The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

PERKASAU NO 35 TAHUN 2021 TTG PUSBEKMATAU 021221-1-1

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by E-Library Pusbekmatau, 2023-05-25 06:53:23

PERKASAU NO 35 TAHUN 2021 TTG PUSBEKMATAU 021221-1-1

PERKASAU NO 35 TAHUN 2021 TTG PUSBEKMATAU 021221-1-1

Keywords: Perkasau

- 50 - d. menyelenggarakan pencacahan persediaan dalam rangka stock opname secara periodik; e. mengajukan usul penambahan/pemindahan/ penghapusan materiel yang ada dalam tanggung jawabnya berdasarkan hasil evaluasi data persediaan; f. merencanakan dukungan kebutuhan materiel untuk perawatan barang dalam penyimpanan dan bahan pengepakan; g. menggelar dan memulihkan secara rutin persediaan materiel yang menjadi pagu persediaan pusat maupun pagu gudang persediaan satker; h. melaksanakan fungsi keterminalan atas barang yang dikirim dengan menggunakan caraka darat baik terjadwal maupun khusus; i. menyelenggarakan fungsi pengawasan terhadap bidang tugas dan tanggung jawabnya; dan j. mengajukan saran dan pertimbangan kepada Kasatguddiapus mengenai bidang tugasnya. (3) GPP 2 Hsn dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh: a. Tata Urusan Dalam, disebut Taud; b. Seksi Pergudangan GPP 2, disebut Sipergud GPP 2; dan c. Seksi Administrasi Pembekalan GPP 2, disebut Siminkal GPP 2. (4) GPP 2 Hsn dipimpin oleh Kepala Gudang Persediaan Pusat 2 Husein Sastranegara, disebut Ka-GPP 2 Hsn. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasatguddiapus. Pasal 60 (1) Taud adalah staf pembantu GPP 2 yang bertugas dalam bidang penyelenggaraan tata urusan dalam (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Taud mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. menyelenggarakan Tata Urusan Dalam GPP 2 Hsn;


- 51 - b. melaksanakan pembinaan kebersihan dan pengamanan di lingkungan kantor dan pergudangan GPP 2 Hsn; c. membantu koordinasi dengan staf lainnya dalam rangka mendukung bidang tugasnya; dan d. merawat dan menyimpan sarana/peralatan yang mendukung tugasnya. (3) Taud dipimpin oleh Kepala Tata Urusan Dalam, disebut Kataud. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Ka-GPP 2 Hsn. Pasal 61 (1) Sipergud adalah staf pembantu GPP 2 Hsn bertugas menyelenggarakan kegiatan penerimaan, penyimpanan, dan pengeluaran untuk materiel pesawat angkut, latih, helikopter, raw materiel serta materiel persediaan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Sipergud mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. melaksanakan pemeriksaan terhadap materiel yang diterima, disimpan untuk persediaan, serta yang akan dikeluarkan; b. melaksanakan penyimpanan dan perawatan materiel persediaan; c. melaksanakan administrasi pergudangan; d. melaksanakan pengendalian materiel dalam bentuk stock list; e. menyelenggarakan stock opname materiel persediaan secara periodik dan setiap saat sesuai kebutuhan; f. mengendalikan persediaan materiel berupa expendable, consumable item, dan bench stock item di setiap gudang persediaan satker; g. melaksanakan pengeluaran materiel sesuai instruksi dan menjalankan fungsi keterminalan untuk caraka darat baik terjadwal maupun khusus; h. melaksanakan kegiatan penyisihan materiel ekses, absolute, expired, dan nonstandar;


- 52 - i. melakukan kegiatan pengepakan terhadap barang yang akan dikirim ke satuan pengguna; j. mengoperasikan dan melaksanakan pemeliharaan ringan terbatas fasilitas dan peralatan pergudangan; dan k. mengajukan kebutuhan materiel dalam rangka mempertahankan pagu sediaan pusat. (3) Sipergud dipimpin oleh Kepala Seksi Pergudangan GPP 2, disebut Kasipergud GPP 2. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Ka-GPP 2 Hsn. Pasal 62 (1) Siminkal adalah staf pembantu GPP 2 Hsn bertugas melaksanakan dukungan administrasi pembekalan dalam penyelenggaraan kegiatan pergudangan tingkat pusat untuk materiel pesawat angkut, latih, helicopter, raw materiel serta materiel persediaan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Siminkal GPP 2 Hsn mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. melaksanakan kegiatan administrasi umum dan pembekalan; b. melaksanakan kegiatan urusan dalam; c. menyelenggarakan inventarisasi kekayaan negara (IKN) materiel dalam pemakaian; d. mengajukan kebutuhan materiel untuk mendukung kegiatan pergudangan; e. membuat dokumen pengiriman barang; f. melaksanakan pembinaan kebersihan dan pengamanan di lingkungan kantor dan pergudangan GPP 2 Hsn; g. membuat laporan kegiatan pergudangan; dan h. menyimpan dan merawat semua dokumen yang berkaitan dengan bidang tugasnya. (3) Siminkal dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Subseksi Administrasi Pembekalan Gudang Persediaan Pusat 2, disebut Kasubsiminkal GPP 2. (4) Siminkal dipimpin oleh Kepala Seksi Administrasi Pembekalan Gudang Persediaan Pusat 2, disebut


- 53 - Kasiminkal. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Ka-GPP 2 Hsn. Pasal 63 (1) Subsiminkal adalah staf pembantu Siminkal bertugas melaksanakan dukungan administrasi pembekalan dalam penyelenggaraan kegiatan pergudangan tingkat pusat untuk materiel pesawat angkut, latih, helikopter, raw materiel serta materiel persediaan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Subsiminkal mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. melaksanakan kegiatan administrasi umum dan pembekalan; b. menyelenggarakan inventarisasi kekayaan negara (IKN) materiel dalam pemakaian; c. mengajukan kebutuhan materiel untuk mendukung kegiatan pergudangan; d. membuat dokumen pengiriman barang; e. membuat laporan kegiatan pergudangan; dan f. menyimpan dan merawat semua dokumen yang berkaitan dengan bidang tugasnya. (3) Subsiminkal dipimpin oleh Kepala Subseksi Administrasi Pembekalan, disebut Kasubsiminkal. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasiminkal. Pasal 64 (1) GPP 3 Slm adalah staf pembantu Satguddiapus yang bertugas menyelenggarakan kegiatan pergudangan tingkat pusat untuk materiel, sarban khususnya materiel ground support equipment (GSE), suku cadang ranmor, ban, special tools, SAR serta materiel persediaan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, GPP 3 Slm mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. menyelenggarakan kegiatan penerimaan materiel yang diadakan untuk persediaan pusat dan materiel sediaan yang dikembalikan oleh gudang persediaan satker; b. menyelenggarakan kegiatan penyimpanan,


- 54 - perawatan, dan pengawetan barang di gudang serta melakukan pemeriksaan fisik secara berkala mengenai kondisi dan mutu persediaan; c. melaksanakan pengeluaran materiel sesuai instruksi yang berlaku; d. menyelenggarakan pencacahan persediaan dalam rangka stock opname secara periodik; e. mengajukan usul penambahan/pemindahan/ penghapusan materiel yang ada dalam tanggung jawabnya berdasarkan hasil evaluasi data persediaan; f. merencanakan dukungan kebutuhan materiel untuk perawatan barang dalam penyimpanan dan bahan pengepakan; g. menggelar dan memulihkan secara rutin persediaan materiel yang menjadi pagu persediaan pusat maupun pagu gudang persediaan satker; h. melaksanakan fungsi keterminalan atas barang yang dikirim dengan menggunakan caraka darat baik terjadwal maupun khusus; i. menyelenggarakan fungsi pengawasan terhadap bidang tugas dan tanggung jawabnya; dan j. mengajukan saran dan pertimbangan kepada Kasatguddiapus mengenai bidang tugasnya. (3) GPP 3 Slm dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh: a. Tata Urusan Dalam, disebut Taud; b. Seksi Pergudangan GPP 3, disebut Sipergud GPP 3; dan c. Seksi Administrasi Pembekalan GPP 3, disebut Siminkal GPP 3. (4) GPP 3 Slm dipimpin oleh Kepala Gudang Persediaan Pusat 3 Sulaeman, disebut Ka-GPP 3 Slm. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasatguddiapus. Pasal 65 (1) Taud adalah staf pembantu GPP 3 yang bertugas dalam bidang penyelenggaraan tata urusan dalam GPP 3 Slm.


- 55 - (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Taud Slm mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. menyelenggarakan Tata Urusan Dalam GPP 3 Slm; b. melaksanakan pembinaan kebersihan dan pengamanan di lingkungan kantor dan pergudangan GPP 3 Slm; c. membantu koordinasi dengan staf lainnya dalam rangka mendukung bidang tugasnya; dan d. merawat dan menyimpan sarana/peralatan yang mendukung tugasnya. (3) Taud dipimpin oleh Kepala Tata Urusan Dalam, disebut Kataud. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Ka-GPP 3 Slm. Pasal 66 (1) Sipergud adalah staf pembantu GPP 3 Slm yang bertugas menyelenggarakan kegiatan penerimaan, penyimpanan, dan pengeluaran untuk materiel sarban khususnya materiel ground support equipment (GSE), suku cadang ranmor, ban, special tools, SAR serta materiel persediaan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Sipergud mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. melaksanakan pemeriksaan terhadap materiel yang diterima, disimpan untuk persediaan, serta yang akan dikeluarkan; b. melaksanakan penyimpanan dan perawatan materiel persediaan; c. melaksanakan administrasi pergudangan; d. melaksanakan pengendalian materiel dalam bentuk stock list; e. menyelenggarakan stock opname materiel persediaan secara periodik dan setiap saat sesuai kebutuhan; f. mengendalikan persediaan materiel berupa ban, ground support equipment (GSE), suku cadang ranmor, materiel SAR, dan special tools di setiap gudang persediaan satker;


