BULETIN & WARTA JEMAAT MINGGUAN GKI ANUGERAH EDISI 42
16 Oktober 2022
Tema GKIA 2022-2023
Bertumbuh dan Membangun Dalam Kasih
Grow and Build in Love
增长和在爱中建立
Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, yang rapi tersusun dan diikat menjadi
satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan
tiap-tiap anggota menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya
dalam kasih. [Efesus 4:16 TB]
PRAKATA & SAPA GEMBALA
Shalom Jemaat sekalian!
Senang sekali saya dapat menyapa kembali saudara-saudari sekalian di bulan Oktober ini.
Pada bulan ini kita akan memulai gerakan 40 Days of Community (40 hari di dalam
komunitas). Tentunya sebagai murid-murid Kristus kita perlu bertumbuh di dalam
komunitas. Karena itu kita akan belajar bagaimana menjadi komunitas yang mempraktikkan
kasih, saling merangkul dan membangun relasi.
Kita bersyukur semakin banyak jemaat yang menghadiri kebaktian onsite. Mengingat ibadah
sesungguhnya bersifat partisipasif, Majelis dan Hamba Tuhan GKI Anugerah terus
mendorong jemaat yang dalam kondisi sehat, sudah divaksin dosis ketiga dan sedang tidak
keluar kota untuk datang beribadah secara onsite di gedung gereja. Karena sesungguhnya
ibadah kita merupakan perayaan syukur sebagai umat Allah secara korporat.
Tuhan berserta kita
“Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi;
sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.
Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku,
yaitu jikalau kamu saling mengasihi.”
(Yohanes 13:34-35)
Pdt. Cenglyson Tjajadi - Ketua Umum Majelis Jemaat GKIA
SEKRETARIAT
SELAMAT DATANG Tata Usaha GKI
DI GKI ANUGERAH Anugerah
______________________
Jika saudara baru pertama kali beribadah di GKI
Anugerah dan belum memiliki tempat ibadah yang Gg. Irsad No. 5
tetap, maka kami menyambut anda menjadi bagian dari Bandung – 40241
keluarga besar GKI Anugerah untuk bersekutu dan (022) 601-1818
bertumbuh bersama dalam iman kepada Yesus Kristus 0821-1895-9030
[email protected]
Jika saudara membutuhkan informasi lebih lanjut ________________________
silahkan hubungi Kantor Tata Usaha pada saat Jam
Kerja
JAM KERJA:
Senin – Jumat : 08:00 – 17:00
Sabtu : 08:00 – 13:00
Minggu : 09:00 – 12:00
2
DAFTAR ISI
Info Ibadah 4
Bidang Persekutuan 11
Bidang Pembinaan 16
Bidang KOMIT 18
Bidang Kesaksian & Pelayanan 19
Info Korporat 22
Info Pelayanan Jemaat 25
Info Bajem dan Posjem 28
Renungan Harian GKIA 30
Quotes Corner
“tidak ada pertumbuhan rohani tanpa disiplin rohani
SETIAP HARI dan komunitas ROHANI YANG MENDAMPINGI”
- Pnt. Hendrikus T. -
3
INFO IBADAH GKI ANUGERAH
Shalom, Jemaat GKIA Terkasih,
marilah kita mempersiapkan hati untuk mengikuti
rangkaian ibadah Minggu, 16 Oktober 2022
JADWAL IBADAH UMUM
Ibadah & Pola KU 1- Blended KU 2 - Kontemporer KU 3 - Klasik Dwibahasa
(Bahasa Indonesia) (LIFT Community) (Mandarin - Indonesia)
Whay Matter Most
Tema (Komunitas Yang Whay Matter Most Komunitas Yang
Mempraktikkan Kasih) Mempraktikkan Kasih
Waktu 08:00 WIB 10:30 WIB 10:00 WIB
Aula Lantai 3. Aula Lantai 4. Aula Lantai 3.
Tempat
GKI Anugerah Gedung Sekolah Gamaliel GKI Anugerah
Pnt. Hendrikus
Pengkhotbah Ev. Hellen C. Pratama Pnt. Hendrikus Telaumbanua
Telaumbanua
Penerjemah Sdri. Lie Li In
WL Ev. Veronika Sdri. Felicia Sdri. Nirmalaningsih
Sdri. Chew Pao Chen,
Pelayan Singer Sdr. Krisdiarto, Sdri. Sufa Sdr. Chrisdian, Sdri. Vina Sdri. Vivian Wullur,
Ibadah Sdr. Hoga Pranajaya
Pemusik LOG Chamber Sdr.Tanzil, Sdr. Sammy, Sdr. Berry Dkn. Fenny Kurnia, Sdr. Farrel
JADWAL IBADAH YOUTH & ANAK
Ibadah YOUTH Sekolah Minggu
(Wave Youth Ministry) (G-Kids Ministry)
Tema Beautifully Broken LET BROTHERLY LOVE CONTINUE
Waktu 08:00 WIB 08:00 WIB 10:30 WIB
Usia R. Baduta Lt.2 Usia Function Room
Baduta Baduta Wave
Usia GSG Lt. 2 Usia R. Kelas 2B -
PG - 1 SD GKIA PG - TK A Gamaliel Lt. G
Aula Lantai 4.
Tempat Gedung Sekolah Aula Lt.4 GKIA
Gamaliel Usia Roof-Garden Usia R. Kelas 1B -
2 SD - 6 SD R. 205 TK B - 2 SD Gamaliel Lt. G
R. 210
Usia R. Kelas 1A -
3 SD - 6 SD Gamaliel Lt. G
Pengkhotbah Ev. Abe F. Loupatty Bersama Laoshi G-Kids Bersama Laoshi G-Kids
Ibadah Youth diperuntukan bagi pelajar usia Sekolah Minggu diperuntukan bagi anak-anak usia baduta s.d usia 6
SMP/SMA SD
4
INFO IBADAH GKI ANUGERAH
JADWAL IBADAH BAJEM
BAJEM TAMAN KOPO INDAH SUTAMI
Metode Hybrid (Onsite & Livestreaming) Hybrid (Onsite & Zoom Meeting)
Tema Komunitas Yang Mempraktikkan Kasih Mil ke Dua Dalam Pernikahan
Waktu 08:00 WIB 09:30 WIB
Pengkhotbah Pdt. Peter Sebastian Pdt. Em. Henry Efferin
WL Sdr. Januar Bachtiar Liturgi Sonata Sitompul
Sdr. Gunawan,
Singer Sdr. Iswanto, Sdr. Ricky, Singer Lita Yuliani & Tina
Andriani
Sdr. Natan
Sdr. Ryan, Ev. Altur, Franky A, Lewi,
Pemusik Dkn. Tommy, Sdr. Roby Pemusik Ching-ching, Denny
Pelayan Ibadah
Multimedia Ria Hayati
Sound system Team Mataswara
Layanan Ibadah Livestreaming Host Zoom Ev. Dicky Y. Siregar
Youtube GKI Anugerah Bajem TKI
Lighting Joshua
Media Sosial GKI Anugerah
GKI Anugerah
gkianugerah
gkianugerah
liftcommunity.gkia
G-Kids Ministry GKI Anugerah
gkids_gkianugerah
Wave Youth Ministry
Bagi Jemaat yang tidak bisa menghadiri ibadah
waveyouthministry secara onsite di gedung GKI Anugerah, silahkan mengikuti ibadah
melalui layanan livestreaming Youtube channel
GKI Anugerah Bajem TKI
5
INFO IBADAH GKI ANUGERAH
Ibadah Onsite GKIA
Jemaat GKI Anugerah terkasih.
Kita patut bersyukur bahwa kasus covid-19 akhir-akhir ini makin hari makin melandai.
Dalam melakukan peribadahan, selama ini gereja kita tetap mengutamakan kehati-hatian bagi
keamanan jemaat semua, walaupun sudah sejak beberapa bulan lalu Pemerintah
memperbolehkan kehadiran 100% tanpa jarak pada saat beribadah.
Melihat situasi yang makin kondusif, maka terhitung mulai tanggal 9 Oktober 2022, tanda silang
pada tempat duduk di aula kebaktian kita dicabut/ditiadakan, artinya jemaat bebas memilih
tempat duduk sebagaimana kita lakukan sebelum masa pandemi, namun dengan catatan
penting sebagai berikut :
1. Prokes tetap kita jalankan dan patuhi seperti yang kita lakukan selama ini, yaitu: pengukuran
suhu dan memakai masker.
2. Kami tetap menghargai jemaat yang mungkin merasa belum nyaman dengan perubahan
aturan tempat duduk ini. Apabila ada jemaat yang merasa demikian, maka jemaat yang
bersangkutan dipersilahkan untuk menaruh sesuatu barang miliknya di samping kiri dan
kanan tempat duduknya agar supaya jemaat lain dapat menempati tempat duduk yang
lainnya atau alternatif yang lain, yaitu jemaat yang bersangkutan pindah dan menempati
tempat duduk yang masih kosong.
Demikian agar menjadi perhatian jemaat dan kita dapat menjalankannya dengan penuh
sukacita.
Majelis Jemaat GKIAnugerah.
PERSYARATAN UNTUK MENGIKUTI IBADAH ONSITE DI GKI ANUGERAH
Jemaat datang/hadir dalam keadaan SEHAT dan SUDAH DI VAKSINASI lengkap
(dibuktikan dengan check-in Aplikasi Peduli Lindungi)
Wajib memakai MASKER selama berada di area Gereja : Masker KN95 atau
memakai Masker Lapis Double yaitu Masker Medis + Masker Kain sebagai
layer ke-2
Bagi jemaat yang dalam kondisi kurang sehat, batuk/pilek dll atau yang belum
divaksin disarankan untuk mengikuti ibadah online secara livestreaming yang
masih terus disediakan setiap minggunya.
