CERITA RAKYAT
ANDE-ANDE LUMUT
Nama : Sindi Oktaviana
Kelas : X OTKP 2
Mapel : Simdig
No : 29
Kisah Legenda Jawa : Cerita Rakyat Ande Ande Lumut
Pada zaman dahulu, ada sebuah Kerajaan besar yang bernama Kerajaan
Kahuripan. Namun, untuk mencegah perang persaudaraan Kerajaan Kahuripan di
bagi menjadi dua Kerajaan, yaitu Kerajaan Kediri dan Kerajaan Jenggala. Suatu hari
sebelum Raja Erlangga meninggal, ia berpesan untuk menyatukan kembali kedua
Kerajaan tersebut.
Akhirnya, kedua Kerajaan tersebut bersepakat untuk menyatukan kedua Kerajaan,
dengan cara menikahkan Pangeran dari Kerajaan Jenggala, yaitu Raden Panji
Asmarabangun. Dengan Putri cantik Dewi Sekartaji dari Kerajaan Kediri.
Namun, keputusan untuk menikahkan Pangeran Raden Panji Asmarabangun
dengan Putri Sekartaji, di tentang oleh Ibu Tiri Putri Sekartaji. Karena Istri kedua dari
kerajaan Kediri menginginkan Putri kandungnya sendiri yang menjadi Ratu
Jenggala. Akhirnya, ia merencanakan untuk menculik dan menyembunyikan Putri
Sekartaji dan ibu kandungnya.
Suatu hari, Raden Panji datang ke Kerajaan Kediri untuk menikah dengan Dewi
Sekartaji. Namun, Putri Sekartaji sudah menghilang. Mengetahui hal itu Pangeran
Panji sangat kecewa. Namun, Ibu tiri Putri Sekartaji membujuknya untuk tetap
melangsungkan pernikahan tersebut. Putri Sekartaji di gantikan dengan Putri
kandungnya Intan Sari. Namun, Pangeran langsung menolak usulan tersebut.
Karena sangat kecewa, Pangeran Panji memutuskan untuk mencari Putri Sekar dan
Ibunya. Ia akhirnya mengganti namanya menjadi Ande-ande Lumut. Suatu hari, ia
menolong seorang Nenek yang sedang kesusahan yang bernama Mbok Randa.
Akhirnya, mbok Randa mengangkatnya sebagai anak angkat dan tinggal dirumah
Mbok Randa.
Suatu hari, Ande-ande Lumut meminta ibu angkatnya untuk mengumumkan bahwa
ia sedang mencari calon istri. Banyak gadis-gadis desa di sekitar desa Dadapan
untuk bertemu dan melamar Ande-ande Lumut. Namun, tidak seorangpun yang ia
terima untuk di jadikan istrinya.
Sementara, Putri Sekar dan ibunya Candrawulan berhasil membebaskan diri dari
sekapan ibu tirinya. Mereka pun mengirimkan pesan melalui Burung Merpati untuk di
sampai kepada Raja dari Kerajaan Kediri. Mengetahui bahwa Putri Sekar dan
Ibunya mengirimkan surat. Intan Sari dan Ibunya segera melarikan diri.
Putri Sekar sangat senang dan berniat untuk bertemu dengan Pangeran Panji.
Namun, ia pun kecewa karena Pangeran Panji sudah pergi berkelana. Ia pun
memutuskan untuk berkelana juga untuk mencari Pangeran Panji.
Suatu hari, ketika Putri Sekar tiba di rumah seorang janda yang mempunya tiga
anak gadis cantik. Nama ke tiga Janda tersebut adalah, Klenting Merah, Kelentin
Biru dan Klenting Ijo. Akhirnya, Putri Sekar pun mengganti namanya menjadi
Klenting Kuning.
Mendengar berita yang bersumber dan desa Dadapan kabar itu menyebutkan jika
Mbok Randa mempunyai anak angkat, seorang pemuda yang sangat tampan
wajahnya_ Ande-ande Lumut namanya. Ketampanan Ande-ande Lumut sangat
terkenal menjadi buah bibir dimana-rnana. Banyak gadis yang datang ke desa
Dadapan untuk melamar anak angkat Mbok Randa itu.
