The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Assalamu'alaikum Wr.Wb
Selamat Pagi.

Berikut ini bahan ajar materi siklus akuntansi perusahaan jasa. Silahkan kalian unduh dan pelajari, apabila masih belum jelas dapat ditanyakan melalui grup wa.
Terima Kasih

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by hinnuanggraini15, 2022-06-29 22:57:00

MODUL AJAR AKUNTANSI KEUANGAN DAN LEMBAGA (SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA)

Assalamu'alaikum Wr.Wb
Selamat Pagi.

Berikut ini bahan ajar materi siklus akuntansi perusahaan jasa. Silahkan kalian unduh dan pelajari, apabila masih belum jelas dapat ditanyakan melalui grup wa.
Terima Kasih

MODUL AJAR

AKUNTANSI DAN KEUANGAN
LEMBAGA

AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA

SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA
(TAHAP PENCATATAN)

SMK/MAK

UNTUK
KELAS X

PENYUSUN:
MARDITHA HINNU ANGGRAINI



DAFTAR ISI

DAFTAR ISI ........................................................................................................................................ i
CARA PENGGUNAAN MODUL....................................................................................................... ii
PETA KONSEP ................................................................................................................................... iii
I. INFORMASI UMUM................................................................................................................. 1

A. Identitas Modul.................................................................................................................. 1
B. Kompetensi Awal................................................................................................................. 1
C. Profil Pelajar Pancasila .................................................................................................... 1
D. Sarana dan Prasarana ...................................................................................................... 1
E. Target Peserta Didik........................................................................................................ 1
F. Model Pembelajaran .......................................................................................................... 1
II. KOMPETENSI INTI ............................................................................................................. 2
A. Tujuan Pembelajaran......................................................................................................... 2
B. Pemahaman Bermakna....................................................................................................... 2
C. Pertanyaan Tematik .......................................................................................................... 2
D. Persiapan Pembelajaran ................................................................................................... 2
E. Kegiatan Pembelajaran ..................................................................................................... 3
F. Asesmen ................................................................................................................................ 3
G. Pengayaan dan Remidial ................................................................................................... 8
H. Refleksi Peserta Didik dan Guru................................................................................... 8
III. LAMPIRAN........................................................................................................................... 9
A. Lembar Kerja Peserta Didik........................................................................................... 9
B. Uraian Materi: ..................................................................................................................11
C. RANGKUMAN ....................................................................................................................21
AKTIVITAS PEMBELAJARAN.................................................................................................23
KUNCI JAWABAN PILIHAN GANDA ..................................................................................26
Penugasan Mandiri!........................................................................................................................28
GLOSARIUM .....................................................................................................................................29
DAFTAR PUSTAKA .........................................................................................................................30

i

ii



CARA PENGGUNAAN MODUL
Untuk mendapatkan hasil penguasaan belajar yang maksimal, anda diminta untuk
mengikuti saran cara menggunakan modul ini sebagai berikut:

1. Bacalah pendahuluan dari modul ini agar anda dapat mengetahui maksud dan
tujuan serta cakupan pembahasan materi dalam modul ini.

2. Pahami dan pelajari uraian materi, bila anda menemukan kata yang belum
mengerti definisi kata itu, anda dapat membuka halaman glosarium pada akhir
modul ini.

3. Kerjakan setiap aktivitas, latihan, kasus dan tugas yang terdapat pada modul ini
dengan seksama.

4. Untuk menyamakan persepsi pemahaman anda, bacalah rangkuman pada tiap
modulnya.

5. Pelajarilah umpan balik dan tindak lanjut pembelajaran pada tiap modul.
6. Untuk mengetahui hasil pembelajaran anda dapat membuka kunci jawaban dan

mengecek kebenaran jawaban anda, minimalisirlah membuka bagian kunci jawaban
pada saat anda mengerjakan aktivitas, latihan, kasus dan tugas.
7. Hitunglah skor jawaban anda yang terdapat pada bagian kunci jawaban.

ii

PETA KONSEP
iii



MODUL AJAR
I. INFORMASI UMUM

A. Identitas Modul

Penyusun : Marditha Hinnu Anggraini
Identitas Sekolah : SMK Muhammadiyah 1 Sragen
Tahun Pelajaran : 2022
Mata Pelajaran : Akuntansi Perusahaan Jasa
Jenjang Pendidikan : SMK
Fase/Kelas : E/X
Topik : Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa
Alokasi Waktu : 45 Menit

B. Kompetensi Awal
- Peserta didik mampu memahami penyusunan siklus akuntansi pada perusahaan
jasa

C. Profil Pelajar Pancasila
Profil pelajar Pancasila yang akan dibentuk adalah:
• Gotong Royong
• Berpikir kritis dan kreatif
• Mandiri

D. Sarana dan Prasarana
Sarana:
• Power Point (PPT)
• Modul
• Worksheet
• Video Pembelajaran di Internet
Prasarana:
• White board & Spidol
• Komputer/Laptop
• Jaringan Internet
• LCD Proyektor

E. Target Peserta Didik
Peserta Didik yang menjadi target, yaitu peserta didik regular atau tipikal umum,
tidak memiliki kesulitasn dalam mencerna dan memahami materi ajar.
- Jumlah siswa: 30 Peserta didik

F. Model Pembelajaran : Problem Based Learning (PBL)
Model Pembelajaran : Blended Learning (Paduan Tatap Muka dan PJJ).
Metode pembelajaran

1

II. KOMPETENSI INTI

A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran dengan melalui pendekatan saintifik. Peserta
didik diharapkan dapat: menganalisis penyusuanan siklus pada perusahaan akuntansi
perusahaan jasa.

Mengidentifikasi CP sesuai dengan Fase

Rumusan capaian pembelajaran masing – masing elemen pembelajaran adalah sebagai
berikut:

Fase E

Elemen Capaian Pembelajaran
Lingkup Kerja pada bidang Akuntansi dan Pada akhir fase E, peserta didik mampu
Keuangan Lembaga menjelaskan siklus akuntansi pada
perusahaan jasa

B. Pemahaman Bermakna
Sumber pencatatan akuntansi awal kegiatan akuntansi yaitu adanya transaksi.
Transaksi adalah peristiwa ekonomi yang berpengaruh terhadap posisi keuangan
perusahaan. Menurut yang melakukanya terdiri dari: transaksi intern disebut juga
kejadian dan transaksi ekstern.

C. Pertanyaan Tematik
• Apa yang dimaksud siklus akuntansi perusahaan jasa?
• Identifikasikan jenis dan karakteristik perusahaan jasa?
• Mengapa setiap transaksi harus dibuat bukti transaksi?

