The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

berisi materi tentang Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)
#harapanibupertiwi

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by sitizubaidah63, 2022-06-12 09:23:11

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)

berisi materi tentang Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)
#harapanibupertiwi

Pasca Sarjana
Biologi

ASESMEN
KOMPETENSI

MINIMUM

SITI ZUBAIDAH (1120210002)

BAB I ISI MAKALAH BAB II

PENDAHULUAN ASESMEN KOMPETENSI PERMASALAHAN
MINIMUM
01 02

03 04
BAB III BAB IV

PEMBAHASAN KESIMPULAN

BAB
01

PENDAHULUAN

Kemampuan
membaca,
matematika,
dan sains,

siswa-siswa
kita dari

tahun ketahun
rupanya tak

kunjung
membaik,

malah
semakin
menurun.

Sebagai suatu program asesmen skala besar, PISA tidak bertujuan untuk mengukur penguasaan siswa akan
materi kurikulum sekolah melainkan lebih fokus pada menilai kecakapan individu dalam menerapkan kecakapan
di berbagai situasi dunia nyata. PISA dilandasi pandangan pragmatis tentang pendidikan, yaitu mempersiapkan
individu untuk belajar sepanjang hayat. Oleh karena itu, PISA memberikan perhatian tinggi pada situasi masalah
dunia nyata dan kapasitas individu siswa untuk memasuki dunia kerja dengan kecakapan inti (core skills) yang
mencakup literasi dan numerasi (OECD, 2003). Literasi dan numerasi tersebut selanjutnya menjadi aspek yang
diukur pada PISA yang selanjutnya dikenal dengan literasi membaca, literasi matematika, dan literasi sains
(Wijaya & Dewayani, 2021).

Perhatian tinggi masyarakat global terhadap literasi dan numerasi (literasi matematika) sebagai kecakapan
inti (core skills) yang perlu dikuasai individu direspon pemerintah Indonesia dengan program Asesmen
Kompetensi Minimum (AKM). AKM menanggapi kebutuhan global saat ini bahwa peserta didik diharapkan mampu
beradaptasi dengan dunia yang cepat berubah dan berpartisipasi aktif di masyarakat.

BAB
02

PERMASALAHAN

Permasalahan

Permasalahan 5 Bagaimana hasil AKM
dilaporkan
05

Permasalahan 4 Bagaimana bentuk soal
AKM
04

Permasalahan 3 Bagaimana komponen
AKM
03

Permasalahan 2

02 Apa tujuan AKM

Permasahan 1 Apakah pengertian Asesmen
Kompetensi Minimum (AKM)
01

BAB
03

PEMBAHASAN

Pembahasan

A B C D E

Pengertian Tujuan Komponen Bagaimana Hasil AKM
Asesmen Asesmen Asesmen Bentuk Soal yang
Kompetensi Kompetensi Kompetensi
Minimum Minimum Minimum Asesmen Dilaporkan
Kompetensi
(AKM) (AKM)
Minimum
(AKM)

A. Pengertian Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)

Asesmen Kompetensi Minimum 01 Terdapat dua kompetensi 02
(AKM) merupakan penilaian mendasar yang diukur
kompetensi mendasar yang AKM: literasi membaca dan
diperlukan oleh semua murid untuk literasi matematika
mampu mengembangkan kapasitas (numerasi)
diri dan berpartisipasi positif pada
masyarakat

Literasi membaca didefinisikan sebagai 03 Numerasi adalah kemampuan berpikir 04
kemampuan untuk memahami, menggunakan, menggunakan konsep, prosedur,
fakta, dan alat matematika untuk
mengevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks menyelesaikan masalah sehari-hari
tertulis untuk mengembangkan kapasitas individu pada berbagai jenis konteks yang
sebagai warga Indonesia dan warga dunia dan relevan untuk individu sebagai warga
untuk dapat berkontribusi secara produktif negara Indonesia dan dunia
kepada masyarakat

B. Tujuan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)

Dalam pembelajaran terdapat Tujuan AKM
tiga komponen penting, yaitu

kurikulum (apa yang diharapkan 01

akan dicapai), pembelajaran
(bagaimana mencapai) dan
asesmen (apa yang sudah
dicapai).

