The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by abdurrohimmahmud, 2021-07-30 06:48:50

Buku Masjid Ok Fin

Buku Masjid Ok Fin

1



Kilas Balik;

Sejarah Masjid Jami al-Hidayah
Arcamanik Endah Bandung

Mengusung Kebersamaan, Menjaga Tasamuh
dan Konsisten dalam Beribadah

Kilas Balik;
Sejarah Masjid Jami al-Hidayah

Arcamanik EndahBandung

Copyright© 2021
Hak Cipta dilindungi undang-undang

All rights reserved

Tim Penulis :
...................................................

Editor :
...................................................

Desain Kaper:
.......................................................

Cetakan Pertama: Juli 2021

Diterbitkan Oleh :
DKM al-Hidayah

Alamat :

Daftar Isi

Kata Pengantar —
Selayang Pandang Ketua DKM Al-Hidayah —
Sambutan Kepala KUA Kec.Arcamanik —
Sambutan Ketua MUI Kec.Arcamanik —
Sambutan Ketua DMI Kec.Arcamanik —
Sambutan Ketua Pembina Mesjid Al-Hidayah —
Sambutan Pendiri Mesjid Al-Hidayah —
Daftar Isi —v

BAB I PENDAHULUAN —1
A. LATAR BELAKANG —1
B. PROFIL MASJID AL-HIDAYAH —5
C. SEJARAH AWAL MULA MASJID AL-HIDAYAH —7

v

Kilas Balik;Sejarah Masjid Jami al-Hidayah Arcamanik EndahBandung

D. PERIODE KEPEMIMPINAN DKM MASJID AL-
HIDAYAH —11
1. PERIODE 1, 2 & 3 (Tahun 1983-1986, 1986- 1988
& 1989-1991) —11
2. PERIODE 4, 5, 6 dan 7 (Tahun 1991-1993, 1994-
1996, 1997-1999, 2000-2002) —22
3. PERIODE 8 (Tahun 2003-2005) —31
4. PERIODE 9 (Tahun 2006-2007) —38
5. Periode 10 (Tahun 2007-2010) —44
6. PERIODE 11 (Tahun 2010-2012) —55
7. PERIODE 12 (Tahun 2013-2015) —63
8. PERIODE 13 (Tahun 2016-2018) —71
9. PERIODE 14 (Tahun 2019-2021) —77

BAB 2 PERKEMBANGAN DAN PENGEMBANGAN
FISIK SERTA PROGRAM MASJID AL-HIDAYAH
—87
A. PEMBANGUNAN SARANA DAN PRASARANA

MASJID DARI TAHAP 1 SAMPAI 7 —87
1. Pembangunan Tahap 1 (1983-1985) —87
2. Pembangunan Tahap 2 (1986-1987) —88
3. Pembangunan Tahap 3 (1989-1993) —89
4. Pembangunan Tahap 4 (1993-1995) —92
5. Pembangunan Tahap 5 (2005) —95
6. Pembangunan Tahap 6 (2006-2008) —97
7. Pembangunan Tahap 7 (2010-2011) —99
8. Pembangunan Tahap 8 (2014) —107
9. Pembangunan tahap 9 (2017-2018) —109

vi

Kilas Balik;Sejarah Masjid Jami al-Hidayah Arcamanik EndahBandung

B. PENGEMBANGAN KEGIATAN PROGRAM
KEAGAMAAN DAN PENDIDIKAN DKM AL-
HIDAYAH —110
1. BPM (BADAN PENGELOLA MASJID) dan DMM
(DEWAN MU’AMALAH MASJID) —111
2. REMAJA MASJID AL-HIDAYAH (RISMA) —132
3. MAJELIS TA’LIM USWATUN HASANAH —134
4. TPQ/DTA AL-HIDAYAH —139
5. YAYASAN DKM AL-HIDAYAH DAN TK AL-
HIDAYAH —161
6. PAGUYUBAN HUSNUL KHOTIMAH (PHK)
—175
7. ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN
RUMAH TANGGA (AD/ART) MASJID AL-
HIDAYAH AMANDEMEN 1-5 —201

BAB 3 PENUTUP —
LAMPIRAN-LAMPIRAN —

vii

Kilas Balik;Sejarah Masjid Jami al-Hidayah Arcamanik EndahBandung

viii

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Masjid dalam sejarahnya mempunyai arti penting dalam

kehidupan umat Islam, hal ini karena masjid sejak masa Rasulullah
SAW, telah menjadi sentral utama seluruh aktivitas umat Islam
generasi awal, bahkan masjid kala itu menjadi “fasilitas” umat
Islam mencapai kemajuan peradaban. Sejarah masjid bermula
sesaat setelah Rasulullah SAW hijrah dari Mekah ke Madinah.
Langkah pertama yang beliau lakukan di Madinah adalah mengajak
pengikutnya membangun masjid.Allah SWT ternyata menakdirkan
masjid yang dibangun Rasulullah SAW di Madinah (sebelumnya
disebut Yatsrib) menjadi rintisan peradaban umat Islam. Bahkan
tempat dimana masjid ini dibangun, benar-benar menjadi Madinah

1

Kilas Balik;Sejarah Masjid Jami al-Hidayah Arcamanik EndahBandung

(seperti namanya) yang arti harfiahnya adalah “tempat peradaban”
atau paling tidak dari tempat tersebut telah lahir benih-benih
peradaban. Fungsi masjid dalam sejarah kemunculannya, memang
tidak sekedar untuk “tempat sujud” an sich sebagaimana makna
harfiahnya, tetapi multifungsi.

Pada masa Rasulullah SAW, masjid berfungsi sebagai
sentrall kegiatan-kegiatan pendidikan, yakni tempat pembinaan
dan pembentukan karakter umat. Bahkan lebih strategis pada
masa Rasulullah SAW, masjid menjadi sentral kegiatan politik,
ekonomi, sosial dan budaya umat. Hal ini karena disetiap harinya
umat Islam berjumpa dan mendengar arahan-arahan Rasulullah
SAW, tentang hal ini. Sekarang ini, fungsi masjid mulai menyempit,
tidak sebagaimana fungsinya pada masa Rasulullah SAW hidup
yang menjadi sentral seluruh kegiatan umat Islam. Saat ini fungsi
masjid menyempit pada sebatas tempat shalat saja. Hal inilah yang
melatarbelakangi ditulisnya buku ini, dengan harapan buku ini dapat
meluruskan kesalahpahaman umat Islam saat ini tentang fungsi
masjid, atau sekurang-kurangnya dapat memberikan deskripsi
historis tentang masjid dalam sejarah umat Islam secara utuh, serta
bagaimana memakmurkannya.

Begitupun dengan Masjid Al-Hidayah Arcamanik Endah
yang terletak di kawasan strategis komplek Arcamanik Endah,
merupakan salah satu langkah yang dilakukan warga umat muslim
khususnya yang berada sekitar komplek Arcamanik Endah yang
dulunya bernama Golf Garden Estate Arcamanik Endah bertujuan
menjadi sentral utama seluruh aktivitas umat Islam khususnya
sekitar komplek umumnya untuk seluruh umat Islam.

