PERKEMBANGAN TEORI ANAK
SPISGIMKOUSDEFKMTRSEENEUOUUARRUDLTI
By:
Trianti Khoerunnisa
Andien Sofatun Navilah
Himmatul Mufidah
Yasmin Azzahra Driandra
Ani Nur Aeni
Gambar 1.https://images.app.goo.gl/7wgGp7AYeNCxbUbS7
Sigmund Freud lahir di Freiberg pada tanggal 6 Mei 1856
dan meninggal di London pada 23 September 1939 , saat
itu berusia 83 tahun. Ia adalah seorang Austria keturunan
Yahudi dan pendiri aliran psikoanalisis dalam bidang
ilmu psikologi.
Menurut Freud kepribadian itu berkembang dari masa
anak-anak yang dilalui dan akan menetap atau
membentuk pada individu tersebut. Manusia juga
terfokus pada area sensitif seksual tertentu artinya
kepribadian yang berkembang melalui serangkaian
tahapan masa kanak- kanak di mana mencari
kesenangan-energi dari id menjadi fokus pada area
sensitif seksual tertentu. Energi psikoseksual, atau libido,
digambarkan sebagai kekuatan pendorong di belakang
perilaku.
Komponen-Komponen
Dalam Teori Freud
Gambar 2. https://images.app.goo.gl/YeGby7CWn1pFm7mC6
TEORI FREUD
Komponen Dinamik
Komponen Structural
1. Komponen Dinamik
STRUCTURAL 2. KOMPONEN STRUCTURAL
ID, EGO, SUPEREGO
. 3. KOMPONEN TAHAPAN ATAU SEKSUAL
1. Komponen Dinamik
Komponen Dinamik
Komponen dinamik berfokus pada energi psikis
dan alam bawah sadar
Insting atau dorongan dorongan psikologis dalam perilaku
manusia tanpa dipelajari sebelumnya adalah sumber
utama energi psikis. Eros adalah insting yang
keberadaannya terkait untuk kelangsungan hidup dan
insting seksual merupakan insting yang paling pokok dalam
dorongan mempertahankan dan melestarikan hidup baik
dalam hal haus, lapar, menghindar dari rasa sakit, dan
berkembang biak.
Alam bawah sadar mendorong ID untuk selau aktif di
sepanjang hidup. Lalu dengan berjalannya waktu alam
bawah sadar, alam sadar, dan alam tidak sadar akan
bekerja sama dalam pemrosesan pikiran - pikiran tiap
individu untuk menyelesaikan berbagai konflik.
2. Komponen Structural
ID, Ego, SuperEgo
1. ID
Adalah komponen yang hadir sejak lahir,
gudang penyimpanan semua insting, bisa
memuat segala sesuatu aspek psikologi
yang diturunkan dari generasi ke generasi.
Id merupakan struktur biologis bawaan
yang berusaha untuk memuaskan segala
kebutuhan dan keinginan.
2. Ego
struktur kepribadian yang berperan
sebagai pemberi keputusan berdasarkan
prinsip realita. Tujuan ego adalah
menemukan cara yang realistis dalam
rangka memuaskan Id. Fungsi ego yang
baik adalah melayani Id tetapi tidak
bertentangan dengan super ego
3. SuperEgo
Super ego adalah nilai moral yang
bersifat internalisasi yang berfungsi
sebagai patokan untuk mencegah id agar
tidak mengekspresikan dorongan-
dorongan yang secara sosial tidak pantas.
Karena nilai moral sendiri secara universal
selalu berkaitan dengan baik atau buruk
dan benar atau salah.
3. Komponen Tahapan
atau Seksual
a. Fase Oral (Usia 0 – 1 tahun)
fase perkembangan pada tahun pertama dari kehidupan
individu. Pada fase ini, daerah yang paling penting dan peka
adalah mulut, yakni berkaitan dengan pemuasan kebutuhan
dasar akan makanan atau air. Stimulasi atau perangsangan
atas mulut seperti mengisap, bagi bayi merupakan tingkah laku
yang menimbulkan kesenangan atau kepuasan.
b. Fase Anal (Usia 1 – 2/3 tahun)
Tahap anal (anus)
Berlangsung pada tahun kedua sampai kelima pada bayi
Meningkatnya kepekaaan terhadap rangsangan di sekitar
sekat berlendir di daerah anus. pada fase ini pulalah anak mulai
diperkenalkan kepada aturan-aturan kebersihan oleh orang
tuanya melalui toilet training, yakni latihan mengenai
bagaimana dan dimana seharusnya seorang anak membuang
kotorannya.
c. Fase Falis (Usia 2/3 – 5/6 tahun)
Fase falis (phallic) yakni suatu fase ketika energi libido sasarannya
dialihkan dari daerah dubur ke daerah alat kelamin. Pada fase ini anak
mulai tertarik kepada alat kelaminnya sendiri, dan mempermainkannya
dengan maksud memperoleh kepuasan.
Pada periode ini energy psikis ke dalam organ-organ kemaluan dan
kenikmatan diperoleh dengan melakukan manipulasi terhadap organ-organ
tersebut.
d. Tahap Latensi (Usia 5/6 – 12/13 tahun)
Fase ini pada usia 5 atau 6 tahun sampai remaja, anak mengalami periode
peredaan impuls seksual.
Adanya perubahan pada zona-zona erogen
Kebanyakan energy yang awalnya pada hasrat seksual dipindahkan ke
perilaku-perilaku lainnya. Dan pada fase ini anak menjadi lebih mudah
mempelajari sesuatu dan lebih mudah dididik dibandingkan dengan masa
sebelum dan sesudahnya (masa pubertas).
e. Tahap genital
Dimulai sekitar usia 12
Tahap genital merupakan periode yang penuh dengan keputusan-
keputusan serius. tahap perkembangan ini ditandai dengan matangnya
organ reproduksi anak. Biasanya di fase ini impuls seks itu mulai
disalurkan ke obyek diluar, seperti : berpartisipasi dalam kegiatan
kelompok, cinta lain jenis, pekerjaan, perkawinan dan keluarga.
Daftar Pustaka
Salkind, Neil J. (2010). Teori-Teori Perkembangan Manusia. Nusa
Media: Bandung.
Created by:
Canva
anyflip