The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by gadingpamungkas44, 2022-05-30 11:25:32

PEMASARAN SINGKONG MELALUI MEDIA SOSIAL DAN E-COMMERCE

Gregorius Risang Gading Pamungkas_191007067

LAPORAN PENYULUHAN SOSIALISASI PEMASARAN PENJUALAN HASIL
PENGOLAHAN BUAH SINGKONG MELALUI MEDIA SOSIAL DAN E - COMMERCE

(SHOOPE, TIKTOK, DAN INSTAGRAM)
KULIAH KERJA NYATA (KKN)

SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 2021/2022
(PERIODE : 81)

LOKASI KKN : Desa Bedoyo, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul

Disusun oleh :
Gregorius Risang Gading Pamungkas / 191007067

Prodi : Sosiologi

UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA
YOGAYAKARTA
2022

LEMBAR PENGESAHAN

KULIAH KERJA NYATA (KKN)
SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 2021/2022

(Periode : 81)

Yogyakarta, 22 Mei 2022

Kelompok : 90
Desa : Bedoyo
Kecamatan : Ponjong
Kabupaten : Gunungkidul

Dosen Pembimbing Lapangan, Penyusun

(Suhodo Tjahyono YP.Ir.MT) (Gregorius Risang Gading Pamungkas)

Mengetahui,
Ketua LPPM

Prof. Ir. Suyoto, M.Sc., Ph.D.

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan
rahmat-Nya saya dapat menyelesaikan laporan penyuluhan Sosialisasi Pemasaran Penjualan
Hasil Pengolahan Buah Singkong Melalui Media Sosial ini dengan baik dan tepat waktu.
Kegiatan KKN ini merupakan kegiatan yang harus dipenuhi oleh saya untuk menyelesaikan
Program KKN Society 5.0 yang dilaksanakan secara daring.

Saya mengetahui bahwa kegiatan KKN yang dilakukan secara daring sehingga tidak
luput dari berbagai kendala dan keterbatasan. Oleh sebab itu, saya sadar bahwa laporan
penyuluhan KKN ini tidak akan tersusun dengan baik tanpa adanya keikutsertaan berbagai pihak.

Tidak lupa juga saya mengucapkan terima kasih kepada Suhodo Tjyahyono YP.Ir.MT.
selaku dosen pembimbing KKN yang telah mendampingi saya selama melakukan penysusunan
laporan penyuluhan KKN, serta keberlangsungan kegiatan KKN.

Dalam penulisan ini, saya menyadari masih banyak kekurangan serta kesalahan dalam
pembuatan laporan penyuluhan ini. Oleh karena itu dengan kerendahan hati saya menerima
berbagai kritik dan saran yang dapat membangun semua pihak baik saya sendiri dan pembaca
terutama masyarakat di Desa Bedoyo, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul.

Yogyakarta, 22 Mei 2022

Gregorius Risang Gading Pamungkas

PERNYATAAN ORISINALITAS DAN PUBLIKASI ILMIAH

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : Gregorius Risang Gading Pamungkas

NPM : 191007067

Kelompok : 90

Menyatakan dengan ini:

1. Laporan KKN-81 ini adalah benar tidak merupakan salinan sebagian atau keseluruhan dari
karya dari sumber-sumber lain.

2. Memberikan kepada Universitas Atma Jaya Yogyakarta atas Laporan KKN-81 ini, berupa
Hak untuk menyimpan, mengelola, mendistribusikan, dan menampilkan hasil karya ini
selama tetap mencantumkan nama penulis.

3. Bersedia menanggung secara pribadi dan kelompok segala bentuk tuntutan hukum atas
pelanggaran Hak Cipta dalam pembuatan Laporan KKN-81 ini.