D. Persiapan Pembelajaran
a. Persiapan membuat perencanaan tertulis yang berisi tujuan pembelajaran
secara operasional materi, bentuk kegiatan belajar mengajar, metode yang
digunakan, waktu, alat - alat pelajaran dan evaluasi.
b. Metode belajar yang digunakan harus menggunakan cara tertentu yang
tepat dalam proses belajar mengajar sehingga tujuan tercapai. Metode
yang sering digunakan adalah ceramah, diskusi dan penugasasn
c. Memberi motivasi belajar.
d. Pengadaan alat peraga dan perpustakan bertujuan untuk membantu siswa
agar siswa mendapat gambaran yang konkrit, untuk menjelaskan materi
pelajaran, untuk menarik perhatian siswa, menambah kegiatan belajar.

2

E. Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)

• Guru melakukan pembukaan dengan memberi salam, berdo’a dan memeriksa

kehadiran peserta didik. Mengkondisikan suasana belajar menyenangkan.

• Guru menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dan manfaat dalam kehidupan

sehari- hari

• Guru menyampaikan cakupan materi dan menyampaikan teknik penilaian yang

digunakan.

Kegiatan Inti (25 Menit)

Kegiatan Literasi Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat,

mengamati, membaca dan menuliskan kembali. Menampilkan materi

PPT terkait materi tahap pencatatan siklus akuntansi pada

perusahaan jasa

Critical Thinking Guru memberikan kesempatan peserta didik untuk

mengidentifikasikan hal yang belum dipahami, dimulai dari

pertanyaan factual yang berkaitan dengan materi tahap

pencatatan siklus akuntansi pada perusahaan jasa.

Collaboration Peserta didik dibentuk dalam bebebrapa kelompok untuk

mendiskusikan, mengumpulkan informasi, mempresentasian dan

saling bertukar pendapat terkait materi tahap pencatatan siklus

akuntansi pada perusahaan jasa

Communication Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu

mengemukakan pendapat atas presentasi yng dilakukan kemudian

ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu yang

mempresentasikan

Creativity Guru dan peserta didi membuat kseimpulan tentang hal yang telah

dipelajari terkait tahap pencatatan siklus akuntansi pada

perusahaan jasa. Peserta didik diberi kesempatan untuk

mengajukan pertanyaan terkait materi tahap pencatatan siklus

akuntansi pada perusahaan jasa.

Kegiatan Penutup (10 Menit)

Peserta didik membuat rangkuman pelaaran tetang poin-poin penting yang muncul dalam

kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan

Guru bersama peserta didik melakukan refleksi untuk mengidentifikasikan kelebihan

atau kekurangan kegiatan pembelajaran serta manfaat yang diperoleh.

Guru memberikan tindak lanjut kepda peserta didik berupa penugasan atau kuis

F. Asesmen

a) Teknik dan bentuk penilaian

Aspek Teknik Penilaian Bentuk Penilaian
Sikap Observasi Lembar Pengamatan

3

Pengetahuan Tes tertulis Pilihan ganda dan
Keterampilan Praktik Penugasan mandiri
Lembar Penilaian Praktik

b) Kriteria Penilaian
1) Sikap

Kegiatan Profil Pelajar Praktik Inti
Diskusi, praktik
Pancasila
Diskusi, praktik
Diskusi, praktik Bernalar kritis Mampu secara objektif

memproses informasi baik

kualitatif maupun kuantitatif,

membangun keterkaitan antara

berbagai informasi, menganalisis

informasi, mengevaluasi dan

menyimpulkannya.

Kreatif Mampu memodifikasi dan

menghasilkan sesuatu yang

orisinal, bermakna, bermanfaat,

dan berdampak

Gotong royong & Mampu mengemukakan ide dan

Mandiri pendapat serta bertanggung

jawab atas proses dan hasil

belajarnya.

INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP

Satuan Pendidikan : SMK
Tahun Pelajaran : 2022
Kelas/Semester : X/ I
Mata Pelajaran : Akuntansi Perusahaan Jasa

No. Nama Profil Pelajar Pancasila Gotong Jumlah
1. Bernalar Kritis Kreatif royong & Skor
Mandiri
123412341
234

4

2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30.

Catatan:

1. Skor akhir menggunakan skala 1-4
2. Perhitungan skor akhir menggunakan rumus:

Nilai = Skor diperoleh x 4
Skor maksimal

5

3. Keterangan:

Kriteria Keterangan

4 Selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan

3 Sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang

- kadang tidak melakukan

2 Kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering

tidak melakukan

1 Tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

2) Pengetahuan
- Tes tertulis: Pilihan ganda dan uraian (Lihat lampiran)
- Tes Lisan/Observasi Terhadap Diskusi, Tanya Jawab, dan Percakapan

Penilaian Aspek Percakapan

Skala Jumlah Kode
Nilai
No Aspek yang Dinilai Skor Skor
25 50 75 100 Sikap

1 Intonasi

2 Pelafalan

3 Kelancaran

4 Ekspresi

5 Penampilan

6 Gestur

- Penugasan Tugas Rumah:

a. Peserta didik menjawab pertanyaan yang terdapat pada buku peserta didik.

b. Peserta didik meminta tanda tangan orang tua sebagai bukti bahwa mereka
telah mengerjakan tugas rumah dengan baik.

c. Peserta didik mengumpulkan jawaban dari tugas rumah yang telah dikerjakan
untuk mendapatkan penilaian.

Penilaian = Skor diperoleh x 100
Skor maksimal

6

3) Keterampilan

- Penilaian Unjuk Kerja

Instrumen Penilaian

No Aspek yang Dinilai Sangat Kurang Tidak
Baik Baik Baik Baik
(100) (75) (50) (25)

1 Kesesuaian respon dengan
pertanyaan

2 Keserasian pemilihan kata

3 Kesesuaian penggunaan tata Bahasa

4 Pelafalan

Kriteria penilaian (skor)

100 = Sangat Baik

75 = Baik

50 = Kurang Baik

25 = Tidak Baik

Cara mencari nilai (N) = Skor diperoleh x 100

Skor maksimal

Instrumen Penilaian Diskusi

No. Aspek yang Dinilai 100 75 50 25

1 Penguasaan materi diskusi

2 Kemampuan menjawab pertanyaan

3 Kemampuan mengelola kata

4 Kemampuan menyelesaikan masalah

Keterangan:
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Kurang Baik

7

25 = Tidak Baik
G. Pengayaan dan Remidial

• Pengayaan: Bagi peserta didik yang sudah mencapai nilai ketuntasan
(Pengetahuan < 72 dan Keterampilan < 72) berupa materi pendalaman,
pemantapan materi Tahap Pengikhtisaran Akuntansi Pada Perusahaan Jasa

• Remidial: Pembelajaran remedial dilakukan bagi peserta didik yang capaian
KD nya belum tuntas (Pengetahuan <72 dan Keterampilan <72) melalui:

- Penugasan dan tutor sebaya jika peserta didik yang belum mencapai KKM <
50%.
- Pembelajaran klasikal/remedial teaching jika peserta didik yang belum
mencapai KKM ≥ 50% dan kemudian dinilai kembali melalui tes tertulis

H. Refleksi Peserta Didik dan Guru

Refleksi Peserta Didik
• Apakah kalian memahami konsep materi yang dipelajari hari ini?
• Pada bagian mana yang belum kalian pahami?
• Apakah Modul membantu kalian memahami materi hari ini?

