The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Juknis Hak Guna Pakai Kendaraan Bermotor Dinas Kep 288/IV/2016

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by E-Library Pusbekmatau, 2023-01-23 05:29:45

Juknis Hak Guna Pakai Kendaraan Bermotor Dinas

Juknis Hak Guna Pakai Kendaraan Bermotor Dinas Kep 288/IV/2016

Keywords: Juknis

Lampiran KeputusanKasau Nomor Kep/ /IV/2016 Tanggal April 2016 TENTARA NASIONAL INDONESIA MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA PETUNJUK TEKNIS TENTANG STANDARDISASI HAK GUNA PAKAI KENDARAAN BERMOTOR DINAS TNI ANGKATAN UDARA BAB I PENDAHULUAN 1. Umum. a. Kendaraan bermotor merupakan salah satu sarana angkut untuk mendukung tugas pokok dan mobilitas satuan, baik untuk penggunaan pergerakan personel dan materiel maupun tugas-tugas lainnya. Keberadaan sarana angkut darat dengan berbagai jenis dan penggunaan serta pemakaiannya, potensial menimbulkan masalah apabila tidak dikelola secara baik dan tertib, oleh karenanya melalui pemberian dan pengaturan standardisasi hak guna pakaikendaraan bermotor dinas TNI Angkatan Udara, diharapkan dapat mempermudah penyelenggaraan pembinaan materiil, khususnya terhadap kendaraan bermotor dinas yang merupakan inventaris kekayaan milik negara (IKMN). b. Pada dasarnya pengaturan standardisasi hak guna pakai kendaraan bermotor dinas TNI Angkatan Udara diselenggarakan secara terpusat oleh Dinas Materiil TNI AU. Hal tersebut dilakukan dalam rangka tertib administrasi dalam penggunaan kendaraan bermotor dinas TNI Angkatan Udara. Dinas Materiil TNI Angkatan Udara selaku institusi pembina item kendaraan bermotor dinas TNI Angkatan Udara mempunyai tanggung jawab dan wewenang untuk mengelola, menetapkan, mengeluarkan, dan menghapus kendaraan bermotor. c. Salah satu upaya mewujudkan tertib administrasi dalam proses standardisasi hak guna pakai kendaraan bermotor dinas TNI AU dan dalam rangka mendukung tercapainya tertib administrasi,serta mempermudah fungsi pengawasan pada seluruh kendaraan dinas yang berada di jajaran TNI Angkatan Udara, maka perlu disusun Petunjuk Teknis Tentang Standardisasi Hak Guna PakaiKendaraan Bermotor DinasTNI AU. 2. Maksud dan Tujuan. a. Maksud. Maksud dari penyusunan petunjuk teknis ini adalah untuk dapat dipergunakan sebagai pedoman dalam menyelenggarakan standardisasi hak guna pakai kendaraan bermotor dinas TNI Angkatan Udara. b. Tujuan. Tujuan penyusunanpetunjuk teknis ini adalah agar tercapai kesamaan persepsidalam menentukan jenis kendaraan bermotor berdasarkan peruntukannya


2 yang sesuai dengan standar hak guna pakai kendaraan bermotor dinas TNI Angkatan Udara. 3. Ruang Lingkup dan Tata Urut. Petunjuk teknis ini meliputi penggolongan dan standardisasi hak guna pakai kendaraan bermotor dinas, prosedur pengajuan, pendistribusian, dan ketentuan penggunaan kendaraan bermotor dinas TNI Angkatan Udara yang disusun dengan tata urut sebagai berikut: a. Bab I Pendahuluan. b. Bab II Ketentuan Umum. c. Bab III Pedoman Standardisasi Hak Guna PakaiKendaraan Bermotor Dinas TNI AU. d. Bab IVPenyelenggaraan Standardisasi Hak Guna Pakai Kendaraan Bermotor Dinas TNI AU. e. Bab V Tataran Kewenangan. f. Bab VI Penutup. 4. Dasar. Dasar yang digunakan dalam penyusunan petunjuk teknis ini sebagai berikut: a. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 96/PMK.06/2007 tentang Tata Cara Pelaksanaan Penggunaan, Pemanfaatan, Penghapusan,dan Pemindahtanganan Barang Milik Negara. b. Peraturan Kepala Staf Angkatan Udara Nomor Perkasau/143/XII/2008 tentang Buku Petunjuk Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor Dinas oleh Polisi Militer. c. Peraturan Kepala Staf Angkatan Udara Nomor Perkasau/86/X/2010 tentang Buku Petunjuk Induk Logistik TNI AU. d. Peraturan Kepala Staf Angkatan Udara Nomor Perkasau/85/X/2011 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Penghapusan Barang Bergerak. e. Surat Keputusan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Nomor Skep/143/XII/1989 tentang Petunjuk Logistik Pengaturan Kendaraan Bemotor ABRI di Lingkungan TNI Angkatan Udara. f. Surat Keputusan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Nomor Skep/44/II/1999tentang Klasifikasi Golongan Jabatan Perwira Tinggi Bintang Satu dan Bintang Dua di Lingkungan TNI Angkatan Udara. g. Surat Keputusan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Nomor Skep/127/X/2000 tentang Urutan Tata Tempat (”Preseance”) Pejabat Teras di Lingkungan TNI Angkatan Udara.


3 h. Keputusan Kepala Staf Angkatan Udara Nomor Kep/149/IV/2013 Tentang Buku Petunjuk Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa TNI Angkatan Udara. i. Keputusan Kepala Staf Angkatan Udara Nomor Kep/9/VII/2015 tentang Stratifikasi dan Pokok-Pokok Pembinaan Petunjuk TNI Angkatan Udara. j. Surat Keputusan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Nomor Kep/742/XI/2014 tentang Daftar Susunan Personel (DSP) Mabesau dan Balakpus TNI Angkatan Udara. 5. Pengertian. Untuk memperoleh kesamaan persepsi dan pemahaman terhadap istilah-istilah yang digunakan dalam petunjuk teknis ini perlu dijelaskan beberapa pengertian sebagaimana tercantum dalam daftar pengertian. BAB II KETENTUAN UMUM 6. Umum. Salah satu upaya mewujudkan tertib administrasi dalam prosesstandardisasi hak guna pakaikendaraan bermotor dinasTNI Angkatan Udaraserta mempermudah fungsi pengawasan pada seluruh kendaraan dinas yang berada di jajaran TNI Angkatan Udara, dengan melaksanakan ketentuan umum meliputi tujuan,sasaran, kebijakan dasar, asas-asas, prinsip-prinsip, dan metode. 7.Tujuan. Tujuan standardisasi hak guna pakai kendaraan bermotor dinas, agar dapat dijadikan sebagai pedoman dalam menangani proses hak guna pakai kendaraan bermotor dinas sehinggamewujudkankeseragaman tatanan administrasi kendaraan bermotor dinas TNI Angkatan Udara yang tertib. 8.Sasaran. Sasaran pengaturan standardisasi hak guna pakai kendaraan bermotor dinas, yaitu: a. Mewujudkan standardisasi kendaraan dinas. b. Mewujudkankeseragaman tatanan hak guna pakai kendaraan bermotordinas yang benar, jelas, tertib, dan teratur dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas TNI AU. 9. Kebijakan Dasar. Kebijakan dasar standardisasi hak guna pakai kendaraanbermotor dinas diselenggarakan untuk memberikan pedoman dan ketentuan bagi dinas terkait dalam menentukan jeniskendaraan dinas pada satuan yang membutuhkan sehingga dapat teralokasikan secara tepat sasaran. 10.Asas-Asas. Standardisasi hak guna pakai kendaraan bermotor TNI AUmenerapkan asas-asas sebagai berikut: a. Cepat Tanggap. Harus peka terhadap perubahan serta dinamika lingkungan terutama dalam kaitannya dengan pelaksanaan tugas TNI Angkatan Udara, kebutuhan organisasi serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. b. Hemat. Penggunaan kendaraan dinas dilaksanakan secara tepat sasaran dan tepat guna untuk dimanfaatkan pada kegiatan yang lebih utama.


