The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

ini adalah bahan ajar biologi materi archaebacteria dan eubacteria

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Uswatun Khasanah, 2020-10-04 09:32:13

ARCHAEBACTERIA DAN EUBACTERIA

ini adalah bahan ajar biologi materi archaebacteria dan eubacteria

Keywords: Bakteri

DAFTAR ISI

Halaman
HALAMAN SAMPUL ........................................................................................ i
DAFTAR ISI........................................................................................................ii
KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR ..................................................... 1
PETA KONSEP ................................................................................................... 2
PENDAHULUAN ............................................................................................... 3
MATERI INTI ..................................................................................................... 4
RANGKUMAN .................................................................................................. 12
DAFTAR PUSTAKA ......................................................................................... 13

Kompetensi Dasar
3.5 Mengidentifikasi struktur, cara hidup, reproduksi dan
peran bakteri dalam kehidupan.
4.5 Menyajikan data tentang ciri-ciri dan peran bakteri
dalam kehidupan.
Indikator Pencapain Kompetensi
3.5.1. Membandingkan ciri-ciri organisme prokariot dengan

organisme eukariot
3.5.2. Membedakan ciri-ciri Eubacteria dan Archaebacteria
3.5.3. Mengidentifikasi ciri-ciri dan struktur bakteri
3.5.4. Mengklasifikasi bakteri berdasarkan ciri-cirinya
4.5.1. Menyajikan gambar berbagai bentuk bakteri

1

Archaebacteria

2

BAKTERI

Bakteri merupakan makhluk hidup
prokariot yang paling sederhana. Mereka
kebanyakan hidup bebas dan terdapat dimana-
mana. Bakteri berperan penting dalam kehidupan
manusia karena sebagian besardiantaranya dapat
memberi manfaat dan hanya sedikit yang
tergolong patogen. Selain itu, bakteri adalah
makhluk hidup terkecil yang memilikistruktur
seluler. Mereka hanya dapat dilihat dengan
bantuan mikroskop sehingga bakteri disebut
mikroorganisme atau mikrob. Pada umumnya, sel bakteri berbentuk bulat
dengan diameter sekitar 0,5 u (mikron). Bakteri yang berbentuk batang ukuran
lebarnya sekitar 0,2-2 u dan panjang 1,0-15 u. Ukuran bakteri dapat juga
dipengaruhi oleh umur bakteri. Bakteri yang umurnya 2 sampai 6 jam, ukuran
selnya leih kecil daripada yang berumur 24 jam.
Bakteri dapat ditemukan di beberapa lingkungan, seperti ditanah, debu,
air, dan udara, serta didalam tubuh hewan dan tumbuhan. Selain itu, bakteri juga
ditemukan di tempat-tempat yang panas dengan suhu 60 *C atau lebih. Namun,
jenis bakteri yang ditemukan berbeda untuk setiap lingkungan yang
ditempatinya. Umumnya bakteri tidak memiliki klorofil. Akan tetapi, beberapa
spesies diantaranya ada yang memiliki pigmen mirip klorofil a. Bakteri tersebut
dapat menyusun senyawa anorganik dengan menggunakan pigmen
fotosintesisnya dan cahaya matahari. Beberapa bakteri dikenal mampu
membentuk spora didalam sel, disebut endospora. Endospora tidak berfungsi
sebagai alat reproduksi, tetapi untuk melindungi bakteri dari lingkungan yang
kurang menguntungkan. Misalnya lingkungan yang terlalu kering, banyak
mengandung bahan kimia. Dan panas yang terlalu tinggi

3

Definisi Eubacteria dan Archaebacteria TAHUKAH
KALIAN?