- 56 - g. melaksanakan pengeluaran materiel sesuai instruksi dan menjalankan fungsi keterminalan untuk caraka darat baik terjadwal maupun khusus; h. melaksanakan kegiatan penyisihan materiel ekses, absolute, expired, dan nonstandar; i. melakukan kegiatan pengepakan terhadap barang yang akan dikirim ke satuan pengguna; j. mengoperasikan dan melaksanakan pemeliharaan ringan terbatas fasilitas dan peralatan pergudangan; dan k. mengajukan kebutuhan materiel dalam rangka mempertahankan pagu sediaan pusat. (3) Sipergud dipimpin oleh Kepala Seksi Pergudangan GPP 3, disebut Kasipergud GPP 3. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Ka-GPP 3 Slm. Pasal 67 (1) Siminkal GPP 3 Slm adalah staf pembantu GPP 3 Slm yang bertugas melaksanakan dukungan administrasi pembekalan dalam penyelenggaraan kegiatan pergudangan tingkat pusat untuk materiel sarban khususnya materiel ground support equipment (GSE), suku cadang ranmor, ban, special tools, SAR serta materiel persediaan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Siminkal GPP 3 Slm mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. melaksanakan kegiatan administrasi umum dan pembekalan; b. melaksanakan kegiatan urusan dalam; c. menyelenggarakan inventarisasi kekayaan negara (IKN) materiel dalam pemakaian; d. mengajukan kebutuhan materiel untuk mendukung kegiatan pergudangan; e. membuat dokumen pengiriman barang; f. melaksanakan pembinaan kebersihan dan pengamanan di lingkungan kantor dan pergudangan GPP 3 Slm; g. membuat laporan kegiatan pergudangan; dan


- 57 - h. menyimpan dan merawat semua dokumen yang berkaitan dengan bidang tugasnya. (3) Siminkal dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Subseksi Administrasi Pembekalan GPP 3, disebut Kasubsiminkal GPP 3. (4) Siminkal dipimpin oleh Kepala Seksi Administrasi Pembekalan Gudang Persediaan Pusat 3, disebut Kasiminkal GPP 3. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Ka-GPP 3 Slm. Pasal 68 (1) Subsiminkal adalah staf pembantu Siminkal yang bertugas melaksanakan dukungan administrasi pembekalan dalam penyelenggaraan kegiatan pergudangan tingkat pusat untuk materiel sarban khususnya materiel ground support equipment (GSE), suku cadang ranmor, ban, special tools, SAR serta materiel persediaan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Subsiminkal mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. melaksanakan kegiatan administrasi umum dan pembekalan; b. menyelenggarakan inventarisasi kekayaan negara (IKN) materiel dalam pemakaian; c. mengajukan kebutuhan materiel untuk mendukung kegiatan pergudangan; d. membuat dokumen pengiriman barang; e. membuat laporan kegiatan pergudangan; dan f. menyimpan dan merawat semua dokumen yang berkaitan dengan bidang tugasnya. (3) Subsiminkal dipimpin oleh Kepala Subseksi Administrasi Pembekalan GPP 3, disebut Kasubsiminkal GPP 3. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasipergud. Pasal 69 (1) GPP 4 Smo adalah staf pembantu Satguddiapus yang bertugas menyelenggarakan kegiatan pergudangan tingkat pusat untuk materiel komunikasi dan elektronika jenis radar serta materiel persediaan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.


- 58 - (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, GPP 4 Smo mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. menyelenggarakan kegiatan penerimaan materiel yang diadakan untuk persediaan pusat dan materiel sediaan yang dikembalikan oleh gudang persediaan satker; b. menyelenggarakan kegiatan penyimpanan, perawatan, dan pengawetan barang di gudang serta melakukan pemeriksaan fisik secara berkala mengenai kondisi dan mutu persediaan; c. melaksanakan pengeluaran materiel sesuai dengan instruksi yang berlaku; d. menyelenggarakan pencacahan persediaan dalam rangka stock opname secara periodik; e. mengajukan usul penambahan/pemindahan/ penghapusan materiel yang ada dalam tanggung jawabnya berdasarkan hasil evaluasi data persediaan; f. merencanakan dukungan kebutuhan materiel untuk perawatan barang dalam penyimpanan dan bahan pengepakan; g. menggelar dan memulihkan secara rutin persediaan materiel yang menjadi pagu persediaan pusat maupun pagu gudang persediaan satker; h. melaksanakan fungsi keterminalan atas barang yang dikirim dengan menggunakan caraka darat baik terjadwal maupun khusus; i. menyelenggarakan fungsi pengawasan terhadap bidang tugas dan tanggung jawabnya; dan j. mengajukan saran dan pertimbangan kepada Kasatguddiapus mengenai bidang tugasnya. (3) GPP 4 Smo dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh: a. Tata Urusan Dalam, disebut Taud; b. Seksi Pergudangan GPP 4, disebut Sipergud GPP 4; dan c. Seksi Administrasi Pembekalan GPP 4, disebut Siminkal GPP 4. (4) GPP 4 Smo dipimpin oleh Kepala Gudang Persediaan Pusat 4 Adi Soemarmo, disebut Ka-GPP 4 Smo.


- 59 - Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasatguddiapus. Pasal 70 (1) Taud adalah staf pembantu GPP 4 yang bertugas dalam bidang penyelenggaraan tata urusan dalam GPP 4 Smo. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Taud mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. menyelenggarakan Tata Urusan Dalam GPP 4 Smo; b. melaksanakan pembinaan kebersihan dan pengamanan di lingkungan kantor dan pergudangan GPP 4 Smo; c. membantu koordinasi dengan staf lainnya dalam rangka mendukung bidang tugasnya; dan d. merawat dan menyimpan sarana/peralatan yang mendukung tugasnya. (3) Taud dipimpin oleh Kepala Tata Urusan Dalam, disebut Kataud. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Ka-GPP 4 Smo. Pasal 71 (1) Sipergud adalah staf pembantu GPP 4 Smo yang bertugas menyelenggarakan kegiatan penerimaan, penyimpanan, dan pengeluaran untuk materiel komunikasi dan elektronika jenis radar serta materiel persediaan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Sipergud mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. melaksanakan pemeriksaan terhadap materiel yang diterima, disimpan untuk persediaan, serta yang akan dikeluarkan; b. melaksanakan penyimpanan dan perawatan materiel persediaan; c. melaksanakan administrasi pergudangan; d. melaksanakan pengendalian materiel dalam bentuk stock list; e. menyelenggarakan stock opnname materiel persediaan secara periodik dan setiap saat sesuai kebutuhan;


- 60 - f. mengendalikan persediaan expendable item, consumable item, dan bench stock item materiel komunikasi dan elektronika jenis radar di setiap gudang persediaan satker; g. melaksanakan pengeluaran materiel sesuai instruksi dan menjalankan fungsi keterminalan untuk caraka darat baik terjadwal maupun khusus; h. melaksanakan kegiatan penyisihan materiel ekses, absolute, expired, dan nonstandar; i. melakukan kegiatan pengepakan terhadap barang yang akan dikirim ke satuan pengguna; j. mengoperasikan dan melaksanakan pemeliharaan ringan terbatas fasilitas dan peralatan pergudangan; dan k. mengajukan kebutuhan materiel dalam rangka mempertahankan pagu sediaan pusat. (3) Sipergud dipimpin oleh Kepala Seksi Pergudangan GPP 4, disebut Kasipergud GPP 4. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Ka-GPP 4 Smo. Pasal 72 (1) Siminkal adalah staf pembantu GPP 4 Smo yang bertugas melaksanakan dukungan administrasi pembekalan dalam penyelenggaraan kegiatan pergudangan tingkat pusat untuk materiel komunikasi dan elektronika jenis radar serta materiel persediaan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Siminkal mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. melaksanakan kegiatan administrasi umum dan pembekalan; b. melaksanakan kegiatan urusan dalam; c. menyelenggarakan inventarisasi kekayaan negara (IKN) materiel dalam pemakaian; d. mengajukan kebutuhan materiel untuk mendukung kegiatan pergudangan; e. membuat dokumen pengiriman barang; f. melaksanakan pembinaan kebersihan dan pengamanan di lingkungan kantor dan pergudangan GPP 4 Smo;


- 61 - g. membuat laporan kegiatan pergudangan; dan h. menyimpan dan merawat semua dokumen yang berkaitan dengan bidang tugasnya. (3) Siminkal dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Subseksi Administrasi Pembekalan GPP 4, disebut Kasubsiminkal GPP 4. (4) Siminkal dipimpin oleh Kepala Seksi Administrasi Pembekalan GPP 4, disebut Kasiminkal GPP 4. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Ka-GPP 4 Smo. Pasal 73 (1) Subsiminkal adalah staf pembantu GPP 4 Smo yang bertugas melaksanakan dukungan administrasi pembekalan dalam penyelenggaraan kegiatan pergudangan tingkat pusat untuk materiel komunikasi dan elektronika jenis radar serta materiel persediaan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Subsiminkal mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. melaksanakan kegiatan administrasi umum dan pembekalan; b. menyelenggarakan inventarisasi kekayaan negara (IKN) materiel dalam pemakaian; c. mengajukan kebutuhan materiel untuk mendukung kegiatan pergudangan; d. membuat dokumen pengiriman barang; e. membuat laporan kegiatan pergudangan; dan f. menyimpan dan merawat semua dokumen yang berkaitan dengan bidang tugasnya. (3) Subsiminkal dipimpin oleh Kepala Subseksi Administrasi Pembekalan GPP 4, disebut Kasubsiminkal GPP 4. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasiminkal. Pasal 74 (1) GPP 5 Abd adalah staf pembantu Satguddiapus yang bertugas menyelenggarakan kegiatan pergudangan tingkat pusat untuk materiel pesawat terbang jenis tempur, latih, dan angkut serta materiel persediaan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.


