KELIPING KELOMPOK 3
Melacak Kronologi Kedatangan
Bangsa-Bangsa Barat ke Indonesia
SMA PL DON BOSKO SEMARANG
Daftar Isi :
Nama anggota................................................I.
Tujuan...............................................................II.
Portugis............................................................III.
Spanyol...........................................................IV.
Inggris..............................................................V.
Belanda..........................................................VI.
Faktor-faktor..................................................VII.
Tokoh-tokoh..................................................VIII.
Penutup..........................................................IX.
I. NAMA ANGGOTA
1. Diaz Raditya Ardythe/ XI IPS 3/ 13
2. Emiliana Indah Ayu Pramiswari/ XI IPS 3/ 14
3. Erlina Diah Puspita/ XI IPS 3/ 15
4. Evan Aqeela Kurniawan/ XI IPS 3/ 16
5. Filipus Brian Yoga Bramantyo/ XI IPS 3/ 17
6. Gisela Adriyani Prabaswara Notosapoetro/ XI IPS 3/ 18
II. TUJUAN
Tujuannya adalah untuk mengembangkan pemahaman tentang dunia.
Melalui sejarah, kita dapat mengetahui tentang kronologi kedatangan
Bangsa-bangsa Barat ke Indonesia.
III. PORTUGIS
Dengan demikian kronologi kedatangan bangsa Portugis ke Indonesia
adalah dimulai dari penjelajahan samudra, berangkat kota Lisabon (1486
dan 1497), menyusuri pantai barat Afrika, semenanjung Harapan, pantai
timur Afrika berlayar kearah timur menuju ke Calicut (India) pada tahun 1498
masehi. Kemudian pada tahun 1511 Alfonso d’Albuquerque yang
menggantikan Vasco da Gama berhasil menguasai selat Malaka. Setelah
menguasai Malaka, bangsa Portugis melanjutkan pelayarannya kearah timur
menuju Indonesia. Pada tahun 1512 masehi berhasil menanamkan
pengaruhnya di maluku.
https://roboguru.ruangguru.com/question/tuliskan-kronologi-kedatangan-
bangsa-portugis-ke-indonesia-_QU-1IFLLA0X
IV. SPANYOL
Setelah kedatangan Portugis dan sebelum kedatangan Belanda, Indonesia
juga pernah didatangi bangsa Spanyol.
Spanyol tak sempat menguasai kerajaan-kerajaan Nusantara. Di Indonesia,
Spanyol hanya sempat bersaing dengan Portugis di Maluku.
Bahkan, Spanyol sebenarnya telah berlayar lebih dulu dibanding Portugis.
Namun pelayar Spanyol yang termahsyur, Christopher Columbus, tidak
berhasil menemukan 'Kepulauan rempah-rempah'.
Columbus hanya sampai ke benua Amerika. Meski sebuah keberhasilan
besar, Spanyol belum berhasil menemukan kepulauan rempah-rempah yang
dimaksud.
Maka Spanyol kembali menggelar ekspedisi di bawah pimpinan Fernando de
Magelhaens atau Ferdinand Magellan dengan kapten kapal Sebastian del
Cano.
V. INGGRIS
Awal masuknya bangsa Inggris ke Indonesia adalah pada abad ke 17
dipelopori oleh Francis Drake dan Thomas Cavendish pada tahun 1579. ,
yang mana pada abad tersebut bangsa inggris sudah berpatisipasi dalam
perdagangan di daerah India. Di daerah India tersebut (India Timur) para
pedagang inggris telah mendirikan kongsi dagang yang bernama EIC ( East
India Company) dan berpusat di Kalkuta (India). Dari kota Kalkuta tersebut,
para pedagang Inggris mulai mengetahui Indonesia merupakan negara
yang sangat berpotensi
Francis Drake dan Thomas Cavendish berhasil membawa rempah- rempah
dari Indonesia khususnya dari Ternate untuk dibawa kembali ke Inggris.
