The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by farid.fadli, 2023-07-23 03:01:24

BUKU SAKU SEKOLAH PENGGERAK

BUKU SAKU SEKOLAH PENGGERAK

BUKU SAKU SEKOLAH PENGGERAK SEBUAH PENGANTAR Penyunting: Farid Fadli, M.Si. M Arief Fadhillah, M.Pd.


Salam Pendidikan, Kurikulum Merdeka yang tertuang dalam Program Sekolah Penggerak digagas dan diluncurkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim di tahun 2021. Tujuan Program sekolah penggerak adalah menciptakan ekosistem pendidikan yang sesuai dengan visi pendidikan Indonesia. Selain fokus pada pengembangan holistik pada kompetensi literasi, numerasi serta karakter ini, Program Sekolah Penggerak ini juga menitik-beratkan pada kolaborasi antara seluruh elemen pemangku kepentingan sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua, masyarakat dan pemerintah. Selaras dengan visi pendidikan Indonesia, Sekolah Global Mandiri senantiasa bersinergi dengan pemerintah dan mengembangkan diri untuk kemajuan pendidikan di Indonesia. Saya pribadi menyambut senang dengan terbitnya Buku Saku Sekolah Penggerak ini. Harapan saya buku ini dapat mempermudah pemahaman tenaga pendidik dan non-kependidikan dalam memahami Program Sekolah Penggerak ini. Terima kasih S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I PENGANTAR Jupri, S.S., S.Sos.I., M.Pd. Kepala Sekolah SMA Global Mandiri H. Rifa Ariani, S.E., Ak., M.Pd. (Direktur Sekolah Global Mandiri),


PENGANTAR Assalamualaikum Wr.Wb. Puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah SWT karena berkat rahmat dan cinta-Nya, Buku Saku Pengantar Program Sekolah Penggerak dapat dipublikasikan. Pada awal tahun 2021, Pemerintah melalui Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melaksanakan Program Sekolah Penggerak yang bertujuan untuk mewujudkan visi Pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila. Sekolah Global Mandiri berhasil terpilih sebagai satu dari 2500 Sekolah di Indonesia yang menjalankan Program Sekolah Penggerak untuk berakselerasi 1-2 tahap lebih maju untuk menuju kualitas serta pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, Buku saku ini merupakan ringkasan dari materi Sekolah Penggerak yang dibuat untuk memudahkan civitas akademik Sekolah Global Mandiri dalam memahami Program Sekolah Penggerak sehingga bisa mensinergikan dengan Unique Selling Points setiap level yang ada. Selanjutnya Sekolah Global Mandiri juga siap berbagi ilmu untuk mewujudkan pengembangan dan kemajuan pendidikan nasional. Tidak lupa saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu H. Rifa Ariani, S.E., Ak., M.Pd. (Direktur Sekolah Global Mandiri), Bapak Dul Kamit, M.Pd. (Pengawas Pedidikan Kabupaten Bogor), Ibu Yulina Eva Riany, SP., M.Ed., Ph,D. (Pelatih Ahli Sekolah Penggerak), Bapak Drs. Dadang Sufyan Saifulah, M.Pd. (Kepala Cadidsdik Wilayah I Jawa Barat) dan rekan sejawat atas bantuannya dalam penerbitan buku saku ini. Terima kasih dan mohon maaf atas segala kekurangan. Wassalamualaikum Wr.Wb. S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I Jupri, S.S., S.Sos.I., M.Pd. Kepala Sekolah SMA Global Mandiri


"Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu" Ki HajarDewantara.


Kegiatan Belajar Mengajar DAFTAR ISI BUKU SAKU PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK Kurikulum Sekolah Penggerak Filososi KI Hadjar Dewantara Apakah Sekolah Penggerak? Penilaian S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I 1 2 3 4 5 4


1. APAKAH SEKOLAH PENGGERAK?


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I B A G I A N 1 A p a k a h S e k o l a h P e n g g e r a k ? APAKAH SEKOLAH PENGGERAK? Sekolah Penggerak adalah sekolah yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik dengan mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang mencakup kompetensi dan karakter yang diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru). 6


FUNGSI PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK? Sekolah Penggerak adalah katalis untuk mewujudkan visi pendidikan Indonesia S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I YUK TONTON TAUTAN VIDEO BERIKUT B A G I A N 1 A p a k a h S e k o l a h P e n g g e r a k ? 7


VISI PENDIDIKAN Visi Pendidikan Indonesia adalah mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I B A G I A N 1 A p a k a h S e k o l a h P e n g g e r a k ? 8


