Kelas 6
Tema 2 Rukun dalam Perbedaan
Subtema 2 Bekerja Sama Mencapai Tujuan
1
Pengertian Proklamasi Indonesia
Proklamasi merupakan puncak perjuangan
bangsa Indonesia mengusir penjajah untuk
mendapatkan hak sebagai bangsa yang merdeka dan
tidak ditindas oleh bangsa dan negara lain serta
memiliki kedudukan yang sederajat.
2
SEJARAH PROKLAMASI INDONESIA
Awal pembentukan naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia terjadi karena
sekutu menjatuhkan bom atom di kota Hiroshima dan Nagasaki. Akhirnya Kaisar
Hirohito menyatakan menyerah tanpa syarat terhadap sekutu pada 15 Agustus
1945.
Golongan muda yang terdiri dari Sukarni, Wikana, Chairul Saleh, Yusuf Kunto,
dan lainnya mendengarkan kabar tersebut melalui siaran radio. Kemudian
golongan pemuda itu mendesak Soekarno dan Hatta untuk segera menyatakan
proklamasi. Tanggal 16 Agustus 1945 pukul 03.30, Ir. Soekarno dan Mohammad
Hatta dibawa golongan pemuda ke Rengasdengklok atau markas PETA. Mereka
disembunyikan di daerah Karawang.
3
Terjadi perbedaan pendapat antara golongan muda dan golongan tua. Pada 15
Agustus 1945, golongan pemuda yang dipimpin Sukarni, Chairul Saleh, dan
Wikana kemudian mengamankan Soekarno Hatta ke Rengasdengklok. Ahmad
Subarjo kemudian mendatangi golongan muda, meminta mereka melepaskan
Soekarno Hatta dan menjamin proklamasi segera dilakukan. Rombongan
kemudian berangkat ke Jakarta, menuju rumah Laksamana Maeda.
Laksamana Maeda mempersilahkan tokoh tersebut untuk menemui Gunseikan
(Kepala Pemerintahan Militer) Jenderal Moichiro Yamamoto untuk membahas
upaya lebih lanjut. Namun Jenderal Nishimura yang mewakili Gunseikan menolak
rencana proklamasi tersebut. Akhirnya Soekarno, Hatta, dan Ahmad Subarjo
membuat naskah proklamasi di rumah Laksamana Maeda.
4
Tanggal 17 Agustus 1945 pukul 03.00 WIB, naskah proklamasi yang disusun
oleh Soekarno, Mohammad Hatta, dan Soebardjo dibuat di ruang makan. Naskah
tersebut terdiri dari dua alinea yang dibuat selama 2 jam. Sebelum disalin menjadi
mesin ketik, Soekarno menulis konsep proklamasi pada secarik kertas sobekan
dari block note. Lembaran kertas yang dipakai bergaris biru. Selesai menulis di
kertas, kemudian teks proklamasi disalin menggunakan mesin ketik. Sayuti Melik
memakai mesin ketik buatan Jerman, dipinjam dari Kolonel Kandeler komandan
angkatan laut Jerman yang berkantor di gedung KPM di Koningsplein (sekarang
jalan Medan Merdeka Timur). Ketika itu mesin ketik di rumah Laksamana Maeda
memakai huruf kanji.
5
Setelah naskah yang ditulis tangan selesai, Sayuti Melik bertugas
mengetik naskah proklamasi. Naskah tersebut disahkan dan ditandatangani
oleh Soekarno. Pembacaan naskah proklamasi dilakukan pada 17 Agustus
1945, pukul 10.00 WIB, di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 (Jalan Proklamasi
No. 5, Jakarta Pusat). Kabar pembacaan teks proklamasi kemudian
diumumkan melalui radio, surat kabar, telegram, dan lisan. Ketika itu
pewarta bernama Frans dan Alex Mendur dari IPPHOS mengabadikan
pembacaan teks proklamasi. Sedangkan BM Diah dan Jusuf Ronodipuro
menyebarkan berita di berbagai media.
6
7
MAKNA PROKLAMASI KEMERDEKAAN
Adapun beberapa makna proklamasi Kemerdekaan sebagai berikut :
1. Puncak perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia
Perjuangan panjang bangsa Indonesia menentang kaum penjajah telah
memakan banyak waktu, tenaga, dan pengorbanan. Sehingga sangat
diharapkan untuk dapat mencapai suatu kemerdekaan. Kemerdekaan yang
telah dicapai merupakan tahap akhir dari sejarah perjuangan kemerdekaan
bangsa Indonesia dalam melawan penjajah.