2

Tahun 1984 pada awalnya Masjid Al-hidayah ini dibangun
oleh developer PT Bale Endah seluas kurang lebih 196 m²
di atas tanah seluas 1000 m² dengan IMB Pemda Nomor 419/
PU.071/DPU-KB/1984 diserahterimakan dari Pihak Developer
kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung selanjutnya
diserahterimakan kepada warga/umat Islam yang diwakili oleh
Bapak H. Zaenal Arifien Habdullah selaku Ketua DKM Al-Hidayah
yang terpilih dan Ketua RK IX Arcamanik Endah pada saat itu.
Pada tahun 1989 terjadi perubahan tata pemerintahan, dimana
komplek Arcamanik Endah ini semula di wilayah Desa Sukamiskin,
Kecamatan Buah Batu, Kabupaten Bandung, beralih masuk kedalam
wilayah Kelurahan Sukamiskin Kecamatan Arcamanik Kotamadya
Bandung.

Berkenaan dengan itu,maka dengan sendirinya berpengaruh
terhadap eksistensi Masjid jami’ Al-Hidayah, yang sejak tahun 1989
sampai sekarang berada di wilayah kota Bandung, dimana masjid
jami’ ini masih berstatus sebagai fasilitas sosial. Sehingga dengan
demikian Masjid Jami’ Al-Hidayah Arcamanik Endah ini merupakan
amanah dari pemerintah kepada ummat Islam di komplekArcamanik
Endah untuk dipelihara, dirawat serta di manfaatkan sesuai dengan
fungsi masjid yaitu pusat kegiatan umat Islam baik yang bersifat
mahdoh maupun ghairu mahdoh.

Dalam Perjalanan dari waktu ke waktu Masjid Jami’ Al-
Hidayah ini terus dibenahi, direnovasi dan dikembangkan dimulai
pada tahun 1989 diperluas 600 m² lagi dan seterusnya berlanjut
sampai saat ini mencapai luas 1.446.315 m² terdiri dari 2 lantai
yaitu lantai 1 dan 2. Salah satu pertimbangannnya adalah untuk

3

Kilas Balik;Sejarah Masjid Jami al-Hidayah Arcamanik EndahBandung

kenyamanan dan kekhusyuan beribadah umat Islam khususnya
warga Arcamanik Endah umumnya untuk kaum muslimin muslimat
sekitarnya juga demi syiar Islamiyah.

Di samping itu keseimbangan eksistensinya, mengingat
Masjid ini berlokasi di komplek Arcamanik Endah yang pada
tahun 1989 ditetapkan sebagai juara 1 Tingkat Nasional Lomba
penghijaun, pemukiman dan perumahan. Tidak berlebihan kiranya
hal lain yang perlu diketahui oleh masyarakat bahwa untuk tata
laksana atau manajemen Masjid Jami’ Al-Hidayah ini, DKM Masjid
Jami’ Al-Hidayah memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah
Tangga yang sudah mengalami amandemen sebanyak 5 kali dan
terakhir disahkan pada tanggal 17 Jumadil awwal 1442 H/1 Januari
2021 yang berasaskan Islam sesuai dengan Pancasila dan Undang-
undang Dasar 1945. AD ART ini dimaksudkan untuk dijadikan
pedoman kerja bagi pengurus DKM Masjid Jami’ Al-Hidayah yang
harus mengusung kebersaamaan, tasamuh (toleransi), kemitraan
dan akuntabilitas sehingga Masjid Jami’ Al-Hidayah tetap terpelihara
martabat, kehormatan, kesucian serta kemakmuran nya dalam arti
luas atas landasan taqwa kepada Allah SWT dan mengikuti sunnah
Nabi Muhammad SAW.

Buku ini penting dibuat untuk kepentingan umat Islam
umumnya dan khususnya untuk pengurus DKM Al-Hidayah
kedepannya agar mengetahui bagaimana perjuangan para
tokoh mendirikan Masjid ini dan bagaimana proses renovasi
pembangunan Masjid serta perkembangannya juga pengembangan
Masjid di masa lalu sampai masa sekarang. Tidak lain untuk lebih
menghargai para tokoh pendiri dan tokoh lainnya yang bersama-

4

sama memperjuangkan kemakmuran Masjid Al-Hidayah ini.

Berikut sketsa gambar perumahan Arcamanik Endah ketika
mulai pembangunan tahap pertama:

B. PROFIL MASJID AL-HIDAYAH

Berdiri pada tahun : 1983

No Ijin Pendirian : -

Nama Masjid : MASJID JAMI’ AL-HIDAYAH
ARCAMANIK ENDAH

Alamat Masjid : Jln.Arcamanik Endah No 44 RT 06 RW
09 Kel. Sukamiskin Kec.Arcamanik Kota
Bandung Kode Pos 40293

Berdasarkan prasasti yang dipajang di dinding depan Masjid:

5

Kilas Balik;Sejarah Masjid Jami al-Hidayah Arcamanik EndahBandung

 Didirikan pada tahun 1983 PT Bale Endah Luas Bangunan
196 m²/lt 1000 m²

 Diresmikan pada tanggal 13 Mei 1984, oleh Bupati Kota
Bandung yaitu Bapak H. Sani Lupias Abdurachman dan
diserahkan kepada Masyarakat Muslim Arcamanik Endah
Melalui H. Zaenal Arifin Habdullah

 Diserahkan sebagai fasos-fasum oleh PT Bale Endah kepada
Pemerintah Kota Bandung (Surat Nomor: 602;1/120 B- HUK
1999, 07 November 1999)

 Direnovasi dan diperluas dengan lebar 1500 m² pada tahun
1987/2005/2011 dengan swadaya Masyarakat Muslim.

 Dikelola oleh DKM Al-Hidayah Arcamanik Endah,
Berdasarkan AD/ART DKM Al- HIDAYAH

6

C. SEJARAH AWAL MULA MASJID AL-HIDAYAH

Daerah Arcamanik Endah merupakan daerah terkenal
angker dulu sebelum adanya perumahan Arcamanik Endah yang
didirikan oleh PT Bale Endah disebut dengan ”Bandung Sesat/
nyingceut”, diistilahkan oleh masyarakat kota, karena dulu masih
daerah hutan, kebun dan pesawahan (Istilah itu diucapkan sekitar
tahun 80-an). Banyak yang tidak menyangka komplek Arcamanik
Endah kini berubah menjadi daerah kota padat yang masyarakatnya
heterogen dan banyak masyarakat luar kota sampai luar jawa
yang tinggal di perumahan Arcamanik Endah ini. Dulu ketika awal
dibangun PT Bale Endah memprioritaskan konsumennya yang
sudah bekerja jadi PNS, pegawai BUMN, Pengusaha dan Masyarakat
elite lainnya.Awal PT Bale Endah membangun tepat di Jl.Arcamanik
Endah dan Jl. Golf Timur yang diperkirakan sekitar 25 rumah
dan disebut dengan Blok A. Seiring pertambahan penduduk yang
semakin meningkat, dibangunlah Blok B sekitar Jl. Golf Barat hingga

7

Kilas Balik;Sejarah Masjid Jami al-Hidayah Arcamanik EndahBandung

pembangunan Blok C sekitar Jl. Taekondo, Jl. Kempo, Jl. Tenis, Jl.
Basket Jl. Sepak bola dan lain-lain, serta blok D sekitar Jl.Atletik, Jl.
Skeatborad, Jl. Antariksa dan lain-lain. Maka masyarakat Arcamanik
Endah yang masih sedikit penduduknya saat itu membutuhkan
sebuah masjid untuk melaksanakan kegiatan ibadah seperti Shalat
berjamaah, shalat jumat, tarawih dan kegiatan lainnya, sehingga PT
Bale Endah menyediakan tempat untuk masyarakat Arcamanik
Endah sebuah bedeng (Bekas gudang Developer PT Bale Endah
tepatnya di Jalan Arcamanik Endah No. 14) sering disebut surau/
tajug/Masjid darurat oleh masyarakat untuk pelaksanaan shalat
jumat khususnya dan shalat berjamaah yang dilakukan tiap hari oleh
masyarakat setempat.Tempat tersebut sifatnya sementara sebelum
dibangunnya Masjid secara permanen oleh Developer PT Bale
Endah.

