The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by nokly21, 2022-08-19 09:25:21

Bahan Ajar_2_Revisi

Bahan Ajar_2_Revisi

HUKUM I KIRCHOFF

1 Modul Hukum Ohm Kelas IX

PENDAHULUAN

Setelah kalian mempelajari modul ini diharapkan kalian memiliki kompetensi dasar :

Kegiatan Belajar 2: Hukum Ohm & Hukum I
Kirchoff

Modul ini dibagi menjadi 3 kegiatan belajar, yaitu:
Tujuan modul ini adalah kalian memahami materi hukum Ohm dan hukum I kirchoff, dengan indikator
PencapaianKompetensi sebagai berikut :
1. Menjelaskan konsep hukum Ohm dan hukum kirchoff
2. Menganalisis hubungan antara Kuat arus, tegangan dan hambatan
3. Menghitung nilai kuat arus,tegangan dan hambatan
4. Merancang rangkaian listrik seri dan pararel sesuai dengan gambar
5. Mengukur kuat arus dan tegangan listrik

2 Modul Hukum Ohm Kelas IX

Bagaimana cara menggunakan modul ini?

1. Berdoa dulu sebelum belajar
2. Membaca dengan teliti dan fokus
3. Bila ada yang perlu ditandai atau diberi catatan berilah tanda
4. Bila ada yang belum paham bertanyalah pada guru pada saat pembelajaran atau diskusi
5. Mencobalah secara mandiri semua kegiatan virtual Laboratory yang ada di modul sesuai

dengan petunjuk
6. Kerjakan latihan soal yang terdapat pada bahan ajar secara madiri dan jangan melihat kunci

jawaban dulu.
7. Bila belum paham dengan teorinya silahkan dibaca berulang-ulang da bertanyalah pada guru
Semoga Modul ini bisa memberikan kemudahan pada kalian dalam mempelajari IPA materi Listrik
Dinamis.

Selamat Belajar dan Semoga Sukses

3 Modul Hukum Ohm Kelas IX

HUKUM OHM dan HUKUM I KIRCHOFF

Hambatan dan Hukum Ohm
Hambatan atau resistensi memiliki lambang R merupakan nilai perbandingan antara beda

potensial dan arus yang mengalir. George Simon Ohm merumuskan hukum Ohm :
“Besar kuat arus listrik yang mengalir pada suatu penghantar berbanding lurus dengan beda
potensial ujung-ujung penghantar tersebut”

V IR

R = hambatan, dalam Ohm ()
V = beda potensial listrik, dalam Volt (V)
I = kuat arus listrik, dalam Ampere (A)
Untuk memudahkan kalian mengingat rumus ini, dapat dilihat pada gambar di bawah yang
mengilustrasikan rumus hukum Ohm :

Hambatan suatu penghantar berbanding lurus dengan panjang hambatan dan
berbanding terbalik dengan luas penampangnya :

R = hambatan, dalam Ohm ()
 = hambat jenis bahan, Ohm.meter ( meter)
l = panjang penghantar (m)
A = luas penampang (m2)

4 HUKUM OHM d a n H U K U M I K I R C H O F F Modul Kelas IX

Dalam alirannya, arus listrik juga mengalami cabang-cabang. Ketika arus listrik melalui percabangan
tersebut, arus listrik terbagi pada setiap percabangan dan besarnya tergantung ada tidaknya
hambatan pada cabang tersebut. Bila hambatan pada cabang tersebut besar maka akibatnya arus listrik
yang melalui cabang tersebut juga mengecil dan sebaliknya bila pada cabang, hambatannya kecil
maka arus listrik yang melalui cabang tersebut arus listriknya besar.
Selanjutnya hubungan jumlah kuat arus listrik yang masuk ke titik percabangan/ simpul dengan jumlah
kuat arus listrik yang keluar dari titik percabangan akan diselidiki pada aktivitas belajar yang akan
kalian lakukan.
Arus listrik yang telah kalianpelajari bahkan sudah kalian pahami itu, bila mengalir maka seperti aliran
air yaitu dari dataran lebih tinggi ke dataran lebih rendah atau arus listrik itu merupakan aliran arus dari
potensial tinggi disebut kutubpositif melalui kabel (rangkaian luar) menuju potensial rendah disebut kutub
negatif.

