MODUL AJAR 1.1 Nama Penyusun Putri Endah Pratiwi 1.2 Sekolah SMAN 1 Gantung 1.3 Kelas/ semester Fase E/10/ ganjil 1.4 Durasi 16 JP (16x45 menit) 1.5 Elemen/topik Menyimak serta berbicara 1.6 Kata Kunci Teks Puisi 1.7 Kompetensi awal Peserta didik memahami unsur fisik dan batin puisi puisi 1.8 Profil Pelajar Pancasila a. Bernalar kritis yang ditunjukkan melalui kegiatan mengenali dan menganalisis informasi. b. Gotong royong yang ditunjukkan melalui kegiatan mengkonfirmasi informasi dalam kolaborasi. c. Kreatif, yang ditunjukkan melalui mengolah dan mengembangkan informasi yang diperoleh. 1.9 Sarana dan Prasarana a. Buku penunjang yang memuat teks Puisi (buku ajar) b. KBBI luring/daring: https://kbbi.kemdikbud.go.id/ c. PUEBI luring/daring:https://puebi.readthedocs.io/en/latest/ d. Video e. Teks Puisi f. Internet/laptop/kertas/alat tulis g. Power point 1.10 Target Peserta didik Reguler 1.11 Model Pembelajaran Project Base Learning 2.1 Capaian Pembelajaran Elemen Menyimak Peserta didik mampu mengevaluasi dan mengkreasi informasi berupa gagasan, pikiran, perasaan, pandangan, arahan atau pesan yang akurat dari menyimak berbagai jenis teks (nonfiksi dan fiksi) dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara. Elemen Berbicara dan Mempresentasikan Peserta didik mampu mengolah dan memproduksi gagasan, pikiran, pandangan, arahan, atau pesan, untuk tujuan pengajuan usul, perumusan masalah, dan solusi dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara secara logis, runtut, kritis, dan kreatif. Peserta didik mampu mengkreasi ungkapan sesuai dengan norma kesopanan dalam berkomunikasi. Peserta didik berkontribusi lebih aktif dalam diskusi dengan mempersiapkan 1. INFORMASI UMUM 2. KOMPONEN INTI
materi diskusi, melaksanakan tugas dan fungsi dalam diskusi. Peserta didik mampu mengungkapkan simpati, empati, peduli, perasaan, dan penghargaan secara kreatif dalam bentuk teks fiksi dan nonfiksi multimodal. 2.2 Tujuan Pembelajaran Dengan model pembelajaran Problem based learning,peserta didik mampu menganalisis unsur pembangun puisi (tema, amanat, nada, dan rasa, majas, imaji, kata konotasi, dengan tepat. (12JP) Dengan model pembelajaran Project based learning, peserta diidk mampu menulis dan mengapresiasi puisi (12JP) 2.3 Asesmen 1. Penilaian formatif Penilaian pengetahuan, dilakukan di akhir pembelajaran untuk mengetahui ketercapaian tujuan pembelajaran. 2. Penilaian sikap Dilakukan selama proses pembelajaran melalui penilaian observasi sikap 3. Penilaian keterampilan Dilakukan selama proses belajar 4. Penilaian produk Sebagai penilaian hasil belajar 2.4 Pemahaman Bermakna Dengan belajar materi ini peserta didik mampu 1. mengidentifikasi gagasan suatu Puisi dan dapat menguhubungkannya dengan nilai-nilai yang sesuai dengan kehidupan sehari-hari. 2. Menganalisis kata arkais dan gaya bahasa 3. Menceritakan kembali Puisi. 2.5 Pertanyaan Pemantik Peserta didik dan guru bersama melihat tayangan bersama dan membicarakan tayangan dengan pertanyaan pemantik dari guru: a. apa objek tayangan tersebut? b. Bagaimana pesan yang disampaiakan? c. Adalah kejadian sehari-hari yang menyerupai kisah tersebut? d. Apa perbedaan Puisi dengan cerpen? 2.6 Persiapan Pembelajaran 2.4.a Guru menyiapkan laptop, proyektor, LKPD dan tayangan. 2.4.b Peserta didik menyiapkan alat tulis. 2.4.c Mempersiapkan presensi peserta didik 2.4.d Guru melakukan persiapan asesmen 3. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pembelajaran 1 (12 JP) SINTAKS KEGIATAN WAKTU PENDAHULUAN 1. Guru mengucapkan salam pembuka, mengecek kehadiran peserta didik, berdoa untuk memulai pembelajaran. 