Awal mula terdapat kejadian ketika melaksanakan shalat
tarawih sekitar tahun 84-an seorang jamaah melihat seekor ular
yang merayap di depan percis sejadahnya dan secara spontan diusir
oleh sebagian jama’ah dan jadi perbincangan masyarakat sekitar
tentang keamanan serta kenyamanan masyarakat melaksanakan
shalat di bedeng/surau tersebut. Akhirnya timbullah inisiatif dari
seorang jamaah dan juga termasuk warga pertama penghuni
sekaligus tokoh komplek Arcamanik Endah yang bernama H. Zaenal
Arifien Habdullah untuk mengajukan Fasilitas Umum berupa masjid
kepada PT Bale Endah yang sudah merupakan sebuah kewajiban
developer kepada warganya sesuai dengan peraturan perundang-
undangan yang berlaku waktu itu.Dengan pertimbangan yang sangat
alot, maka beliau mengajukan permintaan untuk segera dibangun

8

masjid oleh PT Bale Endah kepada Direktur PT Bale Endah yang
bernama Soeharto dibantu wakilnya yaitu H. Agus Syamsudin
dengan pertimbangan masyarakat sudah sangat membutuhkan
fasilitas ibadah khususnya masjid untuk kegiatan peribadahan warga
muslim komplek Arcamanik Endah.

Saat itu developer PT Bale Endah mengijinkan dan
menyetujui pembangunan masjid tersebut dengan diberikan sebuah
tanah berukuran 500 M² dan akan diwakafkan ke warga yang
terdapat di jl. Golf Barat (sekarang samping puskesmas Arcamanik
dan SDN Arcamanik Endah) dengan pertimbangan developer
agar menyatu dengan fasilitas umum lainnya berupa puskesmas
dan SD. Tapi seiring dengan kemauan warga yang menginginkan
pembangunan masjid yang lebih luas kedepannya akhirnya warga
mengadakan diskusi panjang tiap malam yang diinisiasi para tokoh
Arcamanik Endah dan akhirnya mengajukan kembali tempat yang
lebih strategis dengan inisiator H. Zaenal Arifien Habdullah (selaku
perwakilan Warga Arcamanik Endah) dan H. Agus Syamsudin
(Selaku perwakilan PT Bale Endah yang juga menjadi salah satu
warga Arcamanik Endah) untuk pemindahan tempat pembangunan
yang asalnya di jl. Golf Barat ke Jl. Arcamanik Endah (posisi masjid
Al-Hidayah sekarang). Saat itu tanah yang sekarang dibangun Masjid
adalah milik H. Hasan Saputra (Pa Tijon).Alasan dipindahkannya ke
daerah ini karena kedepannya jalan ini termasuk jalan utama dan
akan mudah dikunjungi warga dibanding daerah yang sebelumnya
ditempatkan oleh PT Developer. Perjuangan untuk mendapatkan
tanah tersebut juga tidak mudah, beberapa tokoh Arcamanik yaitu
H.Arifien Habdullah,H.Agus syamsudin (Perwakilan PT Bale Endah)

9

Kilas Balik;Sejarah Masjid Jami al-Hidayah Arcamanik EndahBandung

beserta Tokoh lainnya mendatangi pemilik tanah tersebut yang
berada di Jakarta untuk menyetujui dibangunnya tempat ibadah di
tanah yang luasnya sekitar 1000 m² itu. Sehingga akhirnya pemilik
tanah bersedia untuk menjual dan sebagian mewakafkan tanahnya
utk pembangunan Masjid tersebut.

Dengan disetujuinya kesepakatan antara warga dan
pihak PT Bale Endah akhirnya dimulailah pembangunan pertama
dilaksanakan pada Tahun 1983 yang dibangun oleh arsitek yang
bernama Ir. Basyari, bangunan seluas kurang lebih 196 M² (14 x14
m²) meliputi ruangan untuk shalat berjamaah dan kubah kecil yang
berbentuk bulat dengan ornamen khas Masjid jawa pada umumnya
pada zaman itu. Masjid ini diresmikan oleh Bupati Kabupaten
Bandung yang bernama Bapak Sani L. Abdurrahaman pada tanggal
31 Mei 1984. Bangunan Masjid ini direncanakan dan diperuntukan
6 RW kedepannya terdiri dari jamaah RW IX, X, XII, XIII, XIV
dan XV. Saat itu Masjid hanya bisa menampung sekitar 200 jamaah
untuk sholat berjamaah karena pembangunan rumah baru ada
sekitar 100 rumah dan hanya 2 RW saja yaitu RW IX dan X.

Masjid Al-Hidayah ini menjadi cikal bakal pembangunan
tiga Masjid lainnya yaitu Nurul Hidayah, As-Syifa wal Hidayah dan
Ahmad Hidayah. Sehingga bisa dibilang Masjid ini disebut ”Good
Father” untuk pembangunan tempat ibadah umat Islam di daerah
Arcamanik Endah. Nama-nama Masjid tersebut diinisiasi juga oleh
tokoh pendiri Masjid Al-Hidayah yaitu H. Zaenal Arifien Habdullah
dan disetujui oleh warga masyarakat Arcamanik Endah agar
mencerminkan kebersamaan, kekompakan dan ukhuwah Islamiyyah
dalam menata kehidupan keagamaan dan tentunya dibawah satu

10

koordinasi dengan tetap mengedepankan musyawarah mufakat.

Seiring berjalannya waktu diperlukanlah sebuah wadah organisasi
DKM Al-Hidayah yang waktu itu bernama Dewan Keluarga Masjid
Al-Hidayah. DKM yang pertama dipimpin oleh H. Zaenal Arifien
Habdullah sekaligus sebagai inisiator pembangunan Masjid Al-
Hidayah. Beliau waktu itu Tokoh, Figur sekaligus Pimpinan Dewan
Keluarga Masjid yang bisa merangkul semua jamaah yang ada di
sekitar komplek Masjid Al-Hidayah. Untuk lebih jelas tentang
Penggantian kepemimpinan DKM Al-Hidayah setiap 3 tahun sekali
yang akan di bahas di bagian selanjutnya.