- 62 - (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, GPP 5 Abd mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. menyelenggarakan kegiatan penerimaan materiel yang diadakan untuk persediaan pusat dan materiel sediaan yang dikembalikan oleh gudang persediaan satker; b. menyelenggarakan kegiatan penyimpanan, perawatan, dan pengawetan barang di gudang serta melakukan pemeriksaan fisik secara berkala mengenai kondisi dan mutu persediaan; c. melaksanakan pengeluaran materiel sesuai instruksi yang berlaku; d. menyelenggarakan pencacahan persediaan dalam rangka stock opname secara periodik; e. mengajukan usul penambahan/pemindahan/ penghapusan materiel yang ada dalam tanggung jawabnya berdasarkan hasil evaluasi data persediaan; f. merencanakan dukungan kebutuhan materiel untuk perawatan barang dalam penyimpanan dan bahan pengepakan; g. menggelar dan memulihkan secara rutin persediaan materiel yang menjadi pagu persediaan pusat maupun pagu gudang persediaan satker; h. melaksanakan fungsi keterminalan atas barang yang dikirim dengan menggunakan caraka darat baik terjadwal maupun khusus; i. menyelenggarakan fungsi pengawasan terhadap bidang tugas dan tanggung jawabnya; dan j. mengajukan saran dan pertimbangan kepada Kasatguddiapus mengenai bidang tugasnya. (3) GPP 5 Abd dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh: a. Tata Urusan Dalam, disebut Taud; b. Seksi Pergudangan GPP 5, disebut Sipergud GPP 5; dan c. Seksi Administrasi Pembekalan GPP 5, disebut Siminkal GPP 5. (4) GPP 5 Abd dipimpin oleh Kepala Gudang Persediaan Pusat 5 Abdulrahman Saleh, disebut Ka-GPP 5 Abd.


- 63 - Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasatguddiapus. Pasal 75 (1) Taud adalah staf pembantu GPP 5 yang bertugas dalam bidang penyelenggaraan tata urusan dalam GPP 5 Abd. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Taud mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. menyelenggarakan Tata Urusan Dalam GPP 5 Abd; b. melaksanakan pembinaan kebersihan dan pengamanan di lingkungan kantor dan pergudangan GPP 5 Abd; c. membantu koordinasi dengan staf lainnya dalam rangka mendukung bidang tugasnya; dan d. merawat dan menyimpan sarana/peralatan yang mendukung tugasnya. (3) Taud dipimpin oleh Kepala Tata Urusan Dalam, disebut Kataud. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Ka-GPP 5 Abd. Pasal 76 (1) Sipergud adalah staf pembantu GPP 5 Abd yang bertugas menyelenggarakan kegiatan penerimaan, penyimpanan, dan pengeluaran untuk materiel pesawat terbang jenis tempur, latih, dan angkut serta materiel persediaan lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Sipergud mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. melaksanakan pemeriksaan terhadap materiel yang diterima, disimpan untuk persediaan, serta yang akan dikeluarkan; b. melaksanakan penyimpanan dan perawatan materiel persediaan; c. melaksanakan administrasi pergudangan; d. melaksanakan pengendalian materiel dalam bentuk stock list;


- 64 - e. menyelenggarakan stock opname materiel persediaan secara periodik dan setiap saat sesuai kebutuhan; f. mengendalikan persediaan expendable item, consumable item, dan bench stock item materiel pesawat terbang jenis tempur, latih, dan angkut di setiap gudang persediaan satker; g. melaksanakan pengeluaran materiel sesuai instruksi dan menjalankan fungsi keterminalan untuk caraka darat baik terjadwal maupun khusus; h. melaksanakan kegiatan penyisihan materiel ekses, absolute, expired, dan nonstandar; i. melakukan kegiatan pengepakan terhadap barang yang akan dikirim ke satuan pengguna; j. mengoperasikan dan melaksanakan pemeliharaan ringan terbatas fasilitas dan peralatan pergudangan; dan k. mengajukan kebutuhan materiel dalam rangka mempertahankan pagu sediaan pusat. (3) Sipergud dipimpin oleh Kepala Seksi Pergudangan GPP 5, disebut Kasipergud GPP 5. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Ka-GPP 5 Abd. Pasal 77 (1) Siminkal adalah staf pembantu GPP 5 Abd yang bertugas melaksanakan dukungan administrasi pembekalan dalam penyelenggaraan kegiatan pergudangan tingkat pusat untuk materiel pesawat terbang jenis tempur, latih, dan angkut serta materiel persediaan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Siminkal mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. melaksanakan kegiatan administrasi umum dan pembekalan; b. melaksanakan kegiatan urusan dalam; c. menyelenggarakan inventarisasi kekayaan negara (IKN) materiel dalam pemakaian; d. mengajukan kebutuhan materiel untuk mendukung kegiatan pergudangan; e. membuat dokumen pengiriman barang;


- 65 - f. melaksanakan pembinaan kebersihan dan pengamanan di lingkungan kantor dan pergudangan GPP 5 Abd; g. membuat laporan kegiatan pergudangan; dan h. menyimpan dan merawat semua dokumen yang berkaitan dengan bidang tugasnya. (3) Siminkal dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Subseksi Administrasi Pembekalan GPP 5, disebut Kasubsiminkal GPP 5 (4) Siminkal dipimpin oleh Kepala Seksi Administrasi Pembekalan GPP 5, disebut Kasiminkal GPP 5. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Ka-GPP 5 Abd. Pasal 78 (1) Subsiminkal adalah staf pembantu Siminkal yang bertugas melaksanakan dukungan administrasi pembekalan dalam penyelenggaraan kegiatan pergudangan tingkat pusat untuk materiel pesawat terbang jenis tempur, latih, dan angkut serta materiel persediaan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Subsiminkal mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. melaksanakan kegiatan administrasi umum dan pembekalan; b. menyelenggarakan inventarisasi kekayaan negara (IKN) materiel dalam pemakaian; c. mengajukan kebutuhan materiel untuk mendukung kegiatan pergudangan; d. membuat dokumen pengiriman barang; e. membuat laporan kegiatan pergudangan; dan f. menyimpan dan merawat semua dokumen yang berkaitan dengan bidang tugasnya. (3) Subsiminkal dipimpin oleh Kepala Subseksi Administrasi Pembekalan GPP 5, disebut Kasubsiminkal GPP 5. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasiminkal.


- 66 - Paragraf 2 Satuan Barang Milik Negara Pasal 79 (1) Sat BMN adalah staf pelaksana Kapusbekmatau bertugas melaksanakan pelaporan materiel yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan perolehan lainnya yang diterima menjadi kekayaan TNI Angkatan Udara ke dalam Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara, sebagai pertanggungjawaban pelaporan manajerial kekayaan negara. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Sat BMN mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. bertanggung jawab terhadap kelancaran pengelolaan barang milik negara (BMN) satker Mabesau; b. menyusun dan menyampaikan laporan BMN ke komando atas secara berkala; c. melaksanakan koordinasi pelaksanaan inventarisasi Unit Akuntansi Kuasa Pengguna Barang (UAKPB) di wilayah kerjanya; d. melaksanakan rekonsiliasi internal antara laporan barang milik Negara (BMN) dan laporan keuangan serta melakukan koreksi apabila terdapat kekeliruan; e. melaksanakan rekonsiliasi eksternal laporan BMN dengan Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) setiap semester serta melakukan koreksi apabila ditemukan kekeliruan; f. melaksanakan evaluasi terhadap permasalahan pelaporan Simak, perangkat lunak, dan rekonsiliasi internal dan eksternal; g. memelihara laporan barang kuasa pengguna semester/tahunan (LBKPS/T) dan laporan kondisi barang (LKB) dari Unit Akuntansi Kuasa Pengguna Barang (UAKPB); h. menerima dan menghimpun laporan hasil inventarisasi (LHI) dari UAKPB; i. menyimpan arsip data barang milik negara (BMN) dan melakukan melakukan proses tutup buku setiap akhir tahun anggaran; dan j. mengajukan pertimbangan dan saran kepada


- 67 - Kapusbekmatau mengenai hal-hal yang berhubungan dengan tugasnya. (3) Sat BMN dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh: a. Seksi Administrasi Barang Milik Negara Aeronatika, disebut Simin BMN Aero; b. Seksi Administrasi Barang Milik Negara Elektronika, Senjata, dan Materiel Umum, disebut Simin BMN Leksenum; dan c. Seksi Administrasi Barang Milik Negara Barang Tidak Bergerak, disebut Simin BMN BTB. (4) Sat BMN dipimpin oleh Kepala Satuan Barang Milik Negara, disebut Kasat BMN. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kapusbekmatau dan dalam pelaksanaan tugas seharihari di bawah koordinasi Wakapusbekmatau. Pasal 80 (1) Simin BMN Aero adalah staf pembantu Sat BMN yang bertugas di bidang kegiatan administrasi dan verifikasi BMN komoditi Matpesbang, Matpespur, Matpeslat, dan Matpesheli. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Simin BMN Aero mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. mengawasi pelaksanaan inventarisasi dan penyusunan laporan BMN komoditi Matpesbang, Matpespur, Matpeslat, dan Matpesheli; b. melaksanakan pengawasan penyusunan jurnal transaksi BMN pada setiap akhir bulan; dan c. mengontrol pemeliharaan dokumen sumber dan dokumen akuntansi BMN. (3) Simin BMN Aero dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh: a. Subseksi Administrasi Barang Milik Negara Aeronatika, disebut Subsimin BMN Aero; dan b. Subseksi Verifikasi Barang Milik Negara Aeronatika, disebut Subsiver BMN Aero. (4) Simin BMN Aero dipimpin oleh Kepala Seksi Administrasi Barang Milik Negara Aeronatika, disebut Kasimin BMN Aero. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasat BMN.