2. Guru menanyakan kabar kepada peserta didik dan mempersiapkannya untuk memulai kegiatan belajar. 3. Guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari (apersepsi) dan kegunaan dalam kehidupan (motivasi) seperti “Kalian suka cerita-cerita zaman dahulu?” 4. Peserta didik menyimak guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. 5. Peserta didik menyimak langkah pembelajaran dan cakupan materi pembelajaran. 6. Guru melakukan asesmen diagnostik nonkognitif berdasarkan minat gambar atau video. 10 Menit INTI Orientasi masalah 1. Peserta didik dan guru bersama-sama melihat tayangan musikalisasi puisi https://www.youtube.com/watch?v=bRHkdK6YRSI 2. Peserta didik dan guru bersama membahas tayangan dengan pertanyaan pemantik dari guru: a. Bagaimana perasaanmu setelah mendengar video tersebut? b. Kata-kata dan nadanya pas atau tidak? c. Kata-kata yang digunakan lumrah atau tidak? 10 menit Mengorganisasi peserta didik 1. Guru membimbing peserta didik membentuk kelompok heterogen sesuai hasil asesmen diagnostik dengan 5-6 individu dalam satu kelompok. 2. Peserta didik melakukan ice breaking sebelum mengerjakan LKPD 3. Peserta didik duduk berkelompok sesuai arahan guru. 10 menit Membimbing penyelidikan kelompok 1. Peserta didik menerima LKPD yang dibagikan guru 2. Peserta didik melakukan kegiatan kerja kelompok berupa menyelidiki teks Puisi yang ada di dalam LKPD berdasarkan arahan dan bimbingan guru. 3. Guru melakukan observasi penilaian sikap. 290 menit Mengembangkan dan memproduksi hasil 1. Peserta didik mempersiapkan presentasi sesuai bimbingan guru 2. Peserta didik melakukan presentasi sesuai bimbingan guru 200 menit
Menganalisis proses pemecahan masalah 1. Guru mengarahkan kelompok lain untuk menanggapi dan mengajukan pertanyaan. 2. Peserta didik saling mengajukan pertanyaan dan tanggapan yang diarahkan guru. 3. Guru memberikan penguatan berdasarkan pertanyaan dan jawaban yang dilontarkan selama kegiatan presentasi 4. Guru melakukan penilaian sikap keterampilan PENUTUP 1. Berdasarkan hasil presentasi dan hasil tanggapan peserta didik, guru membimbing peserta didik untuk menyimpulkan sesuai tujuan yang dicapai. 2. Peserta didik mengerjakan tes formatif 3. Peserta didik bersama guru melakukan refleksi untuk memperoleh feedback. 4. Guru menginformasikan kegiatan pada pertemuan berikutnya. 5. Guru bersama peserta didik menutup pembelajaran dengan do’a. 6. Peserta didik merapikan kembali tempat duduknya 20 menit Pembelajaran 2 (12 JP) SINTAKS KEGIATAN WAKTU PENDAHULUAN 1. Guru mengucapkan salam pembuka, mengecek kehadiran peserta didik, berdoa untuk memulai pembelajaran. 2. Guru menanyakan kabar kepada peserta didik dan mempersiapkannya untuk memulai kegiatan belajar. 3. Peserta didik menyimak guru mengajukan pertanyaanpertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari (apersepsi). 4. Peserta didik menyimak guru menyampaikan kegunaan Pelajaran dalam kehidupan (motivasi) 5. Peserta didik menyimak guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. 6. Peserta didik menyimak langkah pembelajaran dan cakupan materi pembelajaran. 7. Guru membimbing peserta didik membentuk kelompok heterogen sesuai hasil asesmen diagnostik dengan 5-6 individu dalam satu kelompok. Ada dua jenis kelompok, yaitu • Kelompok dengan minat gambar • Kelompok dengan minat video • Kelompok dengan minat musik 8. Peserta didik melakukan ice breaking. 9. Peserta didik duduk berkelompok sesuai arahan guru. 10 Menit INTI Menentukan 1. Peserta didik dan guru bersama-sama melihat tayangan 30 menit