4 c. Efektif. Penggunaan kendaraan dinas sesuai dengan kebutuhan yang telah ditetapkan dan dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya sesuai dengan pelaksanaan tugas yang telah ditetapkan oleh institusi. d. Efisien. Penggunaan kendaraan dinas harus diusahakan dengan menggunakan dana dan daya yang sehemat-hematnya untuk mencapai sasaran yang ditetapkan dalam jangka waktu yang sesingkat-singkatnya dan dapat dipertanggungjawabkan. e. Berkeadilan. Penggunaan kendaraan dinas tidak mengutamakan hubungan kekerabatan, pertemanan, atau kedekatan melainkan adil berdasarkan kebutuhan dinas yang sebenarnya. f. Pengamanan. Pengamanan terhadap sistem standardisasi hak guna pakai kendaraan bermotor dinas adalah mutlak untuk penggolongan, identifikasi, penggunaan, dan pengawasan terhadap kendaraan dinas tersebut. g. Memegang Teguh Tujuan. Memegang teguh tujuan, dalam hal ini adalah bahwa setiap kegiatan standardisasi hak guna pakai kendaraan bermotor dinas adalah mutlak untuk mengidentifikasi kendaraan tersebut. h. Kerjasama, Seragam, dan Serasi. Kebijakan prosedur dan dukungan antara para penyelenggara sistem standardisasi hak guna pakai kendaraan bermotor dinas dapat dilaksanakan secara kerjasama, seragam, dan serasi demi menjamin tercapainya pelaksanaan tugas. 11. Prinsip-Prinsip.Prinsip-prinsip yang digunakan dalam penyusunan standardisasi hak guna pakai kendaraan bermotor dinas, sebagai berikut: a. Penerapan standardisasi hak guna pakai kendaraan bermotor dinas harus memberikan manfaat yang realistis dalam mendukung pembinaankemampuan dan penggunaan kekuatan TNI AU. b. Proses perumusan standardisasi hak guna pakai kendaraan bermotor dinas harus dilaksanakan sesuai standar TNI AU. c. Penyelenggaraan standardisasi hak guna pakai kendaraan bermotor dinas dilaksanakan secara tepat dan benar. 12. Metode. Metodeyang digunakan dalam penyelenggaraan pengaturan sistem standardisasi hak guna pakai kendaraan bermotor dinas sebagai berikut: a. Terpusat. Kebijakan yang bersifat umum dan mencakup tentang kegiatan standardisasi hak guna pakai kendaraan bermotor dinas TNI AU terpusat di Dismatau. b. Organik. Meliputi pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang mendukung kebijakan yang bersifat teknis dan pembinaan standardisasi hak guna pakai kendaraan bermotor dinas di seluruh jajaran TNI AU.


5 BAB III PEDOMAN STANDARDISASI HAK GUNA PAKAI KENDARAAN BERMOTORDINAS TNI AU 13. Umum. Dalam rangka mempermudah pengawasan dan pengendalian penggunaan kendaraan bermotor dinas TNI Angkatan Udara, perlu diadakan upaya-upaya yang komprehensif. Untuk itu diperlukan standardisasi hak guna pakai kendaraanbermotordinas TNI Angkatan Udara dengan berpedoman pada pertimbangan teknis, etika, perlengkapan standar kendaraan dinas, dan penggolongan hak guna pakai kendaraan dinas. 14. Pertimbangan Teknis. Pertimbangan tekniskendaraan bermotor dinasyang digunakan,sebagai berikut: b. Dapat diandalkan untuk beroperasi pada jalan-jalan umum dan yang diperkeras. b. Mudah, aman,dan nyaman dalam penggunaan. c. Mudah diangkut melalui darat/laut/udara. d. Mudah dalam pemeliharaan dan memperoleh suku cadang tertentu,serta dapat ditukar alih dengan komponen lokal. e. Mudah mengganti atau menambah bahan pelumas dan komponen tertentu. f. Dilengkapi petunjuk teknis dan buku petunjuk pemeliharaan. g. Tersedia workshop resmi di berbagai kota di Indonesia sebagai jaminan pelayanan pemeliharaan. 15. Etika. Pengalokasiankendaraan dinas yang dialokasikan kepada pejabat atau satuan dengan memperhatikan ketentuan sebagai berikut: a. Dipergunakan hanya untuk kepentingan dinas yang menunjang tugas dan fungsi satuan. b. Kendaraan dinas yang diberikan sebagai kendaraan jabatan adalah milik dinas dan bukan milik pribadi, sehingga dalam penggunaannya harus memperhatikan ketentuan dinas. c. Kendaraan dinas jabatandilarang penggunaannya oleh bukan pejabat yang bertanggungjawab. d. Setiap kendaraan dinas operasional yang digunakan oleh bukan anggota satuan yang dimaksud harus seizin pejabat/personel satuan yang bertanggungjawab. e. Kendaraan dinas dilarang parkir pada tempat-tempat yang dilarang dan terlarang.


6 f. Pejabat TNI AU dilarang untuk menguasai lebih dari satu kendaraan dinas jabatan dan atau operasional terkecuali atas perintah atau persetujuan Kasau/Wakasau melalui dinas yang berkaitan, dalam hal ini Dinas Materiil TNI Angkatan Udara. g. Setiap kendaraan dinas wajib untuk memenuhi aturan dan ketentuan dinas yang berlaku, termasuk melengkapi kelengkapan administrasi seperti KBNKB serta plat nomor dinas yang dikeluarkan oleh Dismatau. h. Satuan wajib melaksanakan perawatan dan pemeliharaan kendaraan dinas. i. Satuan melaporkan kondisi serta kekuatan kendaraan secara berkala ke Dismatau secara berjenjang. j. Setiap kendaraan dinas yang sudah tidak operasional serta rusak berat sehingga secara teknis tidak dapat dimanfaatkan lagi atau dalam kondisi BER (beyond economic repair) agar segera dilaksanakan proses usul penghapusan ke Dismatau secara berjenjang. k. Setiap perpindahan penggunaan kendaraan dinas atas perintah Kadismatau selaku inbin item. l. Tidak diizinkan untuk menambah aksesoris pada kendaraan dinas. 16. Perlengkapan Standar Kendaraan Dinas.xxxSetiap kendaraan dinas harus memenuhi standar keselamatan berkendara sesuai dengan standar nasional indonesia (SNI). Disamping standar kendaraan yang telah ditentukan, maka kendaraan dinas harus dilengkapi peralatan sebagai berikut: a. Segitiga pengaman. b. Kotak pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). c. Dongkrak. d. Tools. e. Ban cadangan. f. Alat pemadam kebakaran. g. Helm (kendaraan roda dua). 17. Penggolongan Hak Guna Pakai Kendaraan Dinas. Penggolongan hak guna pakai kendaraan ditinjau dari penanggung jawab/pemakai adalah: a. KendaraanJabatan. Kendaraan yang diberikan untuk mendukung pelaksanaan dinas dengan berdasar kepada strata jabatan dan kepangkatan yang dimiliki. Penggolongannyadiatur sebagai berikut: 1) Perwira tinggi bintang empat berupa sedan/Jeep/SUV dengan standar 3500 cc atau lebih.


7 2) Perwira tinggi bintang tiga berupa sedan/Jeep/SUV dengan standar 3000 cc atau lebih. 3) Perwira tinggi bintang dua staf berupa sedan dengan standar 2500 cc atau lebih. 4) Perwira tinggi bintang dua komando berupa Jeep/SUV dengan standar 2500 cc atau lebih. 5) Perwira tinggi bintang satu staf berupa sedan dengan standar 1800 cc atau lebih. 6) Perwira tinggi bintang satu komando berupa Jeep/SUV dengan standar 2400 cc atau lebih. 7) Tingkat kolonel stafberupasedan dengan standar 1500 ccatau lebih. 8) Tingkat kolonel komandoberupa Jeep/SUV dengan standar 2000 cc atau lebih. 9) Tingkat letkol komandoberupa Jeep/SUVdengan standar 1500 cc atau lebih. b. Kendaraan Operasional. Kendaraan yang dipertanggungjawabkan kepada kasatker untuk digunakan mendukung kegiatan dinas secara kolektifdan kendaraan yang penggunaan secara khusus. 1) Khusus a) Dukungan VVIP/VIP. b) Dukungan kesehatan. c) Dukungan pemadam kebakaran. d) Dukungan operasional penerbangan. e) Dukungan logistik. f) Dukungan penerangan. g) Dukungan pengamanan. h) Dukungan pengawalan. 2) Umum. Kendaraan yang merupakan sarana penunjang penyelenggaraan tugas dinas, bukan merupakan fasilitas dan hak pribadi dan dipergunakan sesuai dengan kebutuhan dinas yang dapat dipertanggungjawabkan. BAB IV