- 68 - Pasal 81 (1) Subsimin BMN Aero adalah staf pembantu Simin BMN Aero yang bertugas di bidang kegiatan administrasi BMN komoditi Matpesbang, Matpespur, Matpeslat, dan Matpesheli. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Subsimin BMN Aero mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. menyiapkan dan menginventarisasi dokumen sumber dan dokumen akuntansi BMN komoditi Matpesbang, Matpespur, Matpeslat, dan Matpesheli; b. memeriksa serta menelaah setiap nilai barang dan mencocokan per jenis/golongan barang; c. menyusun jurnal transaksi BMN pada setiap akhir bulan; dan d. melaksanakan rekonsiliasi internal dan eksternal laporan BMN serta melakukan koreksi apabila terdapat kasalahan. (3) Subsimin BMN Aero dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Subseksi Verifikasi BMN Aeronatika, disebut Subsiver BMN Aero. (4) Subsimin BMN Aero dipimpin oleh Kepala Subseksi Administrasi Barang Milik Negara Aeronatika, disebut Kasubsimin BMN Aero. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasimin BMN Aero. Pasal 82 (1) Urver BMN Aero adalah staf pembantu subsimin BMN Aero yang bertugas di bidang kegiatan Verifikasi BMN komoditi Matpesbang, Matpespur, Matpeslat, dan Matpesheli. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Urver BMN Aero mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. melaksanakan verifikasi dokumen sumber dan dokumen akuntansi BMN komoditi Matpesbang, Matpespur, Matpeslat, dan Matpesheli di dalam data base; b. melaksanakan verifikasi penyusunan jurnal transaksi BMN pada setiap akhir bulan, LBKPS setiap akhir semester dan LBKPT serta LKB setiap tahun anggaran; dan


- 69 - c. melaksanakan verifikasi BMN di daftar barang kuasa pengguna (DBKP), DIR, KIB, dan DIL ke dalam komputer Simak berdasarkan dokumen sumber. (3) Urver BMN Aero dipimpin oleh Kepala Urusan Verifikasi Barang Milik Negara Aeronatika, disebut Kaurver BMN Aero. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasubsimin BMN Aero. Pasal 83 (1) Subsiver BMN Aero adalah staf pembantu Simin BMN Aero yang bertugas di bidang kegiatan Verifikasi BMN komoditi Matpesbang, Matpespur, Matpeslat, dan Matpesheli. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Subsiver BMN Aero mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. melaksanakan verifikasi dokumen sumber dan dokumen akuntansi BMN komoditi Matpesbang, Matpespur, Matpeslat, dan Matpesheli di dalam data base; b. melaksanakan verifikasi penyusunan jurnal transaksi BMN pada setiap akhir bulan, LBKPS setiap akhir semester dan LBKPT serta LKB setiap tahun anggaran; dan c. melaksanakan verifikasi BMN di daftar barang kuasa pengguna (DBKP), DIR, KIB, dan DIL ke dalam komputer Simak berdasarkan dokumen sumber. (3) Subsiver BMN Aero dipimpin oleh Kepala Subseksi Verifikasi Barang Milik Negara Aeronatika, disebut Kasubsiver BMN Aero. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasimin BMN Aero. Pasal 84 (1) Simin BMN Leksenum adalah staf pembantu Sat BMN yang bertugas di bidang kegiatan administrasi dan verifikasi BMN komoditi elektronika khusus, avionik, UAV, senjata, dan materiel umum. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Simin BMN Leksenum mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. melaksanakan pengawasan dalam pelaksanaan inventarisasi dan penyusunan laporan BMN


- 70 - komoditi elektronika khusus, avionik, UAV, senjata, dan materiel umum; b. melaksanakan pengawasan penyusunan jurnal transaksi BMN pada setiap akhir bulan; dan c. mengontrol pemeliharaan dokumen sumber dan dokumen akuntansi BMN. (3) Simin BMN Leksenum dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh: a. Subseksi Administrasi Barang Milik Negara Elektronika, Senjata, dan Materiel Umum, disebut Subsimin BMN Leksenum; dan b. Subseksi Verifikasi Barang Milik Negara Elektronika, Senjata, dan Materiel Umum, disebut Subsiver BMN Leksenum. (4) Simin BMN Leksenum dipimpin oleh Kepala Seksi Administrasi Barang Milik Negara Elektronika, Senjata dan Materiel Umum, disebut Kasimin BMN Leksenum. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasat BMN. Pasal 85 (1) Subsimin BMN Leksenum adalah staf pembantu Simin BMN Leksenum yang bertugas di bidang kegiatan administrasi BMN komoditi elektronika khusus, avionik, UAV, senjata, dan materiel umum. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Subsimin BMN Leksenum mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. menyiapkan dan menginventarisasi dokumen sumber dan dokumen akuntansi BMN komoditi elektronika khusus, avionik, UAV, senjata, dan materiel umum; b. memeriksa serta menelaah setiap nilai barang dan mencocokan per jenis/golongan barang; c. menyusun jurnal transaksi BMN pada setiap akhir bulan; dan d. melaksanakan rekonsiliasi internal dan eksternal laporan BMN serta melakukan koreksi apabila terdapat kesalahan. (3) Subsimin BMN Leksenum dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Subseksi Verifikasi BMN Leksenum, disebut Urver BMN Leksenum.


- 71 - (4) Subsimin BMN Leksenum dipimpin oleh Kepala Subseksi Administrasi Barang Milik Negara Elektronika, Senjata, dan Materiel Umum, disebut Kasubsimin BMN Leksenum. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasimin BMN Leksenum. Pasal 86 (1) Urver BMN Leksenum adalah staf pembantu Subsimin BMN Leksenum yang bertugas di bidang kegiatan verifikasi BMN komoditi elektronika khusus, avionik, UAV, senjata, dan materiel umum. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Urver BMN Leksenum mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. melaksanakan verifikasi dokumen sumber dan dokumen akuntansi BMN komoditi elektronika khusus, avionik, UAV, senjata, dan materiel umum; b. melaksanakan verifikasi penyusunan jurnal transaksi BMN pada setiap akhir bulan, LBKPS setiap akhir semester dan LBKPT serta LKB setiap tahun anggaran; dan c. melaksanakan verifikasi BMN di daftar barang kuasa pengguna (DBKP), DIR, KIB, dan DIL ke dalam komputer Simak berdasarkan dokumen sumber. (3) Urver BMN Leksenum dipimpin oleh Kepala Urusan Verifikasi Barang Milik Negara Elektronika, Senjata dan materiel Umum, disebut Kaurver BMN Leksenum. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasubsimin BMN Leksenum. Pasal 87 (1) Subsiver BMN Leksenum adalah staf pembantu Simin BMN Leksenum yang bertugas di bidang kegiatan verifikasi BMN komoditi elektronika khusus, avionik, UAV, senjata, dan materiel umum. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Subsiver BMN Leksenum mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. melaksanakan verifikasi dokumen sumber dan dokumen akuntansi BMN komoditi elektronika khusus, avionik, UAV, senjata, dan materiel umum;


- 72 - b. melaksanakan verifikasi penyusunan jurnal transaksi BMN pada setiap akhir bulan, LBKPS setiap akhir semester dan LBKPT serta LKB setiap tahun anggaran; dan c. melaksanakan verifikasi BMN di daftar barang kuasa pengguna (DBKP), DIR, KIB, dan DIL ke dalam komputer Simak berdasarkan dokumen sumber. (3) Subsiver BMN Leksenum dipimpin oleh Kepala Subseksi Verifikasi Barang Milik Negara Elektronika, Senjata, dan Materiel Umum, disebut Kasubsiver BMN Leksenum. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasimin BMN Leksenum. Pasal 88 (1) Simin BMN BTB adalah staf pembantu Sat BMN bertugas di bidang kegiatan administrasi dan verifikasi BMN komoditi fasilitas khusus, fasilitas umum, instalasi bangunan, dan barang-barang tidak bergerak milik TNI AU. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Simin BMN BTB mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. melaksanakan pengawasan dalam pelaksanaan inventarisasi dan penyusunan laporan BMN komoditi fasilitas khusus, fasilitas umum, instalasi bangunan, dan barang-barang tidak bergerak milik TNI AU; b. melaksanakan pengawasan penyusunan jurnal transaksi BMN pada setiap akhir bulan; dan c. mengontrol pemeliharaan dokumen sumber dan dokumen akuntansi BMN. (3) Simin BMN BTB dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh: a. Subseksi Administrasi Barang Milik Negara Barang Tidak Bergerak, disebut Subsimin BMN BTB; dan b. Subseksi Verifikasi Barang Milik Negara Barang Tidak Bergerak, disebut Subsiver BMN BTB. (4) Simin BMN BTB dipimpin oleh Kepala Seksi Administrasi Barang Milik Negara Barang Tidak Bergerak, disebut Kasimin BMN BTB. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasat BMN.


- 73 - Pasal 89 (1) Subsimin BMN BTB adalah staf pembantu Simin BMN BTB bertugas di bidang kegiatan administrasi BMN komoditi fasilitas khusus, fasilitas umum, instalasi bangunan, dan barang-barang tidak bergerak milik TNI AU. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Subsimin BMN BTB mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. menyiapkan dan menginventarisasi dokumen sumber dan dokumen akuntansi BMN komoditi fasilitas khusus, fasilitas umum, instalasi bangunan, dan barang-barang tidak bergerak milik TNI AU; b. memeriksa serta menelaah setiap nilai barang dan mencocokan per jenis/golongan barang; c. menyusun jurnal transaksi BMN pada setiap akhir bulan; dan d. melaksanakan rekonsiliasi internal dan eksternal laporan BMN serta melakukan koreksi apabila terdapat kekeliruan. (3) Subsimin BMN BTB dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Urusan Verifikasi Barang Milik Negara Barang Tidak Bergerak, disebut Urver BMN BTB. (4) Subsimin BMN BTB dipimpin oleh Kepala Subseksi Administrasi Barang Milik Negara Barang Tidak Bergerak, disebut Kasubsimin BMN BTB. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasimin BMN BTB. Pasal 90 (1) Urver BMN BTB adalah staf pembantu Subsimin BMN BTB bertugas di bidang kegiatan verifikasi BMN komoditi fasilitas khusus, fasilitas umum, instalasi bangunan, dan barang-barang tidak bergerak milik TNI AU. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Urver BMN BTB mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. melaksanakan verifikasi dokumen sumber dan dokumen akuntansi BMN komoditi fasilitas khusus, fasilitas umum, instalasi bangunan dan barang-barang tidak bergerak milik TNI AU;


