The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by agungpurmaeyanti, 2021-11-26 09:10:31

Bahan Ajar Teks Berita

BAHAN AJAR


































































OLEH



Ayu Agung Purmaeyanti, S. Pd.


i

PRAKATA



Puji syukur saya panjatkan ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan

Yang Maha Esa karena berkat rahmat-Nya bahan ajar sebagai bahan ajar di sekolah bisa

terselesaikan tepat waktu. Bahan ajar ini ditulis untuk memberikan tambahan materi

tentang Teks Berita. Materi yang dipaparkan ialah tentang teks berita yang menjadi salah

satu teks yang dikaji di kelas VIII. Bahan ajar ini memuat pengertian berita, unsur-unsur

berita, cara meringkas dan menyimpulkan isi berita, struktur teks berita, kaidah

kebahasaan teks berita, dan penyajian teks berita. Bahan ajar ini relevan dengan

kurikulum 2013 semester ganjil yang memuat kompetensi dasar 3.1, 3.2 4.1 dan 4.2.

Bahan ajar ini saya buat semenarik mungkin dengan tujuan siswa dapat tertarik membaca

hingga bisa memahami materi dengan baik. Semoga bahan ajar ini bisa memperkaya

pengetahuan siswa tentang Teks Berita.



Demikian yang dapat saya sampaikan. Saya mohon maaf apabila ada kesalahan

penulisan pada bahan ajar ini. Semoga bahan ajar ini bermanfaat bagi peserta didik

khususnya di SMP Negeri 4 Tabanan. “Terima kasih dan Selamat Membaca.








Penulis


















ii



DAFTAR ISI


Cover ........................................................................................................................... i
Prakata ........................................................................................................................ ii
Halaman Pengesahan ................................................................................................ iii
Daftar isi .....................................................................................................................iv

Deskripsi singkat ......................................................................................................... 1
Kompetensi Inti ........................................................................................................... 2
Kompetensi Dasar ....................................................................................................... 3

Uraian materi .............................................................................................................. 4
1. Pengertian Berita ............................................................................................. 4
2. Unsur-unsur Berita ........................................................................................... 4
3. Meringkas Berita ............................................................................................. 4
4. Menyimpulkan Berita ...................................................................................... 5
5. Struktur Berita ................................................................................................. 6
6. Kaidah Kebahasaan Berita ............................................................................... 7
7. Menyajikan Berita ........................................................................................... 9

Rangkuman ............................................................................................................... 10
Tugas ......................................................................................................................... 11
Tes formatif .............................................................................................................. 14

Daftar Pustaka .......................................................................................................... 16





























iv

Deskripsi Singkat

Kudet (kurang update) kini menjadi tren bahasa anak muda. Kudet

adalah sebutan bagi seseorang yang sedikit mengetahui informasi kekinian. Tidak
jarang anak muda yang minim informasi dikarenakan malas membaca segala hal

yang sedang hangat dibicarakan dimasyarakat. Tentunya, informasi yang dimaksud

adalah informasi yang bermanfaat bagi kita. Diantara informasi tersebut adalah
bidang pendidikan, teknologi, lingkungan, budaya ataupun sosial kemasyarakatan.

Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi, kini kita tidak lagi kesulitan

menemukan informasi yang sedang berkembang. Informasi-informasi terkini
biasanya termuat dalam sebuah berita.

Di era modern kita sangat mudah menemukan berbagai macam berita.

Baik itu dari media cetak seperti koran, majalah dan tabloid maupun media
elektronik seperti televisi, radio dan website. Semua media sangat dekat dengan

kehidupan kita, bahkan sudah menjadi konsumsi harian kita. Apakah kalian bisa

membayangkan, ketika jauh dengan media pemberitaan? Informasi yang akan kita
dapatkan sangat sedikit dan semakin tertinggal. Karena informasi sekarang ini

berkembangan tidak lagi hitungan hari, jam ataupun menit, melainkan hitungan
detik.