Eubacteria berasal dari bahasa yunani eu (sejati) dan

bacteria (bakteri). Eubakteri (bakteri sejati) saat ini  Bakteri dengan
dikenal sebagai bakteri. Kata bakteri itu sendiri berasal endospora dapat
dari bahasa Latin bakterion yang berarti batang kecil mengalami
sedangkan Archaebacteria (bakteri kuno) secara dormansi selama
evolusioner di hipotesiskan lebih tua dibandingkan 50 tahun atau
eubacteria. Baik Eubacteria dan Archaebacteria lebih.
termasuk dalam kingdom monera.
 Ketika spora
Archaebacteria bakteri antraks
yang berumur
Merupakan bakteri purba yang hidup di tempat-tempat 1.300 tahun
yang ekstrim seperti lingkungan kawah vulkanik, kadar berkecambah.
asam yang tinggi, panas, dan pada kadar garam yang Bakteri tersebut
masih dapat
menyebabkan
infeksi hebat,
terutama pada
hewan ternak.

tinggi.

Karakteristik dari Archaebacteria adalah:

a. Tidak mengandung peptidoglikan dalam dinding selnya

b. Membran sel tersusun atas bermacam-macam jenis lemak

c. Ukuran ribosom bervariasi.

d. Struktur gen yang lebih variatif

e. Disebut juga bakteri purba

f. Hidup di daerah yang ekstrim dan tidak membutuhkan keberadaan

oksigen untuk hidup.

Archaebacteria dikelompokkan atas 3 sub division yaitu
1. Bakteri Metanogenik
Termasuk bakteri anaerob obligat, yaitu hidup di lingkungan yang sama sekali
tidak ada oksigen, memperoleh energi dengan cara mengubah gas H2 dan CO2

4

menjadi gas metana, banyak ditemukan di rawa-rawa, pengolahan limbah, dan di
saluran pencernaan hewan herbivora. Bakteri ini membantu proses pemecahan
selulosa menjadi metana (gas usus) di saluran pencernaan hewan.
2. Bakteri halofil ekstrim
Hidup di air yang sangat asin, ditemukan di laut mati, great salt lake, dan
menggunakan garam untuk membantu menghasilkan ATP (energi).
3. Bakteri Thermoacidofil
Hidup di tempat yang sangat panas (1100 oC) dan air dengan keasaman (pH) 2.
Ditemukan di sumber air panas Taman Nasional Yellowstone, di kawah vulkanik,
dan dicelah-celah dasar laut yang panas asam.

Bakteri Halofildi Bakteri termo- Bakteri Bakteri halofilik
lingkungan acidofil, di Methano-genik hidup di lautan
dengan kadar lingku-ngan hidup di dengan kadar
garam yang geiser. daerah dengan salinitas tinggi
tinggi kandungan
meta-na yang
tinggi

Eubacteria

1. Ciri-ciri bakteri
Uniseluler (bersel tunggal), prokariotik (tidak mempunyai membrane
inti/membrane)

a. Ukurannya sangat kecil, lebar 0.5 – 1.0 milimikron dan panjang 1.0 – 6.0
milimikron, tetapi ada bakteri yang berukuran 100 mikron.

b. Hidup ada yang soliter (secara sendiri-sendiri) dan ada yang koloni
(berkelompok), serta ada yang bersimbiosis, parasit, dan saprofitik.

5

c. Pada umumnya tidak mempunyai kloroplas, kecuali bakterioklorofil dan
bakteriopurpurin.

d. Berkembangbiak secara vegetatif dengan pembelahan biner dan
generatif (paraseksual) dengan konjugasi, transformasi, dan transduksi.

e. Hidup kosmopolit (terdapat dimana saja), membentuk endospora
(membentuk lapisan tebal di sekitar dinding sel) jika berada di lingkungan
yang tidak sesuai. Jika lingkungan sudah berubah menjadi normal kembali
endospora akan mengalami hidrasi dan hidup kembali vegetatif untuk
membentuk koloni.

2. Struktur tubuh bakteri dari luar ke dalam secara berurutan adalah:
a. Flagella atau bulu cambuk
Berfungsi sebagai alat gerak bakteri, tersusun atas protein kontraktil yang dapat
bergerak seperti gerakan cambuk.
b. Fillus (fillia atau fimbria)
Merupakan benang-benang halus yang keluar dari dinding sel yang tersusun atas
protein kontraktil dan berfungsi sebagai alat perlekatan dengan bakteri atau
organisme lain. Struktur ini digunakan saat bakteri melakukan konjugasi, yaitu
sebagai saluran penghubung dalam transfer DNA.
c. Kapsula
Berupa lapisan mucus (lendir) yang melapisi dinding sel dan terbentuk dari hasil
metabolisme sel bakteri. Kapsula berfungsi sebagai alat untuk menempel pada
substrat dan melindungi sel dari gangguan mekanik dan kimia.

