The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by anitahasanah11807, 2023-04-30 07:30:51

Sejarah Kerajaan Singhasari

Modul materi hindu-buddha

Disusun oleh: ANITA VIANANDA MODUL KERAJAAN SINGASARI untuk kelas 10


MODUL KERAJAAN SINGASARI untuk kelas 10


Pemdahuluan Identitas Modul a. Nama Mata Pelajaran : Sejarah Indonesia b. Kelas/Semester : X/1 (Ganjil) c. Alokasi waktu : 6 x 45 menit (3x pertemuan) d. Materi pokok : Kerajaan Hindu Buddha di Indonesia Kopetensi dasar Fase E mengenai kerajaan Hindu Budha sesuai dengan kurikulum merdeka. Dimana memahami konsep dasar kerajaan Hindu-Buddha; menganalisis serta mengevaluasi manusia dalam kerajaan Hindu-Buddha; menganalisis serta mengevaluasi kerajaan Hindu-Buddha dalam ruang lingkup lokal, nasional, dan global. Menganalisis serta mengevaluasi kerajaan Hindu-Buddha dalam dimensi masa lalu, masa kini, dan masa depan; menganalisis serta mengevaluasi kerajaan Hindu-Buddha dari pola perkembangan, perubahan, keberlanjutan, dan keberulangan; menganalisis serta mengevaluasi kerajaan Hindu-Buddha secara diakronis (kronologi) dan/atau sinkronis.


Tujuan Pembelajaran: Peserta didik mampu menganalisis berbagai informasi mengenai kerajaan Singasari. serta mampu merekontruksikan kebudayaan-kebudayaan dari kerajaan Singasari, baik itu bentuk politik dan pemerintahan, serta bidang keagamaan. Pastikan dan fokuskan apa yang akan anda pelajari hari ini. Bacalah materi dalam modul dan fahami isinya. Pelajari konsepan penyelesaian secara seksama dengan pemahaman bukan dengan hafalan. Selesaikan semua tugas-tugas yang ada didalam modul untuk menguji pemahaman yang diterima. Konsultasikan dengan pendidik apabila terdapat kesulitan dalam pemahaman materi dalam modul. 1. 2. 3. 4. 5. Petunjuk penggunaan


Kata Pengantar Seiring berjalannya waktu perkembangan teknologi semakin maju. Sehingga setiap masyarakat harus bisa mengimbangan kemajuan tersebut. hal ini dikarenakan setiap aspek dalam kehidupan masyarakat selalu mengelami perubahan. Perubahan tersebut juga mempengaruhi aspek pendidikan. Sehingga membuat pendidikan di Indonesia harus selalu menyesuaikan diri dengan perkembangan. Sehingga kurikulum atau kebijakan pemerintah sangat bergantung terhadap kemajuan pendidikan. Oleh karena itu pendidikan harus terus ber inofasi untuk menghasilkan sebuah masyarakat yang mampu mengimbangan kemajuan zaman. Hal tersebut berlaku untuk semua mata pelajaran yang ada di setiap jenjang pendidikan. Salah satunya sejarah Indonesia. Sejarah Indonesia merupakan salah satu mata pelajaran yang berperan penting bagi peserta didik. Dimana pelajaran sejarah Indonesia sendiri mampu menumbuhkan rasa nasionalisme pada peserta didik. Oleh karena itu pendidik terus berupaya untuk mengembangkan bahan ajar, media, dan metode dalam pembelajaran yang dilakukan untuk menarik minat belajar peserta didik. Hal tersebut dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi untuk terus mengembangkan kegiatan pembelajaran. Modul elektronik ini disusun untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran sejarah Indonesia. Dimana Modul ini berbentuk elektronik yang dianggap lebih praktis dalam penerapanya. Dimana dapat diakses dimana saja dan kapan saja melalui media elektronik seperti Handphone, Tablet, dan Komputer.


Kerajaan Singasari Pembahasan Kerajaan Singasari muncul setelah kekuasaan kerajaan Kediri runtuh. Kerajaan Singasari didikan oleh Ken Arok yang bergelar Sri Ranggah Rajasa Sang Amurwabumi. Dimana cikal bakal kerajaan ini berawal dari sebuah wilayah yang terletak di sebelah timur Gunung Kawi yang bernama Tumapel. Dimana Tumapel dipimpin oleh seorang akuwu bernama Tunggul Ametung. Akan tetapi masa pemerintahan Tunggul Ametung berakhir setelah dibunuh oleh Ken Arok. Setelah Tunggul Ametung wafat kekuasaan Tumapel jatuh ke tangan Ken Arok dan dijadikan sebagai raja Tumapel dengan gelar Sri Ranggah Rajasa Sang Amurwabumi, selain itu Ken Arok juga memperistri Ken Dedes istri Tunggul Ametung. Selain itu ketika Ken Arok berkuasa muncullah sebuah dinasti baru yang disebut sebagai Girindrawardhana yang memiliki arti keturunan dari Girindra. Setelah membangun pemrintahanya Ken Arok memindahkan pusat pemerintahan dari Tumapel ke Singosari.


