MANUAL BOOK ABK-KES 2 DAFTAR ISI DAFTAR ISI..................................................................................................................................2 A. Definisi ................................................................................................................................3 B. Tujuan dan manfaat ABK-KES..............................................................................................3 C. Langkah-langkah metode ABK-KES......................................................................................3 D. Uraian Langkah-Langkah.....................................................................................................4
MANUAL BOOK ABK-KES 3 Perencanaan Kebutuhan SDM Kesehatan B e r da sa r k a n Metode Analisis Beban Kerja Kesehatan (ABK Kes) A. Definisi Metode ABK Kesehatan adalah suatu metode perhitungan kebutuhan SDMK berdasarkan pada beban kerja yang dilaksanakan oleh setiap jenis SDMK pada tiap fasilitas kesehatan (Faskes) sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Metode ini digunakan untuk menghitung semua jenis SDMK. B. Tujuan dan manfaat ABK-KES Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2015 terkait penerapan metode ABK-Kes (Analisis Beban Kerja Kesehatan),menjelaskan bahwa tujuan dan manfaat sebagai berikut : • Penataan/penyempurnaan struktur organisasi; • Bahan penyempurnaan sistem dan prosedur kerja; • Penyusunan rencana kebutuhan riil pegawai sesuai beban kerja • Program seleksi, rotasi, dan promosi pegawai dari unit yang kelebihan pegawai ke unit yang kekurangan • Bahan penentuan kebutuhan diklat C. Langkah-langkah metode ABK-KES Dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2015 terkait penerapan metode ABK-Kes (Analisis Beban Kerja Kesehatan) menjelaskan ABK-KES memiliki enam langkah sebagai berikut : 1. Menetapkan Faskes dan Jenis SDMK 2. Menetapkan Waktu Kerja Tersedia (WKT) 3. Menetapkan Komponen Beban Kerja dan Norma Waktu 4. Menghitung Standar Beban Kerja 5. Menghitung Standar Kegiatan Penunjang 6. Menghitung Kebutuhan SDMK Per Institusi / Fasyankes
MANUAL BOOK ABK-KES 4 D. Uraian Langkah-Langkah Berdasarkan Permenkes Nomor 33 Tahun 2015 terkait penerapan metode ABK-Kes (Analisis Beban Kerja Kesehatan) pada analisis beban kerja tenaga kesehatan,enam langkah tersebut dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut : 1. Menetapkan fasilitas pelayanan kesehatan dan jenis Sumber Daya Manusia Kesehatan. Fasilitas pelayanan kesehatan berupa RSUD dr.Iskak Tulungangung.
MANUAL BOOK ABK-KES 5 2. Menetapkan waktu kerja tersedia (WKT) di RSUD dr.Iskak Tulungagung Untuk perhitungan Waktu Kerja Tersedia (WKT) dapat dilakukan runtutan sebagai berikut: a. Dimulai dengan menghitung hari kerja efektif dalam periode satu tahun dengan 5 hari kerja. b. Setelah menghitung hari kerja efektif akan dilanjutkan dengan perhitungan waktu kerja efektif, yang diperoleh dari jam kerja formal dikurangi dengan waktu kerja yang hilang karena tidak bekerja (allowance). Allowance diperoleh dari 30% x jam kerja. Dengan hasil hitung, sebagai berikut :
MANUAL BOOK ABK-KES 6 c. Setelah ditemukan jam kerja efektif nya,maka dilanjutkan dengan perhitungan WKT (Waktu Kerja Tersedia). Rumus WKT (Waktu Kerja Tersedia) dapat di tuliskan, sebagai berikut : WKT= hari kerja efektif x jam kerja efektif Sehingga dapat dituliskan perhitungan WKT sebagai berikut :
