The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Seorang adik kelas yang menyukai kakak senior nya

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by putrihelsa25, 2022-10-21 00:58:56

Kakak kelas

Seorang adik kelas yang menyukai kakak senior nya

Keywords: Kakak kelas

1

2

Kata pengantar

Puji dan syukur selalu aku panjatkan kepada
Tuhan yang Maha Esa Karena limpahan Rahmat
dan karunia-nya Aku mampu menyelesaikan novel

Dengan Judul''kakak kelas''
Novel ini berkisah tentang seorang mengagumi
Seseorang dari jauh sudah seperti pekerjaan bagi
Seorang gadis remaja yang bernama Keira Amanda
Kenzo Anderson adalah seniornya di sekolah,laki"
Tampan itu sangat populer di SMA Kencana yang

Membuatnya di sukai para gadis.

3

Daftar Isi

KATA PENGANTAR.............................................ii
MOTO................................................................iii
DAFTAR ISI.......................................................iv
Bab I
A.prolog ..............................................................1
Bab II
Kantin...............................................................9
Bab II

Mengenalmu....................................................13
Bab IV.........
Pulang bareng.................................................20

4

Motto
"Hidupmu tergantung dirimu sendiri. Mau kau buat seperti apa, semua terserah dirimu sendiri.
Tapi setidaknya, jadilah orang yang mulia dan baik untuk dirimu sendiri dan orang lain."

5

Prolog
Bab 1

Berawal dari pagi ini,dimana seorang gadis bernama Keira Amanda turun melalui tanga
dengan seragam SMA serta tas di punggungnya.dia tersenyum lebar dan hendak menyapa
kedua orangtuanya,namun langkahnya tiba-tiba terhenti di tangga terakhir ketika mendengar
ujaran dari ibunya,kanaya

‘’kita harus cepat,bisnis ini sangat penting,jika kita terledor maka kita akan kehilangan
kesempatan untuk mendapat keuntungan
Bahu keira turun,lagi dan lagi mama dan papanya harus pergi keluar kota,entah berapa
lama,yang pasti akan sangat lama.

‘’mama sama papa,mau kemna?’’tanyanya.

Kanaya dan abaraham menoleh sekilas lalu pergi tanppa mengeluarkan sepatah katapun
dengan menyeret koper besar di tangan mereka.

Keira menghela nafas pelan,sudah teriasa dia diperlakukan seperti itu.Gadis remaja itu pun pergi
ke dapur untuk mengambil bekalnya,namun sebelum itu dia ada seorang anak kecil berlari
menghamoirinya.

‘‘kakakk!!’’Teriak anak kecil itu degan ceria.Diamenghamburkan diri kedalam pelukan Keira

‘’aduh udah bangun,ternyata.Rara,mau sarapan juga?’’
Tanyanya kepada gadis kecil nan cantic di gndongnya itu.

Rara,adik keira yang berusia 5tahun,dia sangat manis,kulitnya putih susu serta mempunyai
lesung di kedua pipinya.duh semakin menambahkan kadar kemanisan gadis kecil tersbut.

‘iya,kak lala mau salapan juga’’angguk Rara,dia memang cadel,tidak bisa menyebut huruf R

Keira menggendong dan membawanya di meja makan.dia mendudukkan Rara lalu mengambil
susu serta roti yang sudah di siapkan ART untuk Rara.sementara dirinya tidak ikut sarapan
karena harus segera ke sekolah.

‘’Kakakk,nggak salapan?’’
Tanya Rara ketika keira menyimpan bekalnya di dalam tas.
Keira tersenyum lalu menggeleng,dia mendekat dan mengacak-acak rambut sang adik.

6

‘’kamu aja,kalua gitu kaka pergi ke sekolah,dulu ya kamu jangan nakal apalagi nyusahin
bibi,okey?’’ nasihatnya

Rara mengangguk lalu pergi.
Apakah keira di antar?Tidak!Dia pergi menggunakan angkot atau ojek,alasannya hanya karena
tidak ingin boros.Kedua orangtuanya sudah capek’’ bekerja masa dirinya dengan seenaknya
menghamburkan uang begitu saja.

Sesampainya di sekolah,Keira berlari dari gerbang untuk sampai ke perpustakaan.dia
melepaskan sepatu lalu masuk ke dalam perpustakaan tersebut.