8 PENYELENGGARAAN STANDARDISASI HAK GUNA PAKAI KENDARAAN DINAS TNI AU 18. Umum.Penyelenggaraan standardisasi hak guna pakai kendaraan dinas TNI Angkatan Udara disesuaikan dengan memperhatikan aspek peruntukan, penggunaan, dan kondisi medan satuan jajaran TNI AU. Penyelenggaraannyameliputi standardisasi kendaraan dinas tingkat Mabesau,standardisasi kendaraan dinas kotama operasi, standardisasi kendaraan dinas Kodikau, standardisasi kendaraan dinas Koharmatau, standardisasi kendaraan dinas Kohanudnas, standardisasi kendaraan dinas Korpaskhas, standardisasi kendaraan dinas Seskoau, danstandardisasi kendaraan dinas AAU serta standardisasi kendaraan bermotor dinas RSPAU. 19. Standardisasi Kendaraan Bermotor Dinas TNI Angkatan Udara. Standardisasi kendaraan bermotor dinas TNI AU, sebagai berikut: a. Standardisasi kendaraan bermotor dinas di tingkat Mabesau. b. Standardisasi kendaraan bermotor dinaskotama operasi. c. Standardisasi kendaraan bermotor dinasKodikau. d. Standardisasi kendaraan bermotor dinasKoharmatau. e. Standardisasi kendaraan bermotor dinasKohanudnas. f. Standardisasi kendaraan bermotor dinasKorpaskhas. g. Standardisasi kendaraan bermotor dinasSeskoau. h. Standardisasi kendaraan bermotor dinas AAU. i. Standardisasi kendaraan bermotor dinas RSPAU. 20. Standardisasi Kendaraan Bermotor Dinas di Tingkat Mabesau.Standardisasi kendaraan bermotor dinas di tingkat Mabesau, sebagai berikut: a. Kotama Mabesau. 1) Ranjab Kasau :2 unit 2) Ranjab Wakasau : 2 unit 3)Koorsmin Kasau : 1 unit a)Staf : 5 unit b) Kawal (1) Roda 2 : 5 unit (2) Roda 4 : 2 unit 4) Ranjab Irjen/Koorsahli/Asisten : 1 unit a) Ir/Pati Sahli/Waas : 1 unit b) Irda/Pamen Sahli/Paban : 1 unit


9 c) Operasional (1) Roda 2 : 6 unit (2) Roda 4 staf Paban : 1 unit (3)Roda 4 : 5 unit 5) Ranjab Kepala Dinas/Danpuspom/Kalakespra/ Karuspau/Kabalakpus : 1 unit a) Ranjab Sesdis/Wadan :1 unit b) Ranjab Kasubdis/Setingkat :1 unit c) Operasional (1) Roda 2 : 5 unit (2)Roda 4 : 5 unit (3) Bus Kecil : 1 unit (4)Truk Ringan : 1 unit (5)Delivery Van Box : 1 unit b. Satker Denma Mabesau. 1) Ranjab Dandenma : 1 unit 2) Ran Kepala Dinas dan Staf : 1 unit 3) Ranjab Dansat : 1 unit 4) Ran Operasional a) Ran Tamu VVIP Sedan :5 unit b) Ran Tamu VVIP/Bus sedang : 3 unit c) Ran Irup : 2 unit d) Ran Panji : 1 unit e) Delivery Van Box Yanpers : 3 unit f) Delivery Van Box Gudang : 1 unit g) Ambulance : 4 unit h) Ran Jenazah : 2 unit i) Ran Peliputan (Dispen) : 1 unit j) Ran Pemadam Kebakaran 3.000 liter : 2 unit k) Ran Pemadam Kebakaran5.000 liter : 4 unit l) Ran Tangki Air 3.000 liter : 2 unit m) Bridger 5.000 liter : 2 unit n) Forklift2,5ton : 2 unit


10 o) Lawn Mower 19.5 HP : 5 unit p) Ran Kebersihan roda 4 : 2 unit q) Ran Storing Fasint roda 4 : 3 unit r) Ran Sound Systemroda 4 : 2 unit s) Mobile Command Post (MCP) : 1 unit t) Ran Pengamanan roda 4 : 2 unit u) Ran Kawal roda 4 : 2 unit v) Ran Kawal roda 2 : 4 unit w) Ran Logistik roda 3 : 4 unit x) Ran Caraka roda 2 : 5 unit y) Ran Patroli roda 2 : 2 unit z) Ran Panji roda 4 : 1 unit aa) Ran Perisai roda 4 : 1 unit bb) Ran Minibus(Standby) : 5 unit cc) Bus Kecil : 3 unit dd) Bus Sedang : 15 unit ee) Bus Besar :6 unit ff) Truk Ringan : 3 unit gg) Truk Sedang : 3 unit hh) Truk Berat : 3 unit ii) Truk Derek : 2 unit jj) Truk Crane : 1 unit c. Bekmatpus Dismatau 1) Ranjab Kabekmatpus Dismatau :1 unit 2) Ran Dir/Kasat/Ka GPP/Ka Gusang dan Staf : 1 unit 3) Ran Operasional a) Bus Sedang VVIP : 1 unit b) Bus Sedang VIP : 1 unit c) Delivery Van BoxGudang : 11 unit d) Ran Tangki Air 3.000 liter : 2 unit e) Forklift 2,5 ton : 11 unit f) Forklift 5 ton : 2 unit g) Forklift 10 ton : 2 unit h) Towing dan Trolly : 2 unit


11 i) Lawn Mower : 9 unit j) Ran Kebersihan roda 4 : 8 unit k) Ran Logistik roda 3 : 11 unit l) Ran Caraka roda 2 :11 unit m) Bus Kecil : 10 unit n) Bus Sedang : 2 unit o) Bus Besar : 2 unit p) Truk Ringan : 4 unit q) Truk Sedang (caraka) : 50 unit r) Truk Berat (caraka) : 60 unit s) Trailer : 3 unit t) Truk Derek : 3 unit u) Banharlap : 3 unit v) Truk Box AC (caraka) : 3 unit w) Warehouse Sweeper : 2 unit x) Truk Crane : 4 unit y) Loadbed Trailer : 3 unit d. Satharlan Disfaskonau 1) Ranjab Kasatharlan Disfaskonau : 1 unit 2) Ran Operasional a) Ran Staff : 2 unit b) Forklift 5 ton : 1 unit c) Lawn Mower : 2 unit d) Grass Mower : 2 unit e) Ran Cargo Loader : 2 unit f) Prime Mover : 2 unit g) Beckhoe Loader : 2 unit h) Ran Kebersihan roda 4 : 2 unit i) Ran Storing Fasint : 2 unit j) Ran Caraka roda 2 : 2 unit k) Bus Kecil (Banharlap) : 1 unit l) Truk Ringan : 1 unit m) Truk Sedang : 2 unit


12 n) Truk Berat : 2 unit e. Satkomlek Diskomlekau 1) Ranjab Kasatkomlek Diskomlekau : 1 unit 2) Ran Operasional a) Ran Sound System : 2 unit b) Komob : 2 unit c) Bus Kecil : 1 unit d) Ran Staf : 2 unit e) Truk Sedang : 2 unit f) Ran Delivery Van Box : 2 unit g) Ran Double Cabin : 2 unit h) Ran Roda 2 Caraka : 2 unit i) Ran Roda 2 Trail : 2 unit f. Puspomau. 1) Ranjab Danpuspomau : 1 unit 2) Ranjab Wadanpuspomau :1 unit 3) Ranjab Dir/Dansatkrining : 1 unit 4) Ran Operasional a) Ran Staf Dir/Satkrining : 3 unit b) Ran Kawal Roda 4 (Sedan) : 1 unit c) Ran Kawal Roda 4 (Jeep) : 1 unit d) Ran Kawal Roda 2 : 8 unit e) Ran Patroli Roda 2 : 2 unit f) Ran Logistik roda 3 : 3 unit g) Ran Caraka roda 2 :3 unit h) Bus Kecil Tahanan : 1 unit i) Bus Sedang : 2 unit j) Truk Sedang : 2unit k) Truk Berat : 1unit l) Ran Roda 4 Satwa : 2 unit m) Ambulance : 1 unit n) Lawn Mower : 2 unit