Demikianlah pernyataan ini dibuat dan dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Yogyakarta, 22 Mei 2022
Yang menyatakan, Penulis

(Gregorius Risang Gading Pamungkas)

DAFTAR ISI ii
iii
LEMBAR PENGESAHAN iv
KATA PENGANTAR v
PERNYATAAN ORISINALITAS DAN PUBLIKASI ILMIAH vi
DAFTAR ISI vii
DAFTAR GAMBAR 1
DAFTAR TABEL 2
I PENDAHULUAN 3
II TINJAUAN PUSTAKA 4
III METODOLOGI 5
IV HASIL DAN PEMBAHASAN 6
V KESIMPULAN DAN SARAN 7
DAFTAR PUSTAKA (min 10 pustaka)
LAMPIRAN (foto-foto rapat2, zoom, google meet, Ms Teams)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Tanaman Singkong di Desa Bedoyo
Gambar 1.2 Feed Instagram dan Konten Tiktok Keripik Singkong
Gambar 1.3 Influencer Merivew Keripik Singkong Melalui Instagram dan Tiktok
Gambar 1.4 Contoh Link di Instagram dan Tiktok
Gambar 1.5 Olahan Keripik Singkong

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG
Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah salah satu bentuk kegiatan program kampus

untuk melakukan pengabdian masyarakat. Dengan adanya program Kuliah Kerja Nyata
(KKN) dapat memberikan kesempatan bagi setiap mahasiswa untuk membantu
masyarakat dalam mengembangkan setiap potensi yang ada, khususnya di Daerah
Istimewa Yogyakarta.

Dapat kita ketahui, bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki lima kabupaten
yaitu, Sleman, Gudungkidul, Kulon Progo, Bantul, dan Kotamadya. Pada kesempatan ini,
kelompok saya diminta untuk melakukan kegiatan KKN dan mengembangkan potensi
yang ada di Desa Bedoyo, Kecematan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, DIY.

Desa Bedoyo merupakan daerah yang memiliki potensi peternakan, pertanian,
perikanan. Dimana, desa ini memiliki kesempatan untuk mengembangkan setiap potensi
yang ada sehingga desa ini bisa berkembang menjadi wadah pekerjaan masyarakat
setempat. Namun, masyarakat di Desa Bedoyo kurang mengembangkan berbagai potensi
yang ada, karena masyarakat hanya mengolah singkong sebagaimana makanan
tradisional di Desa tersebut. Masyarakat setempat masih menggunakan system tradisonal
untuk melakukan aktivitas bisnis akibatnya target pasar hanya mencakup pada daerah –
daerah tertentu dan belum meluas.

Berdasarkan potensi desa yang ada, tamanan yang paling dominan di tanam oleh
masyarakat Desa Bedoyo adalah tamanan singkong. Oleh sebab itu, melihat potensi
tamanan singkong tersebut saya ingin melakukan perluasan pemasaran untuk penjualan
buah singkong dan hasil olahan singkong dalam bentuk “Penyuluhan Sosialisasi Melalui
Pemasaran di Media Sosial dan E-commerce”. Dari adanya kegaitan ini diharapkan dapat
meningkatakan kreativitas dan penghasilan di Desa Bedoyo.

1.2 TUJUAN
Adapun tujuan dari laporan penyuluhan antara lain:
 Meningkatkan krativitas dan inovasi setiap mahasiswa dalam pelaksaan KKN.
 Menambah wawasan untuk menggali potensi dan cara mengembangkan potensi
tersebut.
 Membudayakan masyarakat dalam penggunaan teknologi media sosial dan e-
commerce untuk melakukan pemasaran produk.

1.3 MANFAAT
 Membantu semua pihak untuk lebih kreatif dan berinovasi dalam bidang
pemasaran.
 Memberdayakan masyarakat di Desa Bedoyo dalam mengembangkan setiap
potensi yang ada.
 Meningkatkan penghasilan masyarakat di Desa Bedoyo.

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

Kuliah Kerja Nyata merupakan bagian dari sistem pendidikan di perguruan tinggi di
Indonesia sebagai salah satu bentuk kegiatan program kampus untuk melakukan pengabdian
masyarakat. Dengan adanya program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dapat memberikan kesempatan
bagi setiap mahasiswa untuk membantu masyarakat dalam mengembangkan setiap potensi yang
ada di berbagai daerah.