‘’Kamu ngambil nbovel,lagi ya keira?ujar seorang wanita,yang taklain adalah seorang penjaga
perpustakaan tersebut,

Keira menyengir,’’Maaf ya,buk.soalnya kartu perpustakaab saya ,hilang.’’ Jelasnya jujur.

Wanita itu mendengus,lalu mengahamoiri Keira dan memegang kedua bahu gadis remaja
tersebut.

‘’lain kali,jangan begitu yaa….’’
‘’Waterboom, man ! ‘’
sambung Keira bercanda,dia menyengir kuda lalu mengangguk.
‘’iya,bukk.’’

Setelah mengembalikan novel yang dua ambil tanpa izin,Keira keluar dari perpustakaan
tersebut.
Kakinya kemudian melangkah menuju kelasnya yang ada di ujung,namun sebelum sampai,dia
menoleh kea rah lapangan,kedua sudut bibirnya terangkat naik membentuk senyuman lebar.

Dan juga matanya tidak bisa berbohong jika dia sangat kagum kepada seorang cowok tampan
yang ada di lapangan basket di sana sedang bermain basket bersama kedua temennya.

‘’Kak Kenzo,ganteng banget’’
Ujarnya bermonolog.Namun karena tidak memperhatikan jalan,kakinya secara tidak sengaja
menabrak tempat sampah yang ada di depannya.
Brak!
‘‘aduh!’’Keira tersentak kaget,dia berdecak kesal.
‘’kok bisa ada disini,soh ?perasaan kemarin disana,’’dumel nya memarahi tempat sampah di
depannya.

7

‘’Gila loh?’’ujar seseorang,dan saat Keira menoleh kearah sumber suara,dia mendapati
mimi,yaps!Mimi ratu Firmansyah,gadis remaja yang terkenal di SMA Kenacana.tidak hanya
cantik ,dia juga punya bakat di depan umum atau yang disbut public speaking.

Keira tersenyum canggung,dia menggeleng kecil lalu segera pergi dari sana untuk ke kelasnya.

Huft keira sampai di depan kelas XI IPS 1,lalu cewek itu menarik nafas panjang lalu
menghembuskan kemduan menegakakan tubuhnya.

‘’untung aja nggak,lama .gue nggabisa ngomong sama mimi,berasa bodoh
banget,kelihatannya,’’ujarnya lalu berjalan masuk untuk ke mejanya yang paling belakang dan
pojk,tempat yang strategis untuk tidur serta nyontek.

Di saat siswi-siswi yang lain berbondong-bondong untuk dudk di depan,Keira lebih senang duduk
di belakang,pasalnya jika ia duduk di depan ,sudah pasti akan menjadi perhatian guru dan sering
di Tanya.karena menyadari dirinya tidak pintar dala semua mata pelajaran,Keira me milih untuk
duduk di belakang saja,alias mengamankan diri

Cewe itu bersenandung pelan lalu mendaratkan bokongnya di kursi.saat sudah duduk,dia
menguap lebar.

"Ngantuk banget,"ujarnya kemudian menyimpan kepalanya di atas meja dengan tangan sebagai
bantalannya.
Kelas masih sangat sepi.hanya ada dirinya dan dua tas di meja paling depan,siapa lagi jika bukan
Milik Mimi Ratu Firmansyah ,si cewe the most wanted serta temennya Lala Cantika.Dua-duanya
sama-sama ,jadi tak heran banyak yang kagum dan segan dengan keduanya.

Namun baru saja hendak memejamkan matanya,sebuah bola berwarna oranye masuk dan
mengenai meja guru yang ada di depan.Keira tersentak kaget,dia menegakkan tubuhnya lalu
menoleh kearah pintu.
Seorang cwoo tampan masuk dengan wajah datarnya.
Tiba-tiba jantung Keira berdetak sangat cepat.mulut nya terbuka kecil saking terpesonanya.
Laki-laki itu menoleh pada Keira sekilas setelah mengambil bola basket tersebut lalu berlari ke
luar dari kelas itu.
"I-i-itu,tadi ka-kak Kenzo?"ucap nya terbata-bata .

