MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN KELAS 7
SMPN 152 JAKARTA
Materi Pencemaran Lingkungan dan
Dampaknya Bagi Ekosistem
Pengertian Pencemaran Lingkungan
Sebelum kita bahas mengenai pengertian dari “pencemaran lingkungan”
itu sendiri, mari kita coba pahami pengertian dari kata “lingkungan”
terlebih dahulu. Kita semua pasti tahu lah ya lingkungan itu seperti apa,
dan kayak apa, bahkan belakangan upaya untuk menjaga dan
melestarikan lingkungan hidup seperti lagi di gembor-gemborkan di
media sosial dan media lainnya, demi kebaikan bersama, baik untuk diri
kita sendiri maupun anak cucu kita nanti.
Pada dasarnya lingkungan adalah kesatuan atau kombinasi ruang
antara sebuah kondisi fisik dan segala sesuatu yang ada disekitar
manusia, seperti benda, tanah, air, dan juga makhluk hidup, termasuk
perilaku makhluk hidup itu sendiri yang mempengaruhi kelangsungan
kehidupan dan juga kesejahteraan manusia. Jangan lupa guys, manusia
juga termasuk makhluk hidup.
Nah atas dasar itu, komponen dari lingkungan itu dibagi menjadi 2 jenis
yaitu:
Komponen Abiotik, adalah komponen tidak bernyawa, seperti tanah,
udara, air, dan lain-lain.
Komponen Biotik, adalah komponen yang bernyawa, seperti
tumbuhan, hewan, manusia, dan mikroorganisme.
Nah setelah lingkungan, sekarang kita ke pengertian dari pencemaran.
Pencemaran adalah setiap kegiatan atau tindakan dimasukkannya
segala sesuatu kedalam lingkungan yang menyebabkan dan
mempengaruhi kualitasnya turun dan tidak dapat berfungsi
sebagaimana mestinya akibat tindakan dan perilaku manusia.
Sehingga dapat disimpulkan , bahwa pencemaran itu berkaitan sangat
erat dengan lingkungan, sehingga bisa kita sebut pencemaran
lingkungan, dan pencemaran lingkungan itu pasti terjadi karena perilaku
manusia terhadap lingkunganannya.
Suatu zat yang menyebabkan terjadinya pencemaran disebut polutan
atau bisa kita artikan bahwa polutan adalah bahan atau zat pencemaran.
Oleh karena itu berdasarkan sifat zat pencemarnya, pencemaran
dibedakan menjadi 3, yaitu
Pencemaran Fisik Pencemaran Kimiawi Pencemaran Biologis
Pencemaran Pencemaran Pencemaran dari
berbentuk zat cair, zat
padat maupun zat berbentuk zat- masuknya makhluk
gas.
zat kimia, baik organik hidup, yang dapat
maupun unorganik. memicu berbagai
wabah penyakit.
Contohnya seperti Contoh paling Contohnya, bakteri E-
botol plastik, umumnya limbah coli.
sterofoam, kaleng, plastik, merkuri, zat
kaca, dan sebagainya. radioaktif.
Kalo tadi itu pencemaran berdasarkan sifat zat pencemarnya, sekarang
kita bahas satu persatu jenis-jenis pencemaran berdasarkan lingkungan
yang terkena pencemaran, yaitu pencemaran air, pencemaran udara,
pencemaran tanah, dan pencemaran suara.
Pencemaran Air
Sesuai dengan namanya, pencemaran air adalah peristiwa atau
tindakan masuknya atau dimasukkannya suatu polutan atau bahan
pencemaran ke dalam air. Hal ini tidak bisa terus menerus dibiarkan
terjadi guys, karena bagaimanapun kita semua butuh air yang bersih
atau tidak tercemar agar air tersebut bisa berfungsi sebagaimana
mestinya.
Ciri-ciri pencemaran air
Air yang tercemar memiliki ciri-ciri atau identik dengan indikator dibawah
ini
1. Mengalami perubahan warna, bau, dan rasa.
2. pH kurang yang tidak normal (pH air normal 6,5-7,5), atau
mengalami perubahan konsentrasi ion hidrogen.
3. Terdapat atau adanya endapan, bahan terlarut atau koloidal.
4. Mikroorganisme yang berlebih.
5. Perubahan suhu atau temperatur air.
6. Meningkatnya radioaktivitas pada air.
Jenis-Jenis Limbah
Berikut jenis-jenis limbah yang menyebabkan pencemaran berdasarkan
asal limbahnya
1. Limbah Rumah Tangga
Limbah yang berasal dari kegiatan rumah tangga, pasar, perkantoran
dan lain-lain. Pada umumnya limbah rumah tangga berupa limbah
organik, limbah anorganik, dan juga zat beracun B3
2. Limbah Pabrik atau Industri
Limbah yang berasal dari kegiatan industri yang kebanyakan berasal
dari pabrik-pabrik yang memproduksi barang dengan bahan atau zat
yang berbahaya, dan menghasilkan limbah dari produksi tersebut.