Gambar . Sruktur Bakteri
Sumber: liliyaniharyanto.wordpress.com

6

d. Dinding Sel
Dinding sel bakteri tersusun atas senyawa peptidoglikan (gabungan antara
polisakarida dan protein), yang berfungsi memberikan perlindungan fisik, dan
mempertahankan bentuk sel.
Bakteri gram positif kandungan peptidoglikan di dinding selnya banyak,
sedangkan bakteri gram negatif dinding selnya memiliki sedikit peptidoglikan.
e. Membran Plasma
Tersusun atas molekul lipoprotein, bersifat selektif permeabel dan berfungsi
melindungi organel sel dan mengontrol pertukaran zat antara sel dengan
lingkungannya.
f. Mesosom
Mesosom merupakan merupakan hasil perluasan membrane plasma kearah
sitoplasma, sehingga menjadi penghubung anKtara sitoplasma dengan dinding
sel. Struktur ini berfungsi sebagai tempat pemisahan dua molekul, pembentukan
dinding sel baru dan dan pusat
pembentukan energi.
g. Sitoplasma
Bagian sel yang berbentuk cair mengandung bahan organik dan anorganik,
berfungsi sebagai media tempat organel sel dan melindungi organel sel dari
gangguan mekanik.
h. Ribosom
Merupakan organel sel yang berfungsi sebagai tempat sintesis protein. Jenis
protein yang dihasilkan berupa protein struktural untuk membentuk membrane
sel dan protein fungsional berupa enzim.
i. Daerah nukleoid
Daerah di dalam sel yang menyerupai inti, yang mengandung DNA yang berfungsi
sebagai pembawa sifat dan mengontrol sintesis protein.
j. Plasmid
Merupakan DNA bakteri yang berbentuk sirkuler. Plasmid banyak dimanfaatkan
dalam teknik rekayasa genetika karena kemampuaan menyisipnya.

7

k. Endospora
Endospora adalah bentuk istirahat (laten) dari beberapa jenis bakteri gram positif
dan terbentuk didalam sel bakteri jika kondisi tidak menguntungkan bagi
kehidupan bakteri. Endospora mengandung sedikit sitoplasma, materi genetik,
dan ribosom. Dinding endospora yang tebal tersusun atas protein dan
menyebabkan endospora tahan terhadap kekeringan, radiasi cahaya, suhu tinggi
dan zat kimia. Jika kondisi lingkungan menguntungkan endospora akan tumbuh
menjadi sel bakteri baru.

Berdasarkan pewarnaan gram terdapat 2 tipe bakteri yaitu:
1. Bakteri gram positif
Memiliki lapisan peptidoglikan yang tebal, tersusun atas kompleks protein dan
gula, memiliki satu lapisan lemak, mudah dilemahkan dengan antibiotika,
memberikan reaksi warna ungu dengan pewarnaan gram.
Contoh Lactobacillus sp (untuk pembuatan yogurt dan dadih susu),
Aktinomycetes sp (untuk pembuatan antibiotika), Clostridium tetani (penyebab
penyakit tetanus), Staphylokokus aerus (penyebab infeksi).

2. Bakteri gram negatif
Lapisan peptidoglikan tipis, tapi tebal pada lapisan lemak. Dengan pewarnaan
gram memberikan reaksi warna merah muda, sulit dilemahkan dengan
antibiotika, bersifat fotosintetik, tapi tidak menghasilkan oksigen melainkan
sulfur, dan memiliki kemampuan mengikat nitrogen.

Contoh Rhizobium sp yang tumbuh pada bintil akar tanaman polongan, dan
dapat memfiksasi nitrogen untuk di ubah menjadi ammonia. Riketsia bakteri
parasit yang disebarkan dengan perantaraan kutu dan menyebabkan penyakit
lime (kudis).

