The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Bahan Ajar Kelas 9_KD 3.10_Teknologi Ramah Lingkungan_Wening Purwaningrum_ NIM 21323299101_UNY

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by zaidaalimsyah, 2021-11-15 09:09:11

BAHAN AJAR TEKNOLOGI RAMAH LINGKUNGAN

Bahan Ajar Kelas 9_KD 3.10_Teknologi Ramah Lingkungan_Wening Purwaningrum_ NIM 21323299101_UNY

i

ii

KATA PENGANTAR

Syukur alhamdulillah kami panjatkan ke hadirat Allah Swt., karena berkat
rahmat, taufik, dan hidayah-Nya, kami dapat menyelesaikan penyusunan bahan ajar
Teknologi Ramah Lingkungan SMP/MTs Kelas IX Semester II (dua) Tahun Pelajaran
2021/2022. Salawat serta salam semoga senantiasa tercurah atas diri Rasulullah
Saw., sang pembawa risalah kebenaran bagi seluruh makhluk dan alam semesta.

Bahan ajar ini disusun untuk memenuhi persyaratan kelulusan dalam program
Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Kemenag Angkatan 2 Tahun 2021,
dan sebagai pelengkap pelaksanaan pembelajaran daring dan luring peserta didik MTs
Ma’arif NU Sumbang, Kabupaten Banyumas. Modul ini bertujuan untuk memudahkan
proses kegiatan belajar mengajar sehingga diharapkan pembelajaran akan berjalan
dengan tepat guna untuk mencapai kompetensi yang diajarkan.

Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung
dan membantu penyusunan bahan ajar ini. Kami pun berharap semoga bahan ajar ini
bermanfaat bagi semua pihak, khususnya seluruh tenaga pendidik di MTs Ma’arif NU
Sumbang, Kabupaten Banyumas. Kami menyadari bahwa penyusunan modul ini
masih jauh dari kata sempurna karena adanya keterbatasan pengetahuan dan waktu.
Oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat kami harapkan dari
semua pihak.

Banyumas, 7 Oktober 2021
Penulis,

Wening Purwaningrum
NIM 21323299101

iii

DAFTAR ISI

SAMPUL ................................................................................................... i
HALAMAN SAMPUL ................................................................................. ii
KATA PENGANTAR ................................................................................. iii
DAFTAR ISI ............................................................................................... iv
DAFTAR GAMBAR ................................................................................... v
PETUNJUK BELAJAR .............................................................................. vi
PETA KOMPETENSI ................................................................................. vii
TUJUAN PEMBELAJARAN ...................................................................... viii
PETA KONSEP ......................................................................................... 1
TEKNOLOGI RAMAH LINGKUNGAN ....................................................... 2
Definisi Teknologi Ramah Lingkungan .................................................. 3
Aplikasi Teknologi Ramah Lingkungan .................................................. 4
Teknologi Tidak Ramah Lingkungan ...................................................... 16
Perilaku Hemat Energi ............................................................................. 17
SOAL ......................................................................................................... 18
RANGKUMAN ........................................................................................... 21
DAFTAR PUSTAKA ................................................................................. 22
GLOSARIUM ............................................................................................ 23

iv

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Mengisi Bahan Bakar Sepeda Motor ........................................ 2
Gambar 2. Apa itu Bioetanol, Biodiesel, dan Biogas? ................................ 4
Gambar 3. Tangki Pengolahan Biogas dari Limbah Tahu .......................... 5
Gambar 4. Mekanisme Kerja PLTA ............................................................ 7
Gambar 5. Pembangkit Listrik yang Bersumber pada Energi di Laut .......... 8
Gambar 6. PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu/Angin di Sidrap) ......... 9
Gambar 7. PLTPB di Banyumas ................................................................ 10
Gambar 8. Dampak PLTPB ........................................................................ 10
Gambar 9. Mobil Tenaga Surya ITS ........................................................... 11
Gambar 10. Mobil Listrik ITS ...................................................................... 12
Gambar 11. Biopori .................................................................................... 13
Gambar 12. Tanaman Fitoremidiasi ........................................................... 14
Gambar 13. Skema Penjernihan Air ............................................................ 15
Gambar 14. Penyulingan Minyak Bumi ...................................................... 16
Gambar 15, Industri Batu Bara ................................................................... 17
Gambar 16. Rancangan Rumah Hemat Energi .......................................... 18
Video 1. Teknologi Ramah Lingkungan di Sekolah .................................... 3
Video 2. Mekanisme Kerja Sel Surya ......................................................... 6
Video 3. Bahan Bakar Hidrogen Solusi Polusi ............................................ 11

v

PETUNJUK BELAJAR

1. Keberhasilan belajar menggunakan bahan ajar ini tergantung pada kedisiplinan
dan ketekunan dalam mempelajari dan mematuhi setiap langkah-langkah belajar
dari bahan ajar ini.