Kabar tentang Ande-ande Lumut sedang mencari Istri terdengar oleh ke ke empat
gadis cantik tersebut. Akhirnya, Janda tersebut menyuruh anak-anaknya untuk pergi
menemui Ande-Ande Lumut.
Suatu hari, mereka segera berangkat. Namun, mereka hanya pergi bertiga karena
Klenting Kuning mempunyai pekerjaan rumah yang belum selesai. Mereka bertiga
saling mendahului agar terpilih oleh Ande-ande Lumut. Namun, di tengah perjalanan
mereka sangat kebingungan karena harus menyebrang sungai. Di tengah
kebingungan tersebut. Tiba-tiba, muncullah. Pemuda bernama Yuyu Kakang. Ia
menawarkan untuk mengantarkan mereka menyebrang. Tapi, Yuyu Kakang
mengajukan satu syarat. ‘’ Jika sudah menyebrangkan kalian, maka perbolehkan
aku untuk mencium kalian bertiga’’ pada awalnya mereka menolak. Namun, karena
itu jalan satu-satunya mereka pun terpaksa menyetujui persyaratan tersebut.
Sesampainya di rumah mbok Randa, mereka langsung memperkenalkan diri satu
persatu. Melihat kedatangn ketiga gadis cantik tersebut, ia segera memanggil Ande-
ande Lumut. Namun, ia langsung menolak ketiga gadis tersebut.
Sementara itu, setelah menyelesaikan pekerjaannya Kleting Kuning. Kleting Kuning
pun juga berniat datang ke desa Dadapan Untuk bertemu dengan Ande-ande Lumut.
Keinginan itu disarnpaikannya kepada ibu angkatnya. Kleting Kuning berangkat
menyusul ketiga Kleting lainnya. Tibalah ia di tepi sungai. Ia pun merasa
kebingungan untuk menyebrang. Namun, lagi-lagi Yuyu Kangkang datang
menawarkan bantuannya. Sama seperti ketiga Klenting setelah di sebrangkan
Klenting Kuning harus bersedia untuk di cium. Klenring Kuning pun segera naik ke
punggung Yuyu Kangkang.
Setelah mereka tiba di seberang, Kleting Kuning langsung membuka kotoran ayam
yang dibungkus daun pisang. Ia mengoleskannya pada kedua pipinya. Yuyu
Kangkang kemudian menagih janji. Kleting Kuning segera memasang pipinya yang
diolesi kotoran ayam. Yuyu Kakang pun marah dan menyuruhnya segera pergi.
Ande-ande Lumut menolak ke tiga Klenting karena telah di cium oleh Yuyu
Kangkang. Tiba-tiba, Ande-ande Lumut sangat terkejut ketika melihat kedatangan
Klenting Kuning. Mbok Randa sangat heran melihat sikap anak angkatnya. Banyak
gadis-gadis cantik yang datang untuk melamarnya. Namun, ia tolak dengan berbagai
alasan. Tapi, melihat Klenting Kuning yang berpakaian sangat kumal dan badannya
yang sangat bau malah di sambut dengan wajah bahagia dan berseri-seri.
Akhirnya, Mbok Randa pun terdiam. Ia mengikuti Ande-Ande Lumut menemui gadis
itu. Sementar, Kleting Kuning terkejut sekali melihat Ande-Ande Lumut adalah
tunangannya, Raden Panji Asmarabangun.
Akhirnya, di depan semua orang, Klenting Kuning langsung mengubah diri menjadi
Putri Sekartaji. Semua orang sangat terkejut melihat sosoknya yang sangat cantik.
Ketiga kakak angkatnya pun sangat terkejut ketika mengetahui jika sosok yang
selama itu mereka perlakukan dengan tidak baik itu ternyata Putri Sekartaji.
Tak lama kemudian, mereka di kejutkan oleh Ande-ande Lumut yang membuka
dirinya. Ia tidak lain adalah Pangeran Raden Panji. Kedua sejoli tersebut sangat
bahagia karena dapat bertemu kembali. Akhirnya, Raden Panji langsung membawa
Putri Sekar dan ibu angkatnya Mbok Randa ke Kerajaan Jenggala. Mereka pun
segera melangsungkan pernikahan.
Akhirnya Kerajaan Kediri dan Kerajaan Jenggala dapat bersatu kembali.
SEKIAN
TERIMAKASIH