluasi bisnis produk, baik
sekarang maupun yang akan datang. Langkah ini dapat dilakukan dengan
melakukan penelitian khusus untuk mengumpulkan data primer dengan
mencri informasi yang relevan dari perusahaan yang ada.
Percobaan menjual produk, bertujuan untuk mengurangi resiko kerugian dan
menenukan penerimaan pasar terhadap produk tersebut.

TUGAS

Setelah membaca dan memahami tentang produksi massal, coba kerjakan tugas
berikut ini:

Buatlah kelompok kemudian buatlah 2 gambar produksi massal boleh bisnis
online maupun bisnis offline. Tugas dikerjakan dalam kertas hvs berukuran A4
dan hasil gambarnya diberi warna dari cat air, krayon, atau pensil warna.

2276

Uji Kompetensi

I. PILIHAN GANDA

Pilihlah jawaban di bawah ini dan berilah tanda silang (x) pada jawaban
yang menurut anda benar!

1. Ada berapa macam perakitan produk?
a. 2
b. 4
c. 3
d. 5
e. 1

2. Kegiatan yang merupakan tahap dalam pengembangan produk adalah bagian dari...
a. Penyajian produk.
b. Perakitan produk.
c. Pengujian produk.
d. Produksi massal.
e. Pengenalan produk.

1.

2.


3.Mass customization atau produki massal adalah kemampuan untuk menyediakan
produk dalam skala besar yang di desain secara individu dan didistribusikan untuk
memenuhi kebutuhan setiap pelanggan, menurut…
a. Hitler dan Einstain.
b. Amstrong dan Kotler.
c. Alexander Graham Bell dan Steve Jobs.
d. Thomas Alva Edison dan Tesia.
e. Bruce Wayne dan Peter Parker.

1.

2.

3.


4.Tahap pengujian produk sebelum kita menawarkan di pasaran secara umum,
kecuali…
a. Membuat prototype terlebih dahulu.
b. Produksi massal.
c. Membuat rencana lanjutan setelah evaluasi.
d. Menjualnya terlebih dahulu.
e.Memberikan tester kepada pasar.

28

5. Pengertian produk massal adalah...
a. Bidang yang beragam, umumnya tidak dapat dibandingkan dengan produk
kerajinan.
b. Bidang yang beragam, umumnya dapat dibandingkan dengan produk
kerajinan.
c. Bidang yang tidak beragam, umumnya dapat dibandingkan dengan produk
kerajinan.
d. Bidang yang tidak beragam, umumnya tidal dapat dibandingkan dengan
produk kerajinan
e. Produk kerajinan yang dilakukan bersama sama

6. Tahapan pengujian produk sebelum ditawarkan di pasaran
1.Produk massal.
2.Membuat prototype.
3.Evaluasi prototype.
4.Membuat rencana lanjutan setelah melakukan evaluasi.
5.Evaluasi produk massal.
6.Evaluasi tester dan pasar.
7.Lalu memberikan tester kepada pasar.
Urutan tahapan pengujian produk yang benar adalah...
a. 7,4,3,2,1,5,6.
b. 6,5,3,2,1,4,7.
c. 2,3,7,6,4,1,5.
d. 5,3,2,6,4,1,7.
e. 4,3,2,1,5,6,7.

7. Yang termasuk kelebihan produksi massal di bawah ini adalah, kecuali…
a. Kemudahan dalam melakukan kontrol produksi.
b. Penggunaan mesin secara terspesialisasi karena penggunannya dilakukan
secara massal.
c. Pekerja dapat bekerja secara maksimal tanpa harus dilatih pekerjaan lainnya.
d. Proses produksi mampu menghasilkan produk yang seragam dan
terstandarisasi.
e. Dapat mengurangi biaya produksi dan biaya yang dikeluarkan lebih rendah.

29

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.


8.Berikut adalah tujuan perencanaan produksi, kecuali....
a. Mengoptimalkan kepuasan pelanggan.
b. Meminimalisir perubahan nilai.
c. Meminimalisir perubahan tenaga kerja.
d. Meminimalisir manajemen produk.
e. Mengoptimalkan inventaris.

