The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

MODUL PEMBELAJARAN DENGAN CANVA DAN ANYFLYP

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by dewi herlandasari, 2023-06-09 07:12:21

MODUL PEMBELAJARAN DENGAN CANVA DAN ANYFLYP

MODUL PEMBELAJARAN DENGAN CANVA DAN ANYFLYP

MODUL AJAR ONLINE Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas IX Semester Genap SMP Negeri 18 Tasikmalaya Dewiyanti Herlandasari,S.IP.,S.Pd


KATA PENGANTAR Puji Syukur Kami Panjatkan Kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan nikmat sehat serta karunia Nya, sehingga saya sebagai penulis dapat menyelesaikan Modul Ajar Online Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas IX Semester Genap SMP Negeri 18 Tasikmalaya ini dengan lancar. Penulis menyadari bahwa terselesaikannya modu ini berkat adanya bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis sampaikan banyak terima kasih dan semoga amal baiknya dibalas oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Penulis pun menyadari bahwa modul ini masih jauh dari kesempurnaan, masih banyak kekurangan dan kesalahan, sehingga penulis berlapang dada untuk menerima kritik konstruktif dan saran yang transparan dari semua pihak dalam upaya pencapaian kesempurnaan di masa mendatang. Penulis berharap modul ini dapat bermanfaat bagi peserta didik maupun berbagai pihak untuk kemudahan belajar dari rumah secara online. Tasikmalaya, Januari 2021 Penulis Dewiyanti Herlandasari, S.IP.S.Pd NIP. 19811203 201101 2 013


LEMBAR PENGESAHAN............................................................................................................................................................1 KATA PENGANTAR....................................................................................................................................................................2 DAFTAR ISI................................................................................................................................................................................3 DAFTAR TUGAS MANDIRI BAB IV MAKNA DAN PRINSIP PERSATUAN...........................................................................................................................4 A. Makna Persatuan dalam Kebangsaan............................................................................................................................4 B. Prinsip Persatuan dalam Keberagaman Suku, Agama, Ras dan Antar golongan.................................................8 C. Permasalahan Yang Muncul dalam Keberagaman Suku, Agama, Ras dan Antar golongan.............................10 D. Upaya Pencegahan Konflik yang Bersifat SARA........................................................................................................14 BAB V PRINSIP HARMONI DALAM KEBERAGAMAN SUKU, AGAMA, RAS DA ANTAR GOLONGAN DAN GENDER DALAM BINGKAI BHINNEKA TUNGGAL IKA....................................................................................................17 A. Keberagaman SARA di Indonesia..................................................................................................................................18 B. Prinsip Harmoni dalam Keberagaman Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan.................................................23 C. Permasalahan Keberagaman Masyarakat Indonesia...............................................................................................25 D. Upaya Menjaga Keharmonisan dalam Keberagaman Masyarakat.......................................................................31 BAB VI BELA NEGARA DALAM KONTEKS NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA................................................33 A. Makna Bela Negara..........................................................................................................................................................34 B. Perundang-undangan yang Mengatur Bela Negara................................................................................................38 C. Perjuangan Mempertahankan Kesatuan NKRI..........................................................................................................41 D. Ancaman Terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia....................................................................................43 E. Semangat dan Komitmen Persatuan dan Kesatuan Nasional dalam Mengisi dan Mempertahankan NKRI...................................................................................................................................................................................46 F. Perwujudan Bela Negara dalam Berbagai Aspek Kehidupan................................................................................47 DAFTAR PUSTAKA.................................................................................................................................................................54 DAFTAR ISI


Tugas Mandiri 1........................................................................................7 Tugas Mandiri 2.....................................................................................16 Tugas Mandiri 3.....................................................................................22 Tugas Mandiri 4.....................................................................................30 Tugas Mandiri 5.....................................................................................32 Tugas Mandiri 6.....................................................................................37 Tugas Mandiri 7.....................................................................................39 Tugas Mandiri 8.....................................................................................42 Tugas Mandiri 9.....................................................................................45 Tugas Mandiri 10...................................................................................52 Halaman DAFTAR TUGAS MANDIRI


Rasa persatuan dan kesatuan menjalin rasa kebersamaan dan saling melengkapi antara satu dengan yang lain. Menjalin rasa kemanusiaan dan sikap saling toleransi serta rasa harmonis untuk hidup berdampingan. Menjalin rasa persahabatan, kekeluargaan, dan sikap tolong menolong antar sesama, serta sikap nasionalisme. 3 makna penting di dalam persatuan dan kebangsaan, yaitu: A. Makna Persatuan dalam Kebangsaan BAB IV MAKNA DAN PRINSIP PERSATUAN Persatuan berasal dari kata satu yang artinya tidak terpecah-belah atau utuh Apa hubungan gambar diatas dengan persatuan?