13 21. Standardisasi Kendaraan Bermotor Dinas Kotama Operasi.Standardisasi kendaraan bermotor dinas kotama operasi sebagai berikut: a. Makoopsau I dan II. 1) Ranjab Pangkoopsau :1 unit 2) Ranjab Kaskoops :1 unit 3) Ranjab Ir/As/Danpom/Ka/Sahli :1 unit 4) Ran Staf Ir/As/Danpom/Ka :1 unit 5) Ranjab Dandenma/Dandenintel/Dansatudtani/ Dansatkomlek :1 unit 6) Ran Operasional a) Ran Tamu VIP : 2 unit b) Ran Irup : 1 unit c) Delivery Van Box Yanpers :2 unit d) Delivery Van Box Gudang : 1 unit e) Delivery Van Box Komlek : 1 unit f) Ran Jenazah : 1 unit g) Ambulance : 1 unit h) Ran Staf : 3 unit i) Ran Pemadam Kebakaran 3.000 liter : 1 unit j) Ran Tangki Air 3.000 liter : 1 unit k) Forklift 2,5 ton : 1 unit l) Grass Mower : 1 unit m) Lawn Mower : 3 unit n) Ran Kebersihan roda 4 : 2 unit o) Ran Sound System :1 unit p) Mobile Command Post (MCP) : 2 unit q) Vehicle Command Post (VCP) : 1 unit r) Komob : 3 unit s) Ran Kawal roda 4 : 1 unit t) Ran Kawal roda 2 :2 unit u) Ran Logistik roda 3 : 3 unit v) Ran Caraka roda 2/Dinas :4 unit w) Spd. Motor Trail :5 unit x) Bus Kecil :4 unit


14 y) Bus Sedang :4 unit z) Bus Besar :2 unit aa) Truk Ringan :2 unit bb) Truk Sedang :4 unit cc) Truk Berat : 2 unit dd) Ran Storing : 1 unit ee) Ran ATC Mobile : 1 unit ff) Ran DF : 1 unit gg) Ran Genset : 1 unit hh) Ran SBM Double Cabin : 1 unit ii) Ran Jammer : 1 unit b. Lanud Type A. 1) Ranjab Danlanud : 1 unit 2) Ranjab Danwing : 1 unit 3) Ranjab Kepala Dinas : 1 unit 4) Ranjab Pom : 1 unit 5) Ranjab Karumkit : 1 unit 6) Ran Staf Pom : 3 unit 7) Ran Staf Khusus : 1 unit 8) Ran Operasional a) Ran Tamu VIP Sedan : 4 unit b) Ran Tamu VIP Bus Sedang : 2 unit c) Ran Tamu VIP Minibus : 4 unit d) Ran Staf Lanud/Dinas :4 unit e) Ran Staf Wing : 3 unit f) Ran Pemadam kebakaran 3.000 liter : 2 unit g) Ran Pemadam kebakaran 5.000 liter : 3 unit h) Refueller 12.000 liter : 12 unit i) Bridger 8.000 liter : 4 unit j) Bridger 5.000 liter : 2 unit k) Ran Tangki Air 3.000 liter :3 unit l) Komob :2 unit m) Crash team :2 unit n) Ran Sound System : 1 unit


15 o) Ran Storing Listrik : 4 unit p) Ran Storing Harfas : 2 unit q) Vehicle Command Post (VCP) : 4 unit r) Ran Follow Me : 4 unit s) Ran Cuaca : 2 unit t) Ran Storing : 3 unit u) Mobile Command Post (MCP) : 2 unit v) Delivery Van Box Yanpers : 2 unit w) Delivery Van Box GPL : 2 unit x) Ambulance : 3 unit y) Ran Jenazah : 2 unit z) Ran Roll Tangga : 3 unit aa) Forklift 3,5 ton :3 unit bb) Forklift 5 ton : 2 unit cc) Lawn mower : 2 unit dd) Grass mover : 3 unit ee) Runway Sweeper : 3 unit ff) Ran Cargo Loader : 1 unit gg) Ran Kebersihan roda 4 : 4 unit hh) Towing Car B-737/C-130 : 3 unit ii) Towing Car CN-235/CN-295/F-28/ : 5 unit NAS332 jj) Ground Power Unit 85 KVA : 8 unit kk) Air Starter Unit : 2 unit ll) AC Dolly : 3 unit mm) Mobile Shuttlelift Power Crane : 2 unit (5 s.d. 10 Ton) nn) Scrubber remover/Hanggar Sweeper :4 unit oo) Traktor Penarik Troli : 3 unit pp) Ran Derek : 1 unit qq) Aerial Flat Form : 2 unit rr) Ran Banharlap : 1 unit ss) Ran Tahanan : 2 unit tt) Ran Patroli Hanlan roda 4 : 3 unit uu) Mobil Patroli POM : 3 unit


16 vv) Mobil Brigan : 2 unit ww) Ran Kawal roda 4 : 2 unit xx) Ran Kawal roda 2 :6 unit yy) Ran Logistik roda 3 : 8 unit zz) Ran Patroli roda 2 : 5 unit aaa) Ran Caraka roda 2 : 35 unit bbb) Bus Sedang :5 unit ccc) Bus Besar : 3 unit ddd) Truk Ringan : 5 unit eee) Truk Sedang : 7 unit fff) Truk Berat : 5 unit ggg) Towing Car (≥10 ton) : 1 unit hhh) Crane Mobile (≥15 ton) : 1 unit iii) Road Sweeper : 2 unit jjj) Ran Dump Truck : 2 unit kkk) Scrubber Remover : 5 unit lll) Hanggar Sweeper : 5 unit mmm) Ran Double Cabin : 2 unit c) Lanud Tipe B. 1) Ranjab Danlanud : 1 unit 2) Ranjab Kepala Dinas : 1 unit 3) Ranjab Dansatpom : 1 unit 4) Ran Operasional a) Ran Tamu VIP : 2 unit b) Ran Staf Lanud : 3 unit c) Ran Pemadam kebakaran 3.000 liter : 1 unit d) Ran Pemadam kebakaran 5.000 liter : 1 unit e) Refueller 12.000 liter : 4 unit f) Bridger : 3 unit g) VCP : 1 unit h) Ran Tangki Air 3.000 liter : 2 unit i) Komob : 1 unit j) Follow Me Skadron/Baseops : 1 unit


17 k) Ran Banharlap : 1 unit l) Crash team : 1 unit m) Mobile Command Post (MCP) : 1 unit n) Ran Sound System : 1 unit o) Delivery Van Box Yanpers : 4 unit p) Delivery Van BoxGPL : 1 unit q) Ambulance :1 unit r) Ran Jenazah : 1 unit s) Ran Roll Tangga : 3 unit t) Forklift3,5 ton : 3 unit u) Forklift5 ton : 1 unit v) Lawn mower : 2 unit w) Grass mover :3 unit x) Ran Cargo Loader : 1 unit y) Ran Kebersihan roda 4 : 3 unit z) Ran Storing Fasint : 1 unit aa) Ran Storing Senkom : 1 unit bb) Runway Sweeper : 2 unit cc) Scrubber remover : 1 unit dd) Hanggar Sweeper Skadron : 1 unit ee) Ground Power Unit : 3 unit ff) Traktor Penarik Troli : 2 unit gg) Towing Tractor : 3 unit hh) Ran Tahanan : 2 unit ii) Mobil Patroli POM : 2 unit jj) Mobil Brigan : 1 unit kk) Ran Kawal roda 4 : 2 unit ll) Ran Patroli Hanlan : 2 unit mm) Ran Kawal roda 2 : 4 unit nn) Ran Logistik roda 3 : 3 unit oo) Ran Caraka roda 2 : 2 unit pp) Ran Patroli roda 2 : 3 unit qq) Bus Kecil : 2 unit rr) Bus Sedang : 2 unit


