Syem Dunia Yosep, S.Ag NIP. 19820701 201101 1 002 2.2.a.3 Mulai dari Diri • Modul 2.2 SMP Negeri 2 Sebuku Kabupaten Nunukan – Provinsi Kalimantan Utara
Itu merupakan sebuah krisis perasaan yang membuat saya rasa kecewa, marah, sakit hati sebagai seorang pendidik. Namun, karena masalah sudah terselesaikan dengan baik kendati Ibu Mario tidak pernah datang dan meminta maaf dengan saya, saya anggap perwakilan suaminya sudah mencukupi dan juga sudah menjelaskan kondisi jiwa si Ibunya yang sebenarnya. Saya tetap memulai hidup baru dan tetap pada prinsip hidup saya “Jika saya benar saya akan tetap maju, dan jika saya salah saya akan meminta maaf duluan”. Hal ini yang membuat saya kuat dan bangkit sebagai seorang guru, selalu siap untuk berkembang dan bertumbuh dari krisis tersebut. Justru hal itu membuat saya lebih berhati-hati lagi dalam mendidik murid dan tetap berpegang pada aturan yang benar, selalu berfokus kepada siswa dan mendengar mereka apa pun itu, sehingga mereka merasa diterima. 2.2.a.3 Mulai dari Diri Modul 2.2 Refleksi Kompetensi Sosial dan Emosional B) Bagaimana Anda menghadapi krisis tersebut (coping)? Bagaimana Anda dapat bangkit kembali (recovery) dan bertumbuh (growth) dari krisis tersebut?