CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON 91 “Alhamdulillah sudah terjadi, termasuk antara Kepala Diskominfo Kabupaten Sumedang dan Diskominfo Kota Cilegon, kami sesegera mungkin akan mempraktekkan aplikasi ini di Kota Cilegon. Tentunya kami pun akan mempersiapkan SDM yang diperlukan terlebih dahulu sesuai arahan Pak Bupati,” ujarnya. Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meminta Pemkot Cilegon untuk segera mengirim pegawainya belajar ke Sumedang, “Saya menginginkan aplikasi ini dapat bermanfaat lebih, maka saya minta sebelum menjalankan aplikasi untuk Diskominfo Kota Cilegon mengirimkan beberapa stafnya untuk belajar di Sumedang,” ucapnya. Dony juga menuturkan bahwa Kabupaten Sumedang terbuka dalam memberikan aplikasi ini secara gratis kepada daerah lain yang memandang perlu. “Kami memiliki berbagai platform-platform aplikasi untuk mempermudah meningkatkan kualitas pelayanan publik yang terbukti bisa bermanfaat juga untuk daerah-daerah yang menginginkan platform tersebut. Maka sebenarnya kami sangat terbuka untuk daerah-daerah lain yang membutuhkannya,” ujarnya. Sementara itu, salah satu upaya konsisten menuju smart city, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Cilegon Agus Zulkarnain mengungkapkan, saat ini Pemkot Cilegon telah memiliki aplikasi terintegrasi yang dinamakan INTER-C (Informasi Terbaru Cilegon) yang didalamnya terdapat banyak fitur, diantaranya profil kota, produk dan pelaku UMKM di Kota Cilegon, sebaran CCTV di Kota Cilegon, kepegawaian, MPP, PPID, hibah, kejaksaan, pelayanan, objek wisata dan lainnya. “Aplikasi INTER-C ini sudah tersedia di playstore,” katanya. Pemerintah Kota Cilegon sudah memiliki ruang atau gedung command center yang cukup mewah dan representatif untuk memantau seluruh sudut kota dari 18 unit layar televisi sebesar 46 inch proyek yang telah diakui secara nasional ini,” kata Helldy, sebagaimana dirilis Diskominfo Kota Cilegon, Kamis 7 September 2023. Helldy yakin aplikasi yang diberikan ini sangat memudahkan dalam memonitoring segala hal terkait pemerintahan serta memudahkan masyarakat dalam mengurus berbagai pelayanan.
92 CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON Pengabdian Berbuah Penghargaan Apresiasi ASN Purna Bhakti 31 Ada pertemuan selalu ada perpisahan, tentu itu menjadi kata yang mampu menggambarkan betapa hidup semuanya memiliki batasan. Hal itu juga sama dengan para ASN Purna Bhakti yang sudah hampir rata-rata tiga puluh tahun memberikan pengabdian untuk terus mambangun Kota Cilegon dengan melakukan pelayanan kepada masyarakat. Bukan hal mudah salama tiga puluh tahun bekerja dengan berbagai aktivitas dan rutinitas yang selalu begitu-begitu saja. Namun, lelah karena dengan ikhlas mengabdi untuk masyarakat terbayarkan menjadi berkah. Atas dasar itu juga, Pemerintah Kota Cilegon melaksanakan kegiatan penyerahan penghargaan bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon yang sudah mencapai Batas Usia Pensiun (BUP) dan janda atau duda yang pensiun karena meninggal dunia. Pem-
CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON 93 jasama untuk penghargaan kepada PNS dan langsung direspon oleh Helldy Agustian “Saya pertama kali bertemu sudah saya uraikan kepada wali kota kemudian di tindak lanjuti dan Alhamdulillah ini sudah berjalan yang kedua,” ujarnya. Penerima Penghargaan ASN Pensiun Kota Cilegon Sutardi mengaku berterimakasih kepada Wali Kota Cilegon atas penghargaan yang telah diberikan kepadanya. “Meski saya sudah pensiun sekarang, saya tetap memantau di lapangan karena saya memiliki binaan KWT (Kelompok Wanita Tani) di 43 kelurahan. Maka dari itu saya siap datang jika dibutuhkan,” aku mantan Kepala Bidang (Kabid) Ketahanan Pangan dan Pertanian ini. Di tempat yang sama Wali Kota Cilegon Helldy Agustian menyampaikan kenapa PNS yang sudah mengabdi selama puluhan tahun ketika pensiun dilepas begitu saja dan tidak ada penghargaan sama sekali, menurutnya minimal diberikan penghargaan sebagai tanda terima kasih oleh pemerintah khususnya Kota Cilegon. berian penghargaan itu bekerjasama dengan Bank BJB Cabang Cilegon dan PT Taspen Cabang Serang dan Korpri. Penghargaan yang diberikan melibatkan banyak sektor agar mendapatkan banyak kenangan, ada piagam penghargaan, kemudian dari BJB diberikan emas kecil, dari Taspen juga berkontribusi memberikan penghargaan, lalu dari Korpri masing-masing mendapatkan Rp5 juta, sehingga banyak yang didapatkan oleh pensiunan ASN. Heri Wiyono selaku Branch Manager Taspen Cabang Serang mengatakan, Pemerintah Kota Cilegon adalah salah satu pemerintahan yang benar-benar menghargai dan mengapresiasi kepada PNS-nya. “Pemda Cilegon ini yang betul-betul menghargai kemudian mengapresiasi para PNS nya yang ada di Pemerintahan Kota Cilegon,” kata Heri. Lanjutnya, kegiatan ini merupakan kegiatan kedua dari hasil kerjasama antara PT Taspen dan Pemerintah Kota Cilegon. Ia menceritakan bahwa saat awal pertemuannya dengan Wali Kota Cilegon dirinya menguraikan ker-
94 CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON “Alhamdulillah, ini sudah direalisasikan sesuai dengan keputusan Wali Kota Cilegon No. 78 tentang Pemberian Penghargaan Kepada Pegawai Negri Sipil (PNS), saya juga mengucapkan terimakasih kepada Taspen Cabang Serang dan BJB Cabang Kota Cilegon atas kerjasamanya, semoga ini bisa terus berlanjut,” kata Helldy. “Pemberian penghargaan ini akan dilakukan secara konsisten oleh Pemkot Cilegon dimana hal ini sesuai dengan kebijakan yang saya buat. Saya sengaja mengeluarkan kebijakan ini agar kita semua menghargai dedikasi dan pengorbanan dari para pahlawan birokrasi kita dimana beliau telah mengabdi lebih dari 30 tahun dan memberikan pengorbanan terbaiknya untuk melayani masyarakat,” tambahnya. “Beliau-beliau ini seharusnya menjadi inspirasi bagi generasi birokrat penerus, yaitu tentang cara bersikap, berdisiplin, dan berperilaku dalam melayani masyarakat, apalagi Pemerintah Kota Cilegon saat ini tengah berjuang untuk mewujudkan visi pemerintah kita yaitu Cilegon Baru Modern dan Bermartabat.” sambungnya.
CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON 95 Wali Kota Cilegon Helldy Agustian meresmikan fasilitas hobby dan komunitas atau Youth Center di Taman Layak Anak (TLA) Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Purwakarta, diawal periode menjaTempat Komunitas Ditunaikan Youth Center, Panjat Tebing dan RTP Untuk Tempat Nongkrong 32 bat tepatnya pada Juli 2023. Seperti diketahui, Youth Center merupakan janji kampanye Wali kota Cilegon Helldy Agustian nomor 8. Fasilitas tersebut menjadi sentral bagi komunitas untuk berekspresi dan berinovasi.
96 CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON “Ini salah satu janji kampanye saya, dimana ada tempat untuk komunitas dan para milenial untuk melakukan kreativitas,” katanya usai meresmikan kala itu. Kesadaran tersebut tentu bukan tanpa tujuan, dengan berbagai fasilitas hobi diharapkan para pemuda dan Gen Z lebih bisa berkreatifitas untuk meraih prestasi dan hasil karya positif. Tidak hanya itu saja, Helldy juga meminta agar tempat kumpulnya komunitas itu bisa ditambah fasilitas penerangan dan sarana pendukung lainnya. “Ini masih minim, kami ingin dilengkapi semua fasilitas pendukungnya,” imbuhnya. Untuk Youth Center sendiri, tidak hanya di TLA saja, diharapkan Youth Center juga bisa dibangun di semua taman yang ada di Kota Cilegon. Sehingga ada ruang untuk anak-anak milenial berkumpul, berdiskusi dan melakukan berbagai kegiatan positif. “Kedepan Youth Center ni tidak hanya ada satu, tapi tersebar dibeberapa tempat di Cilegon. Bahkan, Inginnya ada di setiap kecamatan, karena di kecamatan sekarang sudah di bangun ruang terbuka hijaunya, dan kami berharap kedepannya setiap kecamatan punya Youth Center masing-masing di delapan kecamatan,” katanya. Plt Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Asikin mengatakan, dari Youth Center yang kini digunakan oleh Forum Genre tersebut berhasil menghasilkan inovasi Smart Genre. Inovasi ini diikut sertakan dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (KemenPAN-RB RI) dan masuk 99 besar. “Pemanfaatan sudah kelihatan sekali hasilnya. Menjadi wahana dan pusat kreatifitas serta program pembinaan remaja,” ujarnya. Sementara itu, Manajer PLN Cilegon Arif Rahman menyampaikan, pihaknya akn terus melakukan kolaborasi untuk bisa memfasilitasi remaja dan Gen z berkreatifitas. Untuk itu, sejumlah fasilitas Youth Center juga disediakan dengan desain yang cukup menarik. Ia berharap Youth Center bisa dimanfaatkan untuk kegitan positif para remaja dan komunitas lainnya, sehingga apa yang sudah dibuat bisa bermanfaat secara maksimal. Selain Youth Center, ada juga panjat tebing yang di era Helldy Agustian juga diresmikan untuk belajar para komunitas. Beberapa lainnya tentu terus dilakukan pengembangan kedepannya. Rencananya, di setiap kelurahan akan ada RTH dimana didalamnya ada tempat untuk komunitas bersosialisasi dan melakukan berbagai kegiatan, kreatifitas dan lainnya.
CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON 97 Pemkot Cilegon Komitmen Berantas Dolbon 250 Rumah di Kelurahan Gerem Dibangunkan Tempat MCK 33 P emerintah Kota Cilegon terus berkomitmen untuk memberantas aktivitas buang air sembarangan seperti di kebun atau biasa disebut ‘dolbon’. Hal ini juga dalam rangka mencegah dan menurunkan kasus stunting di Kota Cilegon. Untuk itu, sebanyak 250 rumah di Lingkungan Watu Lawang, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol dibangunkan tempat mandi, cuci, kakus (MCK). Hal ini karena ratusan rumah tersebut belum memiliki jamban untuk buang air besar.