pertanyaan mendasar pembacaan puisi https://www.youtube.com/watch?v=kklqZ3lw684 https://www.youtube.com/watch?v=sus8-HC90JE https://www.youtube.com/shorts/_XY6NaSv-BM 2. Peserta didik dan guru bersama membahas tayangan dengan pertanyaan pemantik dari guru: a. Apa perbedaan ketiga video tersebut? b. Adakah hubungannya membacakan puisi denga nisi puisi? 3. Peserta didik menerima LKPD 4. Peserta didik mengerjakan Lembar kerja 1 untuk menyusun pertanyaan-pertanyaan mendasar. 5. Peserta didik merumuskan pertanyaan dasar atas proyek yang akan dibuat Menyusun desain perencanaan 1. Peserta didik mengerjakan Lembar Kerja 2, perencanaan projek gambar atau video selama 2 minggu 30 menit Membuat jadwal aktivitas 1. Peserta didik mengerjakan Lembar kerja 3, yaitu membuat jadwal pembuatan proyek 2. Peserta didik menyampaikan hasil kerjanya 30 menit Monitoring 1. Peserta didik bersama kelompoknya mengerjakan proyek sesuai jadwal yang telah ditetapkan 2. Peserta didik mengerjakan Lembar kerja 2 3. Peserta didik melaporkan perkembangan proyek 4. Guru melakukan penilaian sikap 360 menit Menguji Hasil Kerja 1. Peserta didik menyiapkan presentasi 2. Peserta didik melakukan presentasi 3. Guru memberikan penguatan materi. 60 menit Menganalisis Pengalaman 4. Peserta didik saling melempar pertanyaan dan tanggapan selama kegiatan presentasi, 5. Peserta didik mencari tahu pengalaman berharga dari pembuatan karya yang dikunjungi yang didampingi guru. 6. Guru melakukan observasi penilaian keterampilan PENUTUP 1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan kegiatan belajar 2. Peserta didik mengerjakan tes formatif. 3. Peserta didik bersama guru melakukan refleksi. 4. Guru menginformasikan kegiatan pada pertemuan berikutnya. 5. Guru bersama peserta didik menutup pembelajaran dengan do’a. 6. Peserta didik merapikan kembali tempat duduknya 20 menit
Catatan Kepala Sekolah ....................................................................................................................................................... ....................................................................................................................................................... Mengetahui Gantung, November 2023 Kepala Sekolah, Guru Bahasa Indonesia, Etty Helastri,S.Pd.Fis Putri Endah Pratiwi, S.Pd. NIP 19650925 198903 2008 NIP 19900205 201902 2 005
Lampiran 1 4.1 Pertemuan 1 Analisis Tema, Amanat, Nada, dan Rasa, diksi, citraan, gaya bahasa, rima 4. BAHAN AJAR DAN MEDIA Puisi adalah karangan teks yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyairnya dengan mengutamakan keindahan kata-kata. Jadi dalam puisi, kita dapat menyampaikan rasa kerinduan, kegelisahan, atau pengagungan yang kamu ungkapkan dalam bahasa yang indah. Ciri-Ciri Puisi 1. Puisi terdiri dari beberapa bait. Umumnya, setiap bait terdiri dari empat baris atau larik. 2. Puisi akan menggunakan diksi atau kata-kata yang bersifat kiasan untuk memperindah bunyi. Contoh penggunaan kata dalam puisi: Wahai, rembulan yang bundar Jenguklah jendela kekasihku! 3. Diksi pada puisi harus memperhatikan rima. Rima adalah pengulangan bunyi, baik dalam baris (larik) atau akhir sajak. Rima bisa berbunyi a-a-a-a atau a-b-a-b. Bukan kematian benar menusuk kalbu Keridhaanmu menerima segala tiba Tak kutahu setinggi itu atas debu dan duka maha tuan bertakhta 4. Puisi biasanya menggunakan majas atau peribahasa.