Refleksi Guru
• Apakah pembelajaran yang saya lakukan sudah sesuai dengan apa yang

saya rencanakan?
• Bagian rencana pembelajaran manakah yang sulit dilakukan?
• Berapa persen siswa yang berhasil mencapai tujuan pembelajaran?
• Apa kesulitan yang di alami oleh siswa yang belum mencapai tujuan

pembelajaran?
• Apa yang akan saya lakukan untuk membantu mereka?

8

III. LAMPIRAN

A. Lembar Kerja Peserta Didik

Mata Pelajaran : Akuntansi Perusahaan Jasa

Materi Pokok : Siklus Akuntansi pada Perusahaan Jasa

Fase/ Kelas : E/X

Semester : 1 (Ganjil)

Transaksi-transaksi yang terjadi selama bulan Desember 2020 adalah sebagai berikut.

Desember 1 Tuan Jamal melakukan investasi tambahan melalui rekening di bank atas nama
perusahaan dan menyetor kas sebesar Rp150.000.000,00.

Desember 2 Dibayar sewa gedung untuk 1 tahun sebesar Rp3.000.000,00 mulai bulan
Desember 2020 sampai dengan November 2021.

Desember 3 Dibeli peralatan kantor dari Toko Jaya seharga Rp20.000.000,00 secara kredit.

Desember 5 Dibayar iklan untuk bulan Desember 2020 sebesar Rp600.000,00.

Desember 11 Dibeli perlengkapan kantor secara kredit seharga Rp1.200.000,00 dari Toko
NILAM.

Desember 15 Diselesaikan servis untuk PT NIRMALA dan difakturkan untuk ditagih Sebesar
Rp9.000.000,00.

Desember 16 Diterima uang sebesar Rp5.000.000,00 atas jasa yang telah diberikan kepada
pelanggan.

Desember 17 Dibayar sebagian utang kepada Toko Jaya sebesar Rp7.500.000,00 untuk
peralatan kantor yang dibeli tanggal 3 Desember 2020 lalu.

Desember 19 Diterima uang sebesar Rp4.500.000,00 atas jasa yang telah diberikan kepada
pelanggan bernama Toko RAMAYANA.

Desember 22 Diterima cicilan pembayaran dari PT NIRMALA sebesar Rp3.000.000,000.

Desember 24 Dibayar biaya perjalanan dinas sebesar Rp900.000,00.

Desember 25 Dibayar biaya telepon untuk bulan Desember 2019 sebesar Rp400.000,00.

Desember 25 Dibayar gaji pegawai bulan Desember sebesar Rp9.000.000,00.

Desember 27 Dibayar listrik dan air untuk bulan Desember sebesar Rp600.000,00.

Desember 30 Tuan Jamal mengambil uang tunai untuk keperluan pribadinya sebesar
Rp5.000.000,00.

Desember 31 Diberikan servis kepada para pelanggan dengan perhitungan biaya sebesar
Rp8.000.000,00. Jumlah tersebut difaktur untuk ditagih.

9

Petunjuk Kerja:

1. Silahkan kalian membuat jurnal umum untuk mencatat
transaksi diatas

2. Kerjakan pada lembar yang telah disediakan, dibawah
ini!

Lembar kerja!

Tgl Keterangan Ref Debit Kredit
2020
Des 1 Kas Rp. 150.000.000 Rp. 150.000.000
Utang Usaha Rp. 3.000.000 Rp. 3.000.000
2 Jasa Rp. 20.000.000 Rp. 20.000.000
3 Kas Rp. 600.000 Rp. 600.000
5 Utang Usaha Rp. 1.200.000 Rp. 1.200.000
11 Kas Rp. 9.000.000 Rp. 9.000.000
15 Kas Rp. 5.000.000 Rp. 5.000.000
16 Kas Rp. 7.500.000 Rp. 7.500.000
17 Rp. 4.500.000 Rp. 4.500.000
19 Kas Rp. 3.000.000 Rp. 3.000.000
22 Kas Rp. 900.000 Rp. 900.000
24 Kas Rp. 400.000 Rp. 400.000
25 Air Rp. 9.000.000 Rp. 9.000.000
25 Kas Rp. 600.000 Rp. 600.000
27 Tuan Jamal
30

10

Kas Rp. 5.000.000 Rp. 5.000.000
31
Rp. 8.000.000 Rp. 8.000.000
Jumlah Rp.227.700.000 Rp. 227.700.000

B. Uraian Materi:

Siklus Akuntansi Pada Perusahaan Jasa
(Tahap Pencatatan Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa)

Tujuan Pembelajaran:
Setelah mempelajari materi dalam modul ini, Anda diharapkan mampu:

1. Menjelaskan pengertian perusahaan jasa
2. Menjelaskan karakteristik perusahaan jasa
3. Menjelaskan tahap proses siklus akuntansi

Apa yang anda ketahui mengenai perusahaan jasa? Perusahaan jasa adalah
perusahaan yang tidak menyediakan produk dalam bentuk fisik atau tidak berwujud,
melainkan berupa melayani kebutuhan konsumen. Layanan tersebut dapat berupa keahlian
yang dimiliki. Walaupun tidak menghasilkan produk secara langsung namun perusahaan
jasa tetap memerlukan akuntansi. Perhatikan lingkungan sekitar kalian, adakah perusahaan
jasa?

Salah satu contoh perusahaan jasa adalah Cleaning Service. Cleaning services
adalah jasa pelayanan yang diberikan untuk membersihkan ruangan – ruangan tertentu,
dimana mereka di tempatkan. Selain itu adakah contoh lain terkait perusahaan jasa.
Dalam melakukan kegiatan operasional, perusahaan akan mencatat segala transaksi

11

ekonomi secara kronologis dan historis. Setiap transaksi yang berkaitan dengan
perusahaan jasa dicatat sebagai bukti transaksi. Bukti transaksi inilah yang menjadi data
pencatatan akuntansi bagi perusahaan. Selanjutnya, bukti transaksi dianalisis untuk
mengetahui kondisi keuangan perusahaan dalam satu periode akuntansi.

Untuk mengetahui pentingnya akuntansi akuntansi bagi perusahaan jasa, Anda
diminta untuk mengikuti uraian materi berikut.