- 74 - b. melaksanakan verifikasi penyusunan jurnal transaksi BMN pada setiap akhir bulan, LBKPS setiap akhir semester, dan LBKPT serta LKB setiap tahun anggaran; dan c. melaksanakan verifikasi BMN di daftar barang kuasa pengguna (DBKP), DIR, KIB, dan DIL ke dalam komputer Simak berdasarkan dokumen sumber. (3) Urver BMN BTB dipimpin oleh Kepala Urusan Verifikasi Barang Milik Negara Barang Tidak Bergerak, disebut Kaurver BMN BTB. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasubsimin BMN BTB. Pasal 91 (1) Subsiver BMN BTB adalah staf pembantu Simin BMN BTB bertugas di bidang kegiatan verifikasi BMN komoditi fasilitas khusus, fasilitas umum, instalasi bangunan, dan barang-barang tidak bergerak milik TNI AU. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Subsiver BMN BTB mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. melaksanakan verifikasi dokumen sumber dan dokumen akuntansi BMN komoditi fasilitas khusus, fasilitas umum, instalasi bangunan dan barang-barang tidak bergerak milik TNI AU; b. melaksanakan verifikasi penyusunan jurnal transaksi BMN pada setiap akhir bulan, LBKPS setiap akhir semester, dan LBKPT serta LKB setiap tahun anggaran; dan c. melaksanakan verifikasi BMN di daftar barang kuasa pengguna (DBKP), DIR, KIB, dan DIL ke dalam komputer Simak berdasarkan dokumen sumber. (3) Subsiver BMN BTB dipimpin oleh Kepala Subseksi Verifikasi Barang Milik Negara Barang Tidak Bergerak, disebut Kasubsiver BMN BTB. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasimin BMN BTB. Paragraf 3 Satuan Angkutan Pasal 92 (1) Satang adalah staf pelaksana Kapusbekmatau bertugas dalam melaksanakan dukungan angkutan darat dalam rangka angkutan materiel, melaksanakan


- 75 - koordinasi dengan angkutan materiel, melaksanakan koordinasi dengan satuan terkait dalam rangka angkutan udara, darat, dan laut. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Satang mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. menyelenggarakan angkutan materiel; b. menyelenggarakan pemeliharaan sarana angkutan darat yang menjadi tanggung jawabnya; c. menyelenggarakan pengamanan khusus terhadap proses pengangkutan agar tidak mengalami hambatan dan gangguan dalam perjalanan; d. mengadakan koordinasi dengan instansi lain dalam rangka pelaksanaan pengangkutan materiel pada jalur-jalur lintasan angkutan; e. merencanakan dukungan kebutuhan materiel dalam rangka penyelengaraan kegiatan angkutan dan pemeliharaan kendaraan armada; f. menyelenggarakan fungsi pengawasan terhadap bidang tugas dan tanggung jawabnya; dan g. mengajukan saran dan pertimbangan kepada Kapusbekmatau mengenai bidang tugasnya; (3) Satang dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh: a. Gugus Angkutan I Jakarta, disebut Gusang I Jkt; b. Gugus Angkutan II Surabaya, disebut Gusang II Sby; dan c. Gugus Angkutan III Medan, disebut Gusang III Solo. (4) Satang dipimpin oleh Kepala Satuan Angkutan, disebut Kasatang. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kapusbekmatau dan dalam pelaksanaan tugas seharihari di bawah koordinasi Wakapusbekmatau. Pasal 93 (1) Gusang I Jkt adalah staf pembantu Satang yang bertugas menyelenggarakan kegiatan angkutan materiel serta pemeliharaan armada angkutan yang menjadi tanggung jawabnya.


- 76 - (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini,, Gusang I Jkt mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. menyiapkan operasi armada; b. merencanakan dan menentukan sarana angkutan; c. menentukan pengemudi yang dinas sesuai urutannya; d. melaksanakan operasi angkutan terjadwal; e. melaksanakan operasi angkutan tidak terjadwal sesuai dengan instruksi; f. mengadakan koordinasi dengan pengguna angkutan; g. melaksanakan pemeliharaan kendaraan armada; h. menyiapkan dan merawat semua dokumen yang berkaitan dengan bidang tugasnya; dan i. mengajukan saran dan pertimbangan kepada Kasatang mengenai bidang tugasnya. (3) Gusang I Jkt dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh: a. Seksi Pool Angkutan, disebut Sipoolang; dan b. Seksi Pemeliharaan Angkutan, disebut Siharang. (4) Gusang I Jkt dipimpin oleh Kepala Gugus Angkutan I Jakarta, disebut Kagusang I Jkt Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasatang. Pasal 94 (1) Sipoolang adalah staf pembantu Gusang I Jkt yang bertugas menyelenggarakan pengaturan operasi angkutan materiel. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Sipoolang mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. menyiapkan rencana operasi armada angkutan; b. merencanakan dan menentukan sarana angkutan;


- 77 - c. menentukan pengemudi yang dinas sesuai dengan urutannya; d. melaksanakan operasi angkutan terjadwal; e. melaksanakan operasi angkutan tidak terjadwal sesuai dengan instruksi; f. mengadakan koordinasi dengan pengguna angkutan; dan g. menyiapkan dan merawat semua dokumen yang berkaitan dengan bidang tugasnya. (3) Sipoolang dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Subseksi Administrasi Pool Angkutan, disebut Subsiminpoolang. (4) Sipoolang dipimpin oleh Kepala Seksi Pool Angkutan, disebut Kasipoolang. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kagusang I Jkt. Pasal 95 (1) Subsiminpoolang adalah pembantu Sipoolang yang bertugas membantu dalam menyelenggarakan pengaturan operasi angkutan materiel. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Subsiminpoolang mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. menyiapkan administrasi rencana operasi armada angkutan; b. membuat jadwal pengemudi yang dinas sesuai dengan urutannya; c. menyusun operasi angkutan terjadwal dan administrasinya; d. mengadakan koordinasi dengan pengguna angkutan; dan e. menyiapkan dan merawat semua dokumen yang berkaitan dengan bidang tugasnya. (3) Subsiminpoolang dipimpin oleh Kepala Subseksi Administrasi Pool Angkutan, disebut Kasubsiminpoolang. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasipoolang.


- 78 - Pasal 96 (1) Siharang adalah staf pembantu Gusang I Jkt yang bertugas menyelenggarakan pemeliharaan kendaraan armada angkutan materiel khususnya truk agar selalu siap digunakan. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Siharang mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. melaksanakan pengecekan kendaraan yang akan dan setelah melaksanakan dinas; b. mencatat dan menyusun kebutuhan komponen/ suku cadang kendaraan untuk persediaan maupun penggantian dalam perbaikan; c. melaksanakan pengecekan kelengkapan toolkit di bengkel dan di kendaraan; d. melakukan pengecekan tentang kondisi masingmasing kendaraan secara berkala; e. melaksanakan perbaikan kendaraan sesuai dengan perintah kerja dan ketentuan harian perawatan kendaraan; f. mengajukan suku cadang kendaraan untuk perbaikan/pemeliharaan kendaraan; dan g. melaksanakan pemeliharaan kendaraan setiap harinya. (3) Siharang dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Subseksi Administrasi Perawatan Pemeliharaan, disebut Subsiminwathar. (4) Siharang dipimpin oleh Kepala Seksi Pemeliharaan Angkutan, disebut Kasiharang. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kagusang I Jakarta. Pasal 97 (1) Subsiminwathar Gusang I Jkt adalah staf pembantu Siharang yang bertugas menyelenggarakan pemeliharaan kendaraan armada angkutan materiel khususnya truk agar selalu siap digunakan . (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Subsiminwathar mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. melaksanakan pengecekan administrasi kendaraan dinas secara berkala;


- 79 - b. merencanakan kebutuhan komponen/suku cadang kendaraan untuk persediaan maupun penggantian dalam perbaikan; c. menyusun administrasi perbaikan kendaraan sesuai ketentuan harian perawatan kendaraan; d. mengajukan suku cadang kendaraan untuk perbaikan/pemeliharaan kendaraan; dan e. menyususn administrasi pemeliharaan kendaraan setiap harinya. (3) Subsiminwathar dipimpin oleh Kepala Subseksi Administrasi Perawatan Pemeliharaan, disebut Kasubsiminwathar. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasiharang. Pasal 98 (1) Gusang II Sby adalah staf pembantu Satang yang bertugas menyelenggarakan kegiatan angkutan materiel serta pemeliharaan armada angkutan yang menjadi tanggung jawabnya. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Gusang II Sby mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. menyiapkan operasi armada; b. merencanakan dan menentukan sarana angkutan; c. menentukan pengemudi yang dinas sesuai urutannya; d. melaksanakan operasi angkutan terjadwal; e. melaksanakan operasi angkutan tidak terjadwal sesuai dengan instruksi; f. mengadakan koordinasi dengan pengguna angkutan; g. melaksanakan pemeliharaan kendaraan armada; h. menyiapkan dan merawat semua dokumen yang berkaitan dengan bidang tugasnya; dan i. mengajukan saran dan pertimbangan kepada Kasatang mengenai bidang tugasnya. (3) Gusang II Sby dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh:


- 80 - a. Seksi Pool Angkutan, disebut Sipoolang; dan b. Seksi Pemeliharaan Angkutan, disebut Siharang. (4) Gusang II Sby dipimpin oleh Kepala Gugus Angkutan II Surabaya, disebut Kagusang II Sby. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasatang. Pasal 99 (1) Sipoolang adalah staf pelaksana Gusang II Sby yang bertugas menyelenggarakan pengaturan operasi angkutan materiel. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Sipoolang mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. menyiapkan rencana operasi armada angkutan; b. merencanakan dan menentukan sarana angkutan; c. menentukan pengemudi yang dinas sesuai dengan urutannya; d. melaksanakan operasi angkutan terjadwal; e. melaksanakan operasi angkutan tidak terjadwal sesuai dengan instruksi; f. mengadakan koordinasi dengan pengguna angkutan; dan g. menyiapkan dan merawat semua dokumen yang berkaitan dengan bidang tugasnya. (3) Gusang II Sby dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Subseksi Administrasi Pool Angkutan, disebut Kasubsiminpoolang. (4) Sipoolang dipimpin oleh Kepala Seksi Pool Angkutan, disebut Kasipoolang. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kagusang II Surabaya. Pasal 100 (1) Subsiminpoolang adalah staf pembantu Sipoolang yang bertugas membantu Kasipoolang dalam menyelenggarakan pengaturan operasi angkutan materiel.