18 ss) Bus Besar : 2 unit tt) Truk Ringan : 2 unit uu) Truk Sedang : 4 unit vv) Truk Berat : 2 unit ww) Towing : 1 unit xx) Ran Double Cabin : 1 unit d) Lanud Tipe C. 1) Ranjab Danlanud : 1 unit 2) Ran Operasional a) Ran Tamu VIP/Staff : 2 unit b) Ran Staf Lanud : 5 unit c) Ran Pemadam kebakaran 3.000 liter : 2 unit d) Ran Tangki Air 3.000 liter : 2 unit e) Refueller12.000 liter : 1 unit f) Bridger 5.000 liter : 2 unit g) VCP : 1 unit h) Komob : 1 unit i) Follow Me : 1 unit j) Crash team : 1 unit k) Mobile Command Post (MCP) : 1 unit l) Ran Banharlap : 1 unit m) Delivery Van Box Yanpers : 1 unit n) Delivery Van Box GPL : 1 unit o) Ambulance : 2 unit p) Ran Jenazah : 1 unit q) Ran Roll Tangga : 1 unit r) Forklift 3,5 ton : 1 unit s) Lawn mower : 2 unit t) Grass mover : 2 unit u) Ran Cargo Loader : 1 unit v) Ran Peliputan : 1 unit w) Ran Kebersihan roda 4 : 2 unit x) Ground Power Unit : 2 unit


19 y) Traktor Penarik Troli : 2 unit z) Towing Tractor : 2 unit aa) Ran Tahanan : 1 unit bb) Ran Patroli : 2 unit cc) Mobil Patroli POM : 2 unit dd) Mobil Brigan : 1 unit ee) Ran Kawal roda 4 : 1 unit ff) Ran Kawal roda 2 : 2 unit gg) Ran Logistik roda 3 : 3 unit hh) Ran Caraka roda 2 : 5 unit ii) Ran Patroli roda 2 : 2 unit jj) Bus Kecil : 2 unit kk) Bus Sedang : 2 unit ll) Bus Besar : 2 unit mm) Truk Ringan : 2 unit nn) Truk Sedang : 4 unit oo) Truk Berat : 2 unit pp) Ran Double Cabin : 1 unit e) Skadron Udara. 1) Ranjab Danskadron : 1 unit 2) Ran Operasional a) VCP : 1 unit b) Truk Ringan : 1 unit c) Ran Staf : 4 unit d) Ran Caraka roda 2 : 2 unit e) Ran Logistik roda 3 : 2 unit f) Mini bus : 1 unit g) Crash team : 1 unit h) Truk Sedang : 1 unit i) Ran Duty Pilot : 1 unit j) Towing Car : 2 unit


20 f) Skadron Teknik. 1) Ranjab Danskadron : 1 unit 2) Ran Operasional dan Pemeliharaan a) Towing Car : 2 unit b) Ground Power Unit : 2 unit c) Mobile Crane (5 s.d. 10 Ton) : 1 unit d) Ran Staf : 4 unit e) Ran Caraka Roda 2 : 2 unit f) Ran Logistik Roda 3 : 2 unit g) Minibus (minimal 12 seat) : 1 unit h) Truck Ringan : 1 unit i) Truck Sedang : 1 unit j) Truck Berat : 1 unit 22. Standardisasi Kendaraan Bermotor Dinas Kodikau.Standardisasi kendaraan bermotor dinas Kodikau sebagai berikut: a. Makodikau. 1) Ranjab Dankodikau : 1 unit 2) Ranjab Wadankodikau : 1 unit 3) Ranjab Ir/As/Dir/Sahli/Ka : 1 unit 4) Ran Staf Ir/As/Dir/Sahli/Ka : 1 unit 5) Ranjab Dandenma/Danpom : 1 unit 6) Ran Operasional: a) Ran Tamu VIP : 2 unit b) Delivery Van Box Yanpers : 2 unit c) Delivery Van Box Gudang : 1 unit d) Ran Staf : 2 unit e) Ambulance : 1 unit f) Ran Peliputan : 1 unit g) Ran Pemadam Kebakaran 3.000 liter : 1 unit h) Ran Tangki Air 3.000 liter : 1 unit i) Bridger5.000 liter : 1 unit j) Forklift2,5 ton : 1 unit k) Lawn Mower : 3 unit


21 l) Ran Kebersihan roda 4 : 1 unit m) Ran Sound System : 1 unit n) Ran Tahanan : 1 unit o) Ran Kawal roda 4 : 1 unit p) Ran Kawal roda 2 : 2 unit q) Ran Logistik roda 3 : 3 unit r) Ran Caraka roda 2 : 5 unit s) Ran Patroli roda 2 : 2 unit t) Bus Kecil : 2 unit u) Bus Sedang : 3 unit v) Bus Besar : 3 unit w) Truk Ringan : 4 unit x) Truk Sedang : 2 unit y) Truk Berat : 2 unit b. Wingdik/Kodikau. 1) Ranjab Danwingdik : 1 unit 2) Ran Kadis : 1 unit 3) Ranjab Danskadik : 1 unit 4) Ran Operasional a) Ran Kebersihan roda 4 : 1 unit b) Ran Logistik roda 3 : 2 unit c) Ran Caraka roda 2 : 2unit d) Ran Patroli Roda 2 : 4 unit e) Ran Roda 2 Trail : 16 unit f) Bus Kecil : 4 unit g) Bus Sedang : 3 unit h) Bus Besar : 2 unit i) Truk Ringan : 4 unit j) Truk Sedang : 3 unit k) Truk Berat : 2 unit l) Ran Tanki Air 2 Ton : 2 unit m) Lawn Mower : 1 unit n) Grass Mower : 1 unit o) Hanggar Sweper(alins alongin) : 1 unit


22 p) Delivery Van Box Yanpers : 2 unit q) Delivery Van Box Gudang : 1 unit r) Ambulance : 2 unit s) Forklift (alins alongin) : 2 unit t) Truk Sedang (alins alongin) : 2 unit u) Truk Besar 4x4 (alins alongin) : 2 unit v) Bus Sedang (alins alongin) : 2 unit w) Sedan Matic (alins alongin) : 2 unit x) Ran Staf : 3 unit c. Sekkau. 1) Ranjab Dansekkau : 1 unit 2) Ran Kadis : 1 unit 3) Ranjab Kadep/Koordostun/Dankorsis : 1 unit 4) Ran Operasional a) Ran Kebersihan roda 4 : 1 unit b) Ran Logistik roda 3 : 2 unit c) Ran Caraka roda 2 : 2 unit d) Ran Roda 2 Trail : 11 unit e) Bus Kecil : 3 unit f) Bus Sedang : 3 unit g) Bus Besar : 2 unit h) Truk Ringan : 4 unit i) Truk Sedang : 3 unit j) Truk Berat : 2 unit k) Lawn Mower : 1 unit l) Grass Mower : 1 unit m) Delivery Van Box : 2 unit n) Ambulance : 2 unit o) Ran Staf : 3 unit 23. Standardisasi Kendaraan Bermotor Dinas Koharmatau.Standardisasi kendaraan bermotor dinas Koharmatau sebagai berikut: a. Makoharmatau. 1) Ranjab Dankoharmatau : 1 unit


23 2) Ranjab Wadan : 1 unit 3) Ranjab Ir/As/Dir/Ka/Sahli : 1 unit 4) Ran Staf Ir/As/Dir/Ka : 1 unit 5) Ranjab Dandenma : 1 unit 6) Ran Operasional a) Ran Tamu VIP : 2 unit b) Delivery Van Box Yanpers : 1 unit c) Delivery Van Box Gudang : 1 unit d) Ran Staf : 2 unit e) Ran Jenazah : 1 unit f) Ambulance : 1 unit g) Ran Pemadam Kebakaran 3.000 liter : 1 unit h) Ran Tangki Air 3.000 liter : 1 unit i) Ran Sound System : 1 unit j) Bridger5.000 liter : 1 unit k) Ran Kebersihan roda 4 : 1 unit l) Ran Kawal roda 2 : 2 unit m) Ran Logistik roda 3 : 2 unit n) Ran Caraka roda 2 :3 unit o) Ran Patroli roda 2 : 2 unit p) Bus Kecil : 2 unit q) Bus Sedang : 2 unit r) Truk Ringan : 2 unit s) Truk Sedang : 2 unit b. Depohar. 1) Ranjab Dandepohar : 1 unit 2) Ran Operasional a) Ran Tamu VIP : 1 unit b) Ran Staf : 5 unit c) Delivery Van Box Gudang : 2 unit d) Forklift10 ton : 1 unit e) Forklift 5 ton : 1 unit f) Lawn Mower : 2 unit