A. Karakteristik Perusahaan Jasa

Berikut karakteristik perusahaan jasa:

a. Tidak berwujud, artinya tidak memiliki bentuk fisik yang nyata, tidak dapat dilihat
atau diraba, hanya dapat dirasakan manfaatnya.

b. Berubah-ubah, maksudnya setiap jasa yang diperdagangkan tidak memiliki
standarisasi. Semuanya tergantung pada selera konsumen.

c. Tidak dapat dipisahkan.
d. Tidak dapat disimpan.

B. Tahap Proses Siklus Akuntansi

Siklus akuntansi adalah proses pencatatan transaksi keuangan yang digunakan untuk
Menyusun laporan keuangan suatu perusahaan. Secara sederhana siklus akuntansi
meliputi: Transaksi → Pencatatan → Penggolongan → Pengikhtisaran → Pelaporan.

Sehingga proses akuntansi sejak terjadinya transaksi sampai tersusun laporan
keuangan, meliputi tahap-tahap sebagai berikut:

1) Tahap pencatatan dan penggolongan, meliputi kegiatan-kegiatan berikut:
a) Membuat/menerima bukti pencatatan/bukti transaksi,
b) Mencatat dalam jurnal, dan
c) Memindahkan data junal ke dalam buku besar (posting).

2) Tahap pengikhtisaran, meliputi kegiatan-kegiatan berikut:
a) Menyusun daftar sisa/neraca sisa/neraca saldo
➔ Neraca saldo berasal dari saldo sementara buku besar. Neraca saldo ini
dibuat sebagai langkah awal untuk menyusun kertas kerja.
b) Membuat jumal penyesuaian,
➔ Jurnal yang dibuat untuk menyesuaikan nilai akun-akun setiap buku besar
yang belum mencerminkan jumlah (saldo) yang sebenarnya.
c) Menyusun kertas kerja/neraca lajur.
➔ Kertas kerja adalah alat bantu untuk membuat laporan keuangan dari
transaksi yang terjadi di dalam perusahaan selama satu periode akuntansi.
d) Membuat jurnal penutup

12

➔ Jurnal penutup ini untuk menutup akun-akun nominal, prive, dan ikhtisar
laba-rugi supaya tidak terjadi perhitungan ulang terhadap transaksi di
periode berikutnya

e) Menyusun neraca sisa setelah penutupan.
➔ Tujuannya adalah untuk menentukan apakah akun buku besar telah seimbang
untuk memulai kegiatan pada periode tertentu.

3) Tahap pelaporan, meliputi kegiatan pembuatan kertas kerja (work sheet),
kemudian disusun laporan keuangan, yang berupa:
a) Laporan laba rugi,
b) Laporan perubahan modal,
c) Neraca, dan
d) Laporan arus kas.

❖ Mekanisme Debit dan Kredit

Dalam akuntansi, seluruh transaksi keuangan yang terjadi di perusahaan melibatkan dua
sisi, yaitu sisi debit dan sisi kredit. Pembahasan kali ini, kita akan mempelajari bagaimana
menempatkan akun-akun tersebut di sisi debit atau kredit. Aturan debit dan kredit dan
saldo normal untuk macam-macam akun dapat diikhtisarkan sebagai berikut:

Tabel Mekanisme Debit dan Kredit

NO AKUN PENCATATAN SALDO
NORMAL
DEBIT (D) KREDIT
D
(K) K
K
1 Aset/Harta + - K
D
2 Liabilitas/Utang - +

3 Ekuitas/Modal - +

4 Pendapatan - +

5 Beban +-

Di bawah ini mekanisme cara mendebit dan mengkredit:

a. Aset sebagai akun riil dalam posisi keuangan tampak di sisi debit. Jika
terjadi penambahan aset dicatat di sisi debit dan apabila terjadi
pengurangan aset akan dicatat di sisi kredit. Pada akhir periode akuntansi,
aset akan bersaldo debit sebagai saldo normalnya.

b. Liabilitas sebagai akun riil dalam posisi keuangan tampak di sebelah kredit.
Apabila liabilitas bertambah dicatat di sisi kredit dan jika berkurang dicatat
di sisi debit. Pada akhir periode akuntansi, liabilitas akan bersaldo kredit
sebagai saldo normalnya.

c. Ekuitas sebagai akun riil dalam posisi keuangan tampak di sebelah kredit.
Apabila ekuitas bertambah dicatat di sisi kredit dan apabila berkurang
dicatat di sisi debit. Pada akhir periode akuntansi, ekuitas akan bersaldo
kredit sebagai saldo normalnya.

13

d. Pendapatan sebagai akun laba rugi atau akun nominal merupakan akun
pembantu modal, artinya selalu berpengaruh terhadap modal. Apabila
bertambah dicatat di sisi kredit dan apabila berkurang dicatat di sisi debit.
Pada akhir periode akuntansi, pendapatan akan bersaldo kredit sebagai
saldo normalnya.

e. Beban sebagai sebagai akun laba rugi atau akun nominal merupakan akun
pembantu modal, artinya selalu berpengaruh terhadap modal. Jika beban
bertambah dicatat di sisi debit dan jika berkurang dicatat di sisi kredit.
Pada akhir periode akuntansi, beban akan bersaldo debit sebagai saldo
normalnya.

Jadi, berdasarkan analisis pengaruh transaksi keuangan ke dalam suatu rekening atau
perkiraan, maka dengan pertolongan bentuk rekening huruf T yang sederhana, cara
mendebitkan atau mengkreditkan adalah sebagai berikut:

D Aset K D Liabilitas K
–+
+–

D Pendapatan K D Ekuitas K D Beban K
–+ –+ +–

❖ Sumber Pencatatan

Sebelum diadakan pencatatan dalam jurnal, setiap transaksi harus didukung dengan
dokumen-dokumen usaha (business documents). Dokumen sumber transaksi tersebut
digunakan sebagai bukti pencatatan. Banyak perusahaan yang membuat bukti-bukti
pencatatan sendiri, seperti bukti penerimaan kas, bukti pengeluaran kas, faktur
pembelian, faktur penjualan, bukti umum/memo. Apabila demikian, maka dokumen-
dokumen sumber dari transaksi usaha tersebut dijadikan bukti pendukung dari bukti
pencatatan yang dibuat perusahaan. Sebelum mengenal macam-macam bukti pencatatan,
perlu dingat kembali pengertian transaksi dan kejadian. Adanya dokumen sumber atau
bukti pencatatan itu karena transaksi dan kejadian.

a) Transaksi (transaction) adalah peristiwa ekonomis suatu unit ekonomi yang
mengubah harta, utang, dan modal, yang berhubungan dengan pihak luar

14

perusahaan. Contohnya adalah pembayaran, pembelian, penjualan, serta
penerimaan uang.
b) Kejadian adalah peristiwa ekonomis suatu unit ekonomi yang mengubah harta,
utang, dan modal, yang terjadi di lingkungan intern perusahaan. Contohnya adalah
penyusutan aktiva tetap, pemakalan perlengkapan, pembetulan kesalahan, serta
premi asuransi yang kedaluarsa.