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.


9.Produksi massal muncul pada era revolusi industri yang menyebabkan saat ini
produksi massal dilakukan menggunakan alat seperti mesin untuk mempercepat
proses produksi untuk kepentingan orang banyak. Contoh produksi massal adalah
produksi perabot rumah tangga dan pembuatan mainan. Berdasarkan pernyataan
tersebut, berikut yang bukan manfaat dari lini perakitan produk massal, yaitu…
a. Pekerja tidak perlu mengangkat barang berat.
b. Tidak perlu membungkuk.
c. Pekerja tidak perlu diberi pelatihan khusus.
d. Membuka lapangan pekerjaan yang mampu dilakukan oleh siapa saja.
e. Menambah pengangguran.

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.


10.Menetapkan keseimbangan kebutuhan dan produksi, teknik pemenuhan pesanan
serta memonitor tingkat persediaan produk jadi setiap saat merupakan salah satu
tujuan dari perencanaan produksi massal,. Untuk mencapai tujuan tersebut dapat
dilakukan dengan…
a. Mengganti target pasar.
b. Mengganti produk sesuai dengan kebutuhan konsumen awal.
c. Menaikkan biaya produksi dan operasional.
d. Memberikan diskon besar-besaran.
e. Menghentikan bisnis sementara hingga segmentasi pasar kembali sesuai dengan
segmentasi pasar awal.

30

II. ESAI

Jawablah pertanyaan berikut dengan jawaban yang tepat!

1. Jelaskan pengertian produksi massal dalam arti sempit dan luas dengan
bahasamu sendiri!

1.


2.Apa saja keuntungan dari produksi massal?

1. s
2. s

3.Sebutkan dan jelaskan kekurangan dari produksi massal!

31

1.

2.

3.


4.Sebutkan dan jelaskan proses produksi massal!

1.

2.

3.

4.


5.Gambarkan sistematika proses produksi massal untuk pembuatan roti!

1. s

32

BAB 3

Hak Atas Kekayaan
Intelektual (HAKI)

Deskripsi Materi

Hak Kekayaan Intelektual adalah hak yang bersifat khusus yang
diberikan Negara. Berdasarkan undang-undang, negara ini
memberikan hak khusus kepada yang memiliki hak untuk menerima
hal tersebut. Hak Kekayaan Intelektual (HKI) secara mendasar
merupakan hak yang lahir berdasarkan hasil karya intelektual
seseorang. Pada BAB 3 dalam buku ini, Anda akan mempelajari Hak
Atas Kekayaan Intelektual (HAKI)

Tujuan Petunjuk
Pembelajaran Penggunaan

Memahami pengertian Bacalah doa sebelum belajar.
Posisikan diri agar siap untuk
HAKI. menerima materi pelajaran.
Bacalah materi yang ada di dalam
Menjelaskan pengertian modul sesuai dengan waktu
kegiatan pembelajaran.
HAKI. Pahami materi yang ada di dalam
modul sesuai dengan waktu
Mengidentifikasi kegiatan pembelajaran.
Apabila terdapat materi yang tidak
masalah tentang HAKI. jelas atau dipahami, siswa dapat
menanyakannya kepada guru.
Merumuskan masalah Kerjakan setiap tugas yang ada
pada materi ini sesuai dengan
tentang HAKI. perintah yang ada.
Apabila siswa masih belum
Menjelaskan prinsip- memahami materi ini, siswa dapat
mengulangi lagi kegiatan
prinsip tentang HAKI. pembelajaran secara mandiri atau
bertanya kepada guru mata
pelajaran yang berkaitan hingga
memahami materi ini.