Desa merupakan sebuah perkumpulan permukiman kecil masyarakat yang terdiri dari
berberapa kampung dan memiliki jumlah penduduk kurang dari 2500 jiwa. Desa sendiri berada
dibawah kecamatan dan di pimpin oleh kepada desa. Menurut R. Bintarto; Desa adalah
perwujudan geografis yang ditimbulkan oleh unsur-unsur fisiografis, sosial, ekonomis politik,
kultural setempat dalam hubungan dan pengaruh timbal balik dengan daerah lain. Sedangkan,
Menurut Undang-undang nomor 22 tahun 1999; Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang
memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat
berdasarkanasal usul dan adat istiadat setempat yang diakui dalam sistem pemerintahan Nasional
dan berada di daerah Kabupaten.

Potensi desa adalah suatu keunggulan, daya tarik, dan kekuatan yang dimiliki oleh suatu
desa dan memiliki kesempatan untuk menjadi sebuah peluang yang bisa kembangkan kearah
yang lebih luas, guna untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam perekonomian.
Berdasarkan pengertian tersebut potensi desa dapat dibagi menjadi dua, yaitu potensi fisik dan
potensi non fisik. Potensi fisik adalah kemampuan yang dimiliki oleh suatu desa dalam
mengembangkan sumber daya alam yang ada berupa tanah, iklm, air, binatang ternak, sumber
daya manusa, dan lingkungan geografis. Sedangkan, potensi non fisik adalah kekuatan yang
dimiliki suatu desa dengan masyarakat yang ada di dalamnya berupa corak dan interaksinya,
lembaga – lembaga sosial, organisasi sosial desa, lembaga pendidikan, aparatur, dan pamong
desa. Adapun tujuan dari pengembangan potensi desa ialah mendorong masyarakat agar lebih
mandiri, kreatif, dan inovasi melalui pengembangan potensi unggulan dan pemberdayaan
masyarakat.

Desa Bedoyo merupakan salah satu desa yang berada di daerah kecamatan Ponjong,
kabupaten Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Desa ini memiliki jumlah
penduduk sebesar 4.154 jiwa. Berdasarkan data dari Pemprov Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun
2021, penduduk desa Bedoyo sebagian besar bekerja di sektor pertanian, perikanan, dan peternakan. .
karena, sebagian besar desa Bedoyo memiliki sumber daya alam sektor pertanian dan perkebunan
yang mempunyai potensi untuk berkembang. Pada sektor pertanian, potensi sumber daya alamnya yaitu,
padi, singkong, dan buah-buahan. Sedangkan, pada sektor perkebunan atau ladang memiliki potensi
sumber daya alam seperti, ketela pohon, pisang, mangga dan bamboo.

Singkong merupakan umbi atau akar pohon yang menjadi sumber olahan pangan, karena
memilki kandungan karbohidrat yang tinggi sehingga menjadi makanan pokok alternatif.
Singkong atau ketela pohon. Singkong adalah umbi atau akar pohon yang berbentuk panjang
dengan fisik 2-3 cm dan panjang 50-80 cm. Daging singkong rata – rata berwarna putih dan
kekuning-kuningan. Umbi singkong tidak dapat bertahan lama meskipun di simpan ke dalam
lemari pendingin. Adapun ciri – ciri kerusakan umbi singkong bisa dilihat dengan munculnya
warna biru gelap akibat terbentuknya asam sianida yang bersifat racun bagi manusia. Efek dari
sianida ini berdampak pada rasa pahit pada singkong.

Menurut Philip Kotler, pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial yang
membuat individu atau kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui
penciptaan serta pertukaran timbal balik produk, dan nilai dengan orang lain. Jadi, pemasaran
merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mempromosikan suatu produk atau layanan agar
meningkatan penjualan produk yang akan dipasarkan. Adapun pemasaran ini mencakup
pengiklanan, penjualan, dan pengiriman produk ke konsumen.