Kiranya Tuhan Yesus Kristus, Sang Kepala gereja memberkati setiap ibadah dan
pelayanan yang kita lakukan untuk membawa kepada kemuliaan bagi nama-
Nya, serta menghadirkan damai sejahtera bagi seluruh jemaat.
6
INFO IBADAH GKI ANUGERAH
7
INFO IBADAH GKI ANUGERAH
SEKOLAH MINGGU
Ibadah Anak/Sekolah Minggu dapat dihadiri secara Onsite tanpa
pendaftaran, silahkan memilih jadwal dan jenjang kelas yang
sesuai dengan usia anak saudara
8
INFO IBADAH GKI ANUGERAH
Seluruh Ibadah KU
(Kebaktian Umum)
tersedia dalam
layanan livestreaming
setiap minggunya di
Youtube Channel GKI
Anugerah
bit.ly/gkianugerah
9
INFO IBADAH GKI ANUGERAH
Ibadah Pelajar
SMP/SMA (Youth)
tersedia dalam
layanan livestreaming
setiap minggunya di
Youtube Channel Wave
Youth Ministry
youtube.com/waveyouthministry
Ibadah Anak (G-Kids) tersedia
dalam layanan livestreaming
setiap minggunya di Youtube
Channel G-Kids Ministry GKI
Anugerah
(Khusus Kelas yang
dilangsungkan Pk. 08:00 WIB)
https://youtu.be/DTjtjlrOyu4
10
BIDANG PERSEKUTUAN
PERSEMBAHAN RUTIN
Jenis Persembahan Ibadah Rekening BCA
GKIA Pusat 008 389 0077 (a.n GKI Jabar Anugerah)
(KU 1 / KU 3)
GKIA Pusat 810 051 2221 (a.n GKI Jabar Anugerah)
(KU 2/LIFT Community)
Rutin, Perpuluhan,
Syukur, Bulanan Pelajar SMP/SMA (Wave 810 051 2000 (a.n. GKIA Youth)
Youth)
Bajem Sutami 233 304 0808 (a.n GKI Jabar Anugerah)
Bajem Taman Kopo Indah 810-087-0003 (a.n GKI Jabar Anugerah)
Minggu ini ada 2 persembahan yang akan kita kumpulkan, amplop hijau untuk biaya
rutin Gereja dan amplop kuning untuk Sinode/Klasis Priangan
Jemaat dapat memberikannya dengan cara:
❑ Tunai melalui amplop persembahan yang ada di gereja dan memasukkannya ke kotak persembahan
❑ Non-Tunai dengan Transfer Rekening yang telah diinformasikan
❑ Non-Tunai menggunakan pemindaian (scan) fasilitas QR Code yang tersedia
PERSEMBAHAN LAINNYA
Jenis Persembahan Rekening BCA
Pembangunan Pastori 008 303 9717 (Yayasan Gereja Kristen Anugerah)
Misi (PMP Ke-42 ) 777 125 4750 (GKI Jabar Anugerah)
Diakonia 810 050 0303 (GKI Jabar Anugerah)
Bukti transfer/ATM harap disampaikan melalui email ke [email protected] atau wa ke 0812-2056-388, dengan
mencantumkan : nama atau initial, no anggota (bila ada), jenis persembahan, untuk bulan apa.
PERSEMBAHAN ELEKTRONIK
Sebagai adaptasi perkembangan teknologi digitalisasi keuangan saat ini, GKI Anugerah
menyediakan fasilitas QR Code bagi jemaat untuk menyampaikan persembahan secara
elektronik. Saudara dapat menggunakan aplikasi e-wallet di perangkat smartphone android/ios
(seperti: OVO, GoPay, DANA, dsb) atau dengan aplikasi Mobile Banking yang memiliki Fitur QR
Payment untuk melakukan pemindaian (scan) QR code berikut sesuai tujuan persembahan
yang akan diberikan:
GKIA LIFT Community GKIA Youth
Persembahan Rutin
11
BIDANG PERSEKUTUAN
WARTA PERJAMUAN KUDUS
GKI Anugerah akan menyelenggarakan Perjamuan Kudus secara onsite pada Bulan
Oktober 2022 dalam ibadah Minggu
TANGGAL IBADAH DIPIMPIN OLEH
BAJEM Sutami Pdt. Em. Henry Efferin
16 Oktober 2022
POSJEM Sumedang Pdt. Cenglyson Tjajadi
Perjamuan Kudus hanya diperuntukkan bagi jemaat/simpatisan GKI Anugerah yang
telah dibaptis dewasa / sidi
Perjamuan kudus adalah sakramen yang diperintahkan Tuhan sebagai
peringatan (remembrance) tentang diriNya yang menyerahkan nyawaNya demi
keselamatan manusia. Perjamuan Kudus menyadarkan kita bahwa secara total,
Kristus memberikan tubuhNya dipecah agar kita utuh, mencurahkan darahNya
agar dosa kita diampuni.
Mengambil bagian didalam Perjamuan kudus membuat kita menyaksikan
betapa hebat penderitaanNya bagi kita, dan betapa besar kasihNya,
anugerahNya.
Marilah kita mengikuti Perjamuan kudus dengan khidmat, penuh rasa syukur
setelah terlebih dahulu kita mengakui dosa dan kesalahan kita. Mintalah
pengampunan dosa, harapkanlah belas kasihNya, dan terimalah anugerahNya
yang tak berkesudahan.
Dia akan menyempurnakan Perjamuan kudus sederhana ini, dan tetap
menguatkan iman, pengharapan dan kasih kita.
Mohon jemaat mempersiapkan diri masing-masing untuk mengikuti Perjamuan
Kudus. Tuhan memberkati saudara sekalian.
12
BIDANG PERSEKUTUAN
KELAS MMK – MENJADI MURID KRISTUS
Kelas MMK Dewasa/Umum dan MMK Youth diadakan melalui zoom/onsite.
Kelas MMK diwajibkan bagi :
• Simpatisan yang ingin dibaptis dan menjadi anggota Jemaat GKI Anugerah
• Anggota jemaat gereja lain yang ingin pindah keanggotaan ke GKI Anugerah*
JADWAL DEWASA/UMUM YOUTH
Hari/Tanggal Selasa, 18 Oktober 2022 Sabtu, 22 Oktober 2022
Waktu Pk 19.30 WIB Pk 18.30 WIB
Apakah Tuhan menjawab doa ?
Tema Firman
Decision Making and the will of God
Pembicara Ev. Sianny L. T. Sdr. Philip Theodorus
Tempat Ruang 210 Ruang 210
Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi :
MMK Dewasa/Umum : Ev. Veronika 0812-3515-222 atau Sdr. Eddy 0822-6275-5737
MMK Youth : Sdr. Catur Octowibowo 0831-2269-1422
*Untuk kepindahan anggota Jemaat dari Gereja lain, silahkan hubungi kantor TU untuk mendapatkan
informasi lebih lanjut
13
BIDANG PERSEKUTUAN
KELAS BIMBINGAN PRANIKAH
Kelas Bimbingan Pranikah (BIMPRA) akan diadakan kembali secara Onsite & Online*
(melalui zoom)
Kelas BIMPRA diwajibkan bagi :
• Anggota Jemaat yang ingin mendapatkan pelayanan pemberkatan Pernikahan di GKI Anugerah
• Diikuti oleh Pasangan yang akan menikah minimal 6 Bulan sebelum tanggal pernikahan
BIMPRA Setiap Rabu Pk 19:00 – Onsite & Online*
JADWAL PERTEMUAN KE – 12 (terakhir)
Hari/Tanggal Rabu, 19 Oktober 2022
Waktu Pk 19.00 WIB
Tema Indonesian Marriage Laws & GKIA Policy
Pembicara DR. Agus Setiawan
Online/Onsite Onsite – di Ruang 301
*Kelas Online dikhususkan bagi peserta yang berada di luar kota atau yang berhalangan karena
pertimbangan tertentu
Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi kantor TU GKI Anugerah / Sdri. Nova 0812-2056-388
DIAKONIA
Bidang Diakonia membuka kembali program "Dana Pendidikan" untuk tahun
ajaran 2022-2023 (periode Juli 2022 s/d Juni 2023).
Program ini bertujuan untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada
siswa/siswi dari keluarga yang kurang mampu untuk biaya studi mereka mulai
dari jenjang SD sampai S1 (Universitas).
Dukungan Dana Pendidikan tidak dibatasi jumlah/nilainya dan dapat diberikan
sesuai dengan kerelaan jemaat yang terbeban.
Jemaat yang terbeban untuk mendukung adik-adik yang membutuhkan dalam
pendidikan dapat menyalurkannya melalui rekening Diakonia GKI Anugerah :
BCA 810 050 0303
atas nama GKI Jabar Anugerah
dan mencantumkan "Dana Pendidikan" pada berita.
14
BIDANG PERSEKUTUAN
JADWAL PERSEKUTUAN DOA MINGGU INI
(zoom meeting)
MALAM PUJI & DOA (MPD) PERSEKUTUAN DOA PAGI
Doa untuk Keluarga-Keluarga
Tema Tantangan Keluarga Masa Kini
Jemaat GKI Anugerah
Tanggal Selasa, 18 Oktober 2022 Sabtu, 22 Oktober 2022
Waktu 19:00 – 20:00 WIB 06:30 – 07:15 WIB
Dipimpin Oleh Pdt. Em. Henry Efferin Ev. Lily Efferin
Link Link Zoom Link Zoom
Meeting ID 81074889917 86283730691
Passcode MPD Doapagi
∑ Partisipan Minggu lalu 18 orang (11 Oktober 2022) - - (8 Oktober 2022)
15
BIDANG PEMBINAAN
16
BIDANG PEMBINAAN
Persekutuan Wanita “Ester”
(Komisi Wanita)
Hal Apa Yang Terpenting dalam
Tema
Hidup?