Nah, sekarang kalian sudah tahu, berita adalah sesuatu hal yang menjadi

konsumsi kita dalam keseharian, maka sangat penting kita mempelajari teks
berita. Dalam bahan ajar ini disajikan beberapa uraian tentang teks berita

diantaranya pengertian berita, unsur-unsur berita, meringkas dan menyimpulkan

isi teks berita, struktur teks berita, kaidah kebahasaan dalam teks berita serta
menyajikan teks berita. Hal ini relevan dengan pembelajaran kelas 8 semester ganjil

dalam Kompetensi Dasar (KD) 3.1 Mengidentifikasi unsur-unsur teks berita, KD 4.1
Menyimpulkan isi berita, KD 3.2 Menelaah struktur dan Kaidah kebahasaan teks

berita dan KD 4.2 Menyajikan data dan informasi dalam bentuk berita.












1

KI 1 : Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.



KI 2 : Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin,
tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya
diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial

dan alam dalam jangkauan pergaulan dan

keberadaannya.
KI 3 : Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural)
berdasarkan

rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.

KI 4 : Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret
(menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat)

dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar,
dan mengarang)sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan

sumber lain yang sama dalam sudut

pandang/teori.










































2

KOMPETENSI DASAR





KD 3.1 Mengidentifikasi unsur-unsur teks berita (membanggakan
dan memotivasi) yang didengar atau dibaca
3.2 Menelaah struktur dan kebahasaan teks berita
(membanggakan dan memotivasi) yang didengar dan dibaca
4.1 Menyimpulkan isi berita (membanggakan dan memotivasi)
yang didengar dan dibaca
4.2 Menyajikan data dan informasi dalam bentuk berita secara
lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur,
kebahasaan, atau aspek lisan (lafal, intonasi, mimik, dan
kinesik)


INDIKATOR

3.1.1 Menjelaskan pengertian teks berita (membanggakan dan memotivasi) yang
dibaca
3.1.2 Menentukan unsur-unsur teks berita (membanggakan dan memotivasi)
yang dibaca
3.2.1 Menelaah struktur teks berita yang dibaca

3.2.2 Menganalisis kaidah kebahasaan teks berita

4.1.1 Membuat ringkasan dari teks berita yang dibaca

4.1.2 Menyimpulkan isi berita yang dibaca

4.2.1 Membuat kerangka teks berita secara tertulis dengan memerhatikan
struktur dan kaidah kebahasaan teks berita
4.2.2 Menulis teks berita berdasarkan kerangka teks yang telah disusun dengan
memerhatikan struktur dan kaidah kebahasaan teks berita



TUJUAN

3.1.1 Peserta didik mampu menjelaskan pengertian teks berita yang dibaca

3.1.2 Peserta didik mampu menentukan unsur-unsur teks berita yang dibaca

3.2.1 Peserta didik mampu menelaah struktur teks berita yang dibaca
3.2.2 Peserta didik mampu menganalisis kaidah kebahasaan teks berita

4.1.1 Peserta didik mampu membuat ringkasan dari teks berita yang dibaca

4.1.2 Peserta didik mampu menyimpulkan isi berita yang dibaca

4.2.1 Peserta didik mampu membuat kerangka teks berita secara tertulis
dengan memperhatikan struktur dan kaidah kebahasaan teks berita
4.2.2 Peserta didik mampu menulis teks berita berdasarkan kerangka teks yang
telah disusun denganmemerhatikan struktur dan kaidah kebahasaan teks
berita
3

1. Pengertian Berita

Teks berita adalah laporan berisi informasi yang aktual, terkini, dan
berdasarkan fakta. Dalam teks berita juga berisi informasi yang penting, layak

atau ingin diketahui oleh masyarakat umum.


Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), berita mempunyai arti cerita
atau keterangan mengenai kejadian atau peristiwan yang hangat. Jadi, bisa

disimpulkan, berita merupakan teks berisi informasi yang baru atau sedang

terjadi.