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan penjualan produk adalah
dengan melakukan promosi melalui media sosial dan e – commerce. Pemasaran yang dilakukan
melalui platform ini memiliki peluang yang sangat tinggi, karena seiring perkembangan zaman
tekonologi semakin berkembang sehingga masyarakat sudah terbiasa melakukan sesuatu dengan
mudah dan praktis, seperti pada halnya berbelanja secara online. Media sosial merupakan media
online yang digunakan untuk berkomunikasi dengan jumlah partisipasi yang sangat tinggi
sehingga mudah untuk berbagi informasi dengan orang lain. Media sosial memiliki cakupan
yang sangat luas meliputi wiki, jejaring sosial, forum, dan blog. Sedangkan e – commerce

merupakan singkatan dari electronic commerce yaitu segala bentuk perdagangan yang dilakukan
secara online melalui perangkat elektronik seperti, Shoppe, Toko Pedia, Buka Lapak, Blibli,
Lazada, dan sebagainya.

BAB III
METODOLOGI

3.1 Pengamatan lokasi riset kegiatan KKN
Untuk melakukan riset lokasi kegiatan KKN dilakukan secara daring melalui media

internet, hal ini dilakukan karena melihat kondisi yang sedang menghadapi pandemi Covid-19.
Adapun pengamatan yang dilakukan lebih detail melalui google maps. Informasi data geografis
lengkap yang diambil dari desa Bedoyo dilakukan secara daring. Letak geografis didapatkan dari
google earth, karena di google earth bisa melihat lahan pertanian dan permukiman melalui satelit,
maupun untuk melihat infrastruktur juga dilakukan menggunakan google maps street view. Data
pendukung juga diambil dari situs resmi pemerintahan kabupaten Gunung Kidul yaitu
Bapeda.Gunungkidul.go.id.
3.2 Pengidentifikasian permasalahan

Untuk pengidentifikasian permasalahan yang ada di Desa Bedoyo, peneliti
mengumpulkan data melalui internet secara daring. Masalah-masalah itu kemudian dikumpulkan
untuk diteliti dan di ambil mana yang paling krusial dalam perkembangan penduduk di Desa
Bedoyo. Adapun identifikasi masalah pada kegiatatan KKN ini dilihat dari beberapa faktor yang
ada seperti kondisi geografis, kependudukan, dan geografi.

Fokus hasil pertanian di Desa Bedoyo saat ini adalah singkong. Singkong memiliki potensi
nilai yang tinggi namun dalam target penjualan masih kurang optimal dikarenkan hasil panen
singkong langsung dijual tanpa diolah kembali menjadi makanan yang langsung untuk
dikonsumsi, sehingga untuk melakukan pemasaran nilai jual masih sangat rendah. Maka dari itu
saya melakukan inovasi agar nilai jual dari singkong dapat lebih tinggi dengan cara membuat
olahan yang lebih menarik dan siap saji. Setelah itu, untuk meningkatkan penjualan saya
menggunakan platform media sosial dan e-commerce sebagai sarana pemasaran yang dapat
menjangkau orang banyak secara efektif dan efisien.
3.3 Studi literatur, pengembangan ide, serta Penentuan topik dan luaran

Studi literatur dilakukan dengan pencarian informasi melalui internet. Studi literatur
dilakukan untuk menemukan dasar atau landasan teori dari permasalahan yang didapatkan.

Pengembangan ide dilakukan untuk mendapatkan solusi dari permasalahan yang dihadapi.
Penentuan topik dilakukan untuk mengspesifikasi pokok permasalahan dan pembahasan
berkelanjutan. Sedangkan hasil luaran ditentukan untuk pembuatan video.

3.4. Diagram Alir Metodologi

Pengamatan Pengidentifikasian Studi literatur dan
lokasi riset lokasi permasalahan pengembangan
ide
kegiatan KKN

Penentuan topik Pembuatan Video Analisis dan
dan luaran interaktif pembahasan

Penarikan
kesimpulan dan

evaluasi

BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN

Berikut hasil dan pembahasan dari Penyuluhan Sosialisasi Pemasaran Penjualan Hasil
Pengolahan Buah Singkong Melalui Media Sosial dan E-Commerce di Desa Bedoyo.