Masa kekuasaan pemerintahan Ken Arok runtuh setelah Anusapati (anak Ken dedes dan Tunggul Ametung). Setelah wafat jasad Ken Arok dicandikan di daerak Kenegaraan dalam bentuk perpaduan Syiwa Buddha. Anusopati memrintah kerajaan Sigasari tidak dalam waktu lama karena pada tahun 1248 Tohjaya putra dari Ken Arok dan Ken Umang berhasil membunuh Anosopati sebagai bentuk pelampiasan balas dendam karena membunuh ayahnya. Setelah wafat Anusopati di candikan di candi Kidal, Tumpang. Kekuasaan pemerintahan di ambil alih oleh Tohjaya, kekuasaan Tohjaya bernasib sama dengan Anusopati dimana hanya sebentar menguasai kerajaan Singasari. karena pada tahun 1250 Tohjaya berhasil diturunkan dari tahta oleh putra Anusopati yang bernama Ranggawuni yang bekerjasama dengan Mahisa Cempaka. Ketika menjalankan masa pemerintahanya Ranggawuni selalu dibantu oleh Mahisa Cempaka yang membantu dalam pemberontakan. Pada tahun 1254 Ranggawuni mengangkat putranaya Kartanegara menjadi penerus pemerintahan di Singasari. Kartanegara berhasil membawa kerajaan Singasari berada di tingkat kejayaan di masa pemerintahanya. Akan tetapi dibawah pemerinatahan Kartanegara juga kerajaan Singasari mengalami kemunduran dan berakhirnya kekuasaan kerajaan Singasari. Dimana Kartanegara terlalu sibuk dengan pemerintahan luar negerinya dan mengabaikan pemerintaahn dalam negeri sehingga hal tersebut di manfaatkan oleh Jayakatwang untuk melakukan pemberontakan terhadap kerajaan Singasari dan menewaskan raja Kartanegara.


1.Prasasti Mula Malurung Prasasti Mula Malurung adalah piagam pengesahan penganugrahan desa Mula dan desa Malurung untuk tokoh bernama Pranaraja. Prasasti ini berupa lempenganlempengan tembaga yang diterbitkan Kertanagara pada tahun 1255 sebagai raja muda di Kadiri, atas perintah ayahnya Wisnuwardhana raja Singhasari 2.Parsasti Singosari Prasasti Singosari, yang bertarikh tahun 1351 M, ditemukan di Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur dan sekarang disimpan di Museum Gajah dan ditulis dengan Aksara Jawa. 3. Prasasti wurare Prasasti Wurare adalah sebuah prasasti yang isinya memperingati penobatan arca Mahaksobhya di sebuah tempat bernama Wurare (sehingga prasastinya disebut Prasasti Wurare). Prasasti ditulis dalam bahasa Sansekerta, dan bertarikh 1211 Saka atau 21 November 1289. Arca tersebut sebagai penghormatan dan perlambang bagi Raja Kertanegara dari kerajaan Singhasari, yang dianggap oleh keturunannya telah mencapai derajat Jina (Buddha Agung). 4. Arca Amongghapasa Arca ini dikirimkan Kertanegara kepada Dharmasraya, penguasa kerajaan melayu sebagai tanda bahwa kerajaan tersebut telah dikuasai oleh Kertanegara dalam setelah melakukan ekspedisi Pamalayu. 5. Kitab Pararaton Kitab pararton menceritakan perjalanan Ken Arok mendirikan kerajaan Singasari serta raja-raja yang berkuasa di Singasari. Pararton memuat tentang raja-raja Singasari dan Majapahit. Kitab pararaton dalam bahasa Kawi mempunyai arti kitabkitab raja dalam bahasa sansekerta kita ini berartika kitab raja-raja. Kitab ini merupakan naska sastra Jawa pertengahan. Sumber sejarah kerajaan Singasari Raja-raja yang memerintah Kerajaan Singasari Penulisan raja-raja yang pernah memimpin kerajaan Singasari terbagi menjadi dua yaitu versi kitab Pararaton dan kitab Negarakartagama. Dimana penulisan nama raja tersebut terdapat perbedaan dimana penulisan berdasarkan kitab Pararaton terdapat 5 raja yang pernah bekuasa. Sedangkan menurut kitab Negarakartagama hanya ada 4 raja yang pernah berkuasa di kerajaan Singasari.