Pembicara Ev. Tie Steffi
Hari & Tanggal Rabu, 19 Oktober 2022
Waktu 15:00 – 16:30 WIB
Zoom Meeting Link Zoom
Zoom Meeting ID 853 2587 4363
Passcode 654321
Persekutuan Rut
(Kaum Wanita)
Tema Menara Doa
Hari & Tanggal Rabu, 19 Oktober 2022
Waktu 08:00 – 10:00 WIB
Ruang 210 GKI Anugerah
Tempat
(Hybrid)
Zoom ID & 874 8063 2579 / 090947
Passcode
Mengundang Jemaat untuk hadir onsite dengan memenuhi syarat Prokes :
Kondisi sehat & double masker.
17
BIDANG KOMIT
40 DAYS OF COMMUNITY
GKIA akan kembali mengadakan kegerakan 40 Hari dalam komunitas (40 Days
of Community) dari tanggal 16 Oktober 2022 s.d 27 November 2022
Bagi jemaat yang rindu bertumbuh dalam komunitas mari bergabung bersama
dalam kegerakan ini:
Silahkan mendaftar melalui Link : bit.ly/40DOC-GKIA atau hubungi whatsapp
Hotline GKIA. (Pendaftaran dibuka dari 03 Oktober - 15 Oktober 2022)
Setelah melakukan pendaftaran, jemaat akan mendapatkan buku Panduan &
Materi Renungan Harian 40 DOC.
❑ Bagi jemaat yang telah tergabung dalam KOMIT
Konfirmasi dan pengambilan buku 40DOC melalui Pikom
masing-masing
❑ Bagi jemaat yang belum tergabung dalam KOMIT
Konfirmasi dan pengambilan buku 40DOC ke Kantor Tata
Usaha GKIA pada tanggal 09 & 16 OKTOBER 2022
Keberadaan Anda bukanlah suatu kebetulan.
Tahukah Anda, jauh di dalam kekekalan, bahkan saat Anda belum
dilahirkan, Allah sudah memilih Anda untuk menjadi seorang yangunik,
berharga dan membawa dampak positif bagi keluarga, komunitas,
masyarakat bahkan dunia ini. Alami kasih Bapa, kasih Agape dalam
Komunitas Otentik Murid Kristus (KOMIT) dan bagikan dalam keluarga
dan dunia sekitarmu
18
BIDANG KESAKSIAN & PELAYANAN
BADAN MISI GKI ANUGERAH
Persembahan Iman Misi 2022 – 2023
(PEKAN MISI PENGINJILAN KE 42)
Kebutuhan Dana Persembahan Janji Iman Pengeluaran rutin PMP
Anggaran Yg diterima s/d tgl 31 Agustus 2022
Rp. 247,573,000 Rp.354,918,100
Rp. 1.080.000.000
23% dari total kebutuhan dana BM 33% dari total budget
PMP ke 42 pengeluaran PMP ke 42
Jemaat yang akan mendukung pelayanan misi, silakan mengisi Kartu Tekad PMP
ke 42 melalui goggle form : https://bit.ly/KartuTekadPMP42
Jemaat yang akan mendukung pelayanan misi, dapat memberikan
persembahan Janji Iman Misi Penginjilan ke 42 ke rekening Badan Misi GKIA :
Bank BCA Juanda Bandung
No Rek. 777.125.4750 (a.n. GKI JABAR ANUGERAH)
Informasi BM GKI Anugerah ( 0812-2122-5821)
Apabila ada yg kesulitan dalam pengisiannya, silakan menghubungi
BM GKI Anugerah ( 0812-2122-5821) atau kantor TU gereja
19
BIDANG KESAKSIAN & PELAYANAN
BPK PENABUR - BANDUNG
Dalam rangka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2023-2024, BPK Penabur
Bandung memberikan program khusus pengurangan SSP (Sumbangan Sarana
Pendidikan/Uang Pangkal) bagi anggota jemaat/simpatisan GKI Anugerah yang
mendaftarkan putra/i-nya ke BPK Penabur, dengan mambawa surat keterangan dari
gereja untuk sekolah yang dituju.
Program ini berlaku untuk kriteria :
1. Orang tua atau calon siswa adalah anggota jemaat atau simpatisan GKI
2. Calon siswa adalah anggota jemaat atau simpatisan dan mengambil bagian dalam
aktivitas jemaat atau pelayanan (tanpa memperhatikan status keanggotaan jemaat
dari orang tua calon siswa yang bersangkutan)
*Aktivitas jemaat atau pelayanan adalah calon siswa aktif berperan sebagai anggota
paduan suara, pianis, penyambutan, multimedia, pengurus komisi dll.
Keterangan lebih lanjut, silakan menghubungi
Tata Usaha GKI Anugerah
GKI ANUGERAH & RS UKM
Dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan kepada jemaat, GKI Anugerah bekerjasama
dengan Rumah Sakit Unggul Karsa Medika (RS UKM) memberikan fasilitas khusus bagi anggota
jemaat GKI Anugerah berupa harga khusus (potongan tarif) untuk pengobatan di RS UKM
seperti: Laboratorium, Farmasi, Radiologi, Perawatan Rawat Inap, Rawat Jalan dsb.
Bagi anggota jemaat GKI Anugerah yang membutuhkan akan dibuatkan kartu anggota
dengan biaya penggantian kartu Rp 50.000 (1 Kartu berlaku untuk 1 keluarga)
Keterangan lebih lanjut silakan menghubungi kantor TU GKI Anugerah 022-6011818 atau wa
0821-1679-0004
20
BIDANG KESAKSIAN & PELAYANAN
21
INFO KORPORAT
PROMO
Untuk yang
mendaftar
selama bulan
Juli s/d
Desember 2022
bebas biaya
pendaftaran
PANGGILAN MELAYANI
Bagi jemaat yang memiliki talenta dalam bidang musik/multimedia dan rindu melayani,
Dept. Ibadah GKIA mengajak saudara/i untuk melayani bersama sebagai tim pelayan
Ibadah di bidang :
o worship sebagai : singer/pemusik
o support sebagai : cameraman/livestreaming/multimedia, dsb.
Silahkan mengisi data saudara/i melalui link google form berikut:
❑ https://bit.ly/RekrutmentWorshipGKIA
❑ https://bit.ly/RekrutmentSupportingGKIA
22
INFO KORPORAT
RENUNGAN HARIAN GKI ANUGERAH
LOWONGAN PEKERJAAN
Selain Renungan Harian GKI
Anugerah dalam bentuk text yang
bisa saudara baca via e-Warta,
Renungan tersedia dalam bentuk
audio podcast juga dapat saudara
dengarkan melalui pilihan platform
berikut:
• Aplikasi Spotify
https://sptfy.com/RHGKIA
• Google Podcast
https://s.id/RHGKIA
Silahkan follow/subscribe supaya saudara
mendapatkan notifikasi setiap harinya,
saat renungan harian tersedia.
INFO HOTLINE GKI ANUGERAH
Sejak 11 September 2022, nomor Hotline GKI
Anugerah berubah menjadi
0821 1895 9030 melalui whatsapp
Hotline ini merupakan sarana bagi jemaat
untuk keperluan dengan Tata Usaha Gereja,
seperti :
o Informasi Ibadah
o Informasi Kelas Pembinaan
o Urusan Suka/Duka
o dan sebagainya
Silakan menyimpan nomor ini pada
phonebook handphone jemaat sekalian
23
INFO KORPORAT
SPEAKER AULA LT. 3 GKI ANUGERAH
LOWONGAN PEKERJAAN
Jemaat GKI Anugerah terkasih,
Dengan ini Majelis Jemaat menyampaikan permohonan maaf atas
ketidaknyamanan yang terjadi saat jemaat beribadah di Aula Utama
Lt.3 karena belakangan ini perangkat speaker seringkali mengalami
kerusakan teknis yang dikarenakan faktor & kondisi komponen sudah
berusia lebih dari 20 tahun.
Saat ini Majelis sedang mengupayakan untuk melakukan perbaikan.
Mohon dukungan jemaat agar Majelis Jemaat dapat mengambil
langkah-langkah yang tepat.Terima kasih.
24
INFO PELAYANAN JEMAAT
SIE SUKA SIE DUKA
Koordinator Pdt. Cenglyson Tjajadi Ev. Kurdijanto Harsono
No. Contact 0888 204 9930 0811 223 320
Cakupan Informasi dan pelayanan Informasi dan pelayanan
Pelayanan Pemberkatan Nikah Kedukaan
PROSEDUR PENDAFTARAN PEMBERKATAN NIKAH
Bagi pasangan yang akan melangsungkan Peneguhan Pemberkatan Nikah di GKI
Anugerah, silahkan mengajukan permohonan tertulis kepada Majelis Jemaat dengan
mengisi formulir yang sudah disediakan di Tata Usaha selambat-lambatnya 6 (enam)
bulan sebelum hari pernikahannya dilaksananakan.