Limbah tersebut dapat berupa limbah padat, limbah cair, maupun limbah
gas.
3. Limbah Pertanian
Air yang digunakan untuk pertanian bukanlah yang menyebabkan
pencemaran, namun penggunaan pestisida yang berlebihan atau terlalu
banyak yang memiliki dampak negatif bagi lingkungan.
4. Sampah
Pembuangan sampah yang tidak pada tempatnya, dan seenaknya
menyebabkan banyak masalah seperti di Jakarta, sampah juga
termasuk polutan, jadi kalo kalian masih suka buang sampah
sembarangan, kalian juga turut andil dalam melakukan pencemaran
Dampak Pencemaran Air
Tentunya pencemaran air akan memiliki banyak dampak yang akan
mengganggu keseimbangan ekosistem dan juga mengganggu
kesejahteraan hidup kita, berikut beberapa dampak dari pencemaran air.
1. Menurunkan jumlah oksigen.
Air yang tercemar akan menghalangi sinar matahari masuk kedalam air,
sehingga tumbuh-tumbuhan di dalam air kesulitan untuk berfotosintesis
dan kadar oksigen menurun.
2. Merusak ekosistem dalam air.
Makhluk hidup dalam air yang hidup di air tercemar akan untuk bertahan
hidup, misalnya karena sumber makanan ikan-ikan dan makhluk hidup
air lainnya jadi terkontaminasi oleh senyawa dan komponen lain,
sehingga rantai makanan dalam air tercemar tersebut akan terputus dan
makhluk hidup akan sulit bertahan hidup.
3. Mengganggu atau menurunkan produktivitas tumbuhan.
Untuk melakukan fotosintesis, tumbuhan memerlukan air, namun jika
yang terserap oleh tumbuhan adalah air yang tercemar hal ini jelas akan
mengganggu proses tersebut.
4. Menyebabkan dan menimbulkan berbagai wabah penyakit.
Air yang sudah tercemar merupakan air yang sudah tidak layak lagi
untuk kita pakai apalagi kita konsumsi, oleh karena itu menggunakan
atau berinteraksi langsung dengan air tercemar bisa menyebabkan
berbagai penyakit seperti penyakit kulit, dan permasalahan pencernaan.
5. Mengganggu Pemandangan
Tentunya melihat air yang dulunya jernih, sekarang menjadi kotor, dan
berwarna coklat atau bahkan kehitaman sangat tidak enak dipandang,
kalo ibarat bahasa jaman sekarang gak ada aesthetic-nya sama sekali.
Memiliki sumber air yang tercemar sungguh bukan hal yang dapat
menjadi kebanggaan sama sekali, dan justru malah mengganggu
pemandangan.
Pencemaran Udara
Sama halnya dengan pencemaran air, pencemaran udara juga
merupakan kegiatan tercemarnya udara normal dengan polutan.
Meskipun udara tidak terlihat, namun udara dapat kita rasakan
keberadaanya, kalo tidak kita tidak bisa bernafas bukan? Nah,
bagaimana jadinya jika kita bernafas dengan udara yang tercemar?
Biasanya kita bakal merasa gak nyaman, atau malah sampai batuk-
batuk.
Ciri-ciri pencemaran udara
udara yang tercemar memiliki ciri-ciri atau identik dengan indikator di
bawah ini
1. Memiliki kadar karbondioksida yang tinggi
Hal ini terjadi akibat banyaknya pembakaran hutan, pembakaran
sampah, dan juga asap yang dihasilkan dari kendaraan bermotor.
Makanya tidak heran kalo pas lagi macet, kita bisa batuk-batuk kalo
terlalu banyak menghirup asap kendaraan lain.
2. Udara jadi dapat dilihat atau berwarna
Seperti yang telah dikatakan sebelumnya kalo udara itu seharusnya
tidak dapat kita lihat dengan kasat mata, namun hanya bisa kita
rasakan, jika udara sudah dapat dilihat dengan kasat mata atau
berwarna berarti udara tersebut sudah tercemar.
3. Memiliki bau
Kita biasanya bernafas dan tidak menyadari adanya bau bukan? Bahkan
kita kadang tidak sadar sedang bernafas, jika udara tersebut sudah
berbau, maka udara itu tercemar, dan sangat tidak dianjurkan bagi kita
untuk menghirup udara tercemar terlalu sering atau terlalu banyak.
4. Kualitas udara pengap
Akibat adanya pencampuran gas dengan komponen lain, dapat
menyebabkan udara disekitar kita jadi terasa pengap. Udara yang
pengap ditandai dengan peningkatan suhu akibat adanya campuran gas
hasil pembakaran dengan gas buangan.
