148 12.3 Install paket-paket aplikasi yang dibutuhkan untuk membangun Mail Server.
149 Setting sesuai Domain.
150 12.4 Membuat Mail Directory. 12.5 Membuat Mail Account. Membuat User1.
151 Membuat User2. 12.6 Konfigurasi Postfix. Konfigurasi file main.cf Tambahkan home mail box directory.
152 Konfigurasi menggunakan Applikasi Pilih Internet Site.
153 Sesuaikan dengan domain pada Bind9. Root dan Postmaster biarkan kosong.
154 Karena sesuai dengan kebutuhan, maka dapat langsung dilanjutkan. Matikan Synkronisasi untuk mempercepat email.
155 Tambahkan 0.0.0.0/0 pada bagian akhir, agar server dapat merelay dari internet. Pilih no untuk menonaktifkan procmail.
156 Untuk menentukan batas mail directory yang bisa digunakan, 0 artinya tidak terbatas. Ekstensi untuk membedakan alamat lokal dengan alamat internet.
157 Menentukan protokol IP yang akan digunakna, pada pratikum ini hanya menggunakna IPv4. Restart postfix, dan Imap.
158 Menambahkan Subdomain pada file Resolve bind9. 12.7 Pengujian Mail Server Melalui Port 25 ( IMAP )
159 Pengujian melalui port 110 ( POP3 ) 12.8 Install dan konfigurasi SquirrelMail sebagai Webmail Server
160 Instalasi SquirrelMail Konfigurasi virtualhost untuk squirrelmail : Konfigurasi Virtual Host.
161 Restart Apache2 12.9 Pengujian Akses dari komputer Client.
162
163 * Terjadi error, hal ini dikarenakan port IMAP yang digunakan Squirrelmail adalalh 149, sedangkan port IMAP dari Courier adalah 110. Sehingga SquirrelMail tidak dapat mengakses Mail Server. Untuk itu maka alterntive lain akan menggunakan davecot sebagai aplikasi transaksi Email. 1. Install Davecot. *.Instalasi dovecot akan menghapus courier. 2. Konfigurasi Dovecot Uncomment bagian mail_location = maildir:~/Maildir dan mail_location = mbox:~/mail:INBOX=/var/mail/%u.
164 Restart Sevice yang di perlukan. Pengujian.
165 User dapa login, namun masih terdapat error, hal ini dapat di tanggulangi dengan menambahkan file untuk setiap user pada ./var/spool/mail/namauser Hasil.
166