The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Via Izza, 2024-01-13 04:53:17

sejarah kebudayaan islam

gerakan pembaruan dalam islam

GERAKAN PEMBARUAN DALAM ISLAM


Modernisasi dalam Islam atau yang kemudian terkenal dengan Pembaruan Islam muncul sebagai hasil dari interaksi dunia Islam dan dunia Barat. Dengan adanya kontak antara Islam dan Barat, umat Islam menyadari bahwa ternyata Barat telah melesat menjadi bangsa yang lebih maju dalam berbagai bidang, baik dari sisi politik, ekonomi, sains dan ilmu pengetahuan. Jauh sebelum Barat menjadi bangsa yang modern, Islam telah terlebih dahulu tampil sebagai bangsa yang maju dalam bidang ilmu pengetahuan dan peradaban. Para ilmuwanilmuwan muslim telah membuat bangsa Barat berbondong-bondong belajar terhadap ilmuwan muslim. Namun di abad XIX, dunia Islam dikejutkan oleh kehebatan sains dan


Pengertian Pembaruan Pembaruan dalam Islam adalah upaya-upaya untuk menyesuaikan paham keagamaan Islam dengan perkembangan baru yang ditimbulkan oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi modern. Dalam bahasa Arab, gerakan pembaruan Islam disebut tajdid. Secara harfiah, tajdid berarti pembaruan dan pelakunya disebut mujaddid. Islam sebenarnya telah memiliki tradisi pembaruan karena ketika menemukan masalah baru, kaum muslim segera memberikan jawaban yang didasarkan atas doktrindoktrin dasar kitab dan sunnah. Rasulullah pernah mengisyaratkan bahwa “sesungguhnya llhkkd(l)dlbd


Biografi Tokoh-tokoh Pembaruan Dalam Islam Berikut ini adalah biografi tokoh-tokoh pembaru dalam Islam: 1. Muhamamd Ali Pasha (1765-1849 M) Muhammad Ali Pasha lahir bulan Januari 1765 di Kawalla Albania Yunani dekat pantai Macedonia dan meninggal di Mesir pada tahun 1849. Negeri ini telah menjadi bagian negara Daulah Usmani sejak ditaklukkannya oleh Sultan Muhammad II al-Fatih pada tahun 857 H/1453 M dan baru dapat melepaskandiridarikekuasaanIstanbulpadatahun1245/1829M


2. Jamaluddin Al-Afghani (1838-1897 M) JamaluddinAl-Afghani dilahirkan di Asadabad, dekat Kanar di Distrik Kabul, Afghanistan, pada tahun 1838 M (1254 H). Al-Afghani menghabiskan masa kecilnya di Afghanistan, namun banyak berjuang di Mesir, India bahkan Perancis. Dalam usia 18 tahun, Al-Afghani tidak hanya menguasai ilmu keagamaantetapijuga


3. Muhammad Abduh (1849 – 1905 M) Muhammad Abduh lahir di pedusunan delta Nil Mesir pada tahun 1849. Keluarganya terkenal berpegang teguh kepada ilmu dan agama. Dalam usia 12 tahun Muhammad Abduh telah hafal al-Qur’an. Kemudian, pada usia 13 tahun ia dibawa ke Tanta untuk belajar di Masjid Al-Hamdi. Masjid ini sering disebut Masjid Syeikh Ahmad, yang kedudukannya dianggap sebagai level kedua setelah Al-Azhar.Di masjid ini Muhammad Abduh menghapal dan belajar al-Qur’an selama 2 tahun.


4. Muhammad Rasyid Ridha (1865 - 1935 M) Muḥammad Rasyid Rida lahir di Qalamun, Lebanon dekat dengan Tripoli (Suriyah), 27 Jumadil Ula 1282 H, atau 23 September 1865 M, nama lengkapnya adalah Muhammad Rasyid bin Ali Ridha bin Syamsuddin bin Baha'uddin AlQalmuni Al-Husaini. Ia dilahirkan dan dibesarkan di lingkungan keluarga terhormat dan taat beragama. Rasyid Ridha memulai pendidikan dengan membaca Al-Qur'an,


Click to View FlipBook Version