4.1 Temuan Potensi Desa
Kegiatan KKN dilakukan tanggal 12 Maret 2022 – 05 Juni 2022 di Desa Bedoyo,

Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul. Melalui survey yang telah dilakukan
secara daring, potensi yang ditemukan di Desa Bedoyo lebih dominan pada bidang
pertanian khususnya tanaman singkong. Kondisi lahan di daerah tersebut bisa dikatakan
subur sehingga cocok untuk menanam buah singkong. Buah singkong memiliki peluang
yang besar untuk di pasarkan dengan lebih luas lagi, karena singkong merupakan
makanan ataupun cemilan ciri khas masyarakat Indonesia.

Gambar 1.1 Tanaman Singkong di Desa Bedoyo
Sumber : Dokumentasi pribadi

4.2 Program yang dilaksanakan
Berdasarkan potensi yang ada di Desa Bedoyo, maka program yang akan

dilaksanakan untuk meningkatkan potensi desa tersebut adalah melakukan penyuluhan
sosialisasi terkait pemasaran buah singkong secara efektif dan efisien. Program
penyuluhan ini akan dilaksanakan pada pukul 09.00 – 11.00 WIB (Sabtu, 21 Mei 2022)
melalui Zoom Meeting. Penyuluhan ini akan membahas mengenai “Sosialisasi
Pemasaran Penjualan Hasil Pengolahan Buah Singkong Melalui Media Sosial dan E-
Commerce”.
 Pemasaran Melalui Media Sosial (Instagram dan Tiktok)

Melalui Media Sosial khususnya Instagram dan Tiktok akan dijelaskan cara untuk
melakukan promosi penjualan buah singkong. Promosi penjualan yang dilakukan
melalui Instagram sangat efektif dan efisien, karena Instagram memiliki pengguna yang
sangat banyak dan cakupan yang sangat luas. Berdasarkan data pengguna Instagaram
tahun 2021 jumlah pengguna aktif Instagram di seluruh dunia mencapai 2 miliar dan
354 juta penggunanya berusia 25 hingga 34 tahun.

Langkah pertama, untuk melakukan penjualan melalui Instagram dan Tiktok
adalah menjelaskan bagaimana cara untuk mengambil gambar dan pembuatan video
produk agar terlihat menarik, menjelasakan cara untuk pengaplikasian fitur editing,
membuat feed Instagram, serta pembuatan konten –konten video yang unik. Dengan
dilakukannya langkah pertama akan membuat orang menjadi tertarik untuk
mengunjungi profil Instagram dan Tiktok sehingga membuat orang yang melihat profil
akan menjadi pengikut (followers).

Gambar 1.2 Feed Instagram dan Konten Tiktok Keripik Singkong
Sumber : https://instagram.com/cafetelo_d9?igshid=YmMyMTA2M2Y dan

https://vt.tiktok.com/ZSd4kUJmc/ , 2022

Langkah kedua, untuk meningkatkan penjualan atau pemasaran yaitu
menggunakan jasa endorsement. Dengan adanya jasa endorsement maka masyarakat
akan lebih tertarik dan tersugesti untuk melakukan pembelian, karena melihat hasil
ulasan produk yang telah dilakukan oleh influencer ataupun publik figur dalam
mengiklankan dan menunjukkan kelebihan dari produk tersebut.

Gambar 1.3 Influencer Merivew Keripik Singkong Melalui Instagram dan Tiktok
Sumber : https://instagram.com/gemblong.kng?igshid=YmMyMTA2M2Y

dan https://vt.tiktok.com/ZSd4kf2rr/?k=1 , 2022

Langkah ketiga adalah mengajarkan cara untuk membuat link penjualan agar bisa
terhubung keberbagai platform yang digunakan yaitu Shoppe dan Whatsapp. Fungsi
dari pembuatan link adalah untuk mempermudah komunikasi antar konsumen dan
produsen dalam transaksi jual beli.