D. PERIODE KEPEMIMPINAN DKM MASJID AL-
HIDAYAH

1. PERIODE 1, 2 & 3 (Tahun 1983-1986, 1986- 1988 &
1989-1991)

H. ZAENAL ARIFIEN
HABDULLAH

Biografi lengkap Ketua DKM
pertama dan kedua sebagai berikut :

Nama lengkap H. Zaenal Arifien
Habdullah

Tempat Tanggal Lahir Desa Mauk,
Tangerang Banten, 06 Februari 1942

11

Kilas Balik;Sejarah Masjid Jami al-Hidayah Arcamanik EndahBandung

Nama Ayah : H.Abdullah (Wafat tahun 1966)

Nama Ibu : Hj. Na’imah (Wafat tahun 1975)

Anak ke : 8 dari 8 bersaudara

Agama : Islam (Haji tahun 1980 dan 1986,
UmrohTahun 1992, 2005 dan 2011)

Istri : Hj. Elita Gafar SE, MM.

Alamat Kediaman : Komplek Golf Arcamanik Endah,
Jl. Arcamanik Endah Nomor 7
Bandung Pangkat Golongan

Terakhir : Pembina Utama Muda (IVC)

Riwayat pendidikan :

- 1966-1970 Unversitas Islam Syech Yusuf (UNIS) Tangerang

- 1995 The University of Birmigham London Inggris dan Institute
For Housing and Urban Development Studie Rotterdam
Belanda

Riwayat Kepegawaian :

- 1963-1968 Pegawai Kantor Pemerintah Daerah Kab.Tangerang
(Wakil Kepala TU BKPKP Pemda Tangerang

- 1968-1993 PNS Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Kepa TU
Pimpinan. Protokol dan Perjalanan Sekretariat Daerah Provinsi

12

Jawa Barat)

- 1993- 1998 PNS Departemen Dalam Negeri (Kepala Bagian
Protokol Sekretariat Jenderal DEPDAGRI

- 1998-2002 Jabatan Fungsional selaku Widyaswara Utama
Pratama Spesialisasi Keprotokolan pada Badan Diklat
DEPDAGRI

Jabatan organisasi Non pemerintahan:

- 1990-1966 Ketua IPNU Kab. Tangerang, Bendahara Front
Pemuda Kab.Tanggerang, Ketua I Sarbumusi NU Kab.Tangerang

- 1964-1968 Pengurus Cabang GP Anshor Kab. Tangerang,
Pengurus PMII Kab. Tangerang, Sekretaris Front Nasional,
Pengurus PMI Kab.Tangerang

- 1982-1988 Ketua RW IX Arcamanik Endah Bandung

- 1983-1992 Ketua Bidang Pemerintahan LMD Sukamiskin

- 1983-1991 Ketua DKM Al- Hidayah Arcamanik Endah

- 1987-2002 Ketua Umum Badan Pengelola Masjid (BPM)
Arcamanik Endah

- 1990 -1993 Dewan Pertimbangan MUI Kecamatan Arcamanik

- 1991 Ketua Forum Antar Ummat Beragama (FK-UMMA)
Komplek Arcamanik Endah

- 2005 -2008 Ketua Dewan Pembina MasjidAl-HidayahArcamanik
Endah

13

Kilas Balik;Sejarah Masjid Jami al-Hidayah Arcamanik EndahBandung

- 2006-2009 Ketua Dewan Pendirian Paguyuban Husnul Khotimah
Komplek Arcamanik Endah

Prestasi:
- Beberapa Penghargaan Gubernur Jawa Barat tahun 1975, 1979,

1983, 1984, 1985, 1991, 1992 atas loyalitas dan penuaian tugas
yang baik dalam membantu menyukseskan tugas tangggung
jawab gubernur baik kegiatan di dalam maupun di luar negeri
- Beberapa pengaharaan di luar negeri diantaranya tahun 1978
sebagai sekretaris Umum Nasional ASEAN “penyelenggaraan
ASEAN Preparatory Meeting for the Establisment of the joint
study group on cultural cooperation”, Tahun 1984 dari Istana
Presiden Singapura atas bantuan kunjungan Istri Presiden
Singapura ke Bandung,Tahun 1986 dari Dr. Mohammad Alwi Al-
Maliki Al Hasani Mecca Majelis Persahabatan Haji Saudi Arabia-
Indonesia, dan
- Penghargaan lainnya

14

STUKTUR ORGANISASI DAN PENGURUS

DEWAN KELUARGA MASJID Al-HIDAYAH

ARCAMANIK ENDAH

SESUAI HASIL MUSYAWARAH

PADA TANGGAL 18 NOPEMBER 1986

PENASEHAT : IR. H.ADIMAR ADIM

: R. H. HASAN SAPUTRA

: DRS. H UUS SUDHARSONO

KETUA : H. ZAENAL ARIFIEN HABDULLAH

WAKIL KETUA : DRS. MUNDARIWYARSO

SEKRETARIS : DRS. KANANTO

BENDAHARA : R. SUKANDI DJAJADIHARDJA

SEKSI – SEKSI

SEKSI PERIBADATAN : DJAMALUDDIN B.A

: KOSASIH

SEKSI PENDIDIKAN DAN DAKWAH : SYAUKAT ALI S.H

: DJAMALUDDIN B.A

: BENNY

SEKSI SOSIAL : ICHWAN RACHMAN

15

Kilas Balik;Sejarah Masjid Jami al-Hidayah Arcamanik EndahBandung

AWAN SETIAWAN

DRS. ENDJANG RACHMAT

SEKSI KEWANITAAN : IBU H.UUS SUDHASONO

: IBU DRG. MURNI

SEKSI KEPEMUDAAN : ALEK A. SURYADHARMAWAN

ZAMRUDDIEN JAMIL

HARUN PRIHATANTO

SEKSI USAHA : DRS. RUSTAM EFENDI

DUDDI SUGANDA NANDANG

SEKSI UMUM : AGUS SYAMSUDDIN

SAMADI

ELFI MAAZ

Periode 1 ini adalah periode awal mula pembangunan Masjid,
penyusunan anggota DKM (dulu bernama Dewan Keluarga Masjid)
serta penyatuan persepsi dan prinsip agar tujuan pembangunan
Masjid ini sesuai dengan cita-cita pendiri dan masyarakat yaitu
untuk mempererat tali silaturahmi dan ukhuwwah Islamiyyah
masyarakat Arcamanik Endah di samping merupakan tempat untuk
melaksanakan kewajiban beribadah khususnya sholat dan ibadah
lainnya.

H. Arifien Habdullah dikenal oleh masyarakat Arcamanik

16

Endah sebagai pencetus ide pendirian Masjid karena belilaulah
yang berani melakukan koordinasi dengan pihak developer karena
selain beliau menjadi Ketua RT pada waktu itu beliau juga termasuk
tokoh yang berpengaruh di daerah Bandung karena beliau dikenal
sebagai Protokoler Gubernur Jawa Barat. Sehingga apapun yang
beliau sampaikan ke masyakarat, masyakarat selalu setuju dengan
ide, gagasan dan pendapat beliau karena ucapannya yang tegas,
berwibawa dan senantiasa mengedepankan musyawarah bersama
masyarakat dan para tokoh lainnya.


Pada masa periode ini cenderung semua kebijakan beliau
selalu di amini oleh masyarakat karena beliau terkenal sebagai
pejuang muslim yang taat dan selalu mengajak masyarakat untuk
senantiasa memakmurkan Masjid dengan tenaga, pikiran maupun
hartanya. Ucapan yang sering di ucapkan beliau adalah Surat
Attaubah ayat 18:

Artinya: Sesungguhnya yang memakmurkan masjid Allah
hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari
kemudian, serta (tetap) melaksanakan salat, menunaikan
zakat dan tidak takut (kepada apapun) kecuali kepada Allah.
Maka mudah-mudahan mereka termasuk orang-orang yang
mendapat petunjuk.