MANUAL BOOK ABK-KES 7 3. Menetapkan komponen beban kerja (tugas pokok,tugas penunjang,dan uraian tugas) dan norma waktu di RSUD dr.Iskak Tulungagung. Untuk menetapkan Komponen beban kerja dilakukan dengan mengamati aktivitas kerja SDMK dilanjutkan dengan konsultasi terhadap SDMK terkait komponen kerja yang telah dituliskan,sehingga diperoleh komponen beban kerja sebagai berikut: Contoh Uraian tugas pokok : Uraian tugas penunjang :
MANUAL BOOK ABK-KES 8 Setelah dilakukan penetapan komponen beban kerja,dilakukan perhitungan norma waktu. Perhitungan norma waktu dilakukan dengan melakukan perhitungan waktu terhadap beberapa sampel dengan menggunakan stopwach yang hendak diuji dan akan dirata-rata guna menemukan rata-rata waktu penyelesaian per satuan tugas. Dalam gambar tersebut dicontohkan dalam perhitungan sampel dengan uraian tugas Melengkapi tanda tangan PPA lain pada unit analisa dan assembling ditemukan norma waktu nya 7,2
MANUAL BOOK ABK-KES 9 4. Menghitung standar beban kerja (SBK) RSUD dr.Iskak Tulungagung. Untuk menghitung volume maupun kuantitas pekerjaan selama satu tahun untuk setiap SDMK (SBK) dapat dirumuskan sebagai berikut: Standar Beban Kerja (SBK) = Contoh perhitungan: perhitungan SBK(Satuan Beban Kerja) pada uraian tugas Mengatur kembali lembar formulir sesuai urutan riwayat penyakit pasien pada berkas rekam medis yang telah diisi oleh petugas administrasi rekam medis Pada unit analisa dan assembling dapat dicontohkan sebagai berikut : Standar Beban Kerja (SBK) = 81000 12 Sehingga ditemukan hasil SBK nya adalah 7012 Perhitungan standar beban kerja di RSUD dr.Iskak Tulungagung dapat digambarakan sebagai berikut :
MANUAL BOOK ABK-KES 10 5. Menghitung standar tugas penunjang (STP) dan faktor tugas penunjang (FTP) RSUD dr.Iskak Tulungagung. Untuk perhitungan STP & FTP dirumuskan sebagai berikut : FTP = () × 100% STP = 1 ( 1− 100) ⁄ Contoh perhitungan: perhitungan tugas penunjang sub kegiatan pertemuan atau rapat intern bagian rekam medis memiliki waktu kegiatan 60 menit dengan WKT 81000, sehingga perhitungan FTP dapat dituliskan sebagai berikut : FTP = 60 81000 × 100% = 0 % Untuk perhitungan STP nya dapat dilakukan sebagai berikut : STP = 1 ( 1−2% 100) ⁄ = 1,02 Untuk perhitungan FTP(faktor tugas penunjang) dan STP (standar tugas penunjang) pada RSUD dr.Iskak Tulungagung digambarkan sebagai berikut :
MANUAL BOOK ABK-KES 11 6. Meghitung kebutuhan SDMK Untuk mengetahui kebutuhan SDMK RSUD dr.Iskak Tulungagung perlu adanya capaian satu tahun,yang mana berupa rekap data dari jumlah kunjungan pasien dalam satu tahun 2022 di RSUD dr.Iskak Tulungagung. Adapun capaian kerja satu tahun RSUD dr.Iskak Tulungagung sebagai berikut : Perhitungan kebutuhan SDMK RSUD dr.Iskak Tulungagung dapat dilakukan dengan menggunakan rumus perhitungan sebagai berikut : Kebutuhan SDMK = (1ℎ) × Contoh perhitungan : Pada jenis SDMK Analisa dan Assembling dengan uraian tugas Mengatur kembali lembar formulir sesuai urutan riwayat penyakit pasien pada berkas rekam medis yang telah diisi oleh petugas administrasi rekam medis diperoleh capaian 1 tahun 54140 dan SBK 8900. Untuk STP nya diketahui 1.02,jadi dapat dituliskan perhitungan tersebut sebgai berikut : Kebutuhan SDMK Analisa = 26945 7012 × 1.02 = 4 Perhitungan tersebut dituliskan sebagai berikut :
MANUAL BOOK ABK-KES 12