The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

EKA INDRA - Jurnal Refleksi - FILOSOFI PENDIDIKAN

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ekaindracahya1993, 2023-06-19 17:57:10

EKA INDRA - Jurnal Refleksi - FILOSOFI PENDIDIKAN

EKA INDRA - Jurnal Refleksi - FILOSOFI PENDIDIKAN

Keywords: filosofi pendidikan jurnal refleksi mata kuliah ppg prajabatan

PPG PRAJABATAN 2022 UNIVERSITAS NEGERI MALANG GELOMBANG 1 – MTEMATIKA 03 EKA INDRA CAHYA (223125915016) Nama Matakuliah FILOSOFI PENDIDIKAN Review pengalaman belajar. Selama mengikuti mata kuliah Filosofi Pendidikan Indonesia memberikan saya pengalaman belajar yang baik. Lingkungan belajar yang kondusif dengan penataan tempat duduk yang variatif menyesuaikan dengan kebutuhan belajar. Selama proses belajar, kami diberikan kebebasan dalam membentuk kelompok 7 kecil untuk berdiskusi dan mempresentasikan hasil secara random. Topik yang kami pelajari antara lain: 1) Perjalanan pendidikan nasional, 2) Dasar-dasar pendidikan Ki Hadjar Dewantara, 3) Identitas manusia Indonesia, 4) Pancasila sebagai fondasi pendidikan Indonesia, serta 5) Telaah praktik baik pendidikan yang memerdekakan, sangatlah berharga dan memberikan wawasan mendalam mengenai sistem pendidikan di Indonesia. Materi-materi tersebut mengajarkan tentang sejarah dan perkembangan pendidikan di Indonesia, nilai-nilai dasar dalam pendidikan yang digagas oleh Ki Hadjar Dewantara, pentingnya pemahaman identitas manusia Indonesia dalam konteks pendidikan, peran Pancasila sebagai landasan filosofis pendidikan, dan praktik pendidikan yang membebaskan serta memberdayakan peserta didik. Melalui mata kuliah ini, saya dapat memahami betapa kompleksnya tantangan dan peran strategis pendidikan dalam membangun bangsa serta mengembangkan potensi individu dan masyarakat secara seimbang. Pada Mata Kuliah Filosofi Pendidikan ini topik yang inin saya bahas lebih lanjut adalah topik 5 yaitu Telaah Praktik Baik Pendidikan yang Memerdekakan. Setelah mempelajari praktik-praktik pendidikan yang memerdekakan, saya merasa terinspirasi dan termotivasi untuk berkontribusi dalam upaya memajukan sistem pendidikan di Indonesia menuju arah yang lebih inklusif, berkeadilan, dan mampu merangsang pertumbuhan dan pemberdayaan setiap individu. Refleksi pengalaman belajar yang dipilih Refleksi terhadap pengalaman belajar pada topik 5, yaitu Telaah Praktik Baik Pendidikan yang Memerdekakan, membantu saya mendapatkan pemahaman yang mendalam mengenai praktik-praktik pendidikan yang membebaskan dan memberdayakan peserta didik. Berikut adalah refleksi terhadap pertanyaan-pertanyaan yang diajukan: 1. Mengapa topik-topik tersebut penting dipelajari? Topik 5. Telaah Praktik Baik Pendidikan yang Memerdekakan penting dipelajari karena mereka memberikan pemahaman tentang pendidikan yang lebih luas dan filosofis. Topik ini adalah perwujudan dari topik 1 sampai 4.