❖ Klasifikasi Akun
Akun (perkiraan/rekening) adalah daftar (formulir) yang digunakan untuk
mencatat dan menggolong-golongkan transaksi yang sejenis.
Pengklasifikasian akun:
1) Akun Real (real account)
2) Akun Nominal (nominal account)
3) Akun campuran (mixed account)

❖ Penggolongan Akun dan Kode

• Penggolongan akun

1) Aset

a) Aset lancar : kas, surat berharga, piutang wesel, piutang

usaha

b) Aset tetap : tanah, gedung, mesin, kendaraan, peralatan

dsb.

c) Aset tetap tak berwujud : hak cipta, hak paten, merk dagang, goodwill,

franchise.

2) Kewajiban

a) Kewajiban jangka pendek / Kewajiban lancar : kewajiban usaha, utang gaji,

kewajiban wesel, kewajiban bunga, dll

b) Kewajiban jangka Panjang : Kewajiban hipotik, obligasi

3) Modal/Ekuitas: modal sendiri, modal saham, laba ditahan

4) Pendapatan

a) Pendapatan usaha : pendapatan jasa salon.

b) Pendapatan di luar usaha : pendapatan bunga.

5) Beban

a) Beban usaha : Beban gaji, beban sewa, beban listrik.

b) Beban di luar usaha : beban bunga.

b. Kode akun

• Kode akun adalah pemberian kode pada akun atau akun sehingga setiap akun

mudah diingat, dimengerti dan digunakan. Dalam pemberian kode akun perlu

memperhatikan sifat-sifat sebagai berikut:

1. Mudah diingat

2. Sederhana dan singkat

3. Konsisten

15

4. Memungkinkan adanya penambahan kode akun baru tanpa merubah kode akun
yang sudah ada.

Kegunaan kode akun:

1) Untuk mempermudah dalam mengidentifikasi akun-akun dalam buku besar untuk
mempermudah pencatatan, pengelompokan, penyimpanan, dan pengambilan data
akuntansi.

2) Mempermudah pemrosesan selanjutnya
3) Dapat mengurangi pekerjaan pencatatan

• Jurnal Umum

a. Pengertian Jurnal adalah suatu buku harian tempat mencatat semua
transaksi – transaksi yang terjadi dalam perusahaan secara sistematis dan
kronologis. Pencatatan dilakukan berdasarkan bukti-bukti dengan
menyebutkan akun yang akan di debit dan dikredit. Prosesnya disebut
menjurnal (journalizing).

b. Kegunaan Jurnal untuk menjembatani pencatatan transaksi dari buku harian
ke akun buku besar dan mengontrol keseimbangan jumlah debit dan jumlah
kredit.

c. Fungsi Jurnal
1) Fungsi Mencatat, jurnal merupakan tempat mencatat setiap terjadi
transaksi keuangan, baik yang bersifat internal maupun transaksi
eksternal.
2) Fungsi Historis, jurnal mencatat transaksi perusahaan secara
kronologis, berdasarkan urutan tanggal terjadinya transaksi.
3) Fungsi Informasi, jurnal memberikan informasi tentang peristiwa
ekonomi yang terjadi dalam perusahaan.
4) Fungsi Analisis, jurnal berfungsi sebagai sarana untuk menganalisis
transaksi mana yang dicatat di sisi debit dan di sisi kredit.
5) Fungsi Instruksi, jurnal bersifat memerintah untuk melakukan
pencatatan akuntansi berikutnya atau posting ke buku besar.
Sebelum menjurnal, terlebih dahulu dilakukan analisis transaksi yang
bertujuan untuk:

1) mengetahui akun apa yang dipengaruhi oleh sebuah transaksi, dan
2) mengetahui pengaruh transaksi apakah menyebabkan penambahan atau

pengurangan.
d. Bentuk Jurnal Umum

Berikut ini adalah bentuk jurnal umum:

16

Nama Perusahaan
Jurnal Umum

No Nama Akun dan Kredit
Tanggal Ref Debit 7)
Keterangan 5) 6)
Bukti
1) 2) 3) 4)

Keterangan:
1) Tahun dan bulan transaksi.
2) Tanggal transaksi.
3) Diisi nomor bukti transaksi. Adakalanya kolom ini ditiadakan.
4) Diisi akun di debit merapat ke kiri, akun di kredit menjorok ke kanan.
5) Nomor akun diisi saat pemindahbukuan (posting) ke buku besar.
6) Jumlah di debit
7) Jumlah di kredit.

Di dalam menjurnal suatu akun, penambahan atau pengurangan akan diletakkan di debit
atau di kredit tergantung dari jenis akunnya. Konsep mendebit atau mengkredit sesuai
dengan konsep yang sudah dijelaskan dalam materi mekanisme debit dan kredit. Berikut
ini contoh soal jurnal umum.

Pada bulan Desember 2021 Tn. Budi mendirikan usaha bengkel sepeda motor
dengan nama RJ MOTOR. Transaksi keuangan tang terjadi selama bulan
Desember 2021 sebagai berikut:

1. Tn. Budi menyetorkan uang tunai Rp8.500.000,00 perlengkapan Rp3.250.000,00
peralatan Rp6.250.000,00 dan sepeda motor Rp20.750.000,00 sebagai modal usaha.
2. Menerima pendapatan jasa atas servis sepeda motor dari pelanggan Rp1.500.000,00
4. Membeli perlengkapan secara tunai Rp400.000,00
7. Membeli peralatan Rp1.400.000,00 baru dibayar tunai Rp700.000,00 sisanya akan
dibayar bulan depan.
9. Tn. Budi memperoleh pinjaman dari bank atas permohonan kredit usaha mikro kecil
dan menengah sebesar Rp6.000.000,00
11. Menerima pendapatan jasa servis motor dari pelanggan Rp1.925.000,00
13. Membayar sewa kios untuk masa satu tahun Rp3.800.000,00
14. Menerima pendapatan sewa sebesar Rp5.500.000,00
16. Menerima pembayaran tunai Rp1.000.000 atas pekerjaan yang diselesaikan
Rp2.000.000,00 sisanya dibayar bulan depan.
18. Membayar beban lain-lain Rp225.000,00
19. Menerima pendapatan jasa dari pelanggam Rp3.600.000,00

17

21. Membayar beban listrik dan telepon Rp300.000,00
23. Menerima jasa servis sebesar Rp4.000.000,00 yang dibayar secara kredit
25. Membayar beban komisi sebesar Rp500.000,00 secara tunai
27. Menerima cicilan dari pelanggan atas transaksi tanggal 23 Desember 2021 sebesar
Rp2.500.000,00
28. Tn. Budi mengambil uang perusahaan untuk keperluan pribadinya sebesar
Rp350.000,00
29. Membayar beban administrasi dan umum sebesar Rp450.000,00
31. Membayar gaji karyawan Rp2.200.000,00

Diminta:

Catatlah transaksi bengkel RJ MOTOR dalam jurnal umum!

