Mengenal Geragih
atau Stolon
Maulidiya Rahma Prastiti, S.Pd.
SDN Sidoharjo I
Suatu hari, Dina membersihkan halaman
rumahnya. Halaman itu penuh dengan rumput
teki. Dina menyiangi rumput di atas tanah
dengan menggunakan sabit. Ia tidak mencabuti
rumput itu sampai akarnya. Beberapa hari
kemudian, di halaman rumah Dina sudah
tumbuh rumput teki lagi. Dina bingung
mengapa rumput teki bisa tumbuh lagi padahal
baru dicabuti?
Yuk, kita belajar materi tentang
perkembangbiakan tumbuhan agar
dapat membantu Dina untuk
mengatasi kebingungannya tadi!
Kita mungkin dapat sangat sering menemukan
rumput teki, karena ia adalah salah satu
tumbuhan yang berkembang biak dengan
cepat dan hidup di lahan terbuka. Tumbuhan
ini adalah salah satu gulma yang sangat sulit
untuk dikendalikan.
Lalu bagaimana cara perkembangbiakan
rumput teki ?
Geragih / Stolon
Rumput teki berkembang biak dengan
geragih (stolon). Geragih adalah sebuah
modifikasi dari batang yang tumbuh
menyamping dan di ruas-ruasnya akan
tumbuh bakal tumbuhan baru yang
tidak bergantung pada induknya.
Geragih dapat tumbuh di atas tanah
maupun di dalam tanah. Geragih yang
tumbuh di dalam tanah terdapat pada
tumbuhan rumput teki.
Sedangkan geragih yang tumbuh di atas tanah terdapat pada
tumbuhan semanggi, stroberi, dan pegagan.
Rumput teki adalah salah satu gulma
yang adaptif. Artinya rumput teki
sebagai gulma dapat dengan cepat
beradaptasi dengan linkungannya.
Hal ini menyebabkan rumput teki
dapat berkembangbiak dengan cepat
dan dapat mempertahankan dirinya
di berbagai lingkungan (seperti
lingkungan panas atau lingkungan
berair) sehingga penyebarannya
sangat cepat.
Keberadaan rumput teki bagi petani
sangat tidak menguntungkan karena
dapat mengganggu tumbuhan utama
dalam proses memperoleh kebutuhannya
seperti mendapat air dan garam - garam
mineral kerna lebih dulu diserap oleh
rumput ini.
Rumput teki juga mampu membuat umbi yang sebenarnya itu
adalah modifikasi dari batang tumbuhan tersebut. Geragih dari
rumput teki dapat tumbuh panjang hingga mencapai
kedalaman sekitar satu meter dalamnya. Dengan kedalaman
satu meter tersebut mengakibatkan para petani tidak dapat
(atau dalam hal lain memerlukan banyak biaya) untuk
menghilangkan keberadaan rumput ini secara keseluruhan dari
sawah mereka. Walaupun sawah terlihat sudah membasmi
rumput ini tapi kenyataannya geragih mereka tetap berada di
dalam tanah dan dapat tumbuh sewaktu-waktu dan menjadi
gulma kembali.
Meskipun rumput teki adalah salah satu gulma
yang sangat sulit untuk dikendalikan, namun di
Indonesia ada yang menjadikan tumbuhan ini
sebagai obat herbal. Sehingga membuat obat
dengan rumput ini dapat dengan mudah
didapatkan bahan bakunya. Dengan demikian kita
tidak perlu menanamnya di pekarangan rumah
kita. Salah satu penyakit yang dapat diobati oleh
rumput reki adalah kencing batu.
Selain mengobati kencing batu
ternyata rumput teki juga dapat
memperlancar buang air besar.
Terima Kasih