2. Unsur-unsur Berita















Dari enam pertanyaan diatas dirangkum menjadi ADIKSIMBA ( apa, dimana,

kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana). Jika diuraikan menjadi, apa (what),
dimana (where), kapan (when), siapa (who), mengapa (why), bagaimana (how)

dikenal dengan 5W + 1 H. Keenam pertanyaan tersebut adalah cara mudah bagi

kita untuk menemukan unsur-unsur dalam teks berita.
3. Meringkas dan Menyimpulkan Berita


A. Meringkas Berita

Meringkas berita adalah proses menyederhanakan teks berita tanpa
menghilangkan unsur penting yang ada didalamnya. Dalam meringkas

berita kalian harus tetap memasukan semua unsur tekas berita yang


4

terangkum dalam 5W+1H.


Sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa unsur-unsur berita
dapat kita pahami dengan cara mengajukan enam pertanyaan; apa, siapa,

kapan, dimana, bagaimana dan mengapa. Dari enam pokok pertanyaan

tersebut kita dapat menemukan unsur-unsur berita yang akhirnya kan
memudaahkan kita meringkasnya.

Langkah-langkah meringkas berita.




Mendengarkan/ Mencatat pokok- Menyampaikan

Membaca berita pokok berita Kembali secara
(5W=1H)
Lengkap dan
ringkas


B. Menyimpulkan Berita

Menyimpulkan isi sebuah berita adalah kegiatan yang penting. Saat kita

harus menyerap informasi dalam teks berita yang panjang dengan kalimat

yang komplek. Kemampuan menyimpulkan adalah kemampuan menarik
sebuah simpulan atau informasi pokok yang terdapat dalam sebuah teks

berita. Kegiatan ini lebih padat daripada meringkas berita. Jika meringkas

berita adalah menyampaikan semua hal penting yang tertuang dalam
5W+1H, menyimpulkan adalah menyampaikan pokok berita.
















Langkah-langkah dalam menyimpulkan sebuah teks berita :

1. Menyimak atau membaca teks berita dengan saksama

2. Mencatat pokok-pokok berita yang termuat dalam unsur-unsur berita


5

3. Membuat kesimpulan berita dengan cara menyusun pokok-pokok teks

berita kemudian disussun dalam bentuk kalimat berita yang mudah

dipahami.




4. Struktur Teks Berita

Struktur teks berita terdiri atas kepala berita, badan berita dan ekor
berita. (Kemdikbud, 2017:14).



Sturktur Teks Berita


Kepala Berita


(Lead)




Tubuh berita






Ekor






a. Kepala Berita (Lead)

Merupakan bagian yang dianggap paling penting dari berita. Pada bagian

kepada berita harus berisi unsur-unsur utama berita berdasarkan 5W1H

yang mencakup apa, siapa, di mana atau kapan.

Contoh


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mewajibkan
pelaksanaan pembelajaran tatap muka mulai Juli mendatang.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan sekolah

yang seluruh tenaga pendidiknya telah divaksin, wajib melakukan
pembelajaran tatap muka.



6

b. Badan Berita

Badan berita biasanya berisi 'bagaimana' atau 'mengapa'. Deskripsi, narasi, atau

penjelasan detail dari bagaimana dan mengapa peristiwa dan kejadian.

Contoh


Sekalipun sekolah tatap muka, protokol kesehatan tetap wajib dilakukan.

Sekolah juga harus menaati aturan dalam pelaksanaan pembelajaran.
Seperti maksimal kelas hanya diisi 50 persen dari jumlah kapasitas, wajib

memakai masker, rutin mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak.



c. Bagian Ekor Berita

Bagian ini biasanya tidak memiliki kaitan secara langsung terhadap berita. Bisa
berisi konteks tambahan seperti sejarah sebelum kejadian yang dilaporkan

terjadi, dan sebagainya.


Contoh

Tetapi, lanjut Menteri Nadiem, bagi daerah yang masih menerapkan

Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarkat (PPKM) diperkenankan
menunda pelaksanaan sekolah tatap muka.



5. Kaidah Kebahasaan Teks Berita


Kaidah Kebahasaan Teks

Berita

Bahasa baku Kata kerja mental



Kalimat langsung Keterangan waktu



Konjungsi penerang Konjungsi temporal








7

Kaidah – kaidah yang dimaksud sebagai berikut.

a. Penggunaan Bahasa bersifat standar (baku).
Hal ini untuk menjembatani pemahaman banyak kalangan. Bahasa

standar lebih mudah dipahami oleh umum.

b. Penggunaan kalimat langsung sebagai variasi dari kalimat tidak
langsungnya.