Jawaban:

BENGKEL RJ MOTOR
JURNAL UMUM

(dalam rupiah)

TANGGAL NAMA AKUN REF DEBIT KREDIT
20201 1 Kas
111 8.500.000

Des Perlengkapan 113 3.250.000

Peralatan 121 6.250.000
Kendaraan 122 20.750.000

Modal Budi 311 38.750.000
2 Kas 111 1.500.000
411 1.500.000
Pendapatan jasa 113 400.000
4 Perlengkapan
111 400.000
Kas 121 1.400.000 700.000
7 Peralatan 111 700.000
211
Kas 111 6.000.000 6.000.000
Utang usaha 1.925.000
9 Kas 212 3.800.000
111 1.925.000
Utang bank 411
11 Kas 114 3.800.000
111
Pendapatan jasa
13 Sewa dibayar di muka

Kas

18

14 Kas 111 5.500.000

Pendapatan sewa 412 5.500.000
16 Kas 111 1.000.000

Piutang usaha 112 1.000.000
Pendapatan jasa 411 2.000.000
514 225.000
18 Beban lain-lain 111 225.000
Kas 111 3.600.000
411 3.600.000
19 Kas 512 300.000
Pendapatan jasa 111 300.000
112 4.000.000
21 Beban listrik dan telepon 411 4.000.000
Kas 515 500.000
111 500.000
22 Piutang usaha 111 2.500.000
Pendapatan jasa 112 2.500.000
312 350.000
25 Beban komisi 111 350.000
Kas 513 450.000
111 450.000
27 Kas 511 2.200.000
Piutang usaha 111 2.200.000

28 Prive Budi 75.400.000 75.400.000
Kas

29 Biaya Administrasi umum
Kas

31 Beban gaji
Kas
JUMLAH

• Buku Besar
a) Pengertian Buku Besar adalah kumpulan dari akun-akun sejenis yang satu sama

lain saling berhubungan secara sistematis. Akun buku besar merupakan formulis
tempat mencatat perubahan aset, liabilitas, ekuitas, pendapatan, dan beban
akibat transaksi yang terjadi di dalam perusahaan.
b) Bentuk-Bentuk Buku Besar

▪ Bentuk T
Merupakan format buku besar yang paling sederhana. Sesuai namanya Bentuk T terdiri
atas empat bagian yaitu nama akun, nomor akun, debit (sisi kiri), dan kredit (sisi kanan).
Berikut contoh buku besar bentuk T:

Nama Akun:..... No Akun:.....

19

Debit Kredit

▪ Bentuk 2 Kolom (Skontro)
Dalam bentuk 2 kolom ini, antara debit dan kredit dipisah, baik keterangan mapun
jumlah angkanya. Formatnya sebagai berikut:

Nama Akun:..... No. Akun:.....

Tanggal Keterangan Ref Debit Tanggal Keterangan Ref Kredit

▪ Bentuk 3 Kolom (Berkolom saldo tunggal)
Pada bentuk 3 kolom, terdiri atas tanggal, keterangan, ref, kolom debit, kolom kredit,
dan saldo. Formatnya sebagai berikut:

Nama Akun:..... No. Akun: .....

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo

▪ Bentuk 4 Kolom (Berkolom saldo ganda)
Pada bentuk 4 kolom, terdiri atas tanggal, keterangan, kolom debit, kredit, dan saldo
debit dan saldo kredit. Formatnya sebagai berikut:

Nama akun:..... Ref Debit No. Akun:.....
Tanggal Keterangan Saldo

Kredit
Debit Kredit

Penjelasan mengenai bentuk buku besar di atas adalah:

a) Nama akun diisi dengan nama akun, misalnya akun kas, modal, dan yang
lainnya.

b) Nomor akun diisi dengan nomor kode yang telah ditetapkan untuk akun
tersebut, misalnya akun kas dengan kode 111, akun modal dengan 311.

c) Kolom tanggal diisi dengan tanggal terjadinya transaksi. Tanggal
transaksi ini sudah dicatat di dalam jurnal, maka mengisinya harus sesuai
dengan tanggal jurnal.

20

d) Kolom keterangan diisi dengan keterangan singkat mengenai transaksi
tersebut dan penjelasan singkat ini sudah dibuat dalam jurnal.

e) Kolom Ref (referensi) diisi dengan halaman jurnal dari mana transaksi
tersebut dipindahkan.

f) Kolom debit dan kredit diisi dengan jumlah transaksi tersebut yang
terdapat dalam jurnal.

c) Langkah – Langkah Memposting Buku Besar
Setelah pencatatan transaksi pertama dalam jurnal, langkah

selanjutnya melakukan pencatatan ke dalam buku besar dengan jalan
memindahkan kolom debit jurnal ke buku besar sebelah debit dan kolom
kredit jurnal ke buku besar sebelah kredit.

Proses memindahkan catatan dari jurnal yang telah dibuat ke dalam
buku besar disebut dengan posting. Sebelum melakukan posting dari jurnal,
terlebih dahulu jika terdapat saldo awal sebelum memulai kegiatan
akuntansi, dilakukan pencatatan saldo-saldo akun buku besar pada awal
periode ke akun buku besar yang sesuai.

Proses pemindahan dari jurnal ke buku besar (posting) dilakukan
dengan cara sebagai berikut:

1) Tanggal jurnal dipindahkan pada kolom tanggal buku besar.
2) Halaman jurnal dipindahkan pada kolom Ref buku besar dengan menuliskan JU.

Misalnya JU 1 berarti posting buku besar berasal dari jurnal umum halaman 1.
3) Jumlah pada jurnal dipindahkan ke buku besar sesuai dengan akun yang

bersangkutan. Jumlah debit jurnal ditempatkan pada debit buku besar dan
jumlah kredit jurnal ditempatkan pada kredit buku besar.
4) Kolom Ref jurnal diisi dengan nomor kode akun buku besar yang digunakan.

Posting buku besar merupkan tahapan terakhir pada proses pencatatan dalam siklus
akuntansi. Informasi akuntansi yang terkumpul selama proses pencatatan ini merupakan
data masukan untuk proses berikutnya.

Siklus akuntansi merupakan sebuah proses yang saling terkait. Kesalahan pencatatan
dapat mengakibatkan kesalahan penilaian kinerja perusahaan. Oleh karena itu,
diperlukan ketelitian dan kecermatan dalam proses pencatatan agar informasi akuntansi
yang diperoleh merupakan data akurat.