Kepada pasangan juga dihimbau untuk tidak memilih waktu Peneguhan dan
Pemberkatan Nikah pada hari Minggu ke-4
Persyaratan umum :
❑Kedua atau salah satu calon mempelai adalah anggota jemaat GKI Anugerah
❑Setiap pasangan diwajibkan untuk mengikuti Kelas Bimbingan Pra-Nikah yang
diadakan pada bulan Januari/Februari atau Juni/Juli (pilih salah satu)
25
INFO PELAYANAN JEMAAT
BERITA SUKA
Pemberkatan Pernikahan Jemaat
Hari/Tanggal Sabtu, 22 Oktober 2022
Waktu/Tempat Pk. 10:00 WIB/ Aula Lt.4 GKIA
Sdr. Timotius Hanjaya
(putra Bpk. Gunawan Hanjaya & Ibu Kwa Suhanah)
dengan
Sdri. Janifer Gabriella
(putri Bpk. Jefrie Wahido & Ibu. Meri Paulus)
Pemberkatan oleh Pdt. Em. Henry Efferin
Pianis / Pemusik Chamber
Majelis yang bertugas Dkn. Kristina Amelia, Dkn. Kus Supardi,
Dkn. Katherina, Ev. Dedy Sutendi Ginta
Pemberkatan Pernikahan Jemaat
Hari/Tanggal Sabtu, 22 Oktober 2022
Waktu/Tempat Pk. 12:00 WIB/ Aula Lt.4 GKIA
Sdr. Willy Alvin Senjaya
(putra Bpk. Willy Andrian (✝) & IbuYessi Puspita Andriani)
Dengan
Sdri. Kezia Viktoria Krista Gunawan
(putri Bpk. Budi Gunawan & Ibu. Titing Muljati)
Pemberkatan oleh Pdt. Em. Henry Efferin
Pianis /Pemusik Chamber
Majelis yang bertugas Pnt. Fivi Yusnelly T, Dkn. Lie Ling, Dkn. Anton Jo,
Dkn. Nie Ka Siong, Dkn. Suradi Hanam
26
INFO PELAYANAN JEMAAT
Permohonan Kebaktian Peneguhan & Pemberkatan Nikah
Sabtu, 5 November 2022 Pk 11:30
Andershen Setyo Prakarsa & Sherly Sukangto
Minggu, 6 November 2022 Pk 12:00
Robert Ferdian Hermawan & Fella
Apabila ada yang menaruh keberatan berdasarkan Alkitab dan Tata
Gereja GKI dapat menyampaikannya secara tertulis ke majelis jemaat
paling lambat Rabu, 26 Oktober 2022
Permohonan Kebaktian Peneguhan & Pemberkatan Nikah
Sabtu, 12 November 2022 Pk 10:30
Frengky Sofian & Wenny Irmayani
Apabila ada yang menaruh keberatan berdasarkan Alkitab dan Tata
Gereja GKI dapat menyampaikannya secara tertulis ke majelis jemaat
paling lambat Rabu, 2 November 2022
BERITA DUKA
Telah dipanggil pulang oleh Bapa di Surga
Ibu Hanny Rahardja/ Tjie Hoen Kiok Nio
(mama dari Ev. Yogas L. Wiguna, mama mertua Ev. Astuti)
usia 79 tahun
Meninggal pada hari Minggu, 9 Oktober 2022 Pk 22.38 wib
Jenazah dikremasikan pada hari Rabu, 12 Oktober 2022
Segenap Majelis Jemaat GKIA menyampaikan turut belasungkawa bagi
keluarga / kerabat almarhum, kiranya penyertaan Tuhan memberikan
kekuatan dan penghiburan.
27
INFO BAJEM & POSJEM
BAPTISAN KUDUS BAJEM SUTAMI
Hari Minggu ini 16 Oktober 2022 akan diadakan Baptisan Kudus dan
Perjamuan Kudus di Bajem Sutami, dipimpin oleh Pdt. Em. Henry Efferin
BAPTISAN ANAK
No. Ang Nama Ayah Ibu
1 1495 Nathania Abigail Eleora Budi Cahjadi Rosiana Margaret
2 1496 Divano Mahesa Bonja Peea Steven Peea Christya Asih Lestari
3 1497 Patricia Jacqueline Wang Gunawan Christie Januari
SIDI
No. Ang Nama
1 04476 Eric Tumakaka
2 04477 Gracia Claresta Tumakaka
3 04478 Lita Yuliani
BAPTIS DEWASA
No. Ang Nama
1 04479 Edwin Hirawan
ATESTASI
No. Ang Nama Keterangan
1 04480 Denny Riki Kurniawan GKA City Blessing
2 04481 Franky Andrean GBIS Kepunton Surakarta
3 04482 Rahma Kartika Awang Sari GPT Manahan Surakarta
4 04483 Ria Hayati GKA City Blessing
28
INFO BAJEM & POSJEM
BAPTISAN KUDUS POSJEM SUMEDANG
Hari Minggu ini 16 Oktober 2022 akan diadakan
Baptisan Kudus dan Perjamuan Kudus di Pos Jemaat
Sumedang, dipimpin oleh Pdt. Cenglyson Tjajadi
BAPTIS ANAK
No. Nama Ayah Ibu
ang
1 022/AS Samuel Ryu Gustriawan Andreas Gustriawan Jeanike Vilda Wira S
2 023/AS Vania Agna Benetha Denny Setiady Yeni
BAPTIS DEWASA
No. ang Nama
1 106/S Travelicia Lousiana Sumargono
2 107/S Claudia Valencia Wiguna
3 108/S Eti / Lie Po Moy Nio
ATESTASI
No. ang Nama Keterangan
1 109/S Andreas Gustriawan Gereja Pantekosta Indonesia – Sumedang
2 110/S Denny Setiadi Gereja Bethel Indonesia Sukawarna –
Bandung
3 111/S Yeni Gereja Bethel Indonesia Sukawarna –
Bandung
4 112/S Valencia Gabrielle Gereja Bethel Indonesia Aruna - Bandung
29
RENUNGAN HARIAN GKIA
DENGAN MEMILIKI KEPEDULIAN Senin | 17 Oktober 2022
“Hiduplah dengan penuh hikmat terhadap orang-orang luar, pergunakanlah waktu yang ada. Hendaklah kata-katamu
senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap
orang.” (Kolose 4:5-6)
P Kasih peduli terhadap nasib orang lain. dapat membuat kita tersenyum kepada orang lain? Apakah kita
E Jika kita mengetahui obat untuk penyakit kanker atau AIDS, dan memiliki optimisme dan memberikan semangat? Apakah kita
N kita merahasiakannya, tidak menceritakan hal ini kepada memiliki sikap lemah-lembut atau sebaliknya mudah
D siapapun sementara jutaan orang meninggal dunia, apakah itu menghakimi? Ketika frustrasi, apakah kita bersikap kasar dan
A disebut mengasihi? Tentu saja tidak. Jika kita mengetahui arogan terhadap orang lain atau bersikap sopan dan sabar?
rahasia untuk memperpanjang umur manusia selama 50 tahun, Semua jawaban terhadap berbagai masalah kehidupan di atas
L apakah kita akan membagikannya kepada orang lain? Tentu saja. akan menjadi suatu kesaksian hidup.
A Namun sebagai pengikut Kristus yang telah mempelajari cara Yang Kedua, Paulus mengatakan, “pergunakanlah waktu yang
M memperoleh hidup yang kekal, kita membawa pesan yang lebih ada.” Agar dapat memanfaatkan setiap kesempatan, maka kita
A penting, yang tahan lebih lama, dan yang mendesak untuk terlebih dahulu harus memiliki kepeduliaan. Mintalah kepada
N dibagikan kepada dunia, dan kasih tidak memberikan pilihan Allah untuk membukakan mata kita supaya dapat
lain. memanfaatkan kejadian sehari-hari yang Dia berikan kepada kita
Bagaimana caranya menjangkau mereka yang ada di komunitas sebagai sarana untuk membagikan kesaksian sederhana tentang
kita dan belum mengenal Kristus? Sebagai kelompok kecil dan perbedaan yang telah dibuat oleh Yesus Kristus di dalam
sebagai sebuah gereja, apa cara terbaik untuk membagikan kehidupan kita. Mulailah setiap hari dengan berdoa, “Yesus,
Kabar Baik kepada teman-teman, handai- taulan, tetangga, dan bantulah saya untuk peduli dan mengasihi orang lain sesuai
sesama rekan kerja kita? Titik-tolak untuk melakukan hal ini dengan cara- Mu.” Kemudian bacalah Kitab-kitab Injil untuk
adalah melalui kepedulian kita kepada sesama kita. Kita harus mempelajari bagaimana Yesus berinteraksi dengan orang lain.
memilih untuk mulai mempedulikan kehidupan kekal dari orang- Menggunakan setiap kesempatan menuntut seseorang untuk
orang di sekeliling kita yang belum menjadi keluarga Allah. senantiasa hidup berhubungan dengan Kristus. Seringlah
Tanpa kepedulian, kita tidak akan menghabiskan waktu, doa, bercakapcakap dengan Allah sepanjang hari, dan hal ini akan
dan usaha untuk menjangkau mereka bagi Kristus. Lebih mudah meningkatkan kepekaan kita akan kebutuhan rohani dari orang-
untuk tetap berdiam diri sementara orangorang di sekeliling kita orang di sekitar kita. Ingat, Allah tidak pernah menciptakan
hidup dan mati tanpa mengenal Kristus, namun ini juga berarti seseorang yang tidak Dia kasihi.
kita tidak mengasihi. Alkitab mengatakan, “[Allah] yang menghendaki supaya semua
Rasul Paulus berpengalaman dalam menjangkau orang-orang orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan
yang belum percaya karena ia peduli tentang apa yang paling kebenaran” (1 Tim. 2:4).
dipedulikan Allah, yaitu: manusia! Di dalam 2 Timotius 2:10, Cara Ketiga dalam usaha kita untuk memenangkan sesama kita
Paulus mengungkapkan kasihnya yang begitu dalam kepada adalah dengan memastikan bahwa kata-kata kita “senantiasa
mereka yang belum menjadi bagian dari keluarga Allah: “Karena penuh kasih, jangan hambar.” Bilamana kita mengetahui
itu aku sabar menanggung semuanya itu bagi orang-orang kebenaran, timbul godaan untuk mengkhotbahi orang dan
pilihan Allah, supaya mereka juga mendapat keselamatan dalam memaksa orang untuk percaya kepada Injil. Namun orang tidak
Kristus Yesus dengan kemuliaan yang kekal” . pernah dapat dimenangkan ke dalam keluarga Allah dengan
Di dalam Kolose 4:5-6, Paulus menjelaskan empat cara yang beradu argumentasi. Mereka biasanya tertarik dengan kasih. Kita
dapat kita gunakan untuk sungguh-sungguh berniat tidak pernah dapat meyakinkan orang lain jika kita mudah
memperkenalkan orang lain kepada Yesus melalui kepedulian melukai perasaan orang lain. Bersikaplah ramah dan penuh
kita: kasih.