Versi Pararaton 1. Ken Arok (1222-1247M) 2. Anusopati (1247-1248M) 3. Tohjaya (1249-1250M) 4. Wisnuwardhana (1250-1272M) 5. Kartanegara (1272-1292M) Versi Negarakartagama 1. Ken Arok (1222-1227M) 2. Anusopati (1227-1248M) 3. Wisnuwardhana (1248-1254M) 4. Kartanegara (1254-1292M) Sistem keagamaan, perdagangan dan pertanian kerajaan Singasari. Pada bidang keagamaan masa kerajaan Singasari terjadi Sekatisme (Sinkretisme) antara Agama Hindu dan Budha hal ini terjadi ketika Kartanegera berkuasa, sehingga melahirkan Agama Syiwa Budha pemimpinya diberi jabatan Dharma Dyaksa. Sedangkan Kartanegara menganut aliran Tantrayana. Sedangkan pada bidang perdaganagn dan perekonomian muncullah alat angkut pedati dan perahu, dapatlah disimpulkan bahwa perdagangan antardesa cukup ramai. Apalagi di wilayah Singasari terdapat dua sungai besar, Bengawan Solo dan Kali Brantas yang dimanfaatkan untuk mengairi lahan pertanian dan lalu lintas perdagangan air. Perdagangan mulai mendapatkan perhatian cukup besar semasa Kertanegara berkuasa. Kertanegara mengirimkan ekspedisi militer ke Melayu (Pamalayu) untuk merebut kendali perdagangan di sekitar Selat Malaka. Pada masa ini memang Selat Malaka merupakan jalur sutera yang dilalui oleh para pedagang asing


Masa kejayaan dan kemunduran Kerajaan Singasari Memecat Mahapatih Raganatha karena dianggap kurang mendukung gagasan raja, dan digantikan oleh Mahapatih Aragani (Kebo Tengah). Setelah diturunkan dari jabatanya Mahapatih Raganatha dijadikan sebagai kepala kehakiman atau Nayapati. Melakukan kerjasama dengan mengangkat Banyak Wide atau Arya Wiraraja yang dianggap masih memiliki hubungan dengan kerajaan Kediri untuk menjadi bupati Sumenep. Melakukan kerjasama dengan mengangkat Jayakatwang menjadi raja kecil di Kediri (Gelanggelang) yang bertujuan untuk menghindari pemberontakan Kartanegara dengan keturunan kerajaan Kediri. Mengangkat seorang kepala agama Buddha dan Brahmana untuk mendampingi Karatenaga dalam menjalankan pemerintahan. Hal ini dilakukan Kartanegara bertujuan untuk memperoleh simpati dari pemuka agama. Melakukan ekspedisi Pamalayu yang dipimpin oleh Mahisa Anabrang (Kebo Anabrang) ke Sumantra untuk dengan tujuan untuk menhidupkan kerajaan Melayu di Jambi dan melemahkan posisi kerajaan Sriwijaya di selat Malaka. Melakukan serangan ke Bali pada tahun 1284 untuk menguasai Bali. Pada tahun 1289 berhasil menguasai Jawa Barat (1289M) Menguasai Pahang di Malasiya dan Tanjung Pra Kalimantan. Kerajaan Singasari berada di puncak kejayaan ketika berada dibawah pimpinan kekuasaan raja Kartanegara yang bergelar Sri Maharajadiraja Sri Kartanegara. Dimana raja Kartanegara memiliki cita-cita untuk menjadikan seluruh wilayah Nusantara menjadi wilayah kekuasaan kerajaan Singasari. dimana Kartanegara membagi sistem politik menjadi dua yaitu politik dalam negeri dan politik luar negeri. Selain itu ada beberapa tindakan yang hasil dilakukan oleh Kartanegara seperti : Selain masa kejayaan kerajaan Singasari juga mengalami masa keruntuhan dimana masa keruntuhan tersebut berada di bawah pimpinan raja Kartanegara. Dimana Raja Karatanegara berhasil menundukkan kerajan Dharmasraya yeng merupakan penguasa Sumatra melalui ekspedisi Pamalayu dan berhasil menguasai Bali. Kartanegara juga menolak permintaan Khubilai Khan untuk mengakui kerajaan Mongol. Hal tersebut dapat disimpulkan ketika Kartanegara sibuk membentuk peluasan wilayah di luar Jawa dengan pemerintahan luar negeri membuat sistem pemerintahan dalam negeri melemah. Hal tersebut dimanfaatkan oleh Jayakatwang yang dilantik menjadi raja kecil di Kediri atau bupati Gelanggelang melakukan pemberontakan. Karena sisitem keamanan dan pemerintahan dalam negeri mengalami kelemahan dimana Jayakatwang yang menjadi sepupu, ipar sekaligus besan Kartanegara berhasil mengalahkan kerajaan Singasari.