2. Belajar dengan bahan ajar ini dapat dilakukan secara mandiri atau berkelompok
baik di sekolah maupun di luar sekolah.

3. Langkah-langkah yang perlu dilakukan selama belajar dengan bahan ajar ini yaitu:
a. pahami peta konsep yang terdapat pada bahan ajar ini;
b. tautan Youtube dapat diklik dan QR code dapat di-scan untuk menyimak
tayangan video Youtube;
c. apabila dalam mempelajari uraian materi ditemukan istilah sulit yang belum
dipahami, carilah arti istilah tersebut pada glosarium.

vi

PETA KOMPETENSI

Kompetensi Dasar

3.10 Menganalisis proses dan produk 4.10 Menyajikan karya tentang proses

teknologi ramah lingkungan untuk dan produk teknologi sederhana

keberlanjutan kehidupan yang ramah lingkungan

Indikator Pencapaian Kompetensi

3.10.1. Mengidentifikasi perbedaan 4.10.1 Menyajikan data hasil diskusi
kelompok tentang perbedaan
teknologi yang ramah lingkungan teknologi ramah lingkungan dan
teknologi tidak ramah lingkungan
dan teknologi yang tidak ramah yang ada di sekitar kita

lingkungan 4.10.2 Membuat laporan tertulis dalam
bentuk makalah tentang
3.10.2. Menentukan prinsip-prinsip penerapan teknologi ramah
lingkungan di sekitar tempat
teknologi ramah lingkungan tinggal

3.10.3. Menganalisis mekanisme kerja 4.10.3 Melakukan percobaan tentang alat
pemurnian air sederhana sebagai
alat-alat yang menerapkan aplikasi dari teknologi ramah
lingkungan dibidang lingkungan
teknologi ramah lingkungan
4.10.4 Menyajikan hasil diskusi tentang
3.10.4. Mengidentifikasi penerapan upaya menghemat energi dan
teknologi tidak ramah lingkungan
teknologi ramah lingkungan di

sekitar tempat tinggal peserta didik

3.10.5. Menganalisis dampak positif dan

negatif penerapan teknologi di

sekitar tempat tinggal peserta didik

terhadap lingkungan

3.10.6. Merumuskan ide atau saran untuk

mengatasi dampak negatif

penerapan teknologi di sekitar

tempat tinggal peserta didik

3.10.7. Mengidentifikasi bentuk aplikasi

teknologi ramah lingkungan dalam

beberapa bidang seperti bidang

energi, bidang transportasi, bidang

lingkungan dan bidang industri

3.10.8. Merumuskan ide untuk

menghemat energi yang mudah

dilakukan dalam kehidupan

sehari-hari

3.10.9. Menganalisis prinsip-prinsip

teknologi yang tidak ramah

lingkungan

3.10.10. Menganalisis mekanisme

pengolahan minyak bumi

3.10.11. Menentukan penerapan

sumber energi yang tepat guna

berdasarkan kondisi suatu daerah

3.10.12. Memprediksi kerusakan

yang timbul di lingkungan sekitar

akibat teknologi tidak ramah

lingkungan

vii

TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Melalui pengamatan gambar “teknologi bus dan mobil surya” yang ditampilkan pada Power Point
dan diskusi, peserta didik dapat mengidentifikasi perbedaan teknologi yang ramah lingkungan dan
teknologi yang tidak ramah lingkungan dengan tepat.

2. Melalui kegiatan diskusi, peserta didik dapat menentukan prinsip-prinsip teknologi ramah
lingkungan dengan benar.

3. Melalui kegiatan diskusi, peserta didik dapat menganalisis mekanisme kerja alat-alat yang
menerapkan teknologi ramah lingkungan dengan benar.

Pertemuan II
1. Melalui pengamatan gambar “macam-macam sumber energi” yang ditampilkan pada Power Point

dan diskusi, peserta didik dapat mengidentifikasi bentuk aplikasi teknologi ramah lingkungan dalam
beberapa bidang seperti bidang energi dan bidang transportasi dengan tepat.

2. Melalui tugas proyek “mengenal potensi energi alternatif di lingkungan sekitar”, peserta didik dapat
menentukan penerapan sumber energi yang tepat guna berdasarkan kondisi suatu daerah dengan
tepat.

3. Melalui tugas proyek “mengenal potensi energi alternatif di lingkungan sekitar”, peserta didik dapat
menyajikan data sumber energi alternatif yang ada di sekitar tempat tinggal peserta didik dengan
benar.

4. Melalui tugas proyek “mengenal potensi energi alternatif di lingkungan sekitar”, peserta didik dapat
menyajikan data kelebihan dan kekurangan penerapan sumber energi alternatif di sekitar tempat
tinggal peserta didik dengan tepat.

5. Melalui tugas proyek “mengenal potensi energi alternatif di lingkungan sekitar”, peserta didik dapat
membuat laporan/makalah energi alternatif yang paling sesuai atau yang paling mungkin
diterapkan di lingkungan sekitar peserta didik dengan benar.

Pertemuan III:
1. Melalui kegiatan percobaan dan diskusi, peserta didik dapat mengidentifikasi penerapan teknologi

ramah lingkungan di sekitar tempat tinggal peserta didik dengan tepat.