Tahukah kamu bahwa bangsa Indonesia adalah Negara kesatuan yang terbentuk melalui rasa persatua. Proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia merupakan awal dibentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Negara Indonesia yang diproklamasikan oleh para pendiri negara adalah negara kesatuan. Pasal 1 ayat (1) UUD. Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menyatakan, “Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik”. Sila ketiga Pancasila menegaskan kembali bagaimana tekad bangsa Indonesia mewujudkan persatuan. Persatuan identik dengan dengan kesatuan


Makna persatuan dalam kebangsaan yang sesungguhnya adalah adanya rasa persatuan bangsa dari seluruh rakyat yang mendiami wilayah Indonesia sekalipun memiliki perbedaan suku, agama, rasa dan golongan. Rasa persatuan tersebut telah mendorong bangsa Indonesia untuk mencapai kehidupan yang bebas dan independen dalam wadah negara yang merdeka dan berdaulat. Pertahanan Keamanan Nasional menjadi kepentingan bersama seluruh bangsa yang diatur oleh Negara.


TUGAS MANDIRI 1 Lakukan evaluasi diri tentang upaya yang kalian lakukan dalam membina persatuan dan kesatuan diberbagai lingkungan. Tulislah hasil evaluasi kalian didalam tabel dibawah ini! Setelah selesai silahkan kirimkan tugas ke link Google Classroom dibawah ini ! https://classroom.google.com/c/MzcxOTkyMjA3OTA0?cjc=eqvemcb


2) Prinsip Nasionalisme Indonesia Kita mencintai bangsa kita, tidak berarti bahwa kita mengagungagungkan bangsa kita sendiri. Nasionalisme Indonesia tidak berarti bahwa kita merasa lebih unggul daripada bangsa lain. 1) Prinsip Bhineka Tunggal Ika mengakui bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang terdiri dari berbagai suku, bahasa, agama dan adat kebiasaan yang membuat kita bersatu sebagai bangsa Indonesia. B. Prinsip Persatuan dalam Keberagaman Suku, Agama, Ras dan Antargolongan Prinsip-prinsip persatuan dan kesatuan dari keberagaman di Indonesia adalah sebagai berikut: 3) Prinsip Kebebasan yang Bertanggungjawab Manusia Indonesia adalah makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Ia memiliki kebebasan dan tanggung jawab tertentu terhadap dirinya, terhadap sesamanya dan dalam hubungannya dengan Tuhan Yang maha Esa.


4) Prinsip Wawasan Nusantara Kedudukan manusia Indonesia ditempatkan dalam kerangka kesatuan politik, sosial, budaya, ekonomi, serta pertahanan keamanan sehingga manusia Indonesia merasa satu, senasib sepenanggungan, sebangsa dan setanah air, serta mempunyai satu tekad dalam mencapai cita-cita pembangunan nasional. 5) Prinsip Persatuan Pembangunan untuk Mewujudkan Cita-cita Reformasi Dengan semangat persatuan Indonesia kita harus dapat mengisi kemerdekaan serta melanjutkan pembangunan menuju masyarakat yang adil dan makmur.


C. Permasalahan yang Muncul dalam Keberagaman Suku, Agama, Ras dan Antargolongan Manusia memiliki banyak macam perbedaan, perbedaan inilah yang selalu menimbulkan Permasalahan yang terjadi di dunia dalam sistem sosial yang bernama negara, bangsa, organisasi, perusahaan dan bahkan dalam system sosial terkecil yang bernama keluarga dan pertemanan.