- 81 - (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Subsiminpoolang mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. menyiapkan administrasi rencana operasi armada angkutan; b. membuat jadwal pengemudi yang dinas sesuai dengan urutannya; c. menyusun operasi angkutan terjadwal dan administrasinya; d. mengadakan koordinasi dengan pengguna angkutan; dan e. menyiapkan dan merawat semua dokumen yang berkaitan dengan bidang tugasnya. (3) Subsiminpoolang dipimpin oleh Kepala Subseksi Administrasi Pool Angkutan, disebut Kasubsiminpoolang. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasipoolang. Pasal 101 (1) Siharang adalah staf pembantu Gusang II Sby yang bertugas menyelenggarakan pemeliharaan kendaraan armada angkutan materiel khususnya truk agar selalu siap digunakan. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Siharang mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. melaksanakan pengecekan kendaraan yang akan dan setelah melaksanakan dinas; b. mencatat dan menyusun kebutuhan komponen/ suku cadang kendaraan untuk persediaan maupun penggantian dalam perbaikan; c. melaksanakan pengecekan kelengkapan toolkit di bengkel dan di kendaraan; d. melakukan pengecekan tentang kondisi masingmasing kendaraan secara berkala; e. melaksanakan perbaikan kendaraan sesuai dengan perintah kerja dan ketentuan harian perawatan kendaraan; f. mengajukan suku cadang kendaraan untuk perbaikan/pemeliharaan kendaraan; dan


- 82 - g. melaksanakan pemeliharaan kendaraan setiap harinya. (3) Siharang dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Subseksi Administrasi Perawatan Pemeliharaan, disebut Kasubsiminwathar. (4) Siharang dipimpin oleh Kepala Seksi Pemeliharaan Angkutan, disebut Kasiharang. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kagusang II Sby. Pasal 102 (1) Subsiminwathar adalah staf pembantu Siharang yang bertugas menyelenggarakan pemeliharaan kendaraan armada angkutan materiel khususnya truk agar selalu siap digunakan. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Siharang mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. melaksanakan pengecekan administrasi kendaraan dinas secara berkala; b. merencanakan kebutuhan komponen/suku cadang kendaraan untuk persediaan maupun penggantian dalam perbaikan; c. menyusun administrasi perbaikan kendaraan sesuai ketentuan harian perawatan kendaraan; d. mengajukan suku cadang kendaraan untuk perbaikan/pemeliharaan kendaraan; dan e. menyususn administrasi pemeliharaan kendaraan setiap harinya. (3) Subsiminwathar dipimpin oleh Kepala Subseksi Administrasi Perawatan Pemeliharaan, disebut Kasubsiminwathar. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasiharang. Pasal 103 (1) Gusang III Solo adalah Staf pembantu Satang yang bertugas menyelenggarakan kegiatan angkutan materiel serta pemeliharaan armada angkutan yang menjadi tanggung jawabnya. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Gusang III Solo mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. menyiapkan operasi armada;


- 83 - b. merencanakan dan menentukan sarana angkutan; c. menentukan pengemudi yang dinas sesuai urutannya; d. melaksanakan operasi angkutan terjadwal; e. melaksanakan operasi angkutan tidak terjadwal sesuai dengan instruksi; f. mengadakan koordinasi dengan pengguna angkutan; g. melaksanakan pemeliharaan kendaraan armada; h. menyiapkan dan merawat semua dokumen yang berkaitan dengan bidang tugasnya; dan i. mengajukan saran dan pertimbangan kepada Kasatang mengenai bidang tugasnya. (3) Gusang III Solo dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh: a. Seksi Pool Angkutan disebut Sipoolang; dan b. Seksi Pemeliharaan Angkutan disebut Siharang. (4) Gusang III Solo dipimpin oleh Kepala Gugus Angkutan III Mdn, disebut Kagusang III Mdn. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasatang. Pasal 104 (1) Sipoolang adalah staf pembantu Gusang III Solo yang bertugas menyelenggarakan pengaturan operasi angkutan materiel. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Sipoolang mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. menyiapkan rencana operasi armada angkutan; b. merencanakan dan menentukan sarana angkutan; c. menentukan pengemudi yang dinas sesuai dengan urutannya; d. melaksanakan operasi angkutan terjadwal; e. melaksanakan operasi angkutan tidak terjadwal sesuai dengan instruksi;


- 84 - f. mengadakan koordinasi dengan pengguna angkutan; dan g. menyiapkan dan merawat semua dokumen yang berkaitan dengan bidang tugasnya. (3) Gusang III Solo dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Subseksi Administrasi Pool Angkutan, disebut Kasubsiminpoolang. (4) Sipoolang dipimpin oleh Kepala Seksi Pool Angkutan, disebut Kasipoolang. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kagusang III Solo. Pasal 105 (1) Subsiminpoolang Gusang III Solo adalah staf pembantu Sipoolang yang bertugas membantu Kasipoolang dalam menyelenggarakan pengaturan operasi angkutan materiel. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Subsiminpoolang mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. menyiapkan administrasi rencana operasi armada angkutan; b. membuat jadwal pengemudi yang dinas sesuai dengan urutannya; c. menyusun operasi angkutan terjadwal dan administrasinya; d. mengadakan koordinasi dengan pengguna angkutan; dan e. menyiapkan dan merawat semua dokumen yang berkaitan dengan bidang tugasnya. (3) Subsiminpoolang dipimpin oleh Kepala Subseksi Administrasi Pool Angkutan, disebut Kasubsiminpoolang. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasipoolang. Pasal 106 (1) Siharang adalah staf pembantu Gusang III Solo yang bertugas menyelenggarakan pemeliharaan kendaraan armada angkutan materiel khususnya truk agar selalu siap digunakan. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Siharang mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut:


- 85 - a. melaksanakan pengecekan kendaraan yang akan dan setelah melaksanakan dinas; b. mencatat dan menyusun kebutuhan komponen/ suku cadang kendaraan untuk persediaan maupun penggantian dalam perbaikan; c. melaksanakan pengecekan kelengkapan toolkit di bengkel dan di kendaraan; d. melakukan pengecekan tentang kondisi masingmasing kendaraan secara berkala; e. melaksanakan perbaikan kendaraan sesuai dengan perintah kerja dan ketentuan harian perawatan kendaraan; f. mengajukan suku cadang kendaraan untuk perbaikan/pemeliharaan kendaraan; dan g. melaksanakan pemeliharaan kendaraan setiap harinya. (3) Siharang dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Subseksi Administrasi Perawatan Pemeliharaan, disebut Kasubsiminwathar. (4) Siharang dipimpin oleh Kepala Seksi Pemeliharaan Angkutan, disebut Kasiharang. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kagusang III Solo. Pasal 107 (1) Subsiminwathar adalah staf pembantu Siharang yang bertugas menyelenggarakan pemeliharaan kendaraan armada angkutan materiel khususnya truk agar selalu siap digunakan . (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Siharang mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. melaksanakan pengecekan administrasi kendaraan dinas secara berkala; b. merencanakan kebutuhan komponen/suku cadang kendaraan untuk persediaan maupun penggantian dalam perbaikan; c. menyusun administrasi perbaikan kendaraan sesuai ketentuan harian perawatan kendaraan; d. mengajukan suku cadang kendaraan untuk perbaikan/pemeliharaan kendaraan; dan


- 86 - e. Menyususn administrasi pemeliharaan kendaraan setiap harinya. (3) Subsiminwathar dipimpin oleh Kepala Subseksi Administrasi Perawatan Pemeliharaan, disebut Kasubsiminwathar. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasiharang. Paragraf 4 Satuan Penerimaan dan Penyaluran Materiel Pasal 108 (1) Satrimalurmat adalah staf pembantu Kapusbekmatau bertugas melaksanakan penerimaan, pemeriksaan dan penyaluran materiel hasil pengadaan TNI Angkatan Udara dan instansi lainnya serta melaksanakan penerimaan, penyimpanan dan penyaluran materiel perbaikan. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Satrimalurmat mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. menyelenggarakan penerimaan, pemeriksaan, dan penyaluran materiel hasil pengadaan yang diterima dari dalam/luar TNI AU; b. memproses penerimaan, pemeriksaan, dan penyaluran materiel dari luar TNI AU; c. menyelenggarakan proses perbaikan komponen alutsista TNI AU; d. merencanakan penerimaan, pemeriksaan, dan penyaluran perbaikan komponen alutsista keluar TNI AU; e. menyelenggarakan proses penerimaan, pemeriksaan, dan penyaluran materiel hasil perbaikan yang diterima dari dalam/luar TNI AU; f. merencanakan kegiatan muat dan bongkar materiel yang akan yang akan disalurkan/dikirimkan keluar/kedalam TNI AU; g. menyelenggarakan pengepakan materiel yang akan disalurkan/dikirimkan keluar/kedalam TNI AU; h. merencanakan dukungan kebutuhan materiel dalam penerimaan, pemeriksaan, dan penyaluran materiel;


- 87 - i. membentuk tim pendukung/tim riksa dalam pelaksanan kegiatan pemeriksaaan materiel secara on site; j. menyelenggarakan fungsi pengawasan terhadap bidang tugas dan tanggung jawabnya; dan k. mengajukan saran pertimbangan kepada Kapusbekmatau mengenai bidang tugasnya. (3) Satrimalurmat dalam pelaksanaan tugasnya dibantu oleh: a. Seksi Penerimaan Penyaluran Materiel, disebut Simalurmat; dan b. Seksi Pusat Proses Perbaikan Komponen, disebut Si P3K. (4) Satrimalurmat dipimpin oleh Kepala Satuan Penerimaan dan Penyaluran Materiel, disebut Kasatrimalurmat. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kapusbekmatau dan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di bawah koordinasi Wakapusbekmatau. Pasal 109 (1) Simalurmat adalah staf pembantu Satrimalurmat yang bertugas menyelenggarakan dan melaksanakan penerimaan, pemeriksaan, dan penyaluran materiel. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Simalurmat mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. menerima hasil pengadaan atau sumber bekal khususnya kontrak yang bersifat pembelian, mencocokkan dengan kontrak pengadaan atau dokumen pengiriman lainnya; b. memeriksa koli atau pengepakan barang dan mencatat dalam buku atau agenda penerimaan; c. membuat laporan penerimaan materiel secara koli, dan menyiapkan berita acara unname; d. melaksanakan pembongkaran koli untuk pemeriksaan materiel secara item per item, disaksikan oleh penyedia dan panitia/komisi pemeriksaan materiel yang bersangkutan; e. melaksanakan kegiatan muat, bongkar, dan susun materiel; f. menyalurkan materiel hasil pengadaan; dan