Asesmen Kompetensi Minimum
dirancang untuk menghasilkan
Asesmen dilakukan untuk
mendapatkan informasi 02 03 informasi yang memicu
mengetahui capaian murid perbaikan kualitas
terhadap kompetensi yang belajar-mengajar, yang pada
diharapkan gilirannya dapat meningkatkan

hasil belajar murid

Pelaporan hasil AKM dirancang untuk memberikan informasi mengenai
tingkat kompetensi murid. Tingkat kompetensi tersebut dapat dimanfaatkan

guru berbagai mata pelajaran untuk menyusun strategi pembelajaran yang
efektif dan berkualitas sesuai dengan tingkat capaian murid. Dengan

demikian “Teaching at the right level” dapat diterapkan. Pembelajaran yang
dirancang dengan memperhatikan tingkat capaian murid akan memudahkan
murid menguasai konten atau kompetensi yang diharapkan pada suatu mata

pelajaran

C. Komponen Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)

Bentuk Soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)

01 Pilihan Ganda Isian atau Jawaban Singkat 04

Terdiri atas pokok soal dengan Adalah soal yang menuntut
beberapa pilihan jawaban, peserta didik untuk
peserta didik diminta
Menjodohkan memberikan jawaban secara
menjawab soal dengan singkat, berupa kata, frasa,
Dapat mengukur kemampuan angka, atau simbol
memilih satu jawaban benar peserta didik dalam mencocokkan
dari beberapa pilihan jawaban
yang disediakan dan menghubungkan antardua
pernyataan yang disediakan Uraian
02 Pilihan Ganda Kompleks 05
03 adalah soal yang jawabannya
Terdiri atas pokok soal dan menuntut peserta didik untuk
beberapa pernyataan yang harus
dipilih atau direspons. mengingat dan
mengorganisasikan gagasan -
Pernyataan-pernyataan atau
pilihan-pilihan jawaban harus gagasan dengan cara
merupakan satu kesatuan mengemukakan atau
konsep/rincian kompetensi. mengekspresikan gagasan
tersebut dalam bentuk uraian

tertulis

01.
Soal
Pilihan
Ganda

02.
Pilihan
Ganda
Kompleks

03.
Menjodohkan

04.
Isian atau
Jawaban
Singkat

05.
Uraian

E. Hasil AKM yang Dilaporkan

E. Hasil AKM yang Dilaporkan

BAB
04

KESIMPULAN

Kesimpulan

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan penilaian kompetensi mendasar yang diperlukan
oleh semua murid untuk mampu mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada
masyarakat. Terdapat dua kompetensi mendasar yang diukur AKM: literasi membaca dan literasi
matematika (numerasi).

Tujuan dari AKM adalah untuk menghasilkan informasi yang memicu perbaikan kualitas
belajar-mengajar, yang pada gilirannya dapat meningkatkan hasil belajar murid.

Komponen AKM terdiri dari Konten, Proses kognitif, dan konteks. Konten pada Literasi Membaca
terdiri dari teks informasi dan teks fiksi, pada Numerasi konten terdiri dari bilangan, pengukuran dan
geometri, data dan ketidakpastian, serta aljabar. Proses kognitif pada literasi membaca terdiri dari
menemukan informasi, inteprestasi dan integrasi, dan evaluasi dan refleksi; sedangkan numerasi
proses kognitif terdiri dari pemahaman, penerapan, dan penalaran. Konteks pada literasi membaca
dan numerasi terdiri dari personal, social budaya, dan saitifik

Bentuk soal AKM terdiri dari pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, menjodohkan,
isian atau jawaban singkat, dan uraian

Hasil AKM dapat dilaporkan berdasarkan urutan tingkat kompetensi dari yang paling
kurang, yaitu perlu intervensi khusus, dasar, cakap, dan mahir.

THANKS TERIMA KASIH

TERIMA KASIH


Click to View FlipBook Version