Adanya tindakan kekerasan yang dilakukan sekelompok Ras atau Agama tertentu kepada Ras atau agama yang lain. Adanya penindasan dari kelompok yang kaya kepada kelompok masyarakat yang miskin. Adanya sikap yang merasa dirinya paling baik dan paling benar dari pada orang lain. Adanya sikap yang merendahkan orang lain, agama lain atau ras yang berbeda. Adanya sikap tidak mau bergaul dan berteman dengan orang lain yang berbeda ras, agama dan golongan. Beberapa contoh permasalahan yang muncul dalam keberagaman suku, agama, ras dan antargolongan, antara lain:


Salah satu upaya mengatasi permasalahan yang muncul dalam keberagaman suku, agama, ras dan antargolongan adalah dengan menumbuhkan rasa memiliki, rela berkorban dan cinta tanah air, serta memahami dan menghayati berbagai lambang kedaulatan dan tanda kehormatan bangsa sebagai simbol persatuan Indonesia. Perlu kamu ketahui bahwa negara kita memiliki lambang-lambang kedaulatan dan tanda kehormatan sebagai bangsa Indonesia.


Adapun lambang-lambang kedaulatan dan tanda kehormatan sebagai bangsa Indonesia antara lain: Bendera Merah Putih Garuda Pancasila Lagu kebangsaan Indonesia Raya Kekayaan alam dan budaya


Salah satu upaya pencegahan konflik yang bersifat SARA adalah dengan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Tugas ini merupakan kewajiban seluruh rakyat Indonesia termasuk kalian sebagai siswa yang menjadi generasi penerus menuntut perilaku yang mampu mendukung persatuan dan kesatuan karena negara ini tidak hanya terdiri atas satu golongan suku, ras, dan agama, tetapi banyak sekali golongan yang ada di tanah air kita tercinta. Dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika mari kita perkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. D. Upaya Pencegahan Konflik yang Bersifat SARA


Menanamkan sikap cinta kasih. Penanaman kembali persatuan Indonesia dalam “Bhineka Tunggal Ika”. Penegasan hukum yang berlaku. yang menyalahgunakan kekuasaan untuk membeli hukum. Pemerintah yang cepat tanggap dalam setiap permasalahan yang ada di masyarakat. Beberapa contoh sikap untuk mencegah dan mengatasi konflik SARA : 1. 2. 3. 4.


Cari satu contoh kasus konflik (yang sudah terjadi) yang berkaitan Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA) atau salah satunya. Kemudian tulisankan upaya untuk mengatasi konflik tersebut. Tugas Mandiri 2 Setelah selesai silahkan kirimkan tugas ke link Google Classroom dibawah ini ! https://classroom.google.com/c/MzcxOTkyMjA3OTA0?cjc=eqvemcb


BAB V PRINSIP HARMONI DALAM KEBERAGAMAN SUKU, AGAMA, RAS, DAN ANTARGOLONGAN DAN GENDER DALAM BINGKAI BHINNEKA TUNGGAL IKA


A. Keberagaman SARA di Indonesia Pernahkan Kamu melihat pertandingan sepak bola?


Jika ya, untuk memahami keberagaman sebagai sebuah potensi besar dalam pembangunan dapat dijelaskan dengan memahami kedudukan dan peran para pemain sepak bola. Ada banyak perbedaan kedudukan dan posisi dalam permain sepak bola seperti Penjaga Gawang (Goal-Keeper), Bek / Pemain Bertahan (Defender), Bek Tengah (CenterBack), Bek Sayap (WingBack), Gelandang (Midfielder) Gelandang Bertahan (Defending-Midfielder), Gelandang Tengah (Center-Midfielder), Penyerang (Forward), Penyerang Tengah (Center-Forward). Namun karena semua posisi yang berbeda tersebut bekerja sama dan mempunyai tujuan yang sama (mencetak gol) dipimpin oleh seorang kapten tim maka akan diperoleh hasil yang maksimal. Namun, jika keragaman (kebhinekaan) jika tidak dikendalikan dapat membuat masyarakat Indonesia berbeda pendapat dan mengakibatkan terjadinya konflik. Munculnya perasaan kedaerahan serta kesukuan yang berlebihan dan dibarengi tindakan yang dapat merusak persatuan dapat mengancam keutuhan NKRI.


