bulan adalah Rp 1.000.000.000, sedangkan biaya variabel per unit adalah Rp 30.000. Berapa jumlah unit yang harus dijual agar mencapai titik impas? Pembahasan : 1.Biaya Tetap (Fixed Costs): Rp 1.000.000.000 2.Biaya Variabel per Unit (Variable Costs): Rp 30.000 3. Harga Jual per Unit: Rp 50.000 Langkah-langkah perhitungan: Titik Impas (dalam jumlah unit) = Biaya Tetap / Kontribusi Margin per Unit Kontribusi Margin per Unit = Harga Jual per Unit – Biaya Variabel per Unit. Kontribusi Margin per Unit = Rp 50.000 – Rp 30.000 = Rp 20.000 Titik Impas (dalam jumlah unit) = Rp 1.000.000.000 / Rp 20.000 Titik Impas (dalam jumlah unit) = 50.000 unit Jadi, perusahaan harus menjual minimal 50.000 unit produk agar mencapai titik impas di mana pendapatannya sama dengan biaya total. Jika perusahaan menjual lebih dari 50.000 unit, mereka akan menghasilkan keuntungan. Jika perusahaan menjual kurang dari 50.000 unit, mereka akan mengalami kerugian. Cara menghitung BEP / perhitungan titik impas unit ini memberikan informasi penting kepada perusahaan untuk merencanakan strategi penjualan,
mengevaluasi kinerja keuangan, dan mengoptimalkan laba perusahaan. Contoh Soal Cara Menghitung BEP (Break Even Point) Unit 2 Berikut ini adalah contoh lain cara menghitung Titik Impas (Break Even Point / BEP) dalam jumlah unit dengan pendekatan yang berbeda: Sebuah perusahaan memproduksi dan menjual produk dengan harga jual per unit sebesar Rp 100.000. Biaya tetap per bulan adalah Rp 2.000.000.000, sedangkan biaya variabel per unit adalah Rp 60.000. Berapa jumlah unit yang harus dijual agar mencapai titik impas? Pembahasan: 1.Biaya Tetap (Fixed Costs): Rp 2.000.000.000 2.Biaya Variabel per Unit (Variable Costs): Rp 60.000 3. Harga Jual per Unit: Rp 100.000 Langkah-langkah perhitungan: Titik Impas (dalam jumlah unit) = Biaya Tetap / Kontribusi Margin per Unit Kontribusi Margin per Unit = Harga Jual per Unit – Biaya Variabel per Unit Kontribusi Margin per Unit = Rp 100.000 – Rp 60.000 = Rp 40.000
Titik Impas (dalam jumlah unit) = Rp 2.000.000.000 / Rp 40.000 Titik Impas (dalam jumlah unit) = 50.000 unit Jadi, perusahaan harus menjual minimal 50.000 unit produk agar mencapai titik impas di mana pendapatannya sama dengan biaya total. Jika perusahaan menjual lebih dari 50.000 unit, mereka akan menghasilkan keuntungan. Jika perusahaan menjual kurang dari 50.000 unit, mereka akan mengalami kerugian. Cara menghitung BEP / perhitungan titik impas unit ini memberikan informasi penting kepada perusahaan untuk merencanakan strategi penjualan, mengevaluasi kinerja keuangan, dan mengoptimalkan laba perusahaan. Kesimpulan Break Even Point berguna untuk menganalisis studi kelayakan sebuah aktivitas usaha dalam perencanaan bisnis. Selain itu juga berfungsi sebagai landasaan strategis penjualan misalnya penentuan harga barang, pengambilan keputusan, dan metode produksi. Mengetahui bagaimana cara menghitung ataupun mencari nilai Break Even Point (BEP) atau titik impas yang benar dalam sebuah usaha sangatlah penting. Terutama untuk menentukan target penjualan yang
harus dipenuhi dalam rangka memperoleh keuntungan usaha. Hal ini karena berhubungan dengan biaya program marketing, menganalisa kemampuan perusahaan terhadap permintaan konsumen untuk sebuah produk. Analisis ini menanamkan disiplin ke dalam pembuatan keputusan pemasaran, kemudian melihat peluang seberapa besar kemungkinan untuk berhasil.