PROPOSAL BISNIS BALSEM STIK AROMA LADA HITAM (BLACKPAPER OIL) LOMBA FIKSI (Festifal Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia) TAHAP I Dibuat Oleh : 1. Levi Nazila Saqira (NISN 0066361713) 2. Nanda Putri Kinasih (NISN 0057886303) PEMERINTAH PROVINSI KEP. BANGKA BELITUNG DINAS PENDIDIKAN SMK NEGERI 5 PANGKALPINANG Jalan Satam kelurahan Semabung Baru Girimaya Pangkalpinang Email : [email protected] Website : http://smkn5pkp.sch.id
KONTEN 1. Permasalahan dan Peluang Lada merupakan salah satu komoditas perkebunan yang berperan penting dalam pertumbuhan perekenomian negara. Sebagai komoditi ekspor, lada memiliki andil dalam menghasilkan devisa negara, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan menyediakan kesempatan kerja bagi para petani. Selain timah, Bangka Belitung dikenal sebagai penghasil lada nasional. Terdapati provinsi ini menghasilkan tak kurang dari 30.000 ton lada putih dan menyumbangkan 40 persen produk nasional. Sentranya di Bangka Selatan, penghasil dua pertiga lada Bangka Belitung, mayoritas dari kebun-kebun rakyat yang melibatkan sekitar 57.000 keluarga petani pada tahun Rata-rata petani Bangka Belitung melakukan pengolahan lada putih yang memiliki pasar lokal cukup luas seperti Jakarta dan beberapa daerah di pulau jawa lainnya. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor, para petani menyiapkan produksi lada hitam ataupun lada hijau. Para petani biasanya mengolah lada hasil panen untuk dijadikan lada putih. Namun mereka juga menyiapkan lada hitam untuk memenuhi permintaan luar negeri. Sebagai pedagang, pasti memiliki pasang surutnya penjualan. Pada tahun ini menurut data dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bangka Belitung. Data menunjukan bahwa keberadaan kebun lada di Bangka Belitung saat ini menurun dibandingkan tahuntahun sebelumnya. Berdasarkan data, luas lahan tanaman lada belum menghasilkan di Babel pada tahun 2021, 18.463 hektar dengan total luas lahan lada 49.464 hektar. Sedangkan pada tahun 2022, tanaman lada belum menghasilkan di Babel 15.705 heltar dengan total luas lahan lada 44,548 hektar. Sedangkan untuk produksi lada juga terjadi penurunan yakni 27.166 ton pada 2021 turun menjadi 26.408 ton pada 2023 atau turun sebanyak 757,77 ton. Buah lada hitam yang memiliki ciri khas panas mengandung alkaloid dan minyak atsiri dengan komponen felandren, dipenten, kariopilen, entoksilen, dan limonen (Depkes RI, 1980). Lada hitam juga mengandung antara lain alkaloid piperin (5,3-9,2%), kavisin (sampai 1%) dan metil-pirolin; minyak atsiri (1,2-3,5%); lemak (6,5-7,5%); pati (36-37%) dan serat kasar (±14%) (Loo, 1987). Pipperin memiliki khasiat sebagai antiinflamasi, antimalaria, menurunkan berat badan, menurunkan demam, menetralkan racun bisa ular,
antiepilepsi, membantu meningkatkan penyerapan vitamin tertentu (Kolhe et al., 2009). Piperin memiliki aktivitas sebagai analgesik dan antipiretik pada tikus, dan menunjukkan hasil yang sebanding dengan indometasin sebagai obat standar (Sabina et al., 2013).nSenyawa piperin merupakan alkaloid utama yang memberikan rasa pedas pada buah lada hitam. Balsem merupakan salah satu produk farmasi dengan dasar basis salep yang mengandung zat aktif obat. Balsem yang metode pembuatannya relative sederhana dan bahan yang mudah didapatkan sangat memungkinkan diaplikasikan di masyarakat. Dipasaran terdapat bentuk balsem stik yang memiliki kelebihan dibanding sediaan lain yaitu bentuknya praktis, ekonomis, mudah dibawa kemana-mana, dalam pemakaian tinggal di gosok dan tangan tidak perlu terkontaminasi dengan balsem. Bentuk sediaan balsem stildebih disukai karena pengaplikasiannya sangat mudah Diharap dengan adanya produk kami, dapat membantu mengurangi gejala-gejala penyakit seperti nyeri, peradangan, batuk dan pilik. Dan dengan kerja sama dengan petani dari bahan buah lada hitam dan minyak lada hitam produk ini dapat sukses dalam proses produksinya. Serta dapat saling membantu produk dalam daerah. 