Yang Pertama, ia berkata, “Hiduplah dengan penuh hikmat” Yang Terakhir, Paulus berkata untuk selalu siap sedia dan
terhadap orang-orang yang belum percaya. Itu berarti kita perlu “mampu memberi jawab kepada setiap orang.” Hal ini
menyadari bahwa segala sesuatu yang kita katakan dan lakukan memerlukan kepedulian dan persiapan. Sepanjang sisa minggu
akan menjadi kesaksian bagi orang lain untuk menerima atau ini, kita akan melihat bagaimana melakukannya, tetapi hal ini
menentang Kristus. Jika kita mengaku sebagai pengikut Kristus, dimulai dengan keputusan kita untuk memiliki kepeduliaan dan
maka kita akan diawasi dengan cermat oleh mereka yang tidak berbagi dengan orang-orang yang telah dihadirkan Allah dalam
mengenal Kristus. Mereka ingin melihat bagaimana seorang kehidupan kita. Kolose 4:5 adalah ayat hafalan minggu ini. Jika
pengikut Kristus bertindak – bagaimana kita menangani masalah, kita berjanji menghafalnya, maka Allah dapat mengingatkan kita
gangguan, hambatan, kekecewaan, dan terutama bagaimana untuk sungguh-sungguh memiliki kepedulian.
kita menangani masalah hubungan. Apakah iman yang kita miliki
POKOK PIKIRAN Gunakan setiap kesempatan untuk berbagi
AYAT HAFALAN “Hiduplah dengan penuh hikmat terhadap orang-orang luar, pergunakanlah aktu yang ada” (Kolose 4:5)
PERTANYAAN RENUNGAN Adakah seseorang berada di Surga karena kita?
30
RENUNGAN HARIAN GKIA
DENGAN MEMBERDAYAKAN KELOMPOK KECIL KITA Selasa | 18 Oktober 2022
“… bahwa kamu teguh berdiri dalam satu roh, dan sehati sejiwa berjuang untuk iman yang timbul dari Berita Injil”
(Filipi 1:27b)
P “Kita” lebih kuat daripada “saya”.
E Ada kekuatan di dalam kemitraan, dan hal ini benar sekali ketika kita bekerja untuk memberitahu dunia tentang Yesus.
N Penginjilan selalu merupakan usaha tim, bahkan tatkala kita berpikir bahwa kita sedang bekerja sendirian. Kenyataannya,
D ketika kita membawa seseorang kepada Kristus, Roh Kudus sudah bekerja dalam hidup itu, dan orang percaya lainnya
A juga telah memberikan pengaruh, baik secara langsung maupun tidak langsung. Paulus pernah menulis, “Aku menanam,
L Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan” (1 Kor. 3:6).
A Kita harus “bekerja bersama sebagai kawan sekerja Allah” (1 Kor. 3:9), oleh karena “berdua lebih baik dari pada seorang
M diri” (Pkh. 4:9). Itulah nilai kelompok kecil – kelompok kecil memungkinkan kita bekerja berdampingan dalam usaha
A memimpin teman-teman dan anggota keluarga kepada Yesus Kristus. Seperti keempat orang yang membawa temannya
N yang lumpuh kepada Yesus Kristus (Mrk. 2:1-12), kita dapat saling mengumpulkan kekuatan dan dorongan saat
membawa teman-teman kita ke hadirat Yesus Kristus.
Sesungguhnya, jika kita belum pernah mengalami hak istimewa dan sukacita dalam membantu seseorang datang kepada
Yesus Kristus, maka hari ini dapat menjadi titik balik dalam kehidupan kita – dengan berskitarkan kenyataan bahwa kita
dapat membantu membawa orang lain kepada-Nya sebagai bagian dari usaha kelompok. Kita tidak perlu bekerja
sendirian; Allah memiliki maksud agar kita bekerja bersama, saling berdampingan.
Langkah pertama ketika kita berkumpul dalam kelompok kecil adalah berdoa bersama. Sebelum kita bersaksi, kita perlu
berdoa. Kita tidak mungkin berdoa untuk orang lain dan tidak merasa terbeban dengan orang yang kita doakan. Berikut
ini adalah empat cara agar kelompok kecil kita dapat mendoakan teman- teman dan anggota keluarga yang belum
percaya:
Yang Pertama, berdoalah agar diberi kesempatan untuk dapat mengadakan percakapan tentang Yesus Kristus (Kol. 4:3).
Mintalah kepada Allah agar kita diberi kesempatan untuk menceritakan Kristus kepada orang lain, dan mengundang
mereka datang ke gereja. Kita tidak perlu ragu – Allah pasti menjawab doa kita!
Yang Kedua, berdoalah agar Allah menyiapkan hati mereka yang ingin kita jangkau. Bagaimana Allah melunakkan hati
yang keras? Ia mengirimkan “hujan”. Setiap kali kita melihat seseorang berjalan mengarungi badai kehidupan, kita tahu
bahwa Allah sedang melunakkan hati orang tersebut.
Yang Ketiga, berdoalah kepada Allah agar melunakkan hati kita. Katakanlah, “Saya akan jujur, Tuhan. Saya tidak begitu
peduli terhadap orang lain. Saya hanya peduli terhadap diri saya sendiri. Saya hanya peduli terhadap rencana dan
prioritas serta keluarga saya.” Maka Allah segera akan mengisi hati kita dengan suatu “beban” yang merupakan istilah
klasik untuk menggambarkan bahwa hati kita kini sudah menjadi lembut bagi orang lain.
Yang Keempat, berdoalah agar kata-kata Yesus “beroleh kemajuan dan dimuliakan” (2 Tes. 3:1), sama seperti yang terjadi
di tengah-tengah orang Kristen awal.
Cobalah kreatif ketika kelompok kita mengundang mereka yang kita doakan: adakan pesta barbeque, menonton film
bersama, malam yang diisi hiburan permainan, menikmati hidangan pencuci mulut bersama-sama – kemungkinannya tak
terbatas. Alkitab mengatakan: “Hiduplah dengan penuh hikmat terhadap orang-orang luar, pergunakanlah waktu yang
ada.” (Kol. 4:5).
Berikut ini adalah doa yang dapat kelompok kecil kita pakai, yaitu : “Bapa, kami ingin Engkau menggunakan kelompok
kami untuk ‘menjangkau satu orang lagi bagi Yesus’. Pupuklah diri kami agar kami peduli terhadap orang-orang yang
belum mengenal Yesus, dan gerakkanlah kami untuk terus-menerus berdoa bagi keselamatan mereka. Kami tahu Engkau
telah membayar dengan harga yang mahal untuk membawa kami ke dalam keluarga-Mu, dan kami setuju dengan Engkau
bahwa tidak ada seorang pun yang tanpa harapan atau berada di luar jangkauan kasih-Mu. Pimpinlah kami ketika kami
menjangkau dalam Nama-Mu, dan berikanlah kreativitas kepada kami dalam melakukannya. Bapa, dengan penuh
keyakinan dan iman, kami meminta agar di tahun ini kelompok kecil kami dapat menjangkau dua puluh orang untuk-Mu.
Kami panjatkan doa kami dalam nama Yesus. Amin.”
POKOK PIKIRAN “Kita” lebih kuat daripada “saya”
AYAT HAFALAN “Hanya hendaklah hidupmu berpadanan dengan Injil Kristus, supaya, apabila aku datang aku melihat,
dan apabila aku tidak datang aku mendengar, bahwa kamu teguh berdiri dalam satu roh, dan sehati sejiwa berjuang
untuk iman yang timbul dari Berita Injil” (Filipi 1:27)
PERTANYAAN RENUNGAN Siapakah di antara teman dan anggota keluarga kita yang mulai dapat didoakan oleh
kelompok kecil kita?
31
RENUNGAN HARIAN GKIA
DENGAN MENAWARKAN KEMURAHAN HATI Rabu | 19 Oktober 2022
“Berilah tumpangan seorang akan yang lain dengan tidak bersungutsungut” (1 Petrus 4:9)
P Hati yang terbuka menuntun kepada pintu rumah yang terbuka. adalah kepunyaan bersama” (Kis.2:44).
E Bagi orang Kristen, kemurahan hati bukanlah sebuah pilihan, Kemurahan hati menyingkirkan kebanggaan dan tidak peduli jika
N melainkan sebuah perintah (Yes. 58:6-9; Luk. 14:12-14). Kita orang- orang melihat sisi kemanusiaan kita. Oleh karena kita
D diperintahkan untuk menunjukkan kemurahan hati – dari tidak memelihara sikap palsu, orang-orang merasa santai dan
A contoh Abraham, yang melihat tiga tamu suci datang merasa kita bisa menjadi temannya.