98 CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON Lokasi perkampungan ini berada di atas pegunungan, jika kita bepergian kearah Pelabuhan Merak dan melewati ruas tol TangerangMerak maka berada di sebelah kanan ruas tol tersebut. “Ini merupakan program dari Kemenkes, dibantu juga CSR dari perusahaan di sekitar sini. Alhamdulillah Watu Lawang ini daerah terakhir yang diharapkan bebas buang air sembarangan. Sehingga target kita tahun 2023, Kota Cilegon Zero Open Defecation Free atau ODF,” kata Wali Kota Cilegon Helldy Agustian usai peletakan batu pertama jambanisasi sekaligus launching stop Buang Air Sembarangan (BABS), Sabtu 17 September 2022. Pembangunan MCK dilakukan secara gotong royong oleh warga setempat. Berbagai perusahaan tercatat turut membantu. Seperti, PT. Pertamina Patra Niaga, PT Statomer, PT Lotte Chemical Indonesia, PT Lotte Chemical Titan Nusantara dan PT Kine Project. “Closet jongkok juga kita berikan langsung ke masyarakat yang belum memiliki MCK,” terangnya. Setelah MCK jadi, masyarakat diminta untuk menjaganya dengan baik dan tidak lagi buang air besar sembarangan atau dolbon agar kehidupan warga sekitar menjadi lebih sehat. Pasalnya, selain jorok buang air besar sembarangan juga mengganggu kesehatan. Sementara itu, Lurah Gerem Rahmadi Ramidin mengaku bersyukur adanya bantuan jambanisasi di wilayah pemerintahannya. Pihaknya bersama masyarakat telah berkomitmen dengan mengikrarkan diri untuk berhenti buang air sembarangan. “Sesuai data di Lingkungan Watu Lawang ada hamper 250 warga yang tidak memiliki jamban. Alhamdulillah dari kebutuhan yang diperlukan sudah terpenuhi,” ujarnya.
CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON 99 Tak Hanya Negeri, Siswa di Sekolah Swasta Diberikan Beasiswa Anggarkan Rp2 Miliar untuk 1.900 Siswa 34 P erhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon di bidang pendidikan tidak hanya fokus pada sekolah negeri. Sekolah swasta pun mendapat perhatian serius, antara lain dengan menyediakan beasiswa untuk 1.900 pelajar. Wali Kota Cilegon Helldy Agustian mengatakan, investasi Pemkot Cilegon di bidang pembangunan sumber daya manusia (SDM) tidak boleh setengah-setengah. “Demi memenuhi unsur keadilan bagi semua baik yang sekolah negeri maupun swasta. Bila di seko-
100 CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON lah negeri sudah digratiskan, maka di sekolah swasta juga harus ada kebijakan. Terutama buat yang kurang mampu,” kata Helldy. Helldy berharap tidak ada anak di Kota Cilegon yang tidak bisa sekolah hanya karena persoalan biaya. Hal itu karena baik di sekolah negeri maupun swasta, semua sudah disediakan fasilitasnya oleh pemerintah. “Bagi kami, pendidikan itu suatu hal yang mendasar. Boleh saja orangtuanya miskin, tapi jangan sampai kemiskinan itu diwariskan ke anak-anaknya. Stop kemiskinan dan kebodohan dengan pendidikan. Dengan begitu, saya harap di masa depan akan lahir generasi-generasi emas di Kota Cilegon,” katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon Heni Anita Susila menjelaskan bahwa pada tahun ini sudah tercatat ada 1.900-an siswa yang diajukan sebagai penerima beasiswa dari sekolah swasta. “Kami sengaja alokasikan kurang lebih Rp2 miliar untuk beasiswa anakanak miskin atau anak yatim yang bersekolah di sekolah swasta. Paling banyak SMP/MTs ada sekitar 1.400 siswa, sisanya sekitar 500 siswa dari SD atau Madrasah Ibtidaiyah,” jelasnya. Untuk mendapatkan beasiswa tersebut, kata Heni, pihak sekolah swasta harus mengajukan hibah bansos melalui sistem atau aplikasi e-hibah. “Pengajuan itu nanti kita verifikasi di Dindikbud, kalau sesuai kita berikan. Prosesnya dimulai dari setahun sebelumnya, jadi kalau mau dapat beasiswa tahun depan boleh diproses dari sekarang, yang penting dilampirkan SKTM (surat keterangan tidak mampu), dan juga yang bersangkutan terdaftar di DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial),” kata Hrni. Rencananya, tambah Heni, pada akhir Oktober atau paling lambat awal November 2023, akan ada penyerahan SK oleh Wali Kota Cilegon terhadap penerima beasiswa di sekolah swasta tersebut. “Harapan kami tidak ada anak Cilegon yang putus sekolah karena begitu besar perhatian pemerintah daerah. Baik yang di negeri maupun swasta, baik yang di bawah koordinasi Dindikbud maupun Kemenag. Jadi kita bersama-sama karena ini anakanak Cilegon, biar menjadi generasi penerus bangsa,” harapnya.
CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON 101 Salurkan Program Jaminan Sosial Cilegon Bermartabat 780 Warga Cilegon Terima Bantuan Rp 1 Juta 35 P emkot Cilegon telah menyalurkan dana program Jaminan Sosial Cilegon Bermartabat atau JSCB. Program bantuan yang digulirkan di era pemerintahan Wali Kota Cilegon Helldy Agustian dan Wakil Wali Kota Cilegon Sanuji Pentamarta ini berupa bantuan uang Rp1 juta per orang bagi warga tak mampu. Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian mengatakan melalui program di Dinas Sosial dan APBD Kota Cilegon ini, pihaknya peduli terhadap masyarakat Cilegon yang kurang mam-
102 CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON pu, sehingga diharapkan bisa membantunya. Helldy juga menginginkan agar program sosial tersebut terus disosialisasikan oleh setiap kecamatan. Dan berharap kepedulian Pemkot Cilegon ini bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Cilegon. “Mudah-mudahan bermanfaat untuk masyarakat, ini bentuk kepedulian pemerintah yang sudah diatur oleh undang-undang,” harapnya. Berdasarkan data Dinas Sosial atau Dinsos Kota Cilegon, jumlah penerima program JSCB 2023 sebanyak 780 orang. Kepala Dinsos Kota Cilegon Damanhuri menyatakan, bantuan tersebut merupakan program dari Pemkot Cilegon melalui e-hibah. Jumlah yang mengajukan, kata dia, sebanyak 1.580 orang, namun yang memenuhi syarat hanya sebanyak 780 orang. Ia meminta, ketua RT, RW dan Lurah saat melakukan penginputan data penerima bantuan itu harus bisa memastikan jika warga yang menerima JSCB masuk secara persyaratan, salah satunya masuk dalam DTKS. Sebab, jika tidak sesuai maka nantinya akan ditolak atau masuk dalam kategori tidak memenuhi persyaratan saat verifikasi. “Dari 1.580 setelah diverifikasi itu 780 orang. Banyak yang tidak masuk persyaratan, ada yang sudah dapat bantuan dari pusat, misalnya bantuan pangan, ada juga bantuan dari provinsi bentuknya pangan juga kepada masyarakat, contohnya (bantuan) e-warong,” katanya, Senin 4 Juli 2023. Pemberian bantuan sendiri secara serentak dilakukan di delapan kecamatan yang dipusatkan di empat kecamatan. Seperti, Kecamatan Jombang dan Kecamatan Purwakarta di Kecamatan Jombang, Kecamatan Cilegon dan Kecamatan Cibeber di Kecamatan Cibeber, Kecamatan Citangkil dan Kecamatan Ciwandan di Kecamatan Citangkil, Kecamatan Grogol dan Kecamatan Pulomerak di Kecamatan Grogol. “Kita salurkan serentak melalui BJB di rekening masing-masing. Jadi hari ini serentak ada petugas Bank BJB yang on time di setiap kecamatan yang sudah ditentukan, semoga berjalan lancar, hari ini selesai tidak ada yang menerima uang semua masuk di rekening,” ujarnya. Sementara itu, Camat Jombang Burhanudin yang kompak bersama lurah-lurah se-Kecamatan Jombang menemani masyarakat, mengucapkan apresiasi dengan adanya bantuan JSCB dari Pemkot Cilegon ini. Di mana ada 120 penerima manfaat JSCB di Kecamatan Jombang. “Kami atas nama Pemerintah Kecamatan Jombang mengucapkan terima kasih kepada Bapak Helldy Agustian selaku pemangku jabatan dimana secara kedinasan ada di OPD Dinsos. Program ini bagus dan disambut antusias oleh masyarakat, semoga berkah dan bermanfaat buat masyarakat Cilegon, khususnya Kecamatan Jombang,” tuturnya.
CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON 103 Merajut Generasi Emas 2045 1.754 Warga Nikmati Beasiswa Full Sarjana 36 P rogram 5.000 beasiswa full sarjana menjadi janji kampanye Wali kota Cilegon Helldy Agustian yang paling berhasil direalisasikan sejak pertama memimpin pada 2021. Saat ini pada 2021 dan 2022 sudah ada total sebanyak 1.754 warga yang menikmati program beasiswa full sarjana tersebut dengan rincian sebanyak 523 pada 2021 dan 1.208. Pada program beasiswa full sarjana 2021
104 CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON sebanyak 523 Mahasiswa masuk di dua Kampus Universitas Al Khairiyah dan UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten dan Sementara pada 2022 sebanyak 1.208 masuk di 46 kampus yang ada di Indonesia yakni sebanyak 1010 masuk melalui jalur kerjasama di 13 kampus di Banten, sisanya sebanyak 198 mahasiswa jalur mandiri di 33 kampus di Indonesia. Untuk 2023 sendiri, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon akan merekrut sebanyak 1.246 untuk bisa menggenapkan menjadi 3.000 mahasiswa sebagaimana menjadi janji kampanye. Tentu bukan tujuan sederhana hanya ingin mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana amanat Undang-undang Dasar 1945. Namun, lebih dari itu Beasiswa Full Sarjana akhirnya setali tiga uang dengan proyek masa depan Pemerintah Pusat dibawah Kepemimpinan Presiden Joko Widodo yang ingin membangun generasi emas 2045. Dimana tujuan utamanya Indonesia menjadi negara maju yang tidak terjebak dalam istilah ekonomi middle income trap alias jebakan pendapatan kelas menengah. Pada akhirnya itu juga menjadikan upaya bersama yang dilakukan Wali kota Cilegon Helldy Agustian dengan menggelontorkan anggaran Rp120 miliar untuk program Beasiswa Full Sarjana. Dimana, tujuan paling mulia yakni menciptakan generasi emas 2045 yang memiliki kemampuan global dan mampu bersaing secara kapasitas dan kualitas ilmu pengetahuan. Mau tidak mau, salah satu jalannya adalah dengan mencapai pendidikan yang sangat tinggi dengan Beasiswa Full Sarjana untuk 1.000 warga per tahun dengan target sebanyak 5.000 penerima. Tujuan jang pendek dari kemuliaan membangun generasi paripurna tersebut yakni menjadikan mereka penerima beasiswa menjadi pemimpin, tokoh dan top of mind dalam lingkungan kerja, pemerintahan dan bidang lainnya. Kedepan, anak-anak generasi Kota Cilegon harus mampu menduduki level strategis di industri, pemerintahan dan bidang lainnya. Hal itu agar tentu saja sebagai warga Kota Cilegon bisa bangga. Memang tidak instan apa yang dilakukan Wali Kota Cilegon Helldy Agustian ini. Sebab, ibarat petuah orang dulu tidak akan sama dengan memakan cabai rawit yang langsung pedas. Program beasiswa full sarjana adalah mercusuar masa depan membangun sum-
CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON 105 ber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, cerdas dan jujur. Terkait program 5 ribu beasiswa full sarjana bagi warga Cilegon, Helldy menjelaskan, dalam program tersebut setiap mahasiswa yang diterima akan mendapat bantuan Rp 3 juta per semester. “Program itu (digulirkan) karena kita melihat orang Cilegon yang kuliah di Untirta sedikit, padahal lokasinya di Cilegon. Keberanian mahasiswa masuk kuliah juga kurang, karena kurang biaya,” kata Helldy. Program beasiswa full sarjana, kata Helldy, merupakan upaya menyiapkan generasi emas pada 2045 mendatang. Makanya, kata Helldy, tidak ada lagi alasan bagi warga Kota Cilegon tidak kuliah karena tidak punya biaya. “Biarkan orang tuanya yang miskin, tidak kuliah, tapi anaknya harus kuliah,” kata Helldy. Saat ini, Pemkot Cilegon juga sedang menyiapkan aplikasi tentang fasilitas sekolah di Kota Cilegon, agar adanya kekurangan fasilitas bisa dilihat melalui aplikasi. “Kami sangat apresiasi pemberian penghargaan secara lokal oleh Harian Banten Raya, secara otomatis menambah semangat saya membangun Cilegon, dan membangun Cilegon harus bersama-sama,” ucapnya. Siapkan Anggaran Rp120 Miliar Helldy mengapresiasi jumlah mahasiswa yang ikut program beasiswa full sarjana, karena mengalami peningkatan setiap tahun. “Kami telah menyiapkan dana yang tidak sedikit untuk program beasiswa full sarjana ini, yakni mencapai Rp120 miliar untuk 5 ribu mahasiswa,” katanya dalam acara sosialisasi beasiswa di Universitas Al Khairiyah (Unival), belum lama ini. Kepala Dindikbud Kota Cilegon Heni Anita Susila menyatakan, pada 20 September 2023 nanti akan dibuka kembali perekrutan untuk bisa menggenapi 3.000 mahasiswa penerima beasiswa full sarjana baik jalur MoU atau kerjasama di 14 kampus di Banten dan juga jalur mandiri di seluruh kampus di Indonesia. “Total sudah sebanyak 1.754 mahasiswa penerima beasiswa full sarjana rinciannya pada 2021 sudah ada sebanyak 532 mahasiswa, lalu pada 2022 ada sebanyak 1.208 mahasiswa. Jadi sisanya akan dikejar pada 2023 sekarang akan merekrut 1.246 mahasiswa lagi sekarang sedang memperbaharui sistemnya dan sudah disebarkan pamfletnya dibuka pada 20 September,” jelasnya. Heni menyatakan, dari total 1.754 tersebut beberapa juga tereliminasi karena tidak masuk Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.00, cuti, berhenti kuliah dan pindah jurusan. “Ada sebanyak 69, pada 2021 itu 32 dan pada 2022 itu 37 orang yang tereliminasi,” ucapnya. Untuk anggaran sendiri yang persiapkan Pemkot Cilegon pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada 2021 sebanyak Rp3 miliar selanjutnya pada 2022 sebanyak Rp7,8 miliar dan pada 2023 dianggarkan sebanyak Rp14,1 miliar. “Anggaran terus dilakukan penambahan, sesuai dengan kebutuhan, Sebab, ada yang 2 semester per tahun untuk yang 2021 dan 2022, serta ada juga yang 1 semester pada 2023,” ujarnya. Secara data pada 2021 ada 1.000 mahasiswa semester I dengan anggaran Rp3.000.000 per orang dan total yang di siapkan Rp3.000.000.000. Pada 2022 rinciannya ada 523 Mahasiswa Semester 2 dan 3 yang dianggarkan sebanyak Rp6.000.000 total Rp3.138.000.000, selanjutnya 577 Mahasiswa siswa sisa anggaran pada 2021 Rp3.000.000 total Rp1.731.000.000 dan 1000 Mahasiswa target masuk pada 2022 dengan anggaran Bila sedang di luar Cilegon pun warga tidak perlu khawatir sebab daerah dengan UHC tinggi, bisa tetap mendapat pelayanan BPJS karena NIK warga Cilegon sudah terkoneksi dengan BPJS
106 CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON Rp3.000.000 total Rp3.000.000.000. Jadi total semua anggaran pada 2022 yakni sebanyak Rp7.869.000.000 Pada 2023 ada 523 mahasiswa semester 4 dan 5 diberikan Rp6.000.000 dengan total Rp3.138.000.000, selanjutnya 1208 mahasiswa semester 2 dan 3 masing - masing sebesar Rp6.000.000 total Rp7.248.000.000, lalu ada 246 mahasiswa sisa anggaran pada 2022 total sebesar Rp738.000.000, dan selanjutnya 1000 target mahasiswa dianggarkan Rp3.000.000 total Rp3.000.000.000, jadi total pada 2023 yakni Rp14.124.000.000. Realisasi program 2021 sebanyak 532 Mahasiswa di empat kampus yakni Universitas Al Khairiyah dan UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dan STTIKom Insan Unggul Realisasi program 2022 sebanyak 1.208 di 46 kampus yang ada di Indonesia, sebanyak 1010 masuk jalur Kerjasama di 13 kampus di Banten, sisanya sebanyak 198 mahasiswa jalur mandiri di 33 kampus di Indonesia. Mahasiswa UGM atau Universitas Gadjah UNIVERSITAS DI BANTEN Politeknik Krakatau Universitas Faletehan Politeknik PGRI Banten Universitas Mathla’ul Anwar STTIKOM Insan Unggul Universitas Serang Raya UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Universitas Al Khairiyah Politeknik Piksi Input Serang Universitas Banten Jaya Sekolah Tinggi Analis Kimia Cilegon Universitas JUMLAH 1010 MAHASISWA Bina Bangsa 36 20 69 4 16 63 65 173 360 8 2 20 173 MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA
CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON 107 JUMLAH 198 MAHASISWA UNIVERSITAS DI INDONESIA INSTITUT PERTANIAN BOGOR UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN GUNUNG DJATI INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER UNIVERSITAS ISLAM NEGERI WALISONGO ISI YOGYAKARTA UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA POLITEKNIK STMI JAKARTA UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG UNIVERSITAS ANDALAS UNIVERSITAS PADJADJARAN UNIVERSITAS DIPONEGORO UNIVERSITAS SEBELAS MARET UNIVERSITAS INDONESIA UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MALANG UPN “VETERAN” JAKARTA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN MAS SAID SURAKARTA INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA INSTITUT TEKNOLOGI SUMATERA UNIVERSITAS LAMPUNG POLITEKNIK NEGERI LAMPUNG UNIVERSITAS NEGERI MALANG UIN SULTAN MAULANA HASANUDIN BANTEN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA UNIVERSITAS GADJAH MADA UNIVERSITAS SRIWIJAYA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI JAKARTA UNIVERSITAS TERBUKA SERANG UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG UPN “VETERAN” YOGYAKARTA 1 8 3 1 1 1 1 5 1 3 8 1 1 59 1 3 1 1 3 5 10 2 1 41 1 5 17 3 1 5 2 1 1 MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA MAHASISWA