- 88 - g. menyimpan dan merawat dokumen yang berhubungan dengan bidang tugasnya. (3) Simalurmat dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh: a. Subseksi Penerimaan Materiel, disebut Subsirimamat; b. Subseksi Pemeriksaan Materiel, disebut Subsiriksamat; dan c. Subseksi Penyaluran Materiel, disebut Subsilurmat. (4) Simalurmat dipimpin oleh Kepala Seksi Penerimaan dan Penyaluran Materiel, disebut Kasimalurmat. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasatrimalurmat. Pasal 110 (1) Subsirimamat adalah staf pembantu Simalurmat yang bertugas menyelenggarakan penerimaan materiel secara koli. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Subsirimamat mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. menerima materiel dari penyedia barang, alokasi, dan pihak-pihak yang sah; b. melaksanakan pemeriksaan materiel secara anname serta menuangkan hasil pemeriksaannya ke dalam berita acara; c. melaksanakan penyimpanan sementara materiel di gudang transit; dan d. melaksanakan pelaporan materiel yang diterima kepada Kasimalurmat. (3) Subsirimamat dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Urusan Administrasi Penerimaan Materiel, disebut Urminrimamat. (4) Subsirimamat dipimpin oleh Kepala Subseksi Penerimaan Materiel, disebut Kasubsirimamat. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasimalurmat. Pasal 111 (1) Urminrimamat adalah staf pelaksana Subsirimamat yang bertugas menyelenggarakan administrasi penerimaan materiel secara koli.


- 89 - (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Urminrimamat mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. menerima materiel dari penyedia barang, serta melaksanakan proses administrasi penerimaan barang; b. melaksanakan pengawasan terhadap proses pemeriksaan materiel secara anname serta menuangkan hasil pemeriksaannya ke dalam berita acara; c. melaksanakan pengawasan terhadap penyimpanan sementara materiel di gudang transit; dan d. melaksanakan pelaporan materiel yang diterima kepada Kasubsirimamat. (3) Urminrimamat dipimpin oleh Kepala Urusan Administrasi Penerimaan Materiel, disebut Kaurminrimamat. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasubsirimamat. Pasal 112 (1) Subsiriksamat adalah staf pembantu Simalurmat yang bertugas dalam melaksanakan pemeriksaan penerimaan materiel per item. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Subsiriksamat mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. menerima materiel hasil pengadaan atau sumber bekal lainnya dari Kasubsirima, selanjutnya melakukan pemeriksaan item per item barang bersama-sama dengan Komisi Pemeriksa Materiel dan penyedia barang; b. menyiapkan dokumen-dokumen kontrak sebagai dasar pemeriksaan dan penerimaan oleh Komisi Pemeriksa Materiel; c. mengawasi pelaksanakan pembongkaran peti/ packing/koli barang yang akan periksa secara item per item, disaksikan oleh Komisi Pemeriksa Materiel dan penyedia barang; d. membantu Komisi Pemeriksa Materiel dalam kegiatan pengecekan dan penghitungan jumlah barang hasil pengadaan kemudian dituangkan ke dalam bentuk administrasi hasil pemeriksaan barang;


- 90 - e. menyiapkan konsep berita acara pemeriksaan (BAP) penerimaan materiel; f. mengirimkan materiel yang dinyatakan baik kepada Subsisalur dan mengembalikan materiel yang tidak baik/ditolak oleh Komisi Pemeriksa Materiel kepada penyedia barang yang bersangkutan; dan g. menyimpan dan merawat dokumen atau bukti transaksi yang berkaitan dengan bidang tugasnya. (3) Subsiriksamat dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Urusan Adminitrasi Pemeriksaan Materiel disebut Urminriksamat. (4) Subsiriksamat dipimpin oleh Kepala Subseksi Pemeriksaan, Materiel disebut Kasubsiriksamat. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasimalurmat. Pasal 113 (1) Urminriksamat adalah staf pembantu Subsiriksamat yang bertugas menyelenggarakan administrasi pemeriksaan penerimaan materiel per item. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Subsiriksamat mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. memeriksa dokumen-dokumen kontrak sebagai dasar pemeriksaan dan penerimaan oleh Komisi Pemeriksa Materiel; b. melaksanakan pembongkaran peti/packing/koli barang yang akan diriksa secara item per item, disaksikan oleh Komisi Pemeriksa Materiel dan penyedia barang; c. berkoordinasi dengan Komisi Pemeriksa Materiel dalam kegiatan pengecekan dan penghitungan jumlah barang hasil pengadaan kemudian dituangkan ke dalam bentuk administrasi hasil pemeriksaan barang; d. membuat konsep berita acara pemeriksaan (BAP) penerimaan materiel; dan e. menyimpan dan merawat dokumen atau bukti transaksi yang berkaitan dengan bidang tugasnya. (3) Urminriksamat dipimpin oleh Kepala Urusan Adminitrasi Pemeriksaan Materiel, disebut Kaurminriksamat. Dalam pelaksanaan tugas dan


- 91 - kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasubsiriksamat. Pasal 114 (1) Subsilurmat adalah staf pembantu Simalurmat yang bertugas dalam melaksanakan penyaluran materiel kepada satuan pengguna. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Subsilurmat mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. melaksanakan penerimaan materiel dari Subsiriksamat dan mencocokan kembali/ melakukan pemeriksaan ulang terhadap fisik barang dengan daftar barang yang tertera dalam berita acara inname; b. memeriksa, menghitung, menyimpan sementara, mengukur berat dan volume barang yang akan disalurkan, mencocokan nama dan nomor barang dengan instruksi pengeluaran (IP) serta melengkapi dengan dokumen pengeluaran barang; c. menyiapkan peti pembungkus atau sarana pengepakan, sesuai dengan kondisi dan tuntutan materiel yang akan dikeluarkan/disalurkan serta memberi tanda pada setiap peti/pembungkus sesuai ketentuan yang berlaku; d. membuat klasifikasi dan prioritas materiel yang akan di salurkan; e. menyerahkan materiel yang dikeluarkan kepada Satang disertai dokumen angkutan; f. menyerahkan semua dokumen pengiriman ke Dirrendal untuk proses penyelesaian administrasi pengiriman barang; g. melaksanakan kegiatan muat, bongkar, dan susun serta berkoordinasi dengan seksi lain yang berhubungan dengan pengangkutan barang; dan h. menyimpan dan merawat dokumen yang berkaitan dengan bidang tugasnya. (3) Subsilurmat dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Urusan Administrasi Penyaluran Materiel, disebut Urminlurmat. (4) Subsilurmat dipimpin oleh Kepala Subseksi Penyaluran Materiel, disebut Kasubsilurmat. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasimalurmat.


- 92 - Pasal 115 (1) Urminlurmat adalah staf pembantu Simalurmat yang bertugas dalam melaksanakan penyaluran materiel kepada satuan pengguna. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Urminlurmat mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. memeriksa kelengkapan administrasi materiel yang akan disalurkan; b. menyiapkan administrasi materiel yang dikeluarkan kepada Satang disertai dokumen angkutan; c. melaksanakan pengadministrasian kegiatan muat, bongkar, dan susun serta berkoordinasi dengan seksi lain yang berhubungan dengan administrasi pengangkutan barang; dan d. menyimpan dan merawat dokumen yang berkaitan dengan bidang tugasnya. (3) Urminlurmat dipimpin oleh Kepala Urusan Administrasi Penyaluran Materiel, disebut Kaurminlurmat. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasubsilurmat. Pasal 116 (1) Si P3K adalah staf pembantu Satrimalurmat yang bertugas menyelenggarakan proses penerimaan, pemeriksaan, penyimpanan dan penyaluran perbaikan materiel TNI AU secara terpusat dan hasil perbaikannya. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Si P3K mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. melaksanakan penerimaan komponen (US) dari satuan pengguna; b. melaksanakan penerimaan komponen warranty claim dari satuan pengguna; c. melaksanakan penerimaan komponen (S) dari satuan pengguna, untuk realokasi dukungan perbaikan pesawat yang dilaksanakan di luar TNI AU; d. melaksanakan penerimaan, pemeriksaan, penyimpanan dan penyaluran materiel hasil perbaikan dan warranty claim dari luar TNI AU;


- 93 - e. melaksanakan penerimaan dan penyisihan komponen yang dinyatakan (BER) pada saat proses perbaikan yang telah dinyatakan dalam amandemen kontrak atau pemeriksaan barang sesuai ketentuan yang berlaku; f. melaksanakan penyimpanan sementara komponen (US) dan warranty claim yang akan diperbaiki di luar TNI AU; g. melaksanakan pemeriksaan materiel (US) dan warranty claim yang akan diperbaiki ke luar TNI AU; h. menyerahkan barang (US) kepada supplier yang akan diperbaiki ke luar TNI AU; dan i. mengawasi sisa usia materiel hasil dari warranty. (3) Si P3 dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh: a. Subseksi Penerimaan dan Penyimpanan Materiel, disebut Subsirimpanmat; dan b. Subseksi Pemeriksaan dan Penyaluran Materiel, disebut Subsiriksalurmat. (4) Si P3K dipimpin oleh Kepala Seksi Pusat Proses Perbaikan Komponen, disebut Kasi P3K. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasatrimalurmat. Pasal 117 (1) Subsirimpanmat adalah staf pembantu Si P3K bertugas dalam menyelenggarakan penerimaan, penyimpanan materiel yang akan dilaksanakan perbaikan di luar TNI AU. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Subsirimpanmat mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. menerima materiel dari penyedia barang hasil dari perbaikan di luar TNI AU dan warranty; b. melaksanakan pemeriksaan materiel secara anname untuk materiel hasil dari perbaikan di luar TNI AU dan warranty, serta menuangkan hasil pemeriksaannya ke dalam berita acara; c. melaksanakan penerimaan dan penyimpanan barang dengan kondisi (US)/warranty claim/ (S)/BER sesuai dengan aturan yang berlaku beserta dokumen yang menyertai;