L mengunjunginya melintasi pasir yang membara (Kej. 18), dan Dewasa ini gereja perlu diperlengkapi dengan kemurahan hati
A berlanjut sampai kepada nasihat bijaksana dari Rasul Paulus yang tidak egois, penuh kasih dan suka menerima. Tanpa kita
M (Rm. 12:13b). membangun semangat menerima orang lain dengan tulus hati
A Bagi sebagian orang, kemurahan hati sama alaminya seperti dalam keluarga-keluarga di gereja kita, kemurahan hati yang kita
N bernafas. Bagi yang lainnya, hal tersebut harus dilatih. Bagi ulurkan kepada dunia akan menjadi kemunafikan. Ketika rumah
semua orang, anugerah tersebut harus dipelihara (1 Ptr. 4:9). kediaman dan rumah-tangga kita sesuai dengan tujuan dan
Pelayanan Kristus kepada dunia yang miskin, terbelenggu, buta maksud Allah yang semula, maka secara alamiah kita akan
dan tertindas ini, dalam bentuk lainnya, juga menjadi tugas kita membuka pintu rumah bagi tetangga di sekitar kita.
(Luk. 4:18-19). Banyak di antara kita telah diberikan sarana yang Cukup mengejutkan betapa sedikitnya jumlah orang kristen
luar biasa yang dapat dipakai untuk melayani – yakni rumah. Jika yang memasuki kehidupan tetangga mereka. Mereka adalah
orangorang Kristen bersedia membuka rumah mereka dan warisan paling dekat yang Allah ingin kita layani. Betapa sedikit
menunjukkan kemurahan hati seperti yang diajarkan oleh dari kita yang berusaha mencari jalan untuk melayani tetangga
Alkitab, maka kita dapat mempengaruhi tatanan masyarakat kita dan mengulurkan bantuan. Seringkali kekristenan resmi kita
secara signifikan. Kita dapat memainkan peran besar dalam – pertemuan dan komitmen kita – justru membuat kita kurang
penebusan rohani, moral dan emosi masyarakat. dapat dihampiri oleh mereka.
Pikirkanlah dampak yang dapat diberikan oleh gereja bagi Jika orang kristen secara bersama-sama mulai menjalankan
masyarakat jika saja empat atau lima keluarga di setiap jemaat kemurahan hati, kita dapat memainkan peranan penting untuk
mau peduli terhadap anak- anak yang miskin, memelihara menyelamatkan masyarakat kita. Tidak ada tempat yang lebih
mereka dalam kasih dan membimbingnya kepada Kristus. Jika baik untuk melakukan penyelamatan pada masyarakat selain di
sebuah daerah perkotaan memiliki seratus gereja, maka empat rumah seorang hamba Kristen; dan semakin kita membantu
atau lima rumah dikalikan dengan seratus gereja akan orang yang terbelenggu, yang buta dan tertindas, semakin kita
melibatkan paling sedikit empat atau lima ratus anak yang dapat menyadari bahwa di dunia yang langka kemurahan hati ini,
diasuh. rumah seorang Kristen menjadi suatu keajaiban untuk
Banyak orang mengatakan bahwa mereka yang mengikuti dibagikan.
Kristus tidak memiliki pengertian akan dasar-dasar kemurahan Menurut Kamus Webster, definisi untuk hospitable
hati. Kita telah mengizinkan dunia membentuk kita. Hiburan (=kemurahan hati/ suka menerima tamu) terdiri dari kata
mengatakan, “Saya ingin menarik perhatianmu dengan rumah “hospice”, yang artinya tempat berlindung, dan kata “hospital,”
saya yang indah, hiasan yang menarik, dan keahlian masak yang artinya adalah tempat penyembuhan. Pada akhirnya, inilah
saya.” Akan tetapi kemurahan hati berusaha melayani. Katanya, yang kita berikan ketika kita membuka pintu rumah kita dalam
“Rumah ini bukan milik saya. Rumah ini sesungguhnya adalah semangat kemurahan hati yang sejati; kita menawarkan
pemberian dari Majikan saya. Saya adalah hamba-Nya dan saya penyembuhan.
menggunakan rumah ini sesuai dengan kehendak-Nya.” Di bawah ini adalah beberapa langkah praktis untuk
Kemurahan hati tidak berusaha menarik perhatian, namun menunjukkan kemurahan hati:
melayani. • Mohon kehadiran Allah pada saat kita membuka pintu rumah
Hiburan senantiasa mendahulukan barang-barang ketimbang kita.
orang. “Segera sesudah rumah saya jadi, ruangan tamu diberi • Perhatikan bagaimana kebiasaan kita menghalangi untuk lebih
hiasan, penataan letak selesai, rumah selesai dibersihkan – maka bermurah hati.
saya akan mulai mengisi rumah dengan orang. Si Anu dan si Anu • Evaluasilah karunia rohani kita dan bagaimana karunia itu
akan datang. Saya harus membeli barang baru sebelum mereka dapat dipakai untuk menunjukkan kemurahan hati.
datang“. Namun kemurahan hati mendahulukan orang sebelum • Jadilah tuan rumah untuk kelompok kecil.
barang. “Kita tidak memiliki perabotan rumah-tangga; kita akan • Bergabunglah dengan seseorang dalam menjamu temanteman
makan di lantai saja”. untuk suatu acara santap malam.
Hiburan menyatakan,”Ini adalah milik saya – kamar ini, • Rangkullah kaum muda yang mendapat kesulitan.
perhiasan ini. Lihatlah, dan kagumilah.” Akan tetapi kemurahan
hati membisikkan kata-kata, “Apa yang menjadi kepunyaan saya
POKOK PIKIRAN Hati yang terbuka menuntun kepada rumah yang terbuka
AYAT HAFALAN “Berilah tumpangan seorang akan yang lain dengan tidak bersungutsungut” (1 Petrus 4:9)
PERTANYAAN RENUNGAN Sudahkah kita mengundang tetangga berkunjung ke rumah kita akhir-akhir ini?
32
RENUNGAN HARIAN GKIA
DENGAN MENUNJUKKAN SIKAP MENERIMA Kamis | 20 Oktober 2022
“Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah”
(Roma 15:7)
P Kita harus menerima orang lain sebagaimana Yesus menerima kita.
E Yesus mengasihi kita bahkan di kala kita sedang berada di saat yang paling buruk, dan ia menunjukkan “kasih-Nya kepada
N kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.” (Rm. 5:8). Ia menerima kita menjadi anak-
D anakNya yang dikasihi (Ef. 1:6), walaupun kehidupan kita morat-marit, motivasi kita tidak murni, dan sikap kita yang
A mudah melukai hati. Penerimaan- Nya atas kita tidaklah berarti Dia setuju dengan dosa; namun penerimaan-Nya
L menunjukkan bahwa kita adalah buatan tangan-Nya – kita masing-masing adalah Anak Allah yang dibentuk secara khusus
A untuk suatu tujuan tertentu (Ef. 2:10).
M Salah satu cara kita untuk saling mengasihi adalah dengan saling menerima sama seperti Yesus menerima kita. Hal ini
A membawa kemuliaan bagi Allah. “sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah” (Rm. 15:7b).
N Akan tetapi penerimaan kita akan orang lain harus termasuk kepada orang belum percaya, karena kita tahu bahwa,
ketika mereka masih berdosa, Kristus telah mati untuk mereka. “Bukanlah wewenang kita untuk menghakimi mereka
yang berada di luar jemaat” (1 Kor. 5:12a). Hal ini tidak berarti bahwa kita menyetujui dosa; namun begitu sering
penolakan kita terhadap mereka yang berada di luar gereja diikuti rasa takut dan prasangka bahwa seseorang harus
seperti kita dahulu sebelum mereka bisa bersama kita.
Yesus tidak takut berteman dengan orang yang tidak percaya (Luk.19:7). Ia memandang melampaui dosa dalam
kehidupan mereka untuk melihat apa rencana Allah sesungguhnya bagi hidup mereka. Ia mengerti bahwa menerima
orang tidak sama dengan menerima dosa-dosa mereka. Seperti pepatah lama mengatakan, “Kasihilah orang berdosa,
bukan dosanya”. Salah satu contoh paling baik dari Yesus saat melakukan hal ini adalah di dalam kisah Zakheus, di mana
Yesus menjumpai pemungut cukai yang dibenci itu sedang duduk di atas pohon (Luk. 19:1-10). Di dalam perjumpaan
dengan Zakheus ini kita bisa belajar ciri-ciri Kristus dalam menerima sesorang.
Yang Pertama, tidak peduli di mana kita berada, Yesus menjumpai kita di sana. Kita harus menerima orang belum
percaya tanpa memedulikan keadaan kehidupan mereka – memandang mereka seperti yang dilakukan Yesus, dengan
tatapan mata kasih. Yesus mengetahui segala sesuatu yang pernah mereka lakukan, katakan, pikirkan, namun Dia tetap
mengasihi dan menerima mereka. Demikian pula sepatutnya kita lakukan!
Salah satu pernyataan paling dalam dari kasih adalah perhatian. Kita menunjukkan kasih Allah kepada orang belum
percaya saat kita menghabiskan waktu bersama mereka. Waktu adalah anugerah yang tidak ternilai harganya karena
waktu adalahsesuatu yang tidak pernah dapat diganti dengan apapun. Ada orang di sekitar kita yang begitu rindu
diperhatikan, yang sangat rindu ada orang yang memberikan mereka hadiah berupa waktu bersama. Mereka perlu tahu
bahwa mereka berarti bagi Allah, dan bahwa Dia menciptakan mereka dengan suatu tujuan.