8

Cyanobakteria (Alga biru)

Sianobacteria atau alga biru merupakan bakteri fotosintetik, memiliki pigmen
pikosianin yaitu pigmen warna biru-merah dan klorofil sehingga dapat
melakukan sintesis makanan melalui proses fotosintetik.
Ciri dan struktur:

Tergolong bakteri gram negatif.
Disebut juga bakteri hijau-biru
Ukuran lebih besar dari sel prokariotik 1 – 50
Bentuk tubuh uniseluler/koloni/filament/rantai, tidak mempunyai flagel
tapi bersifat motil.
Memiliki heterosiste yang membantu dalam proses fiksasinnitrogen
Termasuk organisme perintis karena dapat hidup pada daerah yang
miskin nutrisi
Beberapa alga biru menyebabkan eutrofikasi, yaitu berkurangnya
kandungan oksigen dalam air akibat proses dekomposisi/penguraian yang
dilakukan.
Hidup di air tawar dan tanah lembab, dapat bersimbiosis dengan lumut
hati, paku-pakuan,jamur dan invertebrate

Berikut beberapa organisme yang tergolong sianobacteria

Anabaena azollae Rivularia sp Gleocapsa sp Oscilatoria sp

Nostoc commune Glaucocystis Arthrospira Chroococcus
9

Bentuk-bentuk Bakteri

Bakteri secara umum memiliki lima bentuk dasar, yaitu kokus (bulat),

basil (batang), vibrio (bentuk seperti koma), spirilium (spiral) dan

spirosete (spiral yang berputar). Berikut tabel bentuk-bentuk bakteri dan

koloninya.

Tipe bakteri Gambar Pengertian Contoh nama
Bakteri bakteri

Bacillus (batang) Bentuk batang Lactobacillus casey
tipe: monobasil
tunggal Salmonela tiphosa

tipe: Diplobasil Bentuk batang Yersinia pestis
berkoloni dua-
tipe: Streptobasil dua

Kokus (bulat) Berbentuk Azotobaceter sp
tipe: Monokokus seperti rantai Bacillus antrachis
tipe: Diplokokus
Streptobacillus
tipe: Streptokokus moniliformis

tipe: Sarcina Bentuk Neisseria gonorrhoe
bulat
Diplokokus
seperti pneumania
bola dan

tunggal
Bentuk bulat
berkoloni dua-
dua

Berbentuk Streptokokus
seperti rantai thermophilus
Streptokokus lactis

Berbentuk Thiosarcina rosea

seperti kubus

tipe: Berbentuk Staphilokokus aerus
Staphilokokus seperti
rangkaian buah
anggur

10

tipe: Vibrio Berbentuk Vibrio cholerae
tipe: Spirilium seperti koma
tipe: Spirosete
Berbentuk Treponema palidum
spiral

Berbentuk Letospira sp

spiral berputar

Berdasarkan alat geraknya bakteri dikelompokkan atas:

11

Rangkuman

1. Bakteri adalah kelompok organisme mikroskopis yang pada umumnya
uniseluler(bersel satu), tidak memiliki membrane inti (prokariotik),
dan berdiameter sekitar 0,5-5µm.

2. Bagian-bagian sel bakteri yaitu kapsul, dinding sel, membran plasma,
mesosom, sitoplasma, ribosom, DNA, flagella, philus, vakuola,
klorosom dan granula.

3. Bakteri gram positif adalah bakteri yang dinding selnya menyerap
warna violet dan memiliki lapisan peptidoglikan yang tebal. Bakteri
gram negatif adalah bakteri yang dinding selnya menyerap warna
merah dan memiliki lapisan peptidoglikan yang tipis.

12

DAFTAR PUSTAKA
Anshori, Moch., Martono, Djoko. 2009. Biologi Kelas X. Jakarta: Acarya

Media Utama
Campbell. 1994. Biology. New: The Benjamin Cummings Puplishing

Co.Inc.
D.A. Pratiwi, dkk. 2005. Buku Penuntun Biologi SMA 1, Jakarta :

Erlangga.
Irnaningtyas, 2014. Biologi untuk SMA/MA Kelas X Kelompok peminatan

Matematikka dan Ilmu Alam. Jakarta: Penerbit Erlangga.

13


Click to View FlipBook Version