33

A. Pengertian HAKI

Hak Atas Kekayaan Intelektual merupakan hak yang unik dan khusus karena
diberikan oleh negara dan memberikan keistimewaan tersebut kepada mereka
yang berhak menurut tata cara dan syarat yang harus dipenuhi kemudian,
berdasarkan ketentuan undang-undang. Biasa disebut dengan “HKI”, Hak
Kekayaan Intelektual pada dasarnya adalah hak yang timbul dari hasil karya
intelektual seseorang. Struktur hukum untuk perlindungan kekayaan intelektual
atas inisiatif pencipta dikenal sebagai hak kekayaan intelektual (HKI). Hak hukum
eksklusif pencipta dan penemu sebagai hasil dari kegiatan intelektual dan kreatif
orisinal dan inovatif dikenal sebagai hak kekayaan intelektual (HKI) atau hak
kekayaan intelektual. Hak cipta di bidang ilmu pengetahuan, sastra dan seni, serta
penemuan teknologi, adalah contoh karya intelektual tersebut. Kemampuan
intelektual manusia bertanggung jawab atas penciptaan karya di bidang hak
kekayaan intelektual. Karya-karya ini membutuhkan pengorbanan tenaga, waktu,
pikiran, perasaan, dan merupakan hasil dari intuisi, inspirasi, dan kesadaran.
Selain itu HKI sebagai sistem hukum Indonesia tergolong baru.

Karya intelektual sudah diakui dalam kehidupan masyarakat, tetapi hanya
dalam pertimbangan moral dan etika. Walaupun hak individu ada, namun
dikorbankan untuk kepentingan bersama dalam masyarakat Indonesia yang pada
hakekatnya merupakan masyarakat komunal dengan tingkat kebersamaan yang
tinggi. Hak-hak individu tetap dilindungi, tetapi hanya aturan dan peraturan tidak
tertulis yang ditegakkan. Untuk pembangunan berkelanjutan Indonesia,
perlindungan hak kekayaan intelektual sangat penting. Hak cipta, merek dagang,
paten, perlindungan varietas tanaman, rahasia dagang, desain industri, dan desain
sirkuit terpadu merupakan hak kekayaan intelektual yang dilindungi di Indonesia.
HKI berbeda dengan HKI karena sifatnya yang tidak nyata sehingga lebih sulit
hilang, tidak dapat diambil, dan bertahan lebih lama.

34

Apabila pencipta atau penemu tetap terikat dengan ciptaan atau penemuannya
meskipun haknya telah dialihkan kepada orang lain, maka Hak Kekayaan
Intelektual mengakui adanya Hak Moral. Adanya hak ekonomi dimana pencipta,
penemu, dan masyarakat umum dapat memperoleh keuntungan finansial dari
suatu ciptaan juga diakui oleh hak kekayaan intelektual. Hak pribadi yang dikenal
sebagai hak kekayaan intelektual memungkinkan penemu untuk memilih apakah
kekayaan intelektualnya akan didaftarkan atau tidak. Sedangkan pemberian hak
eksklusif kepada pelaku HKI (pencipta, penemu, perancang, dan lain-lain)
dimaksudkan untuk mendorong orang lain untuk berkembang sebagai hasil
penghargaan atas usaha kreatifnya. HKI mengenal batas-batas tertentu untuk
menjaga kepentingan masyarakat karena perkembangannya ditentukan oleh
mekanisme pasar yang sehat dan diarahkan untuk kemajuan masyarakat. Untuk
mencegah munculnya kreasi atau temuan serupa, Sistem Hak Kekayaan
Intelektual mendorong sistem dokumentasi yang baik.

B. Prinsip-Prinsip HAKI

a. Prinsip Ekonomi

Menurut prinsip ekonomi, hak kekayaan intelektual berasal dari usaha kreatif
manusia yang memiliki manfaat dan nilai ekonomi bagi pemegang hak cipta.
Artinya, pemilik inovasi yang dilindungi memiliki hak istimewa untuk mendapatkan
keuntungan finansial dari hasil imajinasinya. Anda berhasil membuat lagu,
misalnya. Label rekaman kemudian menggunakan lagu tersebut untuk distribusi
atau reproduksi. Maka Anda berhak atas uang berupa royalti atau keuntungan dari
perusahaan tersebut. Secara alami, ketentuan kontrak Anda dengan label
rekaman menentukan besarnya royalti.

b. Prinsip Keadilan

Prinsip keadilan merupakan pemilik hasil kemampuan intelektual mempunyai
kuasa untuk menggunakan hak kekayaan intelektual atas hasil karyanya berkat
asas keadilan yang memberikan perlindungan hukum baginya. Itu tidak bisa
digunakan oleh siapa pun. Kecuali jika disepakati lain dengan pemilik perorangan
pekerjaan.

