BUKU PANDUAN
WORKSHOP IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA
YAYASAN BINA KARYA NUSANTARA
SMK KESEHATAN BINA KARYA MEDIKA
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN
2022
i
PANDUAN WORKSHOP
“IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA
KELAS X TAHUN AJARAN 2022/2023”
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan
anugerahNya, workshop Implementasi Kurikulum Merdeka di SMK Kesehatan
Bina Karya Medika Ponorogo dapat kami selenggarakan. Workshop ini
diselenggarakan bertujuan mempersiapkan guru untuk menghadapi kurikulum
merdeka yang akan digunakan sebagai kurikulum nasional pada tahun ajaran
2022/2023.
Dalam rangka pelaksanaan workshop ini disusunlah panduan kegiatan, yang
secara umum disusun sebagai acuan pelaksanaan kegiatan sehingga memberikan
gambaran pemahaman dalam konsep dan aplikasi pelaksanaanya. Panduan ini
secara khusus ditujukan sebagai panduan penyelenggaraan pelatihan bagi guru-
guru di SMK Kesehatan Bina Karya Medika Ponorogo..
Panduan ini diharapkan dapat dipedomani bagi semua pihak yang terkait dalam
penyelenggaraan kegiatan ini. Selamat melaksanakan workshop dan semoga
seluruh rangkaian pelaksanaannya dapat berjalan lancar dan sukses.
Penanggung Jawab Kegiatan Ketua Panitia
Kepala SMK Kesehatan BKM, Waka Kurikulum,
Moh. Muntaha, M.Pd Firdy Afry Liesyanto, S.Kep., Ns.
NIK. 2013.10.1002
ii
DAFTAR ISI i
ii
HALAMAN JUDUL iii
KATA PENGANTAR 1
DAFTAR ISI 1
BAB I PENDAHULUAN 1
2
A. Latar Belakang 2
B. Dasar Hukum 2
C. Tujuan 4
D. Sasaran 4
E. Hasil yang diharapkan 4
BAB II RENCANA PELAKSANAAN PROGRAM 4
A. Nama Kegiatan 4
B. Pelaksanaan 4
C. Peserta 4
D. Metodologi 5
E. Nara Sumber 5
F. Kepanitiaan 5
G. Materi Kegiatan 5
H. Perlengkapan 6
I. Hasil dan Kompetensi yang Diharapkan 7
J. Tata tertib 7
K. Jadwal Kegiatan workshop 8
L. Monitoring dan Evaluasi
M. Rencana Tindak lanjut
BAB III KESIMPULAN DAN SARAN
iii
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kurikulum merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan,
isi dan bahan serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan
pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan
kondisi dan potensi daerah. Kurikulum bersifat dinamis, selalu mengalami perubahan
sesuai dengan perkembangan zaman, ilmu pengetahuan dan teknologi, tingkat
kecerdasan peserta didik, kultur serta kebutuhan masyarakat. Kurikulum Merdeka
dikembangkan sebagai kerangka kurikulum yang lebih fleksibel sekaligus berfokus
pada materi esensial, pengembangan karakter dan potensi peserta didik. Kurikulum
Merdeka menyediakan layanan kepada setiap peserta didik agar masing-masing
mereka sejak dini mengenali potensi-potensi uniknya.
Salah satu upaya yang perlu dilakukan adalah melaksanakan workshop bagi
para Guru untuk memahami Implementasi Kurikulum Merdeka sebagai modal dalam
memberikan pelayanan kepada peserta didik. Dengan mengikuti workshop ini guru
diharapkan mendapatkan informasi secara lengkap mengenai Kurikulum Merdeka dan
dapat menyusun perangkat ajar secara mandiri sesuai dengan pedoman pada
Kurikulum Merdeka. Pada akhirnya, guru sebagai ujung tombak keberhasilan
pendidikan bisa selalu memberikan yang terbaik bagi peserta didik sehingga ilmu dan
pengetahuan yang dipelajari dapat memberikan manfaat dan terus berkembang demi
kemajuan pendidikan di Indonesia.