2. Melalui kegiatan percobaan dan diskusi, peserta didik dapat menganalisis dampak positif dan
negatif penerapan teknologi di sekitar tempat tinggal peserta didik terhadap lingkungan dengan
tepat.

3. Melalui kegiatan percobaan dan diskusi, peserta didik dapat merumuskan ide atau saran untuk
mengatasi dampak negatif penerapan teknologi di sekitar tempat tinggal peserta didik dengan
tepat.

4. Melalui kegiatan percobaan dan diskusi, peserta didik dapat mengidentifikasi bentuk aplikasi
teknologi ramah lingkungan dalam beberapa bidang seperti bidang energi, bidang transportasi,
bidang lingkungan dan bidang industri

Pertemuan IV:
1. Melalui pengamatan video “fenomena kelangkaan bahan bakar minyak di masyarakat” dan diskusi,

peserta didik dapat merumuskan ide untuk menghemat energi yang mudah dilakukan dalam
kehidupan sehari-hari dengan tepat.

2. Melalui pengamatan video “fenomena kelangkaan bahan bakar minyak” dan diskusi, peserta didik
dapat menjelaskan prinsip-prinsip teknologi yang tidak ramah lingkungan dengan tepat.

3. Melalui studi literatur dan diskusi, peserta didik dapat menganalisis mekanisme pengolahan minyak
bumi dengan benar.

4. Melalui studi literatur dan diskusi, peserta didik dapat memprediksi kerusakan yang timbul di
lingkungan sekitar akibat teknologi tidak ramah lingkungan dengan tepat.

viii

PETA KONSEP

1

URAIAN MATERI

Masih ingatkah kamu tentang konsep energi? Coba perhatikan alat
transportasi di sekitarmu seperti sepeda motor, mobil, kapal, kereta api, atau
pesawat terbang. Semua alat transportasi tersebut membutuhkan energi yang
berasal dari bahan bakar untuk dapat digunakan bukan? Sepeda motor contohnya,
pasti membutuhkan bensin agar dapat digunakan (Gambar 1).

Gambar 1. Mengisi Bahan Bakar Sepeda Motor
Sumber : https://kaltim.tribunnews.com/

Bahan bakar minyak (BBM) merupakan salah satu sumber energi yang
sangat dibutuhkan masyarakat. BBM diperlukan sebagai bahan bakar kendaraan
motor, mobil, atau kapal. Tahukah kamu apa saja yang termasuk BBM? Dari
manakah BBM berasal? Apakah BBM dapat menyediakan energi bagi kehidupan
manusia sepanjang masa? Apakah ada alternatif sumber energi lain untuk
mendukung kehidupan manusia? Apa saja dampak penggunaan BBM secara terus
menerus terhadap lingkungan? Kamu tentunya ingin mengetahuinya lebih
mendalam. Oleh karena itu, pelajari bab ini dengan penuh semangat!

2

1. Definisi Teknologi Ramah Lingkungan

Teknologi ramah lingkungan (sustainable technology/green technology)
merupakan bentuk penerapan teknologi yang memperhatikan prinsip-prinsip
pelestarian lingkungan. Tujuannya adalah menghasilkan berbagai produk dan jasa
untuk kepentingan manusia dengan memanfaatkan sumber daya alam yang dapat
diperbarui dan tidak menghasilkan limbah yang membahayakan lingkungan.

Perhatikan video berikut untuk menambah wawasan kalian tentang contoh
“Teknologi Ramah Lingkungan di Sekolah, atau kalian dapat menscan QR code
disampingnya.

Video 1. Teknologi Ramah Lingkungan di Sekolah
Sumber: CNN Indonesia https://www.youtube.com/watch?v=IVtzOhG6hro

3

2. Aplikasi Teknologi Ramah Lingkungan

a. Bidang Energi

Gambar 2. Apa itu Bioetanol, Biodiesel, dan Biogas?
Sumber : https://indonesiabaik.id/infografis/apa-itu-bioetanol-biodiesel-dan-biogas

4

1) Biofuel adalah jenis bahan alternatif yang berasal dari bahan-bahan organik.
Jenis Biofuel:
a) Etanol
Salah satu jenis alkohol yang dapat dibuat dengan fermentasi karbohidrat
atau reaksi kimia gas alam. Contoh tumbuhan yang berkarbohidrat tinggi
untuk menghasilkan etanol adalah jagung, sorgum, atau singkong.
b) Biodiesel
Bahan bakar alami yang biasanya diperoleh dari lemak nabati.

2) Biogas
Merupakan jenis bahan bakar alternatif yang diperoleh dari proses

fermentasi bahan-bahan organik oleh bakteri anaerob (bakteri yang hidup di
lingkungan tanpa oksigen). Bahan organik yang biasa digunakan dalam
pembuatan biogas berasal dari kotoran dan urin hewan ternak.