Kaliamt langsung ditandai oleh dua tanda petik ganda. (“…”) dan disertai
keterangan penyertanya.

c. Penggunaan konjungsi bahwa yang berfungsi sebagai penerang kata yang

diikutinya. Hal itu terkait dengan pengubahan bentuk kalimat langsung
menjadi kalimat tidak langsung.

d. Penggunaan kata kerja mental atau kata kerja yang terkait dengan

kegiatan dari hasil pemikiran.

e. Penggunaan fungsi keterangan waktu dan tempat sebagai konsekuensi
dari perlunya kelengkapan suatu berita yang mencangkup unsur kapan

dan di mana

f. Penggunaan konjungsi temporal atau penjumlahan seperti kemudian,
sejak, setelah, awalnya, akhirnya.

Hal ini terkait dengan pola penyajian berita yang umumnya mengikuti pola
kronologis (urutan waktu)

6. Penyuntingan Berita

Kalau masih ditemukan beberapa kekeliruan dari berita yang kamu buat itu
wajar. Masih ada satu tahap lagi yang harus kamu lalui sebelum berita itu

dipublikasikan, yakni penyuntingan. Aspek-aspek yang harus diperhatikan di

dalam tahap ini sebagai berikut.
a. Kebenaran isi berita, yang ditunjang oleh keakuratan fakta-faktanya.

b. Kelengkapan isi berita, yang ditandai oleh hadirnya komponen- komponen

berita yang terangkum dalam rumus ADIKSIMBA.
c. Struktur penyusunan berita, yang dimulai dari bagian yang penting ke

bagian yang kurang penting.

d. Penggunaan bahasa, yang terkait dengan keefektifan kalimat, kebakuan
kata, dan ketepatan ejaan dan tanda bacanya




8

7. Menyajikan Berita

Di samping sebagai pendengar atau pembaca, dalam berbagai

kesempatan, Kalian sering kali dihadpakan pada keharusan untuk
menyampaikan Kembali informasi. Misalnya Ketika mendapat pertanyaan

dari seseorang tentang isi berita yang pernah didengar. Ketika itu Kalian

harus memiliki kemampuan untuk menceritakannya Kembali. Kalain
tidak mungkin mengarang Ketika itu. Kita harus menyampaikan berita

itu apa adanya, tanpa ada yang ditambah- tambah atau dikurangi. Dalam

hal ini bukan berarti Kalian menghafalkan beritaitu. Kalian cukup
dengan memahami pokok- pokok berita itu. Kemudain menceritakannya

berdasarkan kata- kata sendiri.


Berikut Langkah -langkah Menulis Berita

1) Menentukan sumber berita yakni berupa peristiwa

yang menarik dan menyangkut kepentingan orang
banyak.

2) Mendatangi sumber berita, yakni dengan mengamati

secara langsung dan mewawancarai orang- orang yang
berhubungan dengan peristiwa itu.

3) Mencatat fakta -fakta dengan berkerangka pada pola ADIKSIMBA

4) Mengembangkan catatan itu menjadi sebuah teks berita
yang utuh yang disajikan mulai dari bagain yang penting

ke bagian yang kurang penting.



























9

Berikut disajikan Langkah -langakah menulis berita dalam bentuk bagan
sederhana.




LANGKAH-
LANGKAH
MENULIS BERITA



Mengembangakan catatan
menjadi teks berita yang utuh Menentukan
dengan memerhatikan stuktur dan sumber berita
kaidah kebhasaannya









Mencata fakta- Mendatangi
fakta penting sumber berita







Rangkuman

✓ Berita adalah laporan tentang peristiwa-peristiwa atau kejadian yang terjadi

yang ingin diketahui oleh umum, dengan sifatnya yang aktual, terjadi di

lingkungan pembaca, mengenai tokoh terkemuka, akibat kejadian tersebut
berpengaruh terhadap pembaca.