C. RANGKUMAN
▪ Secara sederhana siklus akuntansi meliputi: Transaksi → Pencatatan →
Penggolongan → Pengikhtisaran → Pelaporan.
▪ Tahapan Proses Akuntansi
1. Tahap Pencatatan dan penggolongan

21

2. Tahap Pengikhtisaran
3. Tahap Pelaporan
▪ Siklus akuntansi perusahaan jasa mrupakan suatu kegiatan yang saling terkait
dan tidak dapat dipisahkan. Secara umum terdiri atas tahap pencatatan,
penggolongan, pengikhtisaran, dan pelaporan.
▪ Pada tahap pencatatan yang dilakukan adalah menganalisis bukti transaksi,
menyusun jurnal umum, dan membuat buku besar.
▪ Pengertian Jurnal adalah suatu buku harian tempat mencatat semua transaksi
– transaksi yang terjadi dalam perusahaan secara sistematis dan kronologis.
▪ Kegunaan Jurnal untuk menjembatani pencatatan transaksi dari buku harian
ke akun buku besar dan mengontrol keseimbangan jumlah debit dan jumlah
kredit.
▪ Fungsi Jurnal:
- Fungsi Mencatat, jurnal merupakan tempat mencatat setiap terjadi
transaksi keuangan, baik yang bersifat internal maupun transaksi eksternal.
- Fungsi Historis, jurnal mencata transaksi perusahaan secara kronologis,
berdasarkan urutan tanggal terjadinya tramsaksi.
- Fungsi Informasi, jurnal memberikan informasi tentang peristiwa ekonomi
yang terjadi dalam perusahaan.
- Fungsi Analisis, jurnal berfungsi sebagai sarana untuk menganalisis
transaksi mana yang dicatat di sisi debit dan di sisi kredit.
- Fungsi Instruksi, jurnal bersifat memerintah untuk melakukan pencatatan
akuntansi berikutnya atau posting ke buku besar.
▪ Pengertian Buku Besar adalah kumpulan dari akun-akun sejenis yang satu sama
lain saling berhubungan secara sistematis. Akun buku besar merupakan
formulir tempat mencatat perubahan aset, liabilitas, ekuitas, pendapatan,
dan beban akibat transaksi yang terjadi di dalam perusahaan.

22

AKTIVITAS PEMBELAJARAN

Pilihan Ganda (10 Poin untuk setiap jawaban benar)

1. Jurnal adalah buku untuk mencatat….

a. Semua peristiwa dalam perusahaan

b. Perubahan kekayaan

c. Semua harta, utang, dan modal

d. Setiap transaksi keuangan dalam perusahaan

e. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan perusahaan

2. Dibayar beban listrik sebesar Rp. 200.000,00. Jurnal yang harus dibuat ialah ....
a. Kas Rp500.000
Beban listrik Rp. 200.000
b. Utang usaha Rp. 200.000
Beban listrik Rp. 200.000
c. Beban listrik Rp. 200.000
Utang usaha Rp. 200.000
d. Beban listrik Rp. 200.000
Modal Rp. 200.000
e. Beban listrik Rp. 200.000
Kas Rp. 200.000

3. Ny. Sarah menyetor uangnya untuk mendirikan perusahaan jasa Salon “Beauty”
sebesar Rp. 20.000.000,00. Jurnal dari transaksi tersebut adalah ....
a. Modal Sarah Rp. 20.000.000
Kas Rp. 20.000.000
b. Kas Rp. 20.000.000
Modal Sarah Rp. 20.000.000.
c. Investasi Rp. 20.000.000

Kas Rp. 20.000.000

d. Prive Sarah Rp. 20.000.000

Kas Rp. 20.000.000

e. Kas Rp. 20.000.000

Prive Sarah Rp. 20.000.000

4. Suatu perusahaan yang kegiatan usahanya ditujukan untuk memperoleh
pendapatan/penghasilan melalui palayanan jasa – jasa tertentu disebut ....
a. Perusahaan Jasa

23

b. Perusahaan Dagang
c. Perusahaan Makanan
d. Perusahaan Proyek
e. Perusahaan Manufaktur
5. Perputaran atau urutan setiap kejadian atau proses transaksi yang kemudian di
analisa sehingga mengakibatkan terbentuknya sebuah laporan keuangan....
a. Siklus Jasa
b. Siklus Akuntansi
c. Siklus Kehidupan
d. Siklus Manufaktur
e. Siklus Dagang
6. Kolom referensi (Ref) pada buku jurnal dan buku besar ketika dilakukan
posting diisi dengan....
a. Nomor halaman jurnal dan nomor bukti pencatatan
b. Nomor bukti pencatatan dan nomor akun buku besar yang bersangkutan
c. Nomor urut transaksi dan nomor bukti pencatatan
d. Nomor akun buku besar yang bersangkutan dan nomor halaman buku jurnal
e. Nomor akun buku besar yang bersangkutan dan nomor urut transaksi
7. Sumber data pencatatan buku besar adalah ....
a. Buku harian jurnal
b. Dokumen transaksi
c. Faktur pembelian
d. Neraca saldo
e. Laporan keuangan
8. Salon Mobil “rohmanto” memiliki rincian data sebagai berikut:
Aktiva Rp 60.000.000,00
Kewajiban Rp 27.500.000,00
Dengan demikian maka ekuitas yang dimiliki perusahaan tersebut adalah
sebesar........

a. 32.000.000,00
b. 32.500.000,00
c. 60.000.000,00
d. 87.500.000,00
e. 27.500.000,00

9. Jaka membuka usaha fotocopy,karena itu ia membeli mesin fotocopy seharga Rp.
10.000.000.00. Dengan cara membayar tunai Rp.7.000.000.00. Dan sisanya
dibayar 2 bulan kemudian. Pengaruh transaksi tersebut terhadap persamaan
akuntansi adalah.....

a. Peralatan bertambah Rp.10.000.000; modal bertambah Rp.7.000.000; dan
utang bertambah Rp.3.000.000.