17

Kilas Balik;Sejarah Masjid Jami al-Hidayah Arcamanik EndahBandung

Dari ayat itulah beliau terinspirasi untuk senantiasa
memperjuangkan agamanya agar seluruh umat Islam di daerahnya
senantiasa mencintai Masjid dan datang untuk shalat berjamaah ke
Masjid, bahkan sumber mengatakan beliau selalu mengajak warga
yang jarang ke Masjid dan menjadikan mereka sebagai pengurus
Masjid agar mempunyai tanggung jawab besar terhadap Masjid.
Sehingga warga yang asalnya tidak suka ke Masjid menjadi sering
ke Masjid. Tiada lain dan tiada bukan misinya adalah agar Masjid
selalu makmur dan didatangi oleh umat muslim sekitar.Tidak hanya
itu saja beliau selalu mengajak secara persuasif kepada warga agar
senantiasa menginfakan hartanya untuk kemakmuran Masjid dan
dicontohkan oleh beliau langsung yang selalu menginfakan sebagian
besar hartanya untuk Masjid. Makanya masyarakat percaya dan
menghormati sosok beliau yang merupakan tokoh yang mempunyai
suri tauladan yang baik bagi masyarakat sekitar Arcamanik Endah.

Pada periode ini sudah banyak kegiatan/program Masjid
pada umumnya yaitu shalat berjamaah, pengajian rutin anak-anak,
pengajian ibu-ibu, aktivitas tarawih, pelaksanaan zakat, shalat idul
fitri, idul adha dan qurban serta kegiatan keislaman lainnya.

Selain beliau sebagai inisiator pendirian Masjid Al-Hidayah
beliau juga yang menginisiasi pembangunan 3 Masjid lainnya yang
ada di Arcamanik Endah yaitu Masjid Nurul Hidayah, As-syifa wAl-
Hidayah dan Ahmad Hidayah bahkan beliaulah yang menginisiasi
akhir kata hidayah berada dalam nama 3 Masjid tersebut dengan
tujuan kebersamaan dan membangun ukhuwah Islamiyah
masyarakat Arcamanik Endah ke depannya.

18

Setelah kurun waktu 15 tahun (1983-1998) dan telah
berdiri 3 Masjid tersebut, beliau mempunyai gagasan yang briliant
yaitu ide mendirikan sebuah wadah persatuan 4 Masjid di daerah
Arcamanik Endah yang dinamakan BPM (Badan Pengelolaan Masjid)
dengan tujuan organisasi tersebut sebagai wadah yang membuat
rumusan kebijakan dan koordinasi implementasi kegiatan ibadah
mahdoh dan ghairu mahdoh (Hablumminallah, Hablumminannas,
dan Hablumminal ‘alam).

Pembentukan BPM ini adalah merupakan peningkatan
DKM Al-Hidayah pada waktu itu, dan dengan terbentuknya BPM
ini maka organisasi keagamaan yang telah ada dan yang tumbuh
kemudian di komplek Arcamanik Endah merupakan komponen
Badan Pengelolaan Masjid (BPM) Arcamanik Endah.

Pembentukan BPM ini merupakan sebuah solusi dari situasi
dan kondisi masyarakat Arcamanik Endah yang mempunyai ciri
khas heterogen (berbeda suku bangsa dan pemeluk agama) agar
tetap dalam kehidupan masyarakat yang agamis dan pancasilais
menuju masyarakat yang sakinah, ta’aruf, tasammuh sebagai
pengejawantahan nilai sosial dan budaya bangsa Indonesia.

Kehidupan masyarakat yang agamis dengan azas pancasila
terus dilestarikan dan ditingkatkan melalui berbagai upaya secara
terencana dan terkoordinasi agar dapat mencapai sasaran yang
diharapkan dengan mengoptimalisasikan peran serta jumlah
masyarakat yang mendorong umat untuk:

a. Melaksanakan pola kehidupan yang Islami dan dalam
implementasi ibadah mahdoh berpedoman pada firman Allah

19

Kilas Balik;Sejarah Masjid Jami al-Hidayah Arcamanik EndahBandung

SWT Surat Al-Baqarah ayat 139 yang berbunyi :

Artinya:“ Katakanlah, Apakah kamu memperdebatkan dengan
kami tentang Allah, padahal Dia adalah Tuhan Kami dan tuhan
kamu, bagi kami adalah kami, bagi kamu adalah kamu dan hanya
kepadanyalah kami mengikhlaskan hati.”
b. Mempererat tasyamuh/toleransi ummat beragama secara
timbal balik yang bermuara pada sikap dan budaya saling
hormat menghormati, kondisi seperti ini dapat dijadikan pilar
dalam mewujudkan “ Persatuan dan Kesatuan Bangsa” dalam
mengimplementasikan kegiatan ibadah kaitannya dengan umat
beragama (nonmuslim), sebagai acuannya adalah firman Allah
SWT Surat ke 109 Al-Kafirun ayat 6 yang berbunyi :

“Untukmulah Agammu dan untukulah agamaku”
c. Berperan secara maksimal menyukseskan program pemerintah

Tri Kerukunan Umat Beragama yaitu rukunnya antar umat
seagama, rukunnya antar ummat beragama dan rukunnya umat
beragama dengan pemerintah.

Hal itu menjadi fungsi dan tujuan berdirinya BPM di

20

lingkungan masyarakat Arcamanik Endah karena pada waktu itu
tingkat kemampuan dan fleksibiltas dalam menentukan solusi
memecahkan berbagai problema yang dari waktu ke waktu kian
berkembang dalam masyarakat yang heterogen, serta upaya
menciptakan iklim dan suasana kehidupan bermasyarakat dan
kehidupan umat beragama yang favourable merupakan bagian nyata
peran umat Islam untuk mewujudkan kondisi sosial yang nyaman
dan terpeliharanya stabilitas di masyarakat. Hal ini perlu disadari
sepenuhnya terlaksana dengan baik bila eksistensi organisasi dan
manajemen kehidupan keagamaan mempunyai wawasan yang luas.
Sehingga terbentuklah Organisasi BPM pada tanggal 10 Maret 1989
hasil musyawarah para tokoh masyarakat Arcamanik Endah dengan
inisiator H. Zaenal Arifien Habdullah.

Beberapa faktor pendukung yang membuat Masjid ini
ramai dan di datangi jamaah adalah karena lokasinya yang strategis
dan beliau selaku ketua DKM Al-Hidayah bisa merangkul semua
kalangan masyarakat yang ada di komplek Arcamanik Endah.
Beberapa kendala yang dialami oleh beliau ketika memimpin
ketua DKM adalah banyaknya perbedaan kelompok, etnis, suku,
golongan yang memancing perpecahan diantara pengurus atau
jamaah, tapi beliau selalu menyelesaikannya dengan cara yang bijak
dan mengedepankan musyawarah serta mufakat dengan ketentuan
selalu berpedoman kepada Al-Quran dan Sunnah serta ketentuan
peraturan perundangan-undangan yang berasas pancasila juga
tidak mengganggu stabilitas masyarakat Arcamanik Endah yang
heterogen.