5. Menyebabkan iritasi mata
Meskipun kita bernafas dengan hidung, namun udara masih bisa
mempengaruhi anggota tubuh kita yang lain termasuk mata, biasanya
akibat udara yang tercemar dengan zat-zat tercemar yang berbahaya
akibatnya membuat mata kita iritasi yang biasanya ditandai dengan
mata menjadi kemerahan.
Jenis-jenis pencemaran udara
Berikut beberapa jenis-jenis senyawa yang cukup sering kita temui yang
menyebabkan pencemaran udara
1. Karbon Monoksida (CO)
Terkandung dalam asap kendaraan bermotor, perlu diketahui bahwa
karbon monoksida sangat berbahaya bagi tubuh, karena begitu kita
menghidup zat ini, dia akan berikatan dengan hemoglobin dan membuat
kita kekurangan oksigen sehingga dapat menyebabkan gangguan
metabolisme otot, sesak nafas, hingga kematian.
2. Nitrogen Oksida ( )
Nitrogen oksida juga terkandung dalam asap kendaraan bermotor,
produksi energi, dan pembuangan sampah. Menghirup zat ini dapat
menyebabkan pembengkakan paru-paru, kanker, bahkan kematian.
Selain itu berdampak bagi kesehatan zat ini juga dapat menyebabkan
hujan asam.
3. Sulfur Oksida ( )
Zat ini berasal dari pembakaran arang, gas, dan juga kayu. Zat ini dapat
menyebabkan iritasi tenggorokan pada kadar 5 ppm, selain itu juga akan
menyebabkan kerusakan tanaman pada kadar 0,5 ppm.
4. Hidrokarbon (HC)
Merupakan residu dari proses industri yang diemisikan di udara seperti
industri plastik, resin, dan pestisida. Menghirup zat ini dapat
menyebabkan kanker dan leukimia.
Dampak Pencemaran Udara
Bagaimanapun hidup kita juga sangat bergantung pada udara bersih
yang dan tidak tercemar, berikut dampak-dampak dari pencemaran
udara.
1. Terjadi Hujan Asam
Hujan asam terjadi akibat meningkatnya kadar Nitrogen Oksida
(NO2)dan juga Sulfur Oksida (SO2) di bumi. Terjadinya hujan asam
dapat membuat bangunan lebih mudah berkarat karena bersifat korosif,
dan menghambat pertumbuhan tanaman, selain itu bagi kesehatan akan
berdampak sistem gangguan pernapasan.
2. Efek Rumah Kaca
Efek rumah kaca terjadi akibat akibat suhu bumi yang meningkat akibat
dari meningkatnya karbon dioksida (CO2)dan juga karbon monoksida
(CO) di atmosfer, kedua zat tersebut menghalangi panas bumi, sehingga
panas bumi tetap berada di bumi atau yang biasa kita sebut sebagai
pemanasan global.
3. Menipiskan Lapisan Ozon
Kadar CFC atau yang biasa kita kenal sebagai freon pada kulkas dan
AC (Air Conditioner) itu mempercepat menipisnya lapisan ozon, semakin
banyak CFC yang dilepaskan di udara menyebabkan semakin cepat
juga lapisan ozon kita menipis.
Pencemaran Tanah
Pencemaran tanah adalah kegiatan atau peristiwa masuknya polutan
kedalam tanah baik polutan itu berupa padatan maupun cairan. Mungkin
beberapa dari kalian berpikir kalo pencemaran tanah tidak memiliki
dampak besar seperti pencemaran air dan juga pencemaran udara,
namun kenyataannya, tumbuh-tumbuhan kita hidup di tanah bukan?
Jika tanahnya tercemar bagaimana tumbuh-tumbuhan dan pepohonan
bisa hidup?
Ciri-ciri pencemaran tanah
tanah yang tercemar memiliki ciri-ciri atau identik dengan indikator di
bawah ini
1. Memiliki derajat keasaman yang tinggi
2. Tidak adanya atau hilangnya unsur hara dari tanah
3. Tidak tumbuh jamur atau mikroorganisme lain
4. Kandungan mineral rendah
5. Terdapat plastik atau bahan lain yang tidak dapat terurai
Dampak Pencemaran Tanah
Segala sesuatu yang dikategorikan “tercemar” pasti memiliki dampak
bagi keseimbangan hidup dan ekosistem kita, berikut beberapa dampak
dari pencemaran tanah
1. Mengurangi tingkat kesuburan tanah
Tanah yang tercemar, tingkat kesuburannya akan menurun dan jika hal
ini terus dibiarkan naha tersebut bisa bersifat rusak atau fertile.
Akibatnya tanah tersebut tidak bisa lagi digunakan untuk bercocok
tanam. Bayangkan kalo banyak tanah yang tercemar seperti ini.