"Lama banget,sih Ken! Sinisin bolanya!"titah seorang cowok tampan dengan wajah kesalnyah
kepada temannya yang bernama Kenzo

Kenzo melempar bola itu kuat ke arah Rangga.
"Bacot!Kenapa nyuruh gue,yang ambil?!"Ketusnya tidak terima kemudian duduk di pinggir
lapangan dengan keringet yang menetes

"Udah,udah Lo juga ngga,kalah ko ngambek,"ejek lexxi lalu tertawa pelan dan merangkul Kenzo
di sebelahnya.

8

Namun dengan cepat Kenzo mendorong lexxi menjauh.
"Gerah dongo!"

"Ngambek"an ah kalian berdua,nggak asik!"lexxi berdiri Lalu mengambil bola basket dari tangan
rangga dan lanjut bermain sendiri

Bel istirahat berbunyi.

Seluruh siswa siswi SMA Kencana berhamburan keluar kelas untuk ke kantin.Waktu istirahat
adalah waktu yang di tunggu-tunggu siswa-siswi karena bisa bernafas lega setelah melewati
4jam belajar di dalem kelas.

Keira Mendongak,Selama mengikuti pembelajaran di kelas ,dia tidak serius, cewek ituh
berbaring seraya membaca novel di atas pahanya.sebab jika mendengarkan apa yang guru
jelaskan pun,tidak dapat dia Mengerti.

Keira menghela nafas berat ,lalu berdiri dan beranjak keluar dari kelas untuk ke kantin.Teman?
lupakan Keira Sudah terbiasa Sendiri.

KANTIN
Bab2
Kantin cukup ramai,siswa siswi berhamburan seperti kelereng yang di tembakan
seseorang,menjalar kemanah-mana, Sampai meja dan kursi tidak ada yang kosong.
Bingung,tidak tahu harus duduk dimana,Keira terus mencari kursi kosong agar bisa ia
tempati.Namun,lagi-lagi kalah cepat dengan seorang cowok bertindik yang lebih dulu
mengambil kursi kosong di belakang kantin sebelum tangannya menyentuh kursi tersebut.

"Ini punya,gue!"bentak laki-laki itu
Keira menunduk takut,ia mengangguk kecil lalu segera pergi dari kantin yang tidak tersisa
satupun meja atau kursi yang kosong.

Pasrah,ia berjalan menyusuri lorong menuju belakang sekolah.kantin di SMA Kencana tak
hanya ada satu,melainkan Tiga.dua di depan lapangan basket,satu lagi di belakang sekolah
.tempat nya anak-anak nakal nongkrong Sambil merokok
Saat kaki nya melangkah masuk ke dalam kantin,Asap Rokok menyambutnya dengan
berterbangan diamana-mana.
Kantin belakang sudah di penuhi oleh cowok-cowok nakal yang nekad melanggar aturan
sekolah.
Karena tidak ada pilihan lain untuk mengisi perutnya,Keira tetap melangkah masuk dan duduk
di salah satu kursi dan meja yang kosong di pinggir jendela.

Ia memperhatikan keadaan sekitar,sangat berisik dan ricuh oleh rawa para cowok-cwok di
sekitarnya.

9

Namun,saat menoleh matanya menangkap seorang cowok yang tengah menatapnya juga.

Keira meneguk salivanya.
'kak kenzo?'batinnya.
Karena terlalu gugup,ia memutuskan kontak mata dengan kakak kelasnya itu dan lebih
memilih bangkit berdiri untuk memesan makanan pada ibu kantin.

Sementara tiga cowok yang duduk di sisi kiri jendela kantin sedang bersenda gurau dengan
candaan receh mereka.

"Ken!"panggil lexxi.
Kenzo menoleh,"apah?''.
Lexxi memicingkan matanya ,"Lo kenapa?ko ngelamun?"tanyanya
Kenzo menggeleng"enggak papa"
Lexxi mengikuti arah pandang kenzo tadi,ia tidak menemukan siapapun di sana.

"Makasih buk"
Keira mengambil bakso pesanannya setelah membayar.ia kembali ke mejanya dan menyantap
makan siangnya di Sanah.
Namun,lagi-lagi mata elang itu tertuju pada nya,apakah ada yang salah dengan dirinya?kenapa kak
kenzo melihatnya seperti itu?
Keira mendaratkan bokongnya,ia tidak berani menoleh apa lagih membalas tatapan tajam ituh.