Selain berasal dari kotoran dan urin hewan ternak, biogas dapat bersumber dari
limbah. Salah satu daerah yang memanfaatkan limbah tahu menjadi biogas adalah Desa
Kalisari Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas.

Sejak 1970-an, Desa Kalisari, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, dikenal
sebagai salah satu penghasil tahu terbesar di Banyumas. Tahun demi tahun jumlah produksi
meningkat. Hal ini berimbas pada tercemarnya air dan lingkungan mereka. Para pengrajin
lantas tersadar, mereka harus berjuang untuk menyelesaikan masalah pencemaran ini. Pada
1992, warga secara swadaya membuat instalasi pengolahan limbah, semacam penampung
kotoran atau septic tank untuk menampung limbah cair dan padat. Kemudian, limbah ini
diubah menjadi biogas yang bisa digunakan untuk sumber energi pengganti minyak dan gas.

Gambar 3. Tangki Pengolahan Biogas dari Limbah Tahu
sumber: https://www.liputan6.com/regional/read/3192102/inspiratif-desa-ini-ubah-limbah-

berbahaya-jadi-sumber-energi

5

3) Sel Surya (solar cell)
Sel surya dapat mengubah energi matahari menjadi energi listrik. Sel surya
memiliki ukuran tipis (hampir sama dengan selembar kertas) dan terbuat dari
silikon (Si) yang dimurnikan atau polikristalin silikon dengan beberapa logam
yang mampu menghasilkan listrik.

Video 2. Mekanisme Kerja Sel Surya
https://www.youtube.com/watch?v=bxGo_az7rvA
Proses : Ketika cahaya matahari melalui panel surya, cahaya menghasilkan
emisi elektron pada komponen panel. Elektron ini kemudian
dihubungkan dengan system tertentu sehingga dihasilkan listrik yang
selanjutnya dialirkan dan disimpan dalam baterai.
Keunggulan :
a) Tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca
b) Mampu menghasilkan energi cukup besar
c) Mudah dipasang atau dipindahkan atau dikembangkan
Kekurangan :
membutuhkan sistem penyimpanan listrik dan komponen pada panel surya ini
termasuk jenis sampah yang berbahaya sehingga harus didaur ulang dengan
benar setelah pemakaian 20-25 tahun.

6

4) Pembangkit Listrik Tenaga Air (hydropower)
Menggunakan energi gerak (energi kinetik) dari aliran air untuk menghasilkan
listrik.

Gambar 4. Mekanisme Kerja PLTA
Sumber: https://www.webstudi.site/2019/09/PLTA.html?showComment=1578835261821

Proses : Membangun bendungan yang membentangi sungai besar untuk
membentuk tempat penampungan air. Air yang dibendung dialirkan
melalui suatu pipa besar dengan debit atau laju tertentu untuk
memutar turbin yang akan menghasilkan listrik.

Keunggulan :
a) Dapat menghasilkan energi yang besar
b) Membutuhkan biaya yang sedikit
c) Sedikit menghasilkan emisi CO2
Kelemahan :
a) Banyaknya tanah yang terganggu dan pengalihan tempat tinggal penduduk
b) Menyumbang emisi metana (CH4)
c) Mengganggu ekosistem air di daerah muara

7

5) Pembangkit Listrik Tenaga Pasang Surut Air laut dan Ombak (ocean power)
Dengan membuat teknologi berbentuk tabung yang terbuat dari baja dan mirip
dengan rantai ular yang dipasang di pantai dan alat ini akan naik turun akibat
ombak lalu menghasilkan listrik.

Gambar 5. Pembangkit Listrik yang Bersumber pada Energi di Laut
Sumber:http://sitiatiroh.blogspot.com/2015/03/energi-laut-atau-samudra-ocean-energy.html

8

6) Pembangkit Listrik Tenaga Angin (wind power)
Menangkap bentuk tidak langsung dari energi matahari dengan turbin angin
yang mengubahnya menjadi energi listrik.
Jenis pembangkit listrik yang saat ini dikembangkan :
a) Pembangkit listrik tenaga angin yang dibangun di daratan
b) Pembangkit listrik tenaga angin yang dibangun di pantai

Gambar 6. PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu/Angin di Sidrap)
Sumber: https://sahabatsinergi.com

7) Geotermal

Merupakan panas yang tersimpan dalam tanah, lapisan dasar bumi, dan

cairan dalam kerak bumi.

Cara untuk mengambil energi geothermal :

a) Menggunakan system pompa panas geothermal (geothermal heat pump

system) memanaskan dan mendinginkan sebuah rumah dengan

memanfaatkan perbedaan temperature.

b) Menggunakan system hydrothermal reservoir : air dalam tanah yang

bertemu dengan batuan panas membentuk uap terkumpul dalam jumlah

besar menimbulkan tekanan tinggi. Uap air yang dialirkan melalui pipa

menggerakkan tubin sehingga menghasilkan listrik.