Penugasan Mandiri Setelah kalian mempelajari materi pada kegiatan pembelajaran 1 tentang pengaruh budaya India terhadap perkembangan budaya di Indonesia dan memahaminya silahkan kalian identifikasikan diantara wujud akulturasi unsur budaya India dengan unsur budaya Indonesia tersebut: 1. Cobalah eksplorasi (jelajahi) apakah sisa sisa kebudayaan masa Hindu Budhamasih ada di lingkungan tempat tinggal kalian atau kampung asal nenek atau orangtua kalian? 2. Deskripsikan bentuk bentuk peninggalan itu dan adakah gagasan yang berharga jika dikaitkan dengan masa sekarang? 3. Tulislah tugas mu dalam sebuah essai pendek. Latihan Soal Berilah tanda silang pada pilihan jawaban yang menurut kalian paling tepat! 1. Strategi Politik Luar Negeri yang ditempuh oleh Kerajaan Singasari dibawah pimpinan Kertanegara untuk memperlemah kerajaan Sriwijaya salah satunya adalah dengan melakukan.... A. Ekspedisi Pamalayu B. Upacara Ashwameda C. Upacara Vratyastoma D. Perang Paregreg E. Perang Bubat 2. Pendiri Dinasti Gerindra adalah… A. Ken Arok B. Balaputradewa C. Anusopati D. Airlangga E. Raden wijaya 3. Jabatan yang bertugas mengayomi kebutuhan masyarakat umat Buddha pada masa Singasari-Majapahit disebut…. A. Dharmadhyaksa ring Kasogatan B. Rakyan I Hino C. Dharmadyaksa ring Kamahayanika D. Mahamentri I Halu E. Dharmadyaksa ring Kasiwaan


4. Ekspedisi Pamalayu yang dilakukan oleh kerajaan Singasari terjadi pada masa kekuasaan raja.... A. Anusopati B. Tohjaya C. Kartanegara D. Wisnuwardana E. Sri Ranggah Rajasa 5. Apa nama buku yang menjadi rujukan sejarah kerajaan Singasari…. A. Dharmasiwa dan Dharmagandul B. Hanuman dan Sanjaya C. Negarakartagama dan Pararato D. Prasasti Tunggul Ametung E. Prasasti Tugu 6. Apa nama gelar yang disandang oleh Ken Arok ketika menjadi raja Singasari…. A. Sri Rajasa Bhatara Sang Amurwabhumi B. Sri Gerindra Wardhana C. Sri Amukti Rajasa Mangkubumi D. sri Paduka Maharaja Arok E. Sri Maharajadirata Sri Kartanegara 7.Apa tujuan Ekspedisi Pamayalu kerajaan Singasari…. A. Menjadikan pantau uatar aJawa sebagai benteng pertahanan terakhir menghadapi serangan Viking B. Menjadikan Kalimantan sebagai daerah penguat C. Menjadikan Singosari sebagai negara yang merdeka D. Menjadikan Sumatra sebagai benteng pertahanan dalam menghadapi ekspansi bangsa Mongol E. Melakukanya hanya untuk menjalankan pemerintahan luar negeri saja 8. Dimana tempat candi yang ditemukannya patung Arca Prajna Paramita…. A. Candi Kidal B. Candi Jawi C. Candi Singasari D. Candi Jago E. Candi Borobudur


9. Dalam pelaksanaan pemerintahanya Raja Kartanegara dibantu oleh, Keculai.... A. Mahamnetri i Hino B. Mahamneti I Halu C. Mahamanti I Sirikan D. Amurwabumi E. Ranggawuni 10. Apa agama yang dianut oleh kerajaan singasari…. A. Hindu-Siwa B. Islam C. Kristen D. Buddha E. Kepercayaan terhadap roh nenek moyang Kunci Jawaban 1. A 2. A 3. A 4. C 5. C 6. A 7. D 8. C 9. E 10. A Daftar Rujukan Link Akses Emodul Mustopo,H. (2004). Sejarah Indonesia kelas 11 SMA Poesponegoro, Marwati Djoened. 1984. Sejarah nasional Indonesia II. Jakarta: Balai Pustaka. Rosfenti, V. (2020). Model Pembelajaran Sejarah Indonesia. 75. Sejarah Indonesia kelas X Semester 1 Edisi revisi. 2014. Jakarta. Kemendikbud https://bit.ly/MODULKERAJAANSINGASARI


Click to View FlipBook Version