Saat asik makan,tanpa ia sadari seseorang datang menghampirinya Dan duduk di hadapannya.
"Nama,lu siapa?"tanya orang itu
Keira mengeratkan genggamannya pada garpu dan sendok di tangannya.ia gugup!
Namun karena tidak mau terlihat mencurigakan, Keira menarik kedua sudut bibirnya lalu
mendongak menatap seorang cowok tampan yang duduk di hadapannya itu.
"Hai,kak kenzo!nama Aku Keira,"jawabnya
Laki-laki itu tidak menunjukkan respon apapun selain ekspresi yang datar.
"Lo,kelas berapah?"tanyanya lagi.
Dari luar Keira emang terlihat biasa saja,namun di dalam hatinya gadis itu berteriak kegirangan
karena akhirnya bisa berinteraksi dengan kakak kelasnya ini sekian lama.
"Sebelas,IPS kak!"
Kenzo mangut-mangut,"Lo kenapa bisa ke kantin, ini? Lo tahu kan di kantin ini cuman ada Lo doang
yang cewek?"

10

"Itu,kak.....anu"Keira menggaruk-garuk kepalanya bingung harus menjelaskan seperti apa pada
Kenzo. "Kantin di depan penuh, jadi aku kesini ajah"jelasnya
"Lo, nggak takut di apa-apain sama cowok,di sini?"
Keira bener-bener bungkam
"Lain kali Lo nggak usah kesini, mungkin Lo nggak ngerasa apapun,tapi coba perhatikan
sekeliling,Loh.Banyak pasang mata yang awasin lo dari,tadi."Jelas Kenzo memperingati adik kelasnya
itu.
Spontan Keira melihat sekelilingnya, bener yang dikatakan kenzo, cowok-cowok di sekitarnya ada
memperhatikan diam-diam.

"Lo tahukan disini kumpulan para bajingan?jadi jaga diri lu baik-baik."kata kenzo
Lagi Lalu bangkit berdiri dan kembali ke tempatnya.

Keira menengguk salivanya, ucapan kakak kelasnya itu tadi seperti sebuah peringatan yang tidak bisa di
bantah kan apa lagi di Langgar.

Kenzo duduk di kursinya Kembali, Rangga dan Lexxi yang bingung dengan sahabatnya itu saling
tatap lalu menatap kenzo dengan penuh tanya.

"Lo kenal cewek,itu?"tanya rangga melihat seorang siswi yang duduk Tak jauh dari mejanya.
Kenzo menggeleng.
"Terus, ngapain Lo samperin,dia?"kini Lexxi yang bersuara.
Kenzo menghela,"kepo!"ucapnya
"Dih,ya kan penasaran, masa lo Sama temen sendiri main rahasia-rahasian!"cibir Lexxi sinis.

Kenzo tidak menanggapi dan memilih diam, matanya terus tertuju pada Gadis disana.
"Kenapa dia nggak pergi,juga?"batinnya
Diam-diam Lexxi memperhatikan tatapan kenzo pada gadis yang sedang duduk disanah.
"Lo Kayanya tertarik sama tuh,cewe"batinnya
Bel masuk telah berbunyi 10 menit yang lalu, namun karena bosan di kelas seorang gadis cantik memilih
bersantai di rooftop sekolah.baginya percuma Ikut pembelajaran, toh dirinya tidak mengerti apapun
yang di jelaskan gurunya.
Asik menikmati angin yang menerpa wajahnya, pintu rooftop terdengar terbuka.sontak Keira langsung
berbalik badan.

11

Seorang cowok tampan dan tinggi berdiri tegak jauh di depan Cowok itu juga seperti kaget melihat Keira
yang tanpa di duga ada di rooftop pada saat jam pelajaran.

"Lo, lagi"ucapnya lalu berjalan mendekati keira.
"Kak Kenzo..."lirih keira.ia tidak menyangka akan bertemu lagi dengan kakak kelasnya itu.
Seharian ini seperti semesta sedang berpihak padanya.
Pasalnya, dulu ingin melihat Kenzo sajah susah,namun sekarang ia melihat kakak kelas yang sangat ia
sukai itu di depan matanya langsung.