Yang Kedua, tidak peduli orang lain menyebut kita dengan nama apapun, Yesus tahu nama kita. Ketika setiap orang
menuding Zakheus sebagai orang berdosa, Yesus menyebut namanya dan menjangkaunya dengan persahabatan. Dan
anugerah persahabatan inilah yang mengubah hati Zakheus. Yesus ingin kita melakukan hal serupa. Dia ingin kita
menjangkau mereka yang terhilang dengan kasih dan penerimaan-Nya. Dia ingin kita memandang orang lain
sebagaimana Dia memandang mereka, dan menarik mereka kepada tujuan Kerajaan-Nya melalui kasih sejati dan
persahabatan.
Yang Ketiga, tidak peduli apapun yang pernah kita lakukan, Yesus tidak akan menolak kita. Kelakuan baik tidak pernah
menjadi syarat persahabatan dengan Yesus. Ia mengasihi dan menerima orang-orang tanpa memandang apa yang
pernah mereka lakukan. Ia jauh lebih tertarik untuk mengubah kita daripada menghakimi kita.
Jika Zakheus adalah seperti kita, kemungkinan ia berpikir bahwa ia tidak cukup baik untuk mengundang Yesus datang ke
rumahnya, akan tetapi kenyataannya adalah – Yesus telah melihat semuanya. Tidak peduli apa yang telah kita lakukan,
Yesus tetap berkata, “Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada- Ku, dan barangsiapa datang kepada-
Ku, ia tidak akan Kubuang” (Yoh. 6:37). Yesus bukan saja mempunyai rencana dan maksud untuk kehidupan kita, ia juga
mempunyai rencana dan maksud untuk mereka yang belum percaya kepada-Nya. Itulah sebabnya mengapa Dia ingin
agar kita menjangkau dan menyambut orang lain menjadi keluarga Allah dengan menunjukkan kemurahan hati.
POKOK PIKIRAN Allah ingin kita menerima orang lain sama seperti Yesus telah menerima kita.
AYAT HAFALAN “Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan
Allah” (Roma 15:7)
PERTANYAAN RENUNGAN Siapakah orang di sekitar hidup kita yang kita ingin agar ia menjadi seorang Kristen?
Bagaimana kita menunjukkan kemurahan hati terhadap mereka untuk bisa membangun jembatan pada Kristus?
33
RENUNGAN HARIAN GKIA
DENGAN MEMBANGUN PERSAHABATAN Jumat | 21 Oktober 2022
“Hendaklah kamu sehati sepikir dalam hidupmu bersama; janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi,
tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana. Janganlah menganggap dirimu pandai !” (Roma
12:16) “Berilah dirimu didamaikan dengan Allah.” (2 Korintus 5: 20b)
P Itulah pesan yang harus kita sampaikan kepada dunia. Tetapi kita menghambat diri kita dalam membagikan Kabar
E Baik ini jika teman-teman yang kita miliki hanyalah sesama orang percaya. Yesus, sebaliknya, mengerti bahwa misi-
N Nya adalah mencari orang yang tersesat, maka Dia bersahabat dengan mereka yang perlu bersahabat dengan
D Allah.
A Alkitab mengatakan bahwa ketika orang Farisi melihat Yesus bersahabat dengan orang-orang yang mempunyai
L reputasi buruk,”…mereka bereaksi secara emosional, dan menghardik pengikut- pengikut Yesus. “Mengapa
A gurumu makan bersama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?” Yesus mendengarnya dan berkata : “Bukan
M orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit. Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang
A Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar,
N
melainkan orang berdosa” (Mat. 9:10-13). Yesus mengetahui tujuan-Nya dan itu membuat Dia nyaman berada di
tengah-tengah orang yang belum percaya. Dia tidak khawatir ketika orang lain menuduh-Nya menjadi sahabat
orang-orang berdosa (Luk. 19:7) sebab Dia memang melakukan hal yang sesuai dengan tujuan Bapa mengirim Dia:
meyakinkan baik laki-laki maupun perempuan untuk memberikan dirinya didamaikan dengan Allah (2 Kor. 5:20).
Demikian pula, Yesus menghendaki kita menjadi utusan-Nya, dan berbicara atas Nama-Nya kepada mereka yang
masih “berada di luar”. Namun banyak orang Kristen yang begitu terisolasi dan tidak berhubungan dengan orang
yang belum percaya sehingga mereka hampir tidak mengadakan pembicaraan yang berarti dengan mereka yang
belum percaya. Semakin lama kita menjadi pengikut Kristus, semakin kita cenderung terpisah dari orang yang
belum percaya. Dan seringkali semakin kita menjauh dari mereka, semakin kita merasa tidak nyaman bersama
mereka. Pada akhirnya, kita tidak lagi menjalin persahabatan dengan orang-orang yang Yesus ingin kita jangkau.
Yesus mengerti bahwa kesaksian kita kepada orang yang belum percaya dimulai dengan persahabatan: kita berhak
untuk berbagi Injil melalui hubungan. Intinya adalah: Orang tidak peduli berapa banyak yang kita tahu sampai
mereka mengetahui seberapa besar kepedulian kita. Orang yang belum percaya, samaseperti sebagian besar dari
kita, mencari persahabatan yang mendalam, tulus, dan memberi dukungan.
Rasul Paulus mengatakan bahwa kita hendaknya berusaha mencari “dasar pijakan bersama” dengan orang yang
belum percaya, sehingga kita dapat menceritakan kepada mereka tentang Kristus : “Segala sesuatu ini aku lakukan
karena Injil, supaya aku mendapat bagian dalamnya” (1 Kor. 9:21-23). Mencari dasar bersama menunjukkan sikap
bersahabat – di mana kita mencari hal yang positif dibandingkan hal yang negatif pada diri mereka yang belum
percaya.
Ketika Yesus mulai bercakap-cakap dengan wanita di dekat sumur (Yoh. 4:4-26), Dia mencari dasar bersama
ketimbang menghakiminya. Akibatnya, wanita itu bukan saja berdamai dengan Allah, ia juga membawa teman-
teman dan keluarganya kepada Yesus. Kita melihat dari contoh ini bahwa persahabatan kita dengan orang yang
belum percaya menuntut kita untuk mengerti perbedaan antara mengasihi mereka dengan mengasihi cara hidup
mereka.
Dalam Yohanes 3:16a, kita diberitahu, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah
mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal” Jelas, Allah mengasihi orang di seluruh dunia – namun itu tidak sama
seperti mengasihi nilai-nilai dunia. Kita diberitahu: “Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di
dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu” (1Yoh. 2:15).
Membina persahabatan memerlukan :
• Kesantunan: “Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana
kamu harus memberi ja ab kepada setiap orang” (Kol. 4:6).
• Frekuensi: Kita harus menyediakan waktu bersama orang yang belum percaya agar menjadi sahabat mereka.
• Ketulusan: “Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik”. (Rm. 12:9)
POKOK PIKIRAN Kasihilah orang-orang di dunia, namun bukan nilai-nilai dunia
AYAT HAFALAN “Hendaklah kamu sehati sepikir dalam hidupmu bersama; janganlah kamu memikirkan perkara-perkara
yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara- perkara yang sederhana. Janganlah menganggap dirimu pandai !”
(Roma 12: 16)
PERTANYAAN RENUNGAN Apakah kita memiliki persahabatan yang bermakna dengan orang-orang yang belum percaya?
34
RENUNGAN HARIAN GKIA
DENGAN MEMBERI BANTUAN PRAKTIS Sabtu | 22 Oktober 2022
“Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan
dalam kebenaran” ( 1 Yohanes 3: 18)
P Orang tahu kita mengasihi mereka bilamana kita menunjukkan bahwa kita mengasihi mereka.
E Yesus berhenti. Ia berhenti ketika orang membutuhkan bantuan-Nya, ketika mereka membutuhkan penghiburan-
N Nya, ketika mereka membutuhkan perlindungan-Nya, ketika mereka membutuhkan jawaban atas persoalan yang
D pelik. Yesus melihat gangguan dalam hidup-Nya sebagai kesempatan ilahi untuk menunjukkan kasih Allah kepada
A orang-orang yang sangat membutuhkan.
L Yesus menggambarkan kasih melalui tindakan dan kemudian menceritakan pengajaran tentang tindakan itu. Dia
A menjelaskan kasih sebagai pemenuhan kebutuhan, dan ketika Dia menjamah orang, mereka menjadi sadar “… dan
M mereka memuliakan Allah, sambil berkata: “Seorang nabi besar telah muncul ditengah- tengah kita,” dan “Allah
A telah melawat umat-Nya” (Luk. 7:16).
N
Yesus menyatakan kasih-Nya melalui tindakan. Ia menyerukan agar kita menjadi orang yang bertindak, akan tetapi
Ia tidak pernah menginginkan agar kita menjadi begitu sibuk menyelamatkan dunia namun mengabaikan gangguan
sesaat dari orang-orang yang sedang membutuhkan. Seperti Orang Samaria Yang Baik Hati, Yesus ingin agar kita
siap untuk mengesampingkan agenda kita agar dapat menolong orang yang sedang membutuhkan (Luk. 10:25-37).
Alkitab mengatakan, “Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi
menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya?” (1 Yoh.
3:17).
