Hasil Badan Muka ( Sebelum di Jahit )
Setelah memotong kain kemudia sematkan pada tengah muka terlebih dahulu
beri tanda setelah membagi dua sematkan pada bahu, dan pada sisi, kemudain
beri kup sesuai ukuran pada pola badan. Kemudian bentuk pola belakang dan
beri kup.
Page 50 of 100
Hasil Akhir Badan Muka ( Setelah di Jahit )
Page 51 of 100
Hasil Akhir Badan Belakang ( Setelah di Jahit )
Page 52 of 100
Hasil Akhir Sisi ( Setelah di Jahit )
Page 53 of 100
BUSANA INSPIRASI LUAR NEGERI
Tampak Depan
Page 54 of 100
Tampak Belakang
Page 55 of 100
Tampak Samping
Page 56 of 100
Detail
Page 57 of 100
POLA DASAR ROK
Rok adalah sejenis pakaian dengan bentuk pipa atau kerucut yang cara
pemakaiannya dimulai dari pinggul dan menutupi sebagian atau seluruh bagian
kaki. Berbeda dengan celana, bagian dari rok tidak dibagi menjadi bagian kaki
kiri dan bagian kaki kanan tetapi langsung menjadi satu bagian yang menutupi
sebagian atau seluruh bagian kaki. Biasanya pakaian ini dipakai oleh wanita,
meskipun di beberapa budaya ada juga yang digunakan oleh kaum pria seperti
di Skotlandia.
Langkah-langkah Mendraping Pola Dasar Rok
1. Persiapkan kain blacu dengan ukuran 60x35 cm sebanyak 2 lembar kain.
2. Kemudian letakkan kain blacu di garis tengah muka pinggang dan panggul
lalu ratakan dan beri pentul.
3. Kemudian cekris bagian pinggang dan pada selisih garis pinggang-panggul
beri kupnat (1/10 lingkar pinggang + 1 cm dari TM).
4. Ratakan bagian pinggang lalu beri tanda garis pinggang dan kupnat serta
ratakan pula bagian bawah rok. Dan beri kampuh 2 cm pada sisi serta beri
kampuh 4 cm untuk kelim.
5. Untuk langkah-langkah pada bagian belakang, sama seperti pada bagian
depan.
Page 58 of 100
ROK NORMAL
Menyesuaikan kain :
1. Tempatkan kain dibagian tengah bagian atas setidaknya 2
½ inch diatas garis pinggang
2. Sematkan kain kebentuk di bagian tengah muka
dipinggang dan panggul dengan kain dalam garis tegak lurus
kelantai.
Menyesuaikan serat melintang :
1. Letakan kain dipinggang sekitar 2 inch dari tengah
muka,lalu tahan tingkat serat benang melintang
2. Pentul melalui kelebihan diatas pinggang
3. Jatuhkan kain dari psematan keluar agar pas dengan
pinggang dan memberi akses pinggul bergerak lebih mudah
Menandai garis pinggang :
Tandai garis pinggang dengan pentul dari bagian tengah
muka ke tengah belakang
Menandai garis panggul :
Tandai garis ini dengan pentul dari ketinggian yang benar,
letakan diatas meja dan tandai di sudut meja.
Page 59 of 100
Rok Tampak Muka ( Sebelum Di Jahit )
Page 60 of 100
Rok Tampak Belakang ( Sebelum Di Jahit )
Page 61 of 100
Rok Tampak Muka ( Setelah Di Jahit )
Page 62 of 100
Rok Tampak Belakang ( Setelah Di Jahit )
Page 63 of 100
ROK KURANG DARI NORMAL
Menyesuaikan kain dalam bentuk :
1. Letakan di tengah muka atau belakang garis bentuk dengan tepi atas kurang
dari 2 inch diatas pinggang.
2. Semat kain kebagian tengah muka atau tengah belakang dengan bentuk pada
pinggang dan panggul dengan kain yang jatuh tegak lurus ke lantai.
Menambahkan serat melintang :
1. Tentukan lebar pada garis pinggir sesuai dengan efek siluet yang diinginkan
dan tandai lebar garis dengan sebuah pentul.
2. Haluskan kain dari depan ke sepanjang panggul.
3. Kain dalam bentuk hiplie sehingga sisi luarnya jatuh sejajar dari pinggul ke
ujung yang lebih rendah.
4. Untuk menentukan lingkar pinggang ambil kelebihan dari hipline kea rah
anak panah ditempatkan untuk memenuhi anak panah blus dilingkar pinggang.