"Lo ngapain di sini?"tanya kenzo
Keira gelagapan, gadis itu menyengir lalu terkekeh.
"Cari angin ,kak."
Kenzo tersenyum tipis.
"Bilang aja bolos"ujarnya lalu pergi ke tepi rooftop.
Tangannya di lipat ke dada dan kedua matanya di tutup saat angin datang menerpa.

Dari belakang Keira bengong melihat punggung tegap Kaka kelasnya itu.ia bener-bener tidak menyangka
bisa berinteraksi dengan Kenzo lebih dari satu kali.

"Kak Kenzo ...."batinnya
Kenzo berbalik badan,"Lo manggil,gue?tanyanya
Keira langsung terkesiap kaget,"emng-enggak,kok!"gelengnya.

"Ah mungkin gue salah denger.tadi gue kita lo manggil gue."
Kenzo kembali berbalik badan untuk melihat pandangan ibu kota.

Keira merutuki dirinya sendiri, bisa-bisanya keceplosan.ia plikir ia tadi berbicara membatin.
"Ceroboh banget si kamu,Kei!"makinya dalem hati

Kenzo yang berdiri di pinggir rooftop yang di batasi pembatas tersenyum tipis.
"Itu cewe suka ngomong sendiri,ya!"batinnya

Cukup lama dalam
keheningan yang di selimuti kecanggungan,Keira yang berdiri tak jauh di sebelah Kenzo sesekali
mencuri pandang.
Dari samping wajah Kaka kelasnya itu sangat tanpam, apalagi hidungnya yang mancung itu.

12

"Lo suka banget ya lihatin,gue?"ujar Kenzo lalu menoleh.

Mengenal mu
Bab 3

Hari Ini ,hari yang berat untuk seorang gadis remaja yang harus menanggung semua pekerjaan yang
tidak mesti harus ia kerjakan.semua itu dikarenakan ART nya pulang kampung untuk sementara
waktu,jadi semua pekerjaan rumah, sekolah dan lainnya harus ia kerjakan sendiri.

"Rara harus makan,nanti sakit loh..."bujuk Keira,ini sudah yang sekian kalinya ia meminta adiknya
Rara untuk makan.

"Gak mau!nanti lala di tinggalin kakak ke sekolah!"geleng Rara lagi
Keira menghela nafas berat,20menit lagih bel sekolah akan berbunyi,tapi sampai saat ini ia belum
berangkat juga dari rumah karena harus membujuk adik kesayangannya ini lebih dulu.

"Kan kakak mau sekolah,Ra. Masa iya kakak bolos hari ini,sih?"
Adik kecil tidak ada yang tidak egois,salah satuny Rara.
Gadis kecil nan manis itu hanya memikirkan dirinya sendiri,tidak dengan Keira,Kaka nya yang tengah
kebingungan sekarang.

"Kalau gitu,Lala ikut Kakak ke sekolah,ajah gimana?"usul Rara dengan kedua mata yang
memancarkan sinar penuh pengharapan pada Keira.

"Nggak bisa,Rara....."geleng Keira
"Yaudah kaka juga nggak usah sekolah!"ucap Rara sambil bersedekap dada.
Keira terdiam,Gadis Remaja berseragam SMA itu menyimpan sendok untuk menyuapi Rara kembali di
piring.
"Iya,iya....kakak nggak ke sekolah hari ini.tapi kamu mau makan,kan?"bujuknya lagi,ia harap bisa
membujuk Rara kali ini dengan mengalah tidak akan pergi ke sekolah seperti yang di inginkan adik
kesayangannya inih.
Senyuman lebar tercetak di bibir Rara,gadis kecil nan manis itu mengangguk-angguk semangat.

"Nah gitu dong,kak!Lala kan jadi seneng dengalnya!"kekeh nya penuh kemengangan.
Usai makan pagi,Keira mengajak Rara untuk belajar di kamarnya.Namun Rara Malah ingin bermain kuda-
kudaan.

"Nggak mau!Lala mau naik kuda dan kakak jadi kudanya!''

13

Paksa gadis kecil itu dengan menghentak-hentakan kakinya.
Lagi-lagi hanya bisa pasrah,Keira akhirnya mengalah.
"Ya udah,iya!tapi nanti belajar ya habis main!"