Pengertian harmoni menurut id.wikipedia.org berasal dari bahasa Yunani dari kata harmonia yang berarti terikat secara serasi/sesuai. Pada bidang musik, sejak abad pertengahan pengertian harmoni tidak mengikuti pengetian yang pernah ada sebelumnya, harmoni tidak lagi menekankan pada urutan bunyi dan nada yang serasi, namun keserasian nada secara bersamaan. Apa pengertian dari harmoni..?


siapa yang tidak ingin hidup dalam kedamaian? siapa pula yang ingin hidup dalam kondisi yang terus dilanda konflik? Harmoni dalam keberagaman ini, akan melahirkan sebuah kedamaian. Karena itulah, membangun kesadaran tentang kedamaian sejak dari dalam pikiran perlu ditanamkan pada diri kita masingmasing. Dan faktanya, Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi perdamaian. Indonesia menghargai keberagaman dan memberikan ruang kepada siapa saja yang ingin mewujudkan perdamaian. Mari kita tanamkan pada diri kita, bahwa Indonesia bukanlah negara konflik.


Lakukan analisis, mengapa menghormati orang lain itu sangat penting! Jelaskan mengapa provokasi yang menyesat tidak boleh dilakukan! 1. 2. Tugas Mandiri 3 Setelah selesai silahkan kirimkan tugas ke link Google Classroom dibawah ini ! https://classroom.google.com/c/MzcxOTkyMjA3OTA0?cjc=eqvemcb


B. Prinsip Harmoni dalam Keberagaman Suku, Agama, Ras, Dan Antargolongan (SARA) Mengedepankegalitarianisme atau kesetaraan saling pengertian antara sesama anggota masyarakat Mengutamakan Toleransi yang tinggi


M e n j u n gj u n g t i n g g i K e t e r b u k a a n ) P e n g h a r g a a n k e p a d a o r a n g b e r d a s a r k a n p r e s t a s i, b u k a n p r e s t i s e s e p e r t i k e t u r u n a n k e s u k u a n, r a s, d a n l a i n - l a i n


C. Permasalahan Keberagaman Masyarakat Indonesia Salah satu karakteristik keberagaman adalah adanya perbedaan. Perbedaan yang tidak terselesaikan dapat berkembang menjadi konflik. Konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih, salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya


Berikut uraian konflik berdasarkan jenisnya: Konflik antar golongan Konflik antar suku Konflik antar ras Konflik antar agama


Sanksi terhadap pelanggar atas norma tidak tegas atau lemah. Norma-norma sosial tidak berfungsi dengan baik. Adanya pertentangan norma-norma dalam masyarakat. Tidak adanya persamaan pandangan antar kelompok. Tindakan anggota masyarakat sudah tidak lagi sesuai dengan norma yang berlaku. Tidak terjadi proses disosiatif. Lalu apa penyebab konflik dalam masyarakat? Gejala yang menunjukkan adanya konflik sosial dalam masyarakat antara lain sebagai berikut : 1. 2. 3. 4. 5. 6.


Perbedaan antarindividu seperti perbedaan pendapat Benturan antar kepentingan, seperti kepentingan ekonomi, politik maupun ideologi Perubahan sosial yang terjadi secara cepat dan mendadak dapat pula menimbulkan ketidaksiapan masyarakat menerima perubahan Perbedaan kebudayaan yang mengakibatkan perasaan kelompoknya dan bukan kelompoknya Penyebab konflik dalam masyarakat antara lain sebagai berikut:


Perpecahan dalam masyarakat. Kerugian harta benda dan korban manusia. Kehancuran nilai-nilai dan norma sosial yang ada. Ancaman terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat. Konflik dalam masyarakat memiliki akibat positif dan negatif, baik secara perorangan maupun kelompok. Namun sisi positif terjadinya Konflik sangat sedikit bila di bandingkan sisi negatif. Dilihat dari sisi positif konflik hanya mempertinggi rasa solidaritas kelompok. Sedangkan dilihat dari negatif, konflik dapat menimbulkan: 1. 2. 3. 4.


