The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

KOMIK DIGITAL PB 2 KETERAMPILAN

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Emah, 2025-03-11 09:47:04

BANJIR DI MATA EMAK

KOMIK DIGITAL PB 2 KETERAMPILAN

Use sensory details and strong language to develop the characters, setting, and plot. Be descriptive. Think "Show, Don't Tell!" Panggilan yang Tersalah Dail Assalamualaikum! boleh saya bercakap dengan ....... Waalaikumsalam! Nana ke tu? Err..Ya...Saya Nana Dah tiga bulan kau tak telefon. Banjir dah sampai paras dada, nak... emak dah tak ada makanan. Mak! Kenapa mak tak pindah ke pusat pemindahan? Emak tak nak susahkan orang, nak... Mak?! Mak?! [Hati Saya mula kebimbangan...] [Talian tiba-tiba terputus.]


Angkatlah, mak... tolonglah angkat... Ya Allah, selamatkanlah Mak Piah... Usaha Menghubungi Mak Piah Semula Nana... jangan risaukan emak, ya? [Cuba menelefon semula] (Panggilan akhirnya disambut.) Tapi mak ...... Emak redha dengan semuanya. Emak hanya mahu kau bahagia. Jagalah anak dan suami baik-baik, ya? Mak ......


Use sensory details and strong language to develop the characters, setting, and plot. Be descriptive. Think "Show, Don't Tell!" Kunjungan ke Rumah Mak Piah Alhamdulillah! Nana yang masak ke? Ya, mak. Mak, saya akan temankan mak sampai banjir surut. Terima kasih, nak... Mak, saya bawa makanan. Anak emak memang pandai masak.


Saya terbaring sakit di atas katil "Aduh... badan rasa lemah... Macam mana keadaan Mak Piah?" ‘Saya’diserang demam panas selama lima hari.


Use sensory details and strong language to develop the characters, setting, and plot. Be descriptive. Think "Show, Don't Tell!" Emak terlalu baik... sanggup berbohong demi menjaga maruah kami. Aku menyesal... Tragedi dan Penyesalan Mak Piah dah tiada, dia tergelincir dan cedera di kepala...? Ya Allah... apa yang terjadi?! Minggu lepas, emak gembira sangat... katanya aku kirim makanan. Tapi... aku tak pernah kirim apaapa pun. Aku tak pernah telefon pun sebab emak kurang dengar... [Beberapa hari kemudian, setelah sembuh dari demam, ‘Saya’ kembali ke rumah Mak Piah.] Kita berdosa pada emak... [Saya hanya mampu berdoa dalam hati, mengenang wanita yang terlalu mulia hatinya—Mak Piah.]


Click to View FlipBook Version