24 g) Grass Mover : 1 unit h) Ran Kebersihan roda 4 : 1 unit i) Hanggar Sweeper : 1 unit j) Ground Power unit /GSE : 1 unit k) Traktor Penarik Troli : 1 unit l) Towing Tracktor : 1 unit m) Ran Banharlap : 2 unit n) Ran Logistik roda 3 : 2 unit o) Ran Caraka roda 2 : 2 unit p) Ran Transporter (Depo 70) : 1 unit q) Bus Besar : 1 unit r) Bus Sedang : 2 unit s) Truk Ringan : 2 unit t) Truk Sedang : 3 unit u) Truk Berat : 1 unit v) Ransus Jihandak (Depohar 60) : 1 unit w) Ran PK 3000 KL : 1 unit x) Delivery Van Box AC Depo 20 : 1 unit y) Ran Crash Team (Depo 30) : 1 unit c. Sathar/Satgudiasenmu/Pazam. 1) Ranjab Dansathar : 1 unit 2) Ran Operasional a) Delivery Van Box : 1 unit b) Ran Staf : 2 unit c) Forklift2,5 tonSatgud 62/63 /Pazam : 1 unit d) Forklift 5 ton : 1 unit e) Warehouse Sweeper : 1 unit f) Ran Logistik roda 3 : 1 unit g) Ran Caraka roda 2 : 2 unit h) Bus Kecil : 1 unit i) Truk Sedang : 1 unit j) Truk Pazam : 1 unit k) RanCrash Team : 1 unit


25 24. Standardisasi Kendaraan Bermotor Dinas Kohanudnas.Standardisasi kendaraan bermotor dinas Kohanudnas sebagai berikut: a. Makohanudnas 1) Ranjab Pangkohanudnas : 1 unit 2) Ranjab Kaskohanud : 1 unit 3) Ranjab As/Ir/Dan/Ka/Assus AD,AL/Sahli : 1 unit 4) Ran Staf As/Dan/Ka/Ir : 1 unit 5) Ranjab Dan/Kapopunas : 1 unit 6) Ran Operasional a) Ran Tamu VIP : 2 unit b) Komob : 2 unit c) Mobile Command Post (MCP) : 1 unit d) Ran Pernika : 1 unit e) Ran Sound System : 1 unit f) Delivery Van Box Yanpers : 1 unit g) Delivery Van Box Gudang : 1 unit h) Ran Staf : 2 unit i) Ambulance : 1 unit j) Ran Tangki Air 3.000 liter : 1 unit k) Grass Mower : 2 unit l) Ran Kebersihan roda 4 : 1 unit m) Ran Kawal roda 2 : 2 unit n) Ran Logistik roda 3 : 2 unit o) Ran Caraka roda 2 : 2 unit p) Ran Patroli roda 2 : 1 unit q) Bus Kecil : 2 unit r) Bus Sedang : 1unit s) Bus Besar : 1 unit t) Truk Ringan : 2 unit u) Truk Sedang : 2 unit v) Truk Berat : 1 unit


26 b. Kosekhanudnas. 1) Ranjab Pangkosekhanudnas : 1 unit 2) Ranjab As : 1 unit 3) Ran Operasional a) Ran Tamu VIP : 2 unit b) VCP : 1 unit c) Komob : 1 unit d) Mobile Command Post (MCP) : 1 unit e) Ran Pernika : 1 unit f) Delivery Van Box Yanpers : 1 unit g) Delivery Van Box Gudang : 1 unit h) Ran Staf : 3 unit i) Ambulance : 1 unit j) Ran Tangki Air 3.000 liter : 1 unit k) Grass Mover : 1 unit l) Ran Kebersihan roda 4 : 1 unit m) Ran Kawal roda 2 : 2 unit n) Ran Caraka roda 2 : 2 unit o) Ran Patroli roda 2 : 1 unit p) Bus Kecil : 1 unit q) Bus Sedang : 2 unit r) Truk Ringan : 1 unit s) Truk Sedang : 1 unit t) Ran PK 5000 KL : 1 unit u) Forklift 2,5 Ton : 1 unit c. Satrad. 1) Ranjab Dansatrad : 1 unit 2) Ran Staf Kadis : 1 unit 3) Ran Operasional a) Delivery Van Box : 1 unit b) Ran Staf : 1 unit c) Bridger : 1 unit


27 d) Ambulance : 1 unit e) Ran Pemadam Kebakaran 3.000liter : 1 unit f) Ran Tangki Air 3.000 liter : 1 unit g) Lawn Mower : 1 unit h) Ran Patroli Roda 4 (4 X 4) : 2 unit i) Ran Logistik roda 3 : 1 unit j) Ran Caraka roda 2 : 2 unit k) Ran Patroli roda 2 : 3 unit l) Bus Kecil : 1 unit m) Bus Sedang : 1 unit n) Truk Ringan : 1 unit o) Truk Sedang : 1 unit p) Forklit 2,5 Ton : 1 unit d. Pusdiklat Hanudnas. 1) Ranjab Danpusdiklat Hanudnas : 1 unit 2) Ran Staf Dir/Ka : 1 unit 3) Ran Operasional a) Komob : 1 unit b) Mobile Command Post (MCP) : 1 unit c) Ran Pernika : 1 unit d) Delivery Van Box : 1 unit e) Ran Staf : 4 unit f) Ambulance : 1 unit g) Ran Kebersihan roda 4 : 1 unit h) Ran Tangki Air 3.000 liter : 1 unit i) Lawn Mower : 1 unit j) Ran Storing fasint : 1 unit k) Ran Caraka roda 2 : 2 unit l) Ran Patroli roda 2 : 2 unit m) Bus Kecil : 2 unit n) Bus Sedang : 2 unit o) Truk Ringan : 1 unit p) Truk Sedang : 1 unit


28 25. Standardisasi Kendaraan Bermotor Dinas Korpaskhas. Standardisasi kendaraan bermotor dinas Korpaskhas sebagai berikut: a. Mako Korpaskhas. 1) Ranjab Dankorpaskhas : 1 unit 2) Ranjab Kaskorpaskhas : 1 unit 3) Ranjab Ir/As/Ka/Sahli : 1 unit 4) Ran StafIr/As/Ka/Sahli : 1 unit 5) Ranjab Dandenma : 1 unit 6) Ran Operasional a) Rantis Tamu VVIP (4x4) : 2 unit b) Ran Tamu VIP/Staff : 2 unit c) Ran Irup : 1 unit d) Delivery Van Box Yanpers : 2 unit e) Delivery Van Box Gudang : 1 unit f) Ran Staf : 2 unit g) Jeep/Double Cabin 4X4 : 14 unit h) Komob : 1 unit i) Ambulance : 2 unit j) Ran Jenazah : 1 unit k) Ran Tangki Air 3.000 liter : 1 unit l) Forklift 3,5 ton : 1 unit m) Lawn Mower : 2 unit n) Grass Mover : 1 unit o) Ran Kebersihan roda 4 : 1 unit p) Ran Storing Fasint : 1 unit q) Ran Sound System : 1 unit r) Ran Peliputan : 1 unit s) Ran Patroli roda 4 Provost : 1 unit t) Ran Kawal roda 4 : 1 unit u) Ran Kawal roda 2 : 4 unit v) Ran Logistik roda 3 : 3 unit w) Ran Caraka roda 2 :2 unit x) Ran Patroli roda 2 : 4 unit y) Bus Kecil : 4 unit