Dari percobaan nanti akan didapatkan bahwa penunjukkan ampere meter A1 sama dengan
penjumlahan penunjukkan A2 + A3. Hal tersebut dikenal sebagai hukum I Kirchhoff yang berbunyi:

Jumlahkuataruslistrikyangmasuk ke suatutitiksimpulsamadengan jumlah kuat arus listrik
yang keluar dari titik simpul tersebut.

Hukum I Kirchhoff tersebut sebenarnya tidak lain sebutannya dengan hukum kekekalan muatan
listrik seperti tampak dalam analogi pada gambar di bawah ini. Hukum I Kirchhoff secara matematis
dapat dituliskan sebagai:

 I =  Ikeluar  dibaca ‘sigma’ artinya jumlah

masuk

Rangkaian Listrik
Rangkaian listrik adalah sebuah jalur atau rangkaian sehingga elektron dapat megalir dari sumber
tegangan. Proses perpindahan elektron inilah yang kita kenal sebagai listrik. Oleh karena itu kabel
dipakai pada rangkaian listrik karena kabel terbuat dari tembaga yang dapat meghantarkan arus listrik.
Tempat dimana elektron masuk dalam rangkaian listrik dinamakan sumber listrik. Setiap bendayang
memakai listrik untuk penggunaannya disebut sebagai beban listrik. Beban beban listrik tersebutdalam
sebuah rangkaian digambarkan sebagai sebuah hambatan. Hambatan dapat disusun secara seri
ataupun pararel dalam suatu rangkaian.

1. Hambatan seri merupakan sebuah hambatan listrik yang disusun secara berderetan hanya
melalui satu jalur aliran listrik. Hambatan secara seri digambarkan seperti berikut

R1 R2 R3

5 HUKUM OHM d a n H U K U M I K I R C H O F F Modul Kelas IX

Nilai hambatan seri (hambatan pengganti) dapat dihitung dengan :
= 1 + 2 + 3 + ⋯

2. Hambatan Pararel merupakan hambatan listrik yang disusun sejajar dimana terdapat lebih
dari satu jalur listrik (bercabang) secara pararel. Hambatan pararel digambarkan seperti
berikut :
R1
R2
R3

Hambatan paralel dapat diganti dengan hambatan pengganti dengan ketentuan :
1 111
= + + +⋯

Untuk memahami materi tentang hambatan pengganti seri dan pararel, cobalah latihan soal berikut!
Tentukan nilai hambatan pengganti pada rangkaian-rangkaian hambatan di bawah ini!

1. 2. 3.

Untuk lebih jelas tentang rangkaian seri dan pararel, perhatikan gambar di bawah ini ya....

6 HUKUM OHM d a n H U K U M I K I R C H O F F Modul Kelas IX

Ternyata jika suatu hambatan dirangkai secara seri atau pararel akan sangat mempengaruhi nilai
Kuat arus dan tegangannya. Berikut perbedaanya....

Sifat Rangkaian Seri dan Rangkaian Pararel

R : Hambatan Rangkaian Seri Rangkaian Pararel
Memperbesar Memperkecil

V : Tegangan Terbagi, V1+v2+V3 = Vs Sama, V1=V2=V3= Vp

I : Arus Tetap, I1=I2=I3+Is Terbagi, I1+I2+I3 = Ip

Aktivitas 2.2. Mengetahui hubungan antara kuat arus dan tegangan jika lampu diganti
dengan hambatan.

Apa yang harus kalian lakukan?