9

Gambar 7. PLTPB di Banyumas

Gambar 8. Dampak PLTPB
Sumber: https://www.mongabay.co.id/2018/09/26/pasca-keruhnya-sungai-

krukut-pltpb-geothermal-baturraden-apa-kabar/

10

8) Fuel Cell dan Hydrogen Power
Ilmuwan fokus mengembangkan sel bahan bakar yang menggabungkan gas
hidrogen (H2) dan gas oksigen (O2). Reaksi antara H2 dengan O2 menghasilkan
energi panas yang tinggi sehingga dapat digunakan sebagai sumber listrik.
Amati video berikut ini!

Video 3. Bahan Bakar Hidrogen Solusi Polusi
Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=eHi3yTtlnNc

b. Bidang Transportasi
1) Kendaraan Hidrogen (hydrogen vehicle)
Merupakan kendaraan yang menggunakan hidrogen sebagai bahan bakar
penggerak mesin.
Proses : terpasang alat yang mampu mengubah energi kimia dari hidrogen
menjadi energi mekanik, dengan cara membakar hidrogen dalam
mesin pembakaran internal atau dengan mereaksikan hidrogen
dengan oksigen dalam fuel cell untuk menggerakkan motor listrik.
2) Mobil Surya (solar car)
Merupakan mobil yang energi utamanya berasal dari sinar matahari. Contoh
mobil surya : Bus surya yang menggunakan sinar matahari untuk memberikan
energi pada alat-alat listrik dalam bus dan energi yang digunakan sebagai
penggerak mesin bus. Bus ini mengguanakan baterai sebagai tempat
penyimpanan listrik.

11

Gambar 9. Mobil Tenaga Surya ITS
Sumber; https://www.antaranews.com/berita/518057/mobil-tenaga-surya-its-

siap-ikuti-kompetisi-di-australia
3) Mobil listrik (electric car)

Merupakan mobil yang didorong oleh satu atau lebih motor listrik,
menggunakan energi listrik yang disimpan dalam baterai atau alat penyimpanan
energi yang lain. Motor elektrik ini mampu memberikan tenaga putaran dengan
cepat dan memberikan percepatan yang kuat, namun halus.
Hambatan penggunaan mobil listrik :
1) Masih tingginya biaya produksi
2) Minimnya infrastruktur isi ulang bahan bakar listrik
3) Masih takutnya pengemusi akan kehabisan listrik sebelum sampai di tujuan

12

c. Bidang Lingkungan
1) Biopori atau Teknologi Lubang Resapan (TLR)
Merupakan teknik untuk membuat wilayah resapan air hujan dengan
menyediakan area yang dibuat berlubang-lubang kecil (berpori) yang
nantinya akan menyerap air hujan kemudian disalurkan ke dalam tempat
penampungan air. Manfaat :
a) Mencegah banjir di musim hujan
b) Menjamin ketersediaan air di musim kemarau
c) Mencegah penyebaraan penyakit akibat genangan air
d) Menjaga kesuburan dan kelestarian organisme tanah
e) Dapat membuat kompos

2) Fitoremediasi
Merupakan penggunaan tumbuhan untuk menghilangkan, memindahkan,
menstabilkan, atau menghancurkan pencemar baik itu senyawa organik
maupun anorganik.
Keunggulan :
a) Ramah lingkungan
b) Biaya operasional rendah
c) Mudah diaplikasikan
d) Aman digunakan
e) Tanah menjadi lebih subur
f) Membuat kualitas lingkungan menjadi lebih baik
g) Memperbaiki daerah tercemar

13

3) Toilet Pengompos (composting toilet)
Merupakan toilet kering yang menggunakan proses secara aerob untuk
menghancurkan atau mendekomposisi feses yang dihasilkan manusia.

4) Teknologi Pemurnian Air (water purification)
Merupakan suatu proses penghilangan zat-zat kimia, kontaminan biologis,
partikel-partikel padat, dan gas-gas dari air yang tekontaminasi atau kotor.
Tujuan : menghasilkan air yang dapat digunakan untuk keperluan tertentu.
Macam teknologi pemurnian air :
a. Teknologi Pemurnian Air Sederhana : dengan membuat alat yang berbentuk
tabung yang di dalamnya terdapat lapisan-lapisan bahan seperti pasir,
kerikil, batu, arang, ijuk atau sabut kelapa, dan dapat ditambah kapas atau
kain katun.
b. Teknologi Osmosis Balik : menggunakan prinsip kebalikan dengan prinsip
osmosis.

14

d. Bidang Industri
Biopulping adalah teknologi ramah lingkungan yang terinspirasi dari proses
pelapukan kayu dan sampah tanaman oleh mikroorganisme. Contoh
mikroorganisme yang digunakan : dari jenis kapang (jamur) Phlebia subserialis
dan Ceriporiopsis subsvermispora.