108 CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON Mada Syauqi Risyad Yusuf dan Undip alias Universitas Diponegoro Dwina Asmirandah menjadi salah satu yang menikmati program beasiswa full sarjana. Mahasiswa UGM dan Undip tersebut menyampaikan terimakasih kepada Wali Kota Cilegon Helldy Agustian karena sudah merealisasikan program beasiswa full sarjana yang mampu meringankan beban orangtua. Bahkan, Mahasiswa UGM Syauqi Risyad Yusuf menyampaikan dengan program tersebut juga mampu memotivasi dirinya untuk bisa giat belajar agar bisa terus mendapatkan nilai Indeks Prestasi Kumulatif atau IPK yang besar. Syauqi Risyad Yusuf menjelaskan, jika saat mendaftar ikut mendaftar, dirinya langsung mendatangi kantor Dindikbud Kota Cilegon. “Untuk prosesnya waktu itu saya ke dinas pendidikan, bertanya mengenai alurnya, mungkin tiap tahun bakal berbeda, jadi saya sarankan untuk tanya kesana langsung, atau coba cek sosial medianya,” katanya Selasa 5 September 2023. Mahasiswa semester III UGM ini menambahkan, ia benar-benar merasa terbantu dengan program tersebut. Sebab, orang tuanya merupakan salah satu yang memiliki pendapatan pas-pasan. “Saya ngerasa benar-benar terbantu untuk saya, karena orang tua saya juga memiliki pendapatan yg pas-pasan, dan syarat IPK minimal 3 juga sangat memotivasi saya untuk terus belajar dan konsisten dalam belajar. Alhamdulillah saat ini saya semester III,” ujar mahasiswi yang asli dari Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pulomerak ini. Hal sama disampaikan Dwina, jika awal mula mendapatkan program karena ada info beasiswa dari laman instagram Dindikbud Kota Cilegon. “Saat itu saya sangat tertarik untuk turut mendaftar, sehingga saya mencari tahu, bagaimana alur pendaftarannya, berkas apa saja yang dibutuhkan. Awal mula saya mendapatkan info beasiswa ini adalah dari laman instagram dindik cilegon yang kebetulan muncul di explore Instagram,” ujarnya. Selanjutnya, papar Dwina, pihaknya terbantu karena sangat meringankan biaya perkuliahan. Apalagi hingga full sampai sarjana. “Pastinya, beasiswa ini sangat membantu orang tua saya meringankan biaya perkuliahan, apalagi full hingga sarjana,” jelasnya. ***
CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON 109 Bocor dan Roboh Itu Hanya Tinggal Halusinasi Total 617 Unit Rumah Reot Milik Warga Direhab 37 T erhitung sudah hampir 617 unit rumah warga tidak mampu di Kota Cilegon sejak kepemimpinan Wali Kota Cilegon Helldy Agustian dilakukan rehab menjadi layak dan bagus.Tempat tinggal warga pra sejahtera tidak lagi bocor saat hujan, ambruk saat angin puting beliung dan kumuh untuk ditinggali manusia. Bahkan, kondisi 617 rumah sejak dibangun bertahap pada 2021 hingga sekarang 2023 su-
110 CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON dah lebih layak dan bisa mengangkat harkat dan martabat warga pra sejahtera tersebut. Itu tentu, sekali lagi berkat kebijakan pro rakyat yang dilahirkan Pemkot Cilegon era Wali Kota Cilegon Helldy Agustian. Angka tersebut tentu menjadi ukuran komitmen Wali Kota Cilegon Helldy Agustian untuk membangun Cilegon Maju Modern dan Bermartabat. Adapun rincian 617 rumah tersebut yakni Rumah Tidak Layak Huni dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon sudah diberikan sebanyak total 356 unit rumah yaitu Pada 2021 ada sebanyak 142 warga kurang mampu yang dibangun lewat anggaran dari APBD Kota Cilegon, lalu pada 2022 ada sebanyak 138 unit rumah yang direhab dan 2023 sekarang 76 warga yang ikut mendapatkan program senilai Rp15 juta per unit untuk rehab. Selanjutnya, ditambang dengan Program Salira Rumah Tidak Layak Huni yang dibangunkan Kelompok Masyarakat alias Pokmas dari APBD juga dengan yaitu sebanyak 64 unit yang dibangun pada 2021, lalu 70 unit pada 2022 dan sebanyak 74 unit pada 2023. Ditambah lagi ada sebanyak 53 unit yang sudah direalisasikan dari Program CSR PT Krakatau Steel dari total rencana 100 unit rumah yang akan dibangunan. Selanjutnya, yang belum terhitung dan bisa jadi jumlahnya puluhan yakni dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Cilegon dari kurun waktu 2021 hingga 2023. Helldy juga menegaskan, tidak hanya dengan anggaran RTLH yang lalu naik. Namun, meminta kepada seluruh camat dan lurah untuk bekerja ikhlas untuk membantu warga yang membutuhkan di wilayahnya. Saat ini anggaran RTLH mencapai sebanyak Rp15 juta per unit dan akan naik pada 2024 nanti menjadi sebesar Rp20 juta per unit untuk masyarakat. Bagi Helldy, membangun rumah layak untuk warga pra sejahtera menjadi penting untuk bisa meningkatkan martabatnya sebagai manusia. Belum lagi itu pastinya akan mendorong warga bisa meningkatkan kualitas hidupnya, baik kesehatan, kesejahteraan hingga pendidikannya. “Saya meminta kepada Camat dan Lurah di Kota Cilegon untuk bekerja ikhlas. Semoga menjadi pahala untuk semua. Terutama membantu warga yang tidak mampu. Sehingga masyarakat bisa lebih sejahtera,” tegasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota
CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON 111 Cilegon Damanhuri mengatakan, program penyaluran bantuan sosial berupa RTLH itu merupakan salah satu tujuan dari percepatan penanggulangan kemiskinan di Kota Cilegon. “Jumlah penerima bantuan untuk RTLH sebanyak 76 KPM (Kelompok Penerima Manfaat) yang akan menerima Rp 15 juta. Dengan rincian Kelurahan Masigit 1 KPM, Sukmajaya 5 KPM, Cikerai 34 KPM, Kali Timbang 7 KPM, Banjarnegara 12 KPM, Kubangsari 9 KPM, dan Grogol 2 KPM,” ucapnya. Jika masing-masing rumah rata-rata dihargai Rp15 juta per unit maka sudah hampir lebih dari Rp9 miliar yang digelontorkan Wali Kota Cilegon Helldy Agustian dalam mengangkat harkat dan martawan warga miskin. Kedapan sebagaimana yang sudah dibahas anggaran tersebut akan dialihkan ke Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dengan anggaran yang lebih besar yakni sebanyak Rp20 juta per unit. 7 Bansos Bersumber APBD Era Helldy Agustian Pemkot Cilegon menganggarkan sebesar Rp1,8 miliar untuk bantuan sosial anak yatim dan terlantar. Dimana, bantuan tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon. Wali kota Cilegon Helldy Agustian menjelaskan, berbagai bantuan telah dianggarkan dan sebagian sudah disalurkan Pemkot Cilegon. Hal itu menjadi upaya bagaimana pemerintah hadir memberikan bentuk perlindungan kepada warga yang tidak mampu. Termasuk ada juga untuk disalurkan kepada Anak yatim sebesar Rp1,2 juta untuk 1.534. “Pada Tahun Anggaran 2023, Dinas Sosial Kota Cilegon berhasil menyalurkan berbagai jenis Bantuan Sosial dengan pendanaan dari APBN dan APBD Kota Cilegon. Terdapat tiga jenis Bantuan Sosial dari APBN dan tujuh jenis Bantuan Sosial dari APBD Kota Cilegon. Termasuk juga ada untuk anak yatim,” katanya saat acara Rapat Koordinasi dan Evaluasi Bantuan Sosial Tahun Anggaran 2023, di Aula Setda II Kota Cilegon, Rabu (2/8). Helldy menyatakan, ada juga bantuan sandang anak terlantar sebanyak 200 paket telah disalurkan oleh Dinas Sosial Kota Cilegon. Tak hanya itu, terdapat juga bantuan makanan untuk Lansia Terlantar dimana pada
112 CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON tahun 2023 ini Dinas Sosial Kota Cilegon telah menganggarkan sebanyak 400 paket dengan kriteria tidak terpenuhinya kebutuhan dasar seperti sandang, pangan dan papan serta terlantar secara psikis dan sosial. “Ada bantuan sandang dan pangan juga yang sudah dibagikan,” ujarnya. Helldy memastikan, jika bantuan yang disalurkan tersebut bisa tepat sasaran. Untuk itu, saat ini pihaknya tengah mengembangkan sistem satu data. Dimana nanti tidak ada lagi tumpang tindih dalam pemberian bantuan sehingga bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran. “Kami ingin bantuan-bantuan sosial dapat diberikan kepada masyarakat yang betul-betul membutuhkan. Jangan sampai orang kaya ataupun orang yang sudah meninggal masih menerima bantuan. Tidak boleh ada informasi yang ditutup-tutupi terutama terkait bantuan yang berasal dari tingkat pemerintah baik dari pusat, provinsi maupun daerah,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Cilegon Damanhuri berharap bantuan yang disalurkan oleh Pemkot Cilegon melalui Dinas Sosial baik dalam bentuk tunai maupun non-tunai dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat. Ia juga berkomitmen untuk terus berupaya dalam memperbaiki serta mengoptimalkan program bantuan sosial guna memberikan dampak positif yang lebih besar bagi masyarakat Kota Cilegon. “Semoga bantuan yang sudah kita salurkan di tahun 2023 ini bisa memberikan manfaat yang sebesar bagi masyarakat Kota Cilegon sehingga dapat hidup lebih sejahtera, dan kami juga akan terus berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya. Jenis bantuan meliputi program sembako (Bantuan Pangan Non Tunai/BPNT) yang terealisasi sebanyak 98,75 persen setiap bulan hingga Juni 2023, dengan jumlah bantuan Rp200 ribu per bulan melalui Bank Mandiri dan Kantor Pos. Kemudian, Program Keluarga Harapan (PKH) telah tersalurkan kepada 8.301 keluarga pada tahap satu dan 8.907 keluarga pada tahap dua di delapan Kecamatan Kota Cilegon. Selain itu, ada juga Bantuan Penerima Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) yang merupakan
CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON 113 program jaminan kesehatan untuk fakir miskin dan orang tidak mampu yang pembiayaannya dibayarkan oleh pemerintah. Adapun bantuan dari APBD Kota Cilegon yang merupakan program Wali Kota Cilegon Helldy Agustian mencakup bantuan Jaminan Sosial Cilegon Bermartabat (JSCB) dengan nilai bantuan sebesar Rp1 juta, yang berhasil disalurkan kepada 765 keluarga dari total 780 keluarga. Kemudian, Bantuan Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH) dengan bantuan sebesar Rp. 15 juta rupiah telah direalisasikan kepada 79 keluarga dan akan dinaikkan pada tahun 2024 menjadi Rp. 20 juta / kpm melalui Disperkim. Bantuan lainnya adalah Santunan Kematian yang merupakan salah satu bantuan sosial dari Pemerintah Kota Cilegon untuk meringankan beban masyarakat dalam pengurusan jenazah, seperti pembelian kain kafan, transportasi, serta keperluan pemakaman lainnya sesuai dengan adat istiadat, agama dan kepercayaan yang dianut dengan besaran nominal bantuan sebesar Rp. 2 juta per jiwa. Ada juga Bantuan Sosial Anak Yatim/ Terlantar sebesar Rp1,2 juta dengan target penerima bantuan sebanyak 1.534 anak dan Bantuan Sandang Anak Terlantar sebanyak 200 paket telah disalurkan oleh Dinas Sosial Kota Cilegon. Tak hanya itu, terdapat juga Bantuan Makanan untuk Lansia Terlantar dimana pada tahun 2023 ini Dinas Sosial Kota Cilegon telah menganggarkan sebanyak 400 paket dengan kriteria tidak terpenuhinya kebutuhan dasar seperti sandang, pangan dan papan serta terlantar secara psikis dan sosial. Terakhir, Bantuan Logistik Kebencanaan (Buffer Stock, Penyediaan Sandang, Bantuan Kelompok Rentan dan Makanan Siap Saji/ Dapur Umum) dengan jumlah paket bahan makanan sebanyak 4.000 paket dan paket makanan siap saji atau dapur umum sebanyak 10.000 paket.