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I TANTANGAN DUNIA PENDIDIKAN KITA B A G I A N 1 A p a k a h S e k o l a h P e n g g e r a k ? 9


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I 4 TAHAPAN PROSES TRANSFORMASI SEKOLAH INDONESIA B A G I A N 1 A p a k a h S e k o l a h P e n g g e r a k ? 10


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I Program Sekolah Penggerak akan mengakselerasi sekolah untuk bergerak 1-2 tahap lebih maju dalam waktu 3 tahun ajaran B A G I A N 1 A p a k a h S e k o l a h P e n g g e r a k ? 11


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I LIMA INTERVENSI DALAM PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK B A G I A N 1 A p a k a h S e k o l a h P e n g g e r a k ? 12


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I 1. Pendampingan konsultatif dan asimetris Program kemitraan antara Kemendikbud dan pemerintah daerah dimana Kemendikbud memberikan pendampingan implementasi Sekolah Penggerak Kemdikbud melalui UPT di masing masing provinsi akan memberikan pendampingan bagi pemda provinsi dan kab/kota dalam perencanaan Program Sekolah Penggerak. UPT Kemdikbud di masing masing provinsi akan memberikan pendampingan Pemda selama implementasi Sekolah Penggerak seperti fasilitasi Pemda dalam sosialisasi terhadap pihak pihak yang dibutuhkan hingga mencarikan solusi terhadap kendala lapangan pada waktu implementasi B A G I A N 1 A p a k a h S e k o l a h P e n g g e r a k ? 13


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I 2. Penguatan SDM Sekolah Penguatan Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, Penilik, dan Guru melalui program pelatihan dan pendampingan intensif (coaching) one to one dengan pelatih ahli yang disediakan oleh Kemdikbud. B A G I A N 1 A p a k a h S e k o l a h P e n g g e r a k ? 14


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I 3. Pembelajaran dengan paradigma baru Pembelajaran dengan paradigma baru dirancang berdasarkan prinsip pembelajaran yang terdiferensiasi sehingga setiap siswa belajar sesuai dengan kebutuhan dan tahap perkembangannya B A G I A N 1 A p a k a h S e k o l a h P e n g g e r a k ? 15


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I 4. Perencanaan berbasis data Manajemen berbasis sekolah: perencanaan berdasarkan refleksi diri sekolah B A G I A N 1 A p a k a h S e k o l a h P e n g g e r a k ? 16


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I 5. Digitalisasi Sekolah Penggunaan berbagai platform digital bertujuan mengurangi kompleksitas, meningkatkan efisiensi, menambah inspirasi, dan pendekatan yang customized B A G I A N 1 A p a k a h S e k o l a h P e n g g e r a k ? 17


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I APAKAH SEKOLAH PENGGERAK ? YUK TONTON TAUTAN VIDEO BERIKUT B A G I A N 1 A p a k a h S e k o l a h P e n g g e r a k ? 18


2. FILOSOFI KI HADJAR DEWANTARA


FILOSOFI PENDIDIKAN KI HADJAR DEWANTARA “Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani” . S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I Ing Ngarso Sung Tulodo artinya nmenjadi seorang pemimpin harus mampu memberikan suri tauladan. Ing Madyo Mbangun Karso, artinya seseorang ditengah kesibukannya harus juga mampu membangkitkan atau menggugah semangat. Tut Wuri Handayani, seseorang harus memberikan dorongan moral dan semangat kerja dari belakang B A G I A N 2 F i l o s o f i K I H a d j a r D e w a n t a r a 20


POTRET PENDIDIKAN INDONESIA SEJAK ZAMAN KOLONIAL HINGGA KINI S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I B A G I A N 2 F i l o s o f i K I H a d j a r D e w a n t a r a YUK TONTON TAUTAN VIDEO BERIKUT 21


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I ASAS PENDIDIKAN KI HADJAR DEWANTARA Ki Hadjar Dewantara membedakan kata Pendidikan dan Pengajaran dalam memahami arti dan tujuan Pendidikan. Menurut KHD, pengajaran (onderwijs) adalah bagian dari Pendidikan. Pengajaran merupakan proses Pendidikan dalam memberi ilmu atau berfaedah untuk kecakapan hidup anak secara lahir dan batin. Sedangkan Pendidikan (opvoeding) memberi tuntunan terhadap segala kekuatan kodrat yang dimiliki anak agar ia mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai seorang manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Jadi menurut KHD (2009), “pendidikan dan pengajaran merupakan usaha persiapan dan persediaan untuk segala kepentingan hidup manusia, baik dalam hidup bermasyarakat maupun hidup berbudaya dalam arti yang seluas-luasnya”. Pendidikan adalah tempat persemaian benih-benih kebudayaan dalam masyarakat. KHD memiliki keyakinan bahwa untuk menciptakan manusia Indonesia yang beradab maka pendidikan menjadi salah satu kunci utama untuk mencapainya. Pendidikan dapat menjadi ruang berlatih dan bertumbuhnya nilai-nilai kemanusiaan yang dapat diteruskan atau diwariskan. B A G I A N 2 F i l o s o f i K I H a d j a r D e w a n t a r a 22