[Grab your reader’s attention with a great quote from the document or use this space to emphasize a key point. To place this text box anywhere on the page, just drag it.] Struktur Puisi 1. Tema Tema adalah gagasan pokok yang ingin diungkapkan oleh penyair. Tema biasanya tersirat dalam keseluruhan isi puisi. Tema yang diungkapkan merupakan penggambaran suasana batin atau juga berupa respons penyair terhadap kenyataan sosial budaya. 2. Rasa Rasa adalah ungkapan atau ekspresi penyair kepada sesuatu yang dituangkan ke dalam puisi. Pengungkapan tema dan rasa erat kaitannya dengan latar belakang sosial dan psikologi penyair, misalnya latar belakang pendidikan, agama, jenis kelamin, kelas sosial, kedudukan dalam masyarakat, usia, pengalaman sosiologis dan psikologis, serta pengetahuan penyair. 3. Nada Nada adalah bentuk sikap penyair terhadap pembaca. Nada memiliki kaitan erat dengan suasana. Penyair dapat menyampaikan puisi dengan berbagai nada. Misalnya, puisi dengan nada sedih dapat membuat perasaan pembaca menjadi iba. Tentu saja hal ini dapat menghadirkan suasana yang penuh kesedihan. 4. Amanat Amanat merupakan suatu pesan yang ingin disampaikan penyair dalam puisinya. Pesan tersebut dihadirkan dalam ungkapan yang tersembunyi. Amanat akan selaras dengan tema dari puisi tersebut.
4.2 Apresiasi Puisi Unsur Puisi 1. Majas dan Irama Teks puisi merupakan teks atau karangan yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyairnya dengan mengutamakan keindahan kata-kata. Teks puisi mengutamakan majas dan juga irama. Majas (figurative language) adalah bahasa kias yang dipergunakan untuk menciptakan kesan tertentu bagi penyimak atau pembacanya. Untuk menimbulkan kesan-kesan tersebut, bahasa yang dipergunakan berupa perbandingan, pertentangan, perulangan, dan perumpamaan. Majas yang biasanya digunakan adalah majas personifikasi, majas paralelisme, majas metafora, majas hiperbola, dan majas perumpamaan. Irama (musikalitas) adalah alunan bunyi yang teratur dan berulang-ulang. Irama berfungsi untuk memberi jiwa pada kata-kata dalam sebuah puisi yang pada akhirnya dapat membangkitkan emosi tertentu seperti sedih, kecewa, marah, rindu, dan bahagia. 2. Penggunaan Kata-Kata Konotasi Kata konotasi adalah kata yang bermakna tidak sebenarnya. Kata itu telah mengalami penambahan-penambahan, baik itu berdasarkan pengalaman, kesan, maupun imajinasi, dan perasaan penyair. Puisi memang banyak menggunakan kata-kata bermakna konotatif. Hal itu merupakan kiasan atau merupakan suatu perbandingan. 3. Kata-Kata Berlambang Puisi juga mengandung kata-kata yang memiliki lambang. Lambang atau simbol adalah sesuatu, seperti gambar, tanda, ataupun kata yang menyatakan maksud tertentu. Misalnya, rantai dan padi kapas dalam gambar Garuda Pancasila, tunas kelapa sebagai lambang Pramuka. Lambanglambang itu menyatakan arti tertentu yang bisa dipahami umum. Untuk kata-kata dalam puisi, seperti kata putih yang melambangkan kesucian atau kebersihan, bunga yang melambangkan kecantikan, api yang melambangkan kemarahan, dan baja yang melambangkan kekuatan atau ketangguhan. 4. Pengimajinasian dalam Puisi Pengimajinasian adalah kata atau susunan kata yang dapat menimbulkan khayalan atau imajinasi. Dengan daya imajinasi tersebut, pembaca seolah-olah merasa, mendengar, atau melihat sesuatu yang diungkapkan penyair. Kata-kata yang digunakan penyair membuat pembaca seolah-olah mendengar suara (imajinasi auditif), melihat benda-benda (imajinasi visual), atau meraba dan menyentuh benda-benda (imajinasi taktil).