35

c. Prinsip Kebudayaan

Prinsip Kebudayaan adalah kemajuan ilmu pengetahuan, tulisan dan karya untuk
bekerja pada cara hidup dan akan memberikan keuntungan bagi masyarakat,
negara dan negara. Sudah menjadi sifat manusia untuk terus berjuang untuk
keunggulan. Dengan keamanan keistimewaan inovasi berlisensi, akan mendorong
persaingan imajinasi di arena publik. Setiap orang mencoba memunculkan ide
kreatif terbaik untuk setiap area. sehingga akan mempercepat perkembangan dan
kemajuan di berbagai bidang, termasuk ilmu pengetahuan, teknologi, sastra, dan
seni.

d. Prinsip Sosial

Prinsip Sosial adalah Hak-hak yang diberikan atas suatu ciptaan oleh undang-
undang merupakan satu kesatuan yang diberikan perlindungan berdasarkan
keseimbangan antara kepentingan individu dan masyarakat/lingkungan. Prinsip
sosial mengatur kepentingan manusia sebagai warga negara. Prinsip sosial ini
berusaha untuk menjaga hak kekayaan intelektual tidak hanya untuk menjaga
individu tetapi juga untuk menjaga keseimbangan sosial masyarakat. Ekosistem
dunia usaha Indonesia niscaya akan rusak akibat kegiatan tersebut.Untuk merek
produk berdasarkan karya mereka sendiri, pelaku usaha malas. Pada akhirnya, itu
dilacak, dicuri, dan digunakan oleh merek perusahaan lain karena tidak ada
gunanya.

36

Uji Kompetensi

I. PILIHAN GANDA

Pilihlah jawaban di bawah ini dan berilah tanda silang (x) pada jawaban
yang menurut anda benar!

1. Peraturan UU tentang HAKI disahkan oleh...
a. Presiden.
b. MPR.
c. DPR.
d. DPRD.
e. Gubernur.

2. HAKI adalah singkatan dari...
a. Hak Atas Kekayaan Intelektual
b. Hak Atas Kekayaan Intel
c. Hak Atas Kepemilikan Internal
d. Hak Atas Kemakmuran Indonesia
e. Hak Atas Konstitusi Intelektual

1.

2.


3.UU yang mengatur tentang rahasia dagang adalah…
a. UU No. 15 Tahun 2001.
b. UU No. 30 Tahun 2000.
c. UU No. 19 Tahun 2002.
d. UU No. 32 Tahun 2000.
e. UU No. 14 Tahun 2001.

1.

2.

3.


4.Sistem konstitutif adalah…
a. Tidak mengharuskan adanya pendaftaran HAKI,tetapi mengakui bahwa
pendaftaran merupakan bentuk perlindungan yang memiliki kepastian hukum.
b. Pihak pertama yang mengajukan permohonan HAKI atas seuatu penemuan
jika memenuhi syarat.
c. Sebuah sistem tentang perlindungan atas HAKI yang dapat diakui dan
dilindung oleh UU jika telah didaftarkan.
d. Memberikan hak kepada penemu pertama dengan sekedar memberikan
kepada pihak pertama yang pertama mengajukan permohonan HAKI untuk
memberi perlindungan terhadap mereka yang ekonominya lemah.
e. Satu sistem yang terdiri atas unsur-unsur sistem perlindungan hukum.

37

1.

2.

3.

4.


5.Hak hukum privat yang memberikan penghargaan atas kontribusi manusia tidak
berwujud yang akan digunakan untuk memproduksi suatu teknologi yang bersifat
khusus. Berdasarkan uraian tersebut adalah penjelasan tentang HAKI menurut….
a. Mc Keough.
b. Lyle Glowka.
c. Bill Gates.
d. Stewart.
e. David I. Bainbridge.