Tuliskan contoh konflik yang ada di lingkungan masyarakat, kemudian carikan solusi untuk mengatasi konflik tersebut! TUGAS MANDIRI 4 Setelah selesai silahkan kirimkan tugas ke link Google Classroom dibawah ini ! https://classroom.google.com /c/MzcxOTkyMjA3OTA0? cjc=eqvemcb


Adanya kesadaran mengenai perbedaan sikap, watak, dan sifat. Menghargai berbagai macam karakteristik masyarakat. Bersikap ramah dengan orang lain Selalu berfikir positif. D. Upaya Menjaga Keharmonisan dalam Keberagaman Masyarakat Beberapa sikap yang dapat dilakukan untuk menjaga keharmonisan dalam masyarakat, antara lain:


Berikan 1 contoh keberagaman Suku, Agama, Ras dan Antar golongan yang ada di tempat tinggalmu! Tuliskan cara-cara untuk mempersatukan keberagaman tersebut! Tugas Mandiri 5 Setelah selesai silahkan kirimkan tugas ke link Google Classroom dibawah ini ! https://classroom.google.com/c/MzcxOTky MjA3OTA0?cjc=eqvemcb


BAB VI Bela Negara dalam Konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia


Sebelum membahas cinta tanah air dan bela Negara, silahkan baca kutipan berita yang berjudul Pentingnya Bela Negara demi Kelangsungan Hidup Bangsa yang pernah dimuat dalam media online republika. A. Makna Bela Negara


Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebutkan, berdasarkan UUD-45, semua warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. Ia menjelaskan, tujuan bela negara di antaranya adalah untuk mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara serta melestarikan budaya. "Tujuan bela negara, yaitu mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara, melestarikan budaya, menjalankan nilai-nilai pancasila dan UUD-45. berbuat yang baik bagi bangsa dan negara, menjaga identitas dan integrasi bangsa negara, " ungkap Tjahjo dalam kuliah umumnya di Universitas Pertahanan (Unhan), Bogor, Jawa Barat, Kamis (26/10). Dalam paparannya, Tjahjo juga menjelaskan fungsi dari bela negara. Menurutnya fungsi dari bela negara adalah mempertahankan negara dari berbagai ancaman, menjaga keutuhan wilayah negara, merupakan kewajiban setiap warga negara, dan merupakan panggilan sejarah. "Ancaman umum (bagi suatu negara) pertama dari segi mental. Selanjutnya, ancaman perubahan situasi geo-politik global, meluasnya peran dan kekuatan pertahanan dari negara luar, serta ancaman yang disebabkan sistem pengawasan yang tidak berjalan efektif, " kata dia. Tjahjo menyebutkan, ada beberapa pola pemantapan untuk program bela negara. Pola kerjasama forum pendidikan wawasan kebangsaan menjadi yang pertama. Kemudian, ada pola kerjasama dengan lembaga pendidikan kedinasan dan perguruan. Berikutnya, pola pengembangan informasi teknologi dengan melibatkan pemuda.


Ia menjelaskan upaya apa saja yang telah dilakukan oleh Kemendagri. Pihaknya telah membentuk tim terpadu penanganan konflik sosial sebagai pola penanganan konflik sosial dalam rangka bela negara. "Kemendagri juga telah mendorong peran aktif kepala daerah dalam penanganan penyebaran paham dan ideologi gerakan ISIS, dan melaksanakan antisipasi perkembangan dan potensi ancaman terorisme di Indonesia, " jelas Tjahjo. Menurutnya, fungsi bela negara dapat diwujudkan dalam praktik kehidupan sehari-hari. Itu karena masalah yang dihadapi tidak hanya membangun rasa bangga terhadap bangsa Indonesia. "Tetapi juga cinta terhadap lambang-lambang negara, serta mempertahankan ideologi Pancasila sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan berbangsa dan bernegara, " terang dia. (sumber: republika)


Apakah bela Negara itu? Apakah tujuan bela Negara ? Apakah fungsi bela Negara ? Bagaimana Pentingnya Bela Negara demi Kelangsungan Hidup Bangsa Setelah membaca berita tersebut mari kita ceramati dan catat, menurut pendapat kalian, 1. 2. 3. 4. Tugas Mandiri 6 Setelah selesai silahkan kirimkan tugas ke link Google Classroom dibawah ini ! https://classroom.google.com/c/MzcxOTkyMjA3OTA0? cjc=eqvemcb


B. Perundang-undangan Yang Mengatur Bela Negara Pembukaan UUD Negara RI Tahun 1945 alinea 1 Batang Tubuh UUD Tahun 1945 Pasal 27 ayat 3 dan Pasal 30 ayat 1 dan 2 Undang-Undang No. Tahun 2002 Pasal 9 ayat 2 1. 2. 3.