Begitu besar dedikasi dan pengabdian beliau terhadap

21

Kilas Balik;Sejarah Masjid Jami al-Hidayah Arcamanik EndahBandung

Masjid Al-Hidayah selain beliau terkenal sebagai ahli Masjid, jasa-
jasa beliaupun tiada tertara selaku tokoh pendiri, penggagas ide,
pemrakarsa sekaligus pembina para pengurus DKM Al-Hidayah,
mudah-mudahan Allah senantiasa mengampuni segala dosanya,
menerima segala amal baiknya, disertakan dengan golongan ahli
ibadah di surga nanti.

2. PERIODE 4, 5, 6 dan 7 (Tahun 1991-1993, 1994-1996,
1997-1999, 2000-2002)

DRS. H. DJAMALUDIN

Biografi Ketua DKM periode
ini sebagai berikut :

Nama lengkap :

Drs. H. Djamaludin

Tempat, Tanggal Lahir : Ciamis,
1 Maret 1950

Nama Ayah : H. Fatahudin

Nama Ibu : Hajah Siti Karmimilah

Anak ke 1 dari 8 bersaudara

Agama : Islam (Haji Tahun 2002 dan
2006)

22

Istri : Hajjah Pupu Puadah Hidayat

Alamat Kediaman : Jl. Atletik 3 No. 21 Sukamiskin
Arcamanik Kota Bandung

Pangkat Golongan

Terakhir : Purnabakti/Pensiunan Kementrian
Agama Provinsi Jawa Barat tahun
2010

Riwayat Pendidikan : S1 Fakultas Tarbiyah dan Syariah

Riwayat Kepegawaian :

Pengalaman kerja kedinasan:

- Tenaga Suakarel BUTSI Depnakertras Tahun 1975-1978.

- Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Sep.Agama Prop. Jabar Thn
1979-2001 (22 tahun)

- Bidang Penyelenggara Haji Kementerian Agama Provinsi Jawa
Barat Tahun 2002-2008 (7 tahun)

- Mengajar (Guru Tafsir Hadist) di Madrasah Aliyah Yayasan Al-
Istiqomah Cijerah Kota Bandung tahun 2004-2010 (6 tahun)
sampai (purnabakti tahun 2010)

Pengalaman dalam kepengurusan DKM :

- Tahun 1986-1995 Ketua Seksi Peribadatan DKM Al-Hidayah

- Tahun 1991-2002 Ketua DKM Al-Hidayah

23

Kilas Balik;Sejarah Masjid Jami al-Hidayah Arcamanik EndahBandung

- Tahun 2008-2012 Ketua DKM Al-Hidayah
- Tahun 2016-2019 Ketua DKM Al-Hidayah
- Tahun 2003-2007 Wakil Ketua DKM.Asyifa WAl-Hidayah
- Tahun 2008- sekarang Pembina DKM ASYIFA WAL HIDAYAH
- Tahun 2021 Pembina DKM Al-Hidayah
Jabatan Organisasi:
- Tahun 2002-2006 Sekretaris II BAZ Prop. Jawa Barat
- Tahun 2006-2012 Ketua BAZ Kec.Arcamanik
- Tahun 2008-2012 Ketua IPHI Kec.Arcamanik
- Tahun 2012-2016 Bidang Pebinaan Jamaah Calon Haji IPHI

Kota Bandung.
- Tahun 2016- Sekarang Pembina Yayasan Pendidikan Islam Al

Hidayah.

24

SUSUNAN PENGURUS

DEWAN KELUARGA MASJID AL HIDAYAH
ARCAMANIK ENDAH

KELURAHAN SUKAMISKIN KECAMATAN
ARCAMANIK KODYA DT II BANDUNG

TAHUN 1999-2002

A. DEWAN PEMBINA / PENASEHAT :

H. Zaenal Arifien Habdullah

H.Abdul Wahab Bakri, SH

H. Nana Sukalaksana

Drs. H. Matin Burhan

TB. H. Muchtar

Lurah Sukamiskin

Ketua RW IX, X dan XIII

B. SUSUNAN PENGURUS :

KETUA : Drs. Djamaluddin

WAKIL KETUA : Dr. Ing. H. Farid Wazdi

SEKRETARIS : Drs. H. Heri Hudaya

25

Kilas Balik;Sejarah Masjid Jami al-Hidayah Arcamanik EndahBandung

WAKIL SEKTERARIS : Ir. H. Dandan Sunardja

BENDAHARA : H. Ruslan Rasyid, SH

WAKIL BENDAHARA : Drs. H. Husnu Wangsaatmadja

C. BIDANG-BIDANG
1. BIDANG IDAROH
KETUA BIDANG : Drs. H.Heri Hudaya
SEKSI ORGANISASI DAN PERENCANAAN PROGRAM
: Ir. H. Dandan Sunardja
SEKSI USAHA DAN KEUANGAN :

: Drs. Sarjo
: Drs. H. Bambang M
: H.Winano Soepandi
: Ir. Edhi C. Soehardi

SEKSI PUBLIKASI / HUMAS :Yudie Setiadi
: Beben Rohman

SEKSI KEAMANAN : Kol.Dadang Usman
: H.Mochamad Amin

26

SEKSI PERPUTAKAAN : Hj. Nurul Husni

2. BIDANG IMAROH

KETUA BIDANG : H. Rusalan Rasyid,SH

SEKSI PERIBADATAN :Asep Djalaludin

SEKSI PENDIDIKAN DAN

MAJLIS TA’LIM : Drs.Anasrul Danin

SEKSI PERINGATAN

HARI-BESAR ISLAM (PHBI): Ir. H. Doddy Iman Hidayat, M.M

: Harnaeni

SEKSI PENGURUSAN JENAZAH : H.M. Habibie

SEKSI PEMBINAAN REMAJA : Mugi Sugiarto

: Idran

3. BIDANG RI’AYAH

KETUA BIDANG : H. Cecep OS. Bse, SE

SEKSI PERENCANAAN DAN

PENGEMBANGAN SARANA

: Ir. H.Taufik Ta’ib

:Yoyo Wiyoko

: H. Ganda Supena

27

Kilas Balik;Sejarah Masjid Jami al-Hidayah Arcamanik EndahBandung

SEKSI UMUM, KEBERSIHAN DAN

PENATAAN SARANA : Machmud

:Acmad Aos

: Imas Masyriah

SEKSI PENYEDIAAN SARANA

:Ties Sutisna

4. BIDANG PEMBERDAYAAN EKONOMI UMAT

KETUA BIDANG : Drs. Mundarwiyarso

SEKSI SOSIAL DAN PEMBINAAN

WANITA : Ibu Sudradjat

: Ibu Awan Setiawan

: Ibu Cecep OS

SEKSI KESEHATAN : Drg. Hj. Murnisari. M.S

SEKSI PENGELOLAAN ZAKAT

& SHODAQOH : Ibrahim

: Ir. H. M. Rozikin

SEKSI PENDIDIKAN DAN KETERAMPILAN

: Ir. H. Gembong Antariksa

28

Periode ini adalah periode lanjutan dari tokoh pendiri, karena sudah
terbentuk Dewan Keluarga Masjid beserta seksi-seksinya.Visi misi
Masjid pada masa itu dibuat, yaitu terwujudnya Masjid Al- Hidayah
Arcamanik Endah sebagai pemberdayaan ummat dalam mencapai
kesejahteraan lahir batin dengan mengedepankan sikap Ukhuwah
(persaudaraan) dan sikap tasammuh. Periode ini berjalan lancar
sesuai dengan cita-cita pendiri dan pengurus DKM diantaranya:

a. Kegiatan Pengajian Rutin ibu-ibu yang berjalan setiap seminggu
sekali dan berjalan sampai hari ini

b. Kegiatan Pengajian anak-anak yang di pelopori oleh beliau
sendiri selaku ketua DKM dibantu seksi pendidikan berjalan
tiap hari dan pernah menjadi madrasah terbaik di kawasan
Bandung Timur sampai santrinya mencapai kurang lebih 150
santri

c. Kegiatan Pengajian bapak-bapak yang dilakukan tiap seminggu
sekali dan berjalan sampai hari ini

d. Kegiatan Risma (Remaja MasjidAl-Hidayah) tiap bulan ramadhan
meliputi Baksos, pengajian rutin, qiyamullail, pengelolaan zakat,
dan kegiatan lainnya

e. Pernah mengikuti Perlombaan kebersihan komplek Nasional
dan menjadi Juara Umum Kebersihan Komplek Nasional serta
sempat di undang ke Istana Kepresidenan untuk mendapatkan
tropi langsung oleh presiden

f. Melakukan Renovasi Masjid (Pembongkaran madrasah untuk
Perluasan Masjid yang asalnya hanya kurang lebih 196 m²

29

Kilas Balik;Sejarah Masjid Jami al-Hidayah Arcamanik EndahBandung

menjadi 400 m² seiring jamaah yang semakin meningkat)

g. Kegiatan PHBI (Peringatan Hari besar Islam) dengan
mengundang Da’i-da’i terkenal diantaranya Alm K. H. Zainudin
MZ, Dr. K. H. Ghozali, Mubaligh cilik dan lain-lain untuk
menyemarakan peringatan maulid nabi, isra’ mi’raj, muharram
dan tentunya menumbuhkan semangat dakwah dan ibadah di
daerah Arcamanik Endah.

h. Kegiatan semarak ramadhan yang terdiri dari pelaksanaan
shalat tarawih,qiyamullail di 10 malam terakhir bulan ramadhan,
pengumpulan dan pendistribusian zakat, serta pelaksanaan
shalat idul fitri.

i. Kegiatan pemotongan hewan Qurban dan shalat IdulAdha serta
pendistribusian daging qurban untuk masyarakat Arcamanik
Endah dan luar masyarakat aren.

Faktor pendukung beliau ketika menjabat sebagai DKM
Al-Hidayah karena banyaknya dukungan dari pendiri untuk
memimpin kepengurusan Masjid sehingga beliau merasa
punya tanggung jawab besar untuk lebih memakmurkan
dan memajukan lagi Masjid tidak hanya dari pendiri tapi dari
pengurus dan jamaah. Prestasi yang di capai beliau ketika
menjabat DKM waktu itu adalah di bidang pendidikan
berhasil menjadikan madrasah pendidikan anak terbaik di
wilayah Bandung timur selain karena kuantitas anak-anak
yang begitu banyak dan antusias untuk menuntut ilmu di
Masjid Al-Hidayah tapi kualitas anak-anak yang menjuarai
perlombaan di setiap perlombaan yang ada di tingkat kota

30

bandung khususnya bandung timur bekal dari istiqomahnya
para guru Diniyah di Masjid Al-Hidayah. Pada waktu itu
pengajarnya adalah ibu Pipih, H. Asep Djalaludin, dan lain-
lain.

Kendala beliau ketika menjabat ketua DKM pada periode
ini adalah karena masih terbatasnya sarana dan prasana
jadi beliau menargetkan untuk rencana pembangunan fisik
untuk ke depan.

3. PERIODE 8 (Tahun 2003-2005)

H. MUHAMMAD YUNUS YOSPIAH

Biografi Ketua DKM periode ini
sebagai berikut :

Nama lengkap Haji Muhammad
Yunus Yospiah

Tempat Tanggal Lahir; Rappang,
Sulawesi Selatan, 7 Agustus 1944

Agama : Islam

Istri :Antonia Ricardo

Riwayat pendidikan militer :

• Akademi Militer Nasional (1965)

• Sesarcab Infanteri

31

Kilas Balik;Sejarah Masjid Jami al-Hidayah Arcamanik EndahBandung

• Komando
• Diklapa I
• Diklapa II
• Sekolah Staf dan Komando (Seskoad) di Fort

Leavenworth,AS (1979-1980)
• Pendidikan komando di Royal College of Defense

Studies, London (1989)
• Psychological Warfare, Psychology of Operation, di

Fort Bragg,AS.
• Sesko TNI
• Lemhanas

Riwayat Jabatan :
• Komandan Peleton Grup 2 Resimen Para Komando

Angkatan Darat (RPKAD)/Kopassandha
• Komandan Kompi Grup 2
• Komandan Kompi Grup 4
• Komandan Batalyon Infanteri 744 (1977―1979)
• Wakil Komandan Grup 3 Kopassandha
• Asisten Operasi Kepala Staf Kodam XVI/Udayana

32

• Komandan Komando Resor Militer 164/Wiradharma
(1985–1987)

• Direktur Peningkatan Pembangunan dan Pendidikan
Akademi Militer (1987–1989)

• Kepala Staf Kodam VI/Tanjungpura (1990–1993)
• Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (1993–1994)
• Panglima Kodam II/Sriwijaya (1994–1995)
• Komandan Sesko ABRI (1995–1997)
• Kepala Staf Sosial Politik ABRI (1997)
• Ketua Fraksi ABRI di MPR (1997–1998)
• Sekretaris Pengendalian Operasional Pembangunan

di Sekretariat Negara (1998)
• Menteri Penerangan (1998–1999)
• Anggota DPR RI (2004–2009)

Jabatan Pengurus DKM:
- 2002-2005 Ketua DKM Al-Hidayah Arcamanik Endah

33

Kilas Balik;Sejarah Masjid Jami al-Hidayah Arcamanik EndahBandung

SUSUNAN PENGURUS DEWAN KELUARGA

MASJID AL HIDAYAH ARCAMANIK ENDAH

PERIODE TAHUN 1423 H/2002 M- 1426 H/ 2005 M

PENASEHAT :

1. H. Matin Burhan

2. H. Machyar Djamhur

3. H.Abdul Wahab Bakri

4. Djamaluddin S.Ag

5. Husnu Wangsaatmadja

6. Ketua RW IX,X,XIII

KETUA : H. M.Yunus Yosfiah

WAKIL KETUA 1 : H. Ruslan Rasyid

WAKIL KETUA 2 : H. Mochamad Amin

SEKRETARIS : H. Memet Rachmat

WAKIL SEKRETARIS : H. Dandan Sunnadja

BENDAHARA :Wahyu Edi Santoso

WAKIL BENDAHARA : H. Siswantoro

A. BIDANG IDAROH

Ketua : H. Memet Rachmat

34

1. SEKSI PUBLIKASI DAN HUMAS:
Hermaeni Hmadan
Chistopas A.Guruh
2. SEKSI KEAMANAN
Komandan Satpam RW/IX
B. BIDANG IMAROH
Ketua : H. Khoril Arief Salah
1. SEKSI PERIBADATAN :