B. Dasar Hukum
Dasar hukum yang melandasi kegiatan workshop “Implementasi Kurikulum Merdeka”
adalah:
1. Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
2. Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen
3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
sebagaimana telah diubah dengan peraturan pemerintah Republik Indonesia no 32
tahun 2013 dan peraturan pemerintah nomor 13 tahun 2015
4. Peraturan pemerintah Nomor 74 tahun 2008 tentang guru
5. Peraturan Menteri pendidikan nasional Nomor 13 tentang Standar kepala sekolah
1
6. Permendiknas Nomor 16 tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan
kompetensi guru
7. Peraturan Menteri Pendidikan nasional republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2007
tentang Standar penilaian Pendidikan
8. Peraturan Menteri Pendidikan dan kebudayaan nomor 65 tahun 2013 tentang
Standar Proses Pendidikan dasar dan menengah
9. Peraturan menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 54 Tahun 2013 tentang
Standar Kompetensi lulusan
10. Peraturan menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 66 Tahun 2013 tentang
Standar Penilaian
11. Keputusan menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nomor 371
Tahun 2021 tentang Program Sekolah Penggerak
12. Keputusan menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nomor 56 Tahun
2022 tentang Penerapan Kurikulum Merdeka.
13. Keputusan Kepala BSKAP Nomor 009/H/KR/2022 tentang Dimensi dan Elemen
Profil Pelajar Pancasila Pada Kurikulum Merdeka
14. Keputusan Kepala BSKAP Nomor 033/H/KR/2022 tentang Capaian Pembelajaran
15. Keputusan Kepala BSKAP No. 034/H/KR/2022 Tentang Satuan Pendidikan Pelaksana
Implementasi Kurikulum Merdeka Tahun Ajaran 2022/2023
C. Tujuan
a. Tujuan umum
Tujuan umum dari kegiatan workshop ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan
kemampuan guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka.
b. Tujuan Khusus
Tujuan khusus dari kegiatan workshop adalah guru dapat menyusun perangkat
ajar secara mandiri sesuai dengan pedoman pada Kurikulum Merdeka
D. Sasaran
Semua guru SMK Kesehatan Bina Karya Medika Ponorogo.
E. Hasil yang diharapkan
a. Bagi Kepala sekolah
Kepala sekolah memiliki kemampuan dalam mengawal terlaksananya kegiatan
Implementasi Kurikulum Merdeka secara baik dengan menunjukkan penerapan
2
nilai - nilai profil pelajar pancasila, jiwa kewirausahaan, dan kepemimpinan
pembelajaran dalam setiap tindakan yang dilakukan.
b. Bagi guru
Melalui kegiatan workshop dapat menyusun modul ajar Kurikulum Merdeka
secara mandiri dan dapat menerapkannya dalam proses pembelajaran.
c. Bagi Siswa
Siswa dengan bersemangat dan antusias dapat melakukan pembelajaran yang
menyenangkan sesuai fase mereka.
3
BAB II
RENCANA PELAKSANAAN PROGRAM
A. Nama Kegiatan
Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka di SMK Kesehatan Bina Karya Medika
Ponorogo.
B. Pelaksanaan
Waktu dan tempat pelaksanaan
Hari/ tanggal : Rabu - Kamis, 13 - 14 Juli 2022
Pukul : 07.30-15.30
Tempat : Ruang Aula SMK Kes BKM Ponorogo
C. Peserta
Peserta Workshop guru-guru SMK Kesehatan Bina Karya Medika Ponorogo sejumlah 40
orang.
D. Metodologi
Metode yang digunakan : menggunakan metode 30% teori dan 70% praktik. Peserta
langsung dibimbing agar dapat membuat perencanaan pembelajaran dan asesmen.
E. Nara Sumber
1. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo
2. Pengawas Pembina SMK dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo
3. Tim Kurikulum SMK Adi Husada Malang (SMK Pusat Keunggulan).
F. Kepanitiaan
1. Penanggung Jawab : Kepala Sekolah
2. Ketua Panitia : Firdy Afry Liesyanto, S.Kep., Ns.
3. Sekretaris : Nashrul Yunif Fardhian, S.Pd.
4. Bendahara : Moh. Nasrul Alamsyah, SE
5. Seksi – Seksi :
4
a. Koordinator Acara : Restu Ari Sa’diah, M.Pd.
Anggota : Sri rejeki, S.Pd.
: Muhammad Alfi Fajri, S.Pd.
b. Koordinator Dokumentasi : Farida, S.Pd.
Anggota : Agus Nur Khamid, S.Pd.