2. Menurunkan hasil kualitas pertanian
Tanah yang tercemar atau sudah terkontaminasi dengan limbah dapat
menyebabkan peluang gagal panen semakin besar, karena tanaman
tidak ternutrisi dengan baik.
3. Menyebabkan berbagai penyakit
Pada umumnya tanah yang tercemar akan menghasilkan zat
karsinogenik, yang dapat menyebabkan kanker, selain itu juga dapat
menyebabkan terjadinya bioakumulasi, dimana kita secara tidak sadar
memakan hasil sayur atau daging yang terkontaminasi oleh polutan.
Ingat sapi makan rumput, rumput tumbuh di tanah.
4. Memicu adanya pencemaran lain
Tidak hanya itu, ternyata pencemaran tanah bisa menyebabkan
pencemaran lainnya yaitu pencemaran air dan pencemaran udara. Air
yang terserap di dalam tanah akan tercemar akibat tanahnya itu sendiri
tercemar, sehingga air tanah juga tercemar dan juga pencemaran tanah
akan menghasilkan gas-gas yang tercemar yang akan dilepaskan di
udara, sehingga menjadi polutan pencemaran udara.
5. Perubahan struktur tanah
Ketika tanah tercemar kita, struktur tanah dapat berubah akibat zat
berbahaya atau polutan mematikan komponen penting tanah tersebut.
Pencemaran Suara
Pencemaran suara merupakan kegiatan atau keadaan dimana adanya
suara-suara yang dianggap dianggap terlalu banyak atau terlalu
berlebihan yang dapat mengganggu dan juga dirasa tidak diperlukan
sehingga memberikan dampak yang buruk. Pencemaran suara
bersumber dari adanya kebisingan, dimana kebisingan itu bisa sangat
mengganggu bahkan merusak pendengaran manusia.
Jenis-jenis kebisingan dalam
pencemaran suara.
Berbeda dengan jenis pencemaran lain, pencemaran suara merupakan
pencemaran yang bersifat subjektif, sehingga tidak ada indikator yang
menjadi ciri-ciri pencemaran suara. Namun pencemaran suara memiliki
pengelompokkan terhadap jenis-jenis kebisingan
1. Kebisingan impulsif
Merupakan kebisingan yang tidak terjadi secara terus-menerus atau
dalam waktu yang singkat. Contohnya, suara petasan, atau senjata api.
2. Kebisingan continue
merupakan kebisingan yang terjadi secara terus-menerus atau terjadi
dalam waktu yang lama. Contohnya suara mesin, dan suara
penancapan bore pile.
3. Kebisingan semi–continue
Merupakan kebisingan yang terjadi dalam waktu singkat dimana nanti
hilang, dan kemudian muncul lagi.
4. Kebisingan impulsif-continue
Merupakan kebisingan yang terjadi secara terus menerus, tapi memiliki
jeda atau terpotong-potong.
Dampak Pencemaran Suara
Pernah gak sih kalian jadi sulit konsentrasi gitu kalo lingkungan kalian
berisik? Nah, mungkin secara tidak sadar kita semua terpengaruh dan
terkena dampak dari pencemaran suara, berikut beberapa dampak dari
pencemaran suara.
1. Mengganggu ketenangan
Yang ini jelas lah yaa, menciptakan bunyi-bunyi keras ketika sedang
dalam keadaan seharusnya tenang atau beristirahat itu sangat
mengganggu.
2. Gangguan pendengaran
Dalam taraf tertentu, yaitu suara yang melebihi 75 – 85 dB dalam jangka
waktu lama, dapat menyebabkan seseorang gangguan pendengaran.
Apalagi kalo lebih dari 85 dB itu akan sangat berbahaya.
3. Kesulitan berkomunikasi
Hal ini pasti sering kalian lihat atau rasakan, ketika sedang berada di
lingkungan yang bising sering kali kita akan kesulitan untuk
berkomunikasi dengan orang lain, bahkan bisa menyebabkan
kesalahpahaman karena polusi suara yang terlalu bising.
4. Gangguan kesehatan
Ternyata pencemaran suara juga dapat menyebabkan kita mengalami
gangguan tidur dan juga akibat rusaknya suasana hati, dan juga
mempengaruhi kesehatan mental kita seperti menjadi cemas, gugup,
panik, mual, bahkan bisa membuat seseorang histeris.
Nah, sekarang kalian tahu kan dampak dan juga jenis dari pencemaran
lingkungan yang mungkin ternyata secara gak sadar kita udah kena
dampaknya, seperti kebanjiran, kebisingan akibat kemacetan lalu lintas,
atau mungkin secara gak sadar kita udah jadi penyumbang limbah atau
polutan yang tentunya mencemari lingkungan kita.
TUGAS !
Buatlah Makalah mengenai Pencemaran lingkungan (minimal 10
halaman )