6. Berikut ini yang tidak termasuk dalam hak kekayaan industri adalah...
a. Rahasia dagang.
b. Desain industri.
c. Objek hak cipta.
d. Paten.
e. Merek.

7. Ada berapa macam jenis hak kekayaan industri…
a. 1
b. 3
c. 5
d. 7
e. 9

8. Bunyi UU No. 15 Tahun 2001 Pasal 1 Ayat 1 adalah…
a. Sirkuit terpadu adalah suatu produk dalam bentuk jadi atau setengah jadi,
yang di dalamnya terdapat berbagai elemen dan sekurang-kurangnya satu
dari elemen tersebut adalah elemen aktif, yang sebagian atau seluruhnya
saling berkaitan serta dibentuk secara terpadu di dalam sebuah bahan
semikonduktor yang dimaksudkan untuk menghasilkan fungsi elektronik.
b. Tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf-huruf, angka-angka, susunan
warna, atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut memiliki daya pembeda dan
digunakan dalam kegiatan perdagangan.
c. Desain tata letak adalah kreasi berupa rancangan peletakan tiga dimensi dari
berbagai elemen, sekurang-kurangnya satu dari elemen tersebut adalah
elemen aktif, serta sebagian atau semua interkoneksi dalam suatus sirkuit
terpadu dan peletakan tiga dimensi tersebut dimaksudkan untuk persiapan
pembuatan sirkuit terpadu.

38

1.

2.

3.

4.

5.

6.


d. Hak cipta menentukan masa perlindungan selama hidup pencpta ditambah lima
puluh tahun setelah meninggal dunia

e. Hak cipta merupakan hak eksklusif bagi pencipta atau pemegang hak hipta
untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya, yang timbul secara
otomatis setelah suatu ciptaan dilahirkan tanpa mengurangi pembatasan
menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.


9.Desain industri adalah…
a. Sebuah kreasi yang berupa rancangan peletakan tiga dimensi dari berbagai
elemen sekurang-kurangnya satu dari elemen tersebut biasa disebut elemen
aktif
b. Sebuah merek yang digunakan pada barang dan jasa dengan karakteristik yang
sama yang diperdagangkan oleh beberapa orang atau badan hukum secara
bersama-sama untuk membedakan dengan barang atau jasa sejenisnya
c. Sebuah perikatan di mana salah satu pihak diberikan hak untuk memanfaatkan
atau menggunakan HAKI dan atau penemuan atau ciri khas usaha yang dimiliki
pihak lain dengan imbalan berdasarkan suatu persyaratan yang ditetapkan
dalam rangka penyediaan atau penjualan barang dan jasa
d. Suatu kreasi tentang bentuk, konfigurasi, atau komposisi garis atau warna, atau
garis dan warna, atau gabungan daripadanya yang berbentuk 3D atau 2D yang
memberikan kesan estetis dan dapat diwujudkan dalam pola 3D atau 2D serta
dapat dipakai untuk menghasilkan suatu produk, barang, komoditas industri,
atau kerajinan tangan
e. Sebuah hak eksklusif yang diberikan NKRI kepada desainer atas hasil kreasinya
selama kurun waktu tertentu dan hak mengajukan gugatan secara
perdata/pidana kepada siapapun yang dengan sengaja memuat, memakai,
menjual, mengimpor, mengekspor, atau mengedarkan barang yang diberi hak
desain industri

39

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.


10.Memberikan hak kepada penemu pertama dengan sekedar memberikan kepada
pihak pertama yang pertama mengajukan permohonan HAKI untuk memberi
perlindungan terhadap mereka yang ekonominya lemah, atau tidak mampu
mengajukan secara cepat. Hal ini biasa disebut dengan sistem….
a. Sistem deklaratif.
b. Sistem first to file.
c. Sistem konstitutif.
d. Sistem first to invest.
e. Sistem perlindungan hukum.

40


Click to View FlipBook Version