Selain itu sangat penting mempelajari topik ini karena akan memberikan kemampuan untuk berinovasi dalam pendidikan , meningkatkan kemandirian peserta didik, menghapuskan kesenjangan dalam pendidikan, serta meningkatkan kepuasan dan motivasi belajar peserta didik. Hal ini akan membantu meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan dan mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan dunia yang terus berubah. Selain itu, mempelajari Telaah Praktik Baik Pendidikan yang Memerdekakan juga dapat membantu para pendidik dan pembuat kebijakan dalam mengembangkan kebijakan dan program pendidikan yang lebih baik. Dengan memahami praktik pendidikan yang telah terbukti efektif, mereka dapat mengimplementasikan perubahan yang diperlukan dalam kurikulum, metode pengajaran, dan evaluasi siswa. Melalui pendekatan yang memerdekakan, sistem pendidikan dapat menjadi lebih inklusif, relevan, dan responsif terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat. Dengan demikian, pemahaman tentang Telaah Praktik Baik Pendidikan yang Memerdekakan memberikan landasan penting bagi pengembangan dan transformasi pendidikan yang lebih baik. 2. Bagaimana saya mempelajari topik-topik yang ada pada mata kuliah tersebut? Kami mempelajari topik-topik tersebut dengan membagi menjadi 7 subtopik dan 7 kelompok beranggotakan 3 orang. Kemudian kami mendiskusikan satu subtopik untuk satu kelompok serta mempresentasikan hasilnya di depan kelas dan saling memberikan tanggapan. Referesi atau rujukan yang kami gunakan diharuskan minimal 10 rujukan jurnal yang valid agar menambah kedalaman materi dan memperluas wawasan. 3. Apakah strategi yang diimplementasikan dalam mempelajari topik-topik tersebut penting bagi saya? Mengapa? Strategi yang diimplementasikan dalam mempelajari topik-topik tersebut sangat penting bagi saya. Melalui lingkungan kel;as yang ditata secara berkala dan inovatif serta sistem kemompok diskusi tersebut memungkinkan kami untuk lebih berkontribusi secara maksimal dalam kelompok. Penggunaan minimal 10 rujukan jurnal mampu memperluas wawasan dan sudut pandang. (tuliskan refleksi terhadap pengalaman belajar terpilih: 1) Mengapa topik-topik tersebut penting dipelajari? 2) Bagaimana saya mempelajari topik-topik yang ada pada mata kuliah tersebut? 3)Apakah strategi yang diimplementasikan dalam mempelajari topik-topik tersebut penting bagi saya? Mengapa?)


Analisis artefak pembelajaran https://s.id/eka-ppg-filosofi (cantumkan visual artefak pembelajaran yang mendukung hasil refleksi pengalaman belajar atau tautannya di sini, beserta analisis Anda terhadap artefak pembelajaran tersebut.) Pembelajaran bermakna (good practices) Melalui refleksi diri terhadap pengalaman belajar mata kuliah Filosofi Pendidikan Indonesia, saya mendapatkan pemehaman yang penting dalam perbaikan diri sebagai individu dan calon guru agar dapat membawa perubah Saya belajar bahwa penting untuk memiliki setidaknya 10 sumber referensi yang dapat memperluas pemahaman dan sudut pandang dalam pembelajaran. Dalam hal ini, kami tidak hanya mengandalkan sumbersumber yang diberikan oleh pendidik, tetapi juga diberi kebebasan untuk mencari sumber belajar yang sesuai dengan kebutuhan. Penataan kelas variatif dan tidak monoton mampu meningkatkan fokus dan keaktifan dalam diskusi kelas. Penguatan dan pertanyaan yang diajukan oleh dosen pengampu pada akhir pembelajaran sangat penting dalam refleksi, penguatan, dan pembetulan konsep yang salah. Seorang pendidik perlu melakukan hal ini dalam pembelajarannya. Terkait materi pada topik 5. Telaah praktik baik pendidikan yang memerdekaan, saya merasa materi tersebut mengikuti serangkaian proses dari hal yang paling dasar hingga hal yang paling kompleks. Salah satu poin yang sangat berarti bagi saya adalah pentingnya pendidikan yang memerdekakan peserta didik. Arti "memerdekakan" di sini bukan berarti membebaskan siswa secara bebas, tetapi menciptakan pendidikan yang dapat menyesuaikan dengan berbagai cara dan kebutuhan siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran. Setiap siswa memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda, sehingga dalam pendekatan pembelajaran yang memerdekakan, kita perlu memahami karakteristik dan kebutuhan masing-masing siswa.an terhadap siswa. (tuliskan garis besar makna yang diperoleh dari aktivitas refleksi diri terhadap pengalaman belajar mata kuliah ini: Bagaimana saya akan menggunakan apa yang sudah dipelajari untuk memperbaiki diri saya sebagai individu dan sebagai guru, serta membawa perubahan terhadap siswa?


Click to View FlipBook Version