Page 64 of 100
Page 65 of 100
ROK TAMPAK BELAKANG
Page 66 of 100
ROK TAMPAK SAMPING
Page 67 of 100
ROK TAMPAK DEPAN
Page 68 of 100
ROK LEBIH DARI NORMAL
Karakter rok ini diambil dari garis pinggang dan garis panggul.
Menyesuaikan kain pada tempatnya :
1. Menyesuaikan tepi kain katun pada garis tengah depan, pada bentuknya
dengan atas kain berakhir 5 sampai 7 inci di atas garis pinggang, tergantung
pada jumlah gelombang akan diperkenalkan. Sewaktu rok itu benar-benar
dipotong dari pakaiannya, taruhlah bagian tengah dari pola itu pada serat garis
lurus.
2. Pin kain katun ke bagian tengah depan bentuk pada pinggang dan pinggul,
dan periksa apakah itu menggantung tegak lurus ke arah bawah.
Metode draping flares :
1. Pin kainnya pada titik pinggang pada titik 2 inci dari garis depan, menjaga
garis melintang.
2. Lepaskan kelebihan kain di atas pinggang sampai ke pin.
3. Turunkan serat yang cukup untuk menghasilkan pengembangan rok yang
sesuai dengan kedalaman yang diinginkan.
4. Letakkan pin berikutnya di pinggang untuk mendukung serat untuk
gelombang yang ditentukan dan untuk menempatkan gelombang berikutnya.
Rentangkan kain di sepanjang pinggang agar roknya tetap licin persis di
bawahnya, dan terus pin, jepit, dan turunkan serat ke samping Jahitan.
5. Tandai siku seperti untuk rok melingkar normal.
Page 69 of 100
Page 70 of 100
ROK BAGIAN DEPAN
Page 71 of 100
ROK TAMPAK SAMPING
Page 72 of 100
ROK TAMPAK BELAKANG
Page 73 of 100
DRAPERY SKIRT
Langkah kerja membuat rok draperi adalah sebagai berikut :
1. Menyiapkan kain blacu dengan ketentuan sebagai berikut :
- Arah serat serong
2. Menyemat titik C pinggang bagian sisi.
3. Dilanjutkan dengan menyemat dengan memberi jarak untuk lipit
4. Menyemat pada bagian TM dan TB, lalu meratakan bagian ujung rok / kelim
rok.
5. Memberi tanda pola pada pinggang, TM dan TB.
6. Melepas kain dari dress form & menyempurnakan garis-garis polanya.
Page 74 of 100
BAGIAN DEPAN
Page 75 of 100
SEBELUM DI JAHIT
Page 76 of 100
BAGIAN DEPAN SETELAH DI JAHIT
Page 77 of 100
BAGIAN BELAKANG SETELAH DI JAHIT
Page 78 of 100
BAGIAN SAMPING SETELAH DI JAHIT
Page 79 of 100
ROK LIPIT
Langkah kerja membuat rok lipit adalah sebagai berikut :
1. Menyiapkan bahan yang lebarnya 3X lebar bahan. Panjang rok sesuai yang
dikehendaki dan sudah ditambah 3 cm untuk kelim bawah & 2 cm untuk
kampuh pinggang.
2. Sambung tepi-tepi kain muslin.
3. Selesaikan kelim bawah terlebih dahulu.
4. Membuat lipit sekeliling panggul pada dress form & semat dengan jarum
pada setiap lipit. Lebar dan dalamnya lipit sekeliling panggul harus sama.
5. Selesaikan lipit pada pinggang, yang tinggal meluruskan dari lipit yang ada di
panggul, lalu semat. Lipit pada pinggang ini akan lebih dalam
kedalamannyadari pada lipit di panggul.
6. Supaya lipit pada panggul dan pinggang tidak lepas maka perlu dijelujur
tetapi tidak boleh sampai tembus sampai dress form.
7. Lepas kain dari dress form, lalu memperbaiki garis pola.
Page 80 of 100
TAMPAK DEPAN
Page 81 of 100
TAMPAK SAMPING
Page 82 of 100
TAMPAK BELAKANG
Page 83 of 100
DRAPING BUSANA ADAT
TAMPAK DEPAN
Page 84 of 100
TAMPAK BELAKANG
Page 85 of 100
TAMPAK SAMPING
Page 86 of 100
DETAIL
Page 87 of 100
ROK PIAS 4
Langkah-langkah pembuatan:
Tahap pertama adalah mencari ukuran lingkar panggul adalah 96cm.