✓ Terdapat 6 unsur berita yaitu ADIKSIMBA ( apa, dimana, kapan, siapa,

mengapa, dan bagaimana). Jika diuraikan, apa (what), dimana (where),
kapan (when), siapa (who), mengapa (why), bagaimana (how) dikenal dengan

5W + 1 H.

✓ Langkah-langkah meringkas berita : 1) Menyimak atau mendengarkan berita;
2) Mencatat pokok-pokok berita (5W+1H); 3) Menyampaiakan kembali secara

lengkap dan ringkas.

✓ Kemampuan menyimpulkan adalah kemampuan menarik sebuah simpulan

atau informasi pokok yang terdapat dalam sebuah teks berita.


10

✓ Struktur teks berita piramida terbalik bisa dilihat pada gambar di bawah ini:
a. Lead/Prioritas Utama Penting: merupakan puncaknya yang harus

dapat menjawab sebagian besar unsur 5 W + 1 H.
b. Neck/Sangat Penting: adalah urutan yang sangat penting yakni

peralihan alur atau penyambung alur ide berita yang ada pada bagian

lead atau kepala berita untuk dilanjutkan pada gagasan-gagasan yang
tertuang pada bagian berikutnya.

c. Body/Penting: merupakan penjabaran dari gagasan berita yang

termaktub dalam lead dan neck. Penjabaran itu bisa merupakan jawaban
why (mengapa) dan how).

d. Body Lanjutan/Kurang Penting: mencantumkan berbagai data yang

tidak terlalu penting ditempatkan.
✓ Kaidah kebahasaan berita yaitu 1) menggunakan kata baku, 2)

menggunakan kalimat langsung, 3) menggunakan konjungsi penerang, 4)

menggunakan kata kerja mental, 5) menggunakan keterangan waktu, dan 6)
menggunakan konjungsi temporal.





Tugas
Bacalah teks berita dibawah ini dengan cermat!

Skema, PTM di Tabanan, yang Diajarkan di Sekolah Mapel Pokok



















11

TABANAN, NusaBali

Dinas Pendidikan menarget pembelajaran tatap muka (PTM) di Tabanan
dilaksanakan pada tahun ajaran baru 2021/2022 atau pada 12 Juli mendatang.
Segala persiapan telah dilakukan, termasuk pada Rabu (30/6) besok akan
menggelar simulasi PTM di SMPN 2 Tabanan. Sebenarnya PTM di Tabanan sudah
siap. Dinas Pendidikan, sekolah di Tabanan, dan Dinas Kesehatan sudah
mendukung dan mendorong segera diberlakukan PTM. Namun kembali lagi di
Tabanan masih menunggu keputusan pimpinan.

Bahkan Dinas Pendidikan Tabanan telah menyiapkan skema pembelajaran jika
PTM bisa dilaksanakan. Salah satunya siswa akan masuk sekolah sepekan 2 kali.
Pelajaran yang diberikan di sekolah adalah pelajaran pokok yang sifatnya
menerangkan. Selebihnya akan dilaksanakan secara daring (online).

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Tabanan I Made Darmawita, mengatakan
terkait PTM di Tabanan sebenarnya sudah dilakukan pembahasan berulang kali.
Baik dengan Sekda Tabanan maupun dengan DPRD Tabanan. “Pada prinsipnya
Dinas Pendidikan dan sekolah di Tabanan telah siap menggelar PTM. Namun tetap
harus menunggu keputusan pimpinan,” jelas Darmawita, Senin (28/6), saat
menjadi narasumber agenda Kopi Persatuan Wartawan Tabanan (Pewarta) di
Tabanan.

Bahkan untuk menunjang kesiapan PTM, Dinas Pendidikan akan menggelar
simulasi PTM pada Rabu (30/6) besok. Simulasi ditempatkan di SMPN 2 Tabanan,
karena jumlah murid di sekolah tersebut paling banyak.

“Simulasi yang kami gelar bertujuan memaksimalkan persiapan, kemudian baru
kami akan laporkan ke pimpinan, setelah itu menunggu keputusan,” tegas
Darmawita.