114 CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON Dana Rp100 Juta Per Wilayah RW Perwujudan Akselerasi, Pemerataan Pembangunan & Pemberdayaan Masyarakat 38 T otal 298 Wilayah Rukun Warga (RW) di Kota Cilegon mendapatkan gelontoran anggaran Rp100 Juta Per RW untuk program Sarana dan Prasarana Wilayah (Salira) Dana Pembangunan Wilayah Kelurahan (DPWKel). Program tersebut menjadi perwujudan akselerasi pemerataan pembangunan dalam bentuk pemberdayaan masyarakat. Dimana dengan anggaran itu pembangunan di wilayah merata baik yang dekat dengan akses perkotaan maupun wilayah RW yang jaraknya cukup jauh hingga perbatasan. Program tersebut juga menjadi stimu-
CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON 115 lus bagi pemberdayaan masyarakat. Sebab, dana tersebut dikelola secara langsung oleh warga melalui lembaga Kelompok Masyarakat (Pokmas) yang dibentuk melalui musyawarah warga, serta perencanaan dirumuskan bersama warga melalui forum Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM). Tidak hanya pemerataan saja, dengan perencanaan yang dirumuskan melalui musyawarah juga diharapkan menghasilkan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dimana nilai manfaatnya akan langsung dirasakan secara luas oleh masyarakat sendiri. Didalam proses pembangunan DPWKel yang sudah berjalan, cukup besar partisipasi dan pemberdayaan masyarakat. Sebab, ada tidak sedikit aset milik warga pribadi yang pada akhirnya diberikan guna memuluskan pembangunan. Misalnya, dalam pembangunan drainase dan paving block jalan, ada sebagian masyarakat yang mendukung penuh dengan memberikan lahan atau tanah agar drainase dan jalan lingkungan untuk paving block berjalan secara maksimal. Belum lagi lahan yang diberikan untuk bisa dibangunkan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) atau pembangunan lainnya yang dibutuhkan untuk memuluskan pembangunan. Tercatat kurang lebih 30 persen pembangunan tersebut sebagian yakni hibah tanah dari warga. Termasuk, karena dikelola pembangunnya oleh warga sendiri maka keterlibatan dalam bentuk operasional berupa makan minum juga dilakukan warga. Sampai dengan warga sendiri juga ikut turun membantu proses pembangunan yang dilakukan dengan guyub gotong royong. Dengan program Salira DPWKel tersebut juga yang dikelola dan dikerjakan warga, menjadikan kualitas pembangunan semakin baik. Sebab, konsep yang dianut adalah gotong royong bukan bisnis atau proyek pembangunan yang dikerjakan oleh perusahaan dan pengusaha. Hal itu bahkan juga diakui langsung Kejaksaan Negeri Cilegon jika hasil pembangunan yang dikerjakan selain sudah sesuai dengan perencanaan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban keuangan Negara, hasilnya sangat maksimal. DPWKel sendiri merupakan program yang
116 CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON sudah dilakukan Pemkot Cilegon sejak 2014 lalu. Dimana anggaran DPWKel diambil dari 5 persen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang sudah dikurangi Dana Alokasi Khusus (DAK). Dalam rincian 5 persen tersebut dibagikan kepada kelurahan untuk merealisasikan program kelurahan sebesar 70 persen dan 30 persen digunakan untuk pembangunan fisik yang dikelola langsung warga melalui Pokmas. Landasan aturan DPWKel tersebut merujuk seperti diketahui, program tersebut tertuang dalam Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah dan Peraturan Wali kota Nomor 34 tahun 2015 tentang DPWKel. Beda dari sebelumnya, pada 2022 saat ini terdapat perubahan nama dari dari pembangunan sarana dan prasarana wilayah (Sarpraswil) menjadi Salira DPWKel, secara ketentuan pembagian besaran anggaran juga mengalami perubahan. Sebelumnya, perhitungan yaitu 30 persen DPWKel difokuskan pembangunan fisik dari total 100 persen anggaran untuk kelurahan, dengan ketentuan bobot nilai diambil dari luas wilayah kelurahan, jumlah rumah tangga miskin dan jumlah penduduk. Maka, sekarang dibuat pemerataan yakni Rp100 juta per RW. Tetapi, secara fungsi DPWKel tetap sama yakni pertama untuk pembiayaan pembangunan sarana dan prasarana kelurahan, meningkatkan fungsi penyelenggaraan kelurahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, mendorong percepatan dan pemerataan pembangunan, mendorong percepatan penanggulangan kemiskinan dan kawan kumuh. Program DPWKel juga menjadi menjadi rujukan sejumlah pemerintah daerah lainnya untuk dijadikan referensi program. Bahkan, pada 2019 program DPWKel menjadi inovasi yang masuk dalam 10 besar Penghargaan Perencanaan Daerah (PPD) Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas). Dengan program Salira DPWKel juga memiliki efek positif yang berantai terhadap berbagai aspek pembangunan, misalnya perekonomian karena akses jalan dibangun memudahkan moda transportasi terjangkau sampai wilayah perkampungan, meningkatkan nilai ekonomis lahan, membuat warga untuk membangun usaha kecil karena jalan sudah dilintasi. Lalu pembangunan bidang kesehatan karena dalam DPWKel juga untuk pembangunan Posyandu sebagai fasilitas pelayanan kesehatan balita ibu hamil dan menyusui. Posyandu selain menjadi tempat untuk pelayanan kesehatan imunisasi bayi dan kontrol kesehatan ibu hamil dan menyusui, juga bisa dijadikan tempat untuk edukasi kesehatan warga. Antisipasi banjir dan bencana longsor dengan pembangunan tembok penahan tanah (TPT) di sejumlah sungai, drainase lingkungan untuk membuat saluran semakin baik, dan sumur resapan mengantisipasi genangan air di lingkungan. Melalui DPWKel Kota Cilegon tersebut juga
CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON 117 menjadikan percepatan pembangunan kawasan kota tanpa kumuh (Kotaku) milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia bisa dilakukan. Bahkan, pada Agustus 2021 Kota Cilegon menjadi daerah kota/kabupaten se Indonesia yang menduduki peringkat ke 8 pencapaian kolaborasi dari sumber APBD tertinggi untuk pengentasan kawasan pemukiman yang kumuh menurut Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, dengan anggaran yang sudah digelontorkan Pemerintah Kota Cilegon melalui DPWKel untuk sarana dan prasarana yakni Rp36,8 miliar. Data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia peringkat 10 besar kolaborasi APBD untuk pengentasan kawasan kumuh yakni : 1. Kota Jambi 110,4 miliar, 2. Kabupaten Tangerang 73,9 miliar, 3. Kota Bekasi 64,5 miliar, 4. Kota Bengkulu Rp61,7 miliar, 5. Kota Tangerang 57,3 miliar, 6. Kota batam 55,1 miliar, 7. Kota Pariaman 37,8 miliar 8. Kota Cilegon 36,8 miliar 9. Kota Payakumbuh 35,0 miliar 10. Kota Bandar Lampung 30,5 miliar. Dengan data tersebut menjadi gambaran jika Pemerintah Kota Cilegon menjadi bagian yang memberikan daya dukung terhadap pembangunan secara nasional, terutama dalam hal mengurangi kawasan permukiman kumuh. Itu juga menjadikan dasar jika Pemerintah Kota Cilegon serius melakukan pembangunan dalam rangka mensejahterakan masyarakat melalui pemberdayaan dan terus menyelesaikan persoalan kawasan kumuh. Berkat intervensi program tersebut saat ini total hanya sebanyak 43 Kelurahan, berdasarkan Keputusan Wali Kota Cilegon Nomor 066/Kep.364-Disperkim/2020 hanya ada 12 Lingkungan di 9 Kelurahan yang masih kumuh. NO Nama Lokasi Luas (Ha) RT/RW Kelurahan Kecamatan Jumlah Jiwa Kepadatan (Jiwa/Ha) Nilai Tingkat 1 Lingkungan Rokal 0,8 004/010 Jombang Wetan Jombang 500 625 16 Ringan 2 Lingkungan Kedurung 0,3 012/001 Pabean Purwakarta 60 40 31 Ringan 3 Lingkungan Jerang Ilir 3,3 003/003 Karangasem Cibeber 224 67,88 19 Ringan 4 Lingkungan Pakis Haji 2,75 001/004 Bulakan Cibeber 315 101,61 23 Ringan 5 Lingkungan Cikebel 4,8 001/002, 002/002 dan 003/002 Grogol Grogol 803 167,29 27 Ringan 6 Lingkungan Ciora Wetan 1,5 002/003 dan 003/003 Grogol Grogol 548 365,33 16 Ringan 7 Lingkungan Gunung Batur 3,61 001/003 Maraksari Pulomerak 474 158 18 Ringan 8 Lingkungan Tembulun 1,51 002/004 dan 003/004 Mekarsari Pulomerak 312 206,62 19 Ringan 9 Lingkungan Sukajadi 9 006/002 Mekarsari Ciwandan 155 17,22 18 Ringan 10 Lingkungan Jangkar Sukun 1,9 015/005 Tegal Ratu Ciwandan 262 137,89 16 Ringan 11 Lingkungan Deringo Londoh 5,8 011/004 Deringo Citangkil 225 45 28 Ringan 12 Lingkungan Lebak Kelapa 2,39 007/004 Lebak Denok Citangkil 486 82,37 16 Ringan
118 CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON Salira Serap 6.894 Tenaga Kerja Per Tahun Program Dana Pembangunan Wilayah Kelurahan (DPWKel) Sarana dan Prasarana Lingkungan Rukun Warga (Salira) berhasil menyerap 6.894 tenaga kerja pada 2022. Dimana, DPWKel Salira tersebut menjadi program yang bisa menyelesaikan soal pengguran secara berkelanjutan. Fungsional Perencana Muda Subkor Pemerintahan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengambangan (Bappedalitbang) Kota Cilegon Supriyatna menyatakan, Salira menjadi program yang terus berkelanjutan sampai sekarang. Program tersebut juga menjadi salah satu yang cukup banyak melibatkan pekerja, terutama masyarakat sekitar. “Program ini dilakukan Pokmas (Kelompok Masyarakat). Dimana tentu dari awal juga sudah disampaikan jika para pekerja diambil dari masyarakat sekitar yang dilibatkan dalam pembangunan,” ucapnya, Senin (19/6). Adapun secara data pada 2022, jelas Yatna panggilan akrab Supriyatna, ada kurang lebih 6.894 tenaga kerja yang berhasil diserap dalam program, dengan rincian 898 pekerja di Kecamatan purwakarta, 681 Kecamatan Pulomerak, 939 Kecamatan Grogol, 732 Kecamatan Cibeber, 692 Kecamatan Cilegon, 638 Kecamatan Ciwandan, 1480 Kecamatan Citangkil, 834 Kecamatan Jombang. “Semuanya adalah warga lokal dan diambil dari masyarakat sekitar. Artinya selain infrastruktur juga bisa menopang perekonomian warga,” ujarnya. Untuk pembangunan sendiri, jelas Yatna, dilakukan selama 2022 yakni Paving Blok sepanjang 44.717 meter persegi, Drainase sepanjang 4.009 meter lari, tembok penahan tanah (TPT) sepanjang 4.029 meter lari, Jambanisasi sebanyak 67 Unit, Pagar Makam 40 Unit, Balai Warga 11 Unit, Pos Ronda 28 Unit, Posyandu 53 Unit, Rehab Masjid atau Mushola 89 Unit, Gapura 29 Unit, rumah tidak layak huni (Rutilahu) 70 Unit, Sumur Resapan 59 Unit, Taman Bermain Anak 5 Unit dan PJU 246 Unit. “Ini tentu dalam rangka pemerataan pembangunan dimana semua aspek dilakukan di kurang lebih 298 RW pada 2022,” ujarnya. Hal senada disampaikan Kepala Bappedalitbang Wilastri Rahayu, jika Pemkot Cilegon berharap partisipasi warga semakin meningkat lagi untuk Salira. “Semoga saja dengan pengerjaan yang transparan maka warga bisa meningkat partisipasinya,” ujarnya. Wilastri menyebutkan, jika kedepan
CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON 119 diharapkan anggaran bisa ditingkatkan kembali, sehingga bisa lebih luas jangkauan untuk RT di setiap RW. “Jika melihat ini kan masih luas, semoga saja masih bisa ditingkatkan lagi. Sebab, Rp100 juta per RW dengan luasan dan banyaknya RT itu masih sedikit,” pungkasnya. Diketahui Pemkot Cilegon telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp29.800.000.000 untuk DPWKel Salira. Dengan rincian, Kecamatan Purwakarta Rp4,1 Miliar di 41 RW, Kecamatan Jombang Rp4,5 Miliar di 45 RW, Kecamatan Cibeber Rp4,1 Miliar di 41 RW, Kecamatan Cilegon Rp3,4 Miliar di 34 RW. Lalu ada di Kecamatan Ciwandan Rp2,8 Miliar di 28 RW, Kecamatan Citangkil Rp5,4 miliar untuk 54 RW, Kecamatan Pulomerak Rp2,7 Miliar untuk 27 RW dan Kecamatan Grogol Rp2,9 Miliar untuk 29 RW. Tahun ini tentu dengan semakin meningkatnya jumlah wilayah yang melakukan pemekaran, maka tentunya anggaran tersebut juga akan semakin naik. Sekali lagi, adanya anggaran Rp100 juta per warga itu, membuat akselerasi dan pemerataan pembangunan, sehingga pembangunan tidak hanya ada di hulu saja. Namun, juga ada hilir menjadi merata. Wali Kota Cilegon Helldy Agustian menyatakan, diharapkan semua yang dikelola warga bisa amanah, sehingga pembangunan bisa dirasakan warga secara berkelanjutan. “Kami ingin Pokmas bisa amanah dan jujur mengelolanya. Sebab, pembangunan ini adalah berdasarkan kebutuhan yang dirumuskan bersama-sama,” jelasnya. Kedepan, diharapkan ada banyak pembangunan lagi yang langsung menyentuh warga, sehingga bukan saja Rp100 juta. Tapi juga bisa naik lagi. “Tentu akan dikaji dan dibahas, sehingga sekarang sudah sukses Rp100 juta per RW, nantinya bisa meningkat lagi,” pungkasnya. ***
120 CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON Merdeka Sebagai Sandera Sekolah Helldy Tebus 192 Ijazah Siswa 39 S alah satu bukti seseorang mampu menyelesaikan studinya yakni ijazah yang diberikan kepada para siswa. Namun, malangnya masih ada siswa yang bermuram karena kertas kelulusan berupa ijazah masih tersandera di sekolah. Bahkan, itu sudah berlangsung lama dan akhirnya bukti itu tidak bisa digunakan jika seseorang melamar pekerjaan karena masih ada di gudang-gudang sekolah. Kini, semua siswa yang sudah bertahun-tahun tidak pernah menyentuh dan menyimpan sendiri ijazah bisa tersenyum lebar. Pasalnya Wali Kota Cilegon Helldy Agustian mengambil sebuah kebijakan dengan menebus hampir 192 ijazah milik siswa yang masih tertahan. Jumlah uang yang digelontorkan tidak main-main mencapai Rp200 juta untuk menebus sebanyak 192 ijazah milik para siswa yang tidak mampu melunasi biaya sekolah tersebut. Program penebusan ijazah menjadi salah
CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON 121 satu gebrakan spektakuler yang diberikan Wali Kota Cilegon Helldy Agustian. Ia mendorong lembaga Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Cilegon untuk bisa menebus ijazah para siswa. Bahkan, targetnya pada 2023 sekarang akan digelontorkan lagi sebesar Rp200 juta untuk bisa menebus ijazah pada siswa. Artinya total akan ada hampir 400 ijazah yang bisa ditebus. Secara angka ada sebanyak 2 Ribu lebih Ijazah tertahan di 14 Sekolah. Anggaran yang dibutuhkan untuk menebusnya tidak mainmain mencapai Rp2,5 miliar di 14 sekolah di Kota Cilegon. Namun, dengan kesungguhan untuk memberikan kepedulian, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian akan secara bertahap untuk menyelesaikan dan mengurai benang kusut ditahannya ijazah para siswa di sekolah. Dimana, upaya itu tentu belum pernah dilakukan oleh para pemimpin yang sebelumnya. Helldy selain mengajak lembaga amal Baznas Kota Cilegon juga akan mendorong peran industri untuk menyelesaikannya dengan memberikan tanggung jawab sosialnya kepada warga tidak mampu tersebut. Helldy mengatakan, bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap para siswa yang memang terkendala tidak bisa mengambil ijazah karena faktor ekonomi. “Ini dalam rangka kepedulian, rata-rata memang mereka itu menengah ke bawah, setelah kami dalami lagi ijazahnya itu tidak bisa tertebus, kami menilai ini perlu dibantu, maka kami minta bantuan Dinas Pendidikan bekerjasama dengan Baznas (Cilegon),” kata Helldy usai memberikan bantuan. Lebih lanjut Helldy mengatakan, bahwa bantuan penyelenggaraan pendidikan tersebut merupakan suatu dorongan atau motivasi bagi industri untuk membantu generasi muda Cilegon ke depan. “Ini sebagai pancingan, kami berharap semua industri di Kota Cilegon membantu generasi Cilegon ke depan dengan cara memberikan atau membebaskan, ijazahnya bisa ditebus sama beberapa industri, kalau rame-rame kan patungan bisa selesai,” tuturnya. Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon Heni Anita Susila menambahkan, program bantuan tersebut merupakan sinergi antara Pemkot Cilegon melalui Dindik Cilegon dan Baznas Kota Cilegon. “Mereka bisa menebus ijazahnya yang digunakan, tentu mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk kehidupan mereka ke depan. Disini anggaran yang diberikan memang dari Baznas, Dindik memfasilitasi dalam kegiatan ini, dan langsung diberikan oleh Wali Kota Cilegon (Helldy Agustian),” ucapnya. Penebusan Secara Bertahap Sementara itu, Baznas Kota Cilegon juga akan berkomitmen untuk bersama-sama Wali Kota Cilegon Helldy Agustian menebus ijazah para siswa karena tunggakan tersebut. Jika sebelumnya sudah ada Rp200 yang pada 2022 yang digelontorkan untuk menebus ijazah, maka tahun ini akan direncanakan digulirkan sebesar Rp150 juta menebusnya. Namun, upaya tersebut tentu tidak bisa sendiri. Sebab, Dindik Kota Cilegon harus juga melakukan lobi kepada sekolah, agar bisa ada toleransi menebus ijazah para siswa. “Kami bersama Dindik akan melobi sekolah, agar bisa 1 siswa itu ditebus dengan harga Rp1 juta. Ini kami upayakan dengan sungguh-sungguh dan berharap toleransi dari pihak sekolah,” kata Ketua Baznas Kota Cilegon Taufik Ubaidillah. Disisi lain, pihaknya juga akan melobi Baznas Provinsi Banten untuk bisa mendorong anggaran agar bisa juga membantu, sehingga semakin banyak yang bisa ditebus. Upaya Berikan Kesadaran Pihak Sekolah Tak Menyandera Ijazah Siswa Lulus Upaya lainnya, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon juga terus memberikan imbauan agar sekolah tidak menahan ijazah para siswa jika masih memiliki tunggakan. Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon Ahmad Najib menjelaskan, adanya larangan menahan ijazah tersebut berdasarkan petunjuk teknis (Juknis) dari Kemendikbud Ristek. Jika setiap sekolah diwajibkan untuk memberikan ijazahnya kepada siswa. “Ijazah ini harus diberikan kepada siswa. Tidak boleh ada alasan untuk menahannya. Apapun yang menjadi alasan tidak boleh di-
122 CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON tahan,” katanya, Kamis 8 Juni 2023. Najib menyampaikan, jika siswa masih ada sangkutan biasa atau lainnya di sekolah, maka yang menjadi jaminan harus lainnya tidak boleh ijazah. “Tidak dijelaskan negeri dan swasta. Artinya itu berlaku untuk semuanya baik negeri dan swasta. Jadi jika masih ada sangkutan maka lainya jadi jaminan, jangan ijazah,” jelasnya. Disisi lain, Najib mengungkapkan, jika pihak sekolah tidak boleh memungut apapun dalam pengambilan ijazah. Termasuk juga bayaran soal tandatangan dan penulisan ijazah itu tidak dibenarkan secara aturan. “Jadi tidak benar itu, makanya tidak boleh ada pungutan untuk ijazah dalam bentuk apapun,” pungkasnya. Jika ada, tegas Najib maka diharapkan masyarakat untuk menyampaikan kepada pihak dinas, sehingga nantinya ada teguran dan pemanggilan kepada sekolah bersangkutan. “Biar nanti ada panggilan untuk pihak sekolah. Laporkan saja kepada kami jika ada pungutan soal ijazah,” ucapnya. Berikan Senyum Orangtua dan Siswa Makmun (58) warga lingkungan Simpang tiga RT 04 RW 02, Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Purwakarta menyatakan, pihaknya berbahagia karena berkat perjuangan Lurah Ramanuju Solihan akhirnya ijazah anaknya Sela Mega Darby 16 tahun yang sudah lama tidak ditebus di SMP Al Hadid akhirnya bisa dibantu Baznas Kota Cilegon. “Alhamdulillah, ijazah anak saya sudah dilunasi oleh Pemerintah Kota melalui Baznas Kota Cilegon,” katanya. Sebagai anggota Satlinmas jelas Makmun, pendapatannya tidak menentu dan hanya cukup buat makan saja. Namun, berkat curhatannya dengan Lurah Ramanuju, akhirnya persoalan tunggakan bisa diselesaikan. “Saya curhat sama Pak Solihan Lurah Ramanuju bahwa anak saya belum bisa menebus ijazah, Pak Lurah Iba sehingga akhirnya Pak Lurah menggandeng Baznas dan akhirnya saya bisa bernapas lega setelah Baznas melunasi tunggakan tersebut. Terimakasih kepada Pak Wali kota, Pak Lurah dan Pak Baznas yang sudah membantu saya. Saya hanya bisa mendoakan agar semuanya sehat dan panjang umur,” katanya. Sementara itu, Sela Mega Darby mengaku senang setelah pihak Pemerintah melalui Baznas Cilegon melunasi tunggakan SPP miliknya. Bahkan, dengan adanya ijazah tersebut nantinya jika diperlukan untuk pemberkasan sekolah maka bisa dilampirkan. “Senang, saya nggak nyangka aja ada yang membantu,” ucapnya sambil memegang ijazahnya. ***
CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON 123 Cilegon Terang Benderang Per Lingkungan Dibangunkan Caang Lewat Salira 40 S ebuah terobosan terus dilakukan Wali Kota Cilegon Helldy Agustian. Bahkan, sekarang dikenal dengan Caang alias Cilegon Terang Benderang. Program tersebut menjadi mandatory yang ada di pembangunan Sarana dan Prasarana Lingkungan Rukun Warga (Salira) Dana Pembangunan Wilayah Kelurahan. Dimana ada Rp100 juta yang diberikan kepada Kelompok Masyarakat (Pokmas) untuk
124 CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON mengelola dan merealisasikan dalam bentuk pembangunan fisik. Salira sendiri menjadi pembangunan yang mengakomodir aspirasi warga secara langsung. Pada 2022 ada sebanyak 246 Unit Penerangan Jalan Umum (PJU) terpasang dalam program Caang Salira DPWKel. Disisi lain, dalam program Caang tersebut juga ada beberapa bantuan yang diberikan baik itu hibah pihak ketiga dan juga yang dikeluarkan dari APBD Kota Cilegon. Dalam bentuk hibah Penerangan Umum Tenaga Surya dari sebanyak 2.000 unit dari Lembaga Pengelola Hibah-Budaya Dunia Heritages (LPH-BDH). “Sebanyak 2.000 unit PJU-TS ini akan menerangi jalan sepanjang 58,05 kilometer di Kota Cilegon. Dengan pemasangan 2.000 unit PJU-TS ini tidak ada wilayah yang gelap lagi di Kota Cilegon dan langsung dirasakan masyarakat fasilitas ini,” ungkapnya. PJU-TS akan dipasangkan di Pulomerak sebanyak 585 lokasi, Grogol 500, Cibeber 270, Ciwandan 190, Purwakarta 155, Citangkil 155, Cilegon 85, dan Jombang 60. Lalu ada juga Jalan Gwangyang alias Bonakarta sebagai penghubung jalan Ahmad Yani di jalur protokol menuju Jalan Pangeran Jayakarta Kelurahan Masigit akan dipasangi Penerangan Jalan Umum (PJU). Rencananya akan ada sebanyak 24 titik PJU dipasang dengan anggaran digelontorkan sekitar Rp500 juta oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon. Diketahui, Jalan Bonakarta sendiri merupakan jalan yang dibangun pada 2018 pembebasan dan pematangan dengan anggaran Rp8 miliar, lalu pembuatan jalan pada 2019 dengan anggaran yang digelontorkan juga mencapai hampir Rp9 miliar untuk pembangunan jalan sepanjang kurang lebih 680 meter dengan lebar 24 meter. Ketua Pokmas Kelurahan Gedong Dalem, Sebanyak 2.000 unit PJU-TS ini akan menerangi jalan sepanjang 58,05 kilometer di Kota Cilegon. Dengan pemasangan 2.000 unit PJU-TS ini tidak ada wilayah yang gelap lagi di Kota Cilegon dan langsung dirasakan masyarakat fasilitas ini
CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON 125 Kecamatan Jombang Sumartono menjelaskan, program Caang sendiri sudah dilakukan di Kelurahan Gedong Dalem sejak adanya Salira. Beberapa tempat menjadi titik fokus terutama yang gelap. “Ada yang dipasang, terutama lingkungan yang benar-benar butuh penerangan,” katanya. Hal senada disampaikan juga Lurah Kebonsari, Kecamatan Citangkil Asep Muzayin, jika lingkunganya sudah tidak lagi gelap, terutama jalan-jalan lingkungan. Artinya, dengan semakin terang, maka kerawanan kecelakaan dan kejahatan saat warga melintas jalan tidak terjadi lagi. Itu semua berkat Caang yang dipasang oleh Pokmas Kelurahan Kebonsari. Sementara, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian dalam berbagai kesempatan menyampaikan, pihaknya berkomitmen akan terus melakukan upaya perubahan kearah yang lebih baik di Kota Cilegon. Termasuk juga terus memberikan hak penerangan kepada para warga saat malam hari. Itu sudah terwujud dengan berbagai pencapaian pemasangan PJU yang dilakukan, baik itu dari pihak ketiga atau non APBD, atau APBD yang ada di Salira dan juga Dinas Perhubungan. “Kami berkomitmen untuk terus melakukan penerangan, rata-rata ada 250 PJU per tahun sejak 2021 yang sudah terpasang melalui Salira DPWKel, termasuk juga dari Dishub Kota Cilegon,” jelasnya. Semakin terang, maka Kota Cilegon tidak lagi jalanan kampungnya rawan kecelakaan dan kejahatan saat malam hari. Bahkan, belum lama ini pada 2023, saat Jalan Lingkar Selatan dijadikan arus mudik, pihaknya juga melakukan perbaikan PJU yang ada, sehingga itu bisa dilintasi lebih aman para pemudik. ***
126 CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON Sekolah Semakin Menyenangkan Bosda Rp17 Miliar untuk LKS Siswa 41 P endidikan menjadi salah satu fokus Wali Kota Cilegon Helldy Agustian, berbagai program sudah diluncurkan, baik itu beasiswa full sarjana, insentif guru di perbatasan, dan yang terbaru yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon menyiapkan dana sebesar Rp17 miliar untuk Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) pada 2023 ini. Nantinya anggaran tersebut diberikan dalam rangka membantu kebutuhan siswa saat sekolah, termasuk juga Lembar Kerja Siswa (LKS). Artinya, Helldy ingin pendidikan berkualitas tapi tetap tidak membuat ekonomi warga malah habis untuk biaya pendidikan yang mahal, termasuk pembelian buku LKS dan lainnya. Akhirnya, Pemkot Cilegon menginisiasi Rp17 miliar tersebut untuk dikonversi menjadi LKS dan kebutuhan sekolah lainnya, sehingga semuanya bisa full gratis. Kepala Bidang Pendidikan Dasar Depdik-
CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON 127 untuk SD dan SMP negeri dengan kurang lebih hampir Rp 17 miliar. Tahun ini akan dialokasikan,” jelasnya. Heni menegaskan, pihaknya sesuai dengan Permendikbud Nomor 75 tahun 2020 tentang Komite Sekolah sudah tegas melarang sekolah untuk berbisnis, terutama soal jual beli LKS. Sebab, pembelian hanya bisa dilakukan langsung ke toko dan penerbit. “Sanksinya berupa teguran, bukan pidana. Kemudian kalau teguran itu dihiraukan, kita akan berikan punishment itu misalkan di rotasi nanti kita akan pikirkan. Tapi yang jelas ada sanksi. Jadi kami sudah larang untuk jual beli LKS,” tegasnya. Sebelumnya juga, Dindikbud Kota Cilegon sudah mengeluarkan edaran soal larangan sekolah untuk berbisnis, termasuk juga mematok dan mewajibkan sumbangan untuk keperluan sekolah. Hal itu sebagaimana yang sudah diatur dalam Permendikbud Nomor 75 tahun 2020 tentang Komite Sekolah. bud Kota Cilegon Ahmad Najid mengungkapkan, pihaknya sudah mengalokasikan dana sebesar Rp17 miliar. Untuk, detail kebutuhan Bosda di sekolah sendiri, pihaknya masih membahas petunjuk teknis. “Insya Allah (dialokasikan pada 2023). Nanti belum rampung juknisnya masih dalam pembahasan,” katanya menjawab soal anggaran dan keperluan Bosda 2023. Najid menyampaikan, pihaknya berharap Bosda nantinya bisa meningkatkan kualitas Pendidikan di Kota Cilegon. “Tentu saja kualitas Pendidikan diharapkan bisa meningkat kedepannya, terlebih ada Bosda,” ucapnya. Sementara itu, Kepala Dindikbud Kota Cilegon Heni Anita Susila menyampaikan, salah satu tujuan Bosda sendiri yakni menutupi kebutuhan peserta didik, misalnya soal kebutuhan pembelian Lembar Kerja Siswa (LKS) di sekolah dasar negeri (SDN) maupun sekolah menengah pertama negeri (SMPN). “Bosda
128 CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON Wali Kota Larang Guru dan Sekolah Jual Beli LKS Disisi lain, kebijakan Wali Kota Cilegon Helldy Agustian usai menggelontorkan Bosda tersebut juga memberikan warning guru dan perangkat sekolah untuk tidak melakukan jual beli LKS. Jika masih ada guru dan perangkat sekolah jual beli LKS atau Lembar Kerja Siswa, maka Helldy tak segan memberikan sanksi. Bahkan, Helldy secara serius akan menindaklanjuti dengan mengutus inspektorat untuk melakukan pemeriksaan kepada guru dan perangkat sekolah yang membandel. Hal itu dilakukan, karena di Kota Cilegon saat ini untuk pembelian LKS akan dicover oleh APBD. Helldy menjelaskan, dalam program pendidikan yang didorong oleh dirinya, Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon telah menggratiskan LKS bagi siswa yang ada di Kota Cilegon. “Kota Cilegon juga telah membebaskan siswa dari uang LKS. Atas dasar itu, saya menghimbau kepada seluruh perangkat sekolah untuk tidak meminta uang LKS kepada siswa,” katanya Helldy saat Upacara Memperingati Hardiknas 2023. Selanjutnya, Helldy menjelaskan, akan memberikan sanksi tegas kepada pihak sekolah yang melakukan pemungutan biaya LKS bagi siswanya. “Kalau saya mendengar ada pihak sekolah yang masih meminta uang LKS. Saya akan tindak tegas untuk mengirimkan Inspektorat Kota Cilegon agar mendatangi sekolah anda,” jelasnya. Saat ini papar Helldy, pihaknya tengah serius untuk terus membenahi dan meningkatkan pendidikan. Keseriusan Helldy, tampak dari banyaknya program pendidikan yang sukses diluncurkan. Misalnya, pembangunan gedung 4 SMP Negeri, peningkatan kesejahteraan unsur pendidikan dan beasiswa full sarjana serta program lainnya. “Keseriusan Kota Cilegon dalam Pendidikan dapat dilihat dari berhasilnya merealisasikan pembangunan 4 SMP Negeri baru. Yakni SMP Negeri 12, 13, 14 dan 15. Ada juga beasiswa full sarjana terealisasi sekitar 2000 siswa yang telah menerima beasiswa ini,” katanya saat Apel Hardiknas, Selasa 2 Mei 2023. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon Heni Anita Susila menyampaikan, secara terus menerus mengingatkan kepada guru dan tenaga kependidikan di sekolah. Jika sekarang LKS sudah akomodir lewat anggaran dari APBD, sehingga tidak boleh ada lagi yang berbisnis soal LKS tersebut. “Sudah ada anggaran yang digelontorkan. Kami juga terus mengingatkan dan jika ada maka dipersilakan untuk menyampaikan ke Dindikbud,” ungkapnya. Heni menambahkan, berharap dukungan untuk mewujudkan target yang sudah ditentukan, sehingga perbaikan SDM di bidang pendidikan sesuai dengan harapan. “Kami mohon dukungan untuk bisa merealisasikan target. Kami ingin semuanya berjalan, sehingga akselerasi pembangunan SDM berkualitas bisa dilakukan,” pungkasnya. Selanjutnya yang patut diapresiasi adalah kebijakan pelarangan pungutan kepada peserta didik, penjualan buku pelajaran, seragam dan bahan ajar kepada seluruh SMP dan SD Negeri melalui Instruksi Dinas Pendidikan Kota Cilegon No 430/030-Dindik. ***
CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON 129 Memuluskan Jalan Rusak Sejak 20 Tahun Lalu Era Helldy Berhasil Perbaiki Jalan Ahmad Dahlan dan Panggungrawi 42 S ejak 20 tahun lalu, betonisasi Jalan Ahmad Dahlah mulai dari Temu Putih, Kelurahan Ciwaduk hingga pertigaan Jalan Lingkar Selatan Kelurahan Ciwedus sepanjang 1,2 meter rusak dan hanya dilakukan tambal sulam saja. Namun, sekarang di era Wali Kota Cilegon Helldy Agustian memimpin tidak ada lagi kata tambal sulam dan rusak parah untuk jalan tersebut. Sebab, era Wali Kota Cilegon Helldy Agus-
130 CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON tian status jalan telah ditingkatkan dengan dilakukan betonisasi seluruhnya. Bahkan tidak tanggung anggaran yang digelontorkan mencapai Rp5,9 Miliar atau tepatnya Rp5.910.849.978,69 pada 2022 di awal Oktober. Itu tentu tidak lagi menimbulkan tambal sulam jalan dengan pasir dan material batu sebagaimana yang sudah dilakukan, terlebih usai musim hujan dipastikan sulit memilih jalan mulus di Jalan Ahmad Dahlan tersebut. Adanya pembangunan membuat semua masyarakat yang melintasi senang. Pasalnya, alasan perluasan jalan selalu menjadi dalil kenapa jalan tersebut tidak pernah dibetonisasi. Padahal jalan penghubungnya sudah sejak lama di beton dan diperluas. Tidak hanya itu, jalan tembus dari Pasar Kranggot menuju jalan arah Rumah Sakit Panggung Rawi juga rusak parah. Lagi-lagi itu terjadi karena baru separuh betonisasi yang dilakukan pemerintah sebelumnya. Baru pada zaman Wali Kota Cilegon Helldy Agustian jalan itu bisa dinikmati secara mulus dan bagus oleh ratusan dan ribuan warga yang melintas. Jalan tersebut yakni Jalan Semburat atau orang lebih mengenalnya Jalan Kubang Laban sebagai jalur alternatif jalan Pasar Kranggot ke Jalan Cilegon-Bojonegara. Dana sebesar Rp985.394.446,46 digelontorkan untuk merealisasikan jalur tersebut. Belum lagi, ada beberapa jalan lainnya yang sudah direalisasikan disamping Jalan Ahmad Dahlan dan Jalan Semburat di Era Wali Kota Cilegon Helldy Agustian. Bahkan, sebagai bentuk komitmennya, beberapa kali Wali Kota Cilegon Helldy Agustian juga turun langsung untuk bisa mengamati perbaikan yang dilakukan pihak ketiga. Ia tidak segan secara tegas mengingatkan jika pembangunan harus sesuai dengan kerjasama yang sudah dilakukan. “Kami baru bisa menganggarkan di tahun ini (2022), karena kami dilantik Februari 2021 dan saat itu anggaran yang kita pakai masih anggaran dari pemerintahan sebelumnya,” ujar Wali kota. Diungkapkan Helldy, bahwa realisasi anggaran perbaikan jalan selain mempertimbangkan aspirasi masyarakat, juga harus sesuai dengan prosedur Pemerintahan. “Baru di tahun ini kita bisa menyusun anggaran kita sendiri, yang alhamdulillah di dalamnya terdapat perbaikan jalan ini. Kami memaklumi keinginan masyarakat yang ingin langsung
CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON 131 jalan itu diperbaiki, tapi ini yang dinamakan best on process. Jadi kita lakukan sesuai dengan prosedur yang ada, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari,” sambung Helldy. Pada kesempatan itu, Helldy juga berkomitmen bahwa pembangunan di era Pemerintahannya akan berjalan secara transparan. “Kita kumpulkan seluruh RT, RW, Lurah juga hadir, anggota dewan juga hadir, kita umumkan juga, sudah sesuai prosedur, perbaikan Jalan Ahmad Dahlan dimulai, saya ingin perbaikan jalan ini berjalan transparan. Saya minta kontraktor melaksanakan pekerjaannya sesuai spesifikasi yang sudah ditentukan, saya juga ingin RT RW menjadi controlling, agar supaya tidak ada temuan-temuan BPK ke depannya,” imbuh Helldy. Siapkan Mantri Jalan Terkait perbaikan jalan kedepannya, Wali Kota menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Cilegon sudah mempersiapkan program ‘Mantri Jalan’, yang mulai dianggarkan pada APBD Perubahan 2022. “Saat ini Pemkot Cilegon mempersiapkan Mantri Jalan, dimana nanti Mantri Jalan tersebut akan keliling sepanjang jalan Cilegon dan melakukan survey. Apabila ditemukan jalan rusak, itu akan langsung diperbaiki oleh Mantri Jalan,” tandasnya. Perbaikan Diapresiasi Warga Setempat Pada kesempatan yang sama, salah satu tokoh masyarakat yang juga menjabat sebagai Ketua RW 05, Ahmad Shaleh, mengaku bersyukur sekali karena Pemerintahan Helldy-Sanuji merealisasikan harapan masyarakat yang sudah sejak lama menginginkan kualitas jalan yang baik. Bahkan, semenjak tahun 1986 jalan disini belum tersentuh perbaikan jalan yang maksimal seperti betonisasi atau peningkatan status jalan. Tapi sekarang dengan adanya cilegon maju modern dan bermartabat, realisasi betonisasi Jalan Ahmad Dahlan sudah dilaksanakan dan mulus. Hal tersebut juga membuat masyarakat sangat antusias sekali dengan adanya perbaikan jalan ini, Sebab, sebagian besar warga akan merasakan manfaatnya, karena jalan Ahmad Dahlan ini sangat padat lalu-lintas. Dalam proses perbaikan Jalan Ahmad Dahlan sendiri dilakukan sepanjang 1,2 kilometer dengan lebar hampir 4 sampai 4 meter. Waktu pelaksanaan perbaikannya 84 hari, dimulai dari tanggal 06 Oktober sampai dengan 28 Desember 2022, Diketahui juga, di akhir Tahun Anggaran 2022 kali ini, Dinas PUPR Kota Cilegon akan merealisasikan perbaikan 5 ruas jalan yang ditargetkan selesai akhir Desember 2022. Kelima ruas jalan yang sudah dan akan segera dikerjakan proyek pembangunannya yakni pertama jalan KH. Ahmad Dahlan, Jembatan Ciberko, Jalan Panggung Rawi, jalan Imam Bonjol dan jalan KH. Asnawi. Hal sama terjadi di Jalan Semburat atau Jalan Kubang Laban. Sebagian besar warga sangat mengapresiasi realisasi perbaikan jalan tersebut. Bahkan, itu sangat membantu para pedagang yang menjadikan jalan tersebut adalah jalur alternatif ke Pasar Baru Kranggot. Dalam proses sebelum perbaikan, banyak drama yang terjadi. Bahkan, pemerintah terus dihujani kritik dari masyarakat. Padahal sebenarnya sejak ada Jalan Panggung Rawi sejak Mantri Jalan tersebut akan keliling sepanjang jalan Cilegon dan melakukan survey. Apabila ditemukan jalan rusak, itu akan langsung diperbaiki oleh Mantri Jalan
132 CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON 2019 sudah dipadatkan tapi pembangunan tidak dilanjutkan pemerintah sebelumnya. Diketahui, pada akhir 2019 Jalan Semburat itu sebagian sudah dibangun tapi hanya separuhnya saja, separuh lainnya sudah dilakukan pemadatan. Tapi karena pada akhirnya tidak diteruskan dengan alasan belum ada anggaran, serta anggaran pada akhir 2021 untuk perbaikan jalan juga akhirnya gagal lelang. Baru pada 2022, dengan keseriusan Wali Kota Cilegon Helldy Agustian fokus untuk memperbaiki jalan tersebut dan sekarang sudah sangat mulus untuk dilintasi semua warga, terutama para pedagang dan pelaku bisnis di Pasar Baru Kranggot. ***
CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON 133 Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2023 Menjadi Kota Informatif, Cilegon Naik Tiga Peringkat 43 K omisi Informasi Provinsi Banten menggelar Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2023, di Pendopo Gubernur Banten, di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Kamis 16 November 2023. Salah satu daerah yang mendapat penghargaan adalah Kota Cilegon untuk kategori Kota Informatif dengan nilai 97,20 poin. Nilai tersebut membawa Cilegon naik ke peringkat lima dari posisi tahun lalu di peringkat ke delapan dari delapan kabupaten kota de-
134 CAPAIAN PEMBANGUNAN KOTA CILEGON ngan poin 60. Wali Kota Cilegon Helldy Agustian yang hadir langsung dan menerima penghargaan tersebut, mengaku bangga dan menyampaikan apresiasi kepada tim Dinas Kominfo Kota Cileogn atas kerja kerasnya dalam menerapkan keterbukaan informasi publik. “Saya ucapkan terima kasih kepada tim Dinas Kominfo karena sudah memecahkan rekor, sebelumnya Cilegon jauh dari informatif. Terjadi kenaikan poin yang jauh luar biasa dari 60 ke 97,20,” kata Helldy sebagaimana dirilis Diskominfo Kota Cilegon. Menurut Helldy, dengan nilai yang didapat tersebut artinya keterbukaan informasi publik di Kota Cilegon sudah lebih baik. “Ini menjadi pointer terpenting bagi kita. Tolong ini dipertahankan dan semoga lebih baik lagi ke depan. Terima kasih masyarakat Kota Cilegon yang terus mendukung keberhasilan kita dalam membangun Kota Cilegon,” ungkapnya. Kepala Dinas Kominfo Kota Cilegon Agus Zulkarnain mengatakan, penghargaan yang diberikan Komisi Informasi Banten akan membuatnya lebih aktif dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat baik melalui media sosial, website dan Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Mandiri FM. “Kami mengajak kepada semua perangkat daearh agar bisa menyampaikan informasi kepada masayrakat karena saat ini masyarakat banyak membutuhkan informasi terkait layanan badan publik. Sekarang perangkat daerah telah mendukung positif, mudah-mudahan meningkat lagi,” harapnya. Sementara itu, Penjabat Gubernur Banten Al Mukhtabar mengapresiasi kabupaten kota dan OPD di Pemprov Banten yang mendapat penghargaan informatif. “Ketika Pemprov Banten informatif, itu agregat dari kinerja bupati wali kota serta OPD di Pemprov Banten. Dengan informasi yang terjalin bersama, masyarakat mendapatkan informasi yang utuh dan lengkap,” katanya. Sedangkan Ketua Komisi Informasi Pusat Gede Narayana mengingatkan bahwa penganugerahan ini bukan ajang kontestasi, tapi bagaimana menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). “Karena dalam good governance terjadi sudah pasti akan ada peningkatan kesejahteraan rakyat. Pemerintah dapat trust (kepercayaan). Dalam good governance ada keterbukaan sekaligus partisipasi publik yang baik,” katanya. Diketahui, delapan kabupaten kota di Banten mendapat anugerah informatif dengan nilai yang beragam. Antara lain Tangerang Selatan dengan nilai 98,53 poin, Kabupaten Serang 98,37 poin, Kabupaten Tangerang 97,87 poin, Kota Serang 97,80 poin, Kota Cilegon 97,20 poin, Pandeglang 93,14 poin, Kota Tangerang 92,25 poin dan Lebak 91,9 poin.
fifffflffiflfflffffiflfffffflffiffffi flffiffflfffiffifflflffifflfiffffiffl fifffflffiflfffl fffflffflfffl