2. Bidang Pendidikan
Banyak pelajar dari Indonesia yang belajar di universitas yang ada
di Australia. Selain itu, pemerintah Australia juga membantu
pemerintah Indonesia di dalam memajukan pendidikan di
Indonesia.
3. Bidang Kesehatan
Australia berkomitmen untuk membantu pemerintah Indonesia
dalam bidang kesehatan. Australia membantu memperkuat kapasitas
Indonesia dalam menangani kasus HIV/AIDS melalui program
kemitraan senilai 100 juta dolar Australia atau sekitar rp800 miliar.
Selain itu, saat ini juga telah terjalin kemitraan antara Australia dan
Indonesia di dalam penanggulangan penyakit mata di Indonesia,
khususnya bali. Hal ini ditunjukkan dengan itikad baik kedua
negara membangun pusat mata Australia-Bali, di Denpasar,
Bali.Pusat mata itu sendiri telah diresmikan pada 27 juli 2007 oleh
pemimpin kedua negara.
4. Bidang Ekonomi
Perdagangan dan perniagaan antara Australia dan Indonesia semakin
tumbuh. Perdagangan dua-arah telah meningkat menjadi 25,2%
selama tahun 2000-2002. Lebih dari 400 perusahaan Australia
sedang melakukan perniagaan di Indonesia, mulai dari usaha
pertambangan sampai telekomunikasi. Perusahaan-perusahaan ini
bekerja sebagai mitra dagang dengan perusahaan dan pemerintah
Indonesia.
145
5. Bidang Pariwisata
Sejak awal 1970-an Indonesia telah menjadi tujuan utama wisata bagi
orang Australia.Australia telah menjadi sumber wisatawan yang
penting bagi Indonesia. Bali merupakan provinsi yang paling
dikenal.
6. Bidang Keamanan
Kerja sama bidang kemiliteran atau bidang keamanan antara
Indonesia dengan Australia dihentikan, sejak kemunculan masalah
penyadapan Australia terhadap beberapa pejabat tinggi indonesia.
rencana latihan bersama Angkatan Laut kedua negara pun dibatalkan.
Kerja sama patroli laut oleh kedua negara juga dibatalkan. Indonesia
dan Australia kini mengawasi perairan lautnya sendiri-sendiri
E. RANGKUMAN
Australia merupakan benua terkecil di antar benua lain di dunia,
luasnya sekitar 7.686.88 km² hampir sama dengan empat kali luas
daratan Indonesia. Benua Australia merupakan benua dengan rata-rata
ketinggiannya lebih rendah daripada ketinggian rata-rata benua lainnya,
yaitu kurang dari 300 m dpl. Benua ini terletak di belahan bumi selatan
yang dilalui garis balik selatan (Tropical of Capricorn) tepat ditengah-
tengahnya, sehingga Australia bagian utara berada pada daerah tropik,
sedang bagian selatannya berada pada daerah subtropik.
Berdasarkan reliefnya Australia terdiri dari 3 (tiga) wilayah, yaitu
wilayah plato barat, wilayah dataran tinggi Timur dan dataran rendah
tengah.
146
Iklim di Australia juga bervariasi, dari iklim tropis, iklim
subtropis (iklim daerah Mediterania) sampai iklim gurun yang panas.
Curah hujan jatuh tidak merata untuk seluruh wilayah Australia.
Penyebaran vegetasinya sangat tergantung pada besar kecilnya curah
hujan, sehingga vegatasi di Australia dari formasi hutan sampai steppe
bahkan gurun. Sungai-sungai di Australia pada umumnya pendek-
pendek. Sumberdaya alam cukup berlimpah seperti bijih besi, emas,
timah, tembaga dan sebagainya.
Keadaan penduduknya dengan kepadatannya yang rendah
(kurang dari 50 jiwa/km²) tentunya berpengaruh terhadap kegiatan
ekonomi yaitu penduduk akan berpusat pada wilayah kegiatan tertentu.
Misalnya di daerah steppe kegiatan ekonominya dominan pada
peternakan. Penduduk juga akan banyak bermukim di wilayah yang
kondisi iklimnya tidak ekstrim.
F. SOAL LATIHAN
1. Buatlah sketsa irisan melintang relief benua Australia dari barat ke
timur, jelaskan fisiografisnya ?
2. Gambarkan peta daerah iklim di Australia dan masing-masing
sebutkan ciri-cirinya ?
3. Jelaskan mengapa peternakan domba di Australia sangat maju ?
4. Jelaskan mengapa di wilayah Australia Barat, Australia Selatan dan
wilayah hukum Australia Utara tidak diusahakan untuk pertania ?
5. Hasil buah-buahan dari Australia cukup terkenal di dunia, pada
umumnya dihasilkan di daerah mana dan sebutkan ciri-ciri wilayah
tersebut ?
147
DAFTAR PUSTAKA
Bratamidjaja, Rachmat, 1990, Ensiklopedi Seri Geografi Indonesia,
(ASIA, AMERIKA, EROPA, AFRIKA, AUSTRALIA-
OSEANIA), PT Intermassa, Jakarta
----------------, 1990, ensiklopedi indonesia: seri geografi, AFRIKA, PT
Intermasa, Jakarta
----------------, 1990, ensiklopedi indonesia: seri geografi, AMERIKA,
PT Intermasa, Jakarta
----------------, 1990, ensiklopedi indonesia: seri geografi, ASIA, PT
Intermasa, Jakarta
----------------, 1990, ensiklopedi indonesia: seri geografi, AUSTRALIA,
PT Intermasa, Jakarta
----------------, ensiklopedi indonesia: seri geografi, EROPA,
Jakarta ; PT Intermasa, 1990
Fadhillah. 2017. BENUA (LETAK, LUAS, IKLIM, GEOLOGI, RUPA
BUMI, TATA AIR, TANAH, FLORA DAN FAUNA). Diunduh
: http://fadhillah-xnd.blogspot.com/2017/09/benua-letak-luas-iklim-
geologi-rupa.html. 25 November 2018. 19.09
Harm J. De blij, 1970, Geography : Region and Concept, John Wiley
& Sons, New York
148
Jesse H. Wheeler, Jr. Et.al., 1960, Regional Geography of The World,
Henry Holt and Co, New York
Johnson, Douglas C., et.al., 2010. World Regional Geography,(Tenth
Edition), Pearsons Prentice Hall, New York (USA)
Kuspriyanto, 1996, Geografi Regional Afrika, Unipress Unesa,
Surabaya
Sulistinah, 1996, Geografi Regional Eropa, Unipress Unesa, Surabaya
Tarbuck, Edward J., Lutgens Frederick K., Tassa, Dennis, 2009,
Pearson International Edition: Earth Science, Pearson
Prentice-Hall, Pearson Education, Inc, New Jersey
149