Darmawita menerangkan, skema PTM jika diizinkan sudah disiapkan oleh Dinas
Pendidikan Tabanan. Salah satunya siswa akan masuk 2 kali seminggu dengan
jumlah terbatas. Dalam satu kali pertemuan diberikan 2 mata pelajaran dengan
waktu seluruhnya 90 menit. “Jadi kita gelar seminggu hanya dua kali masuk.
Pelajaran yang diberikan di sekolah pelajaran yang sifatnya menerangkan seperti
Matematika,”tandasnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Tabanan I Wayan Widarsa, mengungkapkan
sejatinya untuk digelarnya PTM, SMPN 1 Tabanan telah siap. Protokol kesehatan
ketat dibuat sesuai dengan standar. “Kami juga sudah siap pola pembelajaran jika
PTM digelar, yakni pola pembelajaran daring dan luring. Karena memang PTM yang
akan digelar sifatnya masih terbatas,” kata Widarsa.

Yang jelas, menurut Widarsa, begitu nanti PTM digelar, pihaknya akan lebih
banyak memberikan motivasi kepada siswa. Dengan harapan siswa bisa belajar
lebih semangat meskipun di tengah kedaruratan belajar karena pandemi Covid-19.

Bahkan menurut Widarsa, jika PTM segera diizinkan, SMPN 1 Tabanan telah
melakukan simulasi bersama warga sekolah serta melibatkan orangtua siswa. Ini

12

bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran PTM yang akan diterapkan.
“Apalagi kami di SMPN 1 Tabanan punya dua pintu gerbang sekolah. Jadi kami
sudah siapkan skenario agar siswa tidak berkerumun ketika pulang sekolah,”
tegasnya.

Dukungan dan kesiapan dari Dinas Kesehatan terkait dengan PTM juga didorong.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr Nyoman Suratmika, guru di
Tabanan sudah sebagian besar mengikuti vaksinasi tahap I. Tinggal menunggu
vaksinasi tahap II saja. “Pada prinsinya setuju PTM digelar, tinggal prokesnya
dilaksanakan dengan ketat,” tegasnya.

Apalagi PTM di zona hijau, khususnya jenjang SD. sangat mungkin digelar. Seperti
di daerah Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, daerah Kecamatan Penebel, dan
daerah Kecamatan Baturiti bisa digelar PTM. “Saya lihat mereka (warga sekolah)
juga datang ke sekolah untuk piket, jadi bisa digelar PTM. Kecuali memang siswa
SMP dan SMA harus dilakukan pengkajian lebih bagus karena guru dan siswa
mereka heterogen,” kata Suratmika.

Menurut Suratmika, sekarang di Tabanan kasus aktif Covid-19 mencapai 28 orang.
Mereka sebagian besar melakukan isolasi mandiri. Kasus Covid-19 seminggu
terakhir memang ada peningkatan. Ini karena adanya klaster upacara menikah di
Desa Batuaji, Kecamatan Kerambitan. “Kami sudah tangani, langsung dihandle
puskesmas. Secara umum Tabanan saat ini statusnya oranye,” tandas Suratmika.
*des

A. Tugas kelompok

1) Setelah membaca dan mencermati teks berita di atas, tentukanlah unsur-
unsur teks berita diatas sesui dengan 5 W+1H!

2) Buatlah ringkasan dan simpulan isinya teks diatas, kerjakan dalam buku
tugas kalian!


3) Setelah membaca dan mencermati teks berita di atas, telaahlah stuktur teks
berita tersebut!
4) Analisis kaidah kebahasaan pada teks berita berjudul “Skema, PTM di
Tabanan, yang Diajarkan di Sekolah Mapel Pokok”

B. Tugas Individu

1) Tulislah sebuah berita dengan peristiwa yang kamu tentukan sendiri!