Rara mengangguk semangat,gadis kecil itu dengan girang menaiki punggu kakanya
Dengan berkeliling Ruang tamu untuk menghiburnya.

1jam berlalu,Rara yang awalnya bersemangat bermain kuda-kudaan kini tepar di sofa.
Gadis kecil itu sudah terlelap dengan deru nafas yang tenang.
Sementara Keira lemas dengan pinggang nya yang hampir encok.

Namun,ketika melihat Rara tertidur nyaman di sofa,Rasa lelah nya tiba-tiba hilang.
Rara adalah adik Kesayangannya,jadi apapun akan ia lakukan untuk Rara.

Mama papa nya jarang berada di rumah,jadi Rara kurang Kasih Sayang Dari kedua
orangtuanya.Maka dari itu,Sebagai peran kakak kandung Keira harus bisa Memberikan kasih sayang
kepada adiknya agar Rara tidak kekurangan kasih sayang.

"Kakak Sayang Sama,Rara...."cicitnya sambil mengelus kepala Rara pelan.
***
Saat menyukai seseorang,kita tidak bisa menunjukan
ketertarikan pada seseorang itu.
Tapi,sebisa Mungkin kita akan menutupinya kan?

Dan keadaan seperti itu tengah di alami oleh seorang gadis
Remaja yang duduk sendiri di pinggir lapangan dengan pandangan yang
tidak pernah lepas dari seorang cowok tampan yang sedang
bermain basket bersama teman-temannyaa.

Keira merogoh saku rok abu-abunya untuk
mengambil benda pipih yang terselip Lalu
membuka kamera kemudian
membidiknya kearah seseorang

14

Yang sadari tadi ia perhatikan.

Ada tiga foto yang berhasil ia ambil tanpa sepengetahuan
Siapapun.Gadis Itu tersenyum tipis lalu kembali
menyimpan ponselnya di saku.

Sementara tiga cowok yang ngos-ngosan di tengah lapangan
Basket memilih berteduh di bawah pohon rindang pinggir lapangan.

"Anjir,panas banget!"ujar
lexxi,cowok itu mengibas-ngibas
tangannya di wajahnya karena gerah.

Rangga berdecak,"coba tadi
Main ke lapangan indoor,"
Protesnya.

"Ck!berisik Lo berdua!"
Decak Kenzo.

"Si anjir,siapa suruh tadi
Main disini?udah tau panas!"
Cibir Rangga kembali Menyindir Kenzo.

"Udah! udah! Mending ke kantin, yok!"
Ajak lexxi lalu bangkit berdiri kemudian
mengulurkan kedua tangannya
Untuk membantu dua sahabatnya itu berdiri.

Kenzo dan Rangga menerima ukuran
tangan lexxi lalu pergi
Bersama ke kantin untuk ngadem.

Sementara gadis yang masih duduk

15

Di pinggir lapangan itu juga bangkit
Berdiri untuk menyusul tiga cowok
Itu ke kantin.

Saat di kantin yang tidak begitu ramai,
Tiga cowok tampan yang masih mengenakan baju
Basket itu duduk di pojok setelah mengambil minuman di freezer.

"Lega banget,anjirrr...."ujar
Rangga setelah meneguk
Minuman miliknya.

Sementara seorang gadis yang
duduk tak jauh dari ketiganya
Terus memperhatikan salah satu dari mereka.

"Maaf kak Kenzo,aku nggak
Bisa nggak ngikutin kakak dari
Tadi."batinnya

Namun,saat asik memperhatikan
Kenzo dari jauh,tanpa sengaja saat
Cowok itu menoleh dan tatapan keduanya bertemu.

Keira meneguk salivanya susah payah,
Jantungnya sedang berdisko saat inih.

Kenzo melemparkan senyuman tipis
Pada Keira hingga membuat gadis itu hampir
Kehilangan kesadaran jika tidak langsung menarik
Jiwanya untuk tetap sadar.

Rangga dan Lexxi yang aneh
melihat Kenzo yang
Senyam-senyum sendiri langsung
Menoleh kebelakang,tepatnya kearah Pandang sahabatnya itu.

Saat mendapati apa yang

16

Sedang kenzo tatap, Keduanya Kembali
Seperti semula serta memilih
Pura-pura tidak tahu saat ini.