Asep Jalaluddin
2. SEKSI PENDIDIKAN DAN MAJELIS TA’LIM:

Anasrul Danin
H.Tjundoko Suprijadi
H. Ceppy Nasahi
Ibu Hj. Murnisari
Ibu Hj. Sudrajat
3. SEKSI PERINGATAN HARI BESAR ISLAM:
H. Doddy Imam Hidayat
4. SEKSI PEMBINAAN REMAJA :
Ketua Risma

35

Kilas Balik;Sejarah Masjid Jami al-Hidayah Arcamanik EndahBandung

C. BIDANG RI’AYAH :
Ketua : Cecep O.S
1. SEKSI PENGEMBANGAN SARANA :
H.Taufik Taib
H. Muchtar Soedin
H. Suhartono
Sri Hendarto
2. SEKSI PEMELIHARAAN DAN PENYEDIAAN
SARANA :
H. Komar S.N.I
H.Ahmad Dalil
Yoyo Widoyoko
Harnaeni Hamdan

D. BIDANG PELAYANAN DAN PEMBERDAYAAN UMAT
Ketua : H. M. Cholid
1. SEKSI PENGURUSAN JENAZAH :
H. M.Habibie Hasni
2. SEKSI PERPUSTAKAAN :
Ibu Hj. Nurul Husni

36

Ibu Anasrul Danin

3. SEKSI SOSIAL DAN KEWANITAAN :

Ibu Hj. Djamhuri

Ibu Hj. Sudrajat

Ibu Hj.Adang Suryana

4. SEKSI USAHA DAN PENGELOLAAN ZAKAT ,
INFAK, SHODAQOH :

Ibrahim S.

Edhie .C Soehardi

H.Winarno Supandi

Wahyu Edi Santoso

Pada masa periode ini termasuk periode yang cukup
kontroversi karena pada masa ini salah satu kelompok/organisasi
tertentu mendominasi di kepengurusan DKM Al-Hidayah sehingga
menimbulkan keretakan antara pengurus dan jamaah. Banyak sekali
jamaah yang asalnya sering berjamaah di Masjid Al-Hidayah menjadi
sholat di Masjid Nurul Hidayah, Asyifa WAl-Hidayah dan Ahmad
Hidayah karena pengaruh tersebut. Tetapi capaian pada masa
periode ini adalah pembangunan sarana Masjid dengan perluasan
teras Masjid sekitar 200 m² dan sebagian lantai 2 yang asalnya
atap genting menjadi rangka baja dan genting alumninium dengan
tangga berada di dalam Masjid untuk kebutuhan jamaah kedepan
apabila semakin banyak memakmurkan Masjid pada shalat jumat

37

Kilas Balik;Sejarah Masjid Jami al-Hidayah Arcamanik EndahBandung

dan kegiatan ibadah lainnya.

Akhirnya pada masa ini pendiri (H.zaenalArifien habdullah)
merasa membutuhkan AD/ART DKM Masjid Al-Hidayah untuk
kepentingan yang lebih luas bagi pengurus Al-Hidayah agar sesuai
dengan visi-misi awal berdirinya DKMAl-Hidayah yaitu membangun
ukhuwah Islamiyah dan wathoniyah dengan mengedepankan
toleransi tidak tertuju pada organisasi tertentu sehingga semua
jamaah merasa memiliki Masjid dan berusaha memakmurkan tanpa
halangan apapun.

4. PERIODE 9 (Tahun 2006-2007)

DRS. H. MUHAMMAD
AMIN

Biografi Ketua DKM periode ini
sebagai berikut :

Nama lengkap Mochamad
Amin (Alm)

Tempat Tanggal Lahir : Kediri,

22 Desember 1946

Agama : Islam

Alamat Kediaman : Jl. Hockey No. 24 Arcamanik

Nama Ayah : M. Rajikan

38

Nama Ibu : Siti Aisyah

Nama istri : Hj. Een Egar Erwanah

Anak : 2 dari 2 bersaudara

Pangkat Golongan Terakhir:AKBP

Riwayat Kepegawaian :

• ADC Kapolda JABAR

• KABAG. Lantas Banten-Priangan

• KABAG. Logistik POLDA JABAR

Jabatan Pengurus DKM:

• 2005-2008 Ketua DKM Al-Hidayah Arcamanik Endah

SUSUNAN PENGURUS DEWAN KELUARGA
MASJID (DKM) AL HIDAYAH

PERIODE 2005-2008

DEWAN PEMBINA

MASJID : H. Zaenal Arifien Habdullah

SEKRETARIS : H. Khoiril Arief Saleh

PENASEHAT : H.Abdul Wahab Bakri

: H. Dadang Usman

39

Kilas Balik;Sejarah Masjid Jami al-Hidayah Arcamanik EndahBandung

: H. Hariyanto

PIMPINAN DKM : H. Mochamad Amin

H. Dadang Usman

H. Hariyanto

PERANGKAT PIMPINAN DKM :

SEKRETARIS : Arifin

Wakil :Aria Wiwaha

BENDAHARA : H. Jajuli

WAKIL : H. Muchtar Soedin

A. BIDANG IDAROH : H. Cecep OS.

1. SEKSI PUBLOKASI & DOKUMENTASI :

H. Harnaeni Hamdan

Saepul Akbar

2. SEKSI PERPUSTAKAAN:

H.Saepul Akbar

Ny. Hj. Linda Nurseha

B. BIDANG IMAROH : H.Ceppy N & Horroe

1. SEKSI PRIBADATAN

40

Adjat Sudrajat
H.Ruslan Rasyid
2. SEKSI PENDIDIKAN :
H.Tjundoko Suprijadi
Adhi Irwanto
Luki Lukman M
Idrian
3. SEKSI MAJELIS TA’LIM :
Ny. Hj.Sudrajat
Ny. Hj.Djamhuri
Ny.Hj.Adang Suryana
Ny.Hj Harya Adhi
H.Hasan Basri
Hasbon
4. SEKSI PEMBINAAN REMAJA :
Eddhie C.Soehardi
Asep Sunarya (Utte)
C. BIDANG RI’AYAH :Adlys Amin
1. SEKSI PERENCANAAN & PENGEMBANGAN :

41

Kilas Balik;Sejarah Masjid Jami al-Hidayah Arcamanik EndahBandung

H. Muhtar Sudarya
Agus Syamsudin
2. SEKSI PENGADAAN & PEMELIHARAAN SARANA
:
H.Ahmad Dalil
Achmad Kusumah
3. SEKSI PEMELIHARAAN & KEBERSIHAN :
H.Ayuk Wahyu
Lily M.Sadeli
H. Sardjo
D. BIDANG PENGELOLAAN ZAKAT : H.Daryat Sudarya
1. SEKSI PENERIMAAN /PENGUMPULAN :
H. Solida
Ny.Anasrul Danin
2. SEKSI PENDISTRIBUSIAN
H. Priyatna Danusbrata
H. Ibrahim S.
3. SEKSI PENGEMBANGAN
Wahyu Edi S.

42


Click to View FlipBook Version