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I DASAR-DASAR PENDIDIKAN Ki Hadjar menjelaskan bahwa tujuan pendidikan yaitu: "menuntun segala kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Oleh sebab itu, pendidik itu hanya dapat menuntun tumbuh atau hidupnya kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak, agar dapat memperbaiki laku nya (bukan dasarnya) hidup dan tumbuh nya kekuatan kodrat anak” Dalam menuntun laku dan pertumbuhan kodrat anak, KHD mengibaratkan peran pendidik seperti seorang petani atau tukang kebun. Anak-anak itu seperti biji tumbuhan yang disemai dan ditanam oleh pak tani atau pak tukang kebun di lahan yang telah disediakan. Anak-anak itu bagaikan bulir-bulir jagung yang ditanam. Bila biji jagung ditempatkan di tanah yang subur dengan mendapatkan sinar matahari dan pengairan yang baik maka meskipun biji jagung adalah bibit jagung yang kurang baik (kurang berkualitas) dapat tumbuh dengan baik karena perhatian dan perawatan dari pak tani. Demikian sebaliknya, meskipun biji jagung itu disemai adalah bibit berkualitas baik namun tumbuh di lahan yang gersang dan tidak mendapatkan pengairan dan cahaya matahari serta ‘tangan dingin’ pak tani, maka biji jagung itu mungkin tumbuh namun tidak akan optimal. B A G I A N 2 F i l o s o f i K I H a d j a r D e w a n t a r a 23


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I DASAR-DASAR PENDIDIKAN Dalam proses ‘menuntun’ anak diberi kebebasan namun pendidik sebagai ‘pamong’ dalam memberi tuntunan dan arahan agar anak tidak kehilangan arah dan membahayakan dirinya. Seorang ‘pamong’ dapat memberikan ‘tuntunan’ agar anak dapat menemukan kemerdekaannya dalam belajar. B A G I A N 2 F i l o s o f i K I H a d j a r D e w a n t a r a KHD menjelaskan bahwa dasar Pendidikan anak berhubungan dengan kodrat alam dan kodrat zaman. Kodrat alam berkaitan dengan “sifat” dan “bentuk” lingkungan di mana anak berada, sedangkan kodrat zaman berkaitan dengan “isi” dan “irama” KHD mengelaborasi Pendidikan terkait kodrat alam dan kodrat zaman sebagai berikut 24


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I KODRAT ALAM DAN KODRAT ZAMAN “Dalam melakukan pembaharuan yang terpadu, hendaknya selalu diingat bahwa segala kepentingan anak-anak didik, baik mengenai hidup diri pribadinya maupun hidup kemasyarakatannya, jangan sampai meninggalkan segala kepentingan yang berhubungan dengan kodrat keadaan, baik pada alam maupun zaman. Sementara itu, segala bentuk, isi dan wirama (yakni cara mewujudkannya) hidup dan penghidupannya seperti demikian, hendaknya selalu disesuaikan dengan dasar-dasar dan asas-asas hidup kebangsaan yang bernilai dan tidak bertentangan dengan sifat-sifat kemanusiaan” (Ki Hadjar Dewantara, 2009, hal. 21) KHD hendak mengingatkan pendidik bahwa pendidikan anak sejatinya melihat kodrat diri anak dengan selalu berhubungan dengan kodrat zaman. Bila melihat dari kodrat zaman saat ini, pendidikan global menekankan pada kemampuan anak untuk memiliki Keterampilan Abad 21 dengan melihat kodrat anak Indonesia sesungguhnya. KHD mengingatkan juga bahwa pengaruh dari luar tetap harus disaring dengan tetap mengutamakan kearifan lokal budaya Indonesia. Oleh sebab itu, isi dan irama yang dimaksudkan oleh KHD adalah muatan atau konten pengetahuan yang diadopsi sejatinya tidak bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan. KHD menegaskan juga bahwa didiklah anak-anak dengan cara yang sesuai dengan tuntutan alam dan zamannya sendiri. B A G I A N 2 F i l o s o f i K I H a d j a r D e w a n t a r a 25