POWER POINT https://www.canva.com/design/DAF40IouE5c/Q9YVj7ZfNLUm9loiqkqR_A/view?utm_content= DAF40IouE5c&utm_campaign=designshare&utm_medium=link&utm_source=editor VIDEO TAYANGAN 1. https://www.youtube.com/watch?v=bRHkdK6YRSI 2. https://www.youtube.com/watch?v=kklqZ3lw684 3. https://www.youtube.com/watch?v=sus8-HC90JE 4. https://www.youtube.com/shorts/_XY6NaSv-BM MEDIA AJAR Apresiasi Puisi Adalah bagaiman kita menyampaikan Kembali suatu puisi dengan cara: 1. Membacakan Puisi Sesuai dengan namanya, membacakan puisi berarti menyampaikan puisi dengan bahasa lisan atau melalui ucapan. Saat membacakan puisi, teks puisi bisa kamu bawa ke atas pentas. 2. Deklamasi Puisi Deklamasi puisi adalah menyampaikan puisi secara lisan juga, namun bedanya, penyampaiannya dilakukan dengan penuh penghayatan dan luapan kejiwaan, bisa disertai dengan gerakan tangan atau kaki. Nah, saat kamu ingin mendeklamasikan puisi, kamu nggak perlu membawa teks puisi, melainkan harus dihafal. 3. Pertunjukkan Puisi Penyampaian puisi dalam bentuk pertunjukkan dibagi menjadi musikalisasi puisi dan dramatisasi puisi. Pada musikalisasi puisi, kamu akan mengubah puisi menjadi sebuah lagu. Oleh karena itu, penyampaian puisi dan irama lagu harus memiliki keselarasan, supaya lebih hikmat didengar.
Lampiran 2 5.1 Asesmen diagnostik Diagnostik untuk mengetahui bakat dan minat peserta didik dalam proyek Kelompok 1 Musikalisasi puisi Kelompok 2 Dramatisasi puisi Kelompok 3 Poster antologi Kelompok 4 Pop-up antologi a. Pembelajaran 1 analisis unsur dan struktur a.1 Kisi-kisi Tujuan Pembelajaran Indikator Soal Bentuk/ Nomor Soal Tingkat Kesulitan Ranah PG ESAI Dengan model pembelajaran Problem based learning,peserta didik mampu menganalisis unsur pembangun puisi (tema, amanat, nada, dan rasa, majas, imaji, kata konotasi, dengan tepat. (12JP) Disajikan teks Puisi, Peserta didik mampu menganalisis tema puisi 1 HOTS C4 Disajikan teks Puisi, Peserta didik mampu menganalisis amanat puisi 3 HOTS C4 Disajikan teks Puisi, Peserta didik mampu menganalisis nada dan rasa puisi 2 HOTS C4 Disajikan teks Puisi, Peserta didik mampu menganalisis majas puisi 4 HOTS C4 Disajikan teks Puisi, Peserta didik mampu menganalisis imaji puisi 5 HOTS C4 5. ASESMEN 5.1 ASESMEN DIAGNOSTIK 5.2 ASESMEN FORMATIF
a.2 soal 1. Tema yang tepat untuk kutipan puisi tersebut adalah a. Percintaan b. Penyesalan c. Patah hati d. Kehidupan nelayan e. Sesuatu yang belum tercapai 2. Rasa yang tergambar dalam puisi tersebut adalah a. Gelisah b. Senang c. Kecewa d. Berduka e. Putus asa 3. Amanat yang tersirat dari kutipan puisi tersebut adalah a. Manfaatkan waktu sebaik mungkin b. Segeralah mencari cinta sejati c. Raihlah cintamu sebelum mati d. Pergilah jauh ke pulau e. Dayung perahumu dengan baik 5. Bait puisi tersebut banyak menggunakan majas a. Repetisi b. Hiperbola c. Metafora d. Personifikasi e. Metonimia Cintaku jauh di Pulau Amboi! Jalan sudah bertahun keutempuh Perahu yang bersama kan merapuh Mengapa ajal memanggil dulu Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku Chairil Anwar Bulan Kau menyapaku dengan cahayamu Menyejukkan hati Hati yangbeku Penuh benci Arif Hidayat