24

b. Peralatan bertambah Rp.10.000.000; dan utang bertambah Rp.7.000.000;
dan modal bertambah Rp.3.000.000

c. Kas berkurang Rp.7.000.000; peralatan bertambah Rp.10.000.000.00; dan
utang bertambah Rp.3.000.000

d. Utang berkurang Rp.10.000.000.00; peralatan bertambah
Rp.7.000.000.00; dan utang berkurang Rp.3.000.000.00

e. Modal bertambah Rp.10.000.000.00; kas berkurang Rp.7.000.000; dan
utang bertambah Rp.3.000.000

10. Melunasi utang kepada tokoh makmur Rp 2.500.000. Apabila dicatatat dalam
persamaan akuntansi mengakibatkan.....
a. Kas berkurang,modal berkurang
b. Kas berkurang,utang berkurang
c. Kas berkurang,piutang berkurang
d. Kas berkurang,modal bertambah
e. Kas bertambah,utang berkurang

11. Apabila dalam suatu periode akuntansi terjadi penambahan aktiva sebesar Rp
2.000.000 sedangkan modal hanya bertambah sebesar Rp.600.000, maka yang
terjadi atas utang adalah.....
a. Berkurang Rp.1.400.000
b. Bertambah Rp.2.000.000
c. Berkurang Rp.2.000.000
d. Berkurang Rp.1.600.000
e. Bertambah Rp.1.400.000

12. Manakah rumusan persamaan dasar akuntansi yang tepat dibawah ini .......
a. Harta = utang + beban
b. Modal = utang + harta
c. Beban = harta + utang
d. Harta = utang + modal

13. Perhatikan bukti transaksi dibawah ini:

Bukti di atas menunjukan transaksi…
a. Bukti cek
b. Bukti memo
c. Bukti bilyet

25

d. Bukti kwitansi
e. Pengeluaran kas
14. Urutan siklus akuntansi secara ringkas adalah …
a. Posting buku besar – penyusunan neraca saldo – penjurnalan
b. Penjurnalan – penyusunan neraca saldo – posting buku besar
c. Jurnal – posting buku besar – penyusunan neraca saldo
d. Penyusunan neraca saldo – penjurnalan – posting buku besar
e. Pencatatan – jurnal – laporan keuangan
15. Berikut ini yang termasuk kelompok Aktiva Tetap adalah…
a. Kas, Piutang, Persediaan, Tanah
b. Tanah, Perlengkapan, Bangunan,Piutang
c. Piutang, Kas, Bangunan, Peralatan
d. Kas, Piutang, Persediaan, Perlengkapan
e. Peralatan, Kendaraan, Bangunan, Tanah
PANDUAN PENILAIAN:

Tingkat Penguasaan = Jumlah benar × 2

Cocokkan jawaban pada kegiatan latihan dengan kunci jawaban yang ada di bagian akhir
kegiatan pembelajaran ini. Ukurlah tingkat penguasaan materi kegiatan belajar 1

Arti tingkat penguasaan yang diperoleh adalah:

Baik Sekali = 90 – 100 %

Baik = 80 – 89 %

Cukup = 70 – 79 %

Kurang = 0 – 69 %

Bila tingkat penguasan mencapai 80 % ke atas, silahkan melanjutkan ke Kegiatan
Pembelajaran 2. Namun bila tingkat penguasaan masih di bawah 80 % harus mengulangi
Kegiatan Pembelajaran 1, terutama pada bagian yang belum dikuasai

KUNCI JAWABAN PILIHAN GANDA

NO JAWABAN PEMBAHASAN
1. D Jurnal adalah kegiatan mencatat setiap transaksi keuangan
dalam
2. E perusahaan.
Jurnal yang dibuat untuk pembayaran beban listrik sebesar
Rp. 200.000 adalah:

Tgl Nama Akun Ref D K
Beban Listik 200.000 200.000
Kas

3. B Jurnal yang dibuat untuk penyetoran uang oleh pemilik adalah:

Tgl Nama Akun Ref D K

26

Kas 20.000.000

Modal Sarah 20.000.000

4. A Perusahaan jasa adalah suatu perusahaan yang kegiatan

5. B usahanya ditujukan untuk memperoleh pendapatan/penghasilan

6. D melalui pelayanan jasa-jasa tertentu.

7. A Siklus akuntansi adalah perputaran atau urutan setiap

8. D kejadian atau proses transaksi yang kemudian di analisa
9. C
sehingga mengakibatkan terbentuknya sebuah laporan
10. B
11. E keuangan
12. D
13. D Saat melakukan posting, kolom ref jurnal diisi dengan nomor
14. C
15. E kode akun dan kolom ref buku besar diisi dengan halaman

jurnal

Kegiatan memindahkan nilai-nilai dari jurnal ke buku besar

disebut posting. Sumber data pencatatan buku besar adalah

jurnal umum

Ekuitas = Aktiva - Kewajiban. Rp. 60.000.000 - Rp. 27.500.000

= Rp. 32.500.000

Kas berkurang Rp.7.000.000; peralatan bertambah

Rp.10.000.000.00; dan utang bertambah Rp.3.000.000

27

Penugasan Mandiri!
28

GLOSARIUM

Aset : Kekayaan, baik yang berupa uang maupun

benda lain yang dapat dinilai dengan uang ataupun yang tidak berwujud nyata.

Akun : Kumpulan catatan transakai keuangan;

daftar transaksi keuangan yang tersusun dalam buku besar dan yang bertalian

dengan jenis harta dan kewajiban tertentu yang dimiliki atau ditanggung gugat

oleh orang atau perusahaan; perkiraan.

Analisis transaksi : Penyelidikan terhadap suatu peristiwa

keuangan untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya

Buku besar : Tempat mencatat perubahan aktiva atau

harta, kewajiban atau utang, modal, pendapatan, dan beban sebagai akibat

adanya transaksi keuangan.

Neraca Saldo : Laporan tentang saldo-saldo semua

perkiraan yang terdapat pada buku besar.

Jurnal : Pencatatan tentang pendebitan dan

pengkreditan secara kronologis dari transaksi keuangan beserta penjelasan yang

diperlukan.

Jurnal penutup : Jurnal untuk memindahkan saldo perkiraan

sementara ke perkiraan tetap pada akhir periode akuntansi.

Jurnal penyesuaian : Penyesuaian tentang catatan-catatan atau

fakta yang sebenarnya pada akhir periode.

Neraca : Laporan yang menunjukkan posisi

keuangan perusahaan pada akhir periode, posisi keuangan yang dimaksud terdiri

atas Aktiva (Harta), Kewajiban (Utang), dan Ekuitas (Modal).

Neraca saldo setelah penutupan : Daftar yang memuat semua perkiraan

riil beserta saldonya setelah dilakukan penutupan buku besar.

Posting : Proses memindahkan catatan dari

jurnal yang telah dibuat ke buku besar atau memindahkan dari kolom debit

jurnal ke buku besar sebelah debit dan kolom kredit jurnal ke buku besar

sebelah kredit.

29

DAFTAR PUSTAKA
Muawanah, U., & Dkk. (2008). Konsep Dasar Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. In

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah kejuruan (Vol. 53, Issue 9).
Sinta, D. (2016). MODUL PAKET KEAHLIAN AKUNTANSI SEKOLAH MENENGAH

KEJURUAN (SMK). In Kelompok Kompetensi A Akuntansi Perusahaan Jasa (pp.
4–13).

30


Click to View FlipBook Version