Kisah Nabi Nuh AS
Diya Prastiti
Nabi Nuh AS merupakan
nabi yang ketiga. Nabi Nuh
AS termasuk nabi yang
bergelar Ulul Azmi. Nabi
Nuh AS memiliki
ketabahan dan kesabaran
dalam berdakwah .
Nabi Nuh AS berumur sekitar 900 tahun. Lebih
banyak umurnya digunakan untuk berdakwah.
Namun hanya sedikit umatnya yang mengikuti
ajarannya. Banyak umat Nabi Nuh AS yang
ingkar, termasuk anak dan istrinya.
Tidak hanya mengingkari saja. Bahkan banyak dari
umatnya yang ingin membunuh Nabi Nuh AS. Namun
akhirnya usaha mereka gagal . Meskipun penuh
tantangan, Nabi Nuh AS tetap berdakwah.
Nabi Nuh AS mendapat wahyu dari Allah SWT untuk
membuat sebuah kapal besar. Para umat Nabi Nuh AS
menganggap beliau gila karena membuat perahu. Namun
Nabi Nuh AS tidak gentar, beliau tetap menjalankan apa
yang diperintahkan Allah SWT.
Saat perahu selesai dibuat, Allah
kemudian menunjukkan kuasaNya
kepada umat Nabi Nuh AS yang
ingkar. Allah menurunkan hujan
lebat sehingga menyebabkan
banjir yang sangat besar. Umat
Nabi Nuh AS yang tidak taat
sangat kebingungan
menyelamatkan diri.
Nabi Nuh AS beserta para
pengikutnya yang taat segera
menaiki perahu untuk
menyelamatkan diri. Hewan-
hewan juga naik ke atas
perahu. Mereka
menyelamatkan diri dari hujan
dan banjir besar.
Istri dan anak nabi Nuh AS termasuk kaum yang
ingkar. Meski demikian, naluri Nabi Nuh AS tetap
mengajak anak dan istrinya untuk naik ke kapal.
"... Hai anakku, naiklah (ke kapal) bersama kami
dan janganlah kamu berada bersama orang-
orang kafir " (Q.S. Hud : 42).
Namun anaknya tetap menolak untuk naik perahu
hingga akhirnya mati tenggelam. Nabi Nuh AS dan para
pengikutnya yang beriman akhirnya diselamatkan oleh
Allah SWT karena mengikuti perintahNya.
Dari kisah di atas, kita dapat mengambil
pembelajaran bahwa keteguhan dan kesabaran
Nabi Nuh AS adalah hal terpenting untuk berada
di jalan Allah SWT.
TERIMA KASIH