6. Larik pertama puisi tersebut menunjukkan citraan… a. Pendengaran b. Perasa c. Penciuman d. Pengecap e. Pelihatan a.3 kunci jawaban dan pedoman penskoran b. Pembelajaran 2 apresiasi dan kreasi Puisi b.1 Kisi-kisi Tujuan Pembelajaran Indikator Soal Bentuk/ Nomor Soal Tingkat Kesulitan Ranah PG ESAI Dengan model pembelajaran Project based learning, peserta diidk mampu menulis dan mengapresiasi puisi (12JP) Peserta didik mampu melengkapi puisi rumpang dengan diksi yang tepat 1 2 3 C6 C6 C6 Peserta diidk dapat menceritakan isi puisi dengan tepat 4 5 C6 C6 b.2 soal Nomor soal Kunci jawaban Skor 1 B 20 2 C 20 3 A 20 4 D 20 5 E 20 Total skor 100 Aduh aduh si bunga… Daunnya lebat seperti… Aku sering mendengar… Abang punya kekasih…
1. Agar menjadi rima yang padu, diksi yang tepat untuk melengkapi puisi tersebut adalah a. duri, cerita, hati b. Mawar, waru, kabar, baru c. Menur, sapu, suara, pujaan d. Anggrek, hujan, lagu, dayang e. Mekar, baru, beritamu, tersayang 2. Larik bermajas personifikasi yang tepat untuk melengkapi puisi tersebut adalah a. Cahaya menyayat mulut dan mata b. Engkau menahan rasa sakit c. Tak kuasa diri menahan tangis d. Sesak napas karena debu e. Menatap wajahmu yang cantik Dalam kereta Hujan menebal jendela Semarang, solo…… makin dekat saja Menangkap senja Menguak purnama … Menjengking kereta. Menjengking jiwa Sayatan terus ke dada Chairil Anwar Nyanyian Seorang Petani Berilah kiranya yang terbaik bagiku Tanah berlumpur dan kerbau pilihan Biji padi yang manis Berilah kiranya yang terbaik Air mengalir ………………….. Bila masanya buah kupetik Rahmat-Mu kuraih Abdul Hadi W.M.
3. Larik bermajas yang tepat untuk melengkapi bagian puisi tersebut adalah a. Hujan yang cukup untuk menyiram padi b. Tanah yang subur c. Air hujan turun ke buni d. Air hujan turun dengan lebat e. Hujan menyerbu tanah air 4. Perasaan penyair yang tergambar pada puisi tersebut adalah a. Meratapi Nasib buruk yang menimpa b. Memuja dan mengagungkan Tuhan c. Penuh harapan yang teramat sangat d. Sedih menghadapi Nasib yang kurang beruntung e. Optimis dengan kemampuan yang dimiliki 5. Hal yang diceritakan dalam puisi tersebut adalah a. Peristiwa penembakan para demonstran b. Perjuangan para demonstran c. Perjuangan menentang kaum penjajah d. Perjuangan Orde Baru tahun 1966 e. Protes terhadap kepincangan sosial b.3 kunci jawaban dan pedoman penskoran Nomor soal Kunci jawaban Skor 1 B 20 2 A 20 3 E 20 4 E 20 5 E 20 Total skor 100 Di sinilah penembakan Kepengecutan dilakukan Ketika pawai bergerak Dalam panas matahari Dan pelor membayar pajak negeri ini Ditembuskan ke punggung Anak-anaknya sendiri Taufiq Ismail
a. Pembelajaran 1 PBL Rubrik Penilaian Sikap P3 Aspek Indikator Skala nilai Bernalar kritis Mengajukan pertanyaan untuk menganalisis secara kritis 0 1 2 Mengklarifikasi serta menganalisis gagasan dan informasi 0 1 2 Menemukan dan mencari solusi serta mengambil keputusan. 0 1 2 Gotong royong Membangun tim dan mengelola kerjasama untuk mencapai target 0 1 2 Aktif menyimak untuk memahami dan menganalisis informasi, disampaikan oleh orang lain dan kelompok 0 1 2 Menyelaraskan kapasitas kelompok agar para anggota kelompok dapat saling membantu 0 1 2 Kreatif Menghasilkan gagasan yang beragam 0 1 2 Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/ atau tindakan, 0 1 2 Memodifikasi gagasan sesuai dengan perubahan situasi. 0 1 2 Total 18 Nilai= total nilai x 100 : 18 Skala 0 : tidak tampak 1 : tampak Sebagian 2 : sangat aktif Kode nilai/predikat 75,01-100,00 = Sangat Baik (SB) 25,01-50,00 = Cukup (C) 50,01-75,00 = Baik (B) 00,01-25,00 = Kurang (K) No Nama Peserta Didik Aspek Sikap yang dinilai Jumlah skor Skor sikap Kode Bernalar nilai Kritis Gotong royong Kreatif 1. 2. 3. b. Pembelajaran 2 PjBL 5.3.a Rubrik Penilaian Sikap P3 Aspek Indikator Skala nilai Gotong royong Membangun tim dan mengelola kerjasama untuk mencapai target 0 1 2 Aktif menyimak untuk memahami dan menganalisis informasi, disampaikan oleh orang lain dan kelompok 0 1 2 Menyelaraskan kapasitas kelompok agar para anggota kelompok dapat saling membantu 0 1 2 Disiplin Menyelesaikan tugas dengan tepat waktu 0 1 2 Mengerjakan tugas sesuai porsinya 0 1 2 5.3 ASESMEN SIKAP