Karena keberhasilannya di dalam berlayar mencari rempah- rempah
membuat Ratu Inggris atau Ratu Elizabeth 1 ingin meluaskan wilayahnya
melalui pelayaran Internasional. Karena keinginannya tersebut, Ratu
Elizabeth 1 kemudian memberikan hak istimewanya kepada EIC di India
untuk mengurus perdagangan dengan wilayah- wilayah yang ada di benua
Asia termasuk di negara Indoneisa. Hingga pada akhirnya pada tahun 1604 ,
EIC (East India Company) telah mendirikan kantor- kantor dagangnya.
Adapun letak kantor dagang bangsa Inggris (EIC) adalah di Ambon,
Jayakarta, Banjar, Makassar, Jepara dan Aceh.
Dengan datangnya bangsa Inggris ke Indonesia memberikan dampak besar
bagi negara ini, contohnya yaitu memperbaiki sistem pemerintahan ( salah
satunya yaitu Indonesia / pulau jawa dibagi menjadi 16 karesidenan),
memperbaikan dalam bidang keuangan (salah satu contohnya yaitu
melaksanakan sistem sewa tanah ), memperbaiki dalam bidang sosial
(contohnya yaitu menghapus sistem perbudakan di Indonesia, menulis buku
“the history of Java” , menemukan bunga raflesia Arnoldi, dan lain- lain ) dan
masih banyak lagi.
VI. BELANDA
Bangsa Belanda datang pertama kali ke Indonesia pada tanggal 22 Juni
1596. Mereka mendarat di pelabuhan Banten setelah berlayar di lautan
selama 14 bulan. Armada Belanda ini dipimpin oleh Cornelis de Houtman.
Semula kedatangan mereka ini disambut baik oleh penduduk Banten. Tetapi,
lama-lama Belanda menunjukkan sikap yang serakah, kasar, dan sombong.
Mereka memaksa rakyat Banten untuk menyediakan lada dan tidak mau
membayarnya. Hal inilah yang menyebabkan rakyat Banten mengusirnya.
Tahun 1598 untuk kedua kalinya Belanda datang di Banten. Armada ini
dipimpin oleh Jacob Van Neck dan Van Warwijck. Sikap mereka lebih ramah
daripada sebelumnya sehingga kedatangan mereka ini disambut dengan
baik. Dan karena sudah bersikap ramah, orang Indonesia mengizinkan
mereka berdagang. Orang Belanda semakin banyak yang datang ke
Indonesia. Pelayaran bangsa Belanda yang kedua ini berhasil mendapatkan
hasil yang sangat memuaskan. Mereka pulang ke negeri Belanda dengan
kapal-kapal yang dipenuhi rempah-rempah.
Pada tanggal 20 Maret 1602, Belanda mendirikan persatuan dagang atau
kongsi dagang yaitu Perkumpulan Dagang Hindia Timur (Verenigde Oost
Indische Compagnie) yang disingkat VOC. Tujuan utama didirikannya VOC
adalah untuk memenangkan persaingan dagang dan mendapatkan
keuntungan yang sebesar-besarnya. Pimpinan VOC disebut gubernur
jenderal. Gubernur jenderal VOC yang pertama adalah Pieter Both.
https://www.mindautama.com/artikel/sejarah-kedatangan-belanda-di-
indonesia-dan-pembentukan-voc
VII. FAKTOR – FAKTOR PENDORONG KEDATANGAN BANGSA BARAT
1. Jatuhnya konstantinopel yang mengakibatkan harga rempah-rempah di
Eropa mahal dan sulit didapat yang menyebabkan mereka datang ke
Nusantara
2. Revolusi Industri yang mendorong terciptanya kompas, mesin uap, dan
mesin pintal.