15

3. Teknologi Tidak Ramah Lingkungan

a. Teknologi Pengolahan Minyak Bumi
Eksploitasi sumber minyak bumi memberi banyak dampak berbahaya terhadap
tanah, udara, air, makhluk hidup, dan iklim. Sebelum dilakukan penambangan,
hutan terlebih dahulu ditebang, aliran air dikeringkan, dan beberapa aliran sungai
dialihkan.
Produksi ini menghasilkan polusi udara yang akan menyelimuti daerah tambang
dengan debu, uap, asap, dan bau. Air yang digunakan membentuk kubangan
seperti danau yang berisi air limbah dan kotoran yang beracun.

b. Teknologi Pengolahan Batu Bara
Batu bara merupakan bahan bakar yang paling kotor di antara bahan bakar yang
lain. Bahkan sebelum dibakar, proses produksi batubara pun telah merusak tanah
dan mencemari air dan udara. Akibat pembakaran batu bara :
1) Menyebabkan polusi udara
2) Adanya emisi zat radioaktif
3) Limbah padatnya bersifat beracun

16

4) Menyebabkan gangguan pernapasan

4. Perilaku Hemat Energi

Perilaku Hemat Energi dalam Keseharian
a. Membudayakan penggunaan sepeda kayuh atau jalan kaki untuk kegiatan

seharihari.
b. Mematikan kendaraan jika sedang tidak digunakan dan jangan terlalu lama

menyalakan kendaraan terlalu lama ketika akan digunakan.
c. Mematikan lampu saat tidur dan saat siang hari.
d. Membuat jadwal mencuci dan menyetrika pakaian secara teratur.
e. Memilih peralatan rumah tangga yang hemat energi.
f. Menggunakan air secukupnya.

17

SOAL EVALUASI

A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat!
1. Sumber energi yang paling aman bagi lingkungan adalah ....

A. nuklir
B. batu bara
C. matahari
D. minyak bumi

2. Minyak mentah dapat diolah menjadi berbagai jenis bahan bakar seperti bensin, avtur,
kerosin, serta aspal. Prinsip dasar dalam pengolahan minyak mentah tersebut adalah
....
A. penyaringan berdasarkan ukuran molekul
B. penyaringan berdasarkan berat jenis molekul
C. pemanasan dan pemisahan berdasarkan titik didih
D. pemisahan berdasar kelarutannya pada pelarut tertentu

3. Pembakaran batu bara sebagai sumber energi dapat menimbulkan beberapa dampak
negatif. Berikut ini yang merupakan dampak negatif pembakaran batu bara adalah ....
A. menyebabkan polusi udara
B. menghasilkan zat radioaktif
C. menghasilkan natrium klorida
D. menyebabkan pencemaran tanah

4. Bentuk aplikasi teknologi yang memberikan kemudahan bagi manusia dalam memenuhi
kebutuhannya, namun tetap menjaga kelestarian lingkungan baik sekarang maupun
yang akan datang merupakan pengertian dari ....
A. bioteknologi
B. bioremediasi
C. teknologi modern
D. teknologi ramah lingkungan

18

5. Berikut ini yang bukan merupakan prinsip-prinsip teknologi yang tetap menjaga
kelestarian lingkungan adalah ....
A. menjaga keberlangsungan lingkungan di masa depan
B. memperhatikan kesimbangan lingkungan, sosial, dan ekonomi
C. menggunakan sumber daya alam yang dapat diperbarui
D. menggunakan bahan-bahan yang tidak dapat didaur ulang

6. Contoh aplikasi teknologi ramah lingkungan dalam bidang energi adalah sebagai
berikut, kecuali ....
A. biofuel
B. geotermal
C. panel surya
D. osmosis balik

7. Teknologi penyediaan energi alternatif dengan menggunakan sumber daya alam yang
dapat diperbarui berupa tumbuh-tumbuhan disebut ....
A. biofuel
B. biogas
C. fuel cell
D. biopori

8. Keunggulan dari penggunaan panel surya untuk menghasilkan energi listrik adalah
sebagai berikut, kecuali ....
A. tidak menghasilkan gas SO2
B. mudah dipasang dan dikembangkan
C. tidak menghasilkan emisi rumah kaca
D. menghasilkan listrik meskipun di malam hari

9. Teknologi yang memanfaatkan panas yang ada dalam lapisan dalam bumi untuk
digunakan dalam penyediaan energi listrik dilakukan dengan ....
A. geologi
B. geopower
C. geotermal
D. geoelektrik

19

10. Kendaraan-kendaraan berikut yang paling ramah lingkungan adalah ....
A. bus dengan mesin diesel
B. bus dengan mesin motor listrik
C. pesawat dengan bahan bakar avtur
D. motor dengan bahan bakar minyak bumi

20

RANGKUMAN

1. Berdasarkan dampaknya terhadap lingkungan, teknologi dapat dibagi menjadi dua,
yaitu teknologi ramah lingkungan dan teknologi tidak ramah lingkungan.

2. Teknologi ramah lingkungan merupakan bentuk aplikasi teknologi dengan tujuan
memberi kemudahan bagi aktivitas dan pemenuhan kebutuhan manusia dengan
memperhatikan prinsip-prinsip pelestarian lingkungan. Beberapa prinsip teknologi
ini di antaranya adalah tidak menghasilkan limbah yang berbahaya dan
menggunakan energi yang berasal dari sumber daya alam yang dapat diperbarui.