8
2. Bebas dari penjajahan
Dengan adanya kemerdekaan berarti bangsa Indonesia
mendapat kebebasan. Bebas dari segala bentuk penindasan dan
penjajahan bangsa asing. Sebagai bangsa yang merdeka dan
berdaulat, maka bangsa Indonesia memiliki kebebasan untuk
menentukan nasib sendiri, bertanggung jawab mandiri dalam
hidup berbangsa dan bernegara.
9
3. Sebuah revolusi baru dimulai
Proklamasi kemerdekaan Indonesia bermakna dimulainya
sebuah revolusi baru. Dikatakan revolusi karena terjadi perubahan
yang mendasar dan cepat. Artinya pemindahan kekuasaan dari
negara jajahan ke negara yang merdeka dan berdaulat,
diselenggarakan dalam tempo sesingkat-singkatnya. Setelah itu,
dibentuk badan-badan kelengkapan negara untuk menggantikan
perangkat-perangkat pemerintahan di zaman penjajahan.
10
4. Berkah Tuhan Yang Maha Kuasa
Proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945
merupakan berkah Tuhan Yang Maha Kuasa dan hasil
perjuangan bangsa Indonesia. Jadi, kemerdekaan Indonesia
bukan hadiah dari Jepang sebagaimana yang dijanjikan.
Kemerdekaan Indonesia dicapai melalui perjuangan berat
bangsa Indonesia dengan penuh pengorbanan. Baik
pengorbanan jiwa, raga, maupun harta.
11
5. Pintu gerbang menuju masyarakat adil dan makmur
Makna proklamasi kemerdekaan bagi bangsa Indonesia
lainnya sebagai jembatan atau pintu gerbang bagi bangsa
Indonesia untuk menuju masyarakat adil dan makmur. Artinya
kemerdekaan adalah satu fase penting yang harus dilalui
untuk meneruskan perjuangan ke fase berikutnya. Bangsa
Indonesia setelah memasuki jembatan emas harus dapat
mempertahankan dan mengisinya dengan berbagai kegiatan
pembangunan.
12
1. Ir. Soekarno TOKOH PROKLAMASI INDONESIA
Soekarno merupakan Presiden Indonesia yang pertama.
Berdasarkan keputusan anggota BPUPKI, ia dipilih menjadi perwakilan
bangsa Indonesia yang menandatangangi naskah proklamasi sekaligus
membacakannya. Sebelum diangkat menjadi Presiden pertama Indoensia,
Soekarno adalah pemuda yang aktif dalam berjuang melawan penjajah.
Beliau merupakan anggota Pusat Tenaga Rakyat (Putera) dan juga ketua
PPKI. Selama berjuang melawan penjajahan di Nusantara, Soekarno
beberapa kali pernah tertangkap oleh Belanda. Soekarno juga beberapa kali
diasingkan ke Bengkulu, Pulau Bangka, Flores dan beberapa daerah lainnya.
Soekarno wafat pada 21 Juni 1970. Beliau dikukuhkan sebagai Pahlawan
Proklamator berdasarkan Keputusan Presiden No. 081/TK/1986 tanggal 23
Oktober 1986. Di tahun 2012, Soekarno juga dikukuhkan sebagai Pahlawan
Nasional berdasarkan Keputusan Presiden No. 83/2012.
13
2. Moh. Hatta
Selain Soekarno, Moh. Hatta merupakan salah satu dari tokoh
proklamasi Indonesia.Satu hari sebelum pembacaan teks proklamasi,
Moh. Hatta diasingkan ke Rengasdengklok oleh kelompok muda agar
lebih aman dan rencana yang sudah disusun tidak diganggu oleh
Belanda.Selain mendampingi Soekarno dalam membaca teks proklamasi,
Moh. Hatta juga ditunjuk sebagai perwakilan bangsa Indonesia untuk
menandatangi naskah kemerdekaan tersebut. Selama berjuang melawan
penjajah, Moh. Hatta berjanji pada dirinya sendiri tidak mau menikah
sebelum Indonesia Merdeka. Moh. Hatta wafat pada 14 Maret 1980.