Kreatif Menghasilkan gagasan yang beragam 0 1 2 Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/ atau tindakan, 0 1 2 Memodifikasi gagasan sesuai dengan perubahan situasi. 0 1 2 Total 16 Skor nilai : total nilai x 100 : 16 Skala 0 : tidak tampak 1 : tampak Sebagian 2 : sangat aktif Kode nilai/predikat 75,01-100,00 = Sangat Baik (SB) 25,01-50,00 = Cukup (C) 50,01-75,00 = Baik (B) 00,01-25,00 = Kurang (K) No Nama Peserta Didik Aspek Sikap yang dinilai Jumlah skor Skor sikap Kode nilai Bernalar Kritis disiplin Kreatif 1. 2. 3. a. Pembelajaran 1 PBL Skor: total nilai x 100 : 16 nilai/predikat : 75,01-100,00 = Sangat Baik (SB) 25,01-50,00 = Cukup (C) 50,01-75,00 = Baik (B) 00,00-25,00 = Kurang(K) No Nama Peserta Didik Aspek Sikap yang dinilai Jumlah skor Skor sikap Kode Kesesuaian nilai respon Kemampuan presentasi 1. 2. 3. 4. 5. Aspek Indikator Skala nilai Kesesuaian respon dengan pertanyaan Penggunaan tata bahasa baik dan benar 0 1 2 Jawaban yang relevan dengan pertanyaan 0 1 2 Menjawab sesuai dengan materi 0 1 2 Mengkaitkan jawaban dengan kehidupan sehari-hari 0 1 2 Kemampuan presentasi Presentasikan dengan percaya diri 0 1 2 Dapat mengemukakan ide dan berargumen dengan baik 0 1 2 Manajemen waktu presentasi dengan baik 0 1 2 Memberikan kesempatan kepada seluruh anggota kelompok berpartisipasi presentasi 0 1 2 Total 16 5.4 ASESMEN KETERAMPILAN
b.Pembelajaran 2 Skor: total nilai x 100 : 8 nilai/predikat : 75,01-100,00 = Sangat Baik (SB) 25,01-50,00 = Cukup (C) 50,01-75,00 = Baik (B) 00,00-25,00 = Kurang(K) No Nama Peserta Didik Aspek Sikap yang dinilai Jumlah skor Skor sikap Kode Kesesuaian nilai respon Kemampuan presentasi 1. 2. 3. 4. 5. c. pembelajaran 2 Rubrik Penilaian Produk dan sistematikanya Tahap Aspek Indikator Skala nilai Persiapan Perencanaan produksi 0 1 2 Uraian alat dan bahan 0 1 2 Jadwal kegiatan 0 1 2 Proses/m onitoring Terbuka dengan tugas baru 0 1 2 Membangun komunikasi yang baik 0 1 2 Memegang prinsip eamanan keselamatan, dan kebersihan 0 1 2 Produk Produk sesuai dengan tema 0 1 2 Produk ditampilakan dengan alur yang sistematis 0 1 2 Produk mengandung ide ogininal 0 1 2 Produk mengandung visualisasi/ audio yang menarik dan proporsional 0 1 2 Total 20 Aspek Indikator Skala nilai Kesesuaian respon dengan pertanyaan Penggunaan tata bahasa baik dan benar 0 1 2 Jawaban yang relevan dengan pertanyaan 0 1 2 Menjawab sesuai dengan materi 0 1 2 Mengkaitkan jawaban dengan kehidupan sehari-hari 0 1 2 Kemampuan presentasi Presentasikan dengan percaya diri 0 1 2 Dapat mengemukakan ide dan berargumen dengan baik 0 1 2 Manajemen waktu presentasi dengan baik 0 1 2 Memberikan kesempatan kepada seluruh anggota kelompok berpartisipasi presentasi 0 1 2 Total 16 5.5 ASESMEN PRODUK
Skor nilai : total nilai x 100 : 20 CATATAN : Skala 0 : tidak tampak 1 : tampak Sebagian 2 : sangat aktif Kode nilai/predik 75,01-100,00 = Sangat Baik (SB) 25,01-50,00 = Cukup (C) 50,01-75,00 = Baik (B) 00,01-25,00 = Kurang (K) No Nama Peserta Didik Aspek Sikap yang dinilai Jumlah skor Skor sikap Kode nilai Persiapan Proses Produk 1. 2. 3.