3. Teknologi ramah lingkungan dapat diaplikasikan pada beberapa bidang kehidupan
di antaranya bidang energi, lingkungan, industri, dan transportasi.

4. Contoh teknologi ramah lingkungan dalam bidang energi antara lain teknologi
biofuel, biogas, sel surya, dan pembangkit listrik tenaga air, tenaga pasang surut
air laut, tenaga angin, geotermal, hydrogen power, dan fuel cell.

5. Contoh teknologi ramah lingkungan dalam bidang lingkungan adalah biopori,
fitoremediasi, teknologi toilet pengompos, dan teknologi pemurnian air.

6. Contoh teknologi ramah lingkungan dalam bidang transportasi, misalnya
kendaraan hidrogen, bus surya, dan mobil listrik

7. Contoh teknologi ramah lingkungan di bidang industri adalah biopulping.
8. Teknologi tidak ramah lingkungan pada umumnya menggunakan sumber daya

alam yang tidak dapat diperbarui seperti minyak bumi atau batu bara.

21

DAFTAR PUSTAKA

Fenomena kelangkaan BBM Premium di Bandar Lampung, diunggah tanggal 5 April 2018,
https://www.youtube.com/watch?v=yzsKzRKl-cM diakses tanggal 30 September 2021
pukul 13.00 WIB

Fenomena kelangkaan BBM di Belitung, diunggah 21 SeptemberTahun 2021
https://youtu.be/H5eEXhbXnYs diakses tanggal 30 September 2021 pukul 12.30 WIB

Nurani, D., dkk. 2018. Ilmu Pengetahuan Alam Kelas IX. Intan Pariwara : Klaten.2. Sumber
untuk Siswa

Salafudin, (2021). “Sumberdaya Alam Lithium Indonesia”, Jurnal Teknologi Ramah
Lingkungan, Vol.5 No.2, Juli, 2021. 178-187.

Wibowo, F.E., Rahmasari, F. (2021). “Pengaruh Rasio Campuran Napthalene pada Premium
terhadap Efisiensi Bahan Bakar dan Kinerja Mesin Sepeda Motor 4 tak”. Jurnal
Teknologi Ramah Lingkungan, Vol.5 No.2, Juli 2021. 114-124.

https://ejurnal.itenas.ac.id/index.php/rekayasahijau/article/view/4460/2649 diakses
pada tanggal 1 Oktober 2021, pukul 17.20 WIB.

Zubaidah, S., dkk. 2018. Ilmu Pengetahuan Alam Buku Guru Kelas IX Edisi Revisi
2018.Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan : Jakarta.

Zubaidah, S., dkk. 2018. Ilmu Pengetahuan Alam Buku Siswa Kelas IX Semester II Edisi Revisi
2018. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan : Jakarta.

https://indonesiabaik.id/infografis/apa-itu-bioetanol-biodiesel-dan-biogas diakses tanggal 8
Oktober 2021

https://kaltim.tribunnews.com/ diakses tanggal 8 Oktober 2021

CNN Indonesia https://www.youtube.com/watch?v=IVtzOhG6hro diakses tanggal 8 Oktober
2021

https://indonesiabaik.id/infografis/apa-itu-bioetanol-biodiesel-dan-biogas diakses tanggal 8
Oktober 2021

https://www.youtube.com/watch?v=bxGo_az7rvA diakses tanggal 8 Oktober 2021

https://www.webstudi.site/2019/09/PLTA.html?showComment=1578835261821 diakses
tanggal 8 Oktober 2021

https://sahabatsinergi.com diakses tanggal 8 Oktober 2021

http://sitiatiroh.blogspot.com/2015/03/energi-laut-atau-samudra-ocean-energy.html diakses
tanggal 8 Oktober 2021

https://www.liputan6.com/regional/read/3192102/inspiratif-desa-ini-ubah-limbah-berbahaya-
jadi-sumber-energi diakses tanggal 8 Oktober 2021

https://www.mongabay.co.id/2018/09/26/pasca-keruhnya-sungai-krukut-pltpb-geothermal-
baturraden-apa-kabar/ diakses tanggal 8 Oktober 2021

https://www.youtube.com/watch?v=eHi3yTtlnNc diakses tanggal 8 Oktober 2021

https://www.antaranews.com/berita/518057/mobil-tenaga-surya-its-siap-ikuti-kompetisi-di-
australia diakses tanggal 8 Oktober 2021

https://sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id/sumberbelajar/tampil/Teknologi-Ramah-
Lingkungan-2016/menu6.html diakses tanggal 30 September 2021 pukul 13.00 WIB

https://ejurnal.itenas.ac.id/index.php/rekayasahijau/article/view/4385 diakses pada tanggal 1
Oktober 2021, pukul 17.00 WIB.