"Nggak salah tebakan,gue"
Batin lexxi.

Sepulang sekolah,Keira tidak langsung pulang sebab harus
Membersihkan kelas lebih dulu.
Dan lebih parahnya lagi harus membersihkan kelas seorang diri.
Kemana temen-temen sekelasnya?
Lupakan, Mereka tidak pernah peduli
Dengan kebersihan kelas,jadi tidak perlu di pertanyakan lagi.

Selesai dengan semua yang ada
Di dalam kelasnya,Keira akhirnya bisa pulang
Dengan tenang.Namun,Saat berbalik badan setelah menutup pintu
Kelas,ia kaget karena menemukan seorang cowok tinggi dan tampan
Tepat berdiri di hadapannya.

Ia meneguk salivanya."K-kak
ken-kenzo!

"Gue mau ngomong sesuatu
Sama,lo boleh?"ujar Cowok itu
Tanpa basa-basi.

Keira mengangguk pelan
Saking gugupnya,"Boleh,kak!"

Kenzo tersenyum tipis .
Sebenernya, sebetulnya dan sejujurnya.
Tidak pernah ada yang bisa membuatnya tersenyum
Walaupun hanya tersenyum tipis selain gadis yang ada di hadapannya ini.

"Lo suka sama gue,kan?
Tanyanya langsung.

17

Keira mematung,tubuhnya
Bener-bener menegang saat inih.
Apakah begitu terlihat jika ia
menyukai Kakak kelasnya ini.

Kenzo berdeham,"nggak usah di jawab,gue tahu
Jawabannya"kekehnya kemudian
Mendekat lalu menepuk-nepuk
Kepala Keira pelan.

"Kak_"
Belum sempat Keira berbicara,
Kenzo lebih dulu berjongkok sedikit
Untuk menyamakan tingginya dengan Keira.
"Lo gemesin,gue suka!"ujar
Kenzo lalu mencubit hidung kecil Keira.
Pulang bareng
Bab 4
Keira mematung di tempat,
Pandangan matanya terus tertuju
Pada laki-laki tampan yang ada di
Hadapannya itu.
"Nggak usah mangap,gue tau
Gue ganteng,"kekeh kenzo lalu
Membenarkan posisi berdirinya
Seperti semula.
Keira jadi salah tingkah,gadis
Itu menyelipkan anak rambutnya
Di belakang daun telinga.
"Lo pulang sama siapa?"
Tanya Kenzo memecahkan keheningan.

18

"Hmm,sendiri kak,kenapa?"
Keira melempar pertanyaan kembali

Kenzo nampak gugup,cowok
Itu menggaruk tengkuknya yang
Tidak gatal sama sekali"

Mau pulang bareng,Nggak?"
Tawarnya.

Keira tersentak, gadis
Berseragam SMA itu mengerjapkan matanya
Berkali-kali.tidak salah berbicara kak kakak kelasnya itu?

"Kakak serius?"tanyanya
Sembari meneguk salivanya pelan.
Kenzo mengangguk,"Mau nggak?"

Kini giliran Keira yang gugup,
Gadis itu masih tidak menyangka
Jika Kaka kelas yang sangat ia
Sukai ini mengajaknya pulang bersama.
"Tapi,beneran gapapa ,kakk?"tanyanya sekali lagi
Kenzo mendesah pelan,''iya,Keiraaaaaa...."

Kedua pipi Keira tersipu,
Memalingkan wajahnya ke arah lain
"Yuk!"ajak Kenzo dengan
Menarik tangan Keira.
Di parkiran yang sudah sepi,
Kenzo mengambil helm cadangan
Yang selalu ia bawa lalu
Memasangkannya di kepala Keira.

Setelah memasangkannya dengan bener,

19

Cowok tampan itu kemudian menaiki motor
Besarnya dan memakai helmnya juga.

20

Penutup
DENGAN SEGALA KELEBIHAN DAN KEKURANGAN YANG ADA, NOVEL "KAKAK KELAS" MAMPU
MENGHADIRKAN DIRI SEBAGAI GEBRAKAN DI TENGAH DERASNYA ARUS NOVEL ROMANTIMES YANG
MELANDA DUNIA SASTRA INDONESIA.

21


Click to View FlipBook Version