Lampiran 3 Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran Tujuan Pembelajaran Skala atau interval nilai 0-40 41-69 70-85 86-100 Belum mencapai, remedial di seluruh bagian Belum mencapai ketuntasan, remedial di bagian yang diperlukan Sudah mencapai ketuntasan, Sudah mencapai ketuntasan, perlu pengayaan peserta didik mampu menganalisis unsur pembangun puisi (tema, amanat, nada, dan rasa, majas, imaji, kata konotasi, dengan tepat. (12JP) √ , peserta diidk mampu menulis dan mengapresiasi puisi (12JP) √ PROGRAM PENGAYAAN Sekolah : SMAN 1 Gantung Kelas/Semester : 10 Fase E/Ganjil Materi asesmen : Puisi KKTP : 70 Bentuk Tindakan : Nomor KEGIATAN Tuliskan jawabanmu di sini 1 Cermatilah puisi Taufiq Ismail berjudul “Kerendahan Hati” 2 Analisislah tema, amana, nada, dan rasa dari puisi tersebut 3 Analisis lah majas, imaji, dan kata konotasi dari puisi tersebut 4 Ciptakan satu puisi dengan tema yang sama dengan puisi Taufiq Ismail “Kerendahan Hati” dengan memperhatikan amanat, nada, rasa, majas, pengimajinasian, dan katakata konotasi yang digunakan. 6. PENGAYAAN
Lampiran 4 Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran Tujuan Pembelajaran Skala atau interval nilai 0-40 41-69 71-85 86-100 Belum mencapai, remedial di seluruh bagian Belum mencapai ketuntasan, remedial di bagian yang diperlukan Sudah mencapai ketuntasan, Sudah mencapai ketuntasan, perlu pengayaan peserta didik mampu menganalisis unsur pembangun puisi (tema, amanat, nada, dan rasa, majas, imaji, kata konotasi, dengan tepat. (12JP) √ √ , peserta diidk mampu menulis dan mengapresiasi puisi (12JP) √ √ PROGRAM REMIDI Sekolah : SMAN 1 Gantung Kelas/Semester : 10 Fase E/Ganjil Bentuk asesmen : Pilihan Ganda Materi asesmen : Puisi KKM : 70 Bentuk Tindakan : Tutorial Service Time (TST) Peseerta didik akan menerima penjelasan lagi tentang materi lalu mengerjakan soal kembali. No Nama peserta didik Nilai Indikator yang belum dikuasai Nilai setelah tutor keterangan 7. REMIDIAL
Lampiran 5 Aulia, Tri Fadilah dan Selfi Gumilar. 2021. Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia Kelas 10. Jakarta: PT Macananjaya Cemerlang Kosasih, E dan Endang Kurniawan. 2019. 22 Jenis Teks dan Strategi Pembelajarannya di SMAMA. Bandung: Yrama Widya Sobandi. 2017. Mandiri Mengasah Diri Sendiri. Jakarta: Erlangga Platform Ruang Guru 8. DAFTAR PUSTAKA