Gambar 1.4 Contoh Link di Instagram dan Tiktok
Sumber : : https://instagram.com/cafetelo_d9?igshid=YmMyMTA2M2Y, 2022
4.3 Produk yang dihasilkan

Berdasarkan hasil penelitian terhadap potensi desa yang dilakukan di Desa
Bedoyo terdapat peluang besar untuk meningkatan penjualan olahan buah singkong. jadi,
melihat potensi tersebut maka produk yang akan diolah adalah keripik singkong aneka
rasa, dengan packging yang modern dan ramah lingkungan.

Gambar 1.5 Olahan Keripik Singkong

Sumber :
https://www.google.co.id/search?q=keripik+singkong+gambar&client=safari&hl=id

4.4 Inovasi yang diusulkan (cara membuat, strategi, model bisnis)
 cara pembuatan produk
Bahan – bahan yang digunakan untuk pembuatan keripik singkong
1. Buah Singkong
2. Minyak Goreng
Bahan – bahan untuk bumbu keripik
1. Kapur Sirih
2. Air bersih
3. Garam
4. Bawang putih
5. Gula pasir
Varian bumbu tabur
1. Ayam bakar
2. Ayam bawang
3. Ayam panggang
4. Balado
5. Keju
6. Keju pedas level 1 – 3
7. Jagung bakar
8. Jagung manis
9. Jagung mentega
10. BBQ
11. Asam Pedas
12. Saos Padang
13. Teriyaki
14. Asam manis
Langkah – langkah pembuatan keripik singkong aneka rasa

1. Pertama, pilih buah singkong yang akan digunakan untuk pembautan keripik,
kupas, dan cuci hingga bersih. Kemudian, buah singkong yang sudah di cuci di
iris tipis – tipis menggunakan alat pengiris khusus keripik.

2. Selanjutanya, campur air bersih dengan air kapur sirih, bawang putih, dan
garam yang sudah dihaluskan lalu aduk hingga merata. Setelah itu, rendam
irisan singkong kedalam air rendaman hingga 30 menit, angkat lalu tiriskan.

3. Setelah singkong ditiriskan, masukan minyak goreng ke dalam wajan besar dan
tunggu hingga minyak goreng panas, kemudian goreng singkong irisan hingga
matang dan kering, angkat lalu tiriskan keripik singkong hingga dingin dan
tidak berminyak .

4. Setelah itu, singkong yang telah dingin dan tidak berminyak diberikan taburan
varian rasa bumbu tabur yang telah disediakan. Lalu, kocok-kocok atau aduk
hingga bumbu tabur dan keripik singkong tercampur merata.

5. Terakhir, siapkan kemasan yang akan digunakan untuk tempat keripik
singkong, masukan sesuai dengan takaran yang telah ditentukan.

6. Keripik singkong aneka rasa siap untuk di pasarkan di seluruh Indonesia.
 Strategi

Berikut strategi yang digunakan untuk melakukan pemasaran keripik singkong
aneka rasa dari Desa Bedoyo, yaitu:

- Menentukan target pasar
- Membuat feed dan konten yang menarik serta dekat dengan konsumen
- Menggunakan bahasa atau gaya tulisan yang unik sehingga dapat menarik

perhatian konsumen
- Memberikan promo di awal penjualan dan hari - hari special
- Menerima kritikan dan saran dari para konsumen, serta melayani dengan

baik dan professional
- Menggunakan kemasan ramah lingkungan, misalnya tote bag
- Menggunakan jasa antar seperti JNT, JNE, Sicepat, dll.

 Model bisnis Bisnis Model Canvas (BMC)
Segmen Pelanggan  Keluarga
Proposisi Nilai  Remaja dan mahasiswa
 Anak – anak
Saluran
Kemitraan Pelanggan  Keripik Singkong aneka rasa
(Ayam bakar, Ayam bawang ,
Ayam panggang , Balado, Keju,
Keju pedas level 1 – 3, Jagung
bakar, Jagung manis, Jagung
mentega, BBQ, Asam Pedas, Saos
Padang, Teriyaki, dan Asam
manis).