- 94 - d. mencatat di dalam buku penerimaan yang sudah diklasifikasi menurut komoditinya; dan e. menyiapkan laporan tentang kondisi barang yang disimpan di gudang P3K secara periodik. (3) Subsirimpanmat dipimpin oleh Kepala Subseksi Penerimaan dan Penyimpanan Materiel, disebut Kasubsirimpanmat. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasi P3K. Pasal 118 (1) Subsiriksalurmat adalah staf pembantu Si P3K bertugas dalam melaksanakan pemeriksaan dan penyaluran materiel yang akan diperbaiki di luar TNI AU. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Subsiriksalurmat mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. melaksanakan pemeriksaan materiel (US)/ warranty claim/(S) sebelum diambil oleh penyedia barang atau dikeluarkan dari gudang P3K dalam rangka proses perbaikan atau penggunaan lain sesuai dengan ketentuan yang berlaku; b. menerima materiel hasil perbaikan di luar TNI AU atau warranty dari Kasubsirimpanmat, selanjutnya melakukan pemeriksaan item per item barang bersama-sama dengan Komisi Pemeriksa Materiel dan penyedia barang; c. menyiapkan peti pembungkus atau sarana pengepakan, sesuai dengan kondisi dan tuntutan materiel yang akan dikeluarkan/disalurkan serta memberi tanda pada setiap peti/pembungkus sesuai ketentuan yang berlaku; d. melaksanakan penyaluran materiel sesuai dengan ketentuan yang berlaku, menyerahkan materiel yang akan disalurkan kepada armada pengangkutan disertai dokumen angkutan; e. menyerahkan semua dokumen penyaluran ke Dirrendal untuk proses penyelesaikan administrasi pengiriman barang; dan f. membuat klasifikasi dan prioritas materiel yang akan disalurkan. (3) Subsiriksalumat dipimpin oleh Kepala Subseksi Pemeriksaan dan Penyaluran Materiel, disebut Kasubsiriksalurmat. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kasi P3K.


- 95 - Paragraf 5 Flight Markas Pasal 119 (1) Flightma adalah staf pelaksana Kapusbekmatau yang bertugas menyelenggarakan kegiatan kantor dan urusan dalam. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Flightma mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. melaksanakan kegiatan urusan dalam kantor yang meliputi unsur pelayanan, penyiapan rapat, urusan protokoler, menjaga ketertiban, dan kebersihan serta keamanan di lingkungan Pusbekmatau; b. menyelenggarakan transportasi secara terbatas dan pemeliharaan tingkat ringan kendaraan operasional; c. melaksanakan pembinaan disiplin, tata tertib dan kesamaptaan jasmani personel, dengan cara menyiapkan sarana/prasarana untuk pembinaan fisik dan mental anggota Pusbekmatau; d. menjaga dan memelihara sarana/perkantoran serta alat peralatan inventaris Pusbekmatau; dan e. melakukan koordinasi dengan satuan pelaksana dan staf lainnya dalam rangka mendukung kegiatan kerja. (3) Flightma dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh: a. Seksi Operasi, disebut Siops; dan b. Seksi Pembinaan, disebut Sibin. (4) Flightma dipimpin oleh Komandan Flight Markas, disebut Danflightma. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Kapusbekmatau dan dalam pelaksanaan tugas seharihari di bawah koordinasi Wakapusbekmatau. Pasal 120 (1) Siops adalah staf pembantu Flightma yang bertugas menyelenggarakan kegiatan operasi dan latihan, pelayanan jaga mako, protokoler, upacara-upacara kedinasan, tata tertib, angkutan, dan kebersihan di lingkungan Pusbekmatau.


- 96 - (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Siops mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. merencanakan dan menyelenggarakan kegiatan operasi dan latihan bagi anggota Pusbekmatau; b. merencanakan dan menyelenggarakan pengurusan jaga di Pusbekmatau, upacara-upacara kedinasan, dan kegiatan protokoler; c. menyelenggarakan pengamanan komplek perkantoran Pusbekmatau; d. menyelenggarakan dan menyiapkan peralatan keselamatan kerja; e. merencanakan dan melaksanakan pembinaan tertib apel dan tertib absensi bagi personel Pusbekmatau; f. melaksanakan koordinasi dan kerja sama dengan staf lain di lingkungan Flightma Pusbekmatau untuk kepentingan pelaksanaan tugasnya; dan g. mengajukan pertimbangan dan saran kepada Danflightma mengenai hal-hal yang berhubungan dengan tugasnya. (3) Siops dipimpin oleh Kepala Seksi Operasi, disebut Kasiops. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Danflightma. Pasal 121 (1) Sibin adalah staf pembantu Flightma yang bertugas menyelenggarakan pembinaan personel, jasmani dan kemiliteran serta perawatan fasilitas/instalasi di lingkungan Pusbekmatau. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut pada ayat (1) Pasal ini, Sibin mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut: a. melaksanakan pembinaan administrasi personel militer maupun PNS; b. merencanakan dan mengajukan kebutuhan perawatan personel yang berupa pemenuhan hak-hak personel sesuai ketentuan yang berlaku; c. meyelenggarakan kegiatan pembinaan mental rohani; d. menyelenggarakan kegiatan pembinaan jasmani; e. mengatur perawatan kendaraan-kendaraan dinas sesuai ketentuan yang berlaku;


- 97 - f. mendukung kegiatan-kegiatan rapat, upacara, dan tamu serta protokoler; g. menyalurkan pembagian kaporlap untuk anggota militer dan PNS sesuai ketentuan yang berlaku; h. melaksanakan, mengawasi, dan mengendalikan pelaksanaan pembangunan/perawatan fasilitas dan materiel sesuai ketentuan yang berlaku; i. melaksanakan koordinasi dan kerja sama dengan staf lain di lingkungan Pusbekmatau untuk kepentingan pelaksanaan tugasnya; dan j. mengajukan pertimbangan dan saran kepada Danflightma mengenai hal-hal yang berhubungan dengan tugasnya. (3) Sibin dipimpin oleh Kepala Seksi Pembinaan, disebut Kasibin. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Danflightma. BAB IV KETENTUAN LAIN-LAIN Pasal 122 Kapusbekmatau dalam batas kewenangannya dapat mengadakan hubungan dengan instansi/badan/lembaga di dalam dan luar TNI AU untuk kepentingan kelancaran pelaksanaan tugas, dengan ketentuan bahwa hubungan tersebut sesuai dengan kebijakan Kasau. Pasal 123 Hal-hal lain yang belum cukup diatur dalam peraturan ini, apabila diperlukan akan diatur tersendiri. BAB V KETENTUAN PENUTUP Pasal 124 (1) Dengan berlakunya peraturan ini, maka peraturan Kepala Staf Angkatan Udara Nomor 41 Tahun 2018 tentang Organisasi dan Tugas Dismatau diadakan perubahan. (2) Peraturan Kepala Staf Angkatan Udara ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 26 Juli 2021 KEPALA STAF ANGKATAN UDARA, tertanda Cap/ta FADJAR PRASETYO Wakasau : Asrena Kasau : Waasrena Kasau : Kadiskumau : Kasetumau : Autentikasi KEPALA DINAS HUKUM TNI ANGKATAN UDARA, EVI ZURAIDA


UNSUR PIMPINAN UNSUR PEMBANTU PIMPINAN/STAF UNSUR PELAYANAN LAMPIRAN I PERATURAN KEPALA STAF ANGKATAN UDARA NOMOR 35 TAHUN 2021 TENTANG ORGANISASI DAN TUGAS PUSAT PEMBEKALAN MATERIEL TNI ANGKATAN UDARA STRUKTUR ORGANISASI PUSBEKMATAU PUSBEKMATAU WAKAPUSBEKMATAU DITRIKSIHMAT SUBDITRENDALKAL SIRENDALMIN DITRENDAL SUBSIREN DALMAT DITMIN SUBDITRIKMAT SUBDITSIHMAT ADA SIMINADA GUPAKAI SIMINKAL KU UR BP ANALIS MADYA GOL IV BID MINMATPESPURLATUAV ANALIS MADYA GOL IV BID MINMATPESANGHELLY ANALIS MADYA GOL IV BID MINMATAVIKOM SIRIKMAT SISIHMAT SET SIDOKSIP SUBDITRENDALANG SIRENDAL ANGUD SIRENDAL ANGRATLA SIRENDALANG SUBSIRENDALANG UDRATLA SUBSILAMJA SUBSI BMN SI HARFAS SIKAL URGAHLAMJA ANALIS MADYA GOL IV BID MINMATSENAMURAD ANALIS MADYA GOL IV SIRENDALMAT PROGAR UREVLAP URAKKU SUBURAKKU SUBDITPERS SIMINPERS SIWATPERS SUBDITLOG URBINLAMJA


URVER BMN BTB UNSUR PIMPINAN UNSUR PELAKSANA SATGUDDIAPUS SAT BMN SIMIN BMN LEKSENUM SUBSIMIN BMN LEKSENUM - 99 - SIMIN BMN AERO SIMIN BMN BTB GPP 1 SIPERGUD TAUD URVER BMN LEKSENUM URVER BMN AERO GPP 2 SIPERGUD TAUD GPP 3 SIPERGUD TAUD GPP 4 SIPERGUD TAUD GPP 5 SIPERGUD TAUD GUSANG I SIPOOLANG SIHARANG SIPOOLANG SIHARANG GUSANG III SIPOOLANG SIHARANG GUSANG II SATANG SUBSIMINPOOLANG SUBSIMINPOOLANG SUBSIMINPOOLANG SUBSIMINWATHAR SUBSIMINWATHAR SUBSIMINWATHAR SUBSIVER BMN AERO PUSBEKMATAU SUBSIMIN BMN AERO SUBSIVER BMN LEKSENUM SUBSIMINKAL SIMINKAL SUBSIMINKAL SIMINKAL SUBSIMINKAL SIMINKAL SUBSIMINKAL SIMINKAL SUBSIMINKAL SIMINKAL SUBSIMIN BMN BTB


Click to View FlipBook Version