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I BUDI PEKERTI Menurut KHD, budi pekerti, atau watak atau karakter merupakan perpaduan antara gerak pikiran, perasaan dan kehendak atau kemauan sehingga menimbulkan tenaga. Budi pekerti juga dapat diartikan sebagai perpaduan antara Cipta (kognitif), Karsa (afektif) sehingga menciptakan Karya (psikomotor). Sedih merupakan perpaduan harmonis antara cipta dan karsa demikian pula Bahagia. Lebih lanjut KHD menjelaskan, keluarga menjadi tempat yang utama dan paling baik untuk melatih pendidikan sosial dan karakter baik bagi seorang anak. Keluarga merupakan tempat bersemainya pendidikan yang sempurna bagi anak untuk melatih kecerdasan budi-pekerti (pembentukan watak individual). Keluarga juga menjadi ruang untuk mempersiapkan hidup anak dalam bermasyarakat dibanding dengan pusat pendidikan lainnya. Alam keluarga menjadi ruang bagi anak untuk mendapatkan teladan, tuntunan, pengajaran dari orang tua. Keluarga juga dapat menjadi tempat untuk berinteraksi sosial antara kakak dan adik sehingga kemandirian dapat tercipta karena anak-anak saling belajar antar satu dengan yang lain dalam menyelesaikan persoalan yang mereka hadapi. Oleh sebab itu, Peran orang tua sebagai guru, penuntun dan pemberi teladan menjadi sangat penting dalam pertumbuhan karakter baik anak. B A G I A N 2 F i l o s o f i K I H a d j a r D e w a n t a r a 26


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I KERANGKA PEMIKIRAN KI HADJAR DEWANTARA B A G I A N 2 F i l o s o f i K I H a d j a r D e w a n t a r a Untuk memahami secara garis besar Filosofi Pendidikan Ki Hadjar Dewantara (KHD), Mari kita cermati kumpulan tulisan Ki Hadjar Dewantara mengenai pendidikan telah disajikan secara lengkap dalam buku terbitan Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa. Buku yang diterbitkan pada tahun 1961 tersebut bertajuk “Karya Ki Hadjar Dewantara, Bagian Pertama: Pendidikan”. Beberapa tokoh, misalnya Bartolomeus Samho (2013), juga menuliskan catatannya mengenai pemikiran KHD. YUK TONTON TAUTAN VIDEO BERIKUT 27


3. KURIKULUM SEKOLAH PENGGERAK


KERANGKA DASAR KURIKULUM S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I B A G I A N 3 K u r i k u l u m S e k o l a h P e n g g e r a k 29


KEWENANGAN PUSAT DAN SATUAN PENDIDIKAN S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I B A G I A N 3 K u r i k u l u m S e k o l a h P e n g g e r a k 30


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I B A G I A N 3 K u r i k u l u m S e k o l a h P e n g g e r a k 31


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I B A G I A N 3 K u r i k u l u m S e k o l a h P e n g g e r a k 32


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I B A G I A N 3 K u r i k u l u m S e k o l a h P e n g g e r a k 33


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I B A G I A N 3 K u r i k u l u m S e k o l a h P e n g g e r a k 34


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I B A G I A N 3 K u r i k u l u m S e k o l a h P e n g g e r a k 35


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I B A G I A N 3 K u r i k u l u m S e k o l a h P e n g g e r a k 36


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I B A G I A N 3 K u r i k u l u m S e k o l a h P e n g g e r a k


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I B A G I A N 3 K u r i k u l u m S e k o l a h P e n g g e r a k


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I B A G I A N 3 K u r i k u l u m S e k o l a h P e n g g e r a k


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I B A G I A N 3 K u r i k u l u m S e k o l a h P e n g g e r a k


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I B A G I A N 3 K u r i k u l u m S e k o l a h P e n g g e r a k


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I B A G I A N 3 K u r i k u l u m S e k o l a h P e n g g e r a k


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I B A G I A N 3 K u r i k u l u m S e k o l a h P e n g g e r a k


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I B A G I A N 3 K u r i k u l u m S e k o l a h P e n g g e r a k


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I B A G I A N 3 K u r i k u l u m S e k o l a h P e n g g e r a k


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I B A G I A N 3 K u r i k u l u m S e k o l a h P e n g g e r a k


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I B A G I A N 3 K u r i k u l u m S e k o l a h P e n g g e r a k


S E K O L A H G L O B A L M A N D I R I B A G I A N 3 K u r i k u l u m S e k o l a h P e n g g e r a k


4. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR


Click to View FlipBook Version