3. Motivasi 3G (Gold, Glory, Gospel).Bangsa barat ingin mendapatkan
kekayaan sebanyak-banyaknya untuk meningkatkan perkonomian negara,
Selain mendapat kekayaan, bangsa Barat juga berupaya meraih kejayaan,
Bangsa Barat berusaha memperluas keyakinannya di Asia untuk memenuhi
tugas mulia sebagai umat Nasrani
4. Kekayaan rempah-rempah Indonesia.
https://amp.kompas.com/skola/read/2020/02/15/140000069/revolusi-industri-
sejarah-dan-perkembangan
VIII. Tokoh-Tokoh Yang Memulai Ekspedisi ke Indonesia
Afonso de Albuquerque (1453-1515)
Seorang jenderal dari portugis yang mempromosikan Gold, Glory, God guna
mendirikan kerajaan Asia Portugis. Awaknya menyerang Malaka pada tahun
1511 dan menempati Maluku, tepatnya di Ternate pada tahun 1512 untuk
menguasai rempah-rempah maluku.
https://en.wikipedia.org/wiki/Afonso_de_Albuquerque
Ferdinand Magellan (1480-1521)
seorang petualang Portugis. Dia lahir di Sabrosa, di Portugal utara, dan
melayani Raja Charles I dari Spanyol dalam rute pencarian ke arah barat
menuju "Kepulauan Rempah-rempah".
http://id.dbpedia.org/page/Fernando_de_Magelhaens
VIII. Tokoh-Tokoh Yang Memulai Ekspedisi ke Indonesia
Juan Sebastian El Cano (1486-1526)
adalah penjelajah Spanyol berkebangsaan Basque, yang pertama kali
berhasil mengelilingi dunia secara harfiah. Ia adalah bagian dari
penjelajahan Magellan.Juan Sebastian Elcano mengelilingi dunia hingga
berlabuh di Maluku pada tahun 1521. Kapal Juan Sebastian Elcano pertama
kali tiba di Tidore Maluku pada tanggal 8 November 1521
Sumber: https://mediaindonesia.com/nusantara/393787/mengenang-
berlabuhnya-kapal-juan-sebastian-elcano-di-tidore
Jacob Corneliszoon van Neck (1564-1638)
adalah seorang perwira dan penjelajah angkatan laut Belanda yang
memimpin ekspedisi Belanda kedua ke Indonesia dari tahun 1598 hingga
1599. Van Neck tiba di Banten pada tanggal 28 November 1598.
https://historia.id/kuno/articles/melipat-laba-di-pelayaran-kedua-
P0olW/page/2
https://en.wikipedia.org/wiki/Jacob_Corneliszoon_van_Neck
VIII. Tokoh-Tokoh Yang Memulai Ekspedisi ke Indonesia
Thomas Stamford Raffles (1781-1826)
adalah seorang negarawan Inggris, Letnan Gubernur Hindia Belanda (1811–
1816), dan Letnan Gubernur Bencoolen (1818–1824); terkenal karena
pendirian Singapura modern dan Permukiman Selat.
Raffles sangat terlibat dalam perebutan pulau Jawa di Indonesia dari
Belanda selama Perang Napoleon, dan menjalankan operasi sehari-hari di
Singapura. Ia juga menulis The History of Java (1817).Thomas Stamford Raffles
berhasil merebut seluruh kekuasaan Belanda di Indonesia yang ditandai
dengan Perjanjian Tuntang. Batavia dan daerah di sekitarnya jatuh ke
tangan Inggris pada 26 Agustus 1811.
Sumber: https://www.kompas.com/skola/read/2020/02/11/140000669/masa-
penjajahan-inggris-di-indonesia?page=all.
VIII. Tokoh-Tokoh Yang Memulai Ekspedisi ke Indonesia
Cornelis de Houtman (1565-1599)
adalah seorang penjelajah Belanda yang menemukan jalur laut baru dari
Eropa ke Hindia Timur, dan dengan demikian memulai perdagangan
rempah-rempah Belanda. Houtman juga seorang mata-mata, setelah
bekerja melawan Portugis dengan membawa kembali informasi maritim
istimewa yang diperolehnya selama tinggal di Portugal ke Belanda. Tahun
1596 Cornelis de Houtman baru pertama kali mendarat di Banten dan dalam
catatan sejarah de Houtman adalah orang Belanda yang pertama kali
menginjakkan kaki di Nusantara.
https://media.neliti.com/media/publications/205480-sejarah-pemahaman-
350-tahun-indonesia-di.pdf
IX. PENUTUP
SEKIAN TERIMA KASIH