: Marsaid, S.Kep., Ns.
c. Koordinator Sarpras & Akomodasi : apt. Pegi Pradika Mudianti, S.Farm
Anggota : Ely Tri Susiani, S.KM
d. Koordinator Seksi Konsumsi
Anggota
G. Materi Kegiatan
1. Dasar Kebijakan Kurikulum Merdeka
2. Spektrum Kurikulum Merdeka
3. Capaian Pembelajaran
4. Pembuatan Modul Ajar
5. Assessment Kurikulum Merdeka
6. Penerapan Model Ajar Project Based Learning
7. Penguatan Profil Pelajar Pancasila
8. Penyusunan Kurikulum Konsentrasi Keahlian
H. Perlengkapan
Perlengkapan yang harus dibawa oleh peserta workshop adalah Laptop
I. Hasil dan Kompetensi yang Diharapkan
Hasil dan Kompetensi yang diharapkan melalui kegiatan workshop adalah semua
guru dapat meningkatan kompetensi IT dengan memanfaatkan aplikasi Kahoot
dalam kegiatan belajar mengajar, sehingga pembelajaran lebih menarik dan inovatif
dan menyenangkan.
J. Tata tertib
Selama berlangsungnya kegiatan, para peserta diwajibkan:
1. Hadir tepat waktu (30 menit sebelum acara dimulai)
2. Melakukan registrasi
3. Mentaati protokol kesehatan sesuai ketentuan
4. Mematikan nada dering telepon genggam di dalam ruangan pelatihan
5
5. Dilarang menerima telepon di dalam ruang pelatihan
6. Tidak merokok di dalam ruang pelatihan
7. Mengikuti seluruh acara pelatihan dengan aktif dan tertib
8. Menyelesaikan seluruh penugasan selama pelatihan
K. Jadwal Kegiatan
No Jam Kegiatan Pemateri
Rabu, 13 Juli 2022
1 07.30-08.00 Registrasi Panitia
2 08.00-08.30 Pembukaan Panitia
3 08.30-09.30 Kebijakan Kurikulum Merdeka
Cabang Dinas Pendidikan
4 09.30-09.45 Coffee Break Wilayah Ponorogo
5 09.45-11.30 Dasar dan Spektrum Kurikulum Cabang Dinas Pendidikan
Merdeka Wilayah Ponorogo
6 11.30-12.30 ISHOMA Panitia
7 12.30-14.00 Capaian Pembelajaran Kurikulum SMK Adi Husada
Malang
8 14.00-14.15 Coffee Break
9 14.15-15.45 Pembuatan Modul Ajar Panitia
Kamis, 14 Juli 2022 Kurikulum SMK Adi Husada
10 07.30-09.00 Assessment Kurikulum Merdeka Malang
11 09.00-09.15 Coffee Break Kurikulum SMK Adi Husada
Malang
12 09.15-10.45 Penerapan Model Pembelajaran
Project Based Learning Panitia
13 10.45-12.15 Penguatan Profil Pelajar Pancasila Kurikulum SMK Adi Husada
Malang
14 12.15-13.15 ISHOMA
Kurikulum SMK Adi Husada
15 13.15-14.45 Penyusunan Kurikulum Konsentrasi Malang
Keahlian
Panitia
16 14.45-15.30 Refleksi dan Evaluasi
Kurikulum SMK Adi Husada
Malang
Kurikulum SMK Adi Husada
Malang
6
L. Monitoring dan Evaluasi
Kegiatan monitoring dilaksanakan dari mulai tahap perencanaan sampai
pelaksanaan dengan menggunakan instrumen monitoring. Evaluasi pelaksanaan
Workshop dilakukan selama dan setelah kegiatan pelaksanaan workshop
menggunakan instrumen evaluasi.
M. Rencana Tindak lanjut
Setelah kegiatan Workshop guru-guru mengumpulkan modul ajar dan instrumen
asesmen dari mapel yang diampu untuk kemudian menerapkannya dalam
pembelajaran di kelas.
7
BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN
Kegiatan Workshop yang dilaksanakan ini diharapkan dapat meningkatkan
pemahaman dan kemampuan guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka
dalam Satuan Pendidikan. Indikator keberhasilan kegiatan workshop ini, yaitu : Kepala
sekolah memiliki kemampuan dalam mengawal terlaksananya kegiatan Implementasi
Kurikulum Merdeka secara baik dengan menunjukkan penerapan nilai - nilai profil pelajar
pancasila, jiwa kewirausahaan, dan kepemimpinan pembelajaran dalam setiap tindakan
yang dilakukan, serta guru-guru melalui kegiatan workshop dapat menyusun modul ajar
Kurikulum Merdeka secara mandiri dan dapat menerapkannya dalam proses
pembelajaran, sehingga peserta didik dengan bersemangat dan antusias dapat melakukan
pembelajaran yang menyenangkan sesuai fase mereka.
Demikian panduan ini kami buat. Kami mengharapkan dukungan dan partisipasi
dari semua pihak serta kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi
perbaikan di masa yang akan datang. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan
terima kasih.
8