Tidak seperti pejuang kemerdekaan lainnya, Moh. Hatta dimakamkan
di pemakaman umum Tanah Kusir sesuai dengan amanahnya, bukan di
taman makam pahlawan. Pemerintah Republik Indonesia
menganugerahi Moh. Hatta gelar Pahlawan Proklamator berdasarkan
Surat Keputusan Presiden RI No.081/TK/1986, pada 23 Oktober 1986.
Moh. Hatta juga dikukuhkan sebagai Pahlawan Nasional berdasarkan
Keputusan Presiden No. 84/2012.
14
3. Sultan Sjahrir
Tokoh-tokoh proklamasi lainnya adalah Sutan Sjahrir.Ia
merupakan wakil dari golongan muda yang membawa
Soekarno ke Rengasdengklok satu hari
sebelum pembacaan teks proklamasi. Sutan Sjahrir
dikenal memiliki intelektual tinggi dalam pergerakan
nasional. Ia adalah tokoh proklamasi yang pertama
mendengar kabar bahwa Jepang menyerah tanpa syarat
kepada Sekutu setelah pengeboman di Hiroshima dan
Nagasaki. Setelah mendengar berita itu, Sjahrir
langsung menyampaikan kepada Moh. Hatta. Namun
saat itu, respon Moh. Hatta kurang menyenangkan.
Akhirnya, Sjahrir membawanya ke Rengasdengklok,
Karawang. Di sana, Sjahrir mengajak Soekarno dan
Hatta untuk menyusun naskah proklamasi Indonesia.
Sutan Sjahrir wafat pada 9 April 1966 di Zurich, Swiss
karena penyakit darah tinggi. Pemerintah Indonesia
kemudian menganugerahi gelar Pahlawan Nasional
untuk menghargai jasa-jasanya melalui S.K. Presiden
No.76 tahun 1966 pada tanggal 9 April 1966.
15
4. Achmad Soebardjo
Tokoh proklamasi lainnya yang berjasa
dalam kemerdekaan Indonesia adalah Achmad
Soebardjo. Beliau merupakan penengah antara
golongan muda dan golongan tua yang sempat
menegang selama penyusunan naskah proklamasi.
Ia meminta golongan muda untuk bersabar dan tidak
gegabah dalam memproklamirkan kemerdekaan.
Setelah cukup lama berunding, golongan muda
akhirnya menyetujui ucapan Achmad Soebardjo.
Achmad Soebardjo wafat di Jakarta pada 15
Desember 1978. Atas jasa-jasanya pada Indonesia,
Pemerintah RI menganugerahi gelar Pahlawan
Nasional berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor
: 058/TK/Tahun 2009 tanggal 6 November 2009.
16
5. Sayuti Melik
Sayuti Melik adalah juru ketik naskah Proklamasi Kemerdekaan
Indonesia yang dipercayai Soekarno untuk mengetik naskah
yang akan dibacakan pada hari kemerdekaan 17 Agustus 1945.
Ia lahir dengan nama Mohammad Ibnu Sayuto pada lahir pada
22 November 1908 di Yogyakarta. Selama masa persiapan
kemerdekaan, Sayuti Melik adalah golongan muda yang
membawa Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok,
Karawang, Jawa Barat. Saat mengetik naskah proklamasi ia
meminjan mesin ketik milik perwira Angkatan Laut Jerman
yang saat itu memiliki kantor di Jakarta. Karena jasanya
terhadap negara, Sayuti Melik mendapat dua penghargaan dari
pemerintah Indonesia, yakni Bintang Mahaputra Tingkat V yang
dianugerahi oleh Soekarno pada 1961. Kemudian pada masa
pemerintahan Soeharto, ia dianugerahi Bintang Mahaputra
Adipradana tingkat II pada tahun 1973. Berkat
kepahlawanannya, ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan
Kalibata pada 27 Februari 1989.
17
6. Fatmawati
Tokoh lain yang berjasa dalam proklamasi Indonesia adalah Fatmawati.
Fatmawati adalah istri dari Soekarno yang telah menjahitkan bendera
pusaka Merah-Putih untuk dikibarkan pada 17 Agustus 1945.
18
7. Soekarni
Soekarni adalah salah satu pejuang yang menjadi tokoh proklamasi
Indonesia. Ia pernah bekerja di kantor berita Domei, Sendenbu dan
kantor pusat Seinendan. Ia juga mengusulkan agar naskah proklamasi
kemerdekaan ditandatangani oleh Soekarno dan Hatta sebagai
perwakilan bangsa Indonesia.
19
7
TERIMA KASIH
22