Yesus memperlihatkan bahwa iman dan pelayanan berjalan seiring. Ketika seorang wanita yang memiliki reputasi
buruk meminyaki kaki Yesus dengan minyak mahal dan sambil menangis membersihkannya dengan rambutnya,
Yesus berkata kepada perempuan tersebut, “Imanmu telah menyelamatkanmu. Pergilah dengan selamat!” (Luk
7:50). Tindakan pelayanan wanita itu adalah cerminan dari iman-Nya kepada Allah.
Ketika murid-murid Yohanes Pembaptis meminta Yesus untuk membuktikan bahwa Dia adalah Kristus, Dia
menanggapi dengan menunjuk kepada karya pelayanan-Nya. Dia berkata, “Pergilah, dan katakanlah kepada
Yohanes apa yang kamu lihat dan kamu dengar : Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi
tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik” (Luk 7:22).
Sebagaimana Yakobus kemudian mengajar, kita harus menjadi pelaku Firman, bukan hanya sebagai pendengar :
“Dapatkah iman itu menyelamatkan dia? Jika seorang saudara atau saudari tidak mempunyai pakaian dan
kekurangan makanan sehari-hari, dan seorang dari antara kamu berkata : “Selamat jalan, kenakanlah kain panas
dan makanlah sampai kenyang!”, tetapi ia tidak memberikan kepadanya apa yang perlu bagi tubuhnya, apakah
gunanya itu? Demikian juga halnya dengan iman : Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada
hakekatnya adalah mati” (Yak. 2:14b-17).
Kalau tidak, kita berarti memotong Tubuh Kristus, memisahkan lengan dan kakinya sehingga yang tersisa adalah
sebuah mulut yang besar: “Andaikata semuanya adalah satu anggota, dimanakah tubuh?” (1 Kor. 12:19). Francis
dari Assisi pernah menulis, “Kabarkanlah Injil, dan jika perlu, gunakanlah kata-kata”.
Dalam menunjukkan kasih kita, tidak ada tugas yang terlalu rendah. Yesus mengkhususkan diri dalam tindakan
pelayanan yang dihindari oleh kebanyakan orang: membasuh kaki, menolong anak-anak, menyediakan makan pagi,
dan melayani penderita kusta. Tidak ada yang terlalu rendah bagi Dia, oleh karena pelayanan-Nya mengalir dari
kasih-Nya.
Yesus memberi contoh bahwa tindakan kasih yang kita lakukan hendaknya bersifat praktis; bahkan memberikan
secangkir air dingin dalam Nama-Nya pun adalah tindakan kasih (Mat. 10:42). Ada begitu banyak kebutuhan di
dunia ini; cobalah pandang ke sekeliling dan mulai membereskan apa yang kita lihat:
• Membantu memotong rumput orang lain
• Menjaga anak tetangga
• Membawakan makanan bagi orang yang terperangkap
• Merawat orang sakit
• Mulai bertanya, “Apa yang dapat saya bantu hari ini?”
Kita melayani Allah dengan cara melayani orang lain, dan kita bahkan dapat melayani lebih baik bersama-sama
(Pkh. 4:9). Pikirkanlah bagaimana kelompok kecil kita dapat bekerja bersama untuk membantu mereka yang ada di
sekitar kita.
POKOK PIKIRAN Orang tahu kita mengasihi mereka bilamana kita menunjukkan bahwa kita mengasihi mereka
35
AYAT HAFALAN “Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan
perbuatan dan dalam kebenaran” (1 Yohanes 3: 18 )
RENUNGAN HARIAN GKIA
DENGAN BERTINDAK MEWAKILI YESUS Minggu | 23 Oktober 2022
“Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama
Tuhan Yesus” (Kolose 3:17)
“…Aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku” (Galatia 2:20)
P Sebagai pengikut Kristus, peran kita dalam kehidupan berubah. Kita tidak lagi ditugaskan untuk mencari kepentingan diri
E sendiri. Pekerjaan kita sekarang adalah untuk mewakili kepentingan Yesus. Kita harus menjadi wajah, tangan dan kakiNya
N – menampilkan diri dalam kehidupan orang lain atas Nama-Nya. Kita mewakili Yesus di rumah sakit; kita mewakili Yesus
D di pemakaman; kita mewakili Yesus di perayaan perkawinan; kita mewakili Yesus di luar pagar rumah saat kita
A bercakapcakap dengan tetangga kita.
L Kita bukan milik dunia ini, tetapi kita ada di dalam dunia. Kita bertindak sebagai utusan Kristus (2Kor. 5:14-21); kita
A melayani kemauan Raja Yesus. Kita mengabdi sebagai juru bicara dan abdi untuk Kerajaan Allah – senantiasa siap untuk
M memberikan penjelasan tentang harapan yang kita miliki (1Ptr. 3:15) sementara masih mengingat bahwa dunia ini bukan
A rumah yang kita miliki (1Ptr. 2:11).
N Kita menjangkau orang yang belum percaya dengan cara hidup sedemikian rupa sehingga mereka bertanya kepada kita
tentang Raja yang kita wakili. Sebagai utusan-utusan Kristus, kita bekerja keras untuk memahami kebudayaan supaya
dapat menerjemahkan pesan dari Raja kita dengan cara sedemikian rupa sehingga orangorang asing di dalam Kerajaan-
Nya akan memahami perintah dan kebijakan kasih karunia-Nya.
Pengutusan kita lebih dari sekedar pekerjaan; itu adalah panggilan hidup kita. Akan tetapi untuk dapat menjadi utusan
yang setia, kita harus membuat keputusan yang sangat sederhana namun penting: apakah kita ingin menarik perhatian
orang yang belum percaya, atau apakah kita ingin mempengaruhi mereka? Jika tujuan kita adalah untuk membuat
mereka tertarik, maka kita dapat melakukan hal itu dari jauh, tetapi itu juga berarti menjauhkan Kerajaan Allah. Jika kita
ingin mempengaruhi orang yang belum percaya, kita harus cukup dekat dengan mereka agar mereka dapat melihat
kesalahan dan kelemahan kita, namun sekaligus itu juga tempat dimana mereka akan melihat iman kita sebagai sesuatu
yang nyata dan perlu.
Apakah kita berpendapat bahwa Allah ingin kita menarik perhatian orang yang belum percaya atau mempengaruhi
mereka? Di bawah ini adalah beberapa cara untuk menebarkan pengaruh kita sebagai wakil Yesus :
• Dengan tersenyum kepada orang lain. Alkitab mengatakan pandangan yang penuh suka cita akan membawa
kegembiraan bagi hati (Ams. 15:30). Kita dapat memengaruhi orang lain dengan memberikan senyum sederhana.
• Dengan bersimpati kepada orang lain. Kita dapat memberikan dukungan emosi dan dorongan kepada orang-orang yang
putus asa. “[Allah] yang menghibur kami dalam segala penderitaan kami, sehingga kami sanggupmenghibur mereka,
yang berada dalam bermacam-macam penderitaan dengan penghiburan yang kami terima sendiri dari Allah” (2 Kor. 1:4).
• Dengan melayani orang lain. Semakin kita melayani orang lain dalam kasih, semakin mungkin kita memengaruhi
mereka. Rasul Paulus menulis, “Sesungguhnya aku bebas terhadap semua orang, aku menjadikan diriku hamba dari
semua orang, supaya aku boleh memenangkan sebanyak mungkin orang” (1 Kor. 9:19).
• Dengan berani berbicara. Menjadi wakil Kristus memerlukan keberanian; kita harus membiarkan orang mengetahui
bahwa kita beriman. Kasih-Nya bukan saja memaksa kita untuk menjelaskan iman kita, namun kadangkadang kasih-Nya
mendorong kita untuk menentang kelakuan buruk yang ada pada orang lain. “Biarlah itu dikatakan orang-orang yang
ditebus TUHAN, yang ditebus-Nya dari kuasa yang menyesakkan” (Mzm. 107:2).
• Dengan berkorban. “…darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada
Allah…akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah
yang hidup” (Ibr. 9:14).
Pengorbanan besar sama dengan pengaruh besar, dan ini mungkin berarti pengaruh kita akan meningkat hanya sesudah
kita bergerak keluar dari wilayah kenyamanan kita. Jika pengorbanan kita membantu mengubah dunia, apakah hal itu
layak?
Berdoalah pada hari ini : “Tuhan, saya ingin menjadi wakil-Mu. Saya ingin Engkau memakai saya untuk mempengaruhi
setiap orang yang berhubungan dengan saya pada hari ini, dan menunjukkan kepada mereka betapa dalam dan luasnya
kasihMu.”
POKOK PIKIRAN Bukan kita yang hidup, namun Kristus hidup dalam diri kita
AYAT HAFALAN “Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu
dalam nama Tuhan Yesus” (Kolose 3:17)
PERTANYAAN RENUNGAN Bagaimana cara kita mewakili Yesus dalam kehidupan kita hari ini?
36
GKI ANUGERAH
Jl. Jend. Sudirman No.193-197
Kel. Cibadak - Kec. Astanaanyar
Kota Bandung - 40241
Jawa Barat - Indonesia
Bajem Sutami
Jl. Prof. Dr. Ir. Sutami No. 52
RT 005/ RW 005 Kel. Sukarasa - Kec.
Sukasari
Kota Bandung - 40152
Jawa Barat - Indonesia
Bajem Taman Kopo Indah
Taman Kopo Indah 2 Blok IC No.4
Kel. Rahayu, Kec. Margaasih,
Kabupaten Bandung - 40218
Jawa Barat - Indonesia
Posjem Sumedang
Gg. Lesmana No. 2
Kel. Kotakaler, Kec. Sumedang Utara,
Kabupaten Sumedang - 45621
Jawa Barat - Indonesia