Siapkan potongan bahan seperti ini yang berikut yang akan saya potong
panjangnya adalah kira-kira 60cm.
lalu dari lingkar panggul yang mungkin 96cm kita bagi 2 dan mendapat hasil
kita dapat lah hasil ya 24cm dan berikutnya 24cm itu kita bagi 2 kita
mendapatkan 12cm untuk bagian kiri dan bagian kanan dan potong
keseluruhannya adalah 24 Cm .
Berikutnya kita akan mulai menarik garis jangan lupa untuk membuat kampuh
sekitar 1 setengah cm.
Pada bagian bawah kita tentukan juga lebar-lebar bagian bawah yang akan kita
buat dengan lebar 35 cm dan bawah jangan lupa untuk memberikan kampuh 1
setengah cm di sisi kiri dan kanan.
Setelah itu kita mulai dari membuat garis bantu untuk potong saya membuatnya
dengan garis lurus.
Selanjutnya menggunting sisakan kira-kira 1,5 cm dari sisi kanan dan sisi kiri
Kemudian setelah digunting kita masuk kebagian menempelkan ke 4 pias
tersebut ke garis pinggang.
Lipat 3 cm pada bagian tengah belakang untuk membuat resleting kemudian
menyambungkan pias lembar kedua. caranya mempertemukan kampuh pias
pertama dengan pias kedua di bagian garis panggul, bagian pinggang akan lebih
mengecil.
Karena bagian pinggang lebih kecil dari bagian panggul untuk menyelamatkan
jarum pentul kita mengikuti bentuk panggul atau dari pinggang ke panggul
Kemudian lakukan hal yang sama pada pias-pias selanjutnya
Page 88 of 100
MEMOTONG BAHAN
Page 89 of 100
TAMPAK DEPAN
Page 90 of 100
TAMPAK SAMPING
Page 91 of 100
TAMPAK BELAKANG
Page 92 of 100
KERAH
Kerah merupakan penampilan dekoratif dan fungsional pada garis leher sebuah
busana. Sebagai penampilan dekoratif, kerah merupakan bingkai wajah yang
memberi nilai lebih, baik pada pakaian tersebut maupun pada si pemakai.
Adapun fungsinya menutupi kekurangan–kekurangan pada bentuk leher atau
bahu.
Secara luas ada tiga macam klasifikasi kerah, adalah sebagai berikut.
a.Kerah yang di pasang terpisah (set – in),
a) Peter pan collar
b) Mandarin collar
b.Kerah yang pengembangannya sebagian atau keseluruhan menjadi satu
dengan badan.
a) Revere front (kelepak depan)
b) Shalw collar / classic roll-collar (kerah syal / setali)
c) Milano collar / Italian collar (kerah milano)
c.Kerah dua bagian yang di sebut Notched Collar
(kerah sela / taktik) dengan lapel / revere (kelopak) dan kerah terpisah.
a) Classic gents collar / shiller
b) Classic Revere collar / Double breasted
c) Collar and Revere with complete stand
Page 93 of 100
a) Collar set away from neck
b) Standart Revere
Menurut letaknya di sekeliling leher, kerah atau collar dapat dibagi menjadi 3
bentuk dasar kerah adalah :
1.Kerah rebah (Flat Collar).
Kerah yang letaknya datar / rebah di sekeliling leher, dan hanya cukup untuk
menutupi jahitan di leher.
2.Kerah Rol (Rolled Collar).
Kerah yang menggulung / melipat di sekeliling leher, dan lipatannya bisa
sedang sampai tinggi.
3.Standing collar
Kerah yang berdiri tegak di sekitar leher tetapi tidak menggulung / membalik.
Contohnya adalah Mandarin collar & Stand collar variation
Dari ketiga bentuk dasar kerah di atas dapat di buat bermacam – macam variasi,
diantaranya adalah sebagai berikut :
1.Variasi Kerah Rebah
2.Variasi kerah rol
3.Variasi Kerah tegak
Page 94 of 100
Langkah – Langkah Pembuatan Kerah :
Siapkan kain, ukur lingkar leher untuk mendapatkan ukuran kerah.
Membuat pola kerah sesuai dengan ukuran yang sudah didapat dan bentuk
kerah sesuai desain yang diinginkan dan berikan kampuh
Gunting pola tersebut sesuai garis bentuk, rader garis pola tersebut agar mudah
untuk proses menjahit. Setelah di rader pola dijahit.
Kemudian pasang kerah pada lingkar leher, rapikan kerah dan sematkan kerah
pada tengah muka.
Page 95 of 100
MEMBENTUK POLA DAN MEMOTONG BAHAN
Page 96 of 100
TAMPAK DEPAN
Page 97 of 100
TAMPAK SAMPING
Page 98 of 100
TAMPAK BELAKANG
Page 99 of 100