29 z) Bus Sedang : 3 unit aa) Bus Besar : 2 unit bb) Truk Ringan : 4 unit cc) Truk Sedang : 29 unit dd) Truk Berat : 12 unit ee) Ran Munisi : 1 unit b. Wing Paskhas. 1) Ranjab Danwing : 1 unit 2) Ranjab Wadanwing : 1 unit 3) Ran Operasional a) Ran Staf : 5 unit b) Jeep/Double Cabin 4X4 : 8 unit c) Komob : 1 unit d) Delivery Van BoxGudang : 1 unit e) Ambulance : 1 unit f) Ran Jenazah : 1 unit g) Ran Tangki Air3.000liter : 1 unit h) Forklift 3,5 ton : 1 unit i) Lawn Mower : 2 unit j) Ran Kebersihan roda 4 : 1 unit k) Ran Storing Fasint : 1 unit l) Ran Sound System : 1 unit m) Ran Logistik roda 3 : 2 unit n) Ran Caraka roda 2 :2 unit o) Bus Kecil : 2 unit p) Bus Sedang : 1 unit q) Bus Besar : 1 unit r) Truk Ringan : 2 unit s) Truk Sedang : 10 unit t) Truk Berat : 4 unit u) Truk Munisi : 1 unit v) Ran Kawal Roda 4 : 2 unit w) Ran Kawal Roda 2 : 4 unit


30 c. Batalyon Komando 1) Ranjab Danyon : 1 unit 2) Ranjab Wadan : 1 unit 3) Ran Operasional a) Ran Staf : 4 unit b) Jeep/Double Cabin 4X4 : 5 unit c) Komob : 1 unit d) Delivery Van Box : 2 unit e) Ambulance : 1 unit f) Ran Tangki Air3.000liter : 1 unit g) Crash Team : 1 unit h) Lawn Mower : 2 unit i) Grass Mower : 1 unit j) Ran Storing Fasint : 1 unit k) Ran Sound System : 1 unit l) Ran Logistik roda 3 : 2 unit m) Ran Patroli roda 2 : 10 unit n) Ran Caraka roda 2 : 2 unit o) Bus Kecil : 1 unit p) Bus Sedang : 1 unit q) Truk Ringan : 5 unit r) Truk Sedang : 25 unit s) Truk Berat : 11 unit t) Truk Munisi : 1 unit u) Komodo APC : 12 unit v) Panser Patroli : 2 unit w) Komodo Komando : 1 unit x) Komodo Recon type : 1 unit y) Anoa APC/VVIP : 2 unit z) Anoa Recovery : 1 unit aa) Anoa Logistik : 1 unit bb) Anoa Ambulance : 1 unit


31 d. Denhanud 1) Ranjab Dandenhanud : 1 unit 2) Ranjab Wadan : 1 unit 3) Ran Operasional a) Ran Staf : 4 unit b) Jeep/Double Cabin 4X4 : 6 unit c) Komob : 1 unit d) Delivery Van Box : 2 unit e) Ambulance : 1 unit f) Lawn Mower : 2 unit g) Ran Sound System : 1 unit h) Forklift 10 Ton : 1 unit i) Ran Logistik roda 3 : 1 unit j) Ran Patroli roda 2 : 5 unit k) Ran Caraka roda 2 : 2 unit l) Bus Kecil : 1 unit m) Bus Sedang : 1 unit n) Truk Ringan : 4 unit o) Truk Sedang : 10 unit p) Truk Berat : 4 unit q) Truk PSU Oerlicon : 4 unit r) Ran Smart Hunter : 2 unit s) Komodo Rudal Ciron : 2 unit t) Komodo Rudal QW-3 : 12 unit u) Komodo Komando : 1 unit v) Anoa Ambulance : 1 unit w) Truk Munisi : 1 unit e. Denmatra. 1) Ranjab Dan : 1 unit 2) Ran Wadan : 1 unit 3) Ran Operasional a) Ran Staf : 4 unit b) Jeep/Double Cabin 4X4 : 5 unit


32 c) Komob : 1 unit d) Ran Sound System : 1 unit e) Delivery Van Box : 2 unit f) Ambulance : 1 unit g) Lawn Mower : 2 unit h) Crash Team : 1 unit i) Ran Tangki Air3.000liter : 1 unit j) Ran Logistik roda 3 : 1 unit k) Ran Patroli roda 2 : 5 unit l) Ran Caraka roda 2 : 2 unit m) Bus Kecil : 1 unit n) Bus Sedang : 1 unit o) Truk Ringan : 3 unit p) Truk Sedang : 14 unit q) Truk Berat : 6 unit x) RATT : 2 unit y) ATV : 20 unit z) Sea Raider : 6 unit aa) Komodo Meteorologi : 2 unit bb) Truk Munisi : 1 unit f. Pusdiklat Paskhas 1) Ranjab Danpusdiklat : 1 unit 2) Ranjab Wadanpusdiklat : 1 unit 3) Ranjab Kadis : 1 unit 4) Ranjab Dansatdik : 1 unit 5) Ran Operasional a) Ran Staf : 5 unit b) Jeep/Double Cabin 4X4 : 6 unit c) Komob : 1 unit d) Ran Sound System : 1 unit e) Delivery Van Box : 2 unit f) Ambulance : 2 unit g) Lawn Mower : 2 unit


33 h) Ran Storing Fasint : 1 unit i) Crash Team : 1 unit j) Ran Tangki Air3.000liter : 1 unit k) Ran Logistik roda 3 : 1 unit l) Ran Patroli roda 2 : 2 unit m) Ran Caraka roda 2 : 3 unit n) Bus Kecil : 2 unit o) Bus Sedang : 2 unit p) Bus Besar : 1 unit q) Truk Ringan : 4 unit r) Truk Sedang : 31 unit s) Truk Berat : 13 unit t) Truk Munisi : 1 unit g. Satuan Bravo. 1) Ranjab Dan : 1 unit 2) Ranjab Wadan : 1 unit 3) Ran Operasional a) Ran Staf : 5 unit b) Jeep/Double Cabin 4X4 : 10 unit c) Komob : 1 unit d) Delivery Van Box : 2 unit e) Ambulance : 2 unit f) Ran Jenazah : 1 unit g) Ran Tangki Air 3.000 liter : 1 unit h) Forklift 3,5 T : 1 unit i) Lawn Mower : 2 unit j) Ran Kebersihan roda 4 : 1 unit k) Ran Logistik roda 3 : 2 unit l) Ran Patroli roda 2 : 20 unit m) Bus Kecil : 2 unit n) Bus Sedang : 2 unit o) Bus Besar : 1 unit p) Truk Ringan : 4 unit q) Truk Sedang : 22 unit


34 r) Truk Berat : 9 unit s) Ranpur P-2 : 3 unit t) P3/DMV 30 T-BRAVO : 4 unit u) P-6 ATV : 3 unit v) MARS : 4 unit w) Komodo APC : 6 unit x) Komodo Komando : 1 unit y) Panser Patroli : 6 unit z) Komodo EOD : 4 unit aa) Panser VVIP : 3 unit bb) Ran CBRN : 2 unit cc) SDV : 2 unit dd) Sea Rider : 8 unit ee) Komodo Recon Type : 4 unit ff) Truk Amunisi : 1 unit gg) Ran Kawal Roda 4 : 2 unit hh) Ran Kawal Roda 2 : 4 unit ii) Subskimmer : 4 unit jj) Hover Craft : 4 unit h. Kompi Paskhas. Ran Operasional: a) Truk Ringan : 1 unit b) Truk Sedang : 5 unit c) Truk Berat : 2 unit 26. Standardisasi Kendaraan Bermotor Dinas Seskoau dan AAU.Standardisasi kendaraan bermotor dinas Seskoau, dan AAU sebagai berikut: a. Seskoau. 1) Ranjab Dansesko : 1 unit 2) Ranjab Wadansesko : 1 unit 3) Ranjab Ses/Dir/Koor/Dan/Kadep : 1 unit 4) Ranjab Dandenma : 1 unit 5) Patun Seskoau : 13 unit 6) Ran Operasional