13

Tes Formatif

1. Apa yang dimaksud teks berita?

a. teks yang berisi informasi kepada masyarakat tentang suatu peristiwa yang
aktual dan faktual
b. teks yang berisi penjelasan suatu proses terjadinya sesuatu dan disusun
secara sistematis
c. teks yang berisi gambaran suatu objek menggunakan bahasa yang jelas dan
terperinci
d. teks yang berfungsi sebagai media untuk mempromosikan suatu barang atau
jasa

2. Teks berita bersifat faktual. Apa yang dimaksud faktual?
a. bersifat subjektif
b. berdasarkan asumsi
c. berdasarkan kenyataan
d. berisi ajakan

3. Struktur teks berita secara urut adalah ….
a. kepala berita, badan berita, ekor berita
b. badan berita, ekor berita, kepala berita
c. ekor berita, badan berita, kepala berita
d. ekor berita, kepala berita, badan berita


4. Informasi tambahan dan bersifat kurang penting dalam teks berita biasa
diletakkan di bagian ….
a. kepala berita
b. badan berita
c. ekor berita
d. teras berita

Bacalah penggalan teks berita berikut!

Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menyiapkan
20.000 dosis vaksin Covid-19 Sinovac untuk vaksinasi khusus pelajar. (Sumber:
Solopos.com, 8-9-2021).

5. Pokok masalah dalam teks berita tersebut adalah ….
a. Dinas Kesehatan Karanganyar menerima 20.000 dosis vaksin Covid-19
Sinovac untuk diberikan kepada pelajar
b. Dinas Kesehatan Karanganyar sudah memberikan vaksin Covid-19 Sinovac
kepada 20.000 pelajar
c. Dinas Kesehatan Karanganyar berencana membeli 20.000 vaksin Covid-19
Sinovac untuk diberikan kepada pelajar
d. Dinas Kesehatan Karanganyar menyiapkan 20.000 dosis vaksin Covid-19
Sinovac yang akan diberikan kepada pelajar


14

6. Unsur yang tidak terdapat dalam teks berita di atas adalah …

A. siapa
B. kapan
C. dimana
D. mengapa

Soal 7-8
Pertambahan penduduk dan perekembangan industri di wilayah perkotaan
memengaruhi permintaan lahan yang kian meningkat. Disisi lain, diperlukan lahan
kosong yang dapat dimanfaatkan sebagai daerah resapan untuk menghindari
banjir serta penyediaan hutan kota. Hal ini menyebabkan ketidakseimbangan
antara luas lahan tersisa dengan kebutuhan. Dengan demikian, kesejahteraan
masyarakat akan sulit tercapai.

7. Cuplikan berita diatas termasuk ke dalam bagian …
A. orientasi
B. ekor berita
C. peristiwa
D. sumber berita

8. Simpulan teks berita tersebut adalah …
A. kesejahteraan masyarakat sulit tercapai apabila pemerintah tidak hendak
memenuhi kebutuhan terhadapa lahan.
B. Ketidakseimbangan persediaan dan kebutuhan lahan menyebabkan
ketimpangan sosial masyarakat diwilayah perkotaan.
C. Kesejahteraan masyarakat dipengaruhi keseimbangan persediaan lahan
dengan kebutuhan lahan diberbagai sektor
D. Kebutuhan lahan dalam sektor kependudukan dan industri semakin
mempersempit persediaan lahan dalam sektor pertanian.


Simulasi dilakukan oleh pengelola mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB.

9 Kutipan teks berita tersebut mengandung unsur ….

A. Who
B. Where
C. Why
D. When
10. Teks berita juga bersifat aktual. Apa yang dimaksud aktual?
A. bersifat nyata
B. berdasarkan informasi terbaru
C. mengandung informasi
D. berdasarkan pendapat seseorang


15

DAFTAR PUSTAKA


Kosasih, E. 2017. Bahasa Indonesia Kelas VIII SMP/ MTs.
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Republik Indonesia
Winada, dkk. Buku Pendamping Pengayaan Materi Bahasa Indonesia
Kelas VIII SMP/ MTs: Catur Wangsa Mandiri.
https://infocorona.baliprov.go.id/2020/07/27/update-
penanggulangan-covid-19-di-provinsi-bali-senin-27-juli-2020/








































































16


Click to View FlipBook Version