Pembukaan UUD Negara RI Tahun 1945 alinea 1 Batang Tubuh UUD Tahun 1945 Pasal 27 ayat 3 dan Pasal 30 ayat 1 dan 2 Undang-Undang No. Tahun 2002 Pasal 9 ayat 2 Silahkan kalian cari tahu dari buku atau internet isi dari : 1. 2. 3. TUGAS MANDIRI 7 Setelah selesai silahkan kirimkan tugas ke link Google Classroom dibawah ini ! https://classroom.google.com/c/MzcxOTkyMjA3OTA0? cjc=eqvemcb


Berdasarkan hasil temuan kalian dari buku dan internet isi dari perundang-undangan tentang bela negara, menurut kalian siapa yang waib mempertahankan dan membela negara? Setelah selesai silahkan kirimkan jawaban ke link Google Classroom dibawah ini ! https://classroom.google.com/c/MzcxOTkyMjA3OTA0? cjc=eqvemcb


C. Perjuangan Mempertahankan Kesatuan NKRI Upaya bela negara melalui perjuangan fisik Pertempuran Surabaya 10 November 1945 Pertempuran Ambarawa Pertempuran Medan Area Peristiwa Krueng Panjo Bandung Lautan Api Serangan Umum 1 Maret 1945 di Yogyakarta Upaya bela negara melalui perjuangan Non isik Perjanjian Linggarjati Perjanjian Renville Perundingan Roem-Royen Konferensi Meja Bundar Bandung Lautan Api Serangan Umum 1 Maret 1945 di Yogyakarta


Menurut pendapat kalian apa perbedaan perjuangan secara fisik dan perjuangan non fisik Silahkan pilih 1 contoh perjuangan fisik dan 1 contoh perjuangan non fisik sesuai contoh yang sudah diberikan dilembar sebelumnya, kemudian carilah dari media cetak ataupun internet uraian singkat perjuangan fisik dan perjuangan non fisik yang sudah kalian ilih tersebut Catat uraian singkat perjuangan fisik dan non fisik yang sudah kalian pilih tadi dibuku tugas! 1. 2. 3. Tugas Mandiri 8 Setelah selesai silahkan kirimkan jawaban ke link Google Classroom dibawah ini ! https://classroom.google.com/c/MzcxOTk yMjA3OTA0?cjc=eqvemcb


Ancaman adalah setiap upaya dan kegiatan baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri yang dinilai membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah negara dan keselamatan segenap bangsa. D. Ancaman Terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia


Bentuk-Bentuk Ancaman Ancaman dari dalam negeri Ancaman dari luar negeri Ancaman Militer Ancaman Non Militer


Setelah selesai silahkan kirimkan jawaban ke link Google Classroom dibawah ini ! https://classroom.google.com/c/MzcxOTkyMjA3OTA0? cjc=eqvemcb Lakukan analisis kondisi di lingkunganmu! Kemudian tuliskan beberapa kondisi yang merupakan ancaman (masalah) terhadap keamanan dan pertahanan Negara! Tuliskan solusi untuk mengatasi acaman/masalah tersebut! Tugas Mandiri 9


Semangat dan komitmen para pejuang tempo dulu dalam meraih kemerdekaan, dilandasi dengan keteguhan dan keyakinan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa. Hal tersebut juga masih diperlukan dalam rangka mengisi dan mempertahankan NKRI. E. Semangat dan komitmen Persatuan dan Kesatuan Nasional dalam Mengisi dan Memertahannkan NKRI Seluruh warga negara memiliki hak dan kewajiban untuk berpartisipasi atau turut serta dalam upaya pembelaan negara. Pembelaan negara bukan hanya dilakukan oleh para pahlawan tempo dulu dalam berjuang meraih kemerdekaan atau dalam mempertahankan kemerdakaan saja, namun kita semua sebagai pemilik negeri ini sampai kapanpun harus turut berjuang untuk mempertahankan kedaulatan serta memajukan negara.


F. Perwujudan Bela Negara dalam Berbagai Aspek Kehidupan


Bela Negara dalam bidang Politik Tuliskan pendapatmu tentang gambar di atas!


Click to View FlipBook Version