2. Gagasan Inovasi Produk a. Stik Balsem dari Blackpepper Oil Banyak sekali produk balsam, tapi tidak dengan bahan utama lada hitam. b. Packaging yang semakin kekinian dan memudahkan Pengguna a. Kemasan Skunder
b. Kemasan Primer 3. Rencana Implementasi A. Analisis SWOT B. Identitas target pembeli Semua kalangan C. Setrategi Pengembangan 1. Membuat serifikat halal 2. Memperkuat kerjasama dengan produsen atau pemasok bahan D. Setrategi Pemasaran 1. Sosial media marketing 5. Merekrut Reseller 2. Content marketing 6. Berkerjasama dengan penyedia layanan pesan antar 3. Membuat website SEO 4. Melakukan sistem konsinyasi di Apotek
E. Konsep Bisnis Balsem stik Aroma Lada Hitam merupakan balsem yang mudah untuk diaplikasikan baik pada kalangan muda maupun tua . Produk yang mempunyai banyak manfaat yaitu dapat mengurangi rasa nyeri pegal Pada otot, memberikan rasa hangat, merelaksasi bagian otot yang tegang. F. Perhitungan Bahan Bahan baku Jumlah bahan Minyak Lada Rp. 9.600,- Paraffin Liquid Rp. 94,- Mentol Rp. 96,- Cera alba Rp. 499,- Vaselin album Rp. 150,- Kemasan Rp. 3.000,- Jumlah Rp. 9,839,- Bahan baku Jumlah bahan Minyak Lada 0.3 g Paraffin Liquid 1,9 g Mentol 1,5 g Cera alba 1,5 g Vaselin album 4,9 g Perhitungan harga jual : Rp. 9.839+ 20% = Rp. 11.806 (Rp. 12.000 /satuan) Keuntungan yang diinginkan : 20% Harga jual : Rp. 12.000,-/satuan 4. Kelayakan Usaha I. Aspek Pasar dan Pemasaran a. Potensi Pasar Bangka Belitung merupakan produsen lada terbesar sepanjang tahun lalu, yakni 33,8 ribu ton. Jumlah tersebut setara dengan 37,6% dari total produksi lada Indonesia pada 2020. Urutan selanjutnya ditempati Lampung dengan produksi lada sebesar 14,4 ribu ton dan Sumatera Selatan sebesar 82,2 ribu ton. produksi lada di Provinsi Kepulauan
Bangka Belitung juga mengalami peningkatan yaitu pada tahun 2019 sebesar 33.457,64 ton dan pada tahun 2020 menjadi 33.921,12 ton. Sedangkan jumlah ekspor komoditas lada di wilayah Kepulauan Bangka Belitung mengalami penurunan, yaitu dari 2.462,30 ton pada tahun 2019 menjadi 1.578,50 ton pada tahun 2020, dengan nilai FOB sebesar 9.757.511 USD pada tahun 2019 menjadi 6.138.275 USD pada tahun 2020 b. Strategi pemasaran Strategi pemasaran yang dimaksud adalah strategi pemasaran yang akan dilakukan setelah usaha ini berjalan dan memungkinkan untuk melakukan penambahan atau perubahan adalah: 1)Diversifikasi produk, 2)Berpartisipasi pada suatu event II. Aspek teknis a. Lokasi Lokasi pembuatan produk ada di Pangkalpinang. Karena melihat letak strategis yang ada di pusat kota b. Proses produksi : Penimbangan, Pemanasan, Peleburan, Pendinginang, Pengemansan c. Pemilihan Teknologi Pemilihan teknologi sangat penting karena dapat mempengaruhi keberhasilan suatu usaha, untuk itu perlu dilakukan pemilihan teknologi yang tepat seperti pemilihan peralatan yang sesuai yaitu menggunakan wadah yang ramah lingkungan dan mudah untuk dibawa kemana mana III. Aspek Finansial Analisis kelayakan finansial dilakukan pada penelitian ini untuk mengetahui kelayakan usaha sehingga diketahui apakah usaha yang dijalankan oleh Balsem Stik Aroma Lada hitam secara finansial. Aspek finansial yang dibahas adalah: Kebutuhan modal dan identifikasi biaya; Sumber modal; Identifikasi penerimaan.