1. Silahkan buka link : https://phet.colorado.edu/sims/html/circuit-construction-kit-
dc-virtual-lab/latest/circuit-construction-kit-dc-virtual-lab_in.html atau gunakan Kit
Listrik yang tersedia

2. Susunlah baterai,kabel,resistor, saklar dan voltmeter dan amperemeter seperti
gambar dibawah ini!

12 34

3. Perhatikan nilai yang tertera pada ampere meter dan voltmeter pada masing-
masing rangkaian.

4. Apakah ada perbedaan jika jumlah baterainya diubah-ubah?

5.Apakah ada perbedaan nilai jika lampu diganti denga resistor?

7 HUKUM OHM d a n H U K U M I K I R C H O F F Modul Kelas IX

EVALUASI

Pilihlah jawaban yang tepat!

1. Diketahui ilai sebuah tengagan pada suatu rangkaian sebesar 24 Volt dan nilai arus
yang terbaca pada amperemeter sebesar 10mA. Nilai resistensinya adalah ....
a. 24000 ohm
b. 2400 ohm
c. 240 ohm
d. 2,4 ohm

2. Seorang teknisi komputer merangkai 2 buah hambatan untuk membuat jaringan di
kelas baru. Perbandingan antara hambatan pengganti dari Rangkaian I yang tersusun
secara paralel dan Rangkaian II yang tersusun seri adalah ....

a. 4 : 1
b. 1 : 4
c. 2 : 1
d. 1 : 2
3. Sekelompok siswa di kelas melakukan percobaan Hukum Ohm dengan mengukur
Tegangan dan Hambatan dengan menggunakan Multimeter. Tabel hasil percobaan
diperoleh sebagai berikut.

percobaan ke berapa yang menunjukankan kuat arus yang paling besar ke yang paling
kecil adalah ....

a. percobaan 1, 3, 2, 4
b. percobaan 1,4, 2, 3
c. percobaan 3, 4, 2, 1
d. percobaan 3, 2, 4, 1
4. Perhatikan gambar rangkaian listrik dibawah ini. N

Nilai kuat arus listrik yang menglair pada rangkaian
tersebut adalah ....

a. 0,5 A
b. 1 A
c. 2 A
d. 6 A

8 HUKUM OHM d a n H U K U M I K I R C H O F F Modul Kelas IX

5. Sebuah resistor memiliki hambatan sebesar 0,5 KiloOhm yang dihubungkan dengan
sebuah baterai. Ketika arus yang mengalir pada resistor sebesar 6 mA. Besar
tegangan dari baterai tersebut adalah ....
a. 300 A
b. 30 A
c. 3 A
d. 0,3 A

KUNCI JAWABAN
1. B
2. B
3. D
4. A
5. C

9 HUKUM OHM d a n H U K U M I K I R C H O F F Modul Kelas IX

DAFTAR PUSTAKA

Tim Abdi Guru.2018.IPA TERPADU Untuk SMP/MTs Kelas IX.Jakarta.Erlangga
Dr.Eka Cahya Prima,S.Pd.M.T.2019.Pendalaman Materi IPA Modul 5 Gelombang Optik dan Listrik
Magnet.Jakarta. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan
https://www.utakatikotak.com/kongkow/detail/8812/Contoh-Soal-dan-Pembahasan-Listrik-Dinamis-
Kelas-9-SMP
https://smpn95jakarta.files.wordpress.com/2014/09/rangkuman-listrik-dinamis.pdf
https://bacacoding.blogspot.com/2020/02/contoh-soal-hukum-ohm-dan-pembahasan.html
https://kisikisisoaldanmateripelajaran365.blogspot.com/2019/10/contoh-soal-hots-rangkaian-
listrik.html
https://www.academia.edu/37116802/MODUL_22_LISTRIK_DINAMIS
https://muda.kompas.id/baca/2020/05/12/menganalogikan-bunyi-hukum-kirchoff-1-dalam-
kehidupan/

10 HUKUM OHM d a n H U K U M I K I R C H O F F Modul Kelas IX


Click to View FlipBook Version