 Keripik Singkong kemasan oleh –
oleh dan praktis untuk dibawa
kemana – mana.

 Keripik singkong bisa bertahan
dalam waktu yang lama.

 Pembelian bisa dilakukan secara
online maupun offline.

 Terjamin halal dan higenis.
 Menggunakan kemasan ramah

lingkungan
 Pemberdayaan masyarakat di Desa

Bedoyo untuk pengolahan dan
penjualan keripik singkong.
 Media sosial (Instagram dan
Tiktok)
 E – Commerce (Shoppe)
 Penjualan langsung baik secara

Arus Pendapatan online maupun offline.
Sumber Daya Utama  Penjualan keripik Singkong
Aktivitas Utama  Lahan budidaya tanaman singkong

Mitra Utama di Desa Bedoyo
Struktur Biaya  Alat – alat untuk pembuatan keripik

singkong
 Budidaya tamanan singkong.
 Pengolahan singkong menjadi

keripik aneka rasa
 Pemasaran melalui media sosial dan

e –commerce
 Shoppe
 Tiktok
 Instagram
 Rumah kemasan
 Budidaya tamanan singkong
 Biaya panen dan pasca panen
 Biaya pembuatan keripik singkong

aneka rasa
 Biaya kemasan dan pemasaran
 Biaya air dan gas
 Biaya promosi, pajak, dan

perizinan.

DAFTAR PUSTAKA

Soleh, Ahmad. "Strategi pengembangan potensi desa." Jurnal Sungkai 5.1 (2017): 32-52.

Bawono, Icuk Rangga. Optimalisasi potensi desa di Indonesia. Gramedia Widiasarana Indonesia, 2019.

Arianingrum, Retno, Sri Atun, and Sri Handayani. "PELATIHAN TEKNOLOGI OLAHAN BAHAN PANGAN
DARI BAHAN DASAR JAGUNG SEBAGAI ALTERNATIF WIRAUSAHA BAGI MASYARAKAT KURANG

MAMPU DI DUSUN GEMBYONG, NGORO-ORO, KECAMATAN PATUK KABUPATEN GUNUNG
KIDUL."

Aco, Ambo, and Hutami Endang. "Analisis Bisnis E-Commerce pada Mahasiswa Universitas Islam Negeri
Alauddin Makassar." Jurnal INSYPRO (Information System and Processing) 2.1 (2017).

Cahyono, Anang Sugeng. "Pengaruh media sosial terhadap perubahan sosial masyarakat di
Indonesia." Publiciana 9.1 (2016): 140-157.

Aco, Ambo, and Hutami Endang. "Analisis Bisnis E-Commerce pada Mahasiswa Universitas Islam Negeri
Alauddin Makassar." Jurnal INSYPRO (Information System and Processing) 2.1 (2017).

Nurcahyani, Nining. PROGRAM PELATIHAN MAKANAN OLAHAN SINGKONG SEBAGAI SALAH SATU
PENINGKATAN SDM DI BIDANG WIRAUSAHA: Studi Kasus Program Pelatihan Pengolahan Singkong

di Dusun Parugpug Desa Cijambe Kecamatan Paseh Kabupaten Sumedang Jawa Barat. Diss.
Universitas Pendidikan Indonesia, 2013.

LAMPIRAN

Dokumentasi Bersama Dosen Pembimbing
- Pertemuan Pertama, 16 Maret 2022

- Pertemuan Kedua, 1 April 2022

- Pertemuan Ketiga, 6 April 2022
- Pertemuan Keempat, 22 April 2022

- Pertemuan kelima, 11 Mei 2022
- Pertemuan keenam, 24 Mei 2022

- Pertemuan ketujuh, 27 Mei 2022


Click to View FlipBook Version