22

GLOSARIUM

Batu bara Bahan bakar fosil berbentuk padat yang terbentuk dari beberapa tahapan
dan berasal dari tanaman darat yang terkubur 300-400 juta tahun lalu, kemudian
terpapar panas yang tinggi dan tekanan selama jutaan tahun. Batubara telah
digunakan secara luas untuk menghasilkan panas dan listrik. Saat ini ada banyak
pembangkit listrik yang menggunakan batu bara untuk menghasilkan listrik

Biofuel Jenis bahan bakar alternatif yang berasal dari bahan-bahan organik

Biogas Jenis bahan bakar alternatif yang diperoleh dari proses fermentasi bahan-
bahan organik oleh bakteri anaerob (bakteri yang hidup di lingkungan tanpa
oksigen)

Biopori Teknik untuk membuat wilayah resapan air hujan Teknik biopori memiliki
prinsip yang sama dengan sumur resapan, tetapi teknik ini diterapkan dengan
menyediakan area yang dibuat berlubang-lubang kecil (berpori) yang nantinya
akan menyerap air hujan dan kemudian disalurkan ke dalam tempat
penampungan air. Nama lain biopori ini adalah Teknologi Lubang Resapan (TLR)

Bioremidiasi adalah pemanfaatan bakteri untuk mendegradasi atau menguraikan
yang mencemari Lingkungan.

Dekomposer Organisme tanah yang dapat melakukan dekomposisi atau
menguraikan bahan-bahan organik yang berasal dari sisa makhluk hidup,
misalnya, daun-daun yang telah jatuh ke tanah, ranting-ranting, dan jasad hewan
yang telah mati, menjadi materi organik yang lebih sederhana. Keberadaan
organisme tanah sebagai dekomposer dapat dimanfaatkan untuk membuat
pupuk kompos, yaitu pupuk dari bahan organik

Fermentasi Pembentukan alkohol dari glukosa melalui mikroorganisme dalam
keadaan anaerob

Feromagnetik Benda-benda yang dapat ditarik kuat oleh magnet

Fitoremediasi Penggunaan tumbuhan untuk menghilangkan, memindahkan,
menstabilkan, atau menghancurkan bahan pencemar, baik itu senyawa organik
maupun anorganik

Fuel cell (sel bahan bakar) Suatu alat yang menggabungankan gas hidrogen (H2)
dan gas oksigen (O2). Reaksi antara gas H2 dengan O2 menghasilkan energi
panas yang tinggi sehingga dapat digunakan sebagai sumber listrik

Geotermal adalah energi panas yang tersimpan dalam lapisan dasar bumi dan cairan
dalam kerak Bumi.

23

Green technology Bentuk penerapan teknologi yang memperhatikan prinsip-prinsip
pelestarian lingkungan. Teknologi tersebut bertujuan untuk memberi kemudahan
dan pemenuhan keperluan manusia. Suatu teknologi dikatakan teknologi ramah
lingkungan jika memenuhi syarat-syarat tertentu

Heavy crude oil Minyak bumi yang terkandung dalam bebatuan atau pasir minyak
Humus Komponen organik yang dihasilkan dari proses dekomposisi (penguraian)

hewan atau tumbuhan yang telah mati, daun yang gugur, ataupun feses hewan
oleh bakteri dan jamur. Humus ini merupakan tanah yang subur
Hydrogen power Bahan bakar hydrogen Penggunaan secara luas hidrogen sebagai
bahan bakar akan menghilangkan masalah polusi udara serta dapat mengurangi
perubahan iklim karena dalam teknologi ini tidak dihasilkan CO2
Hydropower Pembangkit tenaga air yang menggunakan energi gerak (energi kinetik)
dari aliran air untuk menghasilkan listrik
Kendaraan hybrid Kendaraan yang ramah lingkungan, merupakan salah satu upaya
dalam pelestarian lingkungan. Bahan bakar kendaraan hybrid selain
menggunakan BBM juga menggunakan energi listrik dari cahaya matahari
Kereta Maglev Kereta super cepat yang menerapkan prinsip kemagnetan
LED (light emitting diode) Lampu neon yang menghasilkan warna putih yang dapat
bertahan hingga 15 tahun
Light crude oil Minyak bumi yang terbentuk dari makhluk hidup yang telah mati jutaan
tahun yang lalu dan terjebak dalam suatu ruangan yang ditutupi oleh bebatuan
di dalam tanah atau di dasar laut
Mikroorganisme Makhluk hidup yang berukuran mikroskopik
Minyak bumi Komoditas yang sangat penting karena memiliki banyak manfaat.
Minyak bumi dapat diolah untuk digunakan sebagai bahan baku aspal, pelumas,
nafta, solar, minyak tanah, avtur, bensin, dan LPG
Ocean power Pembangkit listrik tenaga pasang surut air laut dan ombak
PLTN Pembangkit listrik tenaga nuklir merupakan pembangkit listrik yang
menggunakan energi nuklir
Sel surya (Solar cell) Perubahan energi cahaya matahari menjadi energi listrik
dengan menggunakan photovoltaic (PV) cell
Wind power Pembangkit lstrik tenaga angin

24


Click to View FlipBook Version