35 a) Ran Tamu VVIP : 2 unit b) Ran Tamu VIP/Staff : 3 unit c) Ran Pemadam Kebakaran 3.000 liter : 1 unit d) Delivery Van Box Yanpers : 1 unit e) Delivery Van Box Gudang : 1 unit f) Ran Staf : 15 unit g) Ambulance : 2 unit h) Ran Jenazah : 1 unit i) Ran Tangki Air3.000liter : 3 unit j) Bridger : 1 unit k) Forklift 3,5 ton : 1 unit l) Lawn Mower : 4 unit m) Grass Mover : 1 unit n) Ran Kebersihan roda 4 : 2 unit o) Ran SoundSystem : 1 unit p) Ran Storing Fasint : 1 unit q) Ran Kawal roda 4 : 1 unit r) Ran Kawal roda 2 : 3 unit s) Ran Logistik roda 3 : 3 unit t) Ran Caraka roda 2 :2 unit u) Ran Patroli roda 2 : 2 unit v) Bus Kecil : 8 unit w) Bus Sedang : 10 unit x) Bus Besar : 2 unit y) Truk Ringan : 2 unit z) Truk Sedang : 3 unit aa) Truk Berat : 1 unit b. AAU. 1) Ranjab Gub AAU : 1 unit 2) Ranjab Wagub AAU : 1 unit 3) Ranjab Dir/Kadep/Koordostun/Ka LPPM : 1 unit 4) Ranjab Danwing Taruna/Taruni : 1 unit 5) Ranjab Danskad/Denma : 1 unit 6) Ran Operasional


36 a) Ran Tamu VIP/Staff : 3 unit b) Ran Irup : 1 unit c) Ran Pemadam Kebakaran 500 liter : 1 unit d) Delivery Van Box Yanpers : 1 unit e) Delivery Van BoxWattar : 2 unit f) Delivery Van Box Gudang : 1 unit g) Ran Staf : 11 unit h) Ambulance : 2 unit i) Ran Jenazah : 1 unit j) Ran Tangki Air3.000liter : 3 unit k) Bridger : 1 unit l) Forklift 2,5 ton : 1 unit m) Lawn Mower : 2 unit n) Grass Mover : 3 unit o) Ran Peliputan : 1 unit p) Ran Kebersihan (Dump Truk) : 2 unit q) Ran Sound System : 1 unit r) Ran Storing Fasint : 1 unit s) Ran Patroli POM roda 4 : 1 unit t) Ran Kawal roda 4 : 1 unit u) Ran Kawal roda 2 : 2 unit v) Ran Logistik roda 3 : 5 unit w) Ran Caraka roda 2 : 5 unit x) Ran Patroli roda 2 : 14 unit y) Bus Kecil : 5 unit z) Bus Sedang : 15 unit aa) Bus Besar : 15 unit bb) Truk Ringan : 5 unit cc) Truk Sedang : 10 unit dd) Truk Berat : 5 unit ee) Truk Amunisi : 1 unit


37 27. Standardisasi Kendaraan Bermotor DinasRSPAU. Standardisasi kendaraan bermotor dinas RSPAU sebagai berikut : a. Ranjab Karumkit : 1 unit b. Ranjab Waka : 1 unit c. Ranjab Koorpokli : 1 unit d. Ranjab Pokli : 1 unit e. Ran Staf : 4 unit f. Ambulance : 5 unit g. Ambulance Khusus : 3 unit h. Ambulance VIP : 2 unit i. Ran Jenazah : 3 unit j. Ran Tangki Air3.000liter : 2 unit k. Ran Pemadam Kebakaran 3.000 liter : 1 unit l. Lawn Mower : 1 unit m. Ran Kebersihan roda 4 : 2 unit n. Ran Storing fasint : 1 unit o. Ran Logistik roda 3 : 2 unit p. Ran Caraka roda 2 : 2 unit q. Bus Kecil : 3 unit r. Bus Sedang : 2 unit s. Truk Sedang : 2 unit t. Truk Berat : 1 unit u. Delivery Van Box : 1 unit BAB V TATARAN KEWENANGAN 28. Umum. Agar penyelenggaraan pengaturan standardisasi hak guna pakai kendaraan bermotor dinas ini dapat dilaksanakan secara optimal dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, maka perlu adanya batasan yang jelas tentangaturan dan kewenangan bagi para pejabat yang menangani, dimulai dari tahap perencanaan,pelaksanaan sampai dengan pengawasan dan pengendalian. 29. Wewenang dan Tanggung Jawab. Wewenang dan tanggung jawab bagi para pejabat terkait dalam penyelenggaraan pengaturan hak guna pakai kendaraan bermotor dinas TNI Angkatan Udara sebagai berikut :


38 a. Perencanaan. Pejabat dalam perencanaan penyelenggaraan standardisasi sebagai berikut: 1) Kasau. Kasau menetapkan kebijakan pokok tentang penyeleng-garaan pengaturan petunjuk teknis TNI Angkatan Udara yang selaras dengan kebijakan pemerintah, Menhan,dan kebijakan Panglima TNI. 2) Aslog Kasau. Aslog Kasau menentukan kebijakan umum tentang penyelenggaraan pengaturan standardisasi hak guna pakai kendaraan bermotor dinas. 3) Asrena Kasau. Asrena Kasau merumuskan dan merencanakan kebutuhan anggaran penyelenggaraanstandardisasi hak guna pakai kendaraan bermotor dinas. 4) Kadismatau. Kadismatau dalam hal ini merumuskan dan merencanakan kebijakan teknis tentang penyelenggaraan standardisasi hak guna pakai kendaraan bermotor dinas. b. Pelaksanaan. Pelaksanaan penyelenggaraan sebagai berikut: 1) Kadismatau.Kadismatau melaksanakan: a) Membuat rencana kebutuhan strategis kendaraan bermotor dinas secara jangka pendek dan jangka panjang. b) Membuat skala prioritas dukungan kendaraan bermotor dinas TNI Angkatan Udara termasuk alokasi dari luar TNI AU. c) Melaksanakan kegiatan administrasi kendaraan dinas seperti penerbitan KBNKB, berita acara pemeliharaan, pengarsipan serta pemberian nomor plat dan registrasi kendaraan dinas. 2) Danpuspomau/Dansatpom. Dansatpommelaksanakan identifikasi kendaraan yang akan diajukan nomor registrasi/plat dinas dari kendaraan yang telah dialokasikan kepada Dismatau untuk kemudian disahkanoleh Danpuspomau dalam penerbitan KBNKB dinas maupun pada saat perpanjangan KBNKB. 3) Panglima/Komandan Kotama.Panglima/komandan kotama melaksanakan: a) Berkoordinasi dalam proses distribusi pengiriman kendaraan dinas ke satuan pengguna. b) Melaksanakan proses penerimaan kendaraan dinas. c) Menyelesaikan proses administrasi dan melaporkan proses penerimaan kendaraan dinas ke satuan atas. d) Melaksanakan perpanjangan KBNKB sesuai dengan prosedur pada kendaraan dinas yang telah habis masa berlakunya.


39 e) Menetapkan kebijakan teknis tentang pembinaan, prosedur dan tata cara pemeliharaan spesifikasi dan standardisasi di TNI Angkatan Udara. f) Menyusun rumusan spesifikasi teknis kendaraan dinas yang digunakan TNI Angkatan Udara. g) Mengadakan analisa teknis dan evaluasi terhadap standardisasi Ranmor yang telah diterapkan dalam rangka penyempurnaan dan pengembangan spesifikasi teknis standardisasi kendaraan dinas yang digunakan. c. Pengawasan dan Pengendalian.Pengawasan dan pengendalian diatur sebagai berikut: 1) Irjenau. Irjenau melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan terhadap proses penyelenggaraan standardisasi agar dilaksanakan sesuai dengan ketentuan. 2) Asrena Kasau. Asrena Kasau melaksanakan pengawasan dan pengendalian anggaran pada proses penyelenggaraan standardisasi hak guna pakai kendaraan bermotor dinas. 3) Danpuspomau. Danpuspomau bertanggung jawab dalam fungsi pengawasan dan pengendalian terhadap penyelenggaraan standardisasi hak guna pakai kendaraan bermotor dinas untuk menghindari penyalahgunaan pemakaian kendaraan dinas di lapangan. 4) Kadismatau. Kadismataumelaksanakanpengawasandan pengen-dalian dengan mewujudkan tertib administrasi kendaraan bermotor dinas TNI Angkatan Udara. BAB VI PENUTUP 30. Demikian Petunjuk Teknis Tentang Standardisasi Hak Guna Pakai Kendaraan Bermotor DinasTNI AUini dibuat untuk digunakan sebagai pedoman dalam melaksanakan tugasnya. Jabatan Paraf Tgl Kadiskumau Kasetumau Sesdismatau a.n Kepala Staf Angkatan Udara Kepala Dinas Materiil, A. Sukendro Basuki, S.E., M.M